Kisah

Ketika Borok Sepak Bola Tanah Air Terungkap Oleh Pemain Belanda Yang Pernah Hijrah Ke Indonesia

Kristian Adelmund merupakan sosok yang pernah merasakan keganasan Liga Indonesia. Bukan keganasan macam kompetitifnya suatu persaingan antar klub, dan berjibakunya pemain selama di lapangan. Namun, kebobrokan sistem liga nomor satu Indonesia ini. Banyak hal yang ia utarakan kepada Vice Sport, ketika ia sudah tidak lagi merumput lantaran sang ayah yang sakit kanker darah, membuatnya harus kembali ke tanah kelahirannya, Rotterdam.

Curahan jujur Adelmund tentang kondisi sepak bola tanah air menjadi satu bahasan yang menarik. Lantaran, liga tertinggi selalu berusaha menjadi yang terbaik sejak beberapa tahun lalu. Namun permasalahan yang terjadi selalu mengakar seolah tak pernah tuntas diselesaikan. Salah satunya adalah korupsi, momok terbesar negeri ini.

Bermula Di PSIM, Seketika Ia Dipanggil Namun Dipulangkan Tanpa Alasan

Bermula ketika dipanggil seorang kawannya bernama Lorenzo Rimkus, yang mengajaknya bermain untuk PSIM Jogja.  Tanpa pikir panjang ia menerima tawaran itu. Pengalaman pertamanya saat bertandang ke Sumatera di mana ia mendapati seorang supir bus tim PSIM berlaku ekstrim dengan ngebut membawa kendaraan. Terlebih lagi kata Adelmund, tidak ada pembatas jalan selama di perjalanan. Namun ia heran saat melihat rekan satu timnya bisa tidur nyenyak, sedangkan ia melek selama sepuluh jam.

Tidak sampai disitu, ketika ia kembali ke hotel setelah latihan, official tim memberi tahu dirinya agar tidak keluar dari hotel karena ada sekelompok teroris di gunung hendak menculiknya. Keanehan dan keseraman berselimut menjadi satu di pertandingan pertama Adelmund di Indonesia. Setelah beberapa kali pertandingan, ia tiba-tiba di depak begitu saja, hingga ia berkata “Ini suatu petualangan,” ungkapnya. Tidak adanya sistem kontrak yang jelas, membuat Adelmund kembali ke Belanda.

Kembali Didepak Oleh Madura United Demi Mengisi Kantong Pribadi Yang Hakiki

Setelah didepak tanpa alasan oleh PSIM Jogja, ternyata tak membuat Adelmund berprasangka sama ketika dipinang Madura United. Padahal Madura United mencari seorang gelandang tengah, bukan bek tengah seperti dirinya. Namun karena sang agen telah memiliki kesepakatan dengan tim jadinya transfer berjalan sewajarnya. Bahkan kata Adelmund “Kalau pun saya berposisi penjaga gawang mereka tetap akan menampilkan saya sebagai gelandang serang,”.

Menjalani setengah musim dengan memberikan kontribusi 10 assist sepertinya merupakan musim yang baik kata Adelmund. Terlebih lagi publik Madura sangat mencintai dirinya. Tapi tiba-tiba ia didepak demi mengisi kantong pribadi oknum official Madura United. “Semuanya berjalan baik dan para fans sangat menghargai saya. Namun tiba-tiba saya didepak tanpa belas kasihan. Dengan cara ini pelatih bisa mengambil pemain baru dan memasukkan sejumlah uang ke kantongnya sendiri,” ungkapnya kepada Vice Sport.

Bentuk Intimidasi Terhadap Tim Lawan Juga Terjadi Di Depan Mata

“Meski keadaan semakin membaik saat ini, korupsi tetap menjadi masalah utama sepak bola Indonesia. Sebagai contoh, saya kadang-kadang melihat bos lawan – saya melihat bahwa dia membawa pistol – melihat ruang ganti wasit. Anda tidak perlu heran dengan hal itu di Indonesia,” ungkap Adelmund.

Apa yang diungkapkan Adelmund rasanya seperti sebuah stigma yang tak bisa dihindarkan. Bahwa bentuk intimidasi dengan implikasi pertandingan tidak berjalan sportif seperti telah menjadi pemandangan biasa. Ada pun bentuk intimidasi yang ia saksikan tak hanya itu. Semasa berseragam PSS Sleman kala menghadapi PSIM Jogja, sebuah laga derby Jawa Tengah, saat berada di sisi lapangan (bangku cadangan) ia menonton pertandingan sambil menghindari batu secara bersamaan.

