Dating & Relationship

Ketika Bung Berkata ‘Sedang Ingin Sendiri’ Berarti Ada yang Tak Beres Dalam Hati

Diumur yang tak lagi muda, terkadang ada saja hal yang ingin dilakukan lantaran ingin memuaskan sesuatu sebelum bung dan nona bersatu (dibaca menikah). Akhirnya kata ‘aku mau sendiri dulu’ mulai terlontar secara lirih ke telinga nona. Meskipun singkat, kata-kata tersebut dapat membunuh perasaan secara pasti.

Ungkapan tersebut memang acap kali dilontarkan saat hubungan renggang atau pun sedang dilanda ego yang bermusuhan. Biasanya, sebelum bung memutuskan untuk menyudahi atau berlanjut dengan harapan hal yang tak diinginkan tidak terulangi lagi, bung memilih untuk sendiri. Agar bisa memikirkan matang-matang apakah keputusan ini layak untuk dilontarkan atau hanya emosi yang sedang melanda.

Ketika Nona Selalu Melarang Hal yang Bung Dambakan, Itu Membuat Bung Geram

Ya, benar memang jika harus ada privasi dalam setiap hubungan, yang mana nona tak bisa menyentuhnya. Hal ini bermula, kala nona sering kali melarang bung untuk melakukan hal yang bung suka, seperti nongkrong atau pun kebiasaan lainya. Bung yang sudah kepalang tanggung memendam rasa, akhirnya tak kuasa untuk mengatakannya. Dengan harapan, nona tak perlu membatasi ruang gerak bung sebagai laki-laki karena ikatan masih sebatas pacaran bukan suami dan istri.

Nona Selalu Tak Punya Waktu Untuk Bung yang Ingin Membahas Sesatu yang Menghambat Hubunganmu

Wajar kalau bung dan nona memiliki kesibukan masing-masing. Tetapi sediakan lah waktu sekali dua kali untuk bertemu karena sebenarnya ada masalah yang ingin bung bahas. Namun anehnya, nona selalu beralasan tidak ada waktu padahal untuk bertemu dengan temannya ia selalu menyebarkannya lewat sosial media lewat hashtag #Qualitytime.

Sehingga ketika nona mengabari bung untuk bersua dibaik kesibukannya bung memberikan pernyataan kalau tidak ingin diganggu. Nona pasti bakal tahu, ternyata ada hal yang menjanggal antara kalian berdua. Yap, barangkali bung ingin si dia merasakan hal yang sama.

Atau Bisa Juga Bung Sebenarnya Memberikan Kode Karena Kurang Perhatian

Memang laki-laki adalah tipikal orang yang cuek. Bukan berarti dibalik sikap cueknya laki-laki tak ingin diperhatikan dengan pasangan. Justru laki-laki ingin diperhatikan bukan? mungkin nona selalu memberikan perhatian.

Tetapi perhatian yang dilakukan hanyalah hal monoton yang membuat bung biasa saja. Apalagi perhatian hanya sebatas “Kamu jangan lupa makan?”, padahal soal makan tanpa perlu diperingatkan bung bakal melakukan kalau laper sudah mendekap di badan.

Seketika bung mengatakan ingin sendiri, nona pasti terpancing dengan hal apa yang membuat bung berkata seperti ini, sehingga pada pembahasan nanti nona mengerti bahwa memberikan perhatian ke laki-laki ternyata tidak seperti yang dilakukan selama ini.

Tidak Afdol Kalau Impian Tidak Diwujudkan

Bagi laki-laki impian merupakan sesuatu yang harus diwujudkan bukan sekedar terbayang diangan-angan. Sehingga untuk mengejar impian butuh waktu yang lebih serta tingkat fokus yang tinggi. Karena mewujudkan sebuah impian tidak semudah membalikan telapak tangan.

Bung pun, berharap nona mengerti kenapa bung meminta waktu untuk sendiri. Bukannya tidak sayang atau tidak cinta, tetapi hanya meminta waktu sebentar untuk merealisasikan hal yang selama ini ingin diwujudkan.

