Dating

Meski Masih Cinta, Kamu Wajib Mempertimbangkan 6 Hal Ini Sebelum Balikan Bro!

Setelah berpisah biasanya bayang-bayang mantan kekasih tak lantas menjadi mudah dilupakan begitu saja. Berbagai hal yang sering dilakukan bersamanya berubah jadi bumerang yang akan mengingatkan kita padanya lagi. Itu semua adalah hal yang wajar, biar bagaimanapun dirinya pernah hadir dalam hidupmu.

Meski akhirnya berpisah dengan alasan tertentu, dirinya tetap menjadi orang yang pernah menorehkan kenangan manis dalam hidupmu. Tak heran bila rasa rindu sesekali masih tertuju padanya dan keinginan untuk bersama kembali menjadi sesuatu yang jarang untuk bisa kita hindari, buktinya banyak pasangan yang memutuskan kembali bersama setelah sebelumnya pernah berpisah. Terlepas dari keinginan untuk membina sebuah hubungan, bahkan meski kamu masih memiliki rasa cinta untuknya, memintanya untuk kembali untuk menjadi kekasihmu jelas bukan keputusan kecil. Nah sebelum kamu pada akhirnya mantap untuk mengajaknya kembali, kamu wajib mempertimbangkan 6 hal berikut.

Coba Ingat Alasan Kamu Kemarin Putus Dengannya, Masihkan Semuanya Harus Diulang Kembali

Berakhirnya sebuah hubungan tentu bukan tanpa alasan. Mulai dari adanya pihak ketiga, restu orang tua, atau salah satu sikap pasangan yang menyebabkan  perpisahan. Alasan-alasan tersebut akan tetap menjadi pemicu permasalahan dalam hubungan yang akan kembali kamu jalin dengannya. Untuk itu kamu perlu untuk mempertimbangkan keputusan untuk kembali bersamanya dengan sebaik mungkin. Bayangkan hal-hal tersebut dan lihat seberapa besar kemungkinan untuk bisa mengatasinya. Jika ternyata alasan putus yang kemarin kamu pilih dikarenakan sesuatu yang sangat prinsipiil lalu untuk apa membuang-buang waktu lagi?

Berjanji Untuk Berubah Ternyata Hanya Kata-Kata Pemanis Bibir Belaka. Tak Pernah Terealisasikan!

Kamu tentu tidak jatuh dalam masalah yang sama untuk kedua kalinya, untuk itu penting membuat sebuah komitmen sebelum kalian merajut sebuah hubungan lagi. Mintalah si dia turut untuk berjanji akan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik, agar keputusan untuk kembali bersama tidak menjadi suatu hal yang sia-sia. Akan tetapi jika alasan putus dikarenakan prinsip dan sikap yang tidak sejalan, besar kemungkinan konflik tersebut akan terulang kembali. Kamu harus ingat bahwa setiap orang pasti memiliki sifat atau sikap yang sudah begitu melekat. Sulit untuk bisa merubahnya meski kebaikan hubungan menjadi alasannya. Jika ternyata semua janji yang terucap hanyalah isapan jempol belaka, keputusan kembali akan menjadi sesuatu yang bisa membuat kalian berdua malah sama-sama lebih tersakiti.

Masih Benar Cinta Atau Hanya Sekedar Tidak Tahan  Kesepian Karena Sendiri?

Sepi memang akan menjadi suatu hal yang kamu rasakan setelah putus. Kamu pun akan sampai kepada keinginan kembali dengannya yang dulu selalu bersama. Akan tetapi menjadikan rasa sepi sebagai alasan untuk balikan bukanlah hal yang mencerminkan kualitasmu sebagai laki-laki yang sesungguhnya.

Oleh karena itu penting untuk memastikan, apakah sepi menjadi satu-satunya alasanmu untuk menjadikan dia kekasih lagi. Sebagai dua orang yang akan mengulang hubungan kembali, harusnya kamu lebih mandiri lagi. Termasuk dalam menyikapi rasa sepi yang menghampiri, terburu-buru memutuskan balikan tidak akan membuat kalian memperoleh hubungan yang berkualitas. Kamu hanya harus bersabar sedikit lagi, hingga nanti menemukan cinta yang sesungguhnya.

Apakah Kamu Dan Dia Sama-sama Telah Berubah Hingga Siap Untuk Membangun Hubungan Lagi?

Memutuskan untuk kembali bersama dengan mantan bisa diibaratkan membaca buku yang sama. Kamu sudah bisa menebak bagaiamana akhirnya nanti, untuk itu seharusnya kamu tidak perlu membuang waktu. Cobalah untuk melihat semua hal yang memang tidak kamu inginkan darinya, jika ternyata semua hal buruk tersebut sudah tak ada lagi padanya apa salahnya untuk dicoba kembali. Namun saat dirinya masih sama seperti dulu, dengan semua hal yang membuatmu tak nyaman, lebih baik kamu berhenti berpikir untuk membuatnya jadi kekasihmu lagi.

Tak mudah memang untuk kembali bersama. Bukan hanya berharap pasanganmu bisa berubah saja, kamu juga harus menata dirimu agar menjadi pribadi yang lebih baik. Kalau kalian mau sama-sama berjuang untuk itu, hubungan yang bahagia pun bisa didapatkan.

Penting Untuk Memperhatikan Pandangan Keluarga dan Orang Terdekat Tentang Hubunganmu Dengannya

Sebuah hubungan memang tidak akan luput dari peran serta keluarga dan orang-orang terdekat. Untuk itu setelah putus darinya, kamu bisa memanfaatkan kondisi itu untuk  mendengarkan pendapat mereka tentang hubunganmu dengannya. Percaya atau tidak penilaian keluarga dan orang-orang sekitar biasanya terbukti benar, sebab mereka adalah orang-orang yang telah lebih dulu mengenal kamu dan memahami bagaimana sisi baik burukmu.

Jika ternyata keluarga memandang baik keputusan berpisah dengan pacar. Seharusnya itu sudah menjadi keputusan final yang tidak perlu diganggu gugat lagi. Kamu memang memiliki hak sepenuhnya untuk menentukan nasib hubungannmu, namun menerima masukan baik dari orang lain juga tak ada salahnya. Apalagi jika saran itu datang dari orang yang telah lama mengenal dengan sangat baik.

Terkadang Merelakan Justru Membawamu Kepada Seseorang Yang Lebih Mampu Melengkapimu

Pada akhirnya mulai menapaki hidup baru akan lebih baik daripada memaksakan diri untuk kembali merajut cinta dengannya lagi. Bayangan tentang kesendirian menjadi kekhawatiran yang kadang kamu takutkan secara berlebihan. Secara tidak sadar hal ini malah menutup dirimu pada hal-hal baru yang bisa saja kamu temukan di luar sana. Merelakan akan jauh lebih baik daripada harus memaksa diri untuk kembali. Sekuat apapun kamu bertahan jika memang tidak tidak ditakdirkan untuk menjadi milikmu maka berusaha ikhlas adalah satu-satunya hal yang bisa dilakukan. Mungkin saja Tuhan telah menyiapkan skenario yang jauh lebih indah didepan sana.

Kamu adalah orang yang paling berhak atas kehidupanmu, untuk itu keputusanmu untuk kembali padanya atau tidak sepenuhnya ada di tanganmu. Pertimbangan dengan matang sebelum mengajak orang lain terlibat dalam hubungan cinta yang kamu harapkan. Sebab perkara cinta kadang tak sesederhana kelihatannya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Tak Tampil Slebor Meski Memilih Naik Motor

Meski mobil menawarkan kenyamanan lebih, namun sebagian pria tetap memilih motor sebagai kendaraannya. Alasannya beragam, mulai dari sesederhana menghindari jalanan macet atau memang hobby menggunakan motor.

Masalahnya banyak yang terkesan ala kadarnya dalam berpenampilan ketika menggunakan motor. Malah sering ada yang salah kaprah menyamakan kegiatan berkendara menggunakan mobil dengan motor. Padahal beberapa hal harus diperhatikan jika kita memilih untuk menggunakan motor.

Naik motor pakai baju apa?

Nah, untuk menjawab pertanyaan ini kita harus menjawab pertanyaan sebelumnya. Kita naik motor untuk apa? Sekedar hobby di weekend atau kendaraan rutin untuk menemani kerja? Karena banyak yang salah kaprah memilih pakaian untuk naik motor.

Referensi yang digunakan adalah pengguna motor di luar negeri. Sayangnya tidak semua fashion cocok diaplikasikan di Indonesia. Apalagi jika kita menggunakan motor untuk beraktivitas sehari-hari.

Di negara-negara sub tropis banyak pengendara motor tidak menggunakan jaket. Mereka hanya berbalut kaos oblong dan jeans. Atau misalnya untuk para scooteris italia yang berpakaian rapi kemudian hanya menyematkan rompi minim di luar pakaiannya.

Masalahnya situasi dan kondisi jauh berbeda di Indonesia. Sebagai negara tropis kita punya suhu mencapai kisaran 37 derajat celcius. Sangat konyol jika kita naik motor di udara terbuka hanya bermodalkan kaos lengan pendek.

Situasinya bertambah rumit ketika di daerah perkotaan. Meski gesit, tak jarang pengendara motor juga tetap harus berjibaku dengan kemacetan. Pertarungan ini masih diperparah dengan tingkat polusi yang gila-gilaan. Maklum saja bus umum dan angkot yang tidak terawat masih bebas berkeliaran membuang asap hitam knalpotnya.

Karena itu jaket adalah asesoris wajib jika memilih untuk naik motor. Setidaknya kulit tidak akan gosong dan perih terbakar matahari. Selain itu Jaket juga berfungsi untuk melindungi pakaian kita dari bau asap knalpot yang menyengat. Boleh saja motor oke, dandanan pun asik tanpa dihiasi jaket, tapi apa gunanya ketika bertemu klien baju kita ternyata bau knalpot?

Helm keren itu yang seperti apa?

