Health

Mereka Yang Banyak Begadang, Jadi Kurang Garang Di Ranjang

Sesungguhnya dari dulu Bang Rhoma Irama sudah berpesan: “Begadang Jangan Begadang, Kalau Tiada Artinya”. Tapi apa daya persoalan deadline kerjaan sampai undangan kumpul-kumpul bareng teman adalah memicu seorang lelaki untuk begadang semalam suntuk.

Info soal efek buruk begadang bagi kesehatan mungkin sudah sering bung temui. Dan sekian kali itu pula bung mengabaikan peringatannya. Tapi percayalah, peringatan kali ini tak bisa bung abaikan begitu saja. Karena ini urusan di ranjang dan soal  kepuasan si nona. Tak mau dia berpaling cuma gara-gara bung sering tidur larut bukan?

Jangankan Garang, Minat Ke Ranjang Juga Tak Ada Kalau Bung Sering Begadang

 

Ini bukan omong kosong bung! Jurnal dari Clinical Endocrinology & Metabolism di tahun 2002 menyebutkan, keseringan begadang dapat menurunkan minat terhadap berhubungan seks. Bahkan tak cuma urusan minat, tapi bung juga bisa loyo dan tak bergairah.

Penyebabnya karena sering begadang dapat menurunkan tingkat hormon testosteron yang notabene adalah hormon yang penting dalam kehidupan seks laki-laki. Ini adalah hormon utama yang menjadikan bung laki-laki dan tegas membedakan dengan perempuan. Jadi bisa dibayangkan kalau hormon utamanyaa para lelaki ini sudah menurun.

Tak Cerdas Menangkap Yang “Diinginkan” Si Nona Juga Dipengaruhi Kurangnya Waktu Tidur

Memang terpaan deadline pekerjaan terkadang membuat anda tidak dapat tidur secara nyaman. Halangan tersebut tidak dapat diminimalisir karena terkait dengan hajat hidup. Seperti celotehan orang awam, bahwa tak apa terpukul yang penting dapur ngebul.

Namun, apabila Bung, terlalu asik bekerja di malam hari sehingga harus begadang. Jangan heran bahwa akan ada hal  aneh yang terjadi di pikiran kita. Salah satunya adalah menurunnya kemampuan dan refleks memahami orang lain. Dan terutama dalam persoalan menilai kemauan seksual dari Si Nona. Bung jadi gagap dan tak respon dengan apa yang nona inginkan di tempat tidur.

Hal ini diungkapkan oleh studi di tahun 2013 yang diterbitkan dalam sebuah jurnal sleep.  Disebutkan bahwa kurang tidur satu malam dapat membuat laki-laki dapat salah menilai minat seks dari pasangannya. Tentunya ini kabar buruk. Karena bung akan bingung untuk menerka tentang Si Nona, apakah ia sedang ingin memadu kasih atau tidak. Gaya apa yang sedang diinginkan pun sudah jelas tak bisa Bung tebak.

Tak Sanggup Melayani Padahal Si Nona Sedang Rindu Berbagi Kasih

Badan yang lelah selepas bekerja terlalu lama. Membuat pola tidur tidak dapat dijaga ritmenya. Bahkan, rasa sakit dan nyeri menyerang ke sekujur badan. Hal ini diakibatkan kelelahan karena terlalu lama begadang.

Bung yang lelah karena terlalu lama begadang. Akhirnya mencampakkan Si Nona yang sedang menunggu di Kasur. berharap bung datang menyentuh kulitnya. Tapi sayang, pola tidur yang hancur membuat hubungan intim harus diundur.

Tiba-Tiba Tak Mampu Lagi “Berdiri” Padahal Birahi Sudah Mendaki

Hasrat mungkin tetap ada, hormon testosteron belum terganggu. Tapi ada bahaya lain mengintai. Badan mungkin merasa mampu untuk terjaga berjam-jam tanpa merasa lelah, meskipun sinyal kuat sudah diberikan anggota badan. Kalau sekarang waktunya istirahat. Tapi Bung tetap memaksakan terjaga dan mengganggap itu tidak apa-apa adalah hal yang keliru.

