Review

Layar Samsung dan Teknologi Sensor Vivo Dipaketkan Dalam Xiaomi Mi 7

Tren industri teknologi gadget nampaknya telah berubah. Setelah di tahun 2017 layar bezelless jadi sebuah tren, sekarang fitur fingerprint di layar menjadi salah satu hal yang menarik dan membuat beberapa perusahaan teknologi mulai menyematkan di beberapa produknya. Bicara soal fingerprint di layar, Vivo menjadi pionir yang mendemonstrasikan sensor sidik jari di layar, hingga menjadi trend sekarang ini.

Xiaomi tak mau kalah dengan Vivo, apalagi Xiaomi terkenal sebagai perusahaan gawai yang merajai papan tengah. Pada produk terbarunya nanti, Xiaomi Mi 7, bakal tersedia sensor sidik jari di layar. Bahkan perusahaan asal Tiongkok ini sudah mulai mengadopsi teknologi tersebut. Asumsi itu pun diiyakan oleh CEO Xiaomi, Lei Jun, bahkan dia telah mengonfirmasi lewat jejaring sosial Weibo-nya dengan mengatakan bakal menghadirkan sensor sidik jari di layar Xiaomi Mi 7.

Bukan Hanya Vivo, Tetapi Spesifikasi Samsung Juga Diboyong Tanpa Cuma-cuma

Vivo yang seperti sudah dibahas di atas, telah menjadi pionir sensor sidik jari di layar, yang kemudian diadopsi Xiaomi. Demi memenuhi kebutuhan layarnya, Xiaomi pun menggandeng Samsung untuk membekali Xiaomi Mi 7 dengan layar OLED. File firmware Mi 7 mengungkap bahwa layarnya nanti bakal memiliki notch ditambah fitur Always On Display. Mi 7 pun juga menawarkan layar dari panel LCD dengan rasio 19:9 yang lebih besar dari pendahulunya, Mi Mix 2S.

Selain Sensor Sidik Jari Ada Pula Fitur Pemindai Wajar 3D, Benarkah?

Fitur pemindai wajah 3D yang terdapat di Mi 7 lantaran ada file firmware yang terdapat notch dan ditempatkan dengan sensor kamera Infrared. Dengan perpaduan teknologi tersebut membuat Mi 7 bisa mengenali wajah dengan cepat berkat Face ID 3D facial recognition yang juga terdapat di produk keluaran Steve Jobb cs yakni iPhone X. Dengan hadirnya fitur pemindai wajah, tentunya fingerprint di bawah layar atau fingerprint konvensional tidak perlu ada. Berdasarkan bocoran lewat gambar terbarunya, Mi 7 tidak lagi memiliki pemindai sidik jari di body belakang seperti produk sebelumnya.

Digosipkan Pula Bakal Memiliki Kamera Ganda Seperti Seri Sebelumnya

Produk Xiaomi sebelumnya Mi Mix 2S memiliki kamera ganda di belakangnya. Apakah teknologi tersebut juga diwariskan kepada Mi 7? Menurut dugaan, sistem kamera ganda bakal tersedia dengan penempatan secara vertikal. Meskipun informasi terkait kamera ganda tersebut belum tersedia. Apabila tersedia, model fotografi seperti low light, efek bokeh dan deteksi layar pasti bakal ada seperti pada Al Mi Mix 2S.

Bakal Hadir Assisten Virtual Selayaknya Google Assistant Di Mi 7

Pengembangan teknologi assiten virtual memang banyak dikembangkan oleh beberapa perusahaan gawai. Salah satunya adalah Xiao Ai, yang mana baru disematkan di Mi Mix 2S. Cara kerja Xiao Ai hampir mirip dengan Google Assistant, tetapi Xiao Ai baru hadir di negara Tiongkok saja. Akan tetapi keberadaan Mi 7 sebagai perangkat flagship (perangkat tertinggi suatu perusahaan), rasanya bakal disematkan Xiao Ai di dalamnya.

