Dating & Relationship

Mungkin Bung Kurang Paham, Namun Si Nona Ingin Melakukan Posisi Ini Saat Tidur Bersamamu

Tidur bersama pasangan bukan hanya soal hubungan intim saja, tetapi ada satu hal ritual romantis yang begitu ingin dilakukan oleh si nona. Tidur memang selalu merujuk kepada hubungan intim di antara kuping pasangan, namun ada pula posisi tidur romantis yang kerap diinginkan si nona, tetapi Bung tidak mengerti tentang apa yang diinginkannya.

Seperti dekapan dari belakang saat berada di atas ranjang, sangat disukai si nona. Posisi Bung yang memeluknya dari belakang tersebut seolah-olah menjaga dirinya. Sehingga ia merasa nyaman dan tertidur dengan lelapnya. Meskipun posisi tidur terlihat sepele ternyata tidak boleh diremehkan, karena bisa saja hubungan tidak membaik lantaran posisi tidur satu sama lain tak membuat nyaman. Karena pertengkaran bisa bermula dari hal kecil yang dibesar-besarkan. Bukan begitu Bung?

Tatapan Antara Wajah Dapat Membuka Hari yang Cerah

Posisi tidur saling bertatapan satu sama lain bisa menjadi pilihan romantis bagi si nona, bahkan bagi Bung juga. Di kala matahari pagi menyinari diri secara samar-samar di antara sela-sela dedaunan, Bung terbangun dan melihat wajah pasangan, seketika senyum semerbak akan terpancar lantaran pagi hari dibuka oleh wajah yang dicintai.

Bisa jadi si nona sudah terbangun dan memandang wajahmu untuk sekian lama. Hal romantis seperti ini tidak hanya terjadi di opera sabun yang sering diagungkan. Namun bisa terjadi kepadamu dan si nona tentunya.

Si Nona Pun Tak Sungkan Untuk Menyandarkan Kepalanya Ke Dada Bung Karena Merasa Nyaman

Salah satu posisi tidur favorit si nona adalah ketika ia menyandarkan kepalanya ke dada Bung yang bidang. Apalagi Bung pun langsung merespon dengan mengelus kepalanya, seketika ia akan tersenyum mesra sembari menunggu terpejamnya mata secara perlahan. Kenyamanan yang si nona rasakan lewat kedekatan yang terjalin dari posisi tidur tersebut, membuat gemuruh rasa cinta kembali menggelora di dalam dada.

Bahkan Sebaliknya, Bung Pun Juga Suka Tertidur Di Dada Si Nona Karena Merasa Ada Dekapan Mesra

Dekapan mesra yang terjalin tidak hanya timbul karena keinginan satu sama lain Bung. Lantaran Bung yang tertidur di dada si nona, bisa jadi membuat si nona langsung memberikan dekapan dengan naluri keperempuanannya. Bung pun seketika merasa nyaman, dan menyadari bahwa si nona ternyata punya naluri untuk melindungi sama halnya seperti laki-laki.

Bung Memeluk Si Nona Dari Belakang, Hingga Ia Tertidur Dengan Rasa Riang

Posisi memeluk si nona dari belakang, ternyata bisa meningkatkan gairah percintaan. Karena ini menjadi pertanda kalau ternyata Bung dapat melindungi nona. Si nona pun dapat merasakan kesenangan dan tersadar jika ternyata Bung merupakan sosok pelindung yang tidak salah menjadi pilihannya. Posisi ini kerap dicap romantis, lantaran sang laki-laki seperti memberi perlindungan untuk rasa letihnya. Jadi tak heran, jika banyak perempuan yang kerap ingin diperlakukan seperti ini. Bung tak percaya? Coba tanya saja ya!