Sebuah studi di tahun 2009 dalam jurnal US National Library of Medicine National Institutes of Health, menyatakan 70% pria mengalami gejala disfungsi ereksi dan resiko impotensi. Lebih baik Bung, jaga pola tidur agar masa depan yang lebih makmur. Dengan memaksimalkan tidur 7-8 jam sehari.

Mungkin Tekanan Membuat Anda Rela Terjaga, Tapi Hati-Hati Karena Gairah Bisa Saja Mati

Apa jadinya kalau seandainya gairah seks anda tiba-tiba tidak ada, menghilang, dan mati begitu saja. Gairah yang harusnya tumbuh ketika mendapatkan sentuhan dan  rangsangan dari pasangan. Tiba-tiba direspon secara datar, tidak ada pemicu yang membuat bung harus bergerak atau melancarkan gairah seperti lelaki normal pada umumnya.

Sebuah jurnal sleep setelah menganilisis lebih dari 20.000 orang yang cenderung terjaga di malam hari atau begadang. Meniyimpulkan, Orang yang begadang memiliki suatu tekanan psikologis, dan itu benar-benar membuat orang tersebut menjadi depresi sehingga mengalami kehilangan gairah seks. Gairah seks laki-laki mati diakibatkan rasa depresi yang terlalu berlebihan.

Rajinlah berolahraga dan mencoba menjaga pola tidur agar rasa depresi tidak dateng menghantui anda bung. Karena gairah seks yang mati tidak dapat kembali.

Umur Memang Terukur Lewat Angka Tapi Ketika Begadang Tanpa Jeda, Libido Tak Lagi Dewasa

Libido memanglah penentu utama sebuah gairah seksual dari pria. Karena itu Bung mesti memahami bahwa akibat begadang yang terlalu kronis dapat membuat Libido menjadi lebih muda dari pada umur individunya. Dengan kata lain, gairah seksual dari pria dewasa berumur 25 tahun yang suka begadang hanya setingkat dengan ABG (Anak Baru Gede) yang berumur 10-15 tahun. Hal tersebut diungkapkan langsung lewat penelitian University of Chicago.

Jadi tidak ada salahnya kalau bung harus lebih menjaga pola hidup dari sekarang, mulai dari olahraga, pola makan dan pola tidur. Meskipun klise, tetapi kata-kata “lebih baik cegah sekarang, sebelum terlambat” adalah kalimat yang tepat untuk bung

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

6 Kiat Berkendara dengan Motorsport

Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky. Selain harus menyiapkan fisik dan stamina yang prima—lantaran bobot body motor semacam ini pastinya di atas motor skuter matic, menunggangi kuda besi yang satu ini tak seperti naik motor lainnya. Pasalnya, ada tips khusus yang perlu diketahui agar tubuh tetap nyaman selama berkendara dan motor pun tetap dalam kondisi baik setibanya di tujuan seusai berkendara.

1.Biasakan Melakukan Cek Secara Menyeluruh Sebelum Berkendara

Sebelum memulai perjalanan, biasakan mengecek motor apakah motor dalam kondisi prima, mulai dari ban, rem, kopling, hingga sektor lampu. Jika semua aman, baru cari riding position alias posisi duduk yang menurutmu paling nyaman sehingga saat berkendara pun bisa santai namun tetap hati-hati.

2.Pastikan Sudah Tahu Posisi Badan yang Benar Saat Hendak Berkendara

Jangan karena mengejar gagah-gagahan lantas Bung memposisikan badan jauh dari stang sampai tangan lurus dan kaku. Karena ini bukan motor skuter matic, maka badanmu justru harus sedikit menunduk dengan posisi lenganmu sedikit menekuk.

Kenapa harus begitu? Karena lengan yang menekuk ini akan membantumu meredam rebound alias tendangan balik peredam kejut pada stang saat motor menghantam lubang. Kalau posisi sudah mantap, barulah mulai berkendara.

3.Jangan Asal Naik, Posisi Kaki pun Harus Stabil

Untuk posisi kaki, penempatannya harus pas karena ruangnya tak sebanyak di motor skutik yang menggunakan deck lebar. Motorsport hanya punya sedikit footstep tempat meletakan kaki. Lalu paha harus menempel ke tangki motor dengan posisi menjepit. Kendati begitu bukan berarti diam dengan tegang dan kaku. Kakimu harus tetap dalam kondisi relaks.

