Inspiring Men

Menipisnya Batas Hoax Dan Seni Di Tangan Agan Harahap

No Pict Hoax! Bung masih memegang teguh istilah ini? Yakin kalau sudah dilengkapi dengan foto dan gambar bisa dipastikan sebuah informasi tersebut valid dan pasti bukan berita bohong? Coba bung simak foto di bawah ini!

Foto itu memang sempat bikin heboh jagat maya. Malah beberapa media massa besar sempat kecele berat dan berpikir peristiwa tersebut asli terjadi. Yup, foto itu tak benar-benar ada. Foto itu hasil kreativitas digital imaging seorang Agan Harahap.

Yup, Agan Harahap adalah seniman visual kontemporer yang bergerak di bidang manipulasi foto. Ia bukan hanya sekedar tukang edit foto yang kini mulai marak bertebaran di internet. Karyanya sudah dipamerkan di beberapa lokasi bahkan hingga ke manca negara macam Singapura, Cina, Portugal hingga Jerman.

Apa yang membedakan karya Agan dengan yang lainnya? Layaknya seniman adiluhung jaman dahulu, ia merespon kejadian di sekitarnya dan menuangkannya dalam karya. Jadi karya-karya Agan tak sebatas mengedit foto dan memanipulasinya, tapi Agan berbicara mengenai kondisi situasi sosial sekitarnya. Ia berusaha menangkap realita sekaligus memadukannya dengan harapan orang-orang sekitarnya.

“Posisi seniman kontemporer itu jelas. Intinya memang merespon tentang apa yang terjadi di era itu. Contohnya ketika agama mendominasi semuanya, maka gambar pada era Caravaggio atau Michelangelo tiba-tiba isinya ketuhanan semua. Lalu kenapa tiba-tiba gambarnya Van Gogh adalah impresi? Ya karena eranya memang sedang begitu. Saya juga seperti itu. Saya mendapatkan semua isu dari timeline, dan saya kembalikan lagi ke timeline” Tutur Agan ketika kami menemuinya di sebuah kamar hotel di bilangan Jakarta.

Maka jangan heran kalau image yang diolah Agan selalu mengundang decak kagum sekaligus cercaan sebagian orang lainnya. Karena meski image yang diolah hasil manipulasi, namun ide dan ceritanya terasa dekat dengan situasi yang sedang terjadi. Apalagi hasil editan Agan memang sangat halus dan membuat mata sulit membedakannya dengan yang asli.

Uniknya Agan mempelajari keahliannya secara otodidak. Bahkan bisa dibilang awal perkenalannya dengan olah foto dan digital imaging termasuk “kurang ajar”. Semua diawali ketika ia kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual. Ketika itu salah satu mata kuliahnya memberikan tugas fotografi.

Masalahnya, pria batak satu ini membenci fotografi dan lebih doyan menggambar. Ia bahkan tidak bisa memotret dan tak punya kamera. Nah, agar bisa lulus mata kuliah tersebut, hasil karya temannya yang tak terpakai dipinjamnya dan dia klaim sebagai karyanya. Dari situlah ia belajar mengedit brightness, contrast, hingga akhirnya belajar cara menyeleksi, memotong, lalu memindahkan ini-itu.

Aksi ‘nakalnya’ ini berlanjut ketika ia memasuki dunia kerja. Salah seorang kawannya menawarinya untuk menggantikan posisinya itu sebagai fotografer di Majalah Trax. Padahal hingga saat itu pun, Agan belum juga menguasai fotografi. Bukannya menolak, ia malah mengiyakan tawaran ini. Kembali main akal-akalan, ia meminjam portofolio temannya yang fotografer sungguhan. Dan gawatnya ia malah lolos seleksi dan dipanggil ke majalah tersebut untuk di interview.

“Temen-temen gua tahu kalau gua nggak bisa motret. Cuma gua waktu itu diminta buat gantiin temen gua di Trax, namanya Bayu Adhitya. Akhirnya gua pinjem portofolio temen-temen gua dan gua persentasiin di depan user MRA (perusahaan yang membawahi Trax) sekaligus fotografernya, Harry Subastian. Tiba-tiba gua malah dipanggil, ya mati lah gua haha jadi fotografer tapi gua nggak bisa motret haha,” Celoteh Agan.