Performa Ciamik Dengan Banderol Harga Sedikit Mengusik. Hmmm…

Tak afdol kalau berbicara mengenai gawai pintar tanpa membahas performa atau yang biasa disebut “jeroan”. Kinerja performa Xiaomi Mi 7 bakal didukung oleh OS Android 8.0 Oreo, dan dilengkapi dengan prosesor Snapdragon 845. Kapasitas RAM-nya sendiri cukup besar, mencapai 6 GB. Untuk masalah daya penyimpanan bakal sedikit melonggar lantaran tersedia 64  GB. Pengisian daya baterainya pun tak perlu memakan waktu, dengan kapasitas mencapai 4480 mAh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

6 Kiat Berkendara dengan Motorsport

Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky. Selain harus menyiapkan fisik dan stamina yang prima—lantaran bobot body motor semacam ini pastinya di atas motor skuter matic, menunggangi kuda besi yang satu ini tak seperti naik motor lainnya. Pasalnya, ada tips khusus yang perlu diketahui agar tubuh tetap nyaman selama berkendara dan motor pun tetap dalam kondisi baik setibanya di tujuan seusai berkendara.

1.Biasakan Melakukan Cek Secara Menyeluruh Sebelum Berkendara

Sebelum memulai perjalanan, biasakan mengecek motor apakah motor dalam kondisi prima, mulai dari ban, rem, kopling, hingga sektor lampu. Jika semua aman, baru cari riding position alias posisi duduk yang menurutmu paling nyaman sehingga saat berkendara pun bisa santai namun tetap hati-hati.

2.Pastikan Sudah Tahu Posisi Badan yang Benar Saat Hendak Berkendara

Jangan karena mengejar gagah-gagahan lantas Bung memposisikan badan jauh dari stang sampai tangan lurus dan kaku. Karena ini bukan motor skuter matic, maka badanmu justru harus sedikit menunduk dengan posisi lenganmu sedikit menekuk.

Kenapa harus begitu? Karena lengan yang menekuk ini akan membantumu meredam rebound alias tendangan balik peredam kejut pada stang saat motor menghantam lubang. Kalau posisi sudah mantap, barulah mulai berkendara.

3.Jangan Asal Naik, Posisi Kaki pun Harus Stabil

Untuk posisi kaki, penempatannya harus pas karena ruangnya tak sebanyak di motor skutik yang menggunakan deck lebar. Motorsport hanya punya sedikit footstep tempat meletakan kaki. Lalu paha harus menempel ke tangki motor dengan posisi menjepit. Kendati begitu bukan berarti diam dengan tegang dan kaku. Kakimu harus tetap dalam kondisi relaks.

Posisi ini akan mempermudah untuk melakukan antisipasi bila Bung akan melakukan manuver ekstrem seperti hendak menghindari tabrakan. Dengan paha yang menempel ke tangki, Bung bisa mempertahankan posisi duduk agar tidak tergeser ke kanan kiri dan dapat mengeliminir risiko terpental dari motor.

4.Carilah Posisi yang Senyaman Mungkin untuk Tangan saat Menggenggam Stang

Untuk posisi tangan, perhatikan posisi tangan ketika menekan tuas kopling dan rem depan. Usahakan ketika mengoperasikan tuas rem depan atau kopling yaitu dengan cara menekan ujung tuas supaya ringan. Menekan tuas kopling bisa menggunakan dua jari yang sekiranya dianggap paling nyaman bagi pengendara.

5.Kenali Bentuk Motor Yang Bung Kendarai

Banyak orang meremehkan hal ini dan langsung saja betot gas ketika menunggangi kuda besinya. Padahal bentuk motor yang berbeda akan membuat pengendalian yang berbeda pula. Ambil contoh misalnya GSX-R150 dan GSX-S150. Dua motor Suzuki ini punya DNA yang sama, namun bentuknya berbeda sehingga handlingnya pun akan berbeda.

