Otomotif

Kesalahan Klasik yang Sering Bung Abaikan Kala Menjadikan Motor Matic Sebagai Tunggangan

Kemudahan dalam pengoperasian berkendara yang ditawarkan motor matik menjadikannya pilihan masa kini terutama bagi kaum adam demi menjalani aktivitas keseharian. Saking mudahnya motor ini hanya perlu menyalakan mesin dan menarik gas saja. Namun, bung percaya tidak? kemudahan ini berimbas terhadap produsen motor yang ada di Indonesia gencar memasarkan produk motor jenis matik.
Menurut Data Asosisasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebuatkan ada 4.509.154 unit skutik yang terjual di sepanjang tahun 2017 dari bulan Januari sampai November. Nah, bergerak dari fakta ini. Kami perlu memberi tahu bung, bagimana jadi pengendara matic yang baik. Sebab ada banyak kesalahan yang tanpa disadari sering jadi pemicu kerusakan pada kuda besi. Kira-kira apa saja kesalahan yang kerap dilakukan sehingga menjadi kebiasaan ya bung?

Saat Macet Tiba, Bung Melakukan Menahan Gas Sembari Menarik Tuas Rem Adalah Kesalahan

Kesalahan yang dibiasakan dan dianggap wajar karena “dianggap” tak berdampak pada performa motor adalah menahan gas sambil menarik tuas rem bung. Kalau kebiasaan yang salah ini sering dilakukan akan membuat kampas kopling cepat aus sehingga harus diganti.

Secara teori kampas kopling akan berputar saat gas ditarik, sedangkan rumah kopling yang tersistemasi dengan ban belakang berhenti, jadi menimbulkan gesekan yang besar dan panas.

Kalau pemakaiannya tepat kampas kopling diganti saat roda dua sudah menempuh jarak 30.000 km, namun kalau bung sering melakukan hal itu paling tidak di 18.000 km bung sudah mengganti kampas kopling.

Motor Matic Tak Hanya Oli Mesin Namun Ada Oli Gardan yang Harus Digantikan

Sama seperti oli mesin, oli gardan atau transmisi juga memiliki jadwal pergantian yang harus dilakukan pemilik motor matik bung. Oli gardan ini wajib digantik saat roda dua sudah berada di kelipatan 8.000 km. Fungsi dari oli gardan sendiri adalah melindungi gesekan serta menjaga kinerja komponen pada transmisi.

Hanya saja oli transmisi memiliki umur panjang ketimbang oli mesin karena tidak mendapatkan panas saat bekerja. Karena sering diabaikan jadi wajar saja kalau rumah CVT berbunyi bising karena terdapat gesekan antar komponen transmisi.

Bung Melakukan Servis Rutin Tapi Tak Memperhatikan Busi dan Filter Udara yang Umurnya Sudah Prihatin

Selaku pengendara pasti bung kerap melakukan servis secara rutin, tetapi yang bung lakukan pasti hanyalah melakukan pembersihan mesin dan ganti oli tanpa menyertakan penggantian busi dan filter. Padahal kedua komponen tersebut sangat penting dalam menjaga performa mesin.

Tarikan gas yang ringan kalau bung rutin mengganti busi pada pemakaian 8.000 km kalau bung tidak rutin mengganti akan terjadi tarikan gas yang berat. Sedangkan filter udara wajib digantik saat 14.000 km atau terlihat kotor.

Drive Belt yang Dibiarkan Kotor Membuat Performa Motor Molor

Seperti rantai, peran drive belt dalam motor matik sangatlah vital. Kerap diabaikan sehingga kotor dan jarak dibersihkan bakal mengakibatkan kerak yang membuat umur pemakaiannya pendek dan cepat putus. Kerak dan debu tersebut muncul karena debu jalanan atau karena oli yang merembes akibat steal yang bocor sehingga masuk ke rumah CVT akhirna bercampur dengan debu.

Silanya bung, kalau drive belt putus bakal mengakibatkan motor matik tak dapat digunakan, selain itu komponen lain yang berkaitan juga akan rusak seperti roller CVT. Selain itu apabila putus pada kecepatan tinggi, kerusakan yang ditimbulkan akan lebih parah.

Lantas Servis yang Baik Mengacu Pada Jangka Waktu Atau Kilometer?

Banyak pengendara yang memakai jangka waktu sebagai acuan untuk servis kendaraan. Seperti satu bulan sekali atau dua bulan sekali tetapi ada juga yang mengacu pada jangka kilometer motor yang ditempuh. Menanggapi hal itu Wedijanto Widarso, selaku General Manager Technical Servis Division Astra Honda Motor (AHM), menjelaskan servis berkala lebih baik dilakukan sesuai dengan kilometer yang telah ditempuh kendaraan.

“Kalau servis berkala itu lebih baik patokannya lebih kepada kilometer yang telah di tempuh, bukan jangka waktu,” katanya dilansir dari Viva.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Modifikasi

Bung Bisa Terancam Di Bui Dua Bulan Apabila Lampu Kendaraan Terlalu Terang

Memiliki kendaraan yang terlihat standar mungkin agak terlihat garing. Tanpa ambil pusing, banyak pemilik akhirnya melakukan modifikasi. Sah-sah aja sebenarnya dalam melakukan modifikasi asalkan masih mematuhi peraturan lalu lintas. Seperti soal lampu motor dan mobil. Pasalnya menggunakan lampu yang terlalu silau pastinya akan mengganggu pengendara lain bukan? makanya hal itu dilarang.

