Otomotif

Pembeli Pertama Perempuan, Tapi bukan Berarti Ini Motor Hanya Untuk Perempuan

Nah ini yang kita nanti-nanti akhirnya muncul! Beberapa kali kita sempat membahas soal produk baru Nex II dari Suzuki ini. Di Arena PRJ pada hari minggu tanggal 27 Mei 2018 kemarin  pihak Suzuki menyerahkan motor Nex II kepada pembeli pertamanya.

Siapa dia? Namanya Jilan Nabilah perempuan asal Bekasi, Jawa Barat. Jilan mengaku sudah jatuh cinta dengan Nex II sejak pertama kali melihat sosoknya. Ia mengaku pertama melihat Nex II di ajang otomotif di Kemayoran pada April 2018 lalu.

“Dari pertama melihat udah tertarik karena desainnya bagus dan menarik,” buka Jilan di Kemayoran, Jakarta.

Ia berniat menjadikan kendaraan ini sebagai tunggangan hariannya. Selama ini ia memang menggunakan motor matic untuk kendaraan sehari-hari.

Meski pembeli pertamanya perempuan, bukan berarti motor ini hanya untuk kaum hawa. Di acara yang sama juga hadir pembeli lain yang sudah antri di belakang Jilan. Dan semua kaum adam Bung! Laki-laki juga doyan motor yang satu ini.

Harga Resmi Nex II Mulai Dari Rp 13,95

Setelah merahasiakan harga Suzuki Nex II sejak sebulan lalu, mengambil tempat di Pekan Raya Jakarta Suzuki akhirnya mengumumkan harga skuter Nex II. Terus terang harganya bikin ngiler loh, karena cukup akomodatif bagi kantong kita. Motor ini dijual mulai harga Rp 13,95 juta sampai Rp 14,65 juta untuk 5 varian Nex II.

“Untuk harga normal Suzuki Nex II sendiri diproyeksikan akan berada di kisaran Rp 15 juta dan baru akan berlaku setelah periode harga perkenalan berakhir atau pengumuman lebih lanjut,” ujar Sales & Marketing 2W Deptartment Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Yohan Yahya.

Harga ini merupakan harga perkenalan yang akan berlaku sampai akhir tahun 2018. Secara detail berikut ini adalah daftar 5 varian dan harga perkenalan Suzuki NEX II (On The Road) untuk wilayah Jabodetabek, berikut dengan detail perbedaan fitur yang disematkan.

NEX II – Standard : Rp 13.950.000

Kelengkapan dasar yang ekonomis praktis dan fungsional. Terdapat pilihan warna Brilliant white, Stronger Red dan Titan Black.

NEX II – Elegant : Rp 13.950.000

Kelengkapan dasar yang ekonomis praktis dan fungsional. Terdapat pilihan warna Matt Stellar Blue dan Solid Black.

NEX II – Elegant Premium : Rp 14.400.000

Dilengkapi fitur LED Headlight, USB charger, floorboard guard, Cover Mufler. Terdapat pilihan warna Matt Stellar Blue dan Solid Black.

NEX II – Fancy Dynamic : Rp 14.650.000

Dilengkapi fitur LED Headlight, USB charger, dynamic body striping set, Rim decal, LED lamp line. Terdapat pilihan warna Brilliant white, Stronger Red dan Titan Black.

NEX II – Sporty Runner : Rp 14.650.000

Dilengkapi fitur LED Headlight, USB charger, sportyc body striping set, meter visor, Rim decal, Cover muffler + hole. Terdapat pilihan warna Brilliant white, Stronger Red dan Titan Black.

Suzuki Nex II sendiri mengusung mesin 115cc dengan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance). Mesin ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 6,7 KW pada 8000 RPM. Torsinya sendiri bisa mencapai 8,5 Nm di 6000 RPM. Kombinasi ini tentunya cocok untuk penggunaan harian.

Apalagi teknologi fuel injectionnya yang canggih memberikan keuntungan konsumsi bahan bakar yang irit. Suzuki Nex II juga memiliki fitur Suzuki Easy Start System yang memastikan Suzuki Nex II selalu mudah ketika mesin dihidupkan.