Helm bukan lagi sekedar pelindung kepala. Ia sudah menjelma menjadi salah satu aksesoris fashion di kalangan pengguna motor. Tapi dengan alasan yang sama seperti di atas kita harus cermat dalam memilih helm.

Mungkin tidak masalah jika rooling thunder menggunakan motor kesayangan di weekend kita menggunakan helm half face tanpa penutup. Tapi jangan coba-coba menggunakan helm favorit biker cafe racer ini anda gunakan beraktivitas sehari-hari.

Sekali lagi, ini negara tropis banyak debu dan asap knalpot. Dijamin muka langsung menghitam jika berjibaku langsung tanpa penghalang kaca di helm. Lagi pula dengan kondisi mayoritas jalanan Indonesia yang masih belum terawat, menggunakan helm tanpa penutup bisa mengundang bahaya. Tak terbayang batu krikil terlontar langsung ke muka kita dalam kecepatan tinggi.

Hal penting lainnya adalah siapkan minimal dua helm untuk dipakai bergantian setiap hari. Keringat dari kepala yang bersarang di helm bisa menimbulkan bau yang kurang sedap. Karena itu kita harus punya jadwal harian untuk menjemur bagian dalam helm diterik matahari. Jika anda pengguna motor harian, langkah ini hanya mungkin dilakukan jika anda punya dua helm kan?

Pilih motor sesuai fisik

Tidak akan terlihat perbedaanya ketika kita menyetir mobil ferarri yang super pendek dengan mobil off road yang jangkung. Maklum saja kita berada dalam kerangkeng body mobil. Paling banter orang hanya bisa mengintip dari balik jendela.

Beda cerita dengan motor. Semua fisik kita akan dengan bebas dipertontonkan di jalanan. Sayangnya banyak pria yang tidak sadar diri dengan kondisi fisik. Akan aneh terlihatnya jika fisik mungil tapi memaksakan naik motor bongsor.

Tapi sebaliknya, banyak juga pria berfisik besar yang terkesan memaksakan menggunakan motor matic yang diperuntukan bagi konsumen wanita. Hal ini diperparah dengan pilihan warna atau grafis yang terlalu manis untuk fisik sang pengendara.

Karena itu pilihlah kendaraan yang sesuai dengan fisik kita. Salah satu yang pantas dilirik adalah All New Satria F150. Modelnya yang hyperunderbone terlihat ramping namun tanpa meninggalkan kesan laki-laki.

Gaharnya tampilan ini ditunjang juga dengan tampilan mesin tegak berpendingin air. Dapur pacu tetap bertenaga ekstra lewat pemilihan 1150 cc DOHC 4 valve. Semburan tenaganya bisa mencapai 13,6 KW pada 10 ribu RPM. Sementara torsinya mencapai 13,8 KW pada 8500 RPM. Sistem bahan bakarnya menganut injeksi dengan pengapian standar euro 3.

Apalagi All New Satria F150, tampil dengan grafis tampilan baru. Suzuki melakukan gebrakan baru untuk warna standar yang selama ini mungkin sudah kita kenal. Untuk Bung yang mungkin senang terlihat berkelas dan bersih, Brillian White yang tampilan warna putihnya kini lebih mendominasi dari seri sebelumnya, mungkin bisa dijadikan pilihan. Sedangkan yang senang menjadi pusat perhatian Stronger Red dengan warnanya yang lebih menyala mungkin tentu layak jadi tunggangan. Mereka yang gemar elegan bisa memilih Titan Black.

Ditambah lagi ada dua warna spesial, yang juga tak kalah hebatnya. Bagaimana tidak, Titan Black Red dan Metallic Triton Blue, identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar di MotoGP 2017. Sehingga membantumu menunjukkan sisi kejantanan yang ingin Bung tunjukkan.

Jas Hujan Itu Harus

Selain panas matahari, kendala yang harus dihadapi pengendara motor di Indonesia adalah hujan. Dan seiring berjalannya waktu keadaan cuaca agak sulit untuk diprediksi. Karena itu menyediakan rain coat atau jas hujan adalah sebuah keharusan.

Jangan sampai kita terlambat tiba ditujuan hanya karena harus berteduh dari hujan. Atau untuk mengejar waktu kita memaksakan menembus hujan dan tampil basah kuyup dilokasi aktivitas.

Hal penting yang patut diperhatikan adalah jangan membeli dan menggunakan jas hujan yang hanya berbentuk ponco. Pertama, jenis ini tidak melindungi kita sepenuhnya dari terpaan air hujan. Kita masih bisa basah terutama untuk di bagian kaki. Kedua, jas hujan jenis ini sudah banyak memakan korban jiwa. Bentuknya yang memanjang dan menjulur ke bawah riskan untuk terlilit di roda motor.

Sedikit informasi, di beberapa minimarket dijual jas hujan berbahan plastik. Bentuknya tidak lebih tebal dari buku tulis anak sekolah dasar. Sangat cocok untuk diselipkan dibagasi motor.

