Health & Personality

Laki-laki Kok Baca Novel?

Masa iya laki-laki baca novel?

Mungkin pertanyaan itu muncul di kepalamu ketika seseorang menyodorkan sebuah novel untuk di baca. Tak salah memang, karena mayoritas laki-laki tidak membaca buku fiksi macam novel itu. Bahkan di amerika serikat yang kultur membacanya lebih tinggi dibanding Indonesia, fakta ini juga tak terbantahkan.

Agensi Federal Amerika Serikat yang berfokus pada urusan seni dan budaya, The National Endowment for the Arts pernah merilis survey mengenai hal ini. Ditemukan bahwa, laki-laki yang membaca novel hanya 38 persen dari total populasi laki-laki yang membaca buku. Angka ini berbanding terbalik dengan perempuan.

Mari sejenak lupakan angka-angka tersebut. Karena sesungguhnya tak ada yang salah bagi laki-laki jika membaca novel. Dan Novel tak melulu picisan macam yang kita pikirkan. Bahkan beberapa novel menjadi bagian dari sejarah perubahan.

Di Indonesia, novel-novel karya Pramoedya Ananta Toer misalnya, pernah dicekal dan dilarang edar karena dinilai sebagai ancaman bagi pemerintah. Atau misalnya novel-novel klasik Layar Terkembang, Siti Nurbaya dan Salah Asuhan yang dianggap sebagai penentu tonggak kebangkitan nasionalisme dan feminisme di tanah air.

Ya, novel memang punya kekuatan sebesar itu. Begitu pun efeknya terhadap diri kita.

Kemampuan Nalar Akan Disempurnakan Justru Ketika Membaca Buku novel

Ada hal yang tidak bisa kita dapatkan ketika membaca buku non fiksi, namun akan selalu bisa didapatkan ketika membaca buku fiksi. Buku-buku, non fiksi memberikan kita banyak pengetahuan, namun semua didasarkan pada apa yang saat ini ada dan berlaku di masyarakat. Hasilnya kita akan terkungkung pada pola pikir yang itu-itu saja.

Sementara Novel dengan segala imajinasinya menawarkan ruang untuk berspekulasi dengan sangat baik untuk kita tentang berbagai hal, seperti kepercayaan, norma, dan pengalaman bermain dalam konteks sosial. Hal itu memberi wawasan yang membantu kita untuk bekerja melampaui logika. Hal ini membuat kemampuan kita berpikir out of the box lebih terasah ketika di dunia nyata.

Membaca Buku novel Adalah Salah Satu Cara Ampuh Meredakan Stres yang Bisa Berakibat Buruk Untuk Kinerja dalam Bekerja

Sebagian besar orang berpikir jika cara ampuh mereka untuk meredakan stres yang mereka alami adalah dengan mendengarkan musik, berjalan-jalan, menikmati secangkir teh, ataupun olah raga. Tetapi ternyata menurut sebuah studi dari University of sussex membaca sebuah novel meredakan stres dibandingkan aktifitas lainnya.

Seorang neuropsikolog kognitif David Lewis, mengatakan bawa membaca dapat mengurangi tingkat stres hingga 65%. Temuannya ini menyebut hanya dengan membaca selama enam menit sudah bisa menurunkan detak jantung dan mengurangi ketegangan pada otot. Hal ini terjadi karena k etika sudah ‘tenggelam’ dalam sebuah novel, seseorang dapat melepaskan diri dari kekhawatiran dan tekanan dunia sehari-harinya.

Buku novel Dapat Membantu kita Menemukan Jati Diri dan Juga Kekuatan

Kekuatan cerita serta tokoh yang memiliki karakter yang kuat dijelaskan secara detail dalam sebuah novel. Hal ini memunculkan kekuatan secara tidak langsung di alam bawah sadar untuk menemukan jati dirimu melalui banyak hal yang dialami banyak tokoh serta banyak kejadian yang mereka alami di dalam cerita novel. Imajinasi kita juga akan membantu kita menemukan serta berpikir seperti apa diri kita sebenarnya.