Karena diperuntukan bagi pengguna harian sisi kenyamanan berkendara menjadi perhatian utama. Ukuran floorboard yang lebih luas dibanding generasi sebelumnya membuat ruang kaki pengendara lebih terasa lega dan tidak melelahkan. Ruang penyimpanan di sisi kiri dan kanan depan juga dibuat lebih besar.

Terbayang nyamannya bukan? Jadi kapan kamu mau menyusul Nabilah memboyong Suzuki Nex II?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Melirik Motor Untuk Bung Yang Doyan Tampil Simpel

Beberapa waktu lalu kami hadir peluncuran skutik andalan terbaru Suzuki bertajuk Nex II. Mulai dari waktu baru dikenalkan hingga peluncuran resmi sejujurnya kami merasakan ada yang spesial dari tipe Nex terbaru ini. Rasanya wajar jika Suzuki kemudian menyematkan tagline #KerenCaraBAru untuk Suzuki Nex II.

Secara tampilan motor ini memang mengalami rombakan besar dibanding pendahulunya. Salah satu faktor yang membuat motor ini nampak modern dan futuristik, adalah tampilan headlamp yang berada di dalam fairing depannya. Sementara di samping lampu terdapat lubang udara kecil yang menunjang aerodimikanya.

“Desain bentuk lampu depan dan lapisan pelindung yang futuristik, terdapat unsur DNA dari motor sport Suzuki bermesin besar seperti GSX-1000” ungkap Yohan Yahya, selaku Dept.Head Sales and Marketing PT.Suzuki Indomobil Sales.

Tampilan modern ini diimbangi dengan meningkatnya faktor kenyamanan. Hal ini diwujudkan dengan hadirnya floor board atau pijakan kaki yang luas lebar dengan ukuran lebar sisi samping kiri ke kanan 413 milimeter dan jarak pijakan depan ke belakang 168 milimeter.

Nah, membahas tampilan keren itu tak lengkap rasanya kalau kita tidak membahas lebih detail. Pasalnya Suzuki Nex II ini hadir dalam 5 varian. Yakni tipe Standard, Elegant Standar, Elegant Premium, Fancy Dynamic dan Sporty Runner. Masing-masing varian memiliki fitur yang berbeda.

Kali ini kita akan bahas Suzuki NEX II tipe standard dulu yah Bung! Untuk Suzuki NEX II tipe standard ini memiliki tiga pilihan warna. Yakni, Brilliant White, Stronger Red, dan Titan Black.

 

Coba kita simak yang berwarna putih. Bagi Bung yang menyukai hal yang simple dan suka warna putih bersih maka tepat kiranya memilih Suzuki NEX II Standard Brilliant White ini. Sebab tampilannya terlihat begitu bersih minimalis dengan striping list simple berwarna biru satu garis sederhana bertekuk seperti bentuk boomerang namun lebih tajam sudutnya.

Selain itu unsur simpel dan fungsional juga terlihat pada kompartemen konsol boks yang cukup luas di bagian fairing motor di bawah stang motor. Hal ini karena varian Standart ini memiliki ruang kosong yang ada di sisi kiri dan kanan ini tiap bagiannya mampu untuk menyimpan satu botol air mineral ukuran 600 ml. Fitur ini juga sangat berguna bagi Bung untuk menaruh air mineral menemani perjalanan.

Bagaimana dengan dapur pacu? Suzuki NEX II memiliki mesin yang berbeda dengan Nex versi lama. Di sisi Engine Control Module (ECM) pabrikan Suzuki melakukanrekonfigurasi ulang lagi untuk mengejar performa yang lebih sporty. Kendati performanya meningkat konsumsi bahan bakarnya juga tetap hemat.

Hal ini dimungkinkan karena mesin berkapasitas 115cc, Suzuki Nex II ini sudah mengadopsi Teknologi SEP (Suzuki Eco Performance). Mesin ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 6,7KW di 8000 RPM. Sementara torsinya berada di 8,5Nm di 6000 RPM.

