Kisah

Pascal Nouma, Striker Nyentrik Perancis Terkenal Di Turki

Sebagai pemain asal Perancis, nama Pascal Nouma memang tak sefamiliar Eric Cantona dan Laurent Blanc, pemain yang seangkatan dengan dirinya. Bahkan, nama pemain kelahiran 1972 ini juga tidak pernah mengisi daftar pemain tim nasional Perancis. Paling, hanya menjadi bagian tim U-21, itu pun hanya turun sebanyak dua kali semasa kualifikasi Piala Eropa.

Jelas saja, lewat informasi tersebut diketahui mengapa nama Pascal Nouma tidak cukup dikenal bagi banyak orang. Tapi tidak dengan orang Turki. Masyarakat di sana begitu mengenal nama Pascal Nouma, bahkan namanya lebih dikenal di tanah kelahiran Hasan Sas ini, dari pada Michele Platini. Hal kontroversial dan krusial kerap dilakukan Nouma. Banyak mengoleksi kartu kuning hingga merah menjadi torehan pemain berkepala pelontos ini.

Salah satunya ketika ia menendang paparazzi, yang mengakibatkan dirinya masuk penjara. Namun, hakim yang memberikan hukum merupakan fans Besiktas (tim yang dibelanya di musim 2000 dan 2003), menyatakan kalau ia dapat mencetak gol, hukumannya akan dicabut. Tetapi apabila tak berhasil, ia akan mendekam sesuai hukumannya. Untungnya saat partai hidup dan mati karirnya menjelang, ia mencetak gol di injury time menit 94.

Banyak Menghabiskan Waktu Di Liga Perancis, Tapi Lebih Terkenal Di Turki

Sumber : BBC.com

Karir Pascal Nouma terbilang cukup panjang. Di mulai dari tahun 1989, pemain yang mengisi pos sebagai striker ini, menjadi pemain PSG dengan mengemas 19 penampilan tanpa gol. Hijrah ke Lille menjadi alasan setelah dua musimnya di PSG tak berjalan menyenangkan. 1 musim di Lillem dia hanya mampu mengemas 2 gol.

Tar terlalu istimewa, performa sebagai striker karena miskin gol,membuat pemain berdarah Senegal ini berkeliling tim Perancis lain, seperti R. Straousburg, Lens, SM Caen dan sempat kembali ke PSG pada tahun 1994. Berbeda dengan awal karirnya, lonjakan kiprah Nouma di musim kedua dibuktikan lewat 10 gol dari 55 penampilannya. Setidaknya lebih bagus dari awal karirnya.

Besiktas Membawa Nouma Menjadi Sosok Yang Dielu-elukan Di Turki

Sumber : BBC.com

Setelah petualangannya di Liga Perancis berakhir, pada 2000 ia resmi berpindah dari Lens menuju Liga Turki, Besiktas, dengan nilai transfer 4 juta Euro. Menjadi bagian Besiktas, membuat Nouma menjadi pemain terkenal di Turki. Terlebih di musim pertama ia sudah mencetak 18 gol dari 24 penampilannya. Nouma pun menjadi pemain favorit publik Kara Katallar (Elang Hitam).

Setelah selama satu musim memakai seragam Beskitas, ia pun berkesempatan memperkuat tim Perancis, Marseille, yang merupakan salah satu tim kuat di jajaran klub Perancis selain PSG, AS Monaco dan Olympique Lyon. Sayang kepindahannya senilai 2,5 juta Euro tersebut tidak terlalu memuaskan, sehingga ia kembali pindah ke Besiktas di tahun 2002 dan berkontribusi memberikan sebuah trofi Liga Super Turki.

Dicintai Para Fans Besiktas Karena Sikapnya Yang Gila

Sumber : BBC.com

Fans Besiktas memang terkenal gila. Bagi Bung yang belum tahu, fans Elang Hitam ini pernah memecahkan rekor dunia sebagai fans “Terberisik” dengan 132 desibel di tahun 2007 saat mengalahkan Liverpool di fase grup Liga Champions dengan skor 2-1. Bahkan, Sir Alex Ferguson juga mengatakan kalau fans Besiktas menjadi fans paling “berisik” yang pernah didengarnya. Kegilaan tersebut dapat dilihat dari keberisikan suporter yang fanatik, tak pelak kegilaan yang dimiliki fans Besiktas pun terdapat pada diri Nouma.