Namun pada akhirnya Agan mulai kesulitan main kucing-kucingan soal skill fotografinya ini. Meski dari diterima kerja hingga setahun berlalu foto hasil manipulasi editannya berhasil lolos dan ditayangkan di majalah tersebut, tapi Agan mulai bermasalah menjawab pertanyaan orang-orang sekitarnya.

“Ketika gua selesai motret, mas Harry atau yang gua potret langsung minta lihat hasilnya di kamera. Gua selalu ngeles dengan alasan ‘rahasia perusahaan’. Padahal gua melakukan itu karena nggak PD (Percaya Diri) sama hasilnya. Soalnya gua ngaco banget motretnya. Hari pertama gua bertugas saja, gua tidak tahu cara menyalakan lampunya. Pokoknya gua motret pakai mode auto saja. Makanya gua selalu membawa komputer ke mana-mana untuk edit foto sampai naik cetak, selalu begitu,” ungkap Agan sambil tertawa.

Dari sinilah akhirnya Agan mulai belajar soal fotografi. Seperti setting lampu studio, mensinkronisasikan dengan kamera dan teknik lainnya. Karyanya pun makin ciamik dengan keahlian memotretnya tersebut.

Dengan makin sulitnya membedakan karyanya dengan foto asli, Agan juga sadar penuh bahwa karyanya harus bisa dibedakan dengan akun-akun penyebar Hoax yang gemar mengedit gambar. Untuk itu ia selalu melengkapi foto hasil editnya dengan narasi yang menggelitik sekaligus memberikan petunjuk bahwa foto tersebut hasil digital imaging. Narasi ini juga memperkuat realita dan harapan yang ada di masyarakat.

“Kalau gua nggak bedain apa bedanya gua dengan akun hoax. Seperti ketika gua mengedit foto Habib Riziq dengan Raja Salman. Karena gua ngelihat beberapa media yang mengatakan kalau Raja Salman ke indonesia mau ketemu Habib karena dia adalah keturunan Nabi Muhammad, tapi kan nggak mungkin dong. Karena tujuan kunjungannya sebenarnya ingin ketemu Jokowi. Akhirnya dengan ada berita seperti itu, berarti kan ada harapan. Ya harapan mereka gua wujudkan, (tapi) dengan klue Lion Air (Raja Salman naik Lion Air). Ya harusnya orang berpikir, nggak mungkin sekelas Raja naik Lion Air. Tapi sudah diberi clue seperti itu pun banyak yang ‘kemakan’ sama foto gua,” imbuhnya.

Pada intinya Agan hanya berusaha menggambarkan situasi yang terjadi di sekitarnya. Menangkap harapan sekaligus realita yang ada di tengah-tengah masyarakat. Dan bicara soal harapan bisa jadi itu postif maupun negatif. Ada saja misalnya harapan untuk lawannya ‘terpeleset’.

“Ketika ada foto Habib dan Ahok bersalaman, banyak yang bilang, “Hoax nih! Fitnah nih!” Padahal gua bukan mendobrak norma, cuma menggali norma yang telah terlupakan. Seperti persahabatan islam sama kristen yang sudah terjalin sejak dulu. Ketika ada foto Ahok dipeluk Megan Fox dan dicium Miley Cyrus, wah Ahokers marah-marah, ‘Bohong nih!’ sementara kubu satunya bilang, ‘Nih buktinya’. Nah di wilayah macam itu lah saya selalu. Kadang-kadang saya memberi harapan supaya benar-benar terjadi, tapi kadang memancing supaya jadi perang. Gua selalu mencampurkan air dan api di karya-karya gua ” tuturnya santai.

Mengingat ‘panasnya’ area seni yang dijalaninya, Agan selalu memikirkan masak-masak karya yang akan ditelurkannya. Ia berusaha memahami batasan-batasan dan bahasa-bahasanya, apakah terlalu vulgar atau tidak. Dengan berusaha memikirkan batasan ini, karya Agan malah seringkali di apresiasi oleh ‘korbannya’.