Nona Kerap Salah Sangka, Karena Pernyataan Ingin Sendiri Bukan Berarti Hubungan Berakhir Sedari Dini. Ya Kan Bung?

Tak pelak nona bakal sedih, atau mempertanyakan apa yang salah dengannya saat bung mengatakan sedang ingin sendiri dulu saat ini. Padahal tidak ada yang salah dalam skala besar sampai harus mengakhiri hubungan, namun bung hanya perlu waktu untuk sendiri untuk introspeksi atau mengejar sesuatu yang diidam-idamkan sejak dulu sampai saat ini.

Tetapi nona salah sangka karena pernyataan ingin sendiri selalu diartikan hubungan yang sudah tidak berjalan. Alhasil, bung pun kembali menjelaskan bahwa sendiri bukan berarti berpisah, melainkan tahan sebentar, karena selanjutnya kisah akan dikarang dengan indah.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

6 Kiat Berkendara dengan Motorsport

Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky. Selain harus menyiapkan fisik dan stamina yang prima—lantaran bobot body motor semacam ini pastinya di atas motor skuter matic, menunggangi kuda besi yang satu ini tak seperti naik motor lainnya. Pasalnya, ada tips khusus yang perlu diketahui agar tubuh tetap nyaman selama berkendara dan motor pun tetap dalam kondisi baik setibanya di tujuan seusai berkendara.

1.Biasakan Melakukan Cek Secara Menyeluruh Sebelum Berkendara

Sebelum memulai perjalanan, biasakan mengecek motor apakah motor dalam kondisi prima, mulai dari ban, rem, kopling, hingga sektor lampu. Jika semua aman, baru cari riding position alias posisi duduk yang menurutmu paling nyaman sehingga saat berkendara pun bisa santai namun tetap hati-hati.

2.Pastikan Sudah Tahu Posisi Badan yang Benar Saat Hendak Berkendara

Jangan karena mengejar gagah-gagahan lantas Bung memposisikan badan jauh dari stang sampai tangan lurus dan kaku. Karena ini bukan motor skuter matic, maka badanmu justru harus sedikit menunduk dengan posisi lenganmu sedikit menekuk.

Kenapa harus begitu? Karena lengan yang menekuk ini akan membantumu meredam rebound alias tendangan balik peredam kejut pada stang saat motor menghantam lubang. Kalau posisi sudah mantap, barulah mulai berkendara.

3.Jangan Asal Naik, Posisi Kaki pun Harus Stabil

Untuk posisi kaki, penempatannya harus pas karena ruangnya tak sebanyak di motor skutik yang menggunakan deck lebar. Motorsport hanya punya sedikit footstep tempat meletakan kaki. Lalu paha harus menempel ke tangki motor dengan posisi menjepit. Kendati begitu bukan berarti diam dengan tegang dan kaku. Kakimu harus tetap dalam kondisi relaks.

Posisi ini akan mempermudah untuk melakukan antisipasi bila Bung akan melakukan manuver ekstrem seperti hendak menghindari tabrakan. Dengan paha yang menempel ke tangki, Bung bisa mempertahankan posisi duduk agar tidak tergeser ke kanan kiri dan dapat mengeliminir risiko terpental dari motor.

4.Carilah Posisi yang Senyaman Mungkin untuk Tangan saat Menggenggam Stang

Untuk posisi tangan, perhatikan posisi tangan ketika menekan tuas kopling dan rem depan. Usahakan ketika mengoperasikan tuas rem depan atau kopling yaitu dengan cara menekan ujung tuas supaya ringan. Menekan tuas kopling bisa menggunakan dua jari yang sekiranya dianggap paling nyaman bagi pengendara.

5.Kenali Bentuk Motor Yang Bung Kendarai

Banyak orang meremehkan hal ini dan langsung saja betot gas ketika menunggangi kuda besinya. Padahal bentuk motor yang berbeda akan membuat pengendalian yang berbeda pula. Ambil contoh misalnya GSX-R150 dan GSX-S150. Dua motor Suzuki ini punya DNA yang sama, namun bentuknya berbeda sehingga handlingnya pun akan berbeda.

