Film

Mari Bung Mengenali Motor Yang Ditunggangi Dilan Di Dalam Filmnya

Belakangan ini film Dilan 1990 menjadi perbincangan berbagai kalangan. Terutama anak muda yang kepincut alur cerita cinta antara Dilan dan Milea, buah karya dari novelis Pidi Baiq. Setelah di angkat ke layar lebar, film ini berhasil tembus hingga lebih dari 3 juta penonton. Menariknya, Dilan yang diceritakan sebagai panglima tempur geng motor menaiki sebuah motor lawas. Motor itu adalah Honda CB 100 atau yang dikenal dengan Honda Gelatik.

Sutradara Dilan 1990, Fajar Bustomi mengatakan kalau motor CB 100 yang dipakai shooting ada dua. Satu motor punya dia, dan satunya lagi milik PH Falcon Pictures. Tidak banyak modifikasi dari Honda CB 100 yang digunakan ini, ubahannya pun hanya sebatas sepatbor, knalpot dan nomor plat yang dicopot demi menyamakan dengan karakter Dilan yang badung di era 90-an.

Meski Motor Tua Tapi Akselerasi Masih Muda

Sumber : Fncounter.com

Motor keluaran tahun 70-an ini sudah tak lagi dapat dibilang muda, bahkan beberapa sparepart originalnya bisa dikatakan mulai langka. Meskipun tua tapi untuk soal akselerasi motor ini masih mumpuni lho Bung. Lantaran mesin yang dimiliki sangat bagus walaupun hanya 100 cc, tetapi untuk akselerasi motor ini masih oke kok Bung. Apa lagi kalau Bung mempunyai kocek lebih, motor ini bisa dioprek untuk mendapatkan tenaga yang gahar hingga dapat bersaing dengan motor baru saat ini.

Perawatannya Pun Relatif Mudah Dan Terjangkau Bung

Sumber : Sayonaracycles,com

Meskipun sparepart orisinilnya sukar ditemukan, bukan berarti membuat motor ini sulit dirawat. Malah kebalikannya, dibanding motor klasik atau lawas lain motor ini termasuk dalam kategori mudah dirawat. Jadi Bung yang berniat mencari motor ini agar terlihat badung tapi keren seperti Dilan, tak perlu mengkhawatirkan soal perawatannya. Lebih baik kerahkan tenaga Bung untuk mencari aksesoris bagi motor tua ini saja.

Dibalik Modelnya Yang Klasik Dan Elegan, Honda CB 100 Sangat Mudah Dimodifikasi

Sumber : Kissfmmedan.com

Pasti banyak diantara Bung yang berburu Honda CB 100 lantaran sangat mudah dimodifikasi. Kalau berbicara modifikasi Honda CB 100, banyak jenis yang dapat diaplikasikan pada motor ini. Seperti gaya cafe racer, bobber, jap style hingga beberapa gaya modifikasi lainnya. Semua gaya yang diaplikasikan dapat disesuaikan dengan selera pribadi dari sang penunggang besi tentunya.

Harga Jual CB 100 Pun Tetap Dapat Bertahan Bung, Meski Eranya Sudah Dimakan Zaman

Ketika seseorang membeli sebuah kendaraan, pertimbangannya tidak hanya dari model namun juga dari harga jual. Lantaran harga jual menjadi pertimbangan apabila sang pemilik jenuh dengan tunggangannya. Namun, Honda CB 100 termasuk motor lawas yang harga jualnya tidak turun, beda dengan motor jaman sekarang yang harganya dapat anjlok di pasaran. Apa lagi kalau Bung memiliki motor CB 100 dengan sparepart yang masih orisinil. Otomatis harga jual bisa mahal. Untuk harga CB 100 tahun 1970  saja dihargai 5 juta, sedangkan keluaran tahun 71 dan 72  berada di harga 4,5 juta dan 4 juta. Untuk motor CB 100 yang sudah dimodifikasi bisa mencapai 10 juta Bung.