Dalam Dunia Kerja kita Membutuhkan Rasa Empati yang Tinggi, Buku novel Akan Membantu kita Mendapatkannya

Ketika kita membaca sebuah buku novel, kita akan dihanyutkan oleh pengalaman tokoh-tokoh yang ada di dalam cerita melalui berbagai macam kejadian yang dialami. Dan ketika kita membayangkan situasi yang mereka alami, secara tidak langsung akan membawa kita larut dan membuat kita lebih bisa berempati terhadap orang-orang di dalam dunia nyata.

Penelitian yang dilakukan oleh Raymond Mar, seorang psikolog di York University di Kanada menyebut bahwa dengan membaca novel kita sering memiliki pemikiran dan emosi yang konsisten dengan alur cerita. Dengan merefleksikan interaksi sosial masa lalu atau membayangkan interaksi masa depan.

Pengalaman yang kita miliki dalam kehidupan akan membentuk pemahaman kita tentang dunia. Hal Begitu juga ketika kita membaca novel. Membayangkan pengalaman dari cerita novel naratif cenderung membentuk atau mengubah kita menjadi orang yang memiliki rasa empati terhadap apa yang dialami oleh orang lain.

Kemampuan kita Dalam Memecahkan Masalah yang Kompleks akan Terasah dengan Membaca Buku novel

Ketika kita ingin memecahkan masalah, yang dibutuhkan sering kali bukan hanya keahlian soal bidang masalah tersebut. Namun, yang tak kalah pentingnya adalah pemahaman dan intuisi tentang situasi sekitar kita.

Menurut sebuah studi dari Universitynof Toronto, orang yang membaca novel akan mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang situasi dan orang lain. Karena ketika membaca novel, seiring berjalannya cerita kita akan melulu menebak-nebak jalan akhir dari jalan ceritanya. Disinilah intuisi kita akan terasah di kehidupan nyata sehari-hari.

Jadi lain kali, jika ada yang menawarkan buku novel untuk dibaca, jangan ditolak ya bro.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Review

Karena Urusan kunci motor pun soal selera Bung

Tersematnya teknologi Keyless Ignition System sebelumnya pada Suzuki GSX-R150 memang memberikan suatu dobrakan dan fenomena di industri motor sport 150cc. Mengingat teknologi itu pertama di kelasnya ketika itu. Namun Terlepas dari hal tersebut, SIS selaku produsen Suzuki juga mendengar dan memenuhi permintaan dari konsumen lain yang memiliki karakter berbeda, dengan menyediakan Suzuki GSX-R150 menggunakan Shuttered Key System.

 

SIS melihat adanya celah permintaan pasar yang dapat dipenuhi oleh Suzuki GSX-R150 Shuttered Key System, dimana hal tersebut diamati dari kebiasaan dan suara konsumen yang masih lebih memilih menggunakan metode pengaman dengan sistem anak kunci yang lebih sederhana dan bekerja secara mekanis. Meski demikian, tuntutan terhadap jaminan kemanan tetap diprioritaskan demi ketenangan dan kenyamanan memiliki motor sport DOHC 150cc yang sedang digandrungi tersebut.

Sambil menemani keberadaan penjualan Suzuki GSX-R150 varian Keyless Ignition System saat ini, SIS memproduksi varian Shuttered Key System dengan komposisi secara khusus sebanyak 15% dari total produksi GSX-R150 setiap bulan. Dengan demikian, calon konsumen bisa memiliki pilihan lebih banyak sebelum memutuskan pilihannya.

Secara spesifikasi sendiri tidak ada perbedaan antara GSX-R150 varian Keyless Ignition System dan varian Shuttered Key System, kecuali hanya pada sistem kunci pengaman dan ketersediaan pilihan warna saja. Alhasil, SIS memberikan pilihan produk yang lebih terjangkau bagi calon konsumen yang sudah tidak sabar ingin memiliki Suzuki GSX-R150, yaitu dengan harga Rp 28.900.000,- (On The Road DKI Jakarta). Terdapat 3 warna menarik yang dapat dipilih sesuai selera konsumen, antara lain Brilliant White, Stronger Red/Titan Black dan Solid Black/Gloss. Sebagai bonus pembelian, SIS juga melengkapi anak kunci GSX-R150 dengan keyholder Suzuki.

