Komunitas sport

Mandi Keringat Ala Pemain Airsoft Gun

airsoft gun

Jika hanya menonton para pemain airsoft Gun yang sedang berlaga, bisa jadi mereka hanya terlihat sedang bermain perang-perangan. Tapi jangan salah, aktivitas ini ternyata juga termasuk olah raga dengan pembakaran jumlah kalori yang tidak sedikit.

Tapi kenapa memilih olah raga satu ini dibandingkan yang lain? Karena bermain airsoft gun menyenangkan! Daya tarik utama tentunya ada pada unit airsoft gun. Senjata yang digunakan dalam permainan ini semuanya merupakan replika dari senjata yang beredaran dipasaran atau digunakan militer. Jangankan senjata yang sudah dikenal macam M16, AK48 atau Baretta, bahkan senjata buatan pindad saja bisa ditemui replika airsoftgunnya. Replika ini bukan hanya dalam bentuk dan dimensi ukuran, tapi juga hingga ke bobot alias beratnya. Rata-rata replika yang berbentuk senapan ini beratnya mencapai 3-5 Kg.

airsoft gun

Nah, terbayangkan diperlukan fisik seperti apa untuk bisa menopang senjata yang beratnya setara dengan aslinya itu. Ini masih diluar peralatan lainnya yang juga dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Mulai dari sepatu boot, ransel perang, botol berisi minum, helm, rompi anti peluru dan serentetan perlengkapan lain yang dibawa para pemain.

Lantas apa yang membuat, kita mau mengangkat beban seberat itu? Karena bentuk permainannya yang seru. Setiap game dalam airsoft gun dibuat mirip dengan perang aslinya. Setting akan dibuat layaknya perang hutan atau perang kota. Pemain akan dibagi dalam dua kelompok. Satu kelompok sebagai bertahan dan yang lainnya sebagai penyerang.

Terhitung sejak 2012 Airsoft gun dimasukan ke dalam kategori senjata api untuk olah raga. Dengan munculnya peraturan Kapolri No. 8 tahun 2012 ini konsekuensinya setiap kepemilikan airsoft gun harus memiliki izin.

Apa latar belakang kepolisian memasukan airsoft gun ke dalam kategori senjata? Disinyalir unit-unit airsoft gun banyak digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. Kepolisian merujuk beberapa kasus macam penembakan halte busway hingga menyebabkan kacanya pecah sebagai penyalah gunaan airsoft gun. Hal ini ditentang keras oleh para penggemar airsoft gun. Baca selengkapnya disini!

Seluruh aksi yang biasa hanya kita simak di televisi diterapkan disini. Mulai dari berlari, menunduk, melompat, berjalan tiarap dan kegiatan lainnya yang menguras keringat. Dan pemain melakukannya tanpa disadari karena adanya adrenalin yang memuncak.

Menurut Bobby Ferdian, manager training di Elite Club Epicentrum, Aktivitas airsoftgun ini memompa oksigen dan aliran darah lebih banyak. Ini menyebabkan jantung, paru-paru dan otak bekerja lebih maksimal. Selain itu konsentrasi tinggi dalam permainan ini mempertajam seluruh panca indera. Dan terutama, dengan adanya beban dan aktivitas yang intens kalori dalam tubuh akan terbakar dengan sendirinya.

Salah satu skenario yang banyak membakar kalori adalah Close-quarter battle. Dalam permainan ini pertempuran dilakukan dalam jarak dekat. Biasanya diceritakan dalam bentuk sebuah penyerbuan. Bisa ditebak, karena jarak yang berdekatan, para pemain “dipaksa” untuk terus bergerak secara berkesinambungan. Tak heran dalam satu skenario yang biasa digelar 10 hingga 15 menit bisa 70-100 kalori dibakar oleh setiap pemainnya.

Efek lain adalah meningkatnya adrenalin tubuh karena adanya unsur ketegangan. Hormon adrenalin yang terpicu ketika tegang ini akan mengaktifkan hormon lain yang bernama endorfin ketika tubuh sudah dalam keadaan tenang.