Potong rambut pendek, gunakan deodoran

Sekedar saran, jika sehari-hari beraktivitas menggunakan motor maka sebaiknya rambut tdak dibiarkan panjang. Apalagi jika harus dirapikan menggunakan Gel. Karena pastinya repot harus bolak-balik membalurkan gel rambut setelah melepas helm.

Lalu untuk tetap menjaga kesegaran tubuh, usahakan menggunakan deodoran. Hal ini untuk mencegah keringat berlebih. Tentunya kita tidak mau kan muncul dengan baju yang basah oleh keringat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Uniknya KWID, Mobil 119 Jutaan Dari Renault

Sejak kemunculan beberapa waktu lalu, mobil bernama KWID ini memang mengundang rasa penasaran publik otomotif tanah air. Pasalnya dengan mengusung merk Eropa, harga yang ditawarkan termasuk kategori ekonomis. Yup, mobil satu ini bisa diboyong hanya dengan harga Rp.119.600.000,-. Namun tak cuma harga bersaing yang bikin KWID layak dilirik, ada sejumlah hal menarik yang membuat KWID layak untuk dijadikan kendaraan terbaru.

Meski Masuk Kelas City Car, Namun KWID Justru Punya Tampilan SUV

Renault KWID memiliki dimensi panjang 3.679 mm, lebar 1.750 mm, dan tinggi 1.472 mm dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 2.422 mm. Jika menilik dari dimensi ini KWID memang masuk di kategori City Car.

Namun KWID punya desain unik yang membuatnya bertipe crossover dengan tampilan SUV. Ciri paling kentalnya adalah ground clearance alias jarak bodi terendah ke tanah yang mencapai 180 mm. Didukung pula dengan fender yang cukup besar khas mobil crossover. Sementara bagian grille depan Renault KWID juga tampil tegas dan kokoh. Lampu depan terdapat “C” shape signature sebagai ciri khas Renault terbaru.

Dengan desain unik tersebut, tak heran jika di tahun pertama kehadirannya di Indonesia, Renault KWID langsung meraih penghargaan bergengsi di ajang OTOMOTIF Award 2017. Dalam kategori The Best Small City Hatchback.

Interiornya Canggih Dengan Rasa Eropa

Masuk ke bagian interior, Renault KWID ini memang tergolong lapang. Renault juga menyajikan ruang bagasi yang cukup luas dengan kapasitas 300 liter. Dengan mengatur konfigurasi kursi kapasitas bagasinya bahkan bisa ditingkatkan hingga 1.115 liter.

Beralih ke dashboard Renault KWID bahkan sudah dibekali dengan digital instrument cluster. Instrument cluster itu menyajikan informasi yang lengkap mulai dari kecepatan (speedometer), odometer, trip meter, rata-rata konsumsi bahan bakar, konsumsi bahan bakar realtime, hingga kecepatan rata-rata yang telah ditempuh sejak terakhir di-reset.

Ada beberapa sentuhan Eropa pada Renault KWID. Beberapa di antaranya adalah tombol pengatur power window dan pengunci pintu central yang ada di bagian tengah dekat dengan tombol lampu hazard.

Harga Boleh 100 Jutaan, Tapi Fiturnya Sudah Canggih

Interior yang paling mencolok adalah hadirnya head unit layar sentuh berukuran 7 inci yang mengatur sistem hiburan di dalam kabin mobil. Perangkat head unit yang merupakan pertama di kelasnya ini, memiliki fitur lengkap seperti radio, musik menggunakan USB maupun AUX, dan juga telah dilengkapi dengan Bluetooth telephony system.

Perangkat tersebut juga telah terintegrasi dengan navigasi satelit menggunakan tampilan 2D/3D. Jadi tidak perlu menambahkan perangkat navigasi tambahan karena sudah tersedia dari pabrikan.

Renault KWID dibekali dengan keyless entry dengan remote dan central lock, lampu sein dengan satu sentuhan untuk berpindah lajur serta lampu kabut. Dan untuk pertama di kelasnya juga, Renault KWID memiliki fitur heater atau penghangat kabin jika udara di luar terlalu dingin.

Dapur Pacunya Cukup Bertenaga Namun Irit

Renault KWID mengusung mesin 1.000 cc tiga silinder yang dikawinkan dengan transmisi manual 5 percepatan. Hasilnya mobil ini bisa menyemburkan tenaga maksimal sebesar 68 PS pada putaran 5.500 rpm dan maksimal torsi sebesar 91 Nm pada putaran 4.250 rpm. Tentunya ini bisa membuat KWID lincah meliuk di perkotaan mengingat berat kosongnya yang hanya 670 kg. Selain performa, penggunaan bahan bakar Renault Kwid lebih efisien dengan teknologi mesin berupa Smart Control Efficiency (SCe).

Sisi Kenyamanan Juga Sangat Khas Renault

Produsen mobil asal Perancis ini memang dikenal dengan kenyamanannya. Tak terkecuali juga dengan Renault KWID. Kualitas bantingan suspensi Renault KWID menjadi salah satu keunggulan dibandingkan kompetitor sekelasnya. Penggunaan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang Twistbeam dengan coil spring turut mendukung kenyamanan ala Eropa.

