Inspiring Women

Lala Karmela Si Bintang Pagi Hari

Morning Star Lala

“Di tengah gelapnya malam, sebuah bintang bersinar membawa pada hari baru, pengalaman baru untuk memulai dan menikmati apa yang dibawa kehidupan”

Itulah kalimat yang tertera di poster single terbaru Lala Karmela. Yup, bertepatan tanggal 12 Desember 2012 kemarin, wanita berusia 27 tahun ini melansir single terbarunya dalam bentuk digital.

Morning Star LalaLagu bertajuk Morning Star terebut sengaja “dibagikan” Lala dalam bentuk digital. Melalui single itu, wanita keturunan Filipina Indonesia ini, ingin lebih bebas mengekspresikan kemampuan seninya dalam bermusik.

Tak mengherankan jika terdapat garapan detil dalam single ini. Ia melakukan mix dari beragam jenis musik dari dream pop, dance hingga pop eclectic. Tentunya kita masih bisa menikmati kejernihan vokal yang dimiliki dara kelahiran Bandung ini.

Pemilik nama lengkap Karmela Mudayatri Herradura Kartodirdjo, sesungguhnya bukan nama baru dalam industri hiburan tanah air. Ia mulai dikenal sejak memenangkan kontes miss Filipina-Indonesia pada tahun 2002. Ia pun pernah mencicipi ranah sinetron.

Namun daya tariknya dalam bermusik ternyata lebih tinggi. Bersama kawan-kawannya ia membentuk Band bernama Inersia, yang kala itu sukses menjuarai beberapa ajang kompetisi bermusik.

Karir solonya diawalinya melalui situs berbagi video youtube. Klip milik inersia yang diunggah Lala ke situs tersebut menarik minat Ronnie Henares seorang produser asal Filipina. Di tahun 2006, ia pun terbang ke Filipina untuk menjalin kontrak dengan Warner Music Philippines.

Di sana ia tidak hanya bermusik ala kadarnya. Lala memboyong tiga nominasi dalam ajang Philippine Awit Awards ke-21, yakni Best Performance by a New Female Recording Artist, Best Peformance by a Duet untuk lagu Unsaid dan Best Arranged Song of the Year untuk lagu Waitin.

foto lala karmela

Terhitung tahun 2012, wanita bertubuh mungil ini memilih jalur independen. Direncanakan Albumnya akan meluncur pada Februari 2013. Namun untuk memanjakan telinga para fansnya, Lala memberikan single Morning Star, yang bisa di download!

Penasaran? Yuk download di sini single Morning Star Lala Karmela!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Ketika Beli Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 Kini Berhadiah Jaket Sporty

Sukses menghadirkan Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 ke hadapan publik Indonesia hingga akhirnya menjadi trend setter baru motor sport 150cc pada saat ini, kini PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali memberikan program terbaik yang berlaku mulai bulan Oktober 2017. Setiap konsumen yang melakukan pembelian Suzuki GSX-R150 maupun GSX-S150 akan langsung mendapatkan jaket sporty berdesain keren dan penuh gaya masa kini.

“Tidak terasa Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 sudah memasuki periode semester kedua dari peluncurannya, dan penerimaan kehadirannya dinilai sangat baik bahkan hingga saat ini” ungkap Yohan Yahya – Sales & Marketing 2W Dept. Head PT. SIS

Melihat dari perkembangan dan semakin banyaknya pemilik Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 yang selalu tampil bergaya dengan pakaian dan perlengkapan berkendara yang modis, SIS berinisiatif untuk melengkapi konsumen baru Suzuki GSX dengan jaket sporty secara cuma-cuma yang bisa menambah pesona sang pengendara. Jaket sporty tersebut berdesain race fit dan dilengkapi dengan full protector untuk perlindungan. Pengguna akan tetap nyaman menggunakan jaket tersebut ketika bergerak, dan langsung mengisyaratkan bahwa jaket tersebut berkualitas tinggi. Bahan yang dipergunakan pun telah water proof sehingga aman dari tetesan air.