Perbedaan lain dari pendahulunya terdapat pada kelistrikan. Di mana dahulu berjenis arus AC sekarang DC. Efek positifnya jelas klistrikannya menjadi lebih stabil. Kelebihan ini ditambah lagi dengan disematkannya fitur Suzuki Easy Start System. Sehingga mesin selalu mudah dinyalakan dalam kondisi dingin sekalipun

Untuk varian Standar ini Suzuki Nex II masih mengadopsi lampu bertipe bohlam berbeda dengan varian Suzuki Nex II lain yang sudah mengadopsi LED. Tentunya memudahkan Bung yang senang akan fungsional. Karena lampu tipe ini sudah lebih dari cukup menerangi perjalanan dan tentunya lebih mudah mencari lampu pengganti jika putus di jalan. Tapi karena arusnya sudah DC, Bung yang ingin mengubah lampu menjadi LED juga bisa dengan mudah melakukannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Tunggangan Asal India yang Merupakan Saudara Dari Motor Eropa Hadir di Jakarta

Pabrikan motor asal India yang satu ini tak bisa dipandang sebelah mata. Meskipun India tak begitu berada di urutan terdepan dalam soal otomotif seperti halnya Jepang atau negara Eropa, tetapi produk yang dibuatnya bukan berarti hanyalah pelengkap pasar otomotif saja, Bung. Kalau tak percaya coba saja tengok ke TVS Apache RR 310 yang sangat garang ini.

Masuk dalam klasifikasi motor sport bertameng, rasanya tak afdol kalau tak membicarakan TVS Apache ini. Mungkin saja kini Bung tengah jenuh dengan keluaran motor sport yang itu-itu saja, ‘kan? Kalau Bung berpendapat seperti itu, TVS Apache RR 310 bisa Bung jadikan wishlist atau motor yang patut dipantau. Secara konsep sangat mirip dengan Akula 310 keluaran TVS juga yang dirilis dua tahun lalu. Terlihat pada model produksi yang dipengaruhi model konsep pada bagian fairing dan tameng kaca depan. Makin penasaran, Bung?

TVS dan BMW Beda Negara Tetapi Bersaudara

Mungkin Bung penasaran kok bisa TVS dikatakan bersaudara dengan pabrikan otomotif terkenal macam BMW. Sebenarnya tidak bersaudara dalam arti berhubungan erat dan saling berkaitan sejak lama. Namun, usut punya usut nih Bung, ternyata BMW Motorrad memang melakukan kerja sama dengan pabrikan asal India yakni TVS.

Dari situ saja sudah bisa dilihat kalau TVS berarti bukan pabrikan otomotif biasa saja, ‘kan? Kerja sama yang dilakukan pun dengan menghasilkan sepeda motor buatan masing-masing, dengan tidak terikat satu sama lain. Contohnya sama seperti BMW G310R dengan TVS Apache RR 310. Karena secara sederhana, Apache RR 310 ada versi fairing dari BMW G310R lho. Hanya saja BMW keluar lebih dulu dari TVS, jadi bisa dibilang kedua motor ini bersaudara.

Perihal Dapur Pacu yang Matang, Apakah Sama Spesifikasinya Dengan BMW?

Sudah pastilah Bung. Karena diproduksi di India untuk kekuatan dapur pacunya pun sama. Di dalam motor sport bertudung ini, Apache RR 310 dilengkapi dengan mesin 1-silinder 313 cc berpendingin cair. Tenaga yang dihasilkan pun mencapai 34 ps dengan torsi 27,3 nm. Jadi wajar saja kalau klaim output-nya sama seperti BMW G310R. Karena mesinnya saja diproduksi di tempat yang sama, yang berbeda hanya dari tampilannya saja.