Sementara untuk handling, Renault KWID ringan untuk dibelokkan karena penggunaan electric power steering. Namun layaknya mobil Eropa lain setirnya terasa mantap dan tidak terlalu ringan sehingga masih enak untuk dikendalikan di dalam kota atau jalur tol bebas hambatan.

Kombinasi keunggulan-keunggulan teknis dan fitur-fitur canggih di atas membuat Renault KWID pantas dipertimbangaan untuk kendaraan pilihan kaum urban. Apalagi harganya yang bersaing jadi penggoda paling utama bukan?

Agar Tak Penasaran Bisa Coba Jajal Langsung KWID

Nah, daripada sekedar baca Bung bisa jajal langsung si Renault KWID ini. Karena saat ini Renault menggandeng Gen FM untuk mengadakan acara test drive Renault KWID untuk yang tinggal di seputaran Jabodetabek. Bung bisa menyambangi acara tersebut sesuai jadwal berikut:

Sabtu, 25 Nov 2017 : Taman Jajan Bintaro
Jumat, 01 Des 2017 : Food Court Teng go Cibubur
Sabtu, 02 Des 2017 : Warung Upnormal Cinere
Jumat, 08 Des 2017 : Plaza Festival Kuningan
Sabtu, 09 Des 2017 : Bebek Kaleyo Harapan Indah (Bekasi)

Pada acara yang berlangsung pukul 17.00 – 22.00 wib ini, mereka yang telah test drive dan berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar Renault KWID berkesempatan untuk mendapatkan hadiah uang tunai dan merchandise dari Renault.

Jadi kapan lagi test drive sambil seru-seruan ikut quiz bukan? Untuk info lebih jelasnya bisa pantau sosial media Renault @Renault_ID

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiring Men

Suara dari Jauh: Disini Tak Riuh, Tapi Kerap Membuat Rindu

Ketika Bung sedang mengagungkan kehidupan dan pekerjaan tenang di dalam ruangan, di tempat lain ada kawan yang justru sedang berjuang dengan suasana berbeda. Hidup jauh dari hingar bingar kota, hingga terlambat mendapat berita.

Bung mungkin sudah bisa menerka, siapa kawan yang sedang kami ingin bicarakan. Orang-orang ini adalah mereka yang kerap menahan rindu tatkala berada jauh dari rumah. Mulai dari bekerja di dalam hutan atau di tengah laut selama berbulan-bulan.

Hal-hal yang mungkin jarang Bung perhatikan, jadi sesuatu yang justru mereka rindukan. Kali ini coba simak bagaimana para kawan ini menuturkan keluh kesah yang mungkin tidak pernah Bung rasakan.

Dewo Setiawan, 25 Tahun – Bekerja di Tambang Migas

Konon pekerjaan ini bisa jadi tiket emas untuk meluluhkan hati calon mertua. Tapi bagi Bung Dewo hal tersebut tak selamanya berlaku. Ia merasa bahwa sektor migas tak sekuat dulu, sebab dunia perminyakan telah turun secara global. Tapi terlepas dari hal tersebut ada hal lain yang kerap membuatnya gusar, yakni rindu.

Berada di dalam tambang hingga berbulan-bulan, rindu jadi seseuatu yang sulit ia lawan. Dan salah satu hal yang sering membuat ia merindukan suasana ramai di luar adalah bertemu dengan sahabatnya meski hanya sekedar bertukar sapa saja.

“Ya, kadang rindu suasana keramaian. Apa lagi momen bercanda dan ngobrol tiap kali coffee time bareng teman,” akunya jujur.

Namun ketika ditanya, apakah ada keinginan untuk berpindah pada bidang pekerjaan lain. Bung yang satu ini menjawab akan tetap bekerja pada migas. “Lagi pula semua pekerjaan sama saja, tergantung niat dan hati kita.” katanya dengan mantap.

W. Pardede, 25 Tahun – Bekerja di Tugboat

Tak jauh berbeda dengan Bung Dewo, laki-laki berdarah Batak yang satu ini juga mengutarakan hal yang sama. Kerinduan-kerinduan pada dunia luar, dan masa muda yang tak seperti orang lain rasakan.

Diusianya yang sudah menginjak 25 tahun, ini adalah tahun kedua Bung Pardede menghabiskan separuh waktunya di tengah laut bersama dengan rekan-rekannya. Laki-laki yang bekerja pada kapal Tugboat ini mengungkapkan bahwa pada beberapa kesempatan yang ia tak sadar, dirinya sering merasa ingin pulang ke rumah karena rindu.

“Yang saya rindukan, ya bisa berkumpul bersama orangtua, keluarga dan teman-teman. Termasuk juga pacar,” katanya dengan agak ragu-ragu.

Namun selain rindu yang katanya kerap membuat ia mendadak melow, hal lain yang ia syukuri dari pekerjaannya kini, ia bisa menjajaki banyak tempat di dalam dan luar negeri.