Akun instagram @polisi_indonesia menyatakan kalau kendaraan yang memasang lampu terlalu terang dapat terkena denda Rp 500 ribu atau kurungan dua bulan. Selain lampu berwarna putih silau, warna lampu rem belakang dari warna merah menjadi putih, transparan atau LED juga membuat efek silau pengendara lain. Apabila masih ada pengendara yang bandel, maka kepolisian akan menindak tegas dengan memberikan surat tilang dengan denda maksimal.

Peringatan bagi para pengendara mobil dan sepeda motor yang mengganti lampu depan kendaraan yang mengeluarkan sinar berwarna putih terang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas,” tulis akun @polisi_indonesia.

Sebagai informasi, dalam undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 279, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam pasal 58 dipidana dengan kurungan paling lama dua bulan atau denda Rp 500 ribu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Touring Perkenalan di Bali Ala Suzuki GSX150 Bandit

Setelah menjajal kelok-kelok jalanan Manado, kali ini rangkaian perjalanan touring dari PT. Suzuki Indomobil Sales, kembali memperkenalan Suzuki GSX150 Bandit kepada publik di Pulau Bali. Mengusung tema “GSX150 Bandit Touring Teman Satu Tujuan”, perjalan touring kali ini dimulai dari kawasan perkotaan hingga wisata alam yang menjadi tempat unggulan di Pulau Dewata, Bali.

Diikuti oleh 10 orang rider, yang terdiri dari 8 orang Media & Blogger, serta Bung Hamish Daud, selaku brand ambassador dari Suzuki GSX150 series. Para peserta touring, menjelajahi kawasan pantai, perbukitan, sawah, hingga pada kepadatan kawasan wisata moderen yang selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Untuk lebih menunjukkan gambaran rider Suzuki GSX150 Bandit yang memang suka berpetualang. Rangkaian acara ini juga diisi dengan mengunjungi tempat-tempat menarik di Bali, berburu kuliner khas Bali dan di malam harinya berkunjung pada acara klub/komunitas sepeda motor Suzuki yang juga sedang diadakan di Bali.

Rasa nyaman, dari kuda besi yang jadi teman tepat untuk berpetualangan ini, bisa dirasakan oleh para rider yang ikut touring. Fitur desain jok yang tebal dan empuk membuat para rider betah berkendara walau menempuh jarak yang cukup jauh. Selain itu, performa dari Suzuki GSX150 Bandit juga patut diacungin jempol, sebab mampu menjawab tantangan pada lintasan jalan perbukitan dan berkelok yang menuntut konsentrasi tinggi dan tenaga yang mumpuni.

Aceng Ulumudin selaku Section Head of 2W Area Sales Jawa Timur, Bali, Sulawesi & Indonesia Timur PT. SIS yang juga turut serta dalam acara memberikan kesan-kesannya, “Dengan kegiatan touring seperti ini, Saya rasa semua orang harus mencoba atau merasakan pengalaman yang sama, terlebih jika menggunakan Suzuki GSX150 Bandit. Kami telah hadirkan sepeda motor yang menyenangkan untuk digunakan harian maupun touring seperti ini”.

Metode memperkenalkan Suzuki GSX150 Bandit melalui aktivitas touring ini dinilai sangat cocok dengan karakter produk, selain itu sangat efektif karena ajang pembuktian kualitas produk dapat langsung dilihat oleh publik secara nyata.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Motor Anti Hujan Bakal Meluncur di Malaysia Bernama Adiva

Kendala untuk naik motor bukan hanya panas, tapi kala diterpa hujan yang terkadang memberikan halangan dalam berkendara. Memakai jas hujan pun tak menjamin bung aman dari guyuran air hujan. Untuk menjawab hal ini nampaknya motor bernama Adiva dapat hadir sebagai solusi.

Adiva AD3-400 tahun 2019 baru saja meluncur di Malaysia dengan dua pilihan versi, AD3-499 standard dan versi pelek alloy. Dilansir dari Paultan, model sepeda motor dengan atas ini memang bukan hal baru. Tapi AD3-400 menawarkan motor convertible yang sesungguhnya bung! Atap pada bagian sepeda motor ini saja dapat dilipat dan disimpan. Tak kalah selayaknya mobil convertible mewah.

Mesin AD3-400 adalah bagian dari swing arm, yang menggunakan peredam kejut yang dapat disesuaikan. Wishbone arm depan memungkinkan sepeda motor untuk menikung seperti motor lainya, yang menggunakan peredam kejut tunggal yang terletak di antara sambungan lengan.

Tenaga sebesar 36,7 Tk dan torsi 38,1 Nm bersumber dari mesin 1-silinder berpendingin cairan OHC berkapasitas 399cc. Mesin ini menggunakan transmisi CVT dan memiliki tangki bahan bakar berkapasitas 11 liter.

Sistem pengereman Adiva AD3-400 didukung oleh rem berukuran 220 milimeter di kedua roda depan berukuran 13-inci, dan 230 milimeter di roda belakang berukuran 14-9inci. Ada lima pilihan warna untuk AD3-400, yakni Hitam, Biru, Graphite, Merah, dan Putih.

Kedua varian itu masing-masing dihargai RM 38.800 atau Rp 134,1 jutaan dan RM 40.450 atau Rp 139,8 jutaan (Kurs RM 1 = Rp 3.457)

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top