Tampilan Berkelas dan Pantas Untuk Melintas

Saat melintas di jalanan, motor ini pasti bakal terlihat menawan. Karena tampilan yang dirancang bisa disebut terbaik dikelasnya. Apabila dikupas dari yang terkecil, dashboard dari Apache RR 310 pun memiliki bentuk unik dengan desain yang vertikal yang tentu saja itu tidak umum. Berbagai fitur yang terinspirasi dari motor balap ada di dalamnya, seperti kondisi mesin dan analisa berkendara.
Bagian depannya telah dilengkapi proyektor ganda bi-LED. Belakangnya juga sudah dibenamkan lampu LED. Agar performanya lebih terasa, TVS pun membekalinya dengan suspensi inverted dan monoshock spesifikasi balap dari KYB yang sudah teruji oleh ahli MotoGP. Kedua rodanya dibungkus ban Michelin Street Sport ukuran 110/70 di depan dan 150/60 di belakang. Dengan begitu, ini adalah kali pertamanya ban itu digunakan untuk motor di bawah 500cc.

Menjadi Pesaing Terberat di Kelasnya

TVS Apache RR 310 tidak bakal melenggang mulus begitu saja karena bakal banyak pesaing di pasaran yang cukup setara di kelasnya. Begitu juga sebaliknya, para pesaingnya pun pasti bakal gelisah melihat performa dan tampilan yang disuguhkan TVS Apache RR 310.

Di India motor ini bersaing dengan KTM RC 390, Kawasaki Ninja 300, dan Benelli 302R, juga Yamaha R3 yang bakal meluncur lokal dalam waktu dekat. Sedangkan di Indonesia otomatis menjadi rival Kawasaki Ninja 250, CBR 250, Yamaha YZF -R25 yang bisa disebut pesaing terkuat.

Coba Tengok Jakarta Fair Kalau Penasaran Dengan Performanya

Kalau secara penjabaran saja kurang begitu terasa. Terkadang butuh melihat asli bahkan mencobanya, guna membuktikan apakah benar motor ini cukup terasa di jalan dengan fitur yang teruji sampai diakui ahli MotoGP. Kalau itu jawabannya, Bung dapat mengunjungi Jakarta Fair Kemayoran yang sudah digelar dari beberapa minggu lalu. Karena TVS Apache RR 310 bertengger di sana, dan Bung bisa melihatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Tampilan D-Tracker Kawasaki Disegarkan, Konsumen Bakal Dibuat Pede Dengan Tunggangan

Kelas supermoto yang garang ini diisi oleh perusahaan asal Jepang yakni Kawasaki dengan D-Tracker 150. Secara tampang memang motor trail yang akrab dengan medan berpasir atau tanah. Namun, motor ini berversi ban aspal dengan diameter 17 inci tapak lebar dari Kawasaki KLX 150.

Agar penampilannya makin garang, PT Kawasaki Motor Indonesia merilis warna hingga desain terbaru dari Kawasaki D-Tracker, Bung. Penyegaran tampilan dilakukan terhadap dua varian yang standar dan special edition, yang dibedakan dengan suspensi depan upside-down, hand-guard, setir fat-bar, frame cover, skid plate, dan velg hitam.

Sumber : Otoasia.com

Dari segi warna agak dibedakan Bung antara seri yang standar dan yang SE. Kalau yang standar Kawasaki coba memancing konsumen dengan varian warna putih-hitam dengan putih-hijau. Varian ini pun dibanderol dengan harga yang cukup ramah bagi kantong untuk ukuran motor sekelas D-Tracker, yakni Rp 31,8 Juta on the road untuk kawasan Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Serang.

Model SE pun tak mau kalah, apalagi hadirnya balutan warna hijau army layaknya motor tempur, membuatnya semakin gagah untuk ditunggangi. Ada pula varian lain yakni warna kuning yang dikawinkan dengan warna hitam. Menjadikan motor Kawasaki cukup mumpuni di kelasnya dari segi tampilan. Adapun soal harga dipatok di angka Rp 33,3 juta untuk wilayah on the road yang sama seperti model standar.

Varian SE juga terlihat makin tangguh dengan balutan warna hijau army layaknya motor perang. Selain itu juga ada pilihan warna kuning kombinasi hitam. Keduanya dipadukan dengan suspensi upside-down berwarna emas dan dipatok Rp 33,3 juta (OTR Jadetabekser).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top