“Yang membuat saya tertarik bekerja di laut disamping bekerja, saya bisa berkunjung ke berbagai tempat.”

Sedikit berbeda dengan Bung Dewo, Laki-laki dari Pematang Siantar ini berkata jika nanti ada kesempatan lain, ia ingin mencoba bidang pekerjaan lain. Dengan catatan itu adalah sesuatu yang dicintainya, dan bisa membawanya bepergian juga.

Raymond Limdes, 26 Tahun – Bekerja di Tambang Batubara

“Di sini semua ada, tapi sinyal dan internet susah, itu pula yang membuat saya sering rindu akan rumah.”

Jadi kalimat pertama yang beliau sampaikan di percakapan kami lewat WhatsApp beberapa minggu lalu. Mendengar perkataannya yang mengatakan semua ada, kami penasaran untuk mengorek informasinya lebih dalam.

Dan benar saja memang, menurut pengakuannya tempat kerja yang telah 2 tahun terakhir ia anggap sebagai rumah, fasilitasnya cukup nyaman. Sehingga mau pulang jam berapa pun ia tidak pernah khawatir tak bisa makan, sebab ada orang yang memang ditugaskan untuk memastikan segala kebutuhan terpenuhi selama berada di dalam tambang.

Tapi ya itu, jauh dari keramaian dan rumah tempat kita dibesarkan akan tetapi jadi kerinduan. “Saya hanya rindu keluarga, terlebih ibu dan masakannya. Jika di rumah saya bisa mendengar suara beliau setiap hari. Disini hanya bisa sekali dalam seminggu, itu pun saya harus keluar ke arah perkampungan. Jaraknya kurang lebih 2 jam kalau naik mobil.”

Laki-laki yang mengaku masih tak punya pacar ini bercerita jika kerinduannya tak seberat kerinduan laki-laki lain yang sudah menjadi ayah. “Saya kan cuma rindu bapak dan ibu saja, beda dengan teman saya yang lain. Sudah rindu orangtua, rindu istri, rindu anak pula. Tantangannya lebih berat.”

Bahkan menurutnya, seorang temannya yang sudah menjadi ayah pernah terlihat menangis secara tiba-tiba, ketika mendapat berita bahwa istrinya hamil. Ketika ia mencoba bertanya, alasan mengapai sang teman menangis, laki-laki itu menjawab, “Saya sedih saja, tak bisa menemani sang istri selama proses kehamilan nanti.”

Seakan tak bisa menjawab apa-apa, laki-laki yang Desember nanti genap berusia 26 tahun ini hanya dapat mengusap bahu sang teman sambil mengucapkan beberapa kalimat semangat.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiring Women

Artis Indonesia yang Cantiknya Tak Pupus Oleh Usia

Ketika banyak orang yang memuja cantiknya para artis pendatang baru yang masih belia, Bung mungkin masih tergila-gila pada dia yang telah Bung kagumi sejak remaja. Pada hal lain, selera mungkin berbeda. Namun untuk ukuran cantiknya perempuan, kita nampaknya akan sejalan dengan pendapat yang sama.

Ini bukan perihal dia yang kini mungkin sedang malang melintang di TV, bukan pula perempuan-perempuan muda yang sedang cantik-cantiknya. Sembari bernostalgia pada kecantikannya dulu saat masih belia, kali ini kami akan mengajak Bung untuk menilik lagi dasyatnya aura dari beberapa artis Tanah Air yang masih tetap terlihat cantik. Meski tak lagi muda.

Sophia Latjuba, Aura Cantiknya Begitu Menggairahkan

Sumber : https://www.instagram.com/sophia_latjuba88/

Setelah sebelumnya pernah menjadi istri dan teman duet Bung Indra Lesmana, mengawali karir sejak tahun 1987,  siapa yang tak tahu sosoknya. Perempuan yang tahun ini sudah genap berusia 47 tahun hampir tak berubah. Bahkan meski kini putri sulungnya sudah mulai beranjak dewasa.

Untuk Bung yang kebetulan mengikutinya di laman instagram, tentu akan sedikit terkecoh dalam hal membedakan Sophia dengan putrinya, Eva Celia. Tampak seolah masih seusia, mereka berdua kerap membagikan potret bak teman dekat, tak terlihat seperti seorang ibu dan anak.

Aura seksi nan menggairahkan yang memang terpancar dari sosoknya, jadi hal pertama yang akan Bung ingat untuk menggambarkan Sophia.

Nadya Hutagalung, Kecantikan Perempuan Berdarah Batak Ini Rasanya Tak Bisa Lagi Bung Sangkal

Sumber : Instagram/nadyahutagalung/

Tak perlu banyak bicara, rasanya tak akan ada laki-laki yang bisa menolak cantiknya perempuan berdarah batak yang satu ini. Paras dan bentuk tubuh yang hampir mendekati kata sempurna, membuat ia banyak dielu-elukan oleh publik. Memulai karir sebagai VJ untuk MTV Asia, kini Nadya tinggal dan menetap di Singapura, serta menjadi salah satu juri di ajang Asia’s Next Top Model.

