Dating & Relationship

Ketahuilah, Ternyata Ada Beberapa Sikap dari Bung yang Dapat Membuat Si Nona Deg-degan hingga Penasaran

Apakah si nona sering kali senyum-senyum sendiri saat bersamamu, Bung? Atau Bung kerap memergoki si nona kerap salah tingkah? Bukannya membuat Bung untuk besar kepala, tetapi ada beberapa sikap yang membuat si nona deg-degan saat berada di dekatmu. Dasar sifat dari yang Bung lakukan memang tidak bertujuan untuk memikat atau menebar pesona karena itu semua dilakukan secara natural.

Tanpa sadar sikap yang secara lahir memang sudah menjadi bagian dari laki-laki nampaknya dapat membuat si nona deg-degan. Si nona pun gampang meleleh hatinya kalau sikap-sikap ini terus ditunjukan, karena pada dasarnya si nona tak ingin digoda tetapi diberikan kejutan.

Mengacak Rambut Si Nona Adalah Anomali yang Membuatnya Tak Berdaya

Kalau dilihat dari gerakan sebenarnya sangat sepele, sebab Bung hanya mengacak-mengacak rambut si nona. Kesan romantis, bahkan sentuhan yang mencintai pun tidak tampak dari kelakuan tersebut. Namun, si nona ternyata suka untuk diacak rambutnya, meskipun si nona tak pernah berkata iya saat Bung coba menanyakannya. Tetapi ia selalu tersenyum berujung ketawa saat Bung mengacak rambutnya.

Tertawa Secara Lepas Tanpa Ada yang Menahan Ternyata Gambaran Kebahagiaan Bagi Si Nona

Melihat Bung tertawa ternyata dapat membuat si nona bahagia, apalagi saat Bung tertawa terbahak-bahak. Si nona seperti melihat ada secercah kebahagiaan yang tampak dari dirimu Bung. Apalagi kalau alasan Bung tertawa adalah si nona, tentu ia akan semakin bahagia karena dapat membuat Bung bahagia.

Memperlakukan Si Nona Dengan Sopan Tanpa Sikap yang Tertahan

Mungkin karena terbiasa berada di satu komunitas dengan usia yang beragam, mengajarkan Bung untuk berperilaku sopan. Kesopanan yang Bung miliki dipandang oleh perempuan sebagai sesuatu yang istimewa. Apalagi kalau si nona menyukaimu pasti, rasa cinta akan berlipat ganda. Sehingga si nona berasa nyaman saat sedang bersama Bung.

Kerap Bercanda dan Menebarkan Senyum di Mana-mana

Bung yang memiliki selera humor, rasanya ada pintu yang terbuka untuk mendekati si nona. Apalagi kalau Bung lihai menyelipkan canda di setiap obrolan, membuat si nona akan senang dan tersenyum dengan segala jenis kehumorisanmu. Tak hanya jago dalam memberikan guyon, Bung pun kerap kali suka tersenyum yang membuat si nona semakin adem di dekatmu.

Sifat yang Misterius Membuat Si Nona Kerap Memikirkan Bung Secara Serius

Bung yang kerap menjadi sosok laki-laki yang misterius, dapat membuat si nona deg-degan sekaligus penasaran. Si nona bakal menunjukan ketertarikannya, selain itu dia pun juga ingin tahu yang terjadi di dalam isi kepala Bung yang sangat misterius sekaligus keren di matanya. Semakin Bung terlihat misterius, semakin membuat si nona penasaran seperti apakah dirimu, semakin rela ia terjebak dan tergila-gila padamu Bung.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Lewat Aroma Kopi, Bung Bisa Mengecek Bau Badan Sendiri

Saat berada di tempat umum, hal yang paling menjengkelkan adalah ketika kita berada dekat dengan orang yang memiliki bau badan mengganggu. Di saat itu juga, kita ingin menghindar atau berharap ia pergi. Namun ada baiknya kita berkaca sebelum menjustifikasi, dengan mengecek diri sendiri. Apakah kita memiliki bau badan yang mengganggu seperti orang tersebut atau tidak.

Masalahnya bukan hal mudah untuk mengetahui aroma tubuh sendiri, kan bung? sebab sistem penciuman kita tidak sensitif pada aroma spesifik seperti tubuh sendiri. Pamela Dalton Ph.D., M.P.H., dari Monell Chemical Senses Center juga mengatakan hal demikian, walau begitu ia membeberkan beberapa cara untuk mengetahui apakah bau badan kita mengganggu atau tidak.

