Health & Personality

Kesepian yang Menghantui Lebih Berbahaya dari Sebungkus Rokok yang Bung Hisap Tiap Hari

Kesepian itu menyedihkan. Bung yang sekarang menyendiri dan tidak memiliki teman bersandar bahkan untuk melempar guyonan, pasti bakal lari ke internet untuk mengubek-ngubek hal receh guna ditertawakan. Bagi sebagian laki-laki, yang mana tidak semua, membunuh sepi biasa dilakukan dengan menghisap tembakau. Tetapi tahukah Bung, ada hