Narasi

Orang Terkaya di Indonesia Mengirimkan Bantuan Untuk Donggala Lewat Jet Pribadinya

Mengirimkan bantuan lewat penyalur mungkin sudah biasa ya bung? tetapi hal yang satu ini sungguh luar biasa, pasalnya laki-laki yang masuk jajaran 10 orang terkaya Indonesia tahun 2018 versi majalah Forbes. Mengirimkan bantuan memakai jet pribadinya yang berisi makanan cepat saji. Beliau adalah, Prof Dato Sri Tahir yang merupakan CEO Mayapada Group berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusuma ke Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu menggunakan Pesawat Global 5000, Tail M JGVJ.

“Kalau bantuan kan terbatas saja karena kita punya pesawat terbatas. Kita bawa makanan siap saji yang sesuai dengan arahan pak gubernur yang bisa langsung dimakan McDonald’s. Kita bawa Supermi, bawa air, tapi itu sangat terbatas,” ungkapnya dikutip dari Detik.

Nantinya Tahir akan kembali mengirimkan bantuan namun tidak berupa makanan dan minuman. Tahir akan menyediakan genset, tenda, dan berjanji membangun sejumlah rumah untuk korban yang tempat tinggalnya hancur karena gempa dan tsunami. Ia pun juga mengatakan siap menggelontorkan uang tunai kepada korban bencana alam di Palu setelah berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Tengah.

“Kalau dari kami Thahir Foundation kita tidak hanya mau bangunkan rumahnya. Kalau bisa membangun mata pencahariannya, paling bagus ya pasar sehingga aktivitas ekonominya bisa jalan di daerah itu, di desa itu,” ungkapnya demi membangun aktivitas perekonomian di Palu kembali berjalan.

Terkait nilai bantuan yang digelontorkan, Tahir enggan untuk menyebutkan angka. CEO Mayapada Group ini hanya memastikan siap untuk membantu korban bencana alam di Palu dengan biaya berapapapun. Prof Dato Sri Tahir sendiri ditengarai memiliki kekayaan mencapai US$ 3,5 miliar.

“No limit. (Bangun rumah juga sampai selesai) Insyaallah saya pakai kata-kata Insyaallah,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Jinak-Jinak Merpati Ternyata Bagus Buat Laki-Laki

Jinak-jinak merpati adalah sebuah istilah yang kelihatannya ramah dan mudah didapat tetapi sebenarnya tidak. Istilah ini akrab ditemui kepada perempuan yang bersifat open dan mau dekat dengan siapa saja. Namun hal ini ternyata juga baik kalau dipraktikan pada kaum adam. Setelah sebuah studi mengatakan kalau perempuan lebih tertarik kepada mereka yang tidak berusaha sekuat tenaga untuk berhubungan badan.

Lagi pula perempuan tidak suka dipandang sebagai objektifikasi seperti itu, ibarat daging segar yang menunggu disantap. Jadi jinak-jinak merpati layak bung coba saat mendekati si nona. Dengan tujuan memancing rasa penasaran lawan jenis, sekaligus tidak terlalu terlihat menggebu-gebu bahwa bung menginginkannya.

Perubahan Sinyal Saat Pendekatan Terkait Minat Terhadap Seseorang

Sebuah penilitian bertajuk “Adjusting Signals of Sexual Interest in the Most Recent Naturally Occurring Opposite-Sex Encounter in Two Different Contexts” melaksanakan survei kepada 224 pria dan wantia dengan fokus kepada bagaimana tindakan berkencan.

Salah satunya adalah pengubahan sinyal minat romantis seseorang. Tindakan ini dilakukan seolah-seolah masa kencan adalah pertempuran taktik dengan menganalisa dan mengubah tindakan untuk dicocokan kepada pasangan. Sinyal yang dirubah adalah soal tertawa, menyentuh, menutup kedekatan atas dasar apakah lawan kencan tersebut tertarik atau tidak.

Si Nona Enggan Dibujuk Untuk Berhubungan Badan

Kedekatan akan lawan jenis bisa merujuk kepada tingkatan serius, salah satunya mengajak berhubungan badan. Hal ini lumrah terjadi di belahan dunia mana pun, dengan melihat apakah ada sinyal dari si nona untuk mau diajak berhubungan.

Bahkan pihak laki-laki menganggap perempuan tak akan jujur soal itu hingga lahir untaian kata untuk membujuk. Membujuk lawan jenis terutama perempuan untuk berhubungan badan ternyata adalah hal yang tidak disukai. Jawaban ini ditemukan lewat sebuah penelitian dan didukung informasi yang sudah ditebak selama bertahun-tahun. Risih jadi alasan kenapa si nona tidak suka dengan ajakan tersebut.

Jangan Menggebu-gebu Mengejar Si Nona, Karena Itu Tidak Menarik Baginya

“Ketika pria dan wanita dalam penelitian itu bertemu, sekitar setengah dari pria mengatakan mereka tertarik berhubungan seks dengan wanita itu. Padahal, kebanyakan wanita pada awalnya tidak tertarik.,” ujar Mons Bendixen, penulis utama studi Journal of Evolutionary Behaviora Sciences.

Bukan hanya Mons, Leif Edward Ottesen Kennair dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia juga berpendapat sama. Ia menyatakan laki-laki yang bersemangat mengejar lawan jenis tidak terlihat menarik. Dikatakan pula kalau perempuan yang menetapkan batas pertemuan sudah tidak tertarik sejak awal. Jadi dengan berat hati lebih baik kalian mundur dari pada coba merubah nasib.

