Review

Perangkat Berkamera Ganda Asal Samsung Hadir Dengan Harga Terjangkau

Perangkat terjangkau dengan fitur pendukung yang memenuhi kebutuhan pengguna, nampaknya begitu dicari banyak orang. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Samsung pun mengeluarkan produk terbaru nan anyarnya bernama Samsung Galaxy J7 Duo. Menyasar ke kelas menengah, gawai ini dibanderol dengan harga Rp 3,7 juta di pasaran. Terutama yang disasar oleh Samsung adalah kaum milenial.

Kaum milenial yang sangat identik dengan kamera guna membuat video ataupun menangkap momen seperti foto. Samsung pun menghadirkan kamera ganda. Gawai pintar saat ini pun mengusung layar Super AMOLED dengan resolusi HD yang memiliki luas 5.5 inci yang mana layar tersebut sangat memanjakan pengguna lewat kontennya yang lebih cerah. Lantas seperti apakah fitur dan keunggulan Samsung Galaxy J7 Duo?

Kamera Ganda Didukung Resolusi Berbahaya

Sumber : Droidholic.com

Sudah sepantasnya keunggulan yang diutamakan dari Samsung Galaxy J7 Duo kami bahas di awal, Bung. Keunggulan ini adalah dual kamera yang terdapat di bodi belakangnya. Resolusinya pun sangat mumpuni dan bisa dibilang “berbahaya”, yakni dengan 13MP dan 5MP. Bahkan, meski situasi atau tempat yang Bung ingin ambil gambarnya kurang pencahayaan, jangan khawatir! Adanya aperture F1.9, membuat Galaxy J7 Duo tetap dapat mengambil gambar di kondisi minim cahaya, dan juga cerah tentunya.

Selebihnya, kalau Bung ingin foto dengan efek bokeh dapat terlaksana berkat keberadaan mode live focus. Untuk kamera depannya sendiri diperkuat dengan kamera 8MP dengan aperture yang sama yakni F1.9. Mengusung berbagai teknologi seperti AI detection pada kameranya, Galaxy J7 Duo menyajikan fitur AR stiker, stamp, dan juga berbagai filter.

Kinerja Maksimal dan Ruang Penyimpanan Melebar

Sumber : Droidlime.com

Meskipun membidik pasar kalangan menengah, kinerja dari Galaxy J7 Duo tidak bisa diremehkan. Lantaran gawai murah belom tentu murahan. Ditopang lewat Exynos 7885 yang memiliki kecepatan 1.6 Ghz membuat gawai pintar ini tidak lemot atau low respone. Proses Exynos 7885 ditemani dengan RAM yang berkuatan 3GB. Ruang penyimpanan pun sangat lebar sehingga Bung tak perlu pusing guna menyimpan data. Untuk ruang penyimpanan internalnya sebesar 32GB, dan dapat ditambal lewat microSD sebesar 256GB.

Berselancar Lewat Jejaring Sosial Media Tanpa Gelisah

Sumber : Samsung.com

Soal berselancar di jejaring sosial dunia maya dan media sosial, sudah menjadi aktivitas akrab bagi kaum milenial. Bahkan, saat mata terbuka di pagi hari, gawai selalu menjadi benda utama yang dicari. Demi mempermudah pengguna untuk berekspresi dan berselancar, koneksi yang lelet sudah tidak menjadi momok yang dihadapi Bung.

Adanya konektifitas 4G LTE Cat 6 yang mampu menembus kecepatan 300 Mbps dapat membantu pengguna bebas gelisah soal koneksi. Selain itu, terdapat pula fitur Signal Max yang dapat memperkuat daya tangkap sinyal Samsung Galaxy J7 Duo. Ultra Data Saving pun hadir guna menghemat kuota data pengguna sampai 50 persen untuk aplikasi tertentu.

Didesain Secara Stylish agar Bung Dapat Tampil dengan Gawai Modis

Sumber : Medcom.id

Tampilan menarik dan stylish sudah menjadi bagian kaum milenial yang tidak bisa luput dari perhatian. Kesan stylish pun dicari guna tentengan tak boleh terlihat tidak modis, apalagi gaya secara outfit yang dikenakan sudah trendi ala masa kini. Samsung Galaxy J7 duo pun sudah didesain secara stylish dengan dilapisi body metal di kedua tepiannya yang melengkung. Atau yang lebih dikenal dengan sebutan kerennya 2,5D Curved Glass.