GSX-R150 dengan fairing tentunya punya body depan yang lebih lebar jika dibanding saudaranya tipe S yang bertipe naked bike. Tentunya butuh ruang lebih lebar jika merambah kemacetan.

Hal lainnya misalnya spion GSX-R150 yang ditanam di body depan sementara GSX-S150 berada di tangki. Ini akan membuat perbedaan karena GSX-S150 spionnya akan bisa ikut menyelip jika stang dimainkan ketika beraksi diantara kendaraan lain, sementara tipe R butuh perhitungan sebelumnya karena spionnya tang tak bergerak.

6.Kenali Juga Karakter Motormu Agar Tepat Mengambil Kesimpulan Di Jalan

Bung harus mengenali karakter motormu dengan tepat. Mulai dari karakter mesin hingga karakter berkendaranya. Coba kita ambil contoh GSX-S150. Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Karakternya jinak diputaran bawah sehingga membuatmu tak repot kalau mengendalikannya di RPM rendah.Tapi jangan lantas anggap remeh tenaganya. Kenali dulu, karena ketika diputaran menengah dan atas kalau tak siap, Bung akan dibuat terkejut dengan ledakan tenaganya.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang bisa terlihat jelas. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup besar untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Ukuran kekar ini berlanjut hingga kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90. Tentunya cukup lebar untuk membuatmu tetap stabil di jalan lurus, namun cukup lincah untuk melakukan manuver.

Nah dengan kiat-kiat macam itu tentunya Bung akan lebih aman dan nyaman mengendari motorsport milikmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Kalap Menggunakan Aplikasi Di Android Dapat Berimbas Ke Kuota Hingga Seret Duit

Menikmati aplikasi di gawai bisa membuat waktu tak karuan, sampai-sampai tak terasa waktu terbuang begitu saja ketika bung lagi pantengi Instagram Stories si nona. Dan banyak aplikasi lain yang juga tersedia di pasar belanja macam Google Play Store.

Sebab tidak hanya terpatok kepada sosial media saja. Mulai dari game sampai aplikasi pembantu pekerjaan bisa bung manfaatkan. Tetapi dari sekian aplikasi yang tersedia dan yang paling banyak makan kuota memang yang bertipe sosial media. Lantas, aplikasi apa saja kah yang dapat memakan kuota secara jor-joran apabila digunakan?

Terlalu Sibuk dengan Facebook Membuat Kuota Terkeruk

Salah satu situs media sosial yang satu ini sedang hangat dibicarakan karena diisukan membocorkan data pengguna yang berjumlah hampir 2 milliar. Tidak hanya dapat diakses lewat website, Facebook dapat digunakan lewat aplikasi di gawai pintar. Mayoritas para penggiat media sosial pasti memiliki aplikasi Facebook. Dan aplikasinya pun termasuk salah satu yang paling boros lantaran ada fitur inovatif seperti autoplay video yang membuat pengguna otomatis menonton tanpa perlu menekan play. Hemm, jadi mengeluarkan kuota secara percuma bukan?

Selalu Penasaran Tiap Episode Padahal Wifi Tak Ada, Pakai Kuota Pun Tak Apa-apa

Netflix, merupakan salah satu aplikasi video streaming yang digemari banyak kalangan lantaran film dan tv series yang seru. Sebut saja seperti Narcos, Black Mirror, The End Fucking World sampai Stranger Things. Kalau bung belum tahu, video adalah pemakaian kuota data di dunia yang naik berkali lipat.

Hal ini dipengaruhi berkat makin cepat koneksi internet sampai kehadiran layanan video on demand. Bagi bung yang cukup candu untuk menyaksikan beberapa tv series di Netflix dimohon tidak kalap agar kuota tidak selalu terbuang percuma saat masa tenggang masih lama.