Dr. Wisnu Pramudito, ahli bedah Rumah sakit Medika Lestari Ciledug mengungkapkan, zat endorfin ini akan membuat tubuh lebih rileks dan detak jantung menjadi lebih tenang. Fungsinya serupa morfin, tetapi zat ini dihasilkan secara alami oleh tubuh.

Inilah esensi sebuah olah raga. Bagaimana melakukan aktivitas secara menyenangkan, tanpa beban dan bisa lebih rileks. Jadi sobat yomamen sudah siap untuk berperang?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Ketika Beli Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 Kini Berhadiah Jaket Sporty

Sukses menghadirkan Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 ke hadapan publik Indonesia hingga akhirnya menjadi trend setter baru motor sport 150cc pada saat ini, kini PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali memberikan program terbaik yang berlaku mulai bulan Oktober 2017. Setiap konsumen yang melakukan pembelian Suzuki GSX-R150 maupun GSX-S150 akan langsung mendapatkan jaket sporty berdesain keren dan penuh gaya masa kini.

“Tidak terasa Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 sudah memasuki periode semester kedua dari peluncurannya, dan penerimaan kehadirannya dinilai sangat baik bahkan hingga saat ini” ungkap Yohan Yahya – Sales & Marketing 2W Dept. Head PT. SIS

Melihat dari perkembangan dan semakin banyaknya pemilik Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 yang selalu tampil bergaya dengan pakaian dan perlengkapan berkendara yang modis, SIS berinisiatif untuk melengkapi konsumen baru Suzuki GSX dengan jaket sporty secara cuma-cuma yang bisa menambah pesona sang pengendara. Jaket sporty tersebut berdesain race fit dan dilengkapi dengan full protector untuk perlindungan. Pengguna akan tetap nyaman menggunakan jaket tersebut ketika bergerak, dan langsung mengisyaratkan bahwa jaket tersebut berkualitas tinggi. Bahan yang dipergunakan pun telah water proof sehingga aman dari tetesan air.

“Sebagai rasa terima kasih, kami ingin menciptakan komunitas pengguna sepeda motor Suzuki menjadi lebih besar kembali, khususnya untuk model GSX-R150 dan GSX-S150 ini melalui program hadiah jaket sporty secara langsung bagi konsumen yang baru akan melakukan pembelian mulai bulan Oktober 2017. Bagi yang belum memiliki Suzuki GSX, segeralah mengunjungi jaringan dealer Suzuki dan jangan sampai melewatkan kesempatan baik ini.” sebut Yohan Yahya menambahkan.

Fitur-fitur moderen dan canggih tersemat di GSX-R150, seperti keyless ignition system yang telah terbukti mampu meminimalisir tindak kejahatan pencurian sepeda motor. Untuk kenyamanan berkendara dengan performa mesin yang besar pun bisa dinikmati dengan tipe GSX-S150. Keduanya dibekali mesin 150cc berteknologi DOHC (Double Over Head Camshaft) dan fuel injection yang canggih, sehingga pengendara akan terpuaskan setiap saat. Posisi duduk yang rendah dan total bobot yang ringan dirancang sesuai dengan postur tubuh orang Indonesia dan Asia pada umumnya, sehingga tidak akan menjadi masalah untuk dikendarai setiap hari.

Berlaku serentak mulai bulan Oktober 2017, Suzuki memberikan harga yang berbeda dari sebelumnya. Kini GSX-R150 dibanderol dengan harga Rp 28.900.000,- (On The Road DKI Jakarta) dan GSX-S150 sebesar Rp 24.400.000,- (On The Road DKI Jakarta). Harga promo periode ke-2 tersebut masih berada di bawah harga normal yang pernah disiarkan sebelumnya. Suzuki masih menjadi pilihan terbaik dan terjangkau bagi konsumen Indonesia pada saat ini, sehingga semakin banyak konsumen yang bisa menjadi pusat perhatian dan menjadi bagian dari tren saat ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Menangis Tersedu Karena Belanda-Italia Gagal Lebih Dulu

Piala Dunia sudah di depan mata. Tiga puluh negara sudah mengantongi tiket emas ke Rusia yang didapuk sebagai negara tuan rumah perhelatan pesta akbar sepakbola itu pada 2018 mendatang. Meski pelaksanaannya masih menanti hitungan bulan hingga menjelang hari H, kompetisi memperebutkan tiket emas Piala Dunia nyatanya telah sukses menyuguhkan rangkaian drama berurai air mata.