Saling Berhadapan Namun Tak Lupa Untuk Merangkul, Merupakan Simbol Kemesraan Saat Tidur

Lelah memang menjadi rasa yang menghantui Bung dan si nona, apalagi selepas bekerja. Namun, ketika di ranjang dan memutuskan untuk sama-sama tidur, bisa jadi rasa lelah itu kabur dan membaur menjadi kemesraan karena posisi tidur yang berhadapan dipadukan dengan pelukan. Bung pun yang tadinya ingin langsung tidur, jadi merasakan kemesraan hingga ingin membelai kepala si nona. Namun ingatkan si nona untuk jangan tidur di rangkulanmu Bung. Lantaran tangan Bung bisa pegel seharian karena ditiduri olehnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating

Trik Klasik Untuk Mendapatkan Si Dia yang Menjadi Pujaan Anda

Banyak jalan menuju Roma, banyak jalan untuk mendapatkan si dia. Demi merenggut hati si nona beberapa laki-laki merasa kebingungan, karena merasa jurus yang dimiliki tidak mempan. Padahal tak perlu cara yang spesifik loh demi mendapatkan nona, yang penting bagaimana bung implementasi. Cara tercanggih pun, kalau yang menjalankannya tidak becus, maka semuanya akan sia-sia juga.

Tetapi setiap perempuan itu berbeda, bung tak bisa menyamaratakan tentang bagaimana mendekati si nona dalam satu kamus saja. Nah, dibalik itu semua tetap ada celah di mana bung bisa manfaatkan untuk masuk ke dalam hidupnya. Dilansir dari mantelligence, terdapat beberapa cara yang ‘mematikan’ sampai nona pun tak mungkin untuk menolak, selain mengiyakan. Apakah bung siap?

Datang Sebagai Pahlawan Dengan Mengisi Kekosongan

Si nona yang menjadi pujaan anda mungkin masuk dalam kategori sosok perempuan yang sedang malas menjalin hubungan, atau ia sedang menikmati kesendirian. Tetapi, kala ia menikmati tak berarti ia mengurangi intensitas bercengkramah lawan jenis seperti anda bung.

Hmm, mungkin dalam kasus seperti ini tidak pas juga anda bilang bahwasanya ini adalah kencan saat pendekatan, namun anggap saja seperti itu. Nah, guna mendapatkan si nona cobalah bawa dia sedikit kembali ke belakang, tepat ke masa-masa ia berpacaran.

Apabila ia mengutarakan beberapa bocoran kenapa ia berpisah, atau hal apa yang ia eluhkan, seperti pacarnya pemalas atau kurang bisa bersenang-senang. Celah ini bisa bung manfaatkan dengan secara lihai dong, seperti, “Aku sangat bisa kok diajak bersenang-bersenang”, “Aku malah suka pegal tuh kalau terlalu malas”.

Selaraskan Masa Depan, Sebagai Tanda Kalau Ada Kecocokan

Membayangkan masa depan? wah ini sih menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu bung. Selayaknya anak kecil, yang gemar berimajinasi ingin membuat apa sampai membayangkan apa. Hal ini nggak jauh beda kok. Coba berbagi bagaimana kegininan anda di masa depan, ingin mempunyai rumah di lereng gunung atau ingin berkeliling India.

Apabila ia tertarik atau bahkan juga ikut share tentang masa depan yang ia inginkan. Tentu bung mendapatkan kalau nona memiliki kesamaan dalam soal merangkai masa depan

Berusaha Menjadi Apa yang Nona Mau, Bukan Berarti Mesti Menjadi Satu Dalam Segala Arti

Kalau bung belum paham, mari kami bantu jelaskan. Tentu nona memiliki beberapa kegemaran yang tidak bisa sama dengan bung, seperti nona suka drama korea belum tentu bung menyukainya dan tidak perlu juga bung jadi tiba-tiba demam drama korea.

Tetapi saat ia membicarakan tentang apa kesukaanya, laki-laki seperti apa yang ia idamkan. Bung bisa membuktikan lewat beberapa sikap dan perlakuan, bisa jadi bung tunjukan tanda penasaran dengan bertanya seputar drama korea. Saat nona mendapati orang yang ngin tahu apa yang jadi kesukaanya.

Menurutnya itu sudah jauh lebih cukup menghargai dari pada menjadi palsu dengan membeli puluhan DVD Korea, namun tak ada satupun yang ditonton hanya demi dipandang olehnya.

