Dating

Meski Cinta, Perempuan Yang Memiliki Sikap Posesif Sebaiknya Jangan Kamu Jadikan Teman Hidup. Bisa Bahaya Bro!

Kecemburuan perempuan memang terlihat sangat menggemaskan. Diyakini sebagai bentuk rasa sayang, namun bisa menjadi masalah jika porsinya tak tepat. Sayangnya, tak semua orang paham mana bentuk kecemburuan karena sayang dan yang kelewat berlebihan.

Dia yang posesif dan cemburunya terlalu berlebihan, tentu bukan perempuan yang pas dijadikan teman hidup. Meski kamu sangat mencintainya, demi kebaikanmu jangan mengabaikan hal ini. Maka ada beberapa sikap yang perlu kita mengerti sebagai bukti bahwa dia adalah perempuan posesif yang sebaiknya dihindari.

Berperan Sebagai Yang Lebih Mirip Wartawan, Dirinya Sering Menghujani Kamu Dengan Berbagai Pertanyaan

Memang mungkin ini adalah sebagian bentuk dari rasa kepedulian untuk laki-laki yang berstatus sebagai pacarnya. Tapi menghujani kita dengan banyak pertanyaan rasanya jadi sesuatu yang sedikit menganggu. Apalagi jika dibarengi dengan sikap yang seakan tak kenal waktu, kapan pun dan dimana pun.

Dia selalu berupaya untuk bisa tahu di mana keberadaan kita, dan hal apa yang sedang dikerjakan. Sikapnya tersebut tentu tak akan jadi masalah, jika disampaikan dengan cara yang tepat. Namun menjadi masalah, saat perempuanmu justru selalu menyampaikannya dengan cara yang tak semestinya.

Pesan Yang Dia Kirimkan Pun Wajib Dibalas Dalam Waktu Singkat

Tanpa berusaha untuk mencari tahu apa hal yang sedang kita lakukan, dia justru marah ketika pesannya terabaikan. Sebagai laki-laki yang memang punya pacar, kita tentu tahu bahwa dia memang penting untuk didahulukan. Tapi hal tersebut bukan berarti berlaku disetiap saat.

Sebagaimana dirinya, kita juga tentu punya kehidupan yang harus dijalani sendiri. Namun tanpa mau memahami itu,ia justru protes dengan memberi vonis bahwa kita tak lagi memikirkannya. Untuk semua pesan yang ia kirimkan, membalasnyaadalah sebuah keharusan yang mesti kita lakukan. Dimatanya tak ada alasan lain yang patut kita jelaskan, dan kalau sudah begini rasanya berdebat akan jadi sesuatu yang sia-sia.

Media Sosial Yang Tadinya Adalah Privasi Berubah Jadi Sumber Masalah Hanya Karena Kamu Tak Ingin Berbagi Akun Dengannya

Untuk rasa penasaran yang berlebihan seseorang memang akan terlihat aneh dari yang biasanya. Termasuk mencari celah untuk sebuah masalah, hanya karena kita tak ingin berbagi akun dengannya. Padahal sebagai dua orang yang berbeda, kita tentu memiliki batasan privasi masing-masing.

Seolah tak mau memahami aturan yang memang kita inginkan dalam hubungan. Dia justru menuntut agar semua hal yang yang ada di media sosial, tak satupun luput dari pengetahuannya. Sikapnya yang selalu mengusik privasimu, tentu membuat situasi jadi tak nyaman. Meski statusnya adalah seorang pacar, bukan berarti ia bebas mengacak-acak ruang pribadimu. Kalau sudah begini, itu artinya dia bukanlah perempuan yang pas untuk dijadikan pasangan.

Porsi Cemburu Yang Berlebihan Membuatnya Berubah Jadi Sosok Menyebalkan

Dia yang tadi terpilih atas rasa nyaman karena sikap manis yang ia punya, seiring dengan berjalannya waktu mulai memperlihatkan jati diri yang sebenarnya. Jika harus memilih, antara dia yang cuek dan hampir tak peduli. Perempuan yang memiliki rasa cemburu tentu jauh lebih menarik. Tapi bagaimana jika ternyata rasa cemburu yang ia punya, selalu ditunjukkan dengan sikap yang berlebihan. Tentu jadi sesuatu yang menyebalkan bukan?

Sesuatu yang tadinya kita yakini sebagai sikap yang akan menguatkan hubungan, bisa menjadi bumerang jika yang dilakukannya telah melewati batasan wajar. Jika dengan menjelaskan sikapnya salah bisa merubahnya, sungguh tak apa. Akan tetapi jika hal tersebut, ternyata tak merubah apa pun. Dia bukanlah sosok yang pas untuk kita.