Terbaru, dua tim besar yaitu Belanda dan Italia harus menelan pil pahit. Keduanya tak lagi punya peluang untuk merengkuh trofi Piala Dunia FIFA 2018 bagi negaranya. Kegagalan yang dialami Belanda dan Italia seakan membuat separuh dunia dirundung pilu. Sebagian membatin, Piala Dunia seperti apakah yang akan tersaji jika tak ada Belanda dan Italia? Hingga hari ini jeritan pilu itu pun belum juga reda.

Semua Bermula Saat Belanda Gagal Mengungguli Swedia…

Belanda memang menang 2-0 dalam laga terakhir kontra Swedia. Tapi dua gol itu belum cukup menyaingi akumulasi gol yang telah dikumpulkan Swedia. Menghuni grup A, tim berjuluk Der Oranje itu hanya mampu mengoleksi 19 poin dan menempati peringkat ketiga. Itulah yang akhirnya membuat Arjen Roben dkk harus berbesar hati lantaran tak lolos babak play-off. Satu-satunya peluang Belanda saat itu hanya akan bisa direngkuh bila mereka mampu membalikkan keadaan dengan membuat tujuh gol tanpa balas atas Swedia. Sayangnya, mereka gagal merengkuh peluang tersebut.

Belum Bisa Lupa dari Kegagalan Belanda, Hal yang Sama Ternyata Harus Terjadi pada Timnas Italia

Stadion San Siro jadi saksi bisu kepedihan mendalam yang dialami pasukan Gli Azzurri setelah kalah dari Swedia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018. Tak ada yang menyangka akan hasil pahit kemarin. Sebagai tim besar, Italia pasti sudah memancang strategi jangka panjang demi merengkuh trofi Piala Dunia 2018. Namun semua itu harus pupus. Mimpi buruk ini terlalu menyakitkan. Bagaimana tidak, bertahan selama enam dekade sebagai tim besar yang selalu lolos kualifikasi bahkan beberapa kali merengkuh gelar juara, tahun depan Gli Azzurri hanya bisa menjadi penonton untuk setiap laga yang bergulir.

Kekalahan Italia selalu menyisakan ironi untuk dikenang. Flashback sebentar, skor kacamata yang terjadi selama jalannya laga seperti jalan buntu bagi pasukan Giampiero Ventura, apa lagi lawan mereka sudah mengantongi agregat 1-0.

Entah Apa Julukan yang Tepat Untuk Swedia, Terutama Usai Mempecundangi Belanda dan Menyingkirkan Italia

Swedia punya riwayat kurang manis pada helatan Piala Dunia 2010 dan 2014. Tiket emas menuju Piala Dunia 2018 mungkin akan jadi momen balas dendam tim berjuluk Blågult ini untuk memperbaiki catatan mereka di kompetisi akbar tersebut. Victor Lindelof dkk memang bukan tim yang dijagokan untuk menang, namun cara mereka mengatasi ancaman rival satu grup bahkan hingga berhasil mengubur mimpi dua tim besar untuk meraih jaya di Piala Dunia sudah membuktikan kalau Swedia punya potensi yang cukup kuat untuk menaklukkan tim-tim juara.

