Komunitas

Ketika Para Biker Berkonvoi Dipimpin Pembalap MotoGP Suzuki

Pernah membayangkan berkendara bersama pembalap MotoGP? Hari Sabtu, 3 Februari 2018 lalu, ribuan pengendara Suzuki dari berbagai komunitas berkesempatan melakukannya di Sirkuit Internasional Sentul. Hal ini bisa terwujud karena pembalap Andrea Iannone dan Alex Rins berkesmpatan hadir di Suzuki Bike Meet – Jamboree Nasional 2018.

Meski sempat diguyur hujan cukup deras, tidak membuat asa dari ribuan bikers dan pembalap urung untuk melakukan konvoi. Acara Konvoi ini sendiri dilakukan sebagai “gong pembuka” acara Jambore nasional Suzuki 2018 tersebut.

Andrea Iannone dan Alex Rins disuguhkan Suzuki GSX-R150. Tak cuma mereka brand ambassador GSX-R150, Hamish Daud juga ikut serta di acara ini. GSX dipilih karena mencirikan aura MotoGP.

Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk.

Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Dibelakang para pembalap MotoGP tersebut berjejer mengikuti Ketua klub dan komunitas Suzuki, perwakilan Jurnalis Media serta ribuan bikers Suzuki berbagai model dan generasi. Panjang iring-iringan parade pun diindikasikan mencapai jarak hampir 2 kilometer, sehingga menjadi salah satu acara spektakuler untuk membuka rangkaian acara.

Andrea Ianone mengaku takjub dengan antusiasme para biker di Indonesia. Ia tampak larut dengan kegembiraan yang ditunjukan oleh ribuan biker tersebut

“Ini adalah kali pertama bagi Saya bisa larut dalam kegembiraan fans Suzuki. Saya sangat menikmati momen hari ini, dan semoga semangat teman-teman bikers Suzuki bisa menambah semangat Saya sendiri untuk tampil lebih mengesankan di musim MotoGP 2018 ini bersama Team Suzuki Ecstar MotoGP”.

Senada dengan Iannone, Alex Rins pun senang dengan Suzuki Bike Meet 2018. Sambutan yang diberikan oleh para pengendara Suzuki memberikan pengalaman yang berbeda untuknya.

“Saya tidak menyangka kekuatan bikers Suzuki di Indonesia sangat luar biasa seperti ini. Senang sekali saya mendapatkan pengalaman yang sangat beragam dan berbeda bersama rekan balap Saya dan ribuan bikers Suzuki.”

Bersamaan dengan Suzuki Bike Meet – Jamboree Nasional 2018, SIS juga kembali memperkenalkan produk GSX-R150 Shuttered Key System. Berbasis sama dengan GSX-R150 sebelumnya yang menggunakan Keyless Ignition System, produk ini hanya berbeda di sistem kunci pengaman saja yang menggunakan sistem mekanis, sehingga konsumen yang mengidamkan GSX-R150 kini memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan. Sambil menemani keberadaan penjualan Suzuki GSX-R150 varian Keyless Ignition System saat ini, SIS terus memenuhi permintaan dan keinginan konsumen Tanah Air yang beragam.

SIS memberikan harga yang lebih terjangkau bagi calon konsumen yang sudah tidak sabar ingin memiliki Suzuki GSX-R150 Shuttered Key System, yaitu dengan harga Rp 28.900.000,- (On The Road DKI Jakarta). Terdapat 3 warna menarik yang dapat dipilih sesuai selera konsumen, antara lain Brilliant White, Stronger Red/Titan Black dan Solid Black/Gloss. Sebagai bonus pembelian, SIS juga melengkapi anak kunci GSX-R150 dengan keyholder Suzuki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Pemerintah Mulai Mengkaji Rem ABS, Menjadi Komponen Penting di Roda Dua

Penggunaan Anti-Lock Braking System (ABS) pada kendaraan sepeda motor menjadi satu hal yang dipertimbangkan oleh pemerintah. Lantaran, sebuah data yang dimiliki oleh Bosch menyatakan kalau pengereman ABS di Indonesia berpotensi mengurangi kecelakaan sampai 26%!