Rasa Ingin Memiliki Akhirnya Hanya Menggiringnya Pada Banyak Prasangka Buruk Pada Dirimu

Tak hanya berhenti pada rasa cemburu yang ia punya. Hal lain yang justru semakin membuat kita tak percaya adalah prasangka buruk yang selalu ia layangkan. Sikap ini bisa jadi indikasi bahwa dia memang tipikal perempuan yang posesif. Meski berkali-kali ia telah jelaskan, bahwa semua itu adalah bentuk rasa sayang. Sebaiknya kita tak perlu langsung percaya. Karena jarak antara kebodohan dan akal sehat dalam cinta, berada pada posisi yang sangat dekat. Untuk itu sudah sebaiknya, kita harus cukup pintar untuk membaca situasinya.

Kita boleh saja percaya, untuk rasa sayang ia jadikan alasan. Tapi jangan sesekali mengiyakan sesuatu yang salah hanya karena tak mau berdebat. Sebisa mungkin jelaskan bahwa, prasangka buruk yang ia tuduhkan adalah sesuatu yang salah. Dan kita tak suka itu!

Dia Sangat Mudah Sekali Marah Untuk Hal-Hal Kecil Yang Sebenarnya Bukanlah Masalah

Beberapa sikap yang terkesan berkonotasi negatif memang memberi gambaran yang tak enak untuknya. Jadi jangan heran jika mereka yang posesif, sangat dekat sekali dengan kemarahan terhadap pasangannya. Bahkan untuk segala sesuatu yang tadinya bukanlah masalah besar. Mereka malah menjadikan hal tersebut sebagai pemicu untuk memulai pertengkaran. 

Dia menilai, bahwa apa saja yang akan kita lakukan itu adalah salah. Sehingga sekuat apa pun kamu akan melawannya, satu hal yang tentu sedang ada dikepalanya. Hanyalah kemarahan yang nantinya akan dilampiskan kepada kita saat sudah bertemu.

Kemudian Banyak Aturan Gila Dalam Hubungan, Kamu Pun Tak Boleh  Berteman Dengan Perempuan

Sebenarnya aturan-aturan dalam hubungan tentu bukanlah masalah. Tapi bagaimana jadinya jika, aturan yang tiba-tiba ia utarakan adalah sesuatu yang terasa gila. Mulai dari melarangmu bepergian keluar rumah tanpanya, membatasi gerak dan aktivitasmu hingga tak memperbolehkan kita berteman dengan perempuan.

Bila hal itu terjadi, sebaiknya kamu mulai mengambil langkah, untuk berjalan mundur atau pergi untuk meninggalkannya. Hubungan antara laki-laki dan perempuan, tentu harus di ikuti dengan kebabasan masing-masing. Namun jika ternyata hadirnya justru jadi batu penghalang, untuk kita tak bisa bebas bergerak. Itu berarti dia bukanlah seseorang yang layak mendampingimu.

Memang ini tentu jadi pilihan sulit, apalagi jika rasa sayang yang kita punya sudah terlalu dalam. Namun untuk dia yang tak sekedar teman, sikap-sikap ini memang patut jadi bahan pertimbangan Bro!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Review

Karena Urusan kunci motor pun soal selera Bung

Tersematnya teknologi Keyless Ignition System sebelumnya pada Suzuki GSX-R150 memang memberikan suatu dobrakan dan fenomena di industri motor sport 150cc. Mengingat teknologi itu pertama di kelasnya ketika itu. Namun Terlepas dari hal tersebut, SIS selaku produsen Suzuki juga mendengar dan memenuhi permintaan dari konsumen lain yang memiliki karakter berbeda, dengan menyediakan Suzuki GSX-R150 menggunakan Shuttered Key System.

 

SIS melihat adanya celah permintaan pasar yang dapat dipenuhi oleh Suzuki GSX-R150 Shuttered Key System, dimana hal tersebut diamati dari kebiasaan dan suara konsumen yang masih lebih memilih menggunakan metode pengaman dengan sistem anak kunci yang lebih sederhana dan bekerja secara mekanis. Meski demikian, tuntutan terhadap jaminan kemanan tetap diprioritaskan demi ketenangan dan kenyamanan memiliki motor sport DOHC 150cc yang sedang digandrungi tersebut.