Pemain ini kerap berlaku kasar sehingga sering mengoleksi kartu. Seperti ketika dirinya memukul Danny Mills di Elland Road, saat Besiktas berhadapan dengan Leeds United. Agresivitas sebagai striker ternyata diiringi sikap tempramentalnya. Momen saat Nouma memukul Mills, menginspirasi fans Besiktas membuat foto dirinya dibarengi Che Guevara dan Fidel Castro. Karena itu ia menjadi lambang anti-fasis bagi fans Besiktas seperti dilansir The Guardian.

Selebrasi Nyentrik Yang Sedikit Sakit, Membuat Nouma Dipecat

Sumber : TheGuardian.com

Rentetan kasus krusial dan juga kontroversial sudah diciptakan dirinya. Tidak hanya melakukan tackle keras ke arah lawan, memukul Danny Mills, dan menendang paparazzi. Di tahun 2003, Nouma harus dipecat dari tim yang begitu dicintainya. Lantaran melakukan selebrasi kontroversial dengan memagang penis, setelah mencetak gol ke gawang Fenerbache. Presiden Besiktas saat itu, Serdar Bilgili, mengatakan, “Aksi Nouma saat melawan Fenerbache sangat berlawanan dengan nilai moral tradisi Turki, jadi saya harus memecatnya,”.

Insiden selebrasi itu terekam di stasiun TV Turki, karena laga Besiktas melawan Fenerbache merupakan laga besar. Bahkan BBC mengatakan Nouma juga pernah memukul jurnalis di klub malam, dan kencing sembarang di tempat latihan Besiktas, yang membuat ia dapat terjerat hukum. Namun, aksi selebrasi dipandang lain oleh Nouma, ia menyatakan bahwa aksi tersebut tidak (berniat) menyinggung siapa pun, hanya kesenangan pribadi dirinya.

Karir Di Lapangan Hijau Telah Usai, Namun Sorot Kamera Tetap Mengarah Padanya

Sumber : TheGuardian.com

Setelah memutuskan gantung sepatu di tahun 2005, Nouma tetap diagungkan di Turki. Pribadi dan kegilaan di lapangan, ternyata tak membuat publik memandang Nouma menjijikan. Ketika pensiun, bukan jalur pelatih yang ditargetkannya, lantaran dia mendapat tawaran untuk menjadi aktor. Terbukti 4 film sudah dilakoni dari tahun 2006 sampai 2015, salah satunya Dünyayi Kurtaran Adam’in Oglu. Dan juga turut serta acara Dancing With The Stars versi Turki. Karir sepak bolanya memang sudah usai, tetapi kisahnya di Turki masih hidup dengan menjadi selebritis. Selain itu, ia pun menikahi dengan orang Turki dan telah resmi menjadi warga dari negeri yang juga terkenal akan kebabnya itu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas

Suzuki Menggandeng Komunitas Agar Acara Berkualitas

Acara memang tak akan meriah bila tidak diisi dengan kelompok yang sumringah. Salah satunya komunitas motor yang hadir di acara Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di international Circuit Sentul. Sebanyak 63 klub turut berkontribusi dan bekerjasama dengan Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Dengan tema “Born To Ride, Live To Rock’, SIS mengajak seluruh bikers Suzuki untuk tetap kompak sekaligus bersemangat. Terbukti komunitas yang hadir menstimulus acara menjadi berkualitas dengan keriuhan sekaligus aksi mereka dengan ekspresi bersama tunggangannya.

Tidak hanya klub motor atau komunitas Suzuki saja yang turut serta dalam acara ini sebanrnya tapi secara pengunjung umum. Diperkirakan ada 3.000 bikers yang datang dan memadati sentul tidak hanya untuk berkasi dan berkspresi. Tetapi acara ini juga menjadi ajang silaturahmi.