Salah satunya dengan mencium aroma kopi selama beberapa menit, setelah itu bung cium aroma ketiak atau area tubuh lainnya yang sangat berpotensi bau. Hal ini bekerja karena saat mencium aroma kopi indra penciuman sedang dinetralkan, supaya mudah untuk mendeteksi bau badan. Kalau bung ingin lebih pasti lagi, coba membaui area tubuh yang dipenuhi kelenjar apokrin seperti ketiak dan selangkangan, karena area tersebut memproduksi keringat berbau yang bercampur dengan bakteri pada kulit.

Di sisi lain laki-laki juga tak handal dalam mengidentifikasi bau dibanding perempuan. Karena perempuan akrab dengan aktivitas yang beraroma seperti memasak dan berbelanja. Hal ini membuat kaum hawa sangat peka dalam mencium aroma sekitar dibanding laki-laki.

Ketika mencium aroma, mereka (laki-laki) tidak secara aktif mencari tahu siapa yang memancarkan aroma di lingkungan tersebut,” kata Dalton.

Nah, apakah bung sendiri siap mendeteksi aroma tubuh sendiri?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Setiap Perselingkuhan di Rumah Tangga, Anak Selalu Jadi Korbannya

Perselingkuhan memang melibatkan suami dan istri, namun imbas dari itu semua bisa ke buah hati. Kedewasaan dalam menjalani hubungan harus selalu terjaga, seperti saat suami dan istri sedang bertengkar begitu hebatnya. Ketika pertengkaran terjadi, suami dan istri suka lupa untuk meredam ego mereka. Sampai-sampai adu mulut pun tersaji di depan mata buah hati. Secara jelas itu bukan saat yang tepat untuk bertengkar, apalagi mengingat si anak yang masih kecil yang belum tahu pahitnya dunia.

Anak akan mengalami beberapa dampak yang buruk, termasuk dalam pengembangan dirinya menuju dewasa. Namun baik suami atau istri, suka lupa akan soal ini bung. Mereka hanya berkutat kepada permasalahan mereka saja, padahal mereka tidak tahu dibalik masalah yang mereka ributkan terdapat anak yang harus menanggung akibat bukan dari perbuatannya.

Psikis Anak Terkikis, Karena Keluarga Bahagia Hanya Ada dalam Bayang-bayangnya Saja

Ini adalah hal miris yang harus terjadi bung, saat sebuah keluarga terpisah karena perceraian. Anak adalah pihak yang merasakan dampak amat berat, apalagi di kala usia masih kecil, di mana masih membutuhkan kasih sayang dari kedua orang tua.

Dampak psikis merupakan bukti nyata, anak cenderung mengalami beban mental akibat perceraian. Gejala ini muncul karena anak yang masih kecil belum bisa mengekspresikan emosi, maka yang timbul hanya rasa cemas. Menyendiri, mengompol, mengisap jempol, bermimpi buruk dan emosi yang tak stabil. Hal ini terjadi karena ada ketakutan dalam diri mereka, bahwa kebahagian keluarga akan sirna.

Merasa Tidak Nyaman Berada di Rumah, Karena Orang Tua Tak Harmonis Seperti Keluarga Cemara

Tontonan keluarga cemara, sebuah sinetron yang eksis di era 90-an sampai diangkat ke layar lebar, adalah penggambaran keluarga sederhana yang harmonis. Meskipun berkecukupan tapi keharmonisan keluarga bisa melawan rasa tersebut.

Di sisi lain, perceraian dapat membuat seorang anak menganggap rumah bukan lagi tempat huni yang nyaman. Apalagi, saat orang tua bertengkar. Mereka memilih untuk minggat, bahkan menginap di rumah saudara atau temannya. Bisakah bung bayangkan, ketika mereka belum bisa hidup sendiri, tapi berada di rumah yang penuh perkara membuat mereka tidak betah. Karena yang tersaji hanyalah duka, bukan kasih sayang kedua orang tua seperti yang didapat teman-temannya.