Lantas Kenapa Dinamakan Honda Gelatik?

Honda CB 100 merupakan motor yang langka di zaman sekarang. Lantaran sudah tidak lagi diproduksi oleh produsennya, Honda. Untungnya mesin yang dimiliki Honda CB 100 sangat kuat hingga dapat bertahan hingga sekarang. Oleh karena itu Honda CB 100 pun dinamakan Honda Gelatik karena keberadaannya yang kini langka.

Gelatik lebih dikenal sebagai jenis burung di areal sawah dan ladang yang suka menyantap biji-bijian, buah dan serangga. Karena perburuan liar dan menyusutnya habitat hidup membuat burung ini sulit ditemukan. Selain itu bentuk dari Honda CB 100 pun diasosiasikan seperti burung gelatik dengan spot warna putih sekaligus kepala (headlamp) berwarna hitam yang merupakan ciri kisah burung tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menggodanya Warna Merah Yang Membuat Perempuan Tertarik Sekaligus Tampil Lebih Menarik




Sebentar lagi peringatan HUT RI ke-73, pasti kamu sudah turut melihat dan merasakan euforia jelang peringatan Hari Kemerdekaan di sekitarmu. Paling terasa pasti urusan warna yang di bulan Agustus ini di dominasi warna bendera merah dan putih. Tapi sebentar, kamu sendiri masih ingat makna kedua warna tersebut? Yup! Merah identik dengan keberanian, sementara putih melambangkan kesucian.

Bicara soal warna merah dan kaitannya dengan keberanian, sebenarnya warna yang satu ini juga punya makna dan asosiasi lainnya lho. Beberapa makna warna merah ini bahkan didukung penjelasan ilmiah dan sejumlah penelitian di belakangnya.

Merah Selalu Punya Makna Filosofis Tersendiri di Berbagai Budaya Negara di Dunia

Bung sudah tahu, kalau di Indonesia, merah itu berani. Tapi bagi orang Tiongkok, warna merah dimaknai berbeda. Merah diasosiasikan sebagai warna yang membawa keberuntungan di negara tirai bambu ini. Bahkan pengantin perempuan di negara tersebut pun diharapkan agar selalu memakai busana berwarna merah dengan harapan kehidupan rumah tangganya kelak selalu dipenuhi oleh keberuntungan.

Sementara di Spanyol urusannya jadi lain. Warna merah diartikan sebagai unsur yang punya stimulus kuat. Tak heran kalau kamu sering melihat aksi matador yang ‘bermain’ dengan banteng, pasti tak asing dengan kain warna merah yang dipakai matador untuk menarik perhatian banteng.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa warna merah? Sebagian menjelaskan warna ini dipilih untuk menyamarkan jika terjadi sesuatu dengan si matador yang mengakibatkan terluka.

Namun di samping itu menurut sains, sejatinya hewan ternak seperti banteng memang hanya bisa mengenali warna-warna terang seperti merah, hijau, dan biru. Dari ketiga warna tersebut, warna merah yang paling kuat. Dalam penelitian lainnya menyebut, kendati banteng bisa saja ‘marah’ saat diberi stimulus dengan warna yang lain, tapi daya serangnya akan lebih kuat kalau dipancing memakai benda yang berwarna merah. Hal ini bahkan sudah dibuktikan oleh peneliti asal Spanyol, José M. R. Delgado, dari Yale University.

Laki-laki pun Akan Terlihat Lebih Menarik Kalau Pakai Warna Merah

Okay, Bung, ada cara mudah untuk terlihat lebih menarik tanpa usaha lebih. Gunakan saja warna merah! Sebab berdasarkan penelitian terbaru dari Journal of Experimental Psychology, badan sixpack dan tatapan tajam memang membuat perempuan jatuh hati, tapi laki-laki yang berani tampil dalam busana berwarna merah pun ternyata dinilai atraktif bahkan bisa membangkitkan gairah seksual perempuan lho!

Menariknya, para peneliti mengungkapkan, dalam benak perempuan saat melihat laki-laki tampil dalam busana berwarna merah menandakan kalau laki-laki tersebut mapan, kariernya bagus, dan gajinya besar. Hal ini didasari karena sebenarnya warna merah pun diasosiasikan pada tubuh yang sehat dan jiwa yang tentram, bahkan juga serta simbol kejayaan. Lihat saja, kalau ada acara bergengsi pasti para tamu undangan VIP akan berpose di atas red carpet, bukan?

Nah Untuk Para Nona, Kami Para Lelaki pun Sejujurnya Tertarik Dengan Perempuan Beratribut Merah

Sebagian Nona masih ragu menggunakan warna merah? Mari kita bisikan satu rahasia: “perempuan yang menggunakan warna merah terlihat lebih menarik loh di mata laki-laki”. Ini bukan omong kosong. Kembali lagi soal stimulus, penelitian Adam Pazda, seorang psikolog sosial asal University of Rochester di New York mengklaim bahwa perempuan yang mengenakan busana warna merah dianggap punya daya tarik tersendiri dan terlihat lebih seksi.

Bahkan jauh sebelum penelitian ini dibuat, sebuah lagu berjudul The Lady in Red milik Chris de Burgh bisa sedikit menjelaskan kenapa laki-laki suka melihat perempuan berpakaian merah. Menurut Pazda ditemukan kalau warna yang dipilih perempuan ternyata memang menentukan penilaian lawan jenis terhadap dirinya. Saat perempuan memakai warna merah, biasanya pihak laki-laki akan tertarik secara seksual.

Atribut Warna Merah Tak Cuma Soal Pakaian

Ketika bicara soal atribut, ini tak dimaksudkan hanya soal pilihan busana ya. Karena istimewakan dirimu melalui warna merah bisa dilakukan lewat beragam hal. Ambil contoh misalnya kendaraan yang digunakan sehari-hari. Kita bisa melirik warna baru dari Yamaha New Fino 125 Blue Core varian Grande yaitu warna Luxury Red.
Merahnya tak sekedar merah. Karena pilihan warna merahnya sangat unik. Berbekal matte colour, merah yang disematkan pada motor ini menjadi nuansa eksklusif. Nampaknya merah macam warna Luxury Red ini yang dibicarakan dalam penelitian di atas tadi. Apalagi warna matte tersebut berpadu apik dengan jok bertipe double seat yang berdesain berkelas. Sementara dari depan, cover berwarna merahnya tampak stylish dengan lampu LED yang juga elegan.

Tak cuma urusan tampilan yang bikin penasaran. Mesin Blue Core yang disematkan pada motor ini diklaim 50% lebih irit. Apalagi motor ini juga sudah punya fitur indikator irit bahan bakar untuk berkendara lebih ekonomis dan aman.Tentunya makin lengkap dengan fitur stop & start system yang membuat mesin mati saat berhenti 5 detik dan otomatis menyala kembali jika gas diputar.

Asiknya lagi motor ini sangat praktis. Ban tubelessnya yang lebar membuatnya lebih nyaman dikendarai karena tidak mudah oleng. Dan ketika menghadapi turunan atau tanjakan, Smart Lock System akan membantu mengunci rem agar tak dirundung was-was motor akan meluncur. Sementara, ketika mencari motor di tempat parkir, cukup tekan sekali Advance Key System-nya untuk menemukan Fino-mu dan tekan lebih lama untuk membuka penutup kuncinya.
Dengan kombinasi warna dan fitur macam itu, para perempuan yang menggunakan motor merah satu ini dijamin akan bikin mata kami para lelaki melirik. Penasaran sama motor satu ini? Yuk simak detail lengkap Yamaha New Fino 125 Blue Core di sini!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Adu Lihai Mekanik Dari Castrol Super Mechnic Contest Bukan Sekedar Kompetisi, Tapi Kaya Akan Edukasi

Ajang kompetisi bergengsi bagi para mekanik di roda dua kembali terjadi. Karena ajang Castrol Super Mechanic Contest 2018 kembali hadir. Tujuan Castrol dari kompetisi ini bukan hanya mencari terbaik dari yang terbaik namun memberikan edukasi sekaligus mengasah keahlian karena perkembangan jaman membuat teknologi mesin semakin berkembang khususnya di kendaraan bermotor.

