Health & Personality

Menjadi Laki-Laki Sejati Tidak Hanya Soal Menepati Janji, Tapi…

Menjadi lelaki sejati tak melulu soal janji, seberapa besar ia dapat menepatinya tak perlu dijadikan parameter kesejatian lelaki. Sejati memiliki arti murni dan tulen. Ketika berbicara soal sejatinya laki-laki, berarti menyinggung soal ketulenan dan juga merujuk kepada sifat.

Mungkin boleh saja kalimat laki-laki harus menepati janji dipakai sesama kaum adam untuk membuktikan seberapa kuat ia dapat memegang janji. Namun, Bung juga harus paham jika yang namanya lelaki sejati juga berbicara soal sifat yang berada di dalam diri.

Seberapa besar Bung dapat menata diri menjadi pria seutuhnya dan sebenarnya adalah kunci menjadi laki-laki sejati. Bung, ketahuilah bahwa sikap laki-laki sejati itu lebih luas dan tidak kompleks selama Bung dapat mengembangkannya di dalam diri.

Putus Asa Bukanlah Pilihan, Tetapi Hanya Sebuah Opsi Yang Ditawarkan Dan Menjadi Pelarian Atas Kegagalan

Di jaman serba cepat ini, dengan segala tekanan dan tuntutan terkadang membuat rasa putus asa selalu membayangi diri. Kegagalan yang dialami, mengakibatkan mood dalam diri tak bisa bangkit. Sehingga butuh waktu menyendiri untuk sekedar berkontemplasi.

Namun putus asa tidak dapat dibenarkan, meskipun itu menjadi salah satu pilihan. Sebagai laki-laki sejati, buanglah semua rasa sakit hati karena urung meraih mimpi, jangan pula putus asa apabila gagal. Teruslah bangkit dan kejar semua impian. Jangan sampai berputus asa menjadi pilihan utama dalam hidup, karena itu hanyalah sebuah kebodohan.

Tumbuh Menjadi Dewasa Memang Tidak Menyenangkan, Tapi Itu Sudah Menjadi Kewajiban

Tengoklah keadaan sekitar, di mana semua hal yang Bung kenal tiba-tiba telah berubah. Seperti rumah, kondisi jalan sampai kawan. Ya, Bung sudah menua dan menjadi dewasa karena seketika lingkungan sudah berubah tanpa disadari. Janganlah Bung menjadi pribadi yang tidak mawas diri dan tak bisa dewasa. Dewasa memang membosankan karena penuh tanggung jawab bukan hiburan. Namun untuk menjadi laki-laki sejati, Bung tentu tak bisa berkelit dari hal ini.

Sebagai lelaki yang seutuhnya, Bung akan menjadi kepala keluarga. Membesarkan anak-anak, menjadi tumpuan dalam kehidupan. Dan tak mungkin kalau Bung hanya bersikap santai bak di pantas. Karena dewasa terkadang tak kenal umur, meski secara usia memang terlihat dewasa.

Keluarga Adalah Salah Satu Hal Kenapa Bung Dapat Hidup Hingga Hari Ini

Bung pun paham bahwa yang membesarkan Bung adalah lingkungan keluarga  yang memberikan sandang, pangan, papan, dan edukasi. Bung jelas tak bisa memiliki sikap acuh dengan tidak memperhatikan hal itu, terlebih Bung bukan anak kecil lagi.

Tingkatkanlah rasa kepedulian kepada keluarga, bahkan banyak sumber yang menyebutkan bahwa mafia-mafia di luar sana mencintai keluarganya sehingga identitasnya disembunyikan. Meski begitu, Bung tentu tak harus menjadi mafia, tetapi hal positif tersebut harus dijalani sebagai tanda terima kasih karena telah tumbuh sebagai lelaki yang tak lupa diri.

Menjadi Palang Pintu Ekonomi Untuk Keluarga, Meskipun Raga Tak Lagi Kuasa

Tak ada yang menyebutkan bahwa menjadi tumpuan keluarga adalah hal yang menyenangkan Bung. Karena demi menghidupi orang yang dikasihi, harus merelakan waktu untuk bekerja demi lancarnya roda ekonomi.