Ketika berhadapan dengan Persis Solo ia melihat bahwa ada sesaji yang dilakukan penyihir berbentuk ketel untuk mengganggu pertandingan. Belum lagi saat ia melihat rekan satu timnya terkena batu dan baru saja tersingkir di lapangan, namun wasit tetap melanjutkan. Hal yang lebih memalukan kala digelar satu pertandingan dengan regulasi tanpa penonton, namun ada saja yang menghadiri hingga berimbas tewasnya satu penonton dan ada pula perempuan yang diperkosa menurut penuturannya.

Di Luar Logika, Dikala Sperma Dihargai Lebih Dari 100 Juta

Mungkin ini merupakan sesuatu hal diluar bobroknya sepak bola yang diungkap oleh Adelmund. Tapi ini menjadi satu kisah yang unik ketika ada seorang wanita yang menawar Adelmund untuk menyumbangkan spermanya. Untuk ukuran pemain bola berdarah Belanda yang tentu memiliki daya pikat terlebih lagi di kawasan Asia, usut punya usut, sperma dari Adelmund ditawar antara 800 juta sampai 1 milliar.

“Ketika saya latihan bersama PSS Sleman banyak perempuan menghampiri saya di lapangan dengan membawa makanan. Bahkan dari mereka ada yang mengajak pulang bersama,” ujarnya.

Meskipun Begitu Ia Tetap Cinta Indonesia

Bak bintang pop di Indonesia Adelmund dihargai lebih dari sekedar pemain bola. Bahkan, ia menyebutkan bahwa hidupnya di Indonesia hidup seperti dewa. “Rasanya membuang-buang waktu menghabiskan hari-hari dengan bisnis. Saya sering berpikir, apa yang saya lakukan di sini?”

“Saya tidak sabar untuk kembali lagi, Mungkin saja saya akan pergi dalam waktu enam bulan. Tentu saja saya berharap kembali bermain sepak bola. Sejumlah klub sudah menginformasikan.” imbuhnya. Sekarang, Kristian Adelmund bermain untuk  SC Feyenoord, versi amatir dari Feyenoord Rotterdam. Apa yang diungkapkan Adelmund menjadi cerminan bahwa sepak bola Indonesia jauh dari kata baik dari segala struktur.

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kisah

Mari Mengingat Kembali Ronaldinho Dengan Segala Keajaibannya, Bung

Publik sepak bola mungkin begitu akan mudah mengingat apa yang dilakukan Ronaldinho selama di lapangan sepak bola. Semua gerakannya sangat lihai, apalagi saat Ronaldinho resmi memakai jersey Barcelona di mana ia sempat mengecoh dua pemain dari Atlethic Bilbao dengan juggling-nya di Camp Nou. Mungkin kita semua merindukannya. Ya Bung, magis, sensansional, dan handal menjadi tiga kata yang paling cocok untuk mencerminkan dirinya.

Semua orang pun terhibur saat dirinya bermain di lapangan, tak ada satu orang yang membencinya. Lantaran ia kerap tersenyum padahal sudah mengecoh beberapa pemain lawan yang notabene mungkin adalah pemain kesayangan kita. Tapi sampai diakhir karirnya Ronaldinho tak dapat terus bersinar, banyak hal kontroversi yang melibatkannya. Meskipun begitu banyak momen seru yang patut Bung kenang kembali terkait pemain yang bernama lengkap Ronaldo Assis De Moreira.

Menghukum Inggris Lewat Tendangan Bola Mati

Di momen Piala Dunia 2002 yang diadakan di Jepang dan Korea Selatan, gol yang satu ini masuk ke dalam kategori unforgetable moment, semuanya bermula dengan saat Paul Scholes menjatuhkan Kleberson yang jaraknya cukup jauh dari kotak penalti. Brazil pun mendapat tendangan bebas.

Tak banyak yang menyangkan kalau tendangan bebas yang dieksekusi oleh Ronaldinho itu akan menjadi sebuah sepakan percobaan ke arah gawang Inggris yang dijaga kiper kawakan David Seaman. Alhasil, boom! Bola pun menggantung di atas Seaman dan mengubah keunggulan 1-0 bagi Brazil. Ketika ditanya, Ronaldinho bersikeras menjawab bahwa itu bukan keberuntungan tapi ia memang niat untuk melakukannya.