“GSX-R150 dengan Shuttered Key System yang kami luncurkan ini menjadi penanda keseriusan Suzuki untuk terus memperbanyak pilihan varian maupun model sepeda motor Suzuki lainnya di tahun 2018 ini. Kami mencoba untuk menjawab satu-per-satu permintaan konsumen Suzuki yang berada di wilayah-wilayah lain, dimana menjadi pangsa pasar utama untuk GSX-R150 Shuttered Key System ini. Dengan harga lebih ekonomis, konsumen tetap bisa memiliki Suzuki GSX-R150 yang berkualitas dan menjadi pilihan bikers masa kini.” tutup Yohan Yahya – Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Ketika Indonesia Masih Asyik Berdebat Soal Mobil Nasional, Vietnam Sudah Lebih Dulu Memastikan Tempat

Vietnam sebagai salah satu negara di Asia Tenggara melakukan gebrakan dengan menyatakan bakal merilis mobil nasionalnya yang diberi VinFast. Kenapa disebut menggebrak Bung? Lantaran negara yang satu ini bukan merupakan industri otomotif seperti Thailand dan Indonesia, namun dibalik itu semua ternyata Vietnam memiliki tujuan besar dengan merilis mobil nasional dengan segala kesiapannya.

Secara tampilan memang mobil yang bakal dikeluarkan Vietnam sama seperti mobil SUV umum produksi Mitsubishi yakni Pajero, dan pada bentuk sedannya pun sekilas mirip Audi. VinFast sendiri pasti bakal memasuki pasar otomotif Asia Tenggara, yang mana hanya Malaysia yang dapat berbicara banyak lewat prodak anyarnya, Proton. Proses kerja sama yang dilakukan Vietnam dengan beberapa pihak yang menggeluti dunia otomotif, jadi penanda kalau VinFast tidak main-main.

Menggandeng Rumah Desain Ternama Dengan Harapan Produk Yang Dihasilkan Dapat Berbicara

Sumber : Carcoops

VinFast yang nampaknya tidak ingin main main dalam menciptakan produk Vingroup pun meminta rumah desain kenamaan asal Italia, Italiadesign untuk mengajukan 20 desain kendaraan. Setelah desain berhasil dirampungkan, Vingroup selaku perusahaan yang menaungi VinFast pun mengajak masyarakatnya untuk memilih desain mana yang diinginkan.

62.000 masyarakat Vietnam tak mau ketinggalan dalam voting desain yang berlangsung 14 hari tersebut. Hasilnya desain SUV dan sedan paling diminati Bung. Alhasil demi menciptakan produk kebanggaan bangsa, kerja sama dengan Pininfarina pun dijalin. Rekam jejak rumah desain ini pun cukup apik dengan mendesain Hyundai Matrix, Hyundai Coupe, Chery A3, dan juga Brilliance BS4.

Menargetkan Ratusan Ribu Unit Demi Memasyarakatkan Vinfast Di Asia Tenggara dan Vietnam Tentunya

Sumber : Carcoops

Men-VinFast-kan Vietnam dan Asia Tenggara rasanya menjadi istilah yang paling cocok. Kenapa? Karena mereka menargetkan dapat memproduksi 500.000 unit mobil per tahun pada 2025 Bung. Tentu itu bukan jumlah yang sedikit sebagai produk baru. Sementara ditahap pertamanya saja mereka akan memproduksi 100.000 sampai 200.000 unit yang diharapkan dapat mengaspal terlebih dahulu di tanah airnya sendiri.

Tak hanya mobil jenis sedan. SUV 7-seater saja lho, setali tiga uang mereka pun mencari keuntungan dengan menjajal membuat motor listrik guna menghemat BBM. Mobil nasional yang bakal jadi kebanggaan Vietnam direncanakan diluncurkan pada bulan September 2019.