Rasa sakit yang dialami dan tingkat stres tak tertandingi pasti akan terobati melihat senyum dan tawa keluarga yang dikasihi. Bahkan rasa lelah dalam diri dapat dibagi dengan bercerita kepada seorang istri atau pun orangtua di rumah yang selalu menanti.

Komitmen Kepada Diri Sendiri Lebih Sulit Dijalani Daripada Sebuah Janji Yang Dibeberkan Setiap Hari

Komitmen memang tak mudah dijalani, tak hanya berbicara soal janji kepada orang lain, tapi juga pada diri sendiri. Janji selalu ada untuk keluarga, selalu bisa menafkahi entah apa pun pekerjaanya. Tetapi janji dengan diri sendiri tidaklah semudah memberikan janji kepada orang lain, karena ini merupakan tanggung jawab yang sulit dijalani.

Apabila Bung tak menjalani juga tidak ada yang merugi. Tak ada yang terbebani. Tetapi Bung harus mengetahui bahwa komitmen dengan diri sendiri adalah salah satu sifat lelaki sejati. Karena kembali lagi, lelaki sejati tidak hanya soal menepati janji. Tapi bagaimana Bung bisa menjalani, bahkan meski peluh belum kembali kering.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas

Suzuki Menggandeng Komunitas Agar Acara Berkualitas

Acara memang tak akan meriah bila tidak diisi dengan kelompok yang sumringah. Salah satunya komunitas motor yang hadir di acara Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di international Circuit Sentul. Sebanyak 63 klub turut berkontribusi dan bekerjasama dengan Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Dengan tema “Born To Ride, Live To Rock’, SIS mengajak seluruh bikers Suzuki untuk tetap kompak sekaligus bersemangat. Terbukti komunitas yang hadir menstimulus acara menjadi berkualitas dengan keriuhan sekaligus aksi mereka dengan ekspresi bersama tunggangannya.

Tidak hanya klub motor atau komunitas Suzuki saja yang turut serta dalam acara ini sebanrnya tapi secara pengunjung umum. Diperkirakan ada 3.000 bikers yang datang dan memadati sentul tidak hanya untuk berkasi dan berkspresi. Tetapi acara ini juga menjadi ajang silaturahmi.

Dari berbagai kota tetap menyempatkan untuk datang pada acara jambore ini. Berbagai model motor keluaran satria melebur menjadi satu menjadi satuan yang murni tanpa dicampur.

Seperti Pak Tugimin, yang datang bersama komunitas GSX Tanggerang Kota. Ia mengaku jalan pagi-pagi buta untuk menghadiri acara Jambore lantaran menjadi ajang pertemuan yang jarang dilakukan komunitas yang tidak terjangkau jaraknya.

Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department mengatakan bahwa semangat para bikers tentu menjadi pelecut bagi PT Suzuki Indomobil Sale seperti yang dikatakan Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department.

“Awal tahun ini kita tunjukan kekompakan dan kekuatan bersama lewat kolaborasi Suzuki dengan puluhan komnunitas motor Suzuki. Seluruh konten yang diadakan di Suzuki Bike Meet 2018 merupakan ide dan kreatifitas yang bersumber dari mereka,” ujar Yohan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Bukti Sayang Tak Melulu Berujung Pengorbanan Kok, Melakukan 5 Hal Simpel Ini Akan Membuat Si Nona Merasa Berarti

Ketika menjalin hubungan di umur yang seperti sekarang, tentu bermain-main tak lagi menjadi suatu pilihan. Mungkin Bung juga membenarkan kalimat itu. Sebab merasa sudah tidak ada waktu lagi untuk mencari sesuai keinginan batin, cukup bertemu dengan lawan jenis yang pas, Bung sudah merasa lega. Karena mencari wanita bukan perkara mudah bukan? Bahkan banyak dari mereka yang mengunduh aplikasi dating hanya untuk mencari belahan jiwa.

Kalau Bung sudah benar-benar sayang dengan pasangan, memang banyak hal yang bakal dilakukan. Pengorbanan misalnya. Pengorbanan yang dilakukan atas dasar rasa cinta dengan pasangan, terkadang akan membuat Bung bimbang untuk memilih diantara dua hal yang memiliki prioritas sama. Tetapi rasa sayang tidak hanya soal pengorbanan. Ada 5 hal yang bisa menjadi bukti kalau Bung memang sungguh-sungguh sayang, dengan catatan Bung melakukannya dengan kerelaan.