“Sebagai rasa terima kasih, kami ingin menciptakan komunitas pengguna sepeda motor Suzuki menjadi lebih besar kembali, khususnya untuk model GSX-R150 dan GSX-S150 ini melalui program hadiah jaket sporty secara langsung bagi konsumen yang baru akan melakukan pembelian mulai bulan Oktober 2017. Bagi yang belum memiliki Suzuki GSX, segeralah mengunjungi jaringan dealer Suzuki dan jangan sampai melewatkan kesempatan baik ini.” sebut Yohan Yahya menambahkan.

Fitur-fitur moderen dan canggih tersemat di GSX-R150, seperti keyless ignition system yang telah terbukti mampu meminimalisir tindak kejahatan pencurian sepeda motor. Untuk kenyamanan berkendara dengan performa mesin yang besar pun bisa dinikmati dengan tipe GSX-S150. Keduanya dibekali mesin 150cc berteknologi DOHC (Double Over Head Camshaft) dan fuel injection yang canggih, sehingga pengendara akan terpuaskan setiap saat. Posisi duduk yang rendah dan total bobot yang ringan dirancang sesuai dengan postur tubuh orang Indonesia dan Asia pada umumnya, sehingga tidak akan menjadi masalah untuk dikendarai setiap hari.

Berlaku serentak mulai bulan Oktober 2017, Suzuki memberikan harga yang berbeda dari sebelumnya. Kini GSX-R150 dibanderol dengan harga Rp 28.900.000,- (On The Road DKI Jakarta) dan GSX-S150 sebesar Rp 24.400.000,- (On The Road DKI Jakarta). Harga promo periode ke-2 tersebut masih berada di bawah harga normal yang pernah disiarkan sebelumnya. Suzuki masih menjadi pilihan terbaik dan terjangkau bagi konsumen Indonesia pada saat ini, sehingga semakin banyak konsumen yang bisa menjadi pusat perhatian dan menjadi bagian dari tren saat ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Cinta Lokasi Diatas Jok

Perihal mencuri hati si nona, memang bisa dilakukan dengan berbagai upaya. Tak melulu lewat kencan romantis dengan biaya fantastis. Salah satu modal utama yang kerap membuat laki-laki merasa bangga adalah menjadi tukang ojek langganan untuk si nona yang jadi incaran.

Terlihat remeh dan dipandang sebelah mata, Bung mungkin sedikit merasa tak percaya diri. Karena masih berusaha memenangkan hati dengan kuda besi, sedang laki-laki di luar sana bisa jadi sudah pakai mobil mewah yang mampu menggaet hati perempuan mana saja.  

Terlepas dari rasa rendah diri karena kendaraan yang Bung tunggangi, mari kembali bernostalgia dengan hal-hal yang Bung rasakan bersama motor kesayangan dalam upaya memenangkan hati perempuan kesayangan.

Konon Kontak Tubuh Jadi Pemicu Rasa Sayang yang Cepat Bertumbuh, Jok Motor Jadi Saksi Untuk Itu

Tunggu dulu Bung, jangan berfantasi terlalu jauh. Ini bukan tentang menjamah tangan atau merengkuh bahunya. Tapi bagaimana Bung dan si nona duduk berdua di atas jok yang sama. Sadar atau tidak, di sepanjang perjalanan, bakal ada beberapa kejadian yang mau tak mau membuat si nona merapatkan tubuhnya lebih dekat pada Bung. Bahkan tanpa diminta.

Hal-hal kecil lain yang bagi Bung mungkin terlihat remeh, di mata si nona justru sangat berarti. Mulai dari memastikan dirinya duduk dengan nyaman, hingga mengajaknya bercerita akan pengalaman berkendara dengan motor tercinta.

Hasilnya, sang pujaan bisa tahu seberapa kuat Bung memastikan dirinya selamat sepanjang perjalanan. Cerita-cerita yang Bung sampaikan pun akan membuat si nona terkesan.