Sambil menemani keberadaan penjualan Suzuki GSX-R150 varian Keyless Ignition System saat ini, SIS memproduksi varian Shuttered Key System dengan komposisi secara khusus sebanyak 15% dari total produksi GSX-R150 setiap bulan. Dengan demikian, calon konsumen bisa memiliki pilihan lebih banyak sebelum memutuskan pilihannya.

Secara spesifikasi sendiri tidak ada perbedaan antara GSX-R150 varian Keyless Ignition System dan varian Shuttered Key System, kecuali hanya pada sistem kunci pengaman dan ketersediaan pilihan warna saja. Alhasil, SIS memberikan pilihan produk yang lebih terjangkau bagi calon konsumen yang sudah tidak sabar ingin memiliki Suzuki GSX-R150, yaitu dengan harga Rp 28.900.000,- (On The Road DKI Jakarta). Terdapat 3 warna menarik yang dapat dipilih sesuai selera konsumen, antara lain Brilliant White, Stronger Red/Titan Black dan Solid Black/Gloss. Sebagai bonus pembelian, SIS juga melengkapi anak kunci GSX-R150 dengan keyholder Suzuki.

“GSX-R150 dengan Shuttered Key System yang kami luncurkan ini menjadi penanda keseriusan Suzuki untuk terus memperbanyak pilihan varian maupun model sepeda motor Suzuki lainnya di tahun 2018 ini. Kami mencoba untuk menjawab satu-per-satu permintaan konsumen Suzuki yang berada di wilayah-wilayah lain, dimana menjadi pangsa pasar utama untuk GSX-R150 Shuttered Key System ini. Dengan harga lebih ekonomis, konsumen tetap bisa memiliki Suzuki GSX-R150 yang berkualitas dan menjadi pilihan bikers masa kini.” tutup Yohan Yahya – Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle

Tak Selalu Jadi Keuntungan, Konon Wajah Tampan Bisa Jadi Penghalang Pekerjaan

Sering kita pakai untuk cari perhatian, ternyata wajah tampan tak selamanya menguntungkan. Bung boleh berkelit untuk bilang ini cuma bualan, tapi apa hal ini bukanlah sebuah fakta yang asal-asalan.

Karena berdasarkan penelitian terbaru dari sebuah riset yang dilakukan University College of London dan University of Maryland, mengatakan jika laki-laki yang kurang menarik secara fisik justru memiliki keuntungan tersendiri dalam hal mencari pekerjaan. Sementara pria tampan memiliki kemungkinan besar untuk ditolak karena mengintimidasi atasan.

Masih dari penelitian yang serupa, kita yang rupawan dinilai cukup bagus. Namun yang mengejutkan adalah kawan lain yang kurang menarik justru lebih difavoritkan. Terlebih di bidang-bidang yang kompetitif di mana pegawai dinilai berdasarkan kesuksesan individu, misalnya divisi sales. Dengan kata lain ada rasa kekhawatiran yang ditakutkan oleh atasan, jika pengawai baru yang tampan akan merebut keuntungan.

Dari Sini Kita Belajar, Bahwa Wajah Rupawan Tak Selalu Membawa Keberuntungan

Konon pada beberapa kesempatan, penampilan fisik kerap menyelematkan kita pada satu seleksi alam. Ya, Bung pasti tahu. Ada banyak jenis pekerjaan lain yang memang butuh eksistensi akan rupa. Tapi tak selalu berlaku sama, beberapa perusahaan justru tak menjadikan itu sebagai alasan untuk memilih kandidat karyawannya.
Alih-alih berpikir akan diterima, lamaran kita justru ditolak mentah-mentah. Bukan perihal tak sesuainya kemampuan dengan lowongan yang ada. Barangkali sang atasan memang tak ingin ada orang tampan selain dia.

Diukur dari Pemahaman Kawan Tampan Lain yang Masih Kurang Tampan, Jelas Ini Tak Adil Untuk Dirasakan

Beberapa orang menilai bahwa laki-laki yang memiliki fisik biasa-biasa saja, lebih kompeten dalam hal kemampuan. Padahal banyak orang tampan yang juga piawai dalam hal kemampuan.

Sekilas ini memang tak melulu tentang rasa tak percaya dari pihak perusahaan. Biar bagaimana pun setiap orang tentu punya kemampuan. Baik yang rupawan atau yang tidak. Tapi hal ini memang lebih pada bagaimana seseorang atasan menentukan kebijakan.

Karena Bung lain yang berpenampilan biasa pun bisa saja jadi pihak yang perebut keberuntungan. Tak boleh asal menuduh jika mereka ini hanya akan jual tampang melulu. Bagaimana bisa Bung menuduh mereka merebut keberuntungan? Sebab baru ingin memunjukkan kemampuan saja, perusahaan sudah menutup jalannya.