Langkah Tepat Pun Sudah Masuk Timeline VinFast Dengan Mengambil Peran Dalam Pameran Kenamaan

Sumber : Carcoops

Langkah awal yang dilakukan VinFast untuk melancarkan atau sekedar memberi informasi bahwa mereka akan merilis roda empat, dilakukan dengan menghadiri pameran Paris Motor Show 2018 di Paris pada bulan Oktober dengan memamerkan kedua prototipe mobil tersebut Bung. Dan perlu diketahui Paris Motor Show merupakan ajang pameran mobil yang bergengsi di dunia otomotif.

Langkah serius VinFast dalam membangun kendaraan terlihat dengan pembelian blueprint untuk mesin mobil dan sistem mekanis utama perancang ternama Eropa serta Amerika. Bahkan, penunjukan general manager pun tidak tanggung-tanggung, yakni James B. DeLuca, mantan Wakil Presiden Eksekutif General Motors yang sudah pasti sarat pengalaman. James B. sendiri akan bertanggung jawab atas pembangunan, pengoperasian dan pengembangan segmen SUV dan sedan Vinfast

Membangun Pabrik Yang Apik Demi Memuluskan Prodak Ciamik

Sumber : Carcoops

Setelah mengambil langkah matang dari semua sisi, bisa dibilang VinFast memiliki kesiapan dan keseriusan yang mumpuni. Karena secara komperhensif mereka telah menyiapkan semuanya, bahkan dari rumah pembuatan atau pabrik yang menunjuk kota utara Vietnam, Haiphong, di mana tanah seluas 335 hektar akan disulap menjadi pabrik mobil dan motor listrik kebanggaan rakyat Vietnam.

Memorandum pun telah ditandatangi guna meminjam 800 juta dola AS atau sekitar Rp 10 triliun dari Credit Suisse AG sebagai dana investasi. Juru Bicara Vingroup mengatakan, pabrik tersebut akan memperkenalkan sepeda motor listrik pertama dalam 12 bulan ke depan, sementara untuk mobil dalam dua tahun lagi.

Bagaimana Dengan Indonesia?

Sumber : Carmudi

Ketika Malaysia memiliki Proton dan Produo, dan Vietnam memiliki VinFast lantas di mana negara Indonesia sebagai masyarakatnya notabene kerap menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua? Indonesia sendiri sedang memperjuangkan mobil nasionalnya yang bernama Esemka, yang mana telah merakit mobil SUV bernama Garuda 1 (yang katanya mirip mobil China Foday Landfort), dan ada pula mobil Digdaya (yang disebut menyerupai Foday F22).

Kedua mobil ini dikatakan akan diproduksi massal di pabriknya yang berada di Boyolali, Jawa Tengah, yang merupakan produk PT Adiperkasa Citra Esemka Her gabungan dari  PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) dan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Menyongsong Gelandang Bintang, Egy Maulana Vikri, Disambut Di Luar Negeri

Nampaknya teka-teki karir dari bintang timnas U-19, Egy Maulana Vikri, bakal segera terjawab beberapa saat lagi. Publik pasti sudah bosan dengan nama Egy yang santer dikaitkan bakal bermain di Real Madrid, Espanyol dan beberapa klub besar lainnya di Eropa. Lantaran publik Indonesia khususnya pecinta sepak bola, sangat ingin kalau olahraga ini dapat berbicara banyak di kancah dunia Bung.

Terlebih lagi Egy memiliki skill yang matang dengan gocekannya yang mampu melewati lawan, juga kemampuan finishing-nya yang kian mengokohkan posisinya sebagai pemain berbakat. Tapi publik tidak boleh terlalu menaruh beban kepada pemain yang belum berusia 20 tahun ini. Sebab jika kita terus membebankan harapan majunya sepak bola Indonesia kepada Egy, pasti akan membuat dirinya berantakan.