Mulai dari Berteduh Bersama Si Nona Saat Hujan, Hingga Harus Berjalan Kaki Karena Paku di Jalan

Semilir angin menyegarkan saat berkendara, tak jadi satu-satunya hal yang akan membuat Bung senang. Karena faktanya ada hal lain yang tak perlu dijelaskan, bagaimana romantisme pasangan yang sedang menikmati hujan.

Berhenti untuk sekedar menepi, hingga obrolan-obrolan kecil yang tak membuat suasana mati. Selepas hujan, jalanan terasa lebih istimewa dari biasanya. Tak hanya karena si nona yang sedang duduk manis di belakang, tapi juga karena suasana romantis seusai hujan.

Bahkan sesekali si nona tak segan untuk memeluk dari belakang. Karena dingin yang masih disisakan hujan. Sederhana memang, tapi akui saja, Bung kerap tersenyum sendiri tiap kali mengingatnya bukan?

Berdua Di Dalam Mobil Mungkin Lebih Leluasa, Tapi Bercerita Di Atas Motor Jauh Lebih Berarti

 

 

Tak bisa ditampik lagi, pesona dari para laki-laki dengan mobil mewahnya memang masih mengungguli. Tapi faktanya sebagian besar perempuan lebih mudah menjatuhkan pilihan pada mereka yang datang bak ojek langganan. Tak hanya soal efisiensi waktu, laki-laki yang naik motor pun dinilai lebih bersahabat dan kuat.

Keturunan adam yang lain mungkin akan dengan bangga menggandengnya masuk ke dalam mobil. Duduk berdua pada kursi yang berdampingan, pun bisa leluasa meliriknya.

Namun Bung harus tahu bahwa dia tak pernah tahu bagaimana rasanya berteriak untuk mengulangi ucapan karena tak terdengar. Hingga bercerita akan hal-hal romantis untuk masa depan. 

Hingga Pada Aktivitas Curi Pandang Lewat Kaca Spion di Sepanjang Jalan

Cinta kadang datang dari hal-hal yang tak terkira, bahkan hanya dengan menatap wajahnya saja sudah membuat hati semakin bahagia. Merasa malu dan tak enak hati saat tertangkap basah telah menikmati wajahnya, si nona malah membalas dengan perlakuan yang semakin membuat hati tak karuan. Tersenyum tipis sembari mendaratkan cubitan di lengan, misalnya.

Jika boleh berkata jujur, meski nyatanya cubitannya kadang menyisahkan nyeri entah kenapa hati malah memintanya untuk mengulanginya lagi. Selain merasa lebih dekat, ulahnya itu malah membuat Bung kian melambung bahagia.

Tak Ada Gengsi yang Harus Dibuat-buat. Lewat Kuda Besi Kesayangan, Bung Jadi Diri Sendiri

sumber: instagram @gojekindonesia

Selain merasa lebih dekat karena duduk dengan bersentuhan. Cerita-cerita manis yang bergulir di atas jok membuat Bung sadar, bahwa kebahagian bisa datang dari hal-hal yang sederhana.

Naik motor berdua ke mana-mana membuat Bung menyadari bahwa tak hanya sekedar rasa sayang semata, apa yang Bung dan dirinya tunjukkan jadi bentuk lain ketulusan. Mulai dari berjalan kaki untuk mendorong motor berdua, kepanasan di bawah terik matahari, hingga basah-basahan karena air hujan jadi bukti bahwa untuk bahagia dan jatuh cinta bisa datang dari hal-hal sederhana.

Dan Aktivitas Bersandar yang Kerap Si Nona Lakukan Setiap Kali Lelah, Jadi Kenangan Manis yang Membuat Hati Melambung

 

Bohong jika Bung bilang ini tak menganggu!