Bung Tak Usah Malu Untuk Mengucap Rindu Dengan Merdu Pada Si Nona

Sudah jarang bertemu karena terhalang waktu. Mengatur tempat berkencan pun tak pernah bertemu di kata setuju. Kalau Bung sudah rindu, lebih baik ungkapkan dengan merdu. Tidak banyak laki-laki yang dengan mudahnya berkata rindu. Meskipun ke pasangan sendiri, entah karena dasar rasa gengsi atau ingin terlihat misterius. Tapi mengungkapkan rindu dapat membuat si nona tersipu malu Bung!

Si nona akan merasakan bahwa dirinya memiliki peran penting dalam hubungan. Bukan hanya sekedar teman kencan di setiap akhir pekan. Karena sebuah kata rindu menandakan bahwa Bung selalu menantikan kehadirannya. Si nona akan merasa senang dan pasti akan berkata hal yang sama dengan Bung, karena dia juga rindu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health

Rutinitas Menggila Disambut Akhir Pekan Membosankan, Bung Memang Butuh Hal Baru Untuk Menghilangkan Penat

Mungkin Bung bosan dengan rutinitas yang Bung jalani sebagai karyawan. Setelah 5 hari didera tumpukan pekerjaan, di akhir pekan pun hanya kencan dan bertemu kawan. Tentu terasa monoton. Sebenarnya Bung pun selalu ingin mencari hal-hal baru. Namun bingung karena tidak ada rekomendasi bagus. Ujung-ujungnya Bung pun hanya mengulang aktivitas yang sama.

Bung hal seperti itu tidak dapat Bung fikirkan saja. Untuk mencoba sesuatu hal yang baru, ya Bung harus mencoba, Tidak bisa menerka-nerka dari sebuah cerita. Seru atau tidaknya, hanya Bung yang paham. Karena seru menurut orang lain, belum tentu seru ketika Bung jalani. Begitu pula sebaliknya. Alangkah baiknya bila Bung mau mencobanya. Hidup itu diibaratkan seperti sebuah pilihan, ada banyak opsi yang bertebaran, tinggal Bung saja yang ingin menjalankan ke arah yang mana. Jadi jalani saja.

Cobalah Ke Museum Siapa Tahu Banyak Hal Anyar Yang Bung Baru Tahu

Kapan terakhir kali Bung berkunjung ke museum? Bisa jadi pada saat sekolah dasar atau sekolah menengah pertama. Kata siapa museum bukan tempat yang asyik untuk dikunjungi? Bung dapat bermain di museum dan belajar sejarah yang sarat suri tauladan. Berkunjung di museum bukan soal update di sosial media agar kelihatan keren dan prestisius. Namun sebagai pengingat sejarah yang mungkin Bung lupakan.

Selain mengingat soal sejarah, berkunjung ke museum, entah itu museum seni, atau museum sejarah, atau museum yang lainnya. Dapat membuat Bung membuka mata kalau ternyata dunia itu luas. Masih banyak hal yang menjadi misteri. Selain itu bung, bermain ke museum layaknya menyelami masa lampau. Sama seperti menjadi time traveller. Bung pun seolah sedang berjalan dari masa ke masa.

Menyambangi Festival Musik Agar Terlihat Lebih Asyik

Musik tidak hanya untuk didengarkan tetapi juga dilihat. Menyambangi festival musik dapat memberikan Bung pengalaman baru dalam mendengarkan musik. Seolah-olah musik memberikan suasana yang berbeda. Karena ada beberapa hal yang tidak didapatkan dari musik, bila hanya bermodal mendengarkan saja. Seperti aura para performer, energi para penonton yang antusias, dan megahnya tata suara panggung.

Dengan mendatangi festival musik, Bung dapat memiliki teman baru yang kebeutulan memiliki kesamaan atau pun perbedaan kehidupan. Bisa saling tukar pikiran menjadi hal yang menarik, apa lagi ketika Bung tengah merasa penat karena rutinitas.

Jendela Dunia Ada Di Perpustakaan Bung!