Belum Ada Bocoran Tim Apa Yang Akan Menaunginya, Namun Yang Jelas Egy Bakal Berlaga Di Eropa

Sumber : Goal.com

Meskipun bocoran hanya sampai pada Egy telah mendapatkan tempat untuk bermain di salah satu klub Eropa, namun tak ada informasi lebih lanjut di manakah ia akan bermain Bung, bahkan liganya saja tidak dibocorkan. Bung pasti masih bertanya-tanya tim mana yang menginginkan Egy bergabung langsung dengannya.

Kalau boleh flashback sejenak, Egy memang telah kerap dikaitkan dengan beberapa tim luar, tapi tak semuanya menjadi nyata. Namun paling tidak ada satu klub yang sempat disambangi Egy, yakni Saint-Etienne yang telah mengenoleksi 10 trofi Liga 1 Perancis, dimana kala trial Egy dikabarkan mencetak dua gol. Jadi apakah mungkin Saint-Etienne ya Bung?

Egy Bakal Memecahkan Rekor Bak Pemain Tersohor

Sumber : Fourfourtwo

Sebagai pemain yang selalu dibicarakan karena kelihaian skill-nya tentu layak kalau banyak klub Eropa yang menginginkan pemain asal Medan berusia 17 tahun tersebut. Ayah Angkat Egy, Subagja Suihan, menyatakan bahwa kepergian Egy ke Eropa nanti bakal menjadi pemecah sebuah rekor lho Bung.

“Saya sementara tidak publikasikan dulu. Nanti setelah tanda tangan kontrak, mungkin ada konferensi pers. Intinya mohon doa restu saja. Intinya, akan ada pemecahan rekor bahwa pemain muda kita dikontrak oleh klub profesional di Eropa,” kata Subagja dikutip dari Bola.

Wonderkid Asal Indonesia Ini Ingin Fokus Untuk Tanah Air Sebelum Meniti Karir Di Luar Negeri

Sumber : Bolanasional.co

Tentu mudah bagi Egy Maulana Vikri untuk bergabung ke dalam Timnas U-23 meski usianya baru menyentuh 17 tahun. Namun, beberapa komentator pada saat penyelenggaraan Piala Asia Tenggara U-19 pernah berujar bahwa Egy memang sudah seharusnya naik level dari segi permainan. Bahkan sang komentator menambahkan ia tidak bisa lagi bermain bola dengan anak seusianya.

Kini Egy sedang fokus menggeluti pemusatan latihan bersama Timnas U-23 di Lapangan ABC Senayan, yang di mulai dari tanggal 18-25 Februari 2018. Namun, sang pemain dibocorkan akan langsung bergabung dan menandatangani kontrak setelah TC (training camp) timnas dilakukan.

Egy Pun Mendapat Jaminan Di Klub Yang Namanya Masih Dirahasiakan

Sumber : Asahansatu

Pernah masuk daftar 60 wonderkid tahun 2017 versi website kenamaan Inggris, The Guardian, tentu menjadi kebanggaan. Apa lagi hanya ia satu-satunya pemain asal Asia Tenggara yang dapat masuk di daftar tersebut bersanding dengan nama-nama pemain muda yang telah jadi penghuni di klub besar, seperti  Benjamin Garre asal Argentina yang jadi penghuni di Manchester City.

Mungkin lantaran skill sekaligus ditambah dengan data The Guardian membuat nama Egy kian terbantu. Tak ayal ia digosipkan langsung mendapatkan tempat utama di klub barunya nanti di Eropa, langsung bersama skuat seniornya. “Langsung ke tim utama. Kalau tidak, buat apa kita kirim ke sana,” tutur Subagja.

Namun Menurut Egy Ia Masih Bimbang Untuk Memilih Yang Mana

Sumber : NYSN Media

Dilansir dari Fourfourtwo Indonesia, kabar jika Egy bermain di Saint-Etienne diamini oleh Raden Isnanta sebagai Deputi III Kemenpora sekaligus pembina PPLP Ragunan, yang merupakan tempat Egy sedang mengenyam pendidikan. Menurut Isnan, Egy mendapatkan prakontrak sebelumnya dari Saint-Etienne dan itu sudah 3 bulan lalu, lantaran Egy belum berumur 18 tahun yang mana sekarang menjadi peraturan baru FIFA. Sedangkan Egy baru menginjak umur 18 tahun pada bulan Juli nanti.