Bedanya, pagelaran tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah hadirnya Castrol Cars Super Mechanic Contest atau ajang adu skill oprek mesin antara mekanik roda empat, yang digelar secara perdana. Sebelumnya ajang ini hanya mengaduk skill mekanik dari kendaraan roda dua.

Pemenang dari Castrol Cars Super Mechanic Contest dan Castrol Bikes Super Mechanic Contest nantinya bakal diadu lagi dengan cakupan Asia Pasifisik di ajang Castrol Asia Pacific Mechanic Contest 2018 di Thailand pada bulan November. Untuk pemenang asia pasifik dari roda empat bakal diberikan kesempatan untuk tergabung bersama tim Renault di ajang Grand Prix F1 di Singapore nanti.

Di tahun lalu perwakilan dari Indonesia di ajang Castrol Asia Pacific Mechanic Contest tahun 2017 asal Surabaya mendapatkan peringkat ketiga. Tentu saja hasil tersebut cukup memuaskan, adapun target tahun ini tidaklah muluk-muluk hanya memberikan yang terbaik. Seperti yang dinyatakan oleh Country Marketing Manager Castrol Indonesia Deananda Sudijono.

“Ajang ini tentunya sekaligus menjadi pembuktian bahwa mekanik Castrol Bike Point Indonesia telah siap bersaing di panggung internasional,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Review

Akhirnya Bandit Yang Melegenda Itu Hadir Di Indonesia

Bandit! Buat para penggila motor nama yang satu ini sudah melegenda sejak era 80-an. Motor keluaran pabrikan Suzuki yang erat dengan torsi besar dan tampilan berotot bergenre naked bike. Hingga era saat ini Bandit konsisten masih diproduksi dan nama Bandit tetap disegani di sejumlah kelas mulai dari kapasitas mesin kecil hingga yang mencapai di atas 1000 cc.

Namun selama ini publik di tanah air cuma bisa gigit jari. Pasalnya Bandit tidak pernah secara resmi masuk ke Indonesia. Motor-motor Bandit yang beredar di Indonesia hanya dimasukan dalam jumlah terbatas oleh para importir umum. Tak sedikit yang memimpikan bisa memiliki motor satu ini.

Wajar jika kemudian penggila motor di Indonesia sempat riuh membicarakan ketika isu menyeruak bahwa PT Suzuki Indomobil Sales akan memboyong Bandit ke Indonesia. Antusiasme itu terlihat jelas hingga di momen perkenalan resmi Bandit di event Gaikindo Indonesia Auto Show alias GIIAS 2018.

Mengusung nama resmi Suzuki GSX150 Bandit, motor ini dibangun dari basis motor keluaran Suzuki yang sudah terlebih dahulu sukses di Indonesia. Bentuknya mengingatkan kita akan Suzuki GSX-S150 yang sukses mendongkrak penjualan Suzuki itu.

Kendati sama-sama bertipe naked bike, ada perbedaan tegas antara versi GSX-S150 dan GSX150 Bandit. Paling jelas kentara adalah bentuk jok motor ini. Tidak lagi dirancang bertumpuk namun dibuat lebar, panjang dan menyatu antara pengendara dan pembonceng. Khas motor Bandit di kelas dengan kapasitas mesin lebih besar.

Menurut pihak Suzuki, perubahan ini dibuat karena kenyamanan berkendara merupakan poin utama dalam pengembangan GSX150 Bandit.Dengan mudah kita bisa melihat jelas GSX150 Bandit sebagai kendaraan harian dan juga sebagai sarana melakukan hobi touring.