Walaupun budaya membaca masyarakat kita masih rendah, tak berarti buku-buku yang ada di Indonesia tidak menarik Bung, banyak novel dan beberapa literatur yang cocok dijadikan sebagai bahan acuan. Bung dapat menyambanginya di perpustakaan. Meluangkan waktu ke perpustakaan bisa membuat Bung menjadi lebih pintar, terutama dalam menyikapi dunia, karena banyak buku yang membuat perspektif Bung berbeda dalam memandang kehidupan.

Perpustakaan seperti gudang ilmu yang bertebaran dan sayang kalau tidak dimanfaatkan. Menyelami buku dari berbagai genre dapat dijadikan pilihan meluangkan waktu yang berbeda dan berkesan. Membaca bukanlah suatu aktivitas kutu buku yang sering dianggap cupu ketika masa sekolah. Tapi membaca adalah proses belajar mengetahui kalau ternyata pengetahuan itu luas dan tak terbatas.

Adrenalin Menjadi Pemacu Kehidupan Bung Agar Terus Terjalin

Kalau Bung memang senang memacu adrenalin cobalah beberapa olahraga ekstrim, seperti bungee jumping, paralayang, dan bermain motor cross. Mungkin dengan memacu adrenalin, Bung bisa lebih menyalurkan kejenuhan. Dengan memacu rasa ketakutan menjadi keberanian. Mengingat resiko olahraga ekstrim yang besar, jelas dibutuhkan pengalaman untuk melakukannya.

Namun Bung juga jangan takut, karena ada trainer yang dapat melatih atau menjaga keamanan agar Bung dapat melancarkan hasratnya tanpa merasa takut. Meski begitu, olahraga ekstrim memang tidak bisa dilakukan di sembarang tempat. Ada tempat-tempat khusus yang biasa dipakai dan sudah masuk kategori aman. Apabila Bung sudah handal mungkin Bung dapat melakukan di tempat yang tidak biasa.

Terjunlah Ke Alam Untuk Menikmati Ciptaan Tuhan

Ini merupakan kesukaan hampir setiap orang, traveling atau jalan-jalan. Bung mungkin jarang mendapatkan waktu untuk traveling karena tidak bisa cuti. Untuk memanfaatkan akhir pekan buat jalan-jalan, Bung merasa tak cukup waktu untuk memanfaatkannya. Selain singkat, ada juga rasa lelah. Namun, traveling itu tidak harus keluar kota yang jauh seperti ke Bali, Sumbawa, Yogjakarta dan tempat wisata lainnya. Bung bisa melakukannya ke daerah Jawa Barat seperti Bogor dan Sukabumi.

Daerah Bogor dan Sukabumi memang cocok untuk traveling di akhir pekan. Anggap saja hal ini perfect gateway yakni liburan singkat nan bermanfaat. Bung bisa ke pantai, ke gunung, dengan kawasan yang asri. Tanpa perlu merogoh kocek lebih dalam, Bung dapat menikmati akhir pekan di alam. Ya mungkin saja, rutinitas yang membosankan dapat diobati menjadi sahabat alam. Karena Bung butuh udara segar bukan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Kalimat Yang Memikat Hati Si Nona, Tidak Gombal Tapi Sedikit Nakal

Tidak hanya terlihat dari perlakukan dan perhatian saja namun laki-laki juga terkadang dapat memikat hati lawan jenis lewat kalimatnya. Bukan sebagai bentuk gombal atau rayuan. Tetapi kalimat yang disuguhkan merupakan bentuk kejujuran apa yang dirasakan oleh laki-laki kepada perempuan. Lucunya, banyak perempuan yang tahu kalau laki-laki itu rata-rata gombal, tapi masih saja termakan dengan gombalannya kan?

Tapi kalimat ini sekali lagi bukanlah suatu gombalan Bung. Ditengarai dapat memikat hati si nona dengan membuat mereka terkapar lemas di setiap akasara. Meskipun tidak terlalu puitis bahkan terkesan nakal, tapi kenakalannya juga masih sah saja dalam ruang lingkup berhubungan tanpa ada unsur mendiskreditkan. Yang jelas, kalau Bung praktekkan bisa jadi si nona akan tersipu malu. Nggak percaya?