Jangan Sampai Tersesat Hanya Karena Mengejar Nona, Sebab Itu Bukanlah Langkah yang Tepat!

Agak menjijikan sekaligus aneh, saat seseorang mengejar perempuan yang ia suka. Ia secara rela merubah dirinya menjadi yang disukai oleh perempuan tersebut. Menghapus semua tentang dirinya, menjadi orang yang benar-benar beda (padahal ia tidak suka dengan peran yang ia mainkan sekarang).

Ayolah bung, mengejar nona dengan merubah siapa jati diri anda bukanlah yang ia mau. Justru nona ingin mencari seseorang yang mampu dijadikan patokan atau pemimpin di masa depan (tentu dalam ruang lingkup keluarga).

Kalau bung saja masih labil dan suka berubah-ubah, tentu itu akan membuatnya bingung bahwa ia berpacaran dengan seseorang yang tak punya pendirian.

Dan Menjaga Jati Diri Bukan Berarti Menolak Adaptasi

Berbicara soal laki-laki dengan perempuan memang rumit dan juga trikcy. Tentu saja, bung memiliki kadar kejantanan yang tak ingin pudar meski ketemu dengan seseorang yang dapat membuat bung luluh sekalipun. Sampai-sampai bung bisa berpikiran rela memakai baju warna pink, demi menuruti kemauan si nona.

Tetapi beradaptasi bukan berarti bung tidak memiliki sikap, yang dimaksud dengan adaptasi adalah bung mampu berbaur dengan lingkungan si nona, coba mengerti apa yang ia inginkan. Ingat bung, di luar sana banyak laki-laki yang memiliki pekerjaan bagus lebih dari anda, sampai ada yang badanya lebih atletis dari anda.

Tapi tak ada yang tau bagaimana cara mendekati perempuan pujaan seperti bung yang sehabis menghafal beberapa tips ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Sukses Tak Mesti di Usia Muda, Karena Setiap Orang Memiliki Jalan Hidup yang Berbeda

Percayalah, tak selamanya usia bisa menjadi patokan untuk menuju kesuksesan. Bahagialah mereka yang sukses di usia belia, tetapi jangan menyerah bagi mereka yang sudah menyentuh kepala tiga sampai seterusnya, namun merasa “kok hidup gini-gini aja ya”.  Ada yang usia 18 tahun sudah membanggakan seperti Kylian Mbappe yang membawa Prancis juara Piala Dunia atau macam Mark Zuckerberg yang sudah membikin sosial media yang laris manis di dunia maya, Facebook.

Orang sukses yang bung kenal pun, tak selamanya mereka mendulang emas saat usia muda. Tak percaya? J.K Rowling di usia 31 tahun saja masih sulit mencari  penerbit untuk maha karyanya tentang dunia sihir, Harry Potter. Amancio Ortega juga sama di usianya masih 30 tahun, pendiri toko pakaian ternama yakni Zara, masih menjadi karyawan di toko baju. Lantas apakah bung masih berekspetasi kalau orang sukses itu di bawah usia 30-an?

Ingat, Sukses Tak Memandang Usia Namun Usaha

Usaha yang gigih pasti akan menghasilkan sesuatu yang indah, bukan perih. Oleh karena itu, bagi bung yang usianya sudah terbilang tua tetaplah berusaha, jangan pernah menganggap kalau saat ini bung telat telat atau bung salah start. Asalkan usaha yang bung lakukan benar maka hasil yang bung bayangkan pasti bisa direalisasikan kok.

Selain berusaha, perbanyak lah sharing dengan teman atau orang-orang yang berkompeten, mungkin bakal menambah inovasi terutama dalam mengembangkan usaha bung atau karir. Jadi jangan pernah underistimate akan keadaan, tetapi cobalah membalik keadaan yang mana secara umum orang bakal remehkan.

Rangkai Goals dengan Berjangka Agar Semua Bisa Terlaksana

Goals jadi acuan bagi bung yang sedang berusaha, coba rangkai beberapa tujuan yang bung inginkan dengan membagi ke dua periode, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Urutkan beberapa tujuan tersebut untuk mengarah ke tujuan yang lebih besar, sehingga bung sudah memiliki jadwal yang teratur.