Video Berdurasi Pendek Selalu Menghibur, Ya Itulah Snapchat

Ketika ada video yang berdurasi kurang dari 10 detik yang diunggah dengan segala macam fitur wajah seperti dog face, yang kerap dijadikan avatar bahkan profile picture setiap perempuan millenial di luar sana. Bung yang kurang update pasti tidak tahu kalau semua itu bermula dari Snapchat.

Seperti namanya, Snapchat memang mengunggulkan fitur snap atau video pendek. Selebriti dan teman yang tergabung dalam snapchat memang terkadang menghadirkan konten yang unik. Membuat bung gatel untuk menyaksikannya. Dengan update fitur baru pada snapchat dan terlalu kalap membuka snap temanmu membuat kuota menjadi boros.

Hidup Tanpa Musik Adalah Kesalahan, Beruntunglah Spotify Lahir Di Zaman Sekarang

Tutupnya toko musik merupakan duka bagi setiap orang. Tetapi di zaman canggih seperti sekarang aplikasi musik seperti Spotify membantu kita untuk mendengarkan musik setiap harinya. Bahkan musik dari berbagai musisi yang terbaru juga dapat tersedia.

Saking asiknya mendengarkan musik mulai dari di rumah, kantor sampai di jalan membuat boros pengeluaran kuota. Spotify sendiri adalah layanan streaming musik. Untungnya spotify menyediakan layanan unduh apabila pengguna mendaftarkan sebagai pelanggan premium. Apabila tidak, ya siapkan kuota matang-matang untuk mendengarkan musik secara tenang.

Yang Terakhir Sudah Pasti Adalah Instagram

Instagram mungkin salah satu aplikasi yang paling sering digunakan sekarang. Di Indonesia saja tercatat ada 50 juta user Instagram yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Aplikasi ini memang sangat populer bahkan sahamnya pun dimiliki oleh Mark Zuckerberg.

Salah satu layanan memakan kuota adalah ketika bung rajin menggeser ke atas untuk melihat beberapa foto dari Followers atau pun Following. Selain itu munculnya fitur Instagram Stories juga cukup banyak memakan kuota. Dari sekian aplikasi yang disebutkan, yang paling banyak bung gunakan yang mana? Friendster? berarti bung berada di usia senja bersosial media.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Review

Xiaomi Kembali Luncurkan Seri Teranyarnya Dengan Harga Terjangkau

Berbicara urusan gawai, Xiaomi sedang menancapkan kukunya sebagai merek mentereng lantaran mengeluarkan kembali seri terbarunya di Indonesia, yaitu Redmi 5 dan Redmi 5 plus. Perusahaan asal cina ini telah merengkuh kesuksesan di tahun lalu dengan menjual beberapa gawainya yang menyasar pasar kelas menengah. Dari segi kualitas Xiaomi tidak pernah berdusta, ia nampaknya menjadi raja untuk merek papan tengah dan diminati kelas menengah.

Sebelumnya Xiaomi meluncrkan Redmi 5A yang mendapatkan respon baik di tanah air. Steven Shi, selaku Country Manager Xiaomi di Indonesia mengharapkan kedua merk anyarnya juga bernasib sama seperti sebelumnya. Redmi 5 sendiri dijual dengan harg Rp 1,7 juta, sedangkan Redmi 5 plus dibanderol dengan harga Rp 2,1 juta.

Kapasitas Baterai Besar Yang Diusung Xiamoi Membuat Bung Tak Perlu Sering Men-charge-nya

Kapasitas baterai yang diusung oleh Xiaomi memang raksasa sehingga tak salah kalau ketahanan baterai ini memang hemat. Redmi 5 plus sendiri mengusung baterai berkapasitas 4.000 mah. Kapasitas baterai raksasa yang juga didukung software optimasi baterai MIUI, sekaligus efesiensi daya yang tentu hadir berkat diusungnya prosesor Snapdragon 625.