Posisi ini akan mempermudah untuk melakukan antisipasi bila Bung akan melakukan manuver ekstrem seperti hendak menghindari tabrakan. Dengan paha yang menempel ke tangki, Bung bisa mempertahankan posisi duduk agar tidak tergeser ke kanan kiri dan dapat mengeliminir risiko terpental dari motor.

4.Carilah Posisi yang Senyaman Mungkin untuk Tangan saat Menggenggam Stang

Untuk posisi tangan, perhatikan posisi tangan ketika menekan tuas kopling dan rem depan. Usahakan ketika mengoperasikan tuas rem depan atau kopling yaitu dengan cara menekan ujung tuas supaya ringan. Menekan tuas kopling bisa menggunakan dua jari yang sekiranya dianggap paling nyaman bagi pengendara.

5.Kenali Bentuk Motor Yang Bung Kendarai

Banyak orang meremehkan hal ini dan langsung saja betot gas ketika menunggangi kuda besinya. Padahal bentuk motor yang berbeda akan membuat pengendalian yang berbeda pula. Ambil contoh misalnya GSX-R150 dan GSX-S150. Dua motor Suzuki ini punya DNA yang sama, namun bentuknya berbeda sehingga handlingnya pun akan berbeda.

GSX-R150 dengan fairing tentunya punya body depan yang lebih lebar jika dibanding saudaranya tipe S yang bertipe naked bike. Tentunya butuh ruang lebih lebar jika merambah kemacetan.

Hal lainnya misalnya spion GSX-R150 yang ditanam di body depan sementara GSX-S150 berada di tangki. Ini akan membuat perbedaan karena GSX-S150 spionnya akan bisa ikut menyelip jika stang dimainkan ketika beraksi diantara kendaraan lain, sementara tipe R butuh perhitungan sebelumnya karena spionnya tang tak bergerak.

6.Kenali Juga Karakter Motormu Agar Tepat Mengambil Kesimpulan Di Jalan

Bung harus mengenali karakter motormu dengan tepat. Mulai dari karakter mesin hingga karakter berkendaranya. Coba kita ambil contoh GSX-S150. Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Karakternya jinak diputaran bawah sehingga membuatmu tak repot kalau mengendalikannya di RPM rendah.Tapi jangan lantas anggap remeh tenaganya. Kenali dulu, karena ketika diputaran menengah dan atas kalau tak siap, Bung akan dibuat terkejut dengan ledakan tenaganya.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang bisa terlihat jelas. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup besar untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Ukuran kekar ini berlanjut hingga kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90. Tentunya cukup lebar untuk membuatmu tetap stabil di jalan lurus, namun cukup lincah untuk melakukan manuver.

Nah dengan kiat-kiat macam itu tentunya Bung akan lebih aman dan nyaman mengendari motorsport milikmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Bung, Kenali yang Namanya Superfood Demi Membentuk Stamina Prima Secara Alami

Soal makanan, Bung seringkali cuek. Apa yang kelihatan mengenyangkan, langsung dilahap. Padahal makanan tersebut tak selalu menyehatkan. Anjuran untuk mengonsumsi makanan bergizi apakah sudah Bung terapkan baik-baik? Sebab nyatanya baik bagi pria maupun wanita, sangat disarankan untuk mengimbangi asupan gizi harian dengan makanan yang kaya vitamin.

Bukan hanya vitamin, tapi juga soal protein pun perlu Bung. Tak mungkin Bung memiliki otot yang sehat berisi kalau tak suka mengonsumsi makanan kaya protein. Di lain sisi, jangan lupakan juga fungsi makanan kaya karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber tenaga untuk aktivitas sehari-hari. Daripada bingung, Bung sebaiknya ketahui makanan superfood apa saja yang sekiranya harus selalu tersedia di kulkas Bung ya!

Tomat Si Buah Merah, Kalau Rutin Mengonsumsinya Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Jantung Lho Bung!

Warnanya yang merah serta rasanya yang segar membuat tomat diketahui punya banyak kandungan vitamin loh Bung! Bahkan tomat disebut-sebut sebagai superfood terbaik untuk pria lantaran kandungan lycopene yang dimilikinya. Berdasarkan sebuah studi, pria yang mengonsumsi makanan dengan kandungan lycopene tinggi akan mengurangi risiko terkena kanker prostat.