Dari berbagai kota tetap menyempatkan untuk datang pada acara jambore ini. Berbagai model motor keluaran satria melebur menjadi satu menjadi satuan yang murni tanpa dicampur.

Seperti Pak Tugimin, yang datang bersama komunitas GSX Tanggerang Kota. Ia mengaku jalan pagi-pagi buta untuk menghadiri acara Jambore lantaran menjadi ajang pertemuan yang jarang dilakukan komunitas yang tidak terjangkau jaraknya.

Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department mengatakan bahwa semangat para bikers tentu menjadi pelecut bagi PT Suzuki Indomobil Sale seperti yang dikatakan Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department.

“Awal tahun ini kita tunjukan kekompakan dan kekuatan bersama lewat kolaborasi Suzuki dengan puluhan komnunitas motor Suzuki. Seluruh konten yang diadakan di Suzuki Bike Meet 2018 merupakan ide dan kreatifitas yang bersumber dari mereka,” ujar Yohan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kisah

Tak Lagi Bertaji Di Lapangan Sepak Bola, Mantan Pemain Liverpool Menggeluti Video Dewasa

Sepak bola memang tak pernah menjamin semua pemainnya bakal hidup sejahtera. Sepak bola juga tidak pernah memberikan “asuransi” bagi pemainnya selepas pensiun nanti. Tak pelak mungkin ini pula yang membuat Jermaine Pennant, mantan pemain Liverpool, bintangi video dewasa bersama dengan istrinya yang seksi, Alice Goodwin. Pasangan ini mengunggah video ke dua situs dewasa yakni Babestasions.com dan Adultwork.

Dalam video tersebut memang tidak terlihat wajah Pennant karena direkam lewat webcam jadi hanya menampilkan satu sisi video yang hanya memperlihatkan sang istri, Goodwin. Namun, publik mengetahui kalau dia ada di dalam video tersebut karena tato di tangannya, pecinta sepak bola dan pendukung Liverpool pasti bisa menebaknya.

Pennant Masuk Ke Dalam Video Esek-esek Lantaran Karir Terpuruk Sehingga Publik Mencapnya Buruk

Sumber : Youtube.com

Banyak orang yang percaya kalau orang yang berada dalam video tersebut adalah Jermaine Pennant. Tak pelak surat kabar di Inggris pun menuliskan berita tersebut di halaman depannnya dengan alasan tato yang bertuliskan LOVE yang berada di tangannya menjadi bukti kuat kalau itu dirinya.

Namun pemain yang pernah membela Liverpool dari tahun 2006 sampai 2009 membantah mentah-mentah semua tuduhan yang mengarah ke padanya. “Menyebutku bintang porno di halaman depan surat kabar mereka benar-benar lelucon. Masalahnya adalah sejumlah orang akan benar-benar percaya diriku terlibat di industri porno,” katanya kepada Mirror.

Adegan Dibayar Per Menit Menjadi Jawaban Kalau Pennant Adalah Bintang Porno Yang Rumit

Sumber : Youtube.com

Sebagai mantan bintang sepak bola Inggris dan digadang-gadang menjadi masa depan tim nasional, tentu sangat mengagetkan kala Pennant ternyata menjadi pemeran adegan seks. Dan bukan skandal seperti yang dilakukan Dele Alli, melainkan ia tak sungkan mempraktikan adegan seks dengan istrinya secara online.

Dilansir dari Mirror, ternyata adegan yang dilakukan Pennant bersama Goodwin mendapat bayaran layaknya bintang porno lainnya. Mereka dibayar 6 pounsterling per menit atau sekitar 118 ribu rupiah. Tak heran, jika ada seorang fans Liverpool yang kesal ketika mengetahui hal tersebut. “Dia berusaha menutupi wajahnya. Namun, jika Anda mengikuti sepak bola, tato di jarinya tidak terbantahkan lagi,” ungkapnya seperti dikutip dari Mirror.