GSX-R150 dengan fairing tentunya punya body depan yang lebih lebar jika dibanding saudaranya tipe S yang bertipe naked bike. Tentunya butuh ruang lebih lebar jika merambah kemacetan.

Hal lainnya misalnya spion GSX-R150 yang ditanam di body depan sementara GSX-S150 berada di tangki. Ini akan membuat perbedaan karena GSX-S150 spionnya akan bisa ikut menyelip jika stang dimainkan ketika beraksi diantara kendaraan lain, sementara tipe R butuh perhitungan sebelumnya karena spionnya tang tak bergerak.

6.Kenali Juga Karakter Motormu Agar Tepat Mengambil Kesimpulan Di Jalan

Bung harus mengenali karakter motormu dengan tepat. Mulai dari karakter mesin hingga karakter berkendaranya. Coba kita ambil contoh GSX-S150. Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Karakternya jinak diputaran bawah sehingga membuatmu tak repot kalau mengendalikannya di RPM rendah.Tapi jangan lantas anggap remeh tenaganya. Kenali dulu, karena ketika diputaran menengah dan atas kalau tak siap, Bung akan dibuat terkejut dengan ledakan tenaganya.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang bisa terlihat jelas. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup besar untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Ukuran kekar ini berlanjut hingga kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90. Tentunya cukup lebar untuk membuatmu tetap stabil di jalan lurus, namun cukup lincah untuk melakukan manuver.

Nah dengan kiat-kiat macam itu tentunya Bung akan lebih aman dan nyaman mengendari motorsport milikmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Untuk Membantu Si Nona Mencapai Titik Kepuasan, Terdapat Berbagai Cara yang Dapat Bung Upayakan

Banyak yang bilang, entah itu mitos atau fakta, mungkin Bung bisa mencarinya. Bahwa perempuan memiliki nafsu dua kali lipat daripada laki-laki. Akan tetapi hal itu tidak sejalan dengan fakta kalau si nona yang tidak mudah mencapai ke titik klimaks birahinya. Hal ini dinyatakan oleh salah satu majalah asal Amerika, Cosmopolitan. Majalah tersebut menyatakan bahwa 43 persen perempuan tidak bisa meraih orgasme saat bercinta. Dalam arti si nona tidak merasakan hal yang sama dengan Bung saat sudah klimaks, bisa jadi si nona belum mencapai titik apa-apa saat bercinta.

Memang terdapat banyak faktor kenapa perempuan sulit untuk orgasme dikala hubungan badan. Salah satu penyebabnya adalah Bung yang tidak paham apa yang diinginkan pasangannya. Faktor lainya, mungkin kurangnya stimulus terhadap sisi sensitifnya atau kurangnya durasi foreplay. Sehingga saat si nona belum merasakan fase nikmat, Bung sudah buru-buru merangsek ke intercourse saja. Ayolah! Bung harus bisa menjadi pasangan yang mengerti apa maunya si nona!

Rileks Menjadi Kunci Agar Si Nona Dapat Menikmati Setiap Hentakan Bercinta Tanpa Henti

Membuat suasana rileks dalam hubungan badan itu penting lho Bung. Karena apa yang Bung pikirkan saat sedang bercinta sangat berlawanan dengan si nona. Laki-laki cenderung memikirkan apakah mereka bisa membuat pasangannya puas, sedangkan perempuan takut membuat pasangannya bercinta terlalu lama karena perempuan memerlukan waktu yang lama untuk mencapai klimaks. Hal ini berbasis dari penelitian yang dilakukan di Swedia bahwa butuh waktu 15 hingga 40 menit untuk membuat si nona dapat klimaks saat bercinta. Rileks menjadi faktor penting sekaligus kunci saat bercinta, karena itu membuat Bung dan si nona menikmati setiap sesinya.