Demi Mengontrol Tekanan Darah, Konsumsi Saja Jeruk dan Pisang Setiap Harinya

Dua buah ini dikenal punya kandungan potassium yang tinggi, Bung. Setidaknya Bung perlu tahu, fungsi potassium memang dapat membantu menyeimbangkan jumlah sodium dalam sel tubuh sehingga bisa mengontrol tekanan darah. Dilansir dari Mayoclinic, kurangnya potassium dalam tubuh sejatinya bisa mengakibatkan kadar sodium dalam darah meningkat dan terakumulasi. Nah, kalau Bung rutin mengonsumsi jeruk dan pisang, sejatinya bisa menurunkan tekanan darah.

Si Hijau Brokoli Sudah Terkenal sebagai Superfood Pencegah Kanker Prostat

Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa brokoli mengandung zat kimia pencegah kanker. Ya, Bung harus banyak-banyak mengonsumsi sayuran hijau yang satu ini lantaran memiliki kandungan sulphoraphane yang tinggi dan baik untuk pria lantaran bisa mencegah kanker kolektoral, prostat, dan kandung kemih. Penting diketahui ya Bung, pria sangat rentan dengan serangan kanker. Konsumsi brokoli setidaknya 2-3 kali seminggu bisa menambah asupan superfood untuk tubuhmu.

Makanan Laut Tinggi Vitamin, Cobalah untuk Konsumsi Tiram Demi Kesuburanmu Bung

Dibanding sederet makanan laut yang lain, tiram mengandung zinc yang paling tinggi. Selain rasanya yang lezat, makanan yang satu ini punya manfaat baik untuk tubuhmu Bung. Bayangkan, superfood yang satu ini suka dikaitkan bisa meningkatkan kesuburan pria. Ya, kandungan zinc memiliki pengaruh besar pada kesehatan seksual pria lantaran menjaga kadar testosteron serta bisa membantu produksi sperma yang sehat.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Karena Pusing Kepala Akibat Tak Dapat “Jatah” Bukan Cuma Mitos

Selentingan di warung kopi kadang ada benarnya. Pasti ada kalanya Bung mendengar atau ikut menimbrung perihal curhatan kalau tidak diberi ‘jatah’ itu membuat pusing kepala tak tertahankan. Faktanya, pria yang hidup di era sekarang memang lebih sering ‘berpuasa’. Hal itu bahkan sudah ada penelitiannya. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2016, pria generasi millennial cenderung lebih jarang melakukan aktivitas seks dibanding pria yang hidup di era 1920-an. Duh, mengejutkan ya Bung!

Tapi kalau ditelisik, sadar tak sadar, pria generasi millennial memang sering menghadapi situasi sulit yang membuatnya terpaksa ‘puasa’.  Mulai dari hubungan jarak jauh, sedang berkonflik dengan pasangan, atau mungkin pasangan yang sedang tidak dalam mood baik untuk memberi jatah. Kalau Bung yang mana? Masih ingat kapan terakhir kali mendapat jatah?

Meski Bung mungkin naïf atau bahkan menampik kalau seks bukan prioritas utama dalam hubungan, tapi tidak bagi tubuh Bung. Terlalu lama puasa bisa membawa dampak tersendiri untuk tubuh. Pusing kepala salah satunya…

Puasa yang Lama Akan Membuat Bung Jadi Kaku Saat Memulai Kembali

Ada ungkapan lama yang mengatakan, “Kalau kamu tidak menggunakannya, maka kamu tak akan lagi melihatnya berfungsi.” Nyatanya, ungkapan tersebut diamini oleh sejumlah pakar seks. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh American Journal of Medicine pada tahun 2008, mereka menemukan jika pria yang jarang melakukan aktivitas seks justru lebih rentan mengalami disfungsi ereksi. Para peneliti tersebut melakukan penelitian terhadap sejumlah pria yang hidup di era 50an hingga 70an. Disamping itu, tahukah Bung, saat pria puasa seks selama sekian lama, hal itu akan menurunkan kemampuannya di atas ranjang. Bisa saja setelah sekian lama berpuasa, Bung jadi kaku saat memulai kembali.