Salah satu karya yang membawa imajinasi adalah ketika Agan mengunggah foto editannya bersama James Hatefield, vokalis Metallica yang sedang party di apartemen lewat blog pribadinya. Berselang sekian tahun, Agan justru berkesempatan bertemu dengan Metallica secara langsung. Dengan berani Agan menujukan hasil edit fotonya kepada personil Metallica.

“Gua kasih liat foto editan gua pas Robert Trujillo foto bareng Jusuf Kalla dan dia jawab I dont remember, where you taken this?” katanya sambil tertawa.

Demikianlah bung seharusnya meresapi karya seni yang ditelurkan Agan Harahap. Melihatnya sebagai gambaran situasi dan harapan yang terjadi di tengah masyarakat, tanpa melihatnya sebagai senjata untuk menyerang lawan. Ketika kita memperlakukannya demikian, bisa jadi kita malah akan tersenyum ketika menyadari bahwa kita telah dimanipulasi oleh Agan Harahap.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Fans Belgia Buat Petisi Agar Radja Nainggolan Kembali Dibawa ke Rusia, Untuk Laga Piala Dunia

“Belgia memerlukan Radja untuk berangkat ke Piala Dunia di Rusia! Salah satu pemain terbaik dan paling penting di tim Belgia! Jika Anda juga berpikir bahwa tidak normal bahwa pemain seperti Radja tidak dipilih di skuat Setan Merah Belgia.” begitu kira-kira seruan yang dijadikan keterangan dari sebuah petisi yang baru-baru ini hangat diperbincangkan pada dunia sepak bola Belgia.

Bermula dari keputusan yang dibuat oleh pelatih timnas Belgia, Roberto Martinesz yang jelas mengundang kontra dari banyak orang.  Sang pelatih tak memasukkan nama Radja Nainggolan dalam kesebelasan yang akan dibawanya ke Rusia, dan jelas hal itu jadi sesuatu yang janggal bagi para fans Belgia. Maka tak heran jika baru-baru ini santer terdengar, ada lebih dari 28 ribu orang fans Belgia bergerak bersama untuk membuat sebuah petisi yang bertujuan untuk menginginkan Nainggolan dimasukkan dalam timnas yang akan berlaga di Piala Dunia tahun ini.

Sumber : https://www.bola.net

Tak tahu apa yang ada dalam isi kepala sang Roberto Martinesz, keputusannya untuk tak mencatatut nama Radja dan mengundang para pemain lain jelas menuai banyak kritikan dari fans. Bahkan Radja pun cukup merasa kecewa, dan konon memilih untuk pensiun dari timnas yang selama ini ia bela.

Dibuat oleh seorang suporter bernama bernama Sebastien Brn, dirinya berharap bahwa petisi itu akan ditandatangani oleh 35 ribu suporter, lainya.Dengan kata lain, ia masih butuh sekitara 7 ribu dukungan dari fans lainnya. Dan tak hanya itu saja, petisi lain juga terdengar digaungkan oleh fans lain yang menggunakan nama “We Want Radja” yang berarti Kami Menginginkan Radja. Untuk yang satu ini, dukungan yang ditargetkan, harusnya bisa mencapai 5 ribu orang.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Kenapa Bung Selalu Cemburu Dengan Masa Lalu?

 

Sudah hidup senang dengan si nona di masa sekarang, tapi anehnya bung kerap mendadak gusar kala dia membahas sedikit tentang masa lalunya. Sekilas ini jelas tampak aneh, apalagi jika ternyata bung tak tahu apa-apa tentang masa lalu mereka. Bertindak jadi pacar yang mencoba menunjukkan cinta. Bung, malah menggila dan cemburu buta.

Sah-sah saja memang jika bung bilang tak suka, lalu memintanya untuk melupakan semua cerita lampau miliknya. Tapi jika hal tersebuta malah dijadikan sumber masalah, barangkali ada yang salah dengan hati kita.

Rasa Tidak Iklhas Untuk Memaafkan Apa yang Telah Terjadi Menjadi Sumber Kenapa Bung Suka Gelisah Sendiri

Tidak iklhas memaafkan atau merelakan apa yang terjadi, menjadi alasan utama kenapa bung selalu saja cemburu dengan masa lalu. Memang dimulut bung mengucapkan “iya aku maafkan” tetapi perkara hati tidak ada yang tahu bukan? ketidakiklhasan dalam menyikapi masalah lah yang membuat bung menjadi seseorang yang dihantui masalah di masa lalu. Bahkan rasa seperti ini sangat tidak baik bagi hubungan, sehingga mengurangi kadar keharmonisan yang terjalin antara bung dengan pasangan.