Lara Bagi Italia Masih Terasa, Ditambah Gianluigi Buffon Memilih Gantung Sepatu Dalam Suasana Pilu

Tiada yang suka jika karier kita harus berakhir dalam situasi yang pilu. Tapi Gianluigi Buffon harus mengalami hal itu. Kiper timnas Italia itu memang telah mengumumkan keputusannya untuk gantung sepatu usai helatan Piala Dunia. Hanya saja takdir berkata lain. Italia kalah dan tangisan Buffon pun pecah. Sekuat apa pun Buffon mampu menepis ancaman dari pihak lawan, jelas kekalahan ini jadi pukulan terberat bagi kiper 39 tahun itu. Dunia tahu betapa memukaunya riwayat karier Buffon kala membela Gli Azzurri. Tak pelak, berbagai dukungan dan perhatian mengarah padanya agar ia tegar. Sebut saja Iker Casillas, kiper timnas Spanyol itu pun turut memberikan perhatian pada sahabatnya.

Ventura Banjir Kritik, Banyak Pihak yang Berharap Ia Mundur. Di lain Sisi, Kekalahan Ini Membuat Perekonomian Italia Merugi Hingga €1 Miliar

Dalam sebuah acara bincang-bincang televisi Italia, pelatih berusia 69 tahun itu mengaku sudah berencana untuk mundur. Ia hanya menyampaikan jawaban singkat ‘Ya’ pada jurnalis saat ditanya kesiapannya untuk mundur. Kritik keras mengarah padanya seiring kekalahan Gli Azzurri. Ventura dianggap salah strategi dan tidak memaksimalkan peluang yang ada. Dilain sisi, berdasarkan laporan dari Sky Italia, kontrak Ventura bersama Italia pun akan segera diputus oleh FIGC.

Kekalahan Italia nyatanya menciptakan efek domino. Ironi ini bahkan sampai memunculkan laporan kalau perekonomian Italia ikut merugi. Tak tanggung-tanggung, kerugian ditaksir hingga mencapai angka €1 miliar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Siapa Bilang Punya Badan Atletis Itu Perlu Modal Banyak? Street Workout Bisa Jadi Solusi Ampuh Buatmu, Bro!

Menjaga kesehatan tubuh jelas penting ya Bro! Makanya nggak jarang pria yang akhirnya memutuskan ikut gym sekadar untuk menjaga stamina, menurunkan berat badan, sampai membentuk badan ideal bak seleb Hollywood. Tentu saat memutuskan untuk ikut gym ada sejumlah nominal uang yang harus kamu bayarkan sebagai konsekuensinya.

Tapi sayangnya tak semua pria punya cukup “anggaran” untuk jadi anggota gym. Terutama dengan gaji yang belum kunjung naik atau mungkin kamu tipe yang lebih suka menabung dibanding harus mengeluarkan uang untuk ikut gym, hal semacam inilah yang jadi penghambatmu untuk berolahraga. Jika kamu termasuk pria yang demikian, bukan berarti tak ada solusi untukmu yang ingin olahraga. Pernah dengan street workout? Nah, jenis olahraga ini bisa kamu manfaatkan tanpa perlu keluar banyak uang.

Gerakannya yang Sederhana dan Berirama Membuat Street Workout Tak Sulit Untuk Dilakukan, Bahkan Kamu Bisa Melakukannya Di Mana Pun

Secara teknis, sejatinya jenis latihan ini tak berbeda jauh dengan aktivitas olahraga di tempat gym. Street Workout juga mengajarkanmu melatih kekuatan otot. Kamu perlu tahu, dasar dari olahraga ini adalah calisthenics, yaitu metode latihan yang terdiri dari berbagai gerakan sederhana nan berirama. Berbeda dengan latihan di gym yang bergantung pada alat tertentu seperti barbel atau drumbel, justru dengan street workout kamu tak perlu menggunakan alat tertentu. Lebih praktis kan?

Karena Minim Alat, Kamu Bisa Melakukan Street Workout Di Area Outdoor Manapun yang Menurutmu Nyaman

Inilah mengapa street workout begitu populer. Tak hanya minim alat dan ekonomis, tapi olahraga ini mengajarkanmu agar dinamis dan fleksibel dengan situasi yang ada di sekitarmu. Intinya, keterbatasan peralatan bukan berarti tak bisa berolahraga. Kamu tetap bisa memanfaatkan ruang publik untuk berolahraga bersama teman-teman atau komunitas. Menariknya, semua bisa dilakukan secara bebas dan minim pengeluaran.