Muncul Rasa Amarah, Merasa Dikhinati Oleh Orang Tua Sendiri

Muncul rasa amarah karena merasa dikhianati oleh orang tua sendiri. Adalah bentuk ekspresi anak yang sudah dewasa akan kekesalannya. Psikolog anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani dilansir Tirto, pernah menyampaikan hal ini, ketika anak memergoki perselingkuhan orang tuanya ia akan merasa bingung. Dan kejadian ini berimbas kepada akademik, seperti penurunan prestasi belajar, kurang rasa percaya diri, depresi sampai berlaku kasar.

Semisal ia memergoki perselingkuhan ayahnya, akan ada perasan bingung sekaligus bimbang. Seperti mau cerita ke ibunya atau tidak, kalau ia cerita, pasti ibunya merasa sedih dan keutuhan keluarga dipertaruhkan. Tapi kalau ia tidak bercerita maka ini akan menjadi beban mental.

Anak Akan Sulit Mempercayai Orang Lain, Seperti Saat Ia Sulit Percaya Orang Tua yang Selingkuh

Efek dari seorang anak berada di keluarga yang bermasalah atau broken home, adalah mulai skeptis akan orang lain. Rasa ini muncul karena ia merasa kecewa saat percaya kepada orang tuanya, namun orang tuanya malah mendua dengan lawan jenis yang lain.

Otomatis rasa ini akan terus terekam di memorinya, sampai-sampai ia sulit percaya kepada orang lain, terutama saat ia menjalin hubungan. Karena terbayang akan perselingkuhan yang dilakukan salah satu orang tua.

Takut Membina Hubungan Karena Terbayang Pernikahan Orang Tua yang Tak Lagi Berjalan

Ini merupakan efek jangka panjang apabila anak tetap menyimpan amarah kepada salah satu orang tua yang berselingkuh bung. Karena ia akan merasa trauma, terutama saat membina hubungan di usia dewasa. Rasa trauma tersebut tak jarang membuat anak malas untuk berhubungan.

Penelitian yang dilakukan psikolog klinis Ana Nogales juga menunjukkan kalau perselingkuhan orang tua mengkibatkan 80 persen anak takut membina hubungan. Kemudian 75 persen anak merasa dikhianati dan 70 persen sulit percaya orang lain.

Lantas dengan beberapa efek ini, dapat menjadi pelajaran bagi bung dengan si nona, terutama dalam menjalin hubungan. Guna mengingat, perselingkuhan itu bukan masalah orang tua saja namun juga masalah anak. Apalagi salah satu orang tua yang bercerai karena selingkuh, jangan hanya menganggap dirinya sebagai korban, karena korban sebenarnya adalah anak. Yang mana hasil buah cinta sebuah keluarga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Banyak Anak Tak Hanya Banyak Rezeki, Namun Berikan Awet Muda Pada Si Nona Secara Hakiki

Saat berkeluarga masalah jumlah buah hati biasanya diatur lewat program keluarga berencana (KB). Meskipun seyogyanya satu keluarga memiliki dua anak dianggap proporsional. Tapi banyak juga keluarga yang tidak mengikuti anjuran KB, sehingga memiliki anak lebih dari dua. Secara ekonomi mungkin agak menyulitkan namun demi melawan penuaan si nona ini memiliki pengaruh lho.

Pasalnya memiliki banyak anak, ternyata dapat membuat si nona terlihat awet muda dan cantik. Karena ada penelitian yang berhasil menunjukkan hubungan antara jumlah anak dengan pelambatan penuaan pada si nona. Penelitian ini dipimpin langsung oleh profesor ilmu kesehatan Pablo Nepomnaschy dan peneliti postdoctoral Cindy Barha dari Universitas Simon Fraser, Kanada.

Alasan kenapa si nona awet muda apabila memiliki banyak anak, karena telomer yang dimiliki lebih panjang dibanding nona yang melahirkan satu atau dua kali. Panjang telomer  dapat mewakili usia biologis. Karena tidak menutup kemungkinan di usia muda, sel-sel sudah mengalami penuaan akibat telomer kromosom yang pendek.

Lambatnya pemendekan telomer yang ditemukan pada peserta studi yang memiliki lebih banyak anak, dapat dikaitkan dengan peningkatan dramatis dalam estrogen, hormon yang diproduksi selama kehamilan,” kata Nepomnasch.

Jadi bung, ini bisa jadi alasan untuk mengajak nona untuk tetap berhubungan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top