Lifestyle

Perempuan Harus Mengerti, Hanya Bersama Teman Kami Bisa Jadi Diri Sendiri

Beberapa pasangan sering kali memasang wajah musam, kala laki-lakinya berkata akan bertemu dengan temannya. Bahkan dengan sigap sering memasang wajah yang mengisyaratkan curiga. Dengan kata lain, mereka selalu ingin tahu apa yang akan kita lakukan tanpanya.

Tapi apa iya kita akan berbuat yang aneh, jika tak bersama mereka?

 

Buat Laki-laki, Pasangan dan Teman Adalah Dua Hal Yang Tak Seharusnya Dipilih

Tak salah memang jika perempuan akan protes jika kita akan bepergian bersama teman. Lalu kemudian melayangkan pertanyaan “Kamu pilih temanmu atau aku?”. Karakter yang satu ini memang kerap kali mengundang tanya, Tapi maaf nona rasanya ini bukan pertanyaan yang harus dijawab.

Hasilnya? perempuan mungkin akan berpikir bahwa kita ini bukanlah sosok yang serius. Hanya karena tak mau memberi jawaban atas protes yang ia layangkan. Padahal seharusnya mereka tahu bahwa peran teman tak kalah penting darinya.

 

Tak Ada Perasaan yang Harus Dijaga, Bersama Teman Kami Bebas Bicara Apa Saja

Rasanya masih sedikit perempuan yang bisa paham, ciri khas bercanda yang laki-laki sering lakukan. Meski dimata orang lain itu tak ada unsur lucunya, kami bisa saja tertawa dengan meriah. Sebagai pasangan kamu mungkin akan geleng-geleng kepala atau berusaha mencari dimana titik lucunya.

Bahkan tak hanya hanya bersama teman saja, kamu mungkin akan menemukan hal serupa atas hubungan kami dengan benda kesayangan. Katakanlah pasanganmu adalah seseorang yang mencintai olahraga golf. Beberapa kali kamu akan menemukan ia sedang asyik berbicara dengan stick golf kesayangannya.

Tapi tak perlu bingung, itu adalah hal yang biasa. Sebagaimana kamu sering berbicara dengan gemas pada kucing kesayangan.

 

Hal Ini Juga Jadi Salah Satu Selingan, Untuk Hubungan yang Tak Membosankan

Meski sudah saling cinta, kita tentu tak bisa memastikan bahwa hubungan akan selalu bahagia. Beberapa fase untuk menuju kedewasaan suatu hubungan, kita akan bertemu yang namanya titik jenuh pada pasangan.

Nah bagi laki-laki, ini jadi momen yang tepat untuk menarik diri. Tapi bukan untuk pergi. Ia hanya butuh waktu untuk merasa tenang dengan caranya sendiri, salah satunya menghabiskan waktu bersama teman.

Ya, kami paham jika perempuan akan berpikir ini adalah sebuah alasan. Padahal bagi kami ini adalah satu satu cara untuk mengurangi masa jenuh pada hubungan.

 

Meski Akan Ada Beberapa Hal Gila yang Akan Kami Lakukan, Meski Dengan Sekedar Minum Bir Bersama

Tak jauh berbeda dengan kebiasaan perempuan saat berkumpul dengan teman. Kami juga punya beberapa ritual yang sering dilakukan untuk merasa tenang. Bukan berarti bersamamu, kami tak bahaya loh. Hanya saja ini akan sangat jauh berbeda. Ada beberapa konteks kegiatan yang mungkin akan kami lakoni bersama-sama.

Jika perempuan memilih untuk belanja bersama, kami mungkin jauh lebih bahagia menonton pertandingan sepak bola dirumah. Karena Tak Hanya dengan Pasangan Saja, Ada Porsi Waktu yang Harus Disisihkan Bersama Temannya.

Hal yang sama pernah dirilis oleh seorang psikologis asal Inggris, yakni Robin Dunbar, yang mengatakan salah satu alasan laki-laki butuh bertemu temannya adalah untuk nge-bir dan mengobrol. Ya, ini memang benar karena begitulah fakta yang memang terjadi atas pertemanan laki-laki.

Jangan dulu pasang wajah cemberut, kamu harus tahu bahwa ada banyak manfaat yang akan kami dapat dari minum bir. Mulai dari meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga kesehatan jantung, memperkuat tulang hingga melindungi otak dan mencegah diabetes. Dengan catatan dikonsumsi dengan takaran yang pas dan tak berlebihan.