Kamu Perlu Tahu, Street Workout Ternyata Dipopulerkan Oleh Kalangan Kulit Hitam di Amerika Serikat

Ya, olahraga ini pertama kali diterapkan oleh masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat sebagai bentuk resistensi terhadap mereka yang punya kehidupan lebih sejahtera dan mampu membayar fasilitas gym untuk olahraga. Para warga kulit hitam ini berprinsip, olahraga adalah hak semua orang, termasuk mereka yang tak punya banyak uang, kalau bisa melakukannya secara dinamis dan memanfaatkan ruang yang ada, mengapa harus mengeluarkan uang?

Di Indonesia, Terutama Di Jakarta, Kamu Boleh Menilik Aktivitas Street Workout oleh  Beberapa Komunitas yang Mulai Dikenal Masyarakat Luas

Bagi pegiat street workout, komunitas seperti Indobarian, Barilla, hingga Workout Embassy sudah mulai dikenal. Mereka biasa latihan di pelataran Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Indobarian misalnya, mereka diketahui melakukan latihan dengan mengadopsi beberapa jenis olahraga tak hanya chalisthenics, tapi juga freelethics, yoga, capoeira, parkour, balance, conditioning training, hingga meditasi.

Di lain sisi, kombinasi latihan Indobarian memang dibedakan berdasarkan tingkat kemahiran dan kebugaran tiap peserta. Ada tingkat pemula, menengah, hingga mahir. Kamu yang memiliki waktu luang antara pukul 19.00 hingga 21.00 pun bisa ikut bergabung karena komunitas ini sifatnya terbuka untuk siapapun yang ingin memperbaiki kebugaran fisik.

Nah Bro, untukmu yang benar-benar pemula, ada tantangan yang dinamai The Noob yang terdiri dari 50 squats, 50 push ups, 20 diamond push ups, 10 pull ups, 10 chin ups, 10 leg raise, dan 10 straight dips/dips! Satu putaran latihan tersebut ditargetkan dapat selesai di bawah 20 menit. Kamu merasa tertantang?

Menarik bukan? Tidak hanya membuatmu jadi lebih bugar,  kamu pun tak perlu keluar banyak biaya untuk mulai berolahraga.  Tak perlu ragu lagi, street workout bisa jadi pilihanmu, Bro!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas sport

Ini Alasan Tak Perlu ke Gym Buat Olahraga, Di Rumah Aja Cukup!

Pergi ke gym sekarang ini bukan lagi soal urusan kesehatan, tapi juga untuk kebutuhan gengsi. Olahraga di gym dipandang sebagai sesuatu yang keren, apalagi di mata wanita. Cowok yang nge-gym dianggap cowok yang cool karena punya lengan yang berotot dan badan yang six pack!

Tapi, apakah benar kita harus nge-gym biar tetap sehat? Padahal jaminan sehat belum tentu didapatkan dari nge-gym, bisa jadi nge-gym cuma buang-buang waktu, tenaga, dan uang kita. Ini beberapa alasan yang masuk akal, kenapa kamu sebagai cowok nggak harus pergi ke gym, olahraga di rumah juga bisa kok!

Bikin Kantong Cepat Tipis, Belum Tentu Hasil Yang Didapat Sepadan

Saat memutuskan menjadi anggota sebuah gym kamu harus mengeluarkan uang ratusan ribu setiap bulannya. Bahkan ada beberapa gym yang mengharuskan untuk langsung membayar keanggotaan langsung satu tahun. Tentu dalam nominal yang tak sedikit. Padahal kamu belum tentu selalu bisa nge-gym sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Entah itu karena malas, harus lembur kerja atau sederet alasan lainnya. Sayang kan kalau sudah bayar mahal, tapi hasil yang kamu dapatkan malah tak sesuai harapan.