“Saya tidak tahu berapa kali saya telah ditanyai hal ini, mungkin sudah lebih dari ribuan kali. Jawaban saya selalu sama, saya menembakkan bola (dengan niat mencetak gol),” ujar Ronaldinho di tahun 2012.

Cukup Dengan Empat Hari, Ronaldinho Memastikan Kalau Barcelona Tak Salah Memilihnya

Empat hari setelah resmi berbaju La Blaugrana, di hari itu pula Ronaldinho mengkultuskan kalau dirinya memanglah salah satu pemain terbaik. Laga kontra melawan Sevilla, memang bukan laga debutnya, tetapi di laga kedua tersebut Ronaldinho berhasil membuat Camp Nou bergemuruh kencang. Solo run yang dilakukannya guna mengecoh dua pemain dari Sevilla, disusul dengan tembakan kencang mengarah ke gawang, sudah sulit untuk ditepis oleh penjaga gawang. Di situ, Ronaldinho menunjukkan kualitasnya.

Membisukan Seisi Stadion Stamford Bridge

Gol ini merupakan hasil gerak-gerik tipu Ronaldinho yang membuat Ricardo Carvalho, bek Chelsea saat itu terdiam dan hanya menghimpit kakinya agar Ronaldinho kehilangan ruang geraknya. Tapi tak ada pemain hebat yang tak bisa memutuskan apa yang harus dilakukan saat kondisi  tidak baik. Ia pun membisukan seisi stadion Stamford Bridge dengan cara mengcongkel bola menuju gawang. Memang bukan gol yang indah, tapi kalau kata Dada Maravilha, penyerang asal Brazil, “Tidak ada gol yang buruk. Yang buruk adalah tidak mencetak gol.”

Bermula Dari Botol Minuman Hingga Menjadi Umpan Matang

Kejadian ini memang bermula dari Ronaldinho yang kehausan saat pertandingan masih berjalan. Kemudian pertandingan diberhentikan sejenak, Ronaldinho menghampiri kiper lawan untuk meminta air guna menghilangkan dahaganya. Tapi, alih-alih kembali ke posisinya, ia langsung bergerak cepat di belakang empat bek Sao Paulo yang tidak menyadari kalau dirinya ada di sana. Alhasil ia memberikan umpan kepada rekannya untuk memberikan gol bagi Atletico Mineiro.

Mendapat Kehormatan Dari Rival Abadi

Ini mungkin momen yang paling mengejutkan dan sulit untuk dilupakan bagi sang pemain, Ronaldinho. Aksinya di lapangan ternyata dapat membungkus rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona. Bermain di Santiago Bernabeu tak membuat nyali dari pemain Brasil ini menciut. Justru ia semakin menunjukkan kualitasnya. Dua gol berhasil diborong oleh Ronaldinho. Dipertengahan pertandingan ia pergi meninggalkan lapangan, dan langsung disambut oleh standing applause dari pendukung Madrid.

Sekarang Ronaldinho memang telah meninggalkan lapangan hijau sebagai pemain profesional, namun momen ajaib dan gerakan magisnya selalu bisa dikenang dan diceritakan pada generasi selanjutnya. Seperti saat Bung mendengar soal Maradona dan Pele dari orang tua.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kisah

Supporter Jepang Memberikan Contoh yang Patut Diikuti Oleh Pecinta Bola di Indonesia

Menjadi supporter bola memang wajib untuk meneriakan yel-yel atau memotivasi para pemain yang didukung agar mampu mengkandaskan tim lawan. Bersorak-sorai dan merangkai koreografi juga sesuatu yang menakjubkan dan sering diperlihatkan, terutama pada supporter sepakbola di Eropa. Namun ada cerita lain antara Jepang dan Piala Dunia 2018. Sukses menjadi tim AFC pertama yang mengalahkan negara CONMEBOL sepanjang sejarah, dan tindak tanduk supporternya juga patut diacungi jempol dan dapat dicontoh supporter di Indonesia bung.

Unggul 2-1 atas Kolombia, tak membuat supporter Jepang yang hadir di Mordovia beruforia begitu saja. Namun diakhir pertandingan mereka mengumpulkan sampah usai laga berakhir. Tidak hanya tiga poin saja yang berhasil direngkuh oleh Jepang, para pendukungnya pun menularkan kesan budaya bersih harus tetap dijaga di mana saja. Mereka melakukan hal tersebut atas dasar sukarela dan kecintaan terhadap lingkungan. Adapun hal seperti ini dapat dicontoh untuk semua supporter termasuk di Indonesia.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top