 

Untuk Melengkapi Acara Kumpul Bersama Teman, Tentu Ada Satu Minuman yang Cocok Untuk Dinikmati Bersama

https://www.instagram.com/j.santosart/

Salah satu merek bir yang nampaknya patut untuk dilirik adalah San Miguel. Merek Bir terkemuka asal Filipina ini memang bukan lagi sesuatu yang baru. Kurang lebih selama 125 tahun lamanya, produk ini telah didistribusikan ke lebih dari 40 negara di berbagai belahan dunia. Tak hanya itu saja, sebagai salah satu merek bir dengan penjualan terbesar di dunia, San Miguel telah meraih banyak penghargaan. Termasuk medali emas Monde Selection yang bergensi. Minuman ini jadi salah satu sarana yang telah berhasil menyatukan orang-orang termasuk kami para laki-laki, dalam kebersamaan untuk menjalin persahabatan.

Hal lain yang sayang untuk dilewatkan adalah, ternyata di Negara kita sendiri San Miguel telah diproduksi dan didistribusikan dibawah perjanjian lisensi antara PT.Delta Djakarta Tbk dengan San Miguel Brewing International Ltd (SMBIL). Bir ini hadir dalam berbagai Varian di tanah air, mulai dari San Miguel Pale Pilsen, San Mig Light dan San Miguel Cerveza Negra.

 

Tak Hanya Jadi Penyambung Pertemanan Laki-laki Saja, Ternyata San Miguel Juga Jadi Pendukung Olahraga Golf Indonesia

Berita lain yang tak kalah menarik, kemarin 23 Oktober 2017 bertempat di Senayan National Golf Club House The Terrace Restaurant, Jakarta. Secara resmi PT.Delta Djakarta Tbk, selak manufaktur dan distributor minuman mengandung malt dari berbagai merek terkemuka seperti Anker, Carlsberg, San Miguel di Indonesia, secara resmi memperkenalkan pegolf profesional muda terkemuka dari Indonesia yakni Danny Marsin sebagai duta merek San Miguel.

Ronny Titihereuw, selaku direktur pemasaran PT.Delta Djakarta Tbk, mengatakan bahwa “Olahraga menjadi sektor utama untuk visibilitas berbagai merek yang dipegang oleh Delta Djakarta. Penunjukkan Danny Marsin sebagai duta merek San Miguel merupakan bagian dari komitmen mereka untuk terus meningkatkan kualitas olahraga golf di Indonesia”. Beliau juga berharap bahwa Danny Marsin bisa semakin menginspirasi pegolf muda berbakat yang kita punya untuk mengharumkan nama bangsa di ajang dunia. Selain itu semoga prestasi Danny Marsin bisa turut mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata golf dunia.

Sebagai salah satu atlet golf kebangsaan bangsa, Laki-laki muda yang masih berusia 25 tahun ini, sudah beberapa kali sudah membawa nama Indonesia di beberapa pertandingan bertaraf dunia. Bahkan ia berhasil meraih peringkat 1226 Official World Golf Ranking (OWGR). Ia juga telah jadi Juara seri IV Indonesia Golf Tour (IGT) 2016 dan Seri III IGT 2017, di daulat juga sebagai Pegolf Profesional Indonesia Terbaik dalam Ciputra Golfpreneur Tournament 2016 dan menempati peringkat ke-4 Standing IGT Order of Merit pada oktober 2017.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Ketika Beli Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 Kini Berhadiah Jaket Sporty

Sukses menghadirkan Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 ke hadapan publik Indonesia hingga akhirnya menjadi trend setter baru motor sport 150cc pada saat ini, kini PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali memberikan program terbaik yang berlaku mulai bulan Oktober 2017. Setiap konsumen yang melakukan pembelian Suzuki GSX-R150 maupun GSX-S150 akan langsung mendapatkan jaket sporty berdesain keren dan penuh gaya masa kini.

“Tidak terasa Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 sudah memasuki periode semester kedua dari peluncurannya, dan penerimaan kehadirannya dinilai sangat baik bahkan hingga saat ini” ungkap Yohan Yahya – Sales & Marketing 2W Dept. Head PT. SIS

Melihat dari perkembangan dan semakin banyaknya pemilik Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 yang selalu tampil bergaya dengan pakaian dan perlengkapan berkendara yang modis, SIS berinisiatif untuk melengkapi konsumen baru Suzuki GSX dengan jaket sporty secara cuma-cuma yang bisa menambah pesona sang pengendara. Jaket sporty tersebut berdesain race fit dan dilengkapi dengan full protector untuk perlindungan. Pengguna akan tetap nyaman menggunakan jaket tersebut ketika bergerak, dan langsung mengisyaratkan bahwa jaket tersebut berkualitas tinggi. Bahan yang dipergunakan pun telah water proof sehingga aman dari tetesan air.

