Komunitas

Petualangan 7 Keajaiban dari Daihatsu Terios

Apa yang terjadi jika 10 pria berpetualangan membelah pulau sumatera? Hal inilah yang coba diceritakan tim petualang Terios 7 Wonders dari Daihatsu. Para petualang yang terdiri dari para Jurnalis ini bertualang dengan mengusung tema “Sumatera Coffee Paradise”.

Tim 7 wonders ini mengunjungi 7 lokasi kopi yang tersebar di daerah Sumatera. Mereka juga memetakan keindahan alam Sumatera. Dari sinilah semua petualangan Coffee Paradise dimulai! Perjalanan dari satu lokasi menuju lokasi yang lainnya tidak melulu didominasi jalan aspal mulus.

Simak saja misalnya diawal perjalanan menuju Liwa Provinsi Lampung! Dietape awal ini tim sudah dihadapkan dengan jalan berliku dengan tanjakan terjal. Untuk etape awal saja kesepuluh orang ini sudah harus menempuh jarak sejauh 567 Km.

Kendati menghadapi medan berat, Tim 7 wonders ini tetap bisa menikmati perjalanan. Hal ini tidak lain karena mereka bersenjatakan 2 unit Daihatsu Terios TX-AT dan 1 unit Daihatsu Terios MT, mobil yang digadang menjadi Sahabat Pertualang. Hal ini tidak berlebihan mengingat Daihatsu Terios yang baru juga mengusung 7 wonders alias 7 keajaiban. Apa saja itu?

The only 7 seater SUV! Yup, Daihatsu Terios menjadi satu-satunya kendaraan jenis SUV yang menyediakan 7 tempat duduk. Wajar jika 10 orang yang ada dalam tim, bisa nyaman dalam mobil ini. Apalagi posisi tempat duduk nya bisa diatur sesuai kebutuhan, untuk menjaga kenyaman duduk.

Easy Access Entertainment. Selama total 15 hari dengan 3000 km lebih, tim 7 wonders ditemani dengan lantunan musik yang keluar dari sound system canggih dari Terios. Dan bukan hanya penumpang, mereka yang terkena giliran menyetir pun tak perlu khawatir kesulitan mengatur lagu kesayangan. Karena Terios sudah menganut pengoperasian audio dari stir kemudi.

City Cruiser, Terios tampil dengan ground clearence tinggi. Ini memudahkan tim untuk keluar masuk jalanan off road yang membentang di jalur Sumatera. Hal ini dialami betul oleh tim 7 wonders ketika menuju Desa Pakantan atau yang disebut sebagai Desa yang hilang. Disini jalan aspal sudah habis dan berganti jalanan tanah. off-road time! Hujan deras yang sempat turun membuat tanah jadi becek.

[quote]Ground clearence Terios teruji dan tak mudah mentok ditempat ini[/quote]

Easy Handling, jalur sumatera khususnya di pedalaman sedikit berbeda dengan di perkotaan di Jawa. Kebanyakan jalanan tersebut berliku dan sempit. Misalnya ketika tim menemui jalanan ketika keluar dari kota Pagaralam menuju Tebing Tinggi via desa Jarai – Pendopo Meski jalanan sebenarnya cukup baik tapi tidak begitu lebar dan rutenya berkelok-kelok.

Butuh kehati-hatian agar tak terjadi kecelakaan. Kondisi jalanan sendiri relatif sepi dengan pemandangan hutan di kanan dan kirinya. Karena kecepatan yang bisa diraih tak bisa terlalu kencang, maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan jarak tempuh kurang lebih 121,6 km sekitar 3 jam. Disini kemudahan pengendalian Terios mengambil alih. Electronic Power Steering yang disematkan pada SUV ini tentunya sangat membantu pengemudi menguasai medan berat.

 

Optimal Comfort Suspension, juga menjadi keunggulan utama Teirios ketika melibas jalan macam ini. Kenyamanan yang tersedia dari adanya suspensi Mac Pherson Struts membuat kendaraan ini terasa mudah untuk melibas jalan yang kurang rata.

Excellent Strengh, semua kenyamanan itu akan terasa semu kalau tidak disokong mesin yang mumpuni. Karena itu Terios dibekali mesin 1500 cc DOHC VVTi. Tak heran jika tim 7 wonders bisa dengan mudah melibas tanjakan sementara disisi lain bisa dengan entengnya menembus 120 km/jam di jalan bebas hambatan.

Tough Style, Ini yang penting untuk pembaca Yomamen yang mayoritas laki-laki! Tampilan Terios cocok dengan sisi maskulinitas karena tampil begitu gagah. Walau bagaimana pun penampilan tetap penting bukan?

Penasaran sama cerita lengkap mereka? Yuk simak catatannya dalam blog yang dibuat daihatsu di terios 7 wonders!