Guna Membantu Menaikkan Birahi Si Nona, Buatlah Dia Percaya Diri Apa Adanya

Mungkin Bung belum tahu, kalau perempuan ternyata cenderung memikirkan soal penampilan saat hubungan badan sehingga sulit orgasme. Hal ini pula yang dipubilkasikan oleh Journal of Sex Research yang mengungkapkan kalau perempuan terkadang malu dengan tubuhnya, karena takut tak bisa membuat pengalaman bercinta jadi semakin menyenangkan. Sehingga yang harus Bung lakukan adalah memuji bentuk tubuhnya sampai penampilannya. Dengan memberikan sanjungan dapat membuat si nona tidak minder maupun rendah diri.

Ketika Merangsangnya, Jangan Terlalu Menggebu dan Terburu-burulah Bung

Jangan karena kepalang nafsu membuat Bung berlaku berantakan dalam merangsang pasangan. Lakukanlah semua dengan ritme yang beralur tentram, terutama dalam soal stimulus di bagian payudara perempuan. Berdasarkan penelitian ternyata rangsangan di bagian payudara dapat membantu si nona dalam orgasme. Ingat, jangan buru-buru langsung ke bagian dada Bung, tetapi mulailah dari area samping, atas dan bawah payudara yang ternyata lebih sensitif dari puting ataupun areola. Stimulasi pun bisa lanjut ke tahap area V secara perlahan sebelum melakukan sebuah penetrasi.

Tingkatkan Durasi Foreplay Sampai Si Nona Merasa Tiba Waktunya Untuk Play

Sesi hubungan badan jangan langsung termakan dengan godaan dan birahi yang semakin melawan. Mulailah dengan foreplay yang dapat meningkatkan gairah pasangan. Dengan melakukan ciuman atau pun berupa sentuhan yang membuat si nona menegangkan dan terangsang. Saat si nona sudah menikmatinya, jangan cepat Bung sudahi tetapi mainkan durasi lebih lama sampai si nona merasa sudah waktunya untuk memulai ritual hubungan badan langsung ke arah yang biasa dilakukan.

Prinsip Ladies First Harus Dipegang Teguh Selama Hubungan Badan Tak Hanya Saat Kencan

Konsep ladies first tidak hanya terpakai saat Bung sedang melakukan sesi romantis dan kencan. Tetapi harus dilakukan juga ketika berbicara soal hubungan ranjang, karena ini masalah kepuasan. Sebab dalam hal ejakulasi Bung lebih mudah mendapatkannya dibanding si nona, seperti yang dikatakan di atas si nona membutuhkan waktu maksimal 40 menit untuk mencapai titik kepuasan.

Adapun cara yang bisa Bung lakukan untuk memancing si nona orgasme duluan, meskipun cara ini pun sedikit tricky.  Yakni dengan memancing si nona lewat ‘pemanasan’ yang lama dan Bung baru memasuki ranah penetrasi setelah si nona merasa sudah ingin orgasme saja. Kenapa melakukan hal ini, karena laki-laki setelah berejakulasi biasanya sudah melupakan pasangannya apakah sudah orgasme atau belum. Jadi, dengan mendahulukan si nona akan membuat hubungan ranjang jadi lebih adil dan leluasa, Bung.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Terdapat Beberapa Kategori Laki-laki yang Membuat Si Nona Makan Hati, Semoga Bung Tak Termasuk

Sikap laki-laki ternyata ada yang membuat si nona yang notabene kekasih bakal makan hati dan berpikir ulang untuk melanjutkan hubungan. Padahal kalau berbicara usia sudah tidak lagi muda, tapi mau gimana? Namanya laki-laki, doyannya main kesana kemari. Hingga si nona merasa lelah karena mencari Bung yang tak kunjung memberikan kabar.