Unsur Kekinian yang Ditonjolkan Tanpa Melupakan Sisi Keamanan

Sumber : Pricepony.com

Meskipun gawai ini tampil beken serta stylish secara tampilan. Sisi keamanan tidak ditinggalkan kok Bung, apalagi fitur Finger Print yang sekarang jadi heboh bahkan syarat gawai canggih masa kini, juga tersedia. Sehingga data pribadi dapat dilindungi secara aman dan rahasia. Tombol Finger Print sendiri terletak bersamaan dengan tombol Home yang mudah diakses serta memiliki akurasi yang sangat cepat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Dibanding Mobile Legends, AOV Memang Menang Telak sebagai Gim MOBA Smartphone

Perdebatan antara dua gim MOBA smartphone atau yang kerap dipanggil sebagai gim MOBA analog, sudah mulai mereda. Meskipun masih ada saja beberapa orang yang memperdebatkan. Popularitas Mobile Legends, di Indonesia memang sangat besar terlihat dari antusiasnya para pecinta ML mendatangi event tournament sampai mantengin YouTube, guna melihat pemain pro yang melakukan live stream.

Tapi bayang-bayang, ML yang kerap unggul dari AOV mulai memudar, saat diumumkan oleh perwakilan Kemenpora kalau Arena of Valor akan menjadi salah satu gim yang dilombakan pada gelaran Asian Game ke 18th Jakarta-Palembang. Keputusan ini memicu pertanyaan, tentang kenapa tidak Mobile Legends saja yang diperlombakan di festival olahraga terbesar di Asia tersebut? Tapi kalau dibandingkan dari segala sisi secara komprehensif. AOV memang menang jauh dari ML, Bung! Salah satunya adalah soal keseimbangan dalam permainan.

Tak Ada Ketimpangan Permainan dari Gim Bernama Arena of Valor Ini

Sebenarnya dalam menentukan satu permainan apakah cocok diperlombakan atau tidak dapat dilihat dari keseimbangan gim itu sendiri. AOV dianggap sangat memenuhi aspek gim yang akan diperlombakan ini, terutama dalam urusan hero balance. Equipment atau skin yang digunakan tidak berpengaruh terhadap atribut atau stats.

Dibanding Mobile Legends di mana skin bisa berpengaruh kepada hero yang dipakai. Skin dalam AOV sendiri hanya mempercantik atau estetika, tidak merubah tampilan terutama dari segi kekuatan hero yang digunakan. Mungkin ini juga yang jadi pertimbangan hingga AOV layak dipilih untuk masuk di Asian Games.

Populer di 85 Negara, Tak Hanya di Asia Tenggara

Mungkin para die hard fans Mobile Legends, kerap menanyakan bagaimana AOV bisa lebih populer di 85 negara? Sedangkan dari total unduhan di Google Play Store dan AppStore saja kalah jauh ketimbang Mobile Legends. Memanfaatkan kesalahan fatal para die hard fans tersebut, AOV secara fakta memang dimainkan di 85 negara.

Adapun jumlah total unduhan yang sedikit karena AOV memiliki nama yang berbeda. Ini menarik Bung, terdapat 16 nama seperti Lin Quan di Vietnam, Penta Storm di Korea, Realm of Valor di Thailand, dan Strike of Kings di Negeri Tirai Bambu. Jadi apa yang dilihat oleh kalian, eh maaf maksudnya para die hard fans ML, hanyalah total unduhan yang ada di Indonesia saja.

Jenjang Permainan dari Newbie sampai Tingkat Profesional Terstruktur Jelas

Secara struktur, liga dan kompetisi yang dimiliki AOV menjangkau keseluruhan secara lebih baik, layaknya olahraga sepakbola. Karena kompetisinya menjangkau keseluruhan level permainan baik dari newbie, semi-profesional, sampai tingkat profesional.