Akan tetapi terlepas dari rasa lelah karena menahan kepalanya di bahu Bung, ada rasa bahagia yang sedang memenuhi jiwa. Karena biar bagaimana pun, ketika dirinya sudah berani untuk merebahkan kepala, titik terang untuk kejelasan perasaan terasa kian dekat.

Tak perlu merasa malu, jika Bung masih akan menjemputnya dengan roda dua. Biar bagaimana pun perempuan tak hanya jatuh cinta pada apa yang Bung kendarai saja. Namun bagaimana Bung bisa menunjukkan sikap untuk mengungkapkan rasa sayang kepadanya.

Dan perihal eksekusi untuk menyampaikannya, motor masih jadi juaranya!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Bung Boleh Percaya, Lima Barang Ini Ampuh Usir Rasa Keki dan Bikin Gebetan Happy

Coba Bung tilik isi tas dan dompet bung. Kira-kira apa saja isinya? Itu semua pasti peralatan atau barang-barang yang Bung butuhkan saja. Pernah terpikir tidak untuk membawa hal-hal yang sekiranya dibutuhkan secara insidentil? Kalau cewek pasti jauh lebih prepare. Isi tasnya bisa jadi bukan keperluan mereka saja, tapi seisi kamar pun barangkali muat di tas cewek. Makanya Bung jangan heran kalau pergi bareng cewek dan bawaannya cukup banyak. Itu cuma cara mereka mengantisipasi.

Boleh dicoba, Bung butuh tisu, pasti mereka punya. Bung butuh peniti, pasti mereka bawa. Memang seperti toko berjalan ya. Tapi tidak semua cewek seperti ini. Tetap ada waktunya dimana cewek pasti lupa atau bahkan tak terpikirkan membawa sesuatu yang ternyata dibutuhkan saat itu juga. Itulah mengapa Bung pun juga harus well-prepared. Setidaknya, siapkan hal-hal semacam ini lho Bung!

Harus Sedia Plester Karena Tak Mungkin Bung Menenteng Kotak P3K Saat Jalan Bareng Si Nona

Mungkin Bung kurang hati-hati saat membawa motor hingga kaki si nona yang sedang dibonceng tergores trotoar jalan, duh jadi lecet sedikit (kakinya). Itulah mengapa Bung perlu siapkan plester. Jangan lupa, bersihkan dahulu lecet-lecetnya biar tidak infeksi (kalau kata orangtua). Terlihat sepele sih, tapi kalau Bung sudah menyiapkan plester disaat yang tak terduga, pasti akan menambah nilai plus Bung di mata gebetan.

Jangan Ragu Bawa Helm Cadangan, Siapa Tahu Si Nona Sedang Butuh Tebengan

Kebanyakan cowok enggan membawa helm cadangan. Alasannya kalau bukan karena repot, atau memang malas saja membawanya. Padahal, kita tak pernah tahu situasi di hari itu. Siapa tahu saat jam pulang kantor, tiba-tiba ada cewek cantik incaran Bung yang memang sedang butuh tebengan. Meski tidak searah, bukannya ini jadi kesempatan emas? Tapi ya terserah Bung, kalau Bung memang enggan membawa helm, paling tidak antarkan si nona hingga ketemu driver ojek online pesanannya. Dan Bung pun harus berbesar hati ya.

Siapkan Jaket Walau Mungkin Tidak Turun Hujan. Bukankah Lebih Baik Sedia Payung Sebelum Hujan. Jadi, Jaket Atau Payung? Dua-duanya Saja

Kalau Bung sudah terbiasa pakai jaket kemanapun Bung pergi, itu jauh lebih baik. Asal pastikan dulu jaket Bung bersih dan tidak bau apek ya. Alih-alih mau menyodorkan jaket ke gebetan saat dia kedinginan, yang ada dia justru terganggu karena jaket Bung yang tidak dicuci berminggu-minggu. Jangan sampai deh!