“Sebagai rasa terima kasih, kami ingin menciptakan komunitas pengguna sepeda motor Suzuki menjadi lebih besar kembali, khususnya untuk model GSX-R150 dan GSX-S150 ini melalui program hadiah jaket sporty secara langsung bagi konsumen yang baru akan melakukan pembelian mulai bulan Oktober 2017. Bagi yang belum memiliki Suzuki GSX, segeralah mengunjungi jaringan dealer Suzuki dan jangan sampai melewatkan kesempatan baik ini.” sebut Yohan Yahya menambahkan.

Fitur-fitur moderen dan canggih tersemat di GSX-R150, seperti keyless ignition system yang telah terbukti mampu meminimalisir tindak kejahatan pencurian sepeda motor. Untuk kenyamanan berkendara dengan performa mesin yang besar pun bisa dinikmati dengan tipe GSX-S150. Keduanya dibekali mesin 150cc berteknologi DOHC (Double Over Head Camshaft) dan fuel injection yang canggih, sehingga pengendara akan terpuaskan setiap saat. Posisi duduk yang rendah dan total bobot yang ringan dirancang sesuai dengan postur tubuh orang Indonesia dan Asia pada umumnya, sehingga tidak akan menjadi masalah untuk dikendarai setiap hari.

Berlaku serentak mulai bulan Oktober 2017, Suzuki memberikan harga yang berbeda dari sebelumnya. Kini GSX-R150 dibanderol dengan harga Rp 28.900.000,- (On The Road DKI Jakarta) dan GSX-S150 sebesar Rp 24.400.000,- (On The Road DKI Jakarta). Harga promo periode ke-2 tersebut masih berada di bawah harga normal yang pernah disiarkan sebelumnya. Suzuki masih menjadi pilihan terbaik dan terjangkau bagi konsumen Indonesia pada saat ini, sehingga semakin banyak konsumen yang bisa menjadi pusat perhatian dan menjadi bagian dari tren saat ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Kalau Tak Ingin Dicap Om-om, Jangan Buka Kancing Kemeja Cuma Buat Pamer Bulu Dada

Kecuali Bung memang sudah siap dipanggil ‘Om’ oleh sekumpulan cewek-cewek yang ada di sekitar Bung, ya tidak apa-apa kalau Bung mau bertingkah bak om-om parlente. Tapi sebentar, di mata cewek itu biasanya om adalah sosok pria yang memang seumuran dengan ayah mereka. Memangnya Bung sudah setua itu? Belum kan?

Dipanggil ‘om’ oleh keponakan yang masih balita mungkin sah-sah saja. Tapi coba bayangkan kalau si nona atau mungkin anak millenials di sekitarmu malah merasa penampilan Bung memang seperti om-om. Bung perlu tahu, karakteristik pria yang dikategorikan om-om itu jelas sekali terlihat. Bukan hanya dari penampilan, tapi juga tingkah lakunya. Duh, sepertinya ada yang perlu dirombak nih.

Bung Masih Suka Pakai Kemeja dengan Kancing Terbuka? Sekarang Sudah Bukan Zamannya Pamer Bulu Dada Bung!

Bung, coba rombak dulu bacaan atau referensi soal fesyen. Barangkali memang ada yang perlu dikoreksi dari situ. Walau sehari-hari Bung mungkin bekerja dengan setelan rapi, lebih baik biarkan apa adanya. Jangan sekali-kali melepas dua hingga tiga kancing kemeja sampai bulu dada Bung menyembul. Mungkin di benak Bung, hal itu bisa mendompleng tingkat kekerenan. Duh, tidak sama sekali. Justru yang ada cuma bikin ilfeel cewek-cewek.

Rapi Itu Bukan Berarti Culun, Masa Iya Pakai Polo Shirt dengan Gaya Pakai Kemeja

Apa yang paling terlihat dari style om-om? Gaya fesyennya yang kurang up-to-date dan cenderung kaku. Misalnya, ada cowok pakai Polo Shirt tapi ujung kaosnya dimasukkan ke celana. Bung seperti ini? Wah, bukan apa-apa, tapi style yang satu ini kelewat old-fashioned banget Bung. Pantas saja Bung dikira om-om.  Kalau mau pakai Polo Shirt ya yang normal-normal saja ya Bung. Yang penting, Polo Shirt itu harus rapi dan disetrika. Supaya lipatan-lipatan di permukaan kaos (mungkin efek digiling di mesin cuci) jadi lenyap dan kaos pun terlihat rapi.