Apa Yang Dilakukan Pennant Menjadi Aib Bagi Publik Bangau Merah

Sumber : DailyMail.con

Mencuatnya kabar pemain Liverpool yang bermain adegan seks dengan istrinya yang diunggah ke dua situs porno memancing kekecewaan dan kemarahan fans Liverpool. Mereka menganggap pemain yang pernah menjadi bagian Liverpool ini telah menjadi aib dan menciderai nilai-nilai sepak bola, khususnya bagi Liverpool.

Terlebih lagi Pennant pernah berjuang bersama Steven Gerrard dan kawan-kawan di final Liga Champions 2007, walaupun kalah dari AC Milan. “Orang ini bermain di Liga Inggris, bahkan final Liga Champions. Namun dia bukan seorang pria yang Anda harapkan bisa dilihat dalam acara seks berbayar per menit,” ujar fans yang tak disebutkan namanya.

Bahkan Berurusan Dengan Polisi Menjadi Aktivitas Rutin Di Setiap Sesi

Sumber : Goal.com

Pennant bukan sekali ini bermasalah karena sikap dan perbuatannya. Namun ia juga pernah berulah dengan memukul seorang wanita bernama Jenna Timmis di sebuah klub malam. Menurut saksi mata yang melihat kejadian tersebut, Pennant dicerca oleh Jenna sebagai laki-laki yang tidak bertanggung jawab.

Setelah kejadian tersebut Pennant yang dalam kondisi mabuk menabrakkan BMW dalam perjalanan pulang ke kediamannya. Pennant memang memiliki masalah dengan alkohol, seperti pada tahun 2007 ia ambruk dalam perjalanan dari Malaga ke London setelah 24 jam party non-stop.

Semua Jawaban Ada Di Buku Barunya Yang Berjudul MENTAL

Sumber : TheStraitstimes.com

Pennant akan merilis sebuah buku berjudul MENTAL, di dalam buku tersebut ia akan menjabarkan perjalanan hidupnya. “Hidupku tidaklah sempurna dan bukuku yang akan segera rilis, MENTAL, akan bisa mengetahuinya sendiri tapi aku bukanlah dan takkan pernah jadi bintang porno. Ini patut ditertawakan. Aku pria yang sudah menikah dan tinggal bersama istri dan putri tiriku. Kerisauan utamaku dengan Alice adalah bagaimana pengaruh ini semua kepada keluarga dan teman-teman kami,” katanya.

Karir Jermaine Pennant memang meredup, dan lebih terkenal sebagai pemain pinjaman semenjak bermain di Arsenal. Terakhir kali Pennant bermain sepak bola pada tahun 2017 lalu untuk Billericay Town, yang tampil di kompetisi non-league Inggris.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

12 Detik Yang Membungkam Sang Gelandang Belia Tim Nasional Inggris

Entah mimpi apa yang menimpa gelandang masa depan tim nasional Inggris, Dele Alli. Lantaran video pornonya tersebar di dunia maya yang membuat namanya eksis dalam pemberitaan beberapa hari belakangan. Sial memang bagi Dele Alli, hal itu justru terjadi kala karirnya sedang menggapai masa puncak seperti sekarang. Di musim ini saja, gelandang tengah berusia 21 tahun ini sudah melesatkan 9 gol, 11 assist dari 33 penampilan bersama Tottenham Hotspur di segala ajang.

Sempat menurun performanya pada bulan Desember lalu ditambah tersebar video seks-nya di dunia maya membuat Alli harus bekerja keras untuk memperbaiki kedua hal tersebut. Baik performa, maupun nama baiknya, adanya kasus ini bisa saja mengancam karir Alli, terutama kiprahnya bersama timnas Inggris. Ada pun video tersebut masih simpang siur kebenarannya, ada yang bilang itu Alli namun tak sedikit juga yang berpendapat hanya mirip saja.

Durasi 12 Detik Mengancam Mobilitas Alli Di Tim Nasional Inggris

Sumber : Sumberbola.com

12 detik durasi yang tersemat dalam video porno yang diduga dilakukan oleh Dele Alli. Video porno tersebut tersebar di dunia maya dan menjadi buah bibir netizen. Video yang memperlihatkan adegan oral seks tersebut diduga dilakukan bersama kekasihnya, Ruby Mae. Meskipun banyak pula yang membantah  karena perbedaan warna kulit antara Ruby Mae dan perempuan di video tersebut.