Merasa Kalah Dalam Kompetisi Merebut Hati Nona, Hingga Masa Lalu pun Bung Anggap Jadi Saingan

Kompetisi ini bukan berarti merebutkan satu piala bergilir seperti halnya kompetisi pada umumnya. Namun, kompetisi yang dimaksud adalah masalah merebut hati nona, dikala bung notabene adalah pasangan nona namun ketika nona bisa kepincut atau terpincut dengan laki-laki lain, atau masih terbayang dengan mantan.

Jelas membuat hati panas, sehingga cemburu terkait persoalan masa lalu tak bisa ditampik begitu saja. Ditambah lagi bung terheran-heran dan selalu bertanya “Kok bisa ya kamu dulu suka dengannya?”. 

Bung Ingin Merasa Menang Dengan Mantan Lewat Perbandingan

Siapa yang tahan apabila dibandingkan kehidupan hubungan sekarang dengan sang mantan. Apalagi membandingkan sikap dan perlakuan, saat mendengar di kuping saja bung bakal merasa muak. Bung yang selalu ingin menjadi nomor satu di hati nona. Kerap melakukan hal ceroboh atau sekedar ingin mengetahui apakah perlakuan bung sudah unggal di mata nona atau belum.

Terkadang hal yang bung lakukan adalah mengunggah pertanyaan “Romantisan aku atau mantan kamu?”, alih-alih ingin mengetahui siapa yang lebih romantis namun bung malah terbawa emosi sehingga tak kuasa menahan emosi di dalam hati. Jadi itu salahmu sendiri bung, siapa suruh tanya begitu?

Kerap Bertanya Hal Spesial Apa yang Dilakukan Laki-laki Lain Kepadamu Bung

Salah satu hal yang membuat bung cemburu dengan masa lalu adalah selalu bertanya hal spesial apa yang dilakukan laki-laki lain kepada nona. Saat bung mengetahuinya, mungkin bung jadi tertantang untuk mengetahui apakah bung bisa mengalahkan dominasi laki-laki tersebut. Namun, hal itu tidak membantu bung menjadi laki-laki spesial!

Hasilanya, akan ada rasa cemburu yang hadir. Sehingga bung kerap menghampiri nona dan merasa curiga apakah nona masih berhubungan dengan laki-laki tersebut. Meskipun nona sudah berkata sejujurnya, tetap saja bung merasa tidak puas dengan jawabannya.

Padahal Apa Untungnya Cemburu Dengan Masa Lalu?

Cemburu dengan masa lalu adalah hal yang membuang energi yang tidak perlu. Lagi-lagi banyak pepatah dan jargon klise yang pada intinya mengatakan, lupakanlah masa lalu, yang berlalu biarlah berlalu. Kalau bung masih kerap dihantui cemburu lantaran masa lalu nona yang dekat dengan banyak pria, memiliki mantan yang menjalin hubungan bertahun-tahun bahkan hal yang lainnya, tak seharusnya bung cemburu berapi-api sehingga emosi di dalam diri.

Karena yang terjadi dulu dengan sekarang sudah berbeda, jadi relakanlah masa lalu dia sama seperti dia merelakan masa lalu mu, yang bisa saja jauh lebih parah darinya. Bukan begitu bung?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Saat Nona Mengerang Ketika Hubungan Badan, Konon Ada Pesan yang Ingin Ia Sampaikan

Saat nona mengerang ketika bercinta bung pasti merasakan gairah yang dirasakan meningkat lebih tajam. Setiap nona mengerang atau mendesah sepertinya nona merasakan kesakitan, tapi apakah bung yakin hal yang terjadi, berarti demikian? belum tentu bung, karena tidak setiap nona mengerang menandakan kesakitan akan tetapi ada beberapa makna dan sarat pesan yang ternyata ingin disampaikan nona kepada anda bung.