Boleh Saja Pakai Cincin, Asal Jangan yang Berukuran Besar Atau Cincin Batu Akik Bung

Lagi pula, memangnya masih zaman ya cincin batu akik? Coba tanya si nona, kira-kira dia risih atau tidak kalau Bung pakai cincin tersebut? Kalau si nona bilang tak masalah, Bung boleh bersyukur. Sayangnya, cewek seperti itu mungkin skalanya 1:1000. Bung ini masih muda, masih bisa bereksplorasi dengan gaya fesyen yang lain. Tak perlu batu akik atau cincin berukuran besar juga. Kalau memang suka dan ingin pakai cincin, yang lazim-lazim saja. Bergayalah sesuai umurmu Bung.

Kalau Ada Kalung Emas Panjang nan Menjuntai di Leher Bung, Sudahlah, Bung Memang Berjiwa Om-om

Jadi, sekali lagi, selain batu akik, Bung juga harus lebih hati-hati dalam mix-and-match aksesoris. Jangan sampai kalung emas berukuran besar yang hits di era ayah Bung (mungkin), justru Bung pakai demi terlihat necis. Alih-alih terlihat demikian, yang ada si nona malah memicingkan mata atau mungkin menahan tawa.

Simpan Saja Gawai di Kantongmu, Tak Perlu Sampai Memasang Tempat HP Kulit Khas Bapak-bapak

Bung boleh cinta dengan ayah Bung, tapi soal gaya, coba agak visioner. Sadarilah Bung dengan ayah Bung lahir di zaman yang berbeda. Cara tampil dan menjaga penampilan pun berbeda. Sudah bukan zamannya lagi membeli tempat gawai berbahan kulit dan memasangnya di gesper bung. Itu namanya Bung sedang membuat diri Bung jauh lebih tua dua dekade. Coba bayangkan kalau sedang berdiri di tempat umum dan ada si nona yang Bung incar. Bisa jadi si nona malah takut dengan Bung karena mengira Bung ini semacam om-om yang hobi menggoda perempuan muda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Relationship

Walau Bung Ngaku Pemalu, Sesekali Mengasah Diri Jadi Pusat Perhatian Itu Perlu

Bung, akhir pekan ada rencana pergi ke mana? Masih betah duduk diam di rumah? Memangnya ada apa di rumah Bung sampai tak ada rencana pergi kemana-mana? Sesekali bolehlah Bung pergi mencari suasana baru daripada hanya duduk di dalam rumah.

Memangnya Bung tak bosan, bekerja di hari kerja, lalu berdiam diri di akhir pekan. Begini Bung, alih-alih hanya berdiam diri dan mengamini kalau Bung ini pemalu, mengapa tak coba cari keseruan lain? Jadi pusat perhatian misalnya. Bukan maksudnya untuk mengajak caper, tapi menjadi pusat perhatian itu sesekali perlu. Setidaknya untuk aktualisasi diri sejenak. Siapa tahu ternyata nanti ada cewek yang terpukau dengan pesona Bung. Tak ada salahnya kok Bung!

Mulailah dengan Aktif Ngumpul di Tongkrongan dan Sesekali Traktir Teman-teman Bung Paling Tidak di Angkringan

Kapan terakhir kali Bung mentraktir teman? Kalau dirasa sudah lama sekali, mungkin ini saatnya Bung menyisihkan uang untuk sekadar membuat acara traktiran. Tak perlu mahal-mahal, masih ada angkringan yang biasanya menawarkan menu dengan harga kaki lima.

Sesekali Bung memang perlu melakukannya, selain demi solidaritas, setidaknya teman-teman Bung pasti akan senang berteman dengan Bung. Bukan tentang traktirannya ya, tapi lebih tentang niat Bung kala mentraktir mereka.

Mulailah Membuka Diri dengan Orang Baru, Sok Asik Itu Kadang Perlu Daripada Terus Malu-malu

Kalau bertemu dengan orang baru dan sepertinya potensial untuk dijadikan teman, Bung tak usah malu-malu. Segeralah ajak ngobrol dan cari topik ringan misalnya seputar olahraga atau hobi lainnya yang terasa relevan untuk dijadikan bahan obrolan. Sesekali jadi sosok yang sok asik itu perlu. Alih-alih dicap sok-kenal-sok-dekat, setidaknya ini cara Bung melatih diri jadi pusat perhatian.