Kasus ini diduga bakal membuat karir Alli timnas Inggris bakal terancam. Ada pun video ini diambil oleh pihak ketiga yang menurut 9 Sport Pro dilakukan oleh Hector Bellerin yang merupakan punggawa Arsenal.

Ada Dugaan Kalau Suporter Bangau Merah Menjadi Dalang Penyebaran Video Dele Alli

Sumber : Theindependent.com

Setelah beberapa jam usai laga Liverpool melawan Tottenham yang berkesudahan 2-2 di Anfield Stadium. Video porno Dele Alli gencar tersebar di dunia maya dan menjadi konsumsi publik. Supporter Liverpool disangkutpautkan sebagai pelaku penyebaran dengan alasan mereka kesal dengan aksi diving yang dilakukannya hingga membuahkan tendangan penalti.

Tidak hanya yang menyebarkan, namun kelompok supporter yang menjadikan lagu You Never Walk Alone sebagai lagu kebangsaan ini diduga meretas akun iCloud dari Alli sehingga video berdurasi 12 detik itu pun dilihat oleh banyak orang. Dilansir dari Daily Star ia (Dele Alli -Red) akan membawa kasus skandal ini ke ranah hukum sebagai pencemaran nama baik.

Sejumlah Media Inggris Seketika Menghapus Pemberitaan Itu. Kenapa Ya?

Sumber : Asenglish.com

Dilansir dari Daily Star, salah satu direktur Sport PR Company menyatakan bahwa tidak ada bukti otentik yang dapat menyatakan kalau kliennya (Dele Alli -Red) merupakan orang yang berada di video tersebut. Sport PR Company perusahaan yang direkrut oleh Alli untuk menangani kasus ini. Lantaran kasus skandalnya tiba-tiba menjadi santapan renyah.

Setelah kasus ini di bawah ke ranah hukum oleh Alli dan kolega, beberapa media di Inggris mulai menghapus artikelnya. Sport PR Company juga akui sudah melakukan investigasi kasus ini hingga dengan percaya diri mereka menyangkal bahwa sosok dalam video tersebut bukanlah Alli. Adapun tidak begitu jelas apakah Alli berada di dalam video berdurasi 12 detik tersebut atau tidak.

Terlahir Dari Ibu Pecandu Alkohol, Alli Dipisahkan Dengan Keluarganya Demi Karir Sepak Bola Profesional

Sumber : Ghanasoccer.net

Latar belakang Dele Alli ternyata tidak seindah karirnya sebagai pesepak bola. Alli terlahir dari rahim ibu pecandu alkohol yang kerap menikmati vodka dan bir sejak Alli masih kecil. Dalam wawancara bersama The Sun, Denise Alli, sang ibunda, mengatakan bahwa banyak tetangga yang mengeluhkan caranya membesarkan anak sehingga pelayanan sosial menyambangi dirinya. Tapi pihak pelayanan sosial tidak pernah mengambil hak asuh anak dari Denise.

“Itu adalah keputusan saya untuk membiarkan Dele hidup dengan keluarga lain. Saya tahu bahwa itulah satu-satunya cara dia bisa mewujudkan impiannya menjadi pemain sepak bola profesional,” ungkap Denise kepada The Sun.

Karir Alli bermula saat bergabung dengan tim remaja Milton Keynes Dons ketika usianya 11 tahun. Dengan penampilan yang impresif ia tercatat membuat 88 penampilan dan mencetak 24 gol dalam dua tahun setengah penampilannya bersama tim remaja Milton. Momentum emas pun mengetuk karirnya, saat datang tawaran bergabung dengan Tottenham Hotspur pada tahun 2015 dengan nilai 5 juta juta pounsterling.