1 Comment

1 Comment

  1. Siti Haryanti

    November 18, 2012 at 8:17 am

    Mantafff….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Paketan Motor Sport yang Dicintai Dari Suzuki Memadukan Kecepatan Dan Melesatnya Penjualan

Pangsa penjualan otomotif khususnya di roda dua sebenarnya kurang tercapai dari segi target dalam skala nasional di tahun 2017. AISI selaku Asosiasi Industri Sepedamotor pun membenarkan hal tersebut. Penjualan di tahun lalu diharapkan mampu menyentuh angka 5,9 juta unit secara nasional tidak terealisasikan lantaran hanya menyentuh di angka 5.886.103 unit. Jumlah tersebut merupakan penurunan 0,76 persen. Di tahun 2016 penjualan roda dua berhasil mencapai 5.931.285.

Lantas bagaimana para perusahaan motor asal Indonesia menyikapinya bung? dari sekian perusahaan motor yang hadir di Indonesia, ternyata Suzuki merupakan pemain yang berhasil dengan mencatatkan penjualan tertinggi sebesar 27 persen. Dan menurut Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS, tahun lalu merupakan momen kebangkitan dari Suzuki.

“Tahun 2017, merupakan tahun kebangkitan bagi kami. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan konsumen setia Suzuki atas produk baru Suzuki. Di tahun 2018, kami akan menjawab ekspektasi konsumen dengan menghadirkan beberapa pilihan produk baru, program penjualan, pelayanan aftersales, serta event-event menarik lainnya,” ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS.

Usut punya usut keberhasilan Suzuki untuk bangkit terletak pada kecanggihan dan kehandalan pada mekaniknya. Khususnya dalam mengeluarkan produk Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150. Khususnya GSX-R150 yang memberikan kontribusi tertinggi terhadap penjualan Suzuki sebanyak 40% bung dengan jumlah 28.982 unit.

Sebagai pemain lama yang pernah mengecap kesuksesan di era 90-an, tentu saja perusahaan asal Jepang ini ingin kembali berada di era tersebut. Apalagi Suzuki merupakan pemain yang diperhitungkan di kelas motor sport. Contohnya saja seperti RGR yang menjadi “jagoan” di pasar motor berbaju dengan mengedepankan teknologi diantara kompetitor.

Berkat cerita dan sejarah yang pernah tertuang di tahun 90-an. Suzuki coba membangkitkan lagi ke era keemasannya. Untuk meramu dan menggarap kelas motor sport Suzuki pun melakukan percobaan secara serius dan matang. Mengingat motor RGR diminati lantaran teknologinya maju, dua motor sport GSX-R150 dan GSX-S150 pun dibekali fitur tercanggih dan terkini.

Mata mungkin bakal tertuju ke penampilannya yang sporty, tapi kalau lebih jeli lagi mata bung bakal disambut LCD Speedometer full digital. Di kelas Suzuki GSX-R150 fitur tanpa kunci atau Key-less Ignition System menjadi teknologi menarik. Lantaran bung sebagai pengendara tak perlu lagi memutar anak kunci di rumahnya. Dengan menekan tombol starter makan mesin akan hidup dengan mengantungi sensor. Fitur ini menjadi terdepan di kelasnya.

Dari dapur pacunya saja sudah dibekali mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal. Sehingga duo GSX bisa meluapkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Salah satu yang digadang dapat diminati dari GSX pemilihan mesin berjenis over stroke atau Square. Dapur pacu GSX-R150 mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya 62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm). Over stroke hampir sama dengan mesin bore yang lebih kalem pada putaran bawah. Dengan menjadikan GSX-R150 ramah di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Berbicara soal kecepatan yang selalu jadi pemantik bung untuk memacu adrenalin, motor ini bisa melesat hingga 13.000 RPM dengan tenaga maksimal berada di 18,9 dk dengan torsi 14 NM. Sebagai catatan sifat asli over bore mulai terlihat pada putaran menengah dan atas dimulai di angka 7000 RPM.

Kecepatan yang tak main-main, begitupula dengan tampilan. Perkembangan warna dan tren yang dicintai warga tanah air membuat Suzuki GSX-R150 memberikan beberapa varian warna seperti Metalic Triton Blue, Titan Black, Solid Black/Gloss, Brilliant White dan Stronger Red. Sedangkan GSX-S15 hadir dalam 4 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Metalic Ice Silver, Solid Black/Gloss dan Stronger Red/Titan Black.

GSX-R150 dan GSX-S150 timbul menjadi primadona dan idola baru di kalangan otomotif. Tentu saja pihak Suzuki ingin tren ini tersebut belanjut di tahun ini. Hal ini pun disampakan Yohan yang mengharapkan penjualan dapat tumbuh melewati 100.000 unit.

“Meskipun pasar tidak bergerak naik, kami mengharapkan tetap mendapat bagian yang lebih. Yang kami kejar kenaikan tahun ini dari tahun lalu itu kurang lebih, mungkin 40 persen atau syukur bisa 50 persen,” pungkas Yohan.

Kecanggihan, kecepatan dan tampilan diramu secara menarik. Persuahaan yang telah berdiri sejak tahun 1909 ini nampaknya memiliki blue print yang mana dikeluarkan sebagai senjata ampuh guna menghempas kompetitornya. GSX Series menjadi bukti kalau Suzuki masih bertaji, jadi tak salah kalau GSX Series menjadi paketan motor sport yang dicintai.

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. Siti Haryanti

    November 18, 2012 at 8:17 am

    Mantafff….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top