Meski begitu, kapasitas baterai besar yang dimiliki Xiamoi Redmi 5 dan Redmi 5 plus ini tidak mengusung fitur fast charging. Sehingga untuk pengisian daya baterai sampai full membutuhkan waktu 2,5 jam. Memang waktu yang lama Bung, tetapi ini sejalan dengan kehematan yang diusungnya. Karena kombinasi antara software optimasi baterai dan prosesor membuat gawai ini menjadi tahan lama.

Tampilan Yang Menawan Seiring Dengan Performa Mapan

Tampilan yang dihadirkan Xiaomi lewat Redmi 5 dan Redmi 5 plus memang cukup menawan sebagai merek gawai papan tengah. Performa pun juga ditingkatkan, meskipun para seri pendahulu Redmi 5 bisa dikatakan tidak begitu mapan. Jika penggunaan gawai bagi Bung hanya sebatas browsing, media sosial, atau bermain game menggunakan grafis 3D, itu soal kecil bagi Redmi 5.

Dengan mengusung chipset yang telah lama lantaran sudah lebih dari satu tahun, yakni Snapdragon 625 dengan octa-core. Tetap saja itu tak menjadi alasan gawai ini lamban, justru dapat memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya. Jadi cukup berguna untuk aktivitas mobile Bung sehari-hari.

Pengguna Pun Dimanjakan Dengan Kualitas Layar Yang Tak Terkalahkan

Sebagai merek handphone papan tengah pasti ada saja rasa meremehkan kualitas yang diusung. Namun, Xiaomi cukup memperhatikan hal vital tersebut, salah satunya lewat tampilan layar. Xiaomi kini mengadopsi tren layar terbaru dengan aspek rasio 18:9 yang memang diadopsi gawai pintar papan tengah.

Sebagai contoh untuk Redmi 5 plus menampilkan layar dengan resolusi full HD+, berpanel IPS LCD dengan bentang layar 5,99 inci, dan resolusi 2160 x 1080 piksel. Memiliki kualitas tersebut, layar dari Redmi 5 plus tidak mengecewakan dengan keterangan dan kontras yang cukup jelas serta dalam. Secara keseluruhan, layar yang kini diusung Xiaomi bisa dikatakan sangat baik untuk smartphone dengan harga murah.

Kamera Yang Dihadirkan Lebih Apik, Biar Tak Dibilang Udik

Pasar Indonesia dalam penggunaan gawai memang paling cinta untuk mengabadikan sebuah momen, dari kebersamaan hingga kesendirian (baca: selfie). Xiaomi memang bukan gawai yang unggul dari segi kamera, namun lewat seri terbarunya ini Xiaomi mulai memperbaiki kualitas, yang dibuktikannya dengan keberadaan Redmi 5 plus yang memiliki resolusi 12 MP.

Soal pencahayaan Redmi 5 plus pun sangat mumpuni karena bukaan kamera belakangnya adalah f/2.2. Meski di kondisi gelap Bung masih harus berusaha ekstra karena bakal ada noise. Selain itu tidak adanya stabilisasi akan membuat gambar mudah blur di kondisi gelap. Tetapi Xiaomi sendiri mengklaim bakal menghasilkan gambar lebih apik dibanding kompetitor di kelasnya.

Kualitas Desainnya Pun Ciamik

Selain harganya terjangkau, secara kasat mata Redmi 5 plus sangat mirip dengan Redmi Note 4. Apa lagi jika dilihat dari belakang, karena kedua seri tersebut mengusung chassis yang sama dengan pita antena yang berada di bagian atas dan bawah.

Tetapi ketika tampak depan semua kemiripan itu sirna lantara di bagian samping terdapat desain kaca 2,5D yang membuat gawai ini lebih ergonomis. Lantaran paduan bodi metal dan plastik premium kembali menjadi andalan dari Redmi 5 dan Redmi 5 plus. Hal juga mengukuhkan bahwa hal vital mulai dari kamera, layar, desain, serta baterai sangat diperhatikan oleh Xiaomi, hingga membuat kualitas yang disuguhkan di seri ini sangat baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top