Dilansir dari halaman Youqueen, ternyata setiap nona mengerang ada tanda-tanda kenapa nona kerap mengerang saat melakukan hubungan intim. Mungkin karena pelepasan hasrat dan cinta disatukan hingga dapat membuat nona mengenrang yang kalau diteliti sebenarnya ada indikasi kenikmatan yang dirasikan meskipun dibalik rasa pesakitan,

Ternyata Bukan Tanda Kesakitan Namun Kesenangan Bung

Menurut laman Youqueen bahwa terdapat alasan umum kenapa nona kerap mengerang saat melakukan hubungan cinta di atas ranjang, yakni adalah sebuah bentuk respon kesenangan karena sudah dinafkahi secara batin. Meskipun dibalik itu semua terdapat rasa nyeri yang dirasakan, tapi itu tidak menjadi alasan nona tidak menikmati lho bung.

Setiap gerakan yang bung lakukan dan nona kerap tidak mengeluh, berarti itu jadi tanda bahwa nona menikmati setiap hal yang bung lakukan di atas ranjang.

Erangan Nona Adalah Bentuk Kepuasan yang Ingin Disampaikan

Ternyata, mengerang bukan hanya bentuk spontanitas yang nona lakukan ketika merasa senang atau pun karena menikmati setiap sentuhan yang bung lakukan ketika di atas ranjang. Lantaran demi meyakinkan bung, bahwa nona merasa senang karena bung dapat memuaskan batinnya.

Karena hubungan intim bukan sekedar hubungan badan biasa, kalau untuk pasangan suami istri ada rasa cinta yang dapat terbalut di setiap momen yang dilakukan, bahkan di atas ranjang sekali pun. Hubungan intim menggunakan seluruh indra dalam hubungan, hingga nona pun tak mengabaikan suaranya turut terlibat bahkan saat nona mengerang adalah bentuk pesan yang disampaikan kalau nona terpuaskan.

Beban yang Dilimpahkan Kepadanya, Bisa Terlepaskan Saat Mengerang Di Atas Ranjang

Ketika emosi bergejolak yang berkutat di dalam fikiran nona. Bisa saja nona terbebani dengan urusan rumah tangga yang setiap hari tidak ada habisnya, atau nona yang juga berkarir ternyata mengalami stress di dua ruang lingkup kehidupan berbeda antara kantor dan rumah tangga.

Sehingga saat melakukan bercinta, nona tidak fokus dengan apa yang dilakukan bung. Nah, ketika nona mengeluarkan erangan itu adalah suatu bentuk untuk mengalihkan pikiran dari tugas yang penuh beban ke dalam permainan intim yang menyenangkan.

Ketika Suara Erangan Makin Tinggi, Ini Adalah Tanda Kalau Nona Sedang Di Puncak Birahi

Sebagaimana disebutkan, atau pun bung sudah tahu kalau ketika nona mengerang adalah bentuk kalau nona sudah berada di titik orgasme. Sehingga apabila suaranya makin tinggi, maka nona sedang di dalam titik orgasme tertingginya. Hal ini tentu saja merangsang bung juga, karena suara erangan atau desahan yang makin tinggi disikapi dengan birahi bung yang semakin liar tak terhenti.

Bukan Hanya Sebagai Puncak Orgasme, Namun Erangan Bisa Menjadi Pesan Kepada Bung Untuk Perlahan Dalam Permainan

Ketika erangan yang mulai nona suarakan mungkin membuat bung semakin bernafsu dalam sesi intercouse. Kalau bung dapat tersulut nafsunya karena suara erangan nona mungkin harus ditahan dulu bung. Karena erangan yang terdengar pelan dan lembut yang nona keluarkan itu menjadi tanda kalau nona ingin menikmati permainana hingga ia ingin berlama-lama.

Nah bung harus dapat membedakan, kalau nona terengah-engah itu menjadi tanda kalau nona ingin orgasme. Namun kalau suaranya lembut dan pelan itu menjadi tanda kalau nona ingin menikmati permainannya. Memang setiap erangan atau desahan yang dikeluarkan nona membuat hubungan intim semakin bervariasi dan dapat meningkatkan suasana. Hingga bung kerap merindukan suaranya saat melakukan bercinta, ya kan bung?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top