Contohnya kalau di Indonesia, terdapat Valor Online Cup dan Tournament Battle of Valor dan tim-tim terbaik tersebut disaring menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut dapat berjibaku dengan tim profesional di AOV Star League (ASL). Pemenang dari ASL bakal mewakili Indonesia di tingkat dunia pada ajang AOV World Cup, yang tahun ini diadakan di Los Angeles, dan Indonesia diwakili oleh tim Evos AOV. Sebagai catatan, ajang AOV World Cup tahun ini dimenangkan oleh tim asal Korea.

Memiliki Influencer yang Terkenal guna Merambah Popularitas AOV sebagai Gim Moba Bergengsi

Populer AOV sedang didongkrak secara perlahan dengan menggaet beberapa influencer dari kalangan orang-orang terkenal. Seperti artis, selebgram, blogger, sampai YouTuber dianggap memiliki pesan kuat dan mampu membius para followers untuk bermain AOV atau pindah dari ML menuju AOV. Ups… 

Pewdiepie merupakan salah satu influencer yang memainkan AOV. Kemudian ada komposer dibalik film-film terkenal seperti Batman The Dark Knight dan Inception yakni Hans Zimmer. Sedangkan di Indonesia ada YouTuber macam Raditya Dika, Bayu Skak, dan Pokopow.

AOV Tak Terjerat Kasus Hukum seperti Mobile Legends

Selain para influencer yang mengambil peranan penting untuk membangkitkan AOV sebagai gim MOBA bergengsi. Ada pula para pro player Mobile Legends khususnya di Eropa yang beralih ke AOV. Seperti iFlekzz, Blue Panda, dan Zxuan. iFlekzz beralasan kalau Mobile Legends di Eropa tak begitu berkembang dan diminati terlihat dari turnamen yang diselenggarakan sangat jarang.

Sedangkan Blue Panda memiliki pandangan berbeda, Mobile Legends yang terlibat banyak kasus hukum mempengaruhi psikologisnys hingga merasa jenuh dan memutuskan untuk berhenti bermain. Sejauh berita ini diturunkan, AOV pun aman tak pernah ada berita miring. Terutama soal gim plagiat seperti gim MOBA “sebelah’. Baru kali ini ya Bung, Rumput tetangga tak lebih hijau.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Teknologi

Damage Makin Sakit dengan Cara Memilih Item yang Paten dan Sip

Dalam game Mobile Legends, item menjadi penunjang setiap hero yang bakal dipakai. Kekuatan bakal bertambah seiring dengan emblem yang Bung miliki dan tentunya pemilihan item. Pemilihan item yang sesuai untuk hero bakal berdampak besar ketika team fight, sehingga Bung dapat menghancurkan musuh dengan mudah.

Setiap item pasti memiliki unique passive dengan beragam fungsi. Ada item yang menambahkan sejumlah attack baik physical maupun magical, defense dan lain-lain. Nah, ada pula item yang bakal menambahkan damage ekstra, yang mungkin bisa jadi item favorit Bung selanjutnya. Karena item tersebut memberikan ekstra kerusakan sesuai dengan fungsi item, Bung. Bisa jadi fungsinya akan menambahkan damage pada serangan dasar dan bisa juga ke skill.

Cursed Helmet

Mungkin Bung senang memilih hero dengan bentuk badan besar dan juga pertahanan yang kuat. Hero tank adalah salah satu yang cocok Bung mainkan berarti. Nah, untuk menghadapi hero mage yang menggunakan skill saat berperang, item Cursed Helmet ditengarai wajib Bung miliki. Bukan karena magic resistance-nya saja yang besar, tetapi damage ekstra yang diberikan juga besar yakni 15% max HP musuh sebagai magic damage. Tak perlu menyerang dengan cara apa pun, kalau Bung memakai Cursed Helmet. Cukup dekati saja musuhnya, maka HP-nya bakal berkurang terus.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Teknologi

Ranking Naik Cepat dan Gold Padat dengan Menjadi Jungler yang Hebat di Mobile Legend

Saat bermain Mobile Legend, terkadang famring di lane kerap mengalami kesulitan. Gangguan dari hero musuh dan gank, membuat Bung kurang leluasa. Kalau begitu, cobalah dengan memilih hero jungler atas bahasa mudahnya “ngutan” Bung.  Secara teori sih memang mudah, Bung hanya perlu menghabisi creep di hutan untuk meningkatkan level lebih cepat dari hero lain.