Nah, untuk itulah bung, pemerintah saat ini sedang mengkaji sejauh mana penggunaan ABS untuk sepeda motor 110cc-150cc, yang dilakukan bersama Universitas Indonesia (UI). Seperti diketahui kalau secara umum teknologi ini sudah tersemat di motor 250 cc namun tidak tersedia kepada motor kelas di bawahanya.

Direktur Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Mohamad Risal Wasal, menjelaskan pihaknya juga akan berkoordinasi ke Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengenai kewajiban ABS ini. Tetapi banyaknya pendapat yang mengatakan kalau fitur tersebut mahal menjadi salah satu hal yang perlu dipikirkan. Karena akan tidak seimbang apabila motor yang harganya murah menjadi mahal karena ABS.

Nah, kira-kira sejauh mana ya bung keunggulan dari teknologi rem Anti-lock Braking System (ABS)? apakah benar dapat menekan angka kecelakaan yang selalu menjadi salah satu ancaman di jalan? untuk itu kami akan membeberkan beberapa fakta yang mesti bung ketahui tentang rem ini. mulai dari cara kerja, keunggulan sampai kekurangan.

Teknologi Canggih Membuat Cakram Dijepit Selama 15 Kali Selama Satu Detik!

Alasan kenapa Anti-lock Braking System (ABS) dikatakan canggih karena pada umumnya kerja ABS dikendalikan oleh komputer, yang memerintahkan kampas rem berulang kali menjepit cakram, setidaknya 15 kali dalam satu detik.

Hal ini pun diyakini dapat menghindarkan motor dari kecelakaan, dibanding rem biasa yang menjepit cakram secara dadakan kemudian menghentakkan motor hingga jatuh.

Kendaraan dengan Rem ABS Lebih Stabil Saat Melakukan Rem

Kestabilan roda dua dalam melakukan rem dengan ABS jauh lebih stabil, karena saat motor sedang melaju kencang gaya sentrifugal yang dihasilkan semakin besar, membuat kendaraan tetap berjalan meskipun rodany sudah berhenti.

Terlebih lagi jika dilakukan dalam kondisi yang licin atau basah. Tentu saja ini sangat membahayakan karena pengendara dapat hilang kendali dan meliuk-liuk, itu bisa terjadi kalau terhadap motor non ABS. Sedangkan motor yang memakai teknologi ABS dapat membuat suplay rem hidrolik yg menuju ke piston rem bekerja secara perlahan tanpa langsung mencengkram roda dan membuat roda langsung berhenti.

Tapi, Meskipun Canggih ABS Juga Memiliki Kekurangan

Untuk pengereman dengan jarak dekat nampaknya menjadi kelemahan ABS, karena rem ini secara perlahan ketika melakukan pengereman, pengedara tidak bisa berhenti secara mendadak. Jadi salah satu solusinya adalah bung yang kendaraanya memakai sistem rem ABS jangan melakukan pengereman jarak dekat karena sangat berbahaya dengan bisa menabrak kendaraan yang ada di depannya.

Selanjutnya, Jalan Tidak Rata Menjadi Musuh dari Sistem Rem Ini

Kondisi jalan yang tidak rata juga menjadi musuh bagi rem ABS, karena secara kondisi motor ini tidak dapat bekerja secara optimal. Selain itu kondisi rem yang basah tau terkena air juga mengurangi keoptimalan dari sistem ABS.

Jadi ini menjadi catatan para pendengara untuk berhati-hati kalau melewati jalan yang tidak rata, atau motor yang sedang dalam kondisi diguyur hujan yang membuat rem basah.

Meskipun Begitu, Beberapa Negara Sudah Mewajibkan Sistem Rem ABS Loh Bung!

ABS memang memiliki potensi besar menekan angka kecelakaan sepeerti data yang dilansir oleh Bosch. Wajar apabila regulasi ini sedang gencar dilakukan yang diawali dengan melakukan kajian. Di sisi lain beberapa negara di Uni Eropa malah sudah sejak 2016 mewajibkan para produsen motor 125 cc untuk menggunakan ABS.

Regulasi serupa juga berlaku di India pada awal tahun ini sementara Jepang memulainya pada Oktober 2018. Dan kemudian akan disusul di Taiwan dan Australia pada 2019. Sedangkan China mulai mewajibkan ABS untuk motor baru dengan kapasitas mesin di atas 250 cc pada awal Juli 2019.

Lalu, di Indonesia kira-kira kapan ya bung?