Usia yang baru menginjak 17 tahun membua Egy harus bersabar untuk dapat berlaga di Eropa. Lantaran FIFA memiliki peraturan di mana klub tidak diperbolehkan mengkontrak pemain di bawah 18 tahun. Akan tetapi Egy masih bimbang, lantaran banyak tawaran untuknya dari Polandia, Spanyol dan Perancis meskipun masih bersifat pra-kontrak.

“Semua itu sudah masuk secara dokumen dan kini tinggal memilih. Tapi memang waktu itu berangkatnya ke Prancis, tapi kemudian banyak klub yang datang ke Prancis, bukan kami yang keliling. Dari pihak Polandia datang ke Prancis, dari pihak mana datang ke Prancis. Tadinya sih sempat mau keliling antarnegara, tapi kemudian pada datang ke Prancis dan negosiasi di Prancis,” pungkas Egy dikutip dari Fourfourtwo.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Hal Yang Seharusnya Bung Pilih Sendiri, Bukan Karena Perkataan Orang Lain

“Seseorang yang hanya mengekor di keramaian, tak akan berani beranjak keluar dari keramaian tersebut. Sementara mereka yang berani mengambil langkah sendiri, intuisi akan membawanya ke tempat yang tak pernah diketahui sebelumnya.”

Kira-kira begitu kutipan terkenal dari Francis Phillip Wernig. Ya, Bagi banyak orang, menjadi berbeda itu menakutkan. Mereka merasa tak nyaman dengan perbedaan. Padahal, lingkungan secara alami membentuk kita jadi pribadi yang berbeda antara satu dengan yang lain. Mulai dari perbedaan yang kasat mata seperti gaya busana, gaya bicara, gestur, dan sebagainya, hingga perbedaan yang tak kasat mata seperti pola pikir, etika, hingga pengalaman hidup.

Tidak ada salahnya memang buat kita meminta pendapat dan mencari referensi dari orang lain. Namun bukan berarti kita cuma membeo dan mengiyakan begitu saja omongan orang lain. Bahkan ada beberapa hal yang seharusnya kita tentukan sendiri. Apa saja itu?

Memilih Pekerjaan Dan Profesi Mengikuti Kata Hati, Karena Ini Soal Jati Diri

Sejatinya, jadi berbeda itu baik. Tak akan ada perubahan besar yang terjadi di dunia kalau tak ada orang yang berani meninggalkan zona nyaman mereka. Terutama dalam urusan profesi dan pekerjaan. Sudah sepatutnya kita memilih jalan yang sesuai kata hati kita dan bukan karena desakan orang lain.

Kita bisa melihat ini pada cerita nyata dari Steve Jobs. Mungkin kalau Jobs lahir di golongan orang-orang yang hanya mau mengekor, tak akan lahir gawai canggih seperti yang ada sekarang ini. Jobs selalu mendorong agar orang-orang untuk tidak takut agar menuangkan gagasan yang berbeda.

Bukan hanya Jobs, sejumlah tokoh penting dunia bukanlah orang-orang yang lahir untuk jadi ikut-ikutan. Mereka membuktikan, bahwa berani tampil beda justru memberi dampak yang luar biasa.

Tampil dengan Pakaian yang Biasa, Cobalah Untuk Memakai Jenis Pakaian Lain yang Berbeda

Coba bayangkan, bung sedang berada di keramaian dan melihat dua orang yang berbeda. Satu orang mengenakan kaos berwarna netral yang hampir kita lihat setiap hari, akan tetapi orang yang satunya lagi justru dengan berani mengenakan kaos berwarna terang nan cerah di tengah-tengah keramaian yang ada.