Setelah diuji berkali-kali dengan hal semacam itu, si nona bakal dongkol dan malas untuk melanjutkan hubungan. Apalagi kalau Bung telah melakukan kesalahan, kemudian kerap mengulanginya. Jangan harap hubungan dapat berjalan lama. Apalagi berharap si nona bersabar, tentu sudah cukup baginya untuk diuji lewat sikap Bung sudah kelewatan. Selain kerap mengulangi kesalahan yang sama, apalagi ya sikap Bung yang membuat si nona makan hati?

Bung Suka Kalap Dalam Bermain Sehingga Kabar Kepada Si Nona Tidak Terjalin

Selain itu, sikap yang membuat si nona bakal makan hati adalah tidak adanya kabar dari Bung saat jauh dengannya. Laki-laki tipe ini biasanya senang sekali untuk menghilang, membuat si nona selalu mencari. Meskipun kita juga tahu, Bung bukan tipe seseorang yang ingin dicari, lantaran terlalu kalut terbawa susana bermain dengan teman bahkan game sekalipun. Namun kalau Bung suka lupa memberikan kabar selalu, tentu si nona bakal keki dengan aksi-aksi Bung yang seperti itu.

Menjadi Pencemburu yang Tidak Beralasan, Membuat Si Nona  Terheran-heran

Saat si nona sedang mengobrol dengan teman laki-lakinya, Bung selalu menaruh rasa curiga. Apalagi kalau mereka berdua begitu serunya mengobrol sampai lupa kalau ada Bung di sebelahnya. Padahal si nona dengan teman laki-lakinya memang sudah tidak lama bertemu, nostalgia masa lalu menjadi satu hal seru. Karena sudah kepalang cemburu, Bung tidak berpikir jernih dengan menjadi pribadi pencemburu. Si nona yang jengkel dengan sikap aneh ini, tentu makan hati karena dituduh hal yang tidak masuk akal.

Memenjarakan Si Nona Atas Dasar Cinta

Si nona merasa terkekang ketika Bung bersikap kelewat protektif padanya. Mau main saja harus melapor, selain itu Bung harus selalu bersamanya. Tujuan baiknya guna mencegah ada “main dibelakang” antara si nona dengan laki-laki lain. Lucunya lagi, akun sosial media si nona pun dalam pantauan Bung sehingga si nona merasa terbatas ruang ekspresi dan privasinya. Kalau Bung ingin menjaga tak perlu bersikap protektif, selama masih terikat komitmen dan sudah dewasa, lihat saja sejauh mana si nona menjaga komitmennya.

Mengumbar Janji yang Tak Bisa Ditepati

Mengumbar janji memang mudah, tinggal berkoar saja semua selesai. Tetapi untuk menepatinya? Ada atau tidaknya halangan entah kenapa sulit untuk menepati. Mungkin ini yang Bung alami, si nona sering kesal karena tidak ada satu pun janji yang menjadi nyata. Hanya sekedar kata “maaf” dan kemudian Bung berjanji lagi. Kalau terus seperti itu siapa yang akan tahan?

Jiwa Bung Masih Begitu Berhasrat Untuk Tebar Pesona Ke Semua Perempuan Di Luar Sana

Hati tetap satu, tapi urusan mata masih jelalatan. Kata tersebut menjadi tameng saat Bung kerap melirik perempuan lain apabila kepergok oleh nona. Tetapi si nona tentu tidak bisa menerima alasan tersebut, semakin banyak Bung melirik dan tebar pesona tentu membuat si nona makin berkarat hatinya. Lagi pula, siapa yang kuat diperlakukan begitu, apabila hal ini berbalik apakah Bung mampu menahan perasaanmu untuk tidak cemburu?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiring Women

Eva Celia: Menjadi Vegan Memang Tak Menjanjikan Kemudahan

Sebelum mengulas soal Eva dan keputusan yang dipilihnya, sejauh mana Bung mengenal istilah vegan? Pasalnya, sampai hari ini masih banyak sekali yang masih mengira vegan itu sama dengan vegetarian. Padahal, keduanya punya makna yang cukup berbeda.