 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Mood Jadi Kunci Aktivitas Sehari-hari, Persiapkan Diri Sedari Pagi

Mood yang buruk dapat mempengaruhi kinerja sehingga tidak berjalan dengan baik. Teguklah kopi apabila itu dapat merubah mood sedikit lebih oke. Karena ini akan jadi kunci yang mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Dan seringnya, masalah yang bung hadapi selalu bermula dari susahnya bangun pagi. Menghalangi pekerjaan, hingga pada pekerjaan.

Forbes sendiri menyatakan kalau banyak pegawai yang secara jujur mengalami kesulitan lantaran tak memiliki persiapan yang baik saat sampai di kantor. Selain itu, adanya permasalahan personal pun bisa mempengaruhi pola kerja seseorang. Maka dari itu ada yang perlu bung siapkan sebelum menjalani aktivitas sehari-hari di kantor.

Nah, berikut ini adalah bentuk persiapan yang harus bung lakukan, tidak terbentur terhadap mental saja melainkan menyelimuti hal lainnya.

Bangun Lebih Awal, Datang di Waktu yang Tepat dan Jangan Terlambat

Selain masalah mood yang dapat mengacau kegiatan, datang terlambat juga memiliki dampak yang sama seperti halnya mood buruk. Oleh karena itu kedisiplinan dalam diri harus dimulai dengan bung bangun pagi, selain dateng tepat waktu menjadi kewajiban setiap karyawan. Manfaat dari bangun pagi juga banyak, karena kepala akan jauh lebih segar. Produktivitas pun meningkat sampai mampu menuntaskan pekerjaan.

Pikiran Itu Mesti Tenang Seperti Air, Karena Ketenangan Membawa Efek Baik ke Pekerjaan

Terdapat alasan kenapa karyawan jauh lebih rajin bekerja di pagi hari. Karena saat mentari baru bangkit segudang ide kreatif dan kadar produktif meningkat. Berbeda dengan siang hari yang sudah mulai mengantuk apalagi selepas jam makan siang. Namun itu semua bisa dilakukan asalkan kondisi pikiran tenang. Untuk menambah kadar konsentrasi dan fokus cobalah untuk membersihkan pikiran.

Atur Nafas dan Tariklah Dalam-Dalam Secara Perlahan

Sebelum bung memulai pekerjaan, apalagi kalau bung datang terlambat otomatis kondisi badan masih belum siap atau kaget. Fokus pun masih terpecah belah dan masih nyangkut ke soal jalanan yang macet tiada usainya. Untuk itu bung perlu menarik nafas dalam-dalam sebelum memulai pekerjaan. Karena banyak orang yang baru tiba di kantor kemudian tergesa-gesa disekelumit tekanan.

Rapihkan Meja Kerja Demi Menghindari Timbulnya Hal-hal yang Mendistraksi

Berapa banyak dari bung sekalian saat bekerja, kemudian fokus terpecah belah melihat kondisi meja berantakan. Mulai dari memilih satu per satu barang yang dirapihkan sampai secara total merapihkan semua barang. Karena kondisi meja yang berantakan secara sedikit-dikit dapat mendistrkasi sehingga fokus pun hilang.

Tangani Masalah Tranportasi dengan Motor yang Cocok Untuk Beraktivitas Sehari-hari

Halangan atau yang membuat mood buruk adalah kondisi jalanan yang macet. Kemacetan memang tak bisa dihindari di Jakarta yang bisa bung lakukan hanyalah mempercepat waktu berangkat. Nah, untuk menemani bung yang kerap berkegiatan ke kantor sehari-hari Suzuki GSX150 Bandit sangatlah cocok.

Bung tahu kenapa? motor ini di desain menarik dan memang di plot untuk aktivitas sehari-hari. Jok didesain lebar dan panjang membuat pengendara kian nyaman di atas tunggangan. Nyaman tak berarti kecepatan terbaikan, mesin bertipe DOCH Fuel Injenction ini merupakan mesin bandel.

Fitur Shuttered Key System dipasang di GSX150 Bandit untuk memastikan keamanan motor dari hal yang tak diinginkan. Bagaimana bung? pas kan untuk aktivitas harian?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Merambah Evolusi Speedometer Berawal dari Velocimeter

Baik roda dua atau pun roda empat di jaman sekarang pasti dilengkapi dengan speedometer kan bung? nampaknya mustahil apabila kendaraan bermotor tidak memiliki speedometer di dewasa ini. Kegunaan speedometer pun sangat membantu bagi pengendara terutama untuk mengecek kecepatan dan pastinya, kuantitas bensin kan? Bisa berabe dong kalau lagi asik-asik jalan dengan nona tiba-tiba bensin kosong.