Kalau Ada Rencana Kumpul atau Reuni, Tawarkan Bantuan untuk Cari Tempat dan Memesannya

Mengapa acara kumpul hanya sering jadi wacana? Karena tidak semua orang mau ‘berkorban’ untuk sekadar cari tempat. Teman-teman Bung pasti demikian, sibuk bekerja atau sibuk mengurusi keperluan yang lain sudah jadi alasan yang umum dilontarkan.

Daripada jengkel sendiri, mengapa Bung tak coba tawarkan bantuan. Ya, Bung bisa menawarkan diri untuk mencarikan tempat untuk reuni. Mungkin semasa di bangku sekolah atau kuliah, Bung tak begitu dikenal. Tapi kalau sudah mau melibatkan diri dalam acara semacam ini, pasti penilaian teman-teman lama Bung jelas akan berubah. Bung yang semula dikenal pemalu, kini ternyata pandai bergaul.

Berbaik Hatilah dengan Menawarkan Tebengan. Semakin Bung Terbiasa Melakukan Tindakan yang Baik, Maka Orang Lain Pasti Akan Respek dengan Keberadaan Bung

Poin yang dimaksud kali ini bukan untuk mendikte Bung agar menjadi seseorang yang baik demi perhatian orang banyak. Jelas bukan seperti itu, tapi bagaimana tindakan Bung selama ini. Sudahkah Bung menolong orang lain dengan rasa ikhlas dan hati yang tulus?

Jika mungkin dirasa perlu memperbaiki motivasi Bung selama ini, mungkin Bung bisa mencobanya lewat hal kecil semacam: memberikan tebengan, menawarkan bantuan, atau apa pun itu yang membuat orang lain bisa menyadari kalau dia tidak sendiri.

Jadi Pusat Perhatian Itu Bisa Dimulai Saat Bung Sukses Melawak dan Meninggalkan Sejuta Kesan

Bung, jangan lupa, asah kemampuan Bung dalam melawak ketika berkumpul dengan teman-teman. Penting sekali poin ini. Mengapa? Karena orang yang jadi pusat perhatian adalah mereka yang mampu tampil menyenangkan. Haram hukumnya bikin suasana sekitar jadi awkward Bung. Kalau Bung sudah bisa membuat suasana asyik dengan melemparkan beberapa guyonan sederhana, sudah pasti di Bung akan meninggalkan sejuta kesan di kepala mereka.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Cinta Lokasi Diatas Jok

Perihal mencuri hati si nona, memang bisa dilakukan dengan berbagai upaya. Tak melulu lewat kencan romantis dengan biaya fantastis. Salah satu modal utama yang kerap membuat laki-laki merasa bangga adalah menjadi tukang ojek langganan untuk si nona yang jadi incaran.

Terlihat remeh dan dipandang sebelah mata, Bung mungkin sedikit merasa tak percaya diri. Karena masih berusaha memenangkan hati dengan kuda besi, sedang laki-laki di luar sana bisa jadi sudah pakai mobil mewah yang mampu menggaet hati perempuan mana saja.  

Terlepas dari rasa rendah diri karena kendaraan yang Bung tunggangi, mari kembali bernostalgia dengan hal-hal yang Bung rasakan bersama motor kesayangan dalam upaya memenangkan hati perempuan kesayangan.

Konon Kontak Tubuh Jadi Pemicu Rasa Sayang yang Cepat Bertumbuh, Jok Motor Jadi Saksi Untuk Itu

Tunggu dulu Bung, jangan berfantasi terlalu jauh. Ini bukan tentang menjamah tangan atau merengkuh bahunya. Tapi bagaimana Bung dan si nona duduk berdua di atas jok yang sama. Sadar atau tidak, di sepanjang perjalanan, bakal ada beberapa kejadian yang mau tak mau membuat si nona merapatkan tubuhnya lebih dekat pada Bung. Bahkan tanpa diminta.

Hal-hal kecil lain yang bagi Bung mungkin terlihat remeh, di mata si nona justru sangat berarti. Mulai dari memastikan dirinya duduk dengan nyaman, hingga mengajaknya bercerita akan pengalaman berkendara dengan motor tercinta.

Hasilnya, sang pujaan bisa tahu seberapa kuat Bung memastikan dirinya selamat sepanjang perjalanan. Cerita-cerita yang Bung sampaikan pun akan membuat si nona terkesan.