Namun semakin tinggi rank Bung, maka bakal semakin sulit untuk memainkan peran ini. Belum lagi kalau hero musuh melakukan sweeping ke daerah Bung saat sedang asik-asiknya membunuh creep hutan, bakalan menjadi beban tambahan. Lantas adakah cara Bung untuk menjadi hero jungler yang benar?

Perhatikan dan Musnahkan Turtle

Ketika Bung memainkan hero jungler, sudah dipastikan creep buff adalah salah satu yang paling dicari. Sebelum Bung menentukan di mana creep buff yang ingin dibunuh, Bung harus perhatikan di mana lokasi dari Turtle. Lantaran hal itu bakalan berguna untuk mempercepat hero Bung bergerak ke arah Turtle dan dapat membunuhnya. Biasanya Turtle bakal muncul mendekati menit ke-2. Apabila pergerakan Bung ketahuan saat sedang melawan Turtle, panggilah bantuan agar posisi Bung tetap aman.

Lakukan Gank Diawal Permainan Agar Musuh Mendapatkan Kejutan

Jika Bung sudah menghabiskan seluruh creep buff yang ada di hutan. Memang sebaiknya Bung mengecek apakah Turtle sudah muncul apa belum. Melihat menit belum menujukan angka dua, alangkah baiknya Bung mengusahakan gank hero musuh di awal. Selain musuh belum terlalu sakit secara damage, back up yang dimiliki juga pasti jauh lantaran rekan lainnya lebih fokus untuk mengejar level. Gank yang dilakukan diawal jelas saja dapat memberikan suatu kejutan.

Musnahkan Hermit Crab yang Berada di Atas atau di Bawah

Ada seekor kepiting tepat berada di atas dekat sungai maupun di bawah Bung? Itu adalah Hermit Crab, dan sangat penting untuk dimusnahkan, lho. Exp dan gold yang berada di Hermit Crab cukup untuk mendongkrak level. Selain itu hero Bung bakal mendapatkan buff gold yang memberikan tambahan gold sehingga rangkaian item bakal lebih cepat dibanding hero lain.

Item Jungle Tak perlu Di-upgrade Bung

Saat memutuskan untuk menjadi hero jungler ada baiknya Bung membeli item khusus yakni Hunter’s Knife yang sangat berguna di awal permainan, item tersebut tak selalu harus di-upgrade agar menjadi lebih baik. Namun juga tergantung hero apa yang Bung pakai. Lancelot, Zilong atau Alucard membutuhkan item utamanya dan Hunter’s Knife hanya jadi item pembantu agar mempercepat faming. Tetapi kalau menggunakan Helcurt, Fanny, atau hero lain, item jungle ini wajib diupgrade karena memanfaatkan Retribution yang ditujukan kepada hero.

Jangan Terlalu Lama di Hutan, Keluarlah Untuk Berperang

Memang secara tugas hero jungler adalah melakukan farming di hutan. Tetapi objek kemenangan dari Mobile Legend bukanlah farming, kan? Farming hanya menjadi salah satu hal yang harus dilakukan hero untuk mendapatkan gold dan exp, tujuannya tetap menghancurkan semua turret sampai ke markas musuh. Untuk itu Bung harus berperang diawali dengan bergerak ke lane kosong untuk push guna mendapatkan turret atau memancing perang.

Ingat, lakukan semua itu saat Bung sudah merasa siap dari segi item dan level sehingga serangan bakal efektif dan maksimal. Tugas seorang hero jungler memang melakukan farming di hutan, namun jangan terlalu lama berada di hutan. Mulailah bergerak ke lane kosong saat tim melakukan team fight untuk mendapatkan item lebih cepat dari hero lainnya sekaligus defense turret milik tim Bung. Apabila merasa item sudah cukup, mulai bergabung dengan tim dan lakukan push secepat mungkin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top