Otomotif

Menilik Kuda Besi Milik Pengawal Presiden yang Didesain Gagah dan Keren

Publik mungkin sudah mengetahui betapa gagahnya kuda besi milik Paspampres. Namun, dalam video Opening Ceremony Asian Games, Bung mungkin makin mempertanyakan motor apa sih yang dipakai pemeran pengganti tersebut? Jawabannya adalah Yamaha FZ1. Motor bewarna hitam ini juga dipakai oleh pasukan pengawal presiden yang bakal setia berada di sekitaran Presiden  ketika beriring-iringan guna mengantisipasi hal-hal yang dapat mengancam keselamatan dari orang nomor satu di Indonesia ini.

Yamaha FZ1 termasuk dalam kelas naked bike yang merupakan keluaran Yamaha. Motor yang memiliki 998 cc ini memang memiliki kecepatan yang mumpuni. Selain itu apabila disejajarkan, ia berada pada kelas streetfighter yang bermesin besar. Sejajar dengan Suzuki Bandit 1250S, Honda CBR1000RR, dan Kawasaki Z1000. Perlu diketahui sebelum menunjuk Yamaha FZ1 menjadi motor Paspampres, motor-motor pengawal presiden sebelumnya memakai Honda Goldwing, Yamaha FJR 1300, dan Yamaha XJ900. Lantas apa saja ya Bung keunggulan dari Yamaha FZ1?

Mesin yang Dimiliki Yamaha FZ1 Sangat Cocok untuk Lari di Jalan

Secara kecepatan memang tak perlu dibahas panjang lebar ya, Bung? Yamaha FZ1 telah dilengkapi dengan empat silinder segaris dengan enam percepatan. Motor yang dipakai oleh pengawal presiden ini memiliki kapasitas 998 cc yang secara garis besar dapat melaju kencang. Motor gede yang hampir menyentuh 1000 cc ini mampu menyemburkan daya 150 tenaga kuda dengan torsi maksimum 106 Nm.

Kecepatan Boleh Kencang, namun Bahan Bakar Tetap Irit dan Aman, Bung

Mendengar kecepatan motor yang begitu maksimal di kelasnya, yakni 246 km/jam, tentu yang Bung pikirkan adalah bagaimana persoalan bahan bakarnya, bukan? Tenang saja Bung. Motor keluaran Yamaha ini ternyata masih dalam kategori irit bahan bakar, loh. Apabila Yamaha FZ1 terisi penuh, bahan bakarnya bakal mencapai 6,72 liter, dan total jarak yang dapat ditempuh adalah 100 km.

Motor Pengawal Generasi Kedua dari Seri Yamaha FZ1

Yamaha FZ1 yang sekarang ditunggangi oleh Paspampres adalah generasi kedua dari FZ1 yang dikeluarkan di tahun 2006. Sebelumnya Yamaha FZ1 sudah muncul dari tahun 2001. Di generasi kedua banyak perubahan yang terjadi mulai dari sasis, rangka bodi, dan mesin yang sepenuhnya baru, Bung. Tetapi banyak bagian dari mesin yang masih sama persis dengan pendahulunya, YZF-R1. Secara rangka memiliki model seperti berlian dan bentuknya lebih kompak dengan menggunakan bahan materi aluminium.

Harga Jual Mencapai Ratusan Juta Saat Pertama Kali Dilepas di Pasaran

Motor bermesin besar yang segmennya hampir sama seperti Honda CBR 1000RR ini memang tak diketahui berapa harga resminya apabila dijual di Tanah Air saat ini. Karena motor yang berada di kelas naked bike ini memang belum beredar di pasar Indonesia. Namun saat Yamaha FZ1 dilepas ke pasaran pertama kali, harga jualnya sebesar US$ 10.290 atau berkisar Rp 125 juta. Apakah Bung berminat?