Bung Boleh Jaga-jaga Bawa Peniti, Apalagi Kalau Incaran Bung Ini Memang Cewek Berhijab, Suatu Saat Pasti Dia Butuh

Misalnya Bung sedang asyik ngobrol dengannya di tempat umum. Tiba-tiba angin berhembus cukup kencang sampai membuat jilbab pacar atau gebetanmu jadi berantakan. Alih-alih ingin merapikan jilbabnya, ternyata salah satu jarum yang semula menempel sudah hilang entah kemana. Bayangkan kalau Bung di situ dan tak bisa berbuat banyak, malah jadi terlihat serba salah bukan? Makanya, antisipasi saja dengan menyimpan 1-2 buah peniti di dalam dompet. Kecil memang, tapi sangat berharga.

Mengantisipasi Mulut Bau, Karenanya Mengantongi Permen Itu Perlu Bung

Pertemuan dengan gebetan itu sebaiknya memang direncanakan, tapi bagaimana jika si nona tiba-tiba minta bertemu padahal Bung saat itu belum mandi dan gosok gigi? Duh, kalau ditolak, dia pasti kecewa. Tapi jika harus pulang ke rumah hanya untuk mandi, masa iya Bung rela membuatnya menunggu? Kalau situasinya seperti ini, harus ada yang Bung prioritaskan. Misalnya: Mungkin Bung bisa mengusir bau badan dengan menyemprotkan parfum. Tapi kalau bau mulut? Siasatnya hanya satu: bawa permen mint.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Begini Service yang Diinginkan Si Nona Saat Sedang Bercinta

Perempuan ingin selalu dimengerti, bahkan untuk urusan ranjang.

Percaya diri atas kemampuan diatas kasur, ternyata tak cukup Bung! Karena itu bukanlah hal utama.

Dari survei dari Pure Romance, produsen alat bantu seks ternama, terhadap 1.000 pasangan yang telah menikah,  ditemukan fakta bahwa, “Ukuran penis dan durasi hubungan intim sebenarnya adalah yang selalu menjadi perhatian kaum pria, bukannya kaum hawa”. Itu artinya senjata tempur yang di bawah, ternyata bukanlah satu-satunya pahlawan perang.

Sebaliknya senyumnya akan merekah jika service yang Bung berikan mampu membuat si nona terpuaskan hasratnya.

Karena kaum hawa memang cenderung sulit untuk membuka diri, kali ini Yomamen akan beberkan beberapa hal yang diinginkankan si nona dari Bung tatkala bergulat di atas ranjang.

Tak Pernah Gagal Membuat Si Nona Luluh, Berbisik Jadi Jurus Andalan Untuk Memulai Permainan

Pasa dasarnya perempuan memang kerap ingin dimanja, ini berlaku pula pada urusan bercinta. Bung bisa mulai melancarkan serangan perlahan dengan suara halus tepat di dekat telinganya.

Bisikan yang bernada nakal akan membuat si nona lebih bersemangat untuk mulai beranjak. Tapi Bung juga tak perlu bereksplorasi dengan kata-kata nakal. Karena sejatinya bisikan nakal tak selalu berarti berisi kata-kata vulgar.

Jika memang masih bingung, Bung cukup ungkapankan keinginan untuk menyenangkannya saat itu. Kalimat tersebut bisa jadi modal kuat untuk memancing hasratnya. 

Ajak Dirinya Hanyut Dalam Skenario Panas dengan Memperbanyak Foreplay

Tak ada perempuan yang suka terburu-buru, Bung harus catat itu. Selain ingin mendominasi, laki-laki juga kerap bernafsu ingin segera melaju. Padahal di mata si nona, hal ini jadi perlakuan buruk. Karena itu artinya Bung seakan ingin berlari dan membuatnya lelah. 

Cobalah untuk menurunkan ego dan gairah yang kerap memuncak begitu saja. Berikan si nona beberapa foreplay untuk membangkitkan nalurinya. Selain jadi kesenangan tersendiri baginya, hal itu bisa membantu si nona menyamakan ritme gairah dengan Bung.