Jangan Sedih Alli, Tidak Hanya Dirimu Yang Mengalami Skandal Tersebarnya Dokumen Pribadi Seperti Itu

Sumber : Goal.com

Tidak hanya Dele Alli saja yang mengalami skandal seperti ini. Ada pula beberapa nama yang sejak beberapa tahun lalu sudah terjerembab kasus video porno. Seperti Rio Ferdinand, Dwight Yorke dan Mathieu Valbuena. Adapun kasus yang paling gempar, dilakukan oleh tiga punggawa Leicester City di tahun 2015 ketika mengadakan tur pra musim ke Thailand. James Pearson, Tom Hopper dan Adam Smith melakukan pesta seks. Ketiganya sempat pula mengucapkan kata-kata bernada rasis dalam rekaman tersebut. Leicester City yang merasa tertampar dengan kasus tersebut langsung memecat mereka bertiga.

Untungnya hal ini tidak terjadi kepada Dele Alli, meskipun tidak ada bukti sahih kalau video tersebut adalah dirinya. Namun, tidak adanya pernyataan satu patah kata pun menimbulkan dua dugaan. Antara Alli ingin bungkam dan membiarkan pengacara dan Sport PR Company yang mengurusnya, atau memang dia pelakunya serta diinstruksikan oleh pengacara untuk tidak membuka statement kepada media.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kisah

Maestro Tendangan Pisang Sedang Berjuang Membangun Klub Di Negeri Paman Sam

Keinginan untuk membuat klub atau tim menjadi gejolak dalam dada sang maestro tendangan melengkung, David Beckham. Pemain yang pernah merumput dengan Manchester United, Real Madrid sekaligus LA Galaxy ini, tidak bergerak secara takdir seperti pemain bola lainnya yang menjadi pelatih setelah pensiun, seperti mantan rekan satu timnya Ryan Giggs yang sekarang melatih Tim Nasional Wales. Tapi Beckham akan membentuk sebuah klub di Amerika yang mana Miami didaulat sebagai kota yang akan dibangun persepakbolaannya.

Beckham hanya ingin membentuk sebuah klub dengan akademi terbaik dan menjadikan (klubnya nanti) pusat pengembangan pemain muda di Amerika, dilansir dari The Guardian.  Keinginan tersebut diumumkan suami dari Victoria Beckam ini, namun segala administrasi dan tetek bengek-nya baru bisa berjalan di tahun lalu. Meskipun masih banyak PR yang harus dikerjakan, langkah David Beckham disambut positif oleh Don Garber, Komisioner MLS, yang mengatakan kalau Beckham telah mencatatkan sejarah di Amerika.

Semua Sah Dijalankan Ketika Lisensi Sudah Di Tangan

Sumber : Youtube.com

Untuk membangun sebuah klub atau tim di Amerika tidak ujuk-ujuk terjadi begitu saja. Ada proses yang harus dilewati, salah satunya mendapatkan lisensi hak waralaba pendirian atau kepemilikan klub sepak bola di Amerika Serikat dari MLS (Major League Soccer), sebagai badan tertinggi kompetisi sepak bola di negeri Paman Sam. Kurang lebih 3 tahun bagi Beckham untuk menanti lisensi tersebut, hingga mendapatkannya di awal tahun 2018.

Pemberian lisensi waralaba MLS dilangsungkan di Knight Concert Hall, Pusat Adrienne Arsht, Miami. Setelah mendapatkan apa yang dinanti, Bechkam berjanji akan membawakan “Global Sport To Global City (Miami)” ujarnya saat menyampaikan sambutan. Tentu bakal menarik menanti kiprah Beckham bersama tim baru yang dibangunnya. Selain itu, ada beberapa investor yang terlibat seperti Simon Fuller, Marcelo Claure, Tim Leiweke, Masayoshi Son, Jorge dan Jose Mas.

Ada Hak Istimewa Yang Dikantongi Beckham Bung, Nampaknya Itu Menjadi Alasan Kenapa Ia Berkarir Di Negeri Paman Sam

Sumber : Thescore.com

Ada hak istimewa yang dikantongi Beckham sebelum pembentukan klub Miami ini berjalan. Hal ini bermula ketika terjadi kesepakatan antara Beckham dengan MLS saat ia memutuskan untuk melanjutkan karir bersama LA Galaxy. Terdapat klausul perjanjian jika Beckham bersedia merumput di MLS, maka dia bakal mendapat keringanan untuk mendapatkan lisensi kepemilikan klub. Hal ini kemudian disepakati oleh kedua pihak.