Sayangnya, Pecinta Motor Gede Harus Merelakan Impiannya Memiliki Yamaha FZ1 Sekarang Juga

Seperti diketahui, Yamaha FZ1 memang dimasukkan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing atau YIMM untuk Paspampres, yang memastikan bahwa tak ‘kan memasarkan motor pengiring yang berada di ring 1 kepresidenan ini. Lantaran Yamaha FZ1 digunakan oleh Paspampres dipesan secara khusus Bung, selain modelnya pun dibedakan dengan motor yang dijual secara luas di Jepang. Kalau Bung ada impian untuk memiliki Yamaha FZ1 lebih baik urungkan niat ya, karena mustahil sepertinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

R U Tough Enough Asia : Ajang Mencari yang Terkuat Dari yang Paling Kuat

Pagelaran mencari orang paling tangguh di Asia hadir kembali lewat program bertajuk ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ 2019, yang tahun ini akan menyeleksi finalis-finalis dari tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, Thailand dan HongKong. Bakal dicari 4 pemenang dari Indonesia lewat public audition yang digelar di Main Attrium, Lotte Shopping Avenue pada tanggal 21 Juli 2019.

Proses seleksi dilakukan dengan cara memberikan berbagai tantangan fisik dan mental. Beragam jenis tantangan mampu menguras keringat dan konsentrasi. Mulai dari burpees, alternate ViPR, berlari zigzag, melewati traffic cone, hingga berayun di hanging board. Proses ini tidak mudah seperti kelihatan-nya, tanpa latihan yang rutin para peserta akan kewalahan.

Persiapan latihan fisik yang stabil, tidak terlalu memaksa sesuaikan kemampuan dan rutin dilakukan tiap hari. Memang kita sebelum ada event, sudah selalu latihan tapi latihan sewajarnya saja,” ungkap salah seorang peserta asal Malang, Hendro Utomo.

Hendro utomo merupakan peserta yang sudah siap untuk menanti pertarugan di R U Tough Enough. Segala macam program latihan sudah dijalankan. Bahkan untuk mengatasi rintangan yang disajikan panitia, ia melakukan pelatihan khusus dengan menguatkan cengkraman tangan.

Latihan kekuatangan tangan, dengan mencengkram batu atau kendi yang beratnya bisa 10 sampai 20 kg. Dengan menahan cengkraman selama satu menit kurang. Efeknya saat rintangan terakhir (hanging board) saya melewatinya lebih ringan,” imbuhnya.

Perjuangan untuk menjadi perwakilan orang terkuat itu sendiri membutuhkan fase. Terlebih banyak peserta yang bagus-bagus memiliki determinasi tinggi untuk mewakili Indonesia di ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ Final Showdown. 

Untuk regional akan dipilih 20 peserta terbaik dan diinterview oleh juri. Kemudian diakhir kompetisi akan dipilih 4 finalis untuk melautkan ke kompetisi kancah internasional dengan grand lrize sebesar USD 15.000 dan mendapat gelat Southeast Asia’s Toughest.

Kami mencari orang-orang tangguh di Asia Tenggara yang nantinya akan kami nobatkan sebagai Southeast Asia’s Toughest dan kami ingin mengajak semua orang yang merasa tangguh untuk berpartisipasi! Ini bukan hanya sebuah kompetisi fisik, tetapi juga mental, dan kami berharap semua peserta tangguh dapat menunjukkan potensi terbaik mereka!,” ujar Betty Tsui, Vice President, Programming of KIX.

KIX, saluran tayangan action entertainment unggulan di Asia, kembali menggelar program ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ 2019 untuk mencari orang paling tangguh di Asia. Program ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ yang juga didukung oleh MNC Vision, pionir TV berlangganan terkemuka di Indonesia.

Program KIX ‘R U Tough Enough’ pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 di Malaysia. Setelah itu, program tersebut diluncurkan di Filipina, Thailand, Singapura dan Indonesia. Di tahun 2018, ‘R U Tough Enough’ menggelar kompetisi regional untuk pertama kalinya di Malaysia dan di tahun 2019 menggelar 4 on-ground events; pertama di Jakarta, Indonesia, kemudian diikuti oleh Bangkok, Thailand pada bulan Agustus, Manila, Filipina pada bulan September dan Final Showdown di Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan November ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Usia Rossi di Yamaha Tak Lama Lagi

Nama Valentino Rossi di dunia balap sudah tidak diragukan. Pebalap kelahiran Italia ini dikenal sangat mahir ketika berada di tikungan. Tak heran, kalau orang sepertinya pernah jadi juara dunia balap motor sebanyak empat kali! Seiring usia berlanjut,  Rossi tak dianggap lagi sebagai senjata Yamaha dalam meraih kemenangan di MotoGP. Menurut kabar, ia tidak akan lama lagi berada di sana.