Play It Cool Jadi Kunci Laki-laki

Bisa dibilang menjadi tenang atau keren dalam setiap pertemuan dengan lawan jenis dianggap sangat menarik. Profesor Marti Haselton dari University of California berbagi pemikiran tentang temuan penelitian.

Baik pria maupun wanita yang benar-benar tertarik pada pasangan mungkin berusaha untuk ‘,play it cool’. Dalam istilah ekonomi, ini tentang penawaran dan permintaan. Orang yang paling laris bukanlah yang paling tersedia. Mereka adalah komoditas langka dalam permainan pernikahan,” ungkapnya.

Bersikap dingin menjadi penyelematan diri apbila pasangan tidak benar-benar tertarik. Dibanding yang berharap dan bersemangat untuk mendapatkan. Jadi bersikap jinak-jinak merpati adalah sikap yang dapat dilakukan saat menghadapi kesempatan kencan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Ternyata Laki-laki yang Sudah Menikah Lebih Sehat Dari Pada yang Melajang

Bagi bung yang sampai sekarang masih melajang jangan terburu digulung emosi membaca judul. Karena ini dikatakan dalam sebuah survey terhadap 127.545 orang dewasa Amerika, yang mengatakan laki-laki menikah lebih sehat dari yang tidak pernah menikah atau pernikahan berakhir perceraian. Memiliki pasangan dinilai dapat hidup lebih lama dan mempertahankan penikahan maka semakin besar keuntungan kelangsungan hidup yang didapat.

Laman health.harvard.edu sejumlah penelitian dilakukan selama 150 tahun terakhir dan menujukkan pernikahan mempengaruhi penyakit tertentu seperi kardiovaskular dan kanker. Penelitian mengevaluasi 3.682 orang dewasa dalam peridode 10 tahun dengn memperhitungkan faktor risiko kardivaskular utama mulai dari usia, lemak tubuh, merokok, tekanan darah, diabetes, kolesterol. Faktor tersebut menunjukkan kalau laki-laki yang telah menikah memiliki tingkat kematian rendah sebesar 46%. Orang menikah juga lebih bahagia dan sedikit stres karena kedua pihak memainkan peran besar menjaga kesehatan tubuh.

Stres dan depresi merusak kesehatan psikologis, yang merembet ke kesehatan fisik,” kata Susan Brown, co-direktur Pusat Nasional untuk Penelitian Keluarga dan Perkawinan di Bowling Green State University di Ohio.

Bagaimana dengan yang menikah tapi tidak bahagia? untuk masalah stres karena perkawinan dikaitkan dengan penebalan ruang pemompa utama jantung. Kalau kanker jadi masalah yang berbeda. Para peneliti dari Universitas Harvard dilansir mensjournal.com menyatakan mereka yang menikah secara signifikan terdeteksi awal kanker prostat, paru-paru, kolorektal, dan bentu kanker lain supaya mendapat perawatan dibanding laki-laki lajang.

Studi tersebut menunjukkan orang menikah kecil kemungkinan untuk mati karena kanker. Meskipun manfaat kesehatan perkawinan akan berkurang jika hubungan tidak sejahtera. Brow mengatakan pernikahan kontroversial dan tidak bahagia berisiko merusak kesehatan kedua pasangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Ponsel Bung Bersedia Dilacak? Lapor ke Facebook Karena Mereka Akan Membayarnya

Mendapatkan uang memang banyak cara salah satunya dengan merelakan semua privasi dalam ponsel. Facebook sebagai raja media sosial berani dan bersedia membayar siapapun yang sudi ponselnya untuk dilacak. Pelacakan menggunakan aplikasi bernama study. Gimana bung berminat kah? tidak perlu khawatir, Facebook mengatakan tidak akan melihat konten spesifik apa pun, mulai dari pesan, kata sandi, sampai situs yang dikunjungi.

Pelacakan hanya memantau aplikasi apa saja yang diinstal pada ponsel seseorang. Berapa lama watu yang dihabiskan seseorang untuk membuka aplikasi tersebut, negara asal anda dan informasi maupun data tambahan lain yang berkaitan dengan situs spesifik yang digunakan di aplikasi tersebut.

Oh iya, jangan terfikirkan untuk memberikan ke Facebook soal ponsel anak atau saudara yang memperbolehkan dilacak demi mendapatkan bayaran. Aplikasi Study hanya digunakan untuk orang berusia 18 tahun ke atas dan pemilik Android. Sebab Android memberikan akses ponsel yang lebih dalam dari persetujuan pengguna terlebih dahulu.

Untuk usia pengguna Facebook bakal memverifikasi merujuk akun Facebook si pengguna. Dan setiap pengguna wajib memiliki akun Paypal demi mendapat bayaran yang dijanjikan. Oleh karena itu pelacakan dikhususkan untuk pengguna 18 tahun ke atas. Selain itu Facebook mengatakan bahwa pihaknya akan mereferensikan data lain tentang pengguna saat menganalisis dan melacak data. Data tersebut tidak akan ditaukan ke akun atau digunakan menjadi target iklan.

Dilansir dari The Verge, tidak disebutkan berapa bayaran yang ditawarkan media berjejaring berlogo “F” tersebut. Dalam tulisan di blog yang tayang, Facebook hanya menyatakan bersedia membayar semua peserta penelitian. Apalikasi ini diluncurkan di AS dan India sehingga tak bisa semua orang mendaftar. Juru bicara Facebook menolak berkomentar lebih banyak terkait seperti apa spesifikasi orang yang akan ditargetkan penelitian dan berapa banyak orang yang dibayar perusahaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top