Tidak Masturbasi Selama Sekian Lama Juga Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Prostat

Memilih untuk tidak masturbasi juga tidak sehat lho Bung! Penelitian mengungkapkan, sering masturbasi ternyata bisa menurunkan risiko kanker prostat. Itulah sebabnya para pakar seks menyarankan, meski tidak diberi ‘jatah’ setidaknya Bung tahu apa yang harus dilakukan. Ini demi kesehatan ya Bung.

Tekanan Darah Meningkat Drastis, Pemicunya Sederhana: Pusing Kepala

Aktivitas bercinta pasti akan membuat hidup terasa bermakna. Bukan begitu Bung? Tapi kalau terlalu lama ‘puasa’, apakah Bung masih bisa memaknai hidup? Yang ada tekanan darah meningkat drastis, tak ada mood untuk menyelesaikan pekerjaan, dan sebagainya. Hal ini lumrah, lantaran berdasarkan penelitian pada 2006 yang dimuat dalam jurnal medis Biological Psychology, rutin bercinta bisa menurunkan tekanan darah dibanding mereka yang tidak atau jarang melakukannya.

Mungkin kalau Bung belakangan merasakan pusing yang tak kunjung hilang, kini Bung tahu apa penyebabnya. Mengutip Men’s Health, Dr Debra W Soh mengungkapkan jika bercinta dapat meningkatkan kadar hormon endorphin yang berguna untuk mendorong mood agar semakin baik. Itulah mengapa ‘puasa’ yang terlalu lama hanya akan menyiksa tubuh Bung saja.

Bahkan Bisa-bisa Performa Kerja Bung Pun Ikut Menurun

Berdasarkan sebuah penelitian dari Oregon State University, pasangan yang rutin bercinta akan lebih bahagia saat bekerja. Hal ini terbalik dengan mereka yang cenderung jarang bahkan sangat jarang bercinta. Biasanya performa kerjanya akan mudah menurun dan merasa tidak bahagia. Saat mendapat tekanan dari pekerjaan, yang ada mood jadi semakin menurun dan sukar untuk tersenyum lepas. Mereka merasa tempat kerja hanya memberi efek stres yang berkepanjangan. Bung jangan sampai begitu ya!

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health

Kata Pak Dokter: “Ereksi Yang Betul Itu Seharusnya Sekeras Kursi!”

“Pria itu ereksinya ada empat tingkatan! Seharusnya yang paling bagus itu tingkatan ke empat yang ereksinya sekeras kursi yang saya duduki ini” demikian ungkap Pakar andrologi dari Brawijaya Hospital dr Nugroho Setiawan Sp.And yang ditemui dalam diskusi “Rahasia Stamina Perkasa” di Jakarta belum lama ini.

Menurut dr Nugroho, Puncak kehidupan kita laki-laki itu pada umumnya berada di usia 25-30 tahun. Untuk bung yang sudah di atas usia 30 tahun, harus mulai siap-siap mengalami penurunan. Kita masih ingin gagah perkasa, apa daya tubuh berkata lain. Lalu kita harus bagaimana?

Perkasa Tak Perkasa Itu Urusan Testosteron

Dr. Nugroho mengungkapkan, mereka yang testosteronnya rendah tidak bisa keras ereksinya. Ruginya, ejakulasi tak bisa terkendali. Ibarat main bola, jangankan masuk final baru juga babak penyisihan, sudah harus angkat koper.

Selain karena masalah pada testis, kondisi ini juga bisa terjadi akibat gangguan pada salah satu level atau lebih poros hipotalamus (pada otak) sehingga kadar testosteron menurun.

Bung Boleh Jadi Merasa Awet Muda Terus, Tapi Kadar Testosteron Siapa Yang Tahu

Kita boleh saja menampik tak mau terima kenyataan. Namun penurunan kadar testosteron ini sebuah keniscayaan. Ketika sudah melewati masa 30 tahun sudah akan terjadi penurunan testosteron. Berbeda dengan si nona yang menoposenya terjadi mendadak nan seketika. Menurunnya kadar testosteron terkadang tak disadari sebagian laki-laki karena terjadi perlahan, sehingga banyak dari kita yang merasa dirinya baik-baik saja.