Dikutip dari Hubpages, terdapat perbedaan yang sangat sederhana. Vegetarian adalah mereka yang memilih untuk tidak mengonsumsi daging. Sementara orang yang melakoni diet vegan cenderung lebih pro aktif memboikot segala produk yang dihasilkan dari hewan sehingga tidak mengonsumsi daging, susu, bahkan telur.

Kembali lagi soal Eva, putri Sophia Latjuba dan Indra Lesmana ini mengaku jauh lebih sehat seiring keputusannya untuk menjadi seorang vegan.

Berawal dari Masalah Kesehatan, Menjadi Vegan Merupakan Jalan yang Dipilih Eva demi Kondisi Tubuh yang Jauh Lebih Baik

Bukan tanpa sebab dirinya memutuskan untuk beralih jadi vegan. Semula lantaran ada hormon yang tak seimbang, hal itu membuat dirinya merasa kesakitan tiap kali PMS datang. Padahal menurutnya, kalau seseorang bisa hidup sehat dan hormonnya bagus, kesakitan saat PMS sejatinya tak akan terjadi.

Berangkat dari kesukaran itu, Eva kemudian memutuskan untuk cari tahu penyebab sindrom yang dialaminya dan mengikuti semacam program dimana dia dapat belajar menyeimbangkan apa yang dikonsumsinya.

Jadi Vegan Tak Menjanjikan Kemudahan Bung, Bahkan Eva Sempat Kesulitan Mencari dan Menentukan Bahan Makanan

Saat mulai melakoni komitmennya sebagai vegan, lebih tepatnya dalam satu bulan mencoba, Eva sempat merasa kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan yang diperlukannya. Pilihan Eva jatuh pada bahan makanan organik yang diharapkan dapat menyeimbangkan makanannya. Hanya saja, makanan murni nan organik ternyata cukup sulit didapatkan, kalaupun ada harganya memang lumayan mahal.

Bagi Eva, Menjadi Vegan Bukanlah untuk Diet, Melainkan Demi Hidup yang Lebih Sehat

Kalau sebagian orang mungkin mengurangi konsumsi daging demi diet, hal tersebut tak berlaku bagi Eva. Menjadi vegan adalah usahanya untuk memiliki hidup yang lebih sehat. Untuk tubuhnya yang lebih baik lagi dibanding sebelumnya.

Sejak aku mengganti pola makan menjadi pola makan sehat (memotong asupan karbohidrat yang diproses dan gula) dan menjadi seorang vegan, membuat aku semakin sulit untuk menambah berat badan. Aku makan makanan dengan jumlah yang sama setiap harinya. Bukan agar aku bisa kurus, tetapi supaya aku bisa lebih sehat.”

Lebih jauh lagi, Eva yang berkeinginan jadi environmentalist menganggap pilihannya ini akan memberikan dampak bagi lingkungannya kelak.

Kepedulian Eva Terhadap Keberadaan Hewan Membuatnya Enggan Berkompromi untuk Kembali Mengonsumsi Daging

Beberapa waktu lalu, Eva bahkan menyuarakan pendapatnya lewat Instagram terkait pilihannya itu. Ia berkomitmen untuk tidak makan daging lantaran tak ingin berkontribusi terhadap penyiksaan hewan secara massal yang sekarang ini sering terjadi terutama saat hewan hendak disembelih. “Tapi proses untuk memilih jalan ini pun panjang. Banyak research. Banyak bertanya. And I urge you to do your own research and decide for yourself what is good for you and your heart,” tulisnya.

Menjadi Vegan Adalah Proses Pendewasaan Bagi Eva dan Belajar untuk Tetap Konsisten Pada Keputusannya

Eva berjibaku bukan hanya dengan batinnya. Semula ia pun adalah penyuka daging dan makanan mengandung gluten. Namun seiring komitmennya itu, ia benar-benar meninggalkan cara hidupnya yang lama. Konsekuensi pasti dihadapinya. Termasuk kehilangan teman dan banyak orang yang memilih meng-unfollow dirinya. Bagi Eva tak masalah, sebab baginya yang penting hidupnya sekarang jauh lebih baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top