Performa Rossi tidak konsisten, jadi salah satu faktor kenapa ia akan dikeluarkan dari Yamaha. Belum lagi melihat penampilannya menjelang libur paruh musim kemarin. Semua orang bisa menyaksikan secara jelas kalau Rossi telihat kedodoran. Di seri terakhir MotoGP kemarin tepatnya di seri MotoGP Jerman, tak ada kemajuan yang diperlihatkan.

Lin Jarvis, Direktur Motor Sport Yamaha mengungkapkan keberedaan Rossi. Seolah apa yang diutarakannya  adalah sinyal atau kode bahwa sang legenda tak lama lagi berpisah dengan Yamaha. Meskipun terjalinnya hubungan antara Rossi dengan Yamaha berlangsung sejak 2004.

Pengganti Valentino Rossi sudah ada. Kami tidak akan mempertahankan Valentino Rossi untuk selanjutnya,” kata Lin Jarvis yang dikutip dari Marca.com.

Rossi pernah satu kali berlabuh ke tim lain, Ducati di musim MotoGP 2011-2012. Performa Rossi saat berseragam Ducati sangat buruk, bahkan tidak bersinar. Akhirnya di tahun 2013 memutuskan kembali bersama Yamaha. Kini persaingan berjalan ketat banyak nama muda ingin melampaui sang legenda. Kembali ke Yamaha tak membuat energi gahar-nya kembali sedia kala.

Persaingan dengan pembalap muda. Tapi, bukan berarti Rossi sudah tidak penting untuk kami. Rossi sudah memberikan banyak juara. Bisa saja Rossi akan jadi brand ambasador,” jelas Lin.

Maverick Vinales dan Fabio Quartararo adalah dua pebalap muda andalan Yamaha. Maverick lelbih baik dibanding Rossi di dua seri terakhir. Sedangkan Quartararo tampil mengejutkan di beberapa seri sebelum dan menyikat pole position di babak kualifikasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Rossi Terjatuh Lagi Dan Menabrak Pebalap LCR Honda Idemitsu, Nakagami

17 Juni lalu Rossi terjatuh di MotoGP seri Catalunya setelah kecerobohan dari Jorge Lorenzo, alhasil ia tidak menyelesaikan balapan hingga garish finish. Semalam di sirkuit TT Assen, Belanda, Rossi kembalai bernasib naas. Juara lima kali dunia balap ini kembali  terjatuh sekaligus mengorbankan pebalap lain. ‘The Doctors‘ mengakui kesalahan terkait kecelakaan yang membuatnya dan pebalap LCR Honda Idemitsu, Takaki Nakagami mengalami kecelakaan.

Rossi coba menyalip Nakagami di tikungan ke-8. Namun pebalap asal Itaia itu terjatuh dan membuat Nakagami juga jatuh. Bahkan kedua pebalap meluncur ke gravel dengan kecepatan tinggi. Nakagami buka suara terkait insinden kecelaakaan tersebut yang dikutip Speedweek

“Untungnya! Saya tidak ingat persis apa yang terjadi. Tapi saya berterima kasih kepada produsen helm dan kulit (baju balap pelindung) saya bahwa tidak ada yang lebih buruk telah terjadi. Saya tidak tahu berapa banyak waktu yang saya butuhkan untuk pulih, tapi saya menantikan balapan di Sachsenring, (Jerman),” kata Nakagami.

Saat Rossi mencoba menyalip Nakagami, ia sempat melihat ke arah Rossi tepat setelah pebalap kawakan tersebut kehilangan kontrol ban depan.

Vale menyalip saya di tikungan satu di lap kelima, dan saya menyalip kembali pada tikungan 2. Di tikungan 8, dia mencoba menyerang lagi. Saya melihat dia kehilangan kendali atas ban depan ketika dia berada di bagian dalam saya. Saya tidak punya waktu untuk menyelematkan situasi. Dia terjatuh dan membawa saya,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top