Adapun alasan merangkai tujuan jangka kecil ke jangka panjang agar bung tidak kehilangan semangat di tengah jalan. Sehingga tak lagi merasakan  bingung saat satu tujuan  sudah diselesaikan. Selain itu, beragam tujuan diyakini menghilangkan rasa bosan dari ketidaktauan akan melakukan apalagi ketika satu tujuan rampung diselesaikan.

Bangun Koneksi Lebih Besar, Ceritakan Tentang Masalah dan Kendala yang Bung Terima

Demi tercipta iklim usaha yang baik dan karir yang makin meningkat. Coba bangun koneksi dengan beberapa pihak penting. Bung bisa menggali atau mencontoh hal-hal apa saja yang sudah diterapkan olehnya. Karena koneksi sangat membantu ke depannya, terutama saat bung terkendala akan suatu masalah.

Jadi beramah-ramahlah di tempat kerja, jangan mencari musuh ataupun pesaing, meskipun persaingan memang ada tetapi bersainglah secara sehat. Karena sering kali terjadi ‘musasi’ atau musti saling sikut, ehmm.

Membarakan Semangat Hingga ke Puncaknya!

Semangat harus diberi pupuk, agar terus subur di dalam diri! kalau bung merasa kehilangan semangat lantaran mengusahakan sesuatu namun hasilnya nihil, cobalah berkaca dari semangat Colonel Sanders, yang memulai bisnis KFC di usianya yang sudah seharusnya pensiun, dan menikmati masa tua, 62 tahun! Lalu coba bayangkan kalau bung sekarang sudah malas-malasan, memangnya tidak malu dengan Opa Sanders?

Segala Sesuatu Sudah Disiapkan Dengan Tepat di Waktu yang Tepat?

Sebagai manusia yang memeluk kepercayaan, tentu kontribusi Tuhan dalam kehidupan sudah diwariskan dalam garis takdir. Nah, bung pasti percaya kan bahwa rezeki sampai jodohnya sudah diatur oleh-Nya. Maka dari itu tetap berusaha dan bersabar bung, jangan karena melihat teman sudah merasakan jerih payahnya, bung jadi terpancing dan buru-buru ingin menyicip moment emas tersebut.

Percuma bung, kalau kata Tuhan belum waktunya, bung tidak bisa mewujudkannya. Akan tetapi lain cerita kalau Tuhan mau merubahnya. Jadi setiap kesuksesan orang sudah ada jalannya masing-masing bung, tidak bisa diubah kalau memang takdirnya. Intinya tetap berusaha dan percayalah bahwa setiap usaha yang bung lakukan pasti ada hasil dan hikmahnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Para Ilmuwan Dengan Lugas Membantah Anggapan Bung Tentang Si Nona yang Ternyata Selama Ini Salah

Perempuan tuh begini ya, perempuan tuh begitu ya, adalah secuil ocehan dari kaum adam yang menilai perempuan secara streotip. Namun, beberapa anggapan tersebut coba dibuktikan secara ilmiah yang diteliti langsung oleh para ilmuwan. Bicara soal hasil? ternyata beberapa anggapan laki-laki terhadap perempuan ada yang salah. Justru apa yang bung anggap tidak mungkin, malah jadi hasil positif yang ditemukan oleh ilmuwan.

Setelah eksperimen tersebut dilakukan, berbagai penelitian dan statistik pun dikutip di Brightside, dengan sejumlah mitos dan stereotip tentang si nona yang beredar di telinga para laki-laki, termasuk bung sendiri. Anggapan-anggapan yang menggiring ke arah seksisme ini ternyata salah. Penasaran apa saja?

Katanya Perempuan Itu Lemah, Fisiknya Pun Tak Kuat Saat Menahan Rasa Sakit

Anggapan yang paling beredar adalah ungkapan yang begitu seksis, “Ah lemah banget kaya perempuan”. Kaum hawa selalu dijustifikasi sebagai mahluk yang lemah tak berdaya. Namun Fisiolog dari University of Siena beranggapan kalau daya tahan perempuan lebih kuat ketimbang laki-laki loh.