Tetapi Disadari Atau Tidak, Mereka yang Tampan Ini Memang Sering Jadi Pemicu Naiknya Persaingan Antar Karyawan

Bukan tanpa sebab memang, Bung tentu pernah tahu bagaimana siriknya salah satu teman pada teman lain yang dianggap berwajah tampan. Dinilai mendapat perlakuan istimewa, hingga kerap dianggap jadi karyawan yang dikhususkan. Hal-hal seperti ini memang jelas bisa jadi masalah. Apa lagi jika Bung bekerja pada perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran jasa. Beberapa tenant mungkin akan menyenangi sang pekerja tampan, tapi bagi karyawan lain ini bisa jadi ancaman.

Meski ada penelitian yang memang seolah sedang tak berpihak pada kita, Bung dan kawan lain tak perlu khawatir. Sebab untuk urusan pekerjaan, kemampuan dan kegigihan jelas jadi kuncinya. Bung hanya perlu bekerja dengan giat dan dedikasi yang tinggi, bukan untuk menjual ketampanan diri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Bukti Sayang Tak Melulu Berujung Pengorbanan Kok, Melakukan 5 Hal Simpel Ini Akan Membuat Si Nona Merasa Berarti

Ketika menjalin hubungan di umur yang seperti sekarang, tentu bermain-main tak lagi menjadi suatu pilihan. Mungkin Bung juga membenarkan kalimat itu. Sebab merasa sudah tidak ada waktu lagi untuk mencari sesuai keinginan batin, cukup bertemu dengan lawan jenis yang pas, Bung sudah merasa lega. Karena mencari wanita bukan perkara mudah bukan? Bahkan banyak dari mereka yang mengunduh aplikasi dating hanya untuk mencari belahan jiwa.

Kalau Bung sudah benar-benar sayang dengan pasangan, memang banyak hal yang bakal dilakukan. Pengorbanan misalnya. Pengorbanan yang dilakukan atas dasar rasa cinta dengan pasangan, terkadang akan membuat Bung bimbang untuk memilih diantara dua hal yang memiliki prioritas sama. Tetapi rasa sayang tidak hanya soal pengorbanan. Ada 5 hal yang bisa menjadi bukti kalau Bung memang sungguh-sungguh sayang, dengan catatan Bung melakukannya dengan kerelaan.

Bung Tak Usah Malu Untuk Mengucap Rindu Dengan Merdu Pada Si Nona

Sudah jarang bertemu karena terhalang waktu. Mengatur tempat berkencan pun tak pernah bertemu di kata setuju. Kalau Bung sudah rindu, lebih baik ungkapkan dengan merdu. Tidak banyak laki-laki yang dengan mudahnya berkata rindu. Meskipun ke pasangan sendiri, entah karena dasar rasa gengsi atau ingin terlihat misterius. Tapi mengungkapkan rindu dapat membuat si nona tersipu malu Bung!

Si nona akan merasakan bahwa dirinya memiliki peran penting dalam hubungan. Bukan hanya sekedar teman kencan di setiap akhir pekan. Karena sebuah kata rindu menandakan bahwa Bung selalu menantikan kehadirannya. Si nona akan merasa senang dan pasti akan berkata hal yang sama dengan Bung, karena dia juga rindu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Marquez Berbagi Tips Menghadapi Ganasnya Lintasan Balap MotoGP

Jawara pebalap musim lalu, Marc Marquez, berbagi tips menghadapi ganasnya lintasan balap di kelas MotoGp Bung. Sebagai kelas balap yang paling tinggi, tentu memacu kendaraan secara cepat bukanlah menjadi kunci satu-satunya untuk memenangkan setiap balapan.

Tak hanya perkara motor yang harus disesuaikan dengan karakter pebalap Bung, memiliki badan yang sehat dan bugar juga menjadi salah satu kunci bagi Marquez. Selain ditopang dengan kondisi badan yang fit karena akan mengarungi satu musim panjang dari berbagai lintasan di seluruh dunia, MotoGP pun tentu membutuhkan stamina prima dalam setiap balapannya. Karenanya, menurut Marquez, untuk mendapatkan kebugaran dan kekuatan tubuh ideal dibutuhkan latihan keras yang tepat. Lantaran kalau berlatih terlalu keras pun justru tidak mendapatkan kebugaran, hanya akan memforsir stamina yang berimbas buruk di lintasan. Hal-hal berikut ini pun dilakukan Marquez untuk persiapan menghadapi balapan MotoGP 2018 yang akan digelar beberapa bulan lagi.