“Kemundurannya pelan-pelan, sehingga banyak pria merasa baik-baik saja. Tidak terasa. Loyonya pelan-pelan” tegas Dr. Nugroho.

Tapi bung tak perlu panik, karena pak dokter mengatakan ada cara untuk memperlambat terjadinya penurunan testosteron. Minimal masih bisa bergumul mesra sampai tua nanti.

Mudah Mengantuk Sehabis Makan Itu, Salah Satu Tandanya Bung Sudah Mulai Loyo

Supaya tak terlena, ada baiknya kita memahami ciri-ciri telah terjadinya penurunan testosteron. Mudah lelah dan mengantuk salah satu ciri yang harus di waspadai. Apalagi buat bung yang sering mengantuk selepas makan, ini bisa jadi ciri utama.

“Tidak berenergi, cenderung lebih mudah mengantuk usai makan, relatif cukup gemuk akibat lemak tidak bisa lepas dari tubuh, bisa jadi ciri penurunan testosteron” tambah Dr. Nugroho

Sulit berkonsentrasi, daya tahan menurun, juga menjadi tanda lainnya. Karena testoteron bagi pria tak hanya bermanfaat untuk mengatur libido dan suasana hati, tetapi juga meningkatkan kekuatan dan volume otot, pertumbuhan rambut-rambut halus, hingga menstimulasi sel.

Laki-laki yang rendah kadar testoteronnya bahkan terancam terkena berbagai penyakit metabolik seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan gangguan lemak.

Tak Mau Loyo Di Ranjang? Sebaiknya Pekerjaan Ditinggal Di Kantor Saja

Stres yang tak tertangani secara baik juga bisa menjadi faktor yang mempercepat penurunan testosteron. Ibaratnya sudah macam usia 70 tahun padahal baru mulai masuk kepala empat. Salah satu pendorong paling utama adalah gemar membawa pekerjaan ke rumah. Alias masih juga terpikirkan beban deadline ketika seharusnya sudah beristirahat.

“Tidak boleh boleh sering stres. Stres mengganggu kesehatan tergantung kita menghadapinya. Banyak pasien pekerjaan dibawa pulang. Oleh karenanya, manajemen stres harus dikuasai masing-masing orang,” tutur Nugroho.

Gawatnya Banyak Yang Ambil Jalan Pintas Minum Sembarang Obat Kuat

Nah, ini dia yang berbahaya. Tak mau terima, aksi di ranjang tak lagi prima, banyak laki-laki langsung terpikir untuk menenggak obat kuat. Gawatnya bung tak lagi memeriksa urusan komposisi yang terkandung dalam obat tersebut. Isinya ternyata bahan-bahan yang seharusnya berada di dalam pengawasan dokter dan tak dijual bebas. Salah-salah bisa nyawa taruhannya!

Lebik Baik Pakai Suplemen, Kalau Mau Tetap Macam Superman

“Enggak ada makanan tertentu. Makan makanan bergizi dan berimbang, lengkap. Ada karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan mikronutrisi lainnya, serta suplemen tambahan bisa jadi solusinya” pungkas Dr. Nugroho.

Senada dengan ini ditemui di acara yang sama Brand Manager Sutra, Daniel Tirta mengungkapkan pentingnya memilih suplemen berbahan dasar alami dan aman. Menurutnya masyarakat Indonesia punya keinginan untuk menggunakan suplemen berbahan dasar herbal karena aman dan minim resiko efek samping.

Inilah alasan sutra mengeluarkan Sutra Perkasa beberapa waktu yang lalu. Produk ii merupakan gabungan dari 3 ekstrak herbal. Pertama tongkat ali yang bermanfaat untuk menstimulasi testosteron. Esktrak ginseng yang bekerja untuk meningkatkan stamina dan menjaga vitalitas. Terakhir kandungan horny goat weed untuk menambah gairah seksual. Untuk melengkapi komposisi herbal, cangkang kapsulnya pun herbal yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan.

Jadi Bung, jangan ambil jalan pintas pakai obat kuat untuk tampil perkasa. Lebih baik mengurangi stres dan mulai hidup sehat, karena si nona tentu ingin menghabiskan waktu lebih lama denganmu bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top