“Kamu Selalu Seksi Setiap Hari…”

Tiap hari si nona tampil menawan dengan gaun yang memperlihatkan beberapa lekuk tubuhnya, bahkan tanpa gaunnya saja nona selalu membuat Bung terheran-heran karena selalu mempesona. Hingga Bung tidak sabar untuk menyangjungnya. Kalimat, “Kamu seksi setiap hari…” menjadi ucapan yang ditunggu-tunggu oleh nona? Ya bisa saja, sebab ia tentu ingin orang terdekatnya menyadari kemolekan tubuhnya.

Meskipun seksi agak menyerempet dengan hal-hal yang sedikit nakal. Itu tidak membuat si nona merasa malu karena dijadikan objek tertentu, tanpa perlu disebutkan Bung tahu lah kalimat ini mengarah ke mana. Tapi si nona merasa percaya diri karena ia tidak tampil perlu tampil berlebihan untuk mendapatkan pujian akan keindahan tubuhnya.

“Aku Ingin Memelukmu Dari Belakang,”

Beberapa adegan film Hollywood yang bergenre romantis, pasti ada saja bagian film yang memperlihatkan perempuan dipeluk dari belakang oleh laki-laki. Bahkan tak hanya memeluk saja, tapi kecupan di pipi juga ditambahkan sebagai satu paket istimewa yang kerap dilakukan laki-laki. Biasanya adegan film ini selalu muncul di setiap scene pagi hari.

Bisa salah atau benar, mungkin saja si nona ingin dipeluk dari belakang seperti adegan film Hollywood yang menjadi konsumsi visualnya. Karena di film Hollywood adegan tersebut dibungkus hal yang romantis, bisa jadi membuat si nona berfikiran tentang bagaimana sensasi dan kesannya ketika dipeluk dari belakang. Tak pelak, adegan ini juga menjadi intro di beberapa film sebelum berakhir di ranjang.

“Aku Ingin Mencium Kening Dan Bibirmu…”

Mencium memang agak sensitif karena banyak tafsir yang menyebutkan apa bedanya ciuman yang dilakukan di bibir dan di kening. Ada yang bilang ciuman yang dilakukan di kening lebih kepada rasa sayang dan rasa tak ingin kehilangan atau cinta yang tulus, sedangkan di bibir hanya memperlancar arah nafsu laki-laki belaka.

Kedua hal itu tidak dapat dipastikan. Namun, si nona bisa saja senang ketika Bung mengatakan ingin memberikan ciuman meskipun terkesan liar, apa lagi yang dilakukan di bibir. Bahkan menurut 1health.id, produksi hormon oksitosin atau hormon bahagia dapat dipicu melalui sebuah ciuman. Jadi tidak hanya membuat si nona malu karena Bung membujuk untuk melakukan sentuhan bibir, tapi juga bisa membangkitkan rasa bahagianya.

“Nyaman Ketika Berpelukan Denganmu Sambil Tiduran,”

Banyak hal romantis yang dapat dilakukan setiap pasangan salah satunya adalah cuddling, berpelukan mesra di ranjang ini memang menimbulkan rasa nyaman. Bahkan kerap dilakukan sehabis melakukan hubungan intim Bung. Si nona memang paling senang ketika dipeluk. Karena dekapan mesra yang diberikan memberikan kesan melindungi dan menghangatkan.

Ketika Bung mengatakan “Nyaman ketika berpelukan denganmu sambil tiduran,”, kemungkinan besar si nona merasakan hal yang sama seperti yang Bung rasakan. Karena dekapan mesra memang kegiatan romantis yang paling syahdu.

“Aku Kangen Kamu.”

Kalimat “Aku kangen kamu.”, memang simpel dan standar namun memiliki makna yang mendalam untuk yang mendengar. Rasanya, orang yang dirindukan adalah pribadi yang selalu diharapkan ada dan dirindukan setiap waktu. Apa lagi ketika si nona mendengar kalimat ini, langsung dari bibir anda Bung. Otomatis ia akan merasa menjadi orang  yang teristimewa.

Mengutarakan rasa kangen kepada nona terkadang selalu disalahartikan oleh beberapa orang, bahwa kangen sebenarnya rasa ingin berhubungan intim yang dihaluskan. Walaupun tidak semuanya seperti itu, tetap saja ada kesan nakal jadinya ketika seseorang ingin mengutarakan rasa rindu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top