Dari beberapa unggahan foto di laman Instagramnya, Bung tentu bisa melihat jika Nadya adalah salah satu artis berdarah Indonesia yang cantiknya awet. Sebab meski sudah genap berusia 43 tahun, si nona satu ini tetap terlihat manis meski tak sedang dipoles oleh make up sekalipun.

Nilai tambah lain yang mungkin akan membuat Bung semakin mantap untuk menyukai sosoknya, kini Nadya juga dikenal sebagai pengusaha yang telah memiliki label perhiasan sendiri. Dan tak hanya itu saja, ia juga jadi salah satu aktivis lingkungan yang begitu peduli terhadap isu-isu lingkungan di dunia.

Maudy Koesnadi, Paras Cantiknya Selalu Bisa Menenangkan. Bukan Begitu Bung?

Sumber : Instagram/maudykoesnaedi/

Dibalik wajahnya yang menenangkan, pemeran Zaenab dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini berada pada jajaran perempuan yang cantiknya tak lekang oleh waktu.

Jarang tampil dengan hal-hal yang nyetrik dan berbau seksi, membuat Maudy jadi perempuan cantik yang selalu menenangkan. Bahkan jika Bung masih ingat peran yang ia mainkan di sinetron Si Doel dulu, maka kurang lebih begitulah Maudy menjalani kehidupan nyatanya.

Tak hanya bermodal paras saja, ia juga adalah salah satu perempuan cerdas yang juga peduli budaya. Hal lain yang barangkali Bung belum tahu, menjadi seorang ibu di usia 42 tahun, kini Maudy sedang giat-giatnya menjalani beberapa kegiatan yang bersinggungan dengan budaya. Sebagaimana janjinya dulu, saat terpilih menjadi None Jakarta.

Tamara Bleszynski, Senantiasa Terlihat Cantik Mempesona Bak Perempuan Muda

Sumber : Instagram/tamarableszynskiofficial

Kemampuannya berakting ditunjang dengan wajah cantik khas Indonesia miliknya, jadi salah satu hal yang membuat nama Tamara begitu dikenal pada pertengahan tahun 90-an hingga 2000-an. Perempuan yang lahir di bandung, 25 Desember 1974 ini jadi salah satu arti senior yang hingga kini masih terlihat muda.

Untuk Bung yang kebetulan doyan menjelajahi laman instagram, cobalah sesekali tengok kembali foto-foto yang  ia bagikan. Bukannya menemukan perubahan, lewat foto-fotonya Bung akan merasa itu adalah Tamara yang kita lihat belasan tahun lalu.

Sebab meski usianya akan genap 43 tahun Desember ini, ia masih terlihat cantik dan mempesona bak perempuan muda yang baru akan beranjak dewasa. Kini ia juga aktif pada beberapa kegiatan sosial di beberapa tempat.

Yuni Shara, Figur Perempuan Dengan Kecantikan Yang Seakan Tak Pernah Pudar

                           Sumber : Instagram/yunishara36

Perempuan-perempuan muda yang kini mulai menghiasi layar kaca, kerap terlihat dengan penampilan yang tak sesuai usia. Seakan berbanding terbalik dengan penyanyi senior yang satu ini, dirinya justru sebaliknya. Perawakan mungil khas perempuan Asia, nampaknya jadi salah satu hal yang mungkin mempengaruhinya.

Usia yang sudah kepala empat, bak jadi masa emas yang semakin membuat ia terlihat cantik-cantiknya. Kulit mulus dengan bentuk tubuh yang masih saja terlihat kencang, jadi nilai tambah yang membuat banyak mata semakin tertarik padanya. Jadi tak heran, jika kemarin ada artis laki-laki yang berusia jauh dibawahnya sempat terpikat oleh auranya.

Setidaknya perempuan-perempuan tadi adalah definisi cantik yang hampir mendekati sempurna. Sebab meski sudah berusia yang tak lagi muda, mereka masih terlihat menarik dengan bentuk tubuh indah dan menggugah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating

Agar Kantong Tak Jebol Tapi si Nona Nyantol

Untuk Bung yang kebetulan berdompet tebal, hal ini mungkin tak jadi masalah, lain halnya dengan kawan lain yang mungkin masih berpenghasilan pas-pasan. Jangankan untuk memberi si nona barang-barang mewah, menghidupi diri sendiri saja kadang susah.

Merasa sedang dipojokkan, barangkali si nona akan protes. Dan lantang bersuara, jika uang tak selalu jadi faktor utama dalam mencintai laki-lakinya. Tapi faktanya, dari beberapa survei yang ada, sebagian besar perempuan mendekati laki-laki hanya karena urusan saku yang tampak tebal bukan karena cinta.

Akan tetapi ini tak hanya perihal pasangan yang memang matrealistis saja, barangkali Bung juga kebanyakan gaya. “Biar kantong jebol yang penting si nona nyantol” membuat kocek yang telah ditabung sejak lama bisa habis dalam hitungan jam saja. Lalu kalau sudah begitu Bung bisa apa?