“Kami senang dapat memperkenalkan Suzuki GSX150 Bandit untuk pertama kalinya di hadapan publik. Harapan kami GSX150 Bandit juga bisa menjadi teman keseharian dan kebersamaan bersama komunitas pengguna nantinya” ungkap Yohan Yahya Sales & Marketing 2W Departemen Head PT SIS yang ditemui di Ajang GIIAS 2018.

Bung bisa membayangkan serunya memboceng si nona dengan motor Bandit ini. Bung dan nona tak lagi dipisahkan oleh dua jok seperti tipe GSX lain. Si Nona bisa dengan santai memeluk Bung selama dalam perjalanan sambil menyenderkan tubuhnya santai.

Bukan Bandit namanya kalau dapur pacunya biasa saja. Secara sejarahnya, Bandit memang selalu dibangun dari basis motor tipe sport berkode GSX. Jadi seperti menyematkan mesin motor sport ke rangka dan bentuk motor naked alias telanjang. Tak heran jika motor-motor Bandit selalu dikenal punya perbadingan bobot dan tenaga yang brutal.

Seolah ingin menjaga sejarah ini, GSX150 Bandit dipersenjatai dengan mesin serupa yang diterapkan pada GSX-R150 dan GSX-S150. Motor bertipe overstroke ini punya performa di atas rata-rata dengan tipikal ganas di putaran atas.Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan. Ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya.

Lantas Bandit ini cocok untuk siapa? Pihak Suzuki menjelaskan target penggunaka GSX150 Bandit adalah kaum profesional dewasa yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.

“Kalau Suzuki GSX-S150 kita peruntukan bagi kaum muda usia 18-25 tahun, sementara GSX150 Bandit untuk para profesional di rentang usia 25-34 tahun” tambah Yohan.

Namun buat Bung yang sudah lama memimpikan Suzuki Bandit masih harus sedikit bersabar. Karena event kemarin baru merupakan ajang perkenalan dan belum sebagai peluncuran resmi. Bahkan untuk harganya pun Suzuki belum berani main buka-bukaan. Konon kabarnya paling lambat di bulan September, Bandit akan resmi meluncur di Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Modifikasi

Katros Garage Mengemban Kepercayaan Modifikasi Tunggangan Putra Sulung Jokowi

Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming, memang memiliki ketertarikan dalam dunia otomotif seperti roda dua. Memiliki kuda besi Royal Enfield Tipe Classic 500 yang sangat gagah, ternyata belum memuaskan hasratnya sebagai pengendara. Ia pun mengantarkan motornya ke bengkel kawakan di daerah Ciputat Timur, yakni Katros Garage, untuk dipoles sesuai keinginannya yakni bertipe bobber.

Dana yang dihabiskan untuk mempercantik motor berwarna hijau tersebut diperkirakan mencapai Rp 20 -25 juta. Perubahan yang dialami motor ini pun tak terlalu signifikan dari aslinya, hanya perubahan minor dibagian ukuran ban, perpanjangan swing arm, stang, jok motor, knalpot, sampai lampu depan belakang.

Meskipun mengurus motor anak nomor satu di Indonesia, Katros Garage, tetap memperlakukan Gibran layaknya customer lainnya tanpa ada perlakuan khusus. Seperti tetap menunggu jadwal antri modifikasi sesuai dengan daftar tunggu yang masuk ke Katros.

“Yang khusus enggak ada sih, cuma kita lebih hati-hati saja customnya,” kata Julianto, Kepala Bengkel Katros Garage.

Ia pun menjelaskan tentang tingkat kesulitan pembangunan motor bertipe bobber, yang terletak pada pengukuran dan penyesuaiannya dengan kapasitas motor.

“Tingkat kesulitan pasti ada, yang kita harus pikirin dan ukur. Harus sesuai dengan kapasitas motornya sendiri,” terangnya dilansir dari Tribunnews.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top