Persediaan Alat Yang Tidak Banyak, Jadi Harus Gantian Kalau Mau Pakai Alat

Kamu akan lebih sering datang ke tempat gym selepas jam pulang kuliah atau kantor, sayangnya hampir sebagian besar orang juga datang pada waktu itu. Memang sih, kamu udah bayar keanggotaan mahal. Namun tak lantas kamu bisa menggunakan semua alat-alat yang ada di tempat gym sesuka hati. Tetap harus ngantri Bro!

Ditungguin Dan Dilihatin Orang Banyak

Oke, setelah mengantri agak lama kamu bisa menggunakan alat fitnes tersebut. Kamu bisa mulai work out. Tapi tunggu dulu, ada orang yang melihatmu dengan pandangan tak sabar. Kalau sudah begitu, bagimana kamu bisa nyaman berlama-lama menggunakannya. Nggak enak kan rasanya kalau ditungguin banyak orang?

Aroma Keringat Dari Banyak Orang Yang Bercampur Bikin Nggak Nyaman

Saat kamu berada di tempat gym, itu artinya kamu akan mencium aroma keringat dari banyak orang. Belum lagi aroma aneka parfum yang bercampur dengan keringat. Kamu yang memang memiliki penciuman sensitif harus bersiap-siap untuk mengantisipasi hal itu.

Intimidasi Dari Anggota Gym Lainnya, Apalagi Kalau Kamu Pemula

Karena masih baru menjadi anggota, tak heran bila kamu terlihat canggung saat menggunakan alat fitnes. Kamu akan merasakan pandangan merendahkan saat salah menggunakan alat-alat yang ada di tempat gym. Belum lagi saat anggota yang lebih senior memamerkan ototnya yang udah jadi di ruang ganti. Sabar ya Bro!

Makin Sering Nge-gym, Nafsu Makan Justru Makin Bertambah

Kian banyak kamu berolahraga, energi yang diperlukan tubuh semakin banyak. Itu artinya nafsu makanmu juga akan meningkat. Kalau tujuanmu nge-gym untuk menguruskan badan, kamu harus mengimbanginya dengan pola makan yang sesuai. Kalau setelah nge-gym, kamu justru jadi makan tak terkendali, lebih baik kamu evaluasi lagi deh program penurunan berat badanmu itu.

Menghabiskan Waktu Yang Nggak Sedikit Untuk Menuju Tempat Gym

Coba hitung berapa jarak dari rumah atau kantor ke tempat gym-mu? Kamu harus memperhitungkan waktu yang akan kamu habiskan untuk menuju tempat gym juga. Pertimbangkan juga berapa lama kamu akan terjebak macet. Kalau kamu justru menghabiskan banyak waktu untuk perjalanan ke tempat gym, rasanya nge-gym di rumah masih jauh lebih baik.

Ingat, Cowok Berotot Akan Kalah Dengan Cowok Buncit Yang Bisa Ngasih Kebahagiaan

Kalau kamu berpikit bahwa dengan memiliki lengan berotot dan perut kotak-kotak akan langsung membuat wanita meleleh, sebaiknya kamu berpikir ulang deh. Toh wanita tak selalu melihat laki-laki hanya dari tampilan fisiknya saja. Laki-laki yang berperut buncit yang peluk-able pun akan dicintai oleh perempuan saat dia bisa ngasih kebahagiaan.

Tak Perlu Ke Gym, Olahraga Di Rumah Juga Bisa Kok!

Kalau kamu bisa melakukan olahraga di rumah dengan hasil yang tak jauh beda, kenapa harus ke gym? Bukan hanya membuat dompetmu tetap terjaga, kamu pun bisa lebih nyaman dan leluasa menyesuaikan waktu. Kamu juga tak perlu membuang waktu untuk berjibaku dengan jarak dan kemacetan untuk menuju tempat gym. Kalau berolahraga di rumah saja bisa, kenapa harus ke gym?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top