Memang laki-laki mempunyai obat penghilang rasa sakit alami yang berada di hormon testosteronya. Sedangkan homor testosteron perempuan lebih sedikit dari laki-laki, namun perempuan lebih baik ketimbang laki-laki dalam menahan rasa sakit.

Dijelaskan secara ilmiah karena rendahnya konsentrasi testosteron dalam darah wanita sehingga sistem kekebalannya kuat secara umum. Hal ini terbukti bahwa laki-laki bisa kehilangan kesadaran 10 kali lebih sering daripada perempuan ketika melihat darah, sedangkan perempuan secara teratur saat melihat darah sehingga tidak dianggap sebagai suatu yang ekstrem.

Si Nona Itu Penakut Makanya Nyalinya Selalu Ciut

Apakah bung yakin kalau nona adalah sosok yang penakut? nyata Fritz Riemann, seorang ilmuwan asal Jerman mengatakan kalau perempuan adalah sosok yang lebih siap untuk mengatasi rasa takutnya dibanding anda bung, iya anda.

Riemann yang menulis laporan tersebut dalam fenomena tentang ketakutan menyatakan, kalau nona cenderung kurang peka terhadap situasi berisiko sehingga mudah melakukan tindakan nekat tanpa berpikir apa dampaknya.

Si Nona Sangat Penyayang Terhadap Anak Kecil Karena Naluri Keibuan yang Alami

Kalau hal ini sudah secara umum bung dengar kan? tapi hal ini tidak begitu dibenarkan, setelah Center for Advanced Study bidang Behavioral Sciences yang berlokasi di Palo Alto, California. Mereka mencoba meneliti sejumlah keluhan tentang perilaku anak-anak dari pengunjung sebuah restoran makanan cepat saji. Dengan hasil yang cukup mengejutkan karena 9 dari perempuan yang melayangkan keluhan, hanya ada satu orang yang menekankan tentang tangisan anak-anak di restoran tersebut.

Alhasil ini menjelaskan kalau si nona lebih memperhatikan anak-anak bila dibandingkan dengan orang dewasa lain dan perilaku mereka sendiri. Sedangkan bung sebagai sosok ayah lebih kerap melakukan kontak dengan bayi yang baru lahir dibanding dengan sosok yang mengandung. Hingga bung bisa memahami tentang tangisan bayi yang menandakan kelelahan, rasa lapar sampai kurang perhatian seperti dijelaskan oleh Profesor Ross Parke dari negeri Paman Sam.

Kaum Hawa Tidak Lebih Pintar dari Kaum Adam, Siapa Bilang?

Kadar intelejensia si nona selalu dianggap di bawah bung, padahal para ilmuwan meyakini kalau kemampuan intelektual seorang perempuan sangat berpengaruh terhadap norma. Hal ini didasari penelitian yang dilakukan University of Chicago yang meunggah penelitian yang didasari pada tes antara mahasiswa dan mahasiswi di beberapa perguruan tinggi di Amerika Serikat dengan hasil indikator intelektual si nona lebih tinggi dibanding bung.

Konon Kinerja Si Nona Sebagai Karyawan Sangat Rendah, Beda Dengan Bung yang Giat Bekerja

Pendapat ini cukup beredar termasuk di Indonesia, banyak yang mengatakan kalau laki-laki adalah karyawan yang lebik baik. Jadi wajar dapat bayaran tinggi. Di sisi lain, para ilmuwan Univesitas Yale melakukan penelitian menyatakan ada ketidaksetaraan gender atau tidak adanya emansipasi saat perusahaan membuka lowongan pekerjaan.

Dimana pelamar laki-laki mendapat tawaran pekerjaan lebih sering dengan gaji yang lebih tinggi. Tapi ungkapan cukup menarik dinyatakan oleh mantan CEO IKEA di Rusia yang mengatakan kalau kaum hawa dapat bekerja lebih giat, lebih cepat, sekaligus menyelediki esensi tugas lebih mudah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top