Mulai dari Berteduh Bersama Si Nona Saat Hujan, Hingga Harus Berjalan Kaki Karena Paku di Jalan

Semilir angin menyegarkan saat berkendara, tak jadi satu-satunya hal yang akan membuat Bung senang. Karena faktanya ada hal lain yang tak perlu dijelaskan, bagaimana romantisme pasangan yang sedang menikmati hujan.

Berhenti untuk sekedar menepi, hingga obrolan-obrolan kecil yang tak membuat suasana mati. Selepas hujan, jalanan terasa lebih istimewa dari biasanya. Tak hanya karena si nona yang sedang duduk manis di belakang, tapi juga karena suasana romantis seusai hujan.

Bahkan sesekali si nona tak segan untuk memeluk dari belakang. Karena dingin yang masih disisakan hujan. Sederhana memang, tapi akui saja, Bung kerap tersenyum sendiri tiap kali mengingatnya bukan?

Berdua Di Dalam Mobil Mungkin Lebih Leluasa, Tapi Bercerita Di Atas Motor Jauh Lebih Berarti

 

 

Tak bisa ditampik lagi, pesona dari para laki-laki dengan mobil mewahnya memang masih mengungguli. Tapi faktanya sebagian besar perempuan lebih mudah menjatuhkan pilihan pada mereka yang datang bak ojek langganan. Tak hanya soal efisiensi waktu, laki-laki yang naik motor pun dinilai lebih bersahabat dan kuat.

Keturunan adam yang lain mungkin akan dengan bangga menggandengnya masuk ke dalam mobil. Duduk berdua pada kursi yang berdampingan, pun bisa leluasa meliriknya.

Namun Bung harus tahu bahwa dia tak pernah tahu bagaimana rasanya berteriak untuk mengulangi ucapan karena tak terdengar. Hingga bercerita akan hal-hal romantis untuk masa depan. 

Hingga Pada Aktivitas Curi Pandang Lewat Kaca Spion di Sepanjang Jalan

Cinta kadang datang dari hal-hal yang tak terkira, bahkan hanya dengan menatap wajahnya saja sudah membuat hati semakin bahagia. Merasa malu dan tak enak hati saat tertangkap basah telah menikmati wajahnya, si nona malah membalas dengan perlakuan yang semakin membuat hati tak karuan. Tersenyum tipis sembari mendaratkan cubitan di lengan, misalnya.

Jika boleh berkata jujur, meski nyatanya cubitannya kadang menyisahkan nyeri entah kenapa hati malah memintanya untuk mengulanginya lagi. Selain merasa lebih dekat, ulahnya itu malah membuat Bung kian melambung bahagia.

Tak Ada Gengsi yang Harus Dibuat-buat. Lewat Kuda Besi Kesayangan, Bung Jadi Diri Sendiri

sumber: instagram @gojekindonesia

Selain merasa lebih dekat karena duduk dengan bersentuhan. Cerita-cerita manis yang bergulir di atas jok membuat Bung sadar, bahwa kebahagian bisa datang dari hal-hal yang sederhana.

Naik motor berdua ke mana-mana membuat Bung menyadari bahwa tak hanya sekedar rasa sayang semata, apa yang Bung dan dirinya tunjukkan jadi bentuk lain ketulusan. Mulai dari berjalan kaki untuk mendorong motor berdua, kepanasan di bawah terik matahari, hingga basah-basahan karena air hujan jadi bukti bahwa untuk bahagia dan jatuh cinta bisa datang dari hal-hal sederhana.

Dan Aktivitas Bersandar yang Kerap Si Nona Lakukan Setiap Kali Lelah, Jadi Kenangan Manis yang Membuat Hati Melambung

 

Bohong jika Bung bilang ini tak menganggu!

Akan tetapi terlepas dari rasa lelah karena menahan kepalanya di bahu Bung, ada rasa bahagia yang sedang memenuhi jiwa. Karena biar bagaimana pun, ketika dirinya sudah berani untuk merebahkan kepala, titik terang untuk kejelasan perasaan terasa kian dekat.

Tak perlu merasa malu, jika Bung masih akan menjemputnya dengan roda dua. Biar bagaimana pun perempuan tak hanya jatuh cinta pada apa yang Bung kendarai saja. Namun bagaimana Bung bisa menunjukkan sikap untuk mengungkapkan rasa sayang kepadanya.

Dan perihal eksekusi untuk menyampaikannya, motor masih jadi juaranya!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top