Nah, ngomongin soal speedometer, pasti bung juga pensaran kan siapa sih yang menemukan dan bagaimana fitur ini bisa tersemat di kendaraan bung yang dipakai sekarang. Apalagi perkembangan teknologi mampu mengubah bentuk tampilan speedometer menjadi futuristik sampai sekarang. Kira-kira bagaimana ya perkembangan speedometer?

Semua Bermula Dengan Munculnya Sebuah Alat Bernama Velocimeter

Usut punya usut bung, meskipun tidak langsung berkesinambungan tapi tanpa ada velocimeter mungkin tidak ada speedometer lho. Velocimeter sendiri sangat berbeda bung dengan speedometer, lebih kepada alat pengukur kecepatan yang juga memperhitungkan aspek arah. Si penemunya sendiri adalah orang Kroasia, Joseph Belusic, yang menemukan saat usianya 41 tahun velocimeter memiliki sebutan lain yakni speedometer elektrik.

Penemuan Belusic Pun Mendapatkan Hak Paten di Beberapa Negara

Karena mengetahui penemuan ini sebagai salah satu terobosan, Belusic pun mendaftarkan hak cipta velocimeternya ke lembaga paten di Austria dan Hongaria. Kemudian penemuan yang mampu mengukur arah kecepatan ini dipatenkan di Perancis setelah sebelumnya dipamerkan di depan publik.

Teknologi ini digunakan dari berbagai macam kendaraan dari mulai mobil hingga sepeda. Tapi beberapa tahun berselang ada seorang yang mampu menemukan penyempurnaan dari Velicometer temuan Belusic.

Muncul Joseph yang Lain, Dengan Mengklaim Menemukan Alat yang Lebih Sempurna

Pada tahun 1899 ada seseorang bernama Joseph Jones, dirinya saat itu mengklaim menemukan alat yang sempurna dari yang ditemukan Belusic. Perbedaanya alat pengukur kecepatan ini khusus untuk kendaraan bermotor seperti yang kita kenal sekarang dengan nama speedometer.

Munculnya speedometer pun ternyata mampu melibas Velocimeter punya Belusic bung, karena penggunaan speedometer yang setiap tahun makin berkembang.

Penemuan Speedometer Berawal dari Pertanyaan Sang Istri

Ternyata penemuan yang sekarang berguna bagi kendaraan bermotor ini bermula dari pertanyaan istri Jones kepada dirinya tentang kecepatan mobil uap yang dikendarainya. Seperti dilansir dari Yahoo Autos, sang istri bertanya, “Berapa kecepatan mobil uap yang kita naiki?”.

Karena pertanyaa istri tersebut Jones mulai berfikir dan melakukan riset hingga akhirnya ia berhasil menemukan speedometer. Sebagaimana yang kita kenal saat ini bung. Pada tahun 1903, setahun kemudian hak cipta pun keluar. Alhasil Jones pun mendapatkan banyak uang dari penemuannya.

Hingga Sekarang Speedometer pun Bertransformasi ke Model Modern

Speedometer seiring waktu berjalan pun berkembang ke arah yang lebih futuristik dan modern. Dari tampilan yang lawas dengan jarum, sekarang sudah berevolusi dengan menanggalkan jarum ke arah digital yang sudah terpasang di motor-motor jaman sekarang.

Salah satu motor keren yang terpasang Speedometer digital adalah Suzuki GSX 150 Bandit, speedometer milik motor tanpa tudung ini full LCD memudahkan pengendara mendapatkan informasi tentang tunggangannya. Selain itu motor ini di desain menarik dan memang di plot untuk aktivitas sehari-hari. Jok didesain lebar dan panjang membuat pengendara kian nyaman di atas tunggangan.

Nyaman tak berarti kecepatan terbaikan, mesin bertipe DOCH Fuel Injenction ini merupakan mesin bandel. Fitur Shuttered Key System dipasang di GSX150 Bandit untuk memastikan keamanan motor dari hal yang tak diinginkan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top