Tak Perlu Bertemu Setiap Hari, Ajak si Nona Untuk Menabung Rindu

Tak perlu kami jelaskan, Bung tentu bisa menghitung sendiri berapa banyak dana yang akan keluar setiap kali bertemu meski sekedar untuk makan. Jika durasinya masih 1-2 kali dalam sebulan tentu tak jadi masalah. Namun jika ternyata akan berlangsung setiap minggu? Silahkan Bung hitung saja.

Sekilas hal ini mungkin remeh dan dianggap tak akan berdampak apa-apa. Tapi tanpa sadar juga bisa menguras isi dompet Bung.

Sebaliknya Bung bisa jelaskan, kalau hal ini adalah salah satu upaya untuk memberi ruang pada rindu yang Bung dan si nona punya. Hingga jika nanti jadwal bertemunya tiba, kerinduannya tak lagi seperti biasa.

Bukannya Pelit, Tapi Menawar Alokasi Dana Untuk Kado Itu Menghindarkan Bung dari Ekonomi Sulit

Bung wajib tahu, momen-momen bersejarah yang dilalui. Mulai dari tanggal jadian hingga kapan si nona akan berulang tahun. Meski tak semua perempuan akan menuntut hal yang sama, tapi kado agaknya jadi perintilan yang tak bisa dilupa.

Nah pada kesempatan ini, kemampuan Bung bernego dalam hal budget yang akan dikeluarkan jadi sesuatu yang teramat penting. Bung mungkin bisa saja membeli benda-benda mahal yang memang mewah, tapi jika ternyata si nona tak suka, lantas untuk apa?

Harga dari benda yang Bung berikan memang jadi kesan pertama yang akan menarik perhatiannya, namun jika ternyata tak terlalu bermanfaat untuknya, jelas akan sia-sia dan percuma. Jika memang si nona sedang ingin sesuatu, ada baiknya Bung tanya dulu, apa yang memang jadi keinginannya.

Jika Memang Tidak Sedang Ingin Sekali, Pilihlah Tempat Berlibur yang Murah Namun Berkesan

Faktanya untuk dua orang yang sedang berpacaran, tempat tak selalu jadi tolak ukur untuk merasa bahagia. Konon asal sudah berdua dengan pujaan hati, baik Bung dan si nona tentu akan merasa bahagia.

Karena berlibur itu memang penting, tapi Bung perlu ingat tujuannya jelas bukan untuk terlihat keren bersama pasangan. Baik Bung atau si nona, bisa mencari beberapa destinasi yang memang bersahabat dengan isi kocek.

Sebab tak mesti pergi ke luar negeri, masih banyak tempat-tempat menarik yang bisa dinikmati bersama dengan si nona yang Bung cintai.

Ajakan Si Nona Untuk Jadi Pasangan yang Up To Date Tentu Tak Salah, Asal Jangan Merobek Kocek Saja

Bung tentu tak bisa pungkiri, jika saat ini banyak tempat yang katanya bisa menaikkan taraf kekerenan seseorang. Mulai dari cafe kekinian hingga beberapa tempat makan yang menawarkan suasana mewah bak foto-foto epik yang ada di instagram

Bagi Bung mungkin ini jadi sesuatu yang tak terlalu penting, namun tidak bagi si nona. Entah hanya untuk mengambil foto atau memang benar-benar ingin menikmati suasananya. Untuk urusan hunting lokasi-lokasi tempat makan yang sedang in dan up to date, memang tak masalah.  

Hanya saja Bung juga perlu untuk mengontrol diri untuk kegiatan semacam ini. Bung boleh mengikuti zaman, asal tahu batasan. Jangan sampai hal tersebut jadi sesuatu yang malah menyusahkan Bung dalam hal keuangan.

Sebisa Mungkin Hindari Hubungan Jarak Jauh yang Bisa Menguras Saku Bung

Selanjutnya, point lain yang tak kalah penting untuk Bung pertimbangkan adalah hubungan jarak jauh. Tak hanya menahan perasaan dan rindu, kondisi ini juga berefek pada keuangan Bung.

Sebab tak akan ada hal yang akan jadi solusi selain bertemu, setidaknya dalam satu bulan Bung akan menemuinya satu kali. Baik, jika ternyata kalian berdua hanya terpisah pada kota yang berbeda, hitung-hitung sebagai refleksi untuk diri. Lalu bagaimana jika ternyata berada pada negara atau benua yang berbeda.

Tak hanya perihal ongkos saja, tagihan biaya lain juga akan ikut serta membengkak. Mulai dari pulsa telepon hingga paket internet yang akan dipakai untuk tetap melancarkan komunikasi. Jika memang bukan karena situasi yang benar-benar mendesak, sebaiknya kondisi ini Bung hindari.

Ini bukan tentang seberapa royal Bung pada si nona, tapi mampu mengelola keuangan dengan baik, akan menjadi nilai tambah bagi Bung di matanya. Karena jika kita coba telisik lebih dalam, tingkat matrealistisnya seorang perempuan sesungguhnya bisa Bung kendalikan. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top