Akhirnya Bekcham hanya perlu membayar seperempat untuk mendapatkan lisensi, yakni 25 juta USD, dari harga aslinya 150 juta USD. Pembayaran lisensi ini merupakan sebuah modal awal. Adapun orang selain Beckham yang ingin mendirikan klub di Amerika harus membayar 150 juta USD, itu harga yang dipatok oleh badan otoritas tertinggi kompetisi sepak bola.

Pembangunan Stadion Menjadi Rangkaian Hambatan Bagi Beckham

Sumber : Stadiumprofootball.com

Salah satu perangkat yang penting untuk sebuah klub sepak bola adalah stadion. Selain sebagai infrastruktur perangkat permainan, stadion juga memiliki daya tarik bagi setiap orang untuk merasakan atmosfer atau memuja fasilitas yang dimiliki. Namun, di kota strategis macam Miami sangat sulit mendapatkan lahan untuk membangun stadion dan ini menjadi salah satu penghambat. Mulanya Beckham ingin membangun di dekat pelabuhan tapi tidak mendapat “lampu hijau” dari pemerintah kota karena kawasan tersebut sangat strategis, ditakutkan adanya stadion memicu masalah keamanan.

Tapi apakah pemerintah kota membantu dari segi finansial? Tidak juga Bung, lantaran dana untuk membangun infrastruktur olahraga telah habis karena dialokasikan pembangunan stadion bisbol. Syukur, pada pertengahan tahun lalu ada lahan yang dapat digarap di daerah Overtown. Rencananya stadion tersebut akan berkapasitas 25 ribu orang. Tapi hambatan selalu menghadang, lantaran Bruce Matheson yang dikenal sebagai konglomerat di Miami menggugat pemerintah kota karena menjual tanah tersebut di bawah harga pasaran.

Datang Ke Amerika Untuk Mewujudkan Mimpi Mereka Semua

Sumber : Thestar.com

Kedatangan Bekcham untuk membangun klub di Miami tentu disambut hangat oleh anggota MLS, salah satunya Don Garber yang sebelumnya sudah disinggung tadi. Sambutan hangat yang diberikan bukan karena Beckham merupakan maestro jagad sepak bola, melainkan apa yang dicita-citakan MLS menjadi nyata. Lantaran ini merupakan satu hal yang ditunggu-tunggu di liga tertinggi di Amerika Serikat dimana kota krusial memiliki tim sepak bola.

“Kota ini adalah salah satu yang terpenting di negara kami, Secara kultural, ia begitu kaya. Di sini kultur Hispanik dan Lationo begitu kental dan dalam konstelasi perpolitikan zaman sekarang. Peran mereka begitu krusial,” ucap Garber dilansir Daily Mail.

Bukan Menjadi Tonggak Awal, Tetapi Suatu Kebangkitan

Sumber : Goal.com

Tim besutan Beckham rencananya akan memakai nama Futbol Miami untuk sementara. Nama dapat berganti apabila ada investor lain yang masuk. Keinginan Beckham membentuk klub di Miami bukan menjadi tonggak pertama tapi sebuah kebangkitan lantaran sudah ada dua klub terdahulu sebagai representasi Miami, namun harus kandas karena permasalahan finansial dan kebijakan. Seperti Miami Fusion FC yang kandas di tahun 2001 setelah MLS mengeluarkan kebijakan pengurangan jumlah klub di liga tertinggi tersebut.

Selanjutnya Miami FC atau yang dikenal Fort Lauderdale Strikers yang mana dibentuk di tahun 2006 namun harus bubar lantaran masalah finansial yang menghinggapi di tahun 2017. Sekarang sepak bola di Miami sedang mati suri, tetapi Beckham siap menghidupkan kembali meski ada hambatan menghalangi. Tetapi tim bentukan Beckham baru bisa berkompetisi di tahun 2020, jadi bersabar Bung kita tunggu saja dua tahun lagi.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top