Ternyata Latihan Motocross Juga Penting Untuk Membangun Reaksi Cepat Dari Pebalap

Sumber : Dirtrider.com

Menurut Marquez untuk dapat selamat dari kecelakaan yang kerap terjadi di lintasan, pebalap harus meminimalisirnya dengan selalu siap. Dalam artian, paham akan posisi jatuh dapat meminimalisir cidera yang bisa berakibat fatal. Seperti bereaksi cepat dan bertenaga, melindungi posisi tangan yang merupakan bagian vital juga penting dilakukan. Menurutnya hal itu bukan hanya dicapai dengan meningkatkan kebugaran di gym, namun berlatih motocross juga penting. “Berlatih juga penting, bukan hanya di gym, tapi juga berlatih motocross. Motocross sangat membantu saya bereaksi dengan cepat,” kata Marquez.

Meningkatkan Konsenstrasi Di Setiap Balapan Juga Perlu Agar Tak Jatuh Gelagapan Bung

Sumber: Redbull.com

Konsentrasi harus dijaga selama balapan yang biasanya berlangsung antara 1 sampai 2 jam. Tidak hanya memperhatikan kompetitor seperti pebalap lainnya yang ingin menyelinap masuk di setiap kesempatan. Pebalap harus bisa melihat tikungan yang beresiko tinggi mengakibatkan crash di setiap trek. Jadi, jika pebalap akan menikung ia pun harus berhati-hati agar tidak mengalami kecelakaan. “Jelas, Anda tidak bisa terus berkonsentrasi 100 persen sepanjang balapan dan dengan tensi tinggi. Pada akhirnya, hal seperti itu justru membuat Anda tak nyaman di motor. Namun, ada momen ketika Anda bisa melihat ketika menikung dengan panas dan saat itu perlu menambah konsentrasi, yang akan membantu Anda terhindar dari crash,” ungkap Marquez dikutip Redbull.

Variasikan Latihan Untuk Lebih Fokus Dan Bersenang-senang

Keseimbangan menjadi hal yang tak boleh dilupakan seorang pebalap. Marquez pun mengatakan bahwa ia berlatih guna meningkatkan keseimbangan seperti bersepeda, berlari, dan gym. Ketiga latihan dikombinasikan untuk membuat pebalap berada di level yang bagus. “Latihan kami berbasis bersenang-senang” imbuh Baby Alien (julukan Marc Marquez). Namun setiap porsi latihan yang telah ditetapkan setiap pekan harus dirubah agar tidak terjebak dengan rutinitas. “Jika terus menghadapi rutinitas, badan akan lelah dan itu terjadi otomatis. Anda harus mengubah latihan dan hal-hal lain, karena itu akan membantu Anda lebih fokus dan lebih bersenang-senang,” ungkap Marquez.

Terdapat Alasan Mengapa Bobot Mesin Juga Diperhitungkan

Sumber : SQmotor.com

Ini juga menjadi alasan kenapa bobot mesin yang digunakan Marquez bukan bobot yang berat. Sebenarnya timnya sendirilah yang menginginkan hal itu. Karena berat badan pebalap harus disesuaikan dengan kebutuhan motor, sehingga tidak perlu bobot yang berlebih untuk menjaga kestabilan di setiap balapan.

“Anda tidak perlu kekuatan lebih dari yang dibutuhkan, karena jika Anda mendapatkan otot (mesin), Anda kehilangan aerodinamika. Anda bertambah gemuk – Anda harus mencari kompromi,” ujar Marquez.

Ternyata Ada Satu Anggota Badan Pebalap Yang Harus Benar-benar Dijaga Bung

Sumber : Asphaltadnrubber.com

Ada bagian tubuh pebalap yang begitu diperhatikan dan tak banyak diketahui orang awam. Lengan bagian bawah. Lantaran bagian lengan bawah tidak diperuntukkan untuk mengangat hal-hal berat karena bisa terkena Sindrom Carpal Tunnel. Sindrom tersebut adalah suatu kondisi yang menyebabkan mati rasa, geli, kelemahan, dan nyeri tangan yang diakibatkan oleh tekanan pada saraf median yang ditemukan di pergelangan tangan.

“Tapi saya ingin mengatakan sesuatu kepada Anda: ini terkait dengan konstitusi fisik Anda, karena saudara laki-laki saya melakukan pelatihan yang sama persis seperti saya dan dia harus menjalani operasi tapi saya tidak pernah memiliki masalah,” curhat Marquez.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top