Bung Tak Boleh Egois Bermain Seenaknya, Coba Tanyakan Apa yang Si Nona Suka

Mari kita buka-bukaan, pasti Bung disini kerap bertindak sesuka hati atas dirinya. Alih-alih memperlakukan si nona sebagai pasangan yang akan dibuat bahagia, Bung malah memintanya untuk terus-terusan menyenangkan diri Bung sendiri.

Sudah saatnya Bung tak bersikap seperti itu. Memperbolehkan si nona mengungkapkan keinginannya, tak akan menurunkan kedudukan Bung sebagai laki-laki. Justru kesediaan hati seperti ini jadi hal yang akan diapresiasi olehnya. Si nona pun jadi tahu, suaminya ini memang paham betul bagaimana cara menyenangkan hatinya.

Kemampuan Membaca Sinyal Tubuh yang Ditunjukkan Si Nona Harus Bung Kuasai!

Biasanya Bung mungkin akan berpikir bahwa desahan “Ohh…” dengan durasi yang panjang, adalah indikasi kepuasannya. Padahal tak selalu berarti demikian. Coba lihat, jangan-jangan si nona mendesah demikian karena ada sesuatu yang menyakiti tubuhnya.

Tapi desahan “Ohh…” dengan durasi panjang kadang juga dipercaya sebagai tanda keberhasilan Bung untuk memberikan service yang baik untuknya. Apa lagi jika suaranya disertai dengan beberapa racauan. Meski sedang asyik terbuai suasana, Bung juga harus jeli membaca gelagat yang ditunjukkan si nona agar bisa memahaminya.

Untuk Suasana yang Tak Begitu-begitu Saja, Sesekali Bung Bisa Menyanjung  Bentuk Tubuh Si Nona

Ini jadi upaya yang sebenarnya tak boleh dilewatkan Bung. Karena kadang suasana bisa mempengaruhi gairah si nona. Sebagian besar perempuan percaya bahwa membangun komunikasi saat sedang bercinta dipercaya mampu menciptakan kepuasan bagi pasangan.

Ditengah permainan Bung bisa memberi satu dua kalimat pujian untuk tubuhnya. Sembari tersenyum untuk menunjukkan rasa terima kasih. Bukan hanya membuatnya merasa dihargai, hal ini akan menggugah gairah si nona pada permainan selanjutnya.

Jika Memang Ingin, Sesekali Biarkan Si Nona yang Memegang Kendali

Meski tak pernah diutarakan oleh mereka, jauh dihatinya yang paling dalam si nona juga punya keinginan untuk mengendalikan permainan. Tak hanya mampu memuaskan dirinya saja, kesempatan ini pun jadi sesuatu yang akan menambah rasa percaya diri si nona.

Dengan demikian, si nona tak lagi selalu terpaku bahwa permainan hanya akan bisa berjalan karena Bung. Tapi sebagai pasangan dirinya juga punya kontribusi yang sama. Dengan begitu Bung dan si nona pun bisa sama-sama memuaskan hasrat.

Dan Tiap Kali Ingin Menyudahi Permainan, Pastikan Bung dan Pasangan Telah Sama-sama Puas

Mood yang tiba-tiba memburuk bisa saja jadi masalah. Bung dapat saja telah merasa puas tapi kadang tak mau tahu pada kebutuhan si nona. Bung justru menyudahi permainan begitu saja, tanpa bertanya apakah si nona sudah mencapai titik puncak yang juga diinginkannya.

Sebagaimana Bung menginginkannya kemampuan si nona demi merasa puas, dia juga berharap hal yang sama dari Bung. Biar bagaimana pun si nona juga butuh bantuan untuk mencapai titik kepuasan yang diinginkannya.

Jangan lupa ucapkan pula terima kasih untuknya, ucapan itu akan membuatnya merasa tak hanya dibutuhkan tapi juga dicintai dan dihargai.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top