Posisikan diri sebagai orang yang sedang menyaksikan dua pemandangan ini, niscaya yang bung lirik lebih adalah si pamakai baju cerah yang berbeda itu. Bukan berarti ingin mengguruimu agar berpenampilan nyetrik demi menarik perhatian, namun gaya berbusana yang tak sama, selalu memberimu warna yang berbeda dari manusia lain pada umumnya.

Berlibur dengan Teman Memang Seru, Namun Bepergian Sendiri Memberimu Petualangan Baru

Tak bisa kita pungkiri, kebersamaan dengan orang banyak memang jadi memori bagus yang meninggalkan keseruan dalam hidup. Segala suka dan duka selama perjalanan, jadi sesuatu yang tak akan bisa terulang kembali. Mereka yang sudah pernah melakukannya pasti setuju, jika travelling bersama lebih menyenangkan.

Namun bukan berarti setiap traveling dan pergi berlibur harus selalu ikut dan bersama teman. Sebab akan ada banyak keinginan yang terpaksa diredam hanya karena tak mau dicap egois oleh teman. Buntutnya bukannya bersenang-senang, malah jadi beban.

Karena itu sangat penting untuk kerap pergi berlibur sesuai dengan yang kita mau. Bahkan kalau perlu pergilah berjalan sendirian. Tak perlu ada diskusi, kita bebas pergi kemanapun. Mengenal masyarakat setempat lebih dekat, hingga belajar dari hal-hal yang bisa diperhatikan dengan lebih jelas. Niscaya hidupmu akan terasa menyenangkan.

Digunakan Tiap Hari Dan Mendefinisikan Siapa Kita, Pilih Mobil Sesuai Selera Kita Bukan Karena Kata Orang

Punya mobil memang butuh komitmen tinggi. Mengingat harga dan durasi pemakaian yang mencapai angka tahunan. Tapi ini bukan alasan untuk tak berani mengambil kesempatan menjajal mobil yang kita senangi. Beberapa orang tak berani mencoba mengikuti seleranya dan memilih pasrah mengikuti pilihan orang lain.

Coba tengok Renault KWID. Mobil ini cocok bagi bung yang ingin punya mobil berbeda dari yang lain. Karena mobil ini punya desain unik bertipe mini crossover yang terinspirasi dari desain SUV. Ciri paling kentalnya adalah ground clearance alias jarak bodi terendah ke tanah yang mencapai 180 mm. Didukung pula dengan fender yang cukup besar khas mobil crossover. Sementara bagian grille depan Renault KWID juga tampil tegas dan kokoh. Lampu depan terdapat “C” shape signature sebagai ciri khas Renault terbaru.

Di bagian interiornya yang paling mencolok adalah hadirnya head unit layar sentuh berukuran 7 inci yang mengatur sistem hiburan di dalam kabin mobil, lengkap dengan fitur radio, usb, aux, Bluetooth telephony bahkan system navigasi satelit dengan tampilan 2D/3D.

Sementara untuk fitur sisi keamanan Renault KWID dibekali dengan keyless entry dengan remote dan central lock. Nah untuk kenyamanan Renault KWID juga memiliki fitur heater atau penghangat kabin jika udara di luar terlalu dingin. Fitur macam ini tak dimiliki mobil terdahulumu bukan?

Tak Perduli Kata Orang Kita “Harus Ini”, “Harus Itu” Lakukan Semua Hal yang Kita Mau

Akan selalu ada segelintir orang yang bersikap sebagai tukang kritik yang tak dibayar. Memberi masukan yang lebih mirip aturan hingga mencoba menghakimi segala hal yang kita lakukan. Tak apa memang selagi kritiknya baik, memang wajib kita dengarkan. Namun tetap keputusan penting dalam hidup haruslah bung yang menentukan.

Tak perlu risau jika ada orang yang akan menganggapmu berbeda, sebab orang besar tak lahir dari kumpulan manusia yang memiliki kebiasaan serupa. Dia yang berani mendobrak kebiasaan dengan alasan kuat, niscaya akan benar-benar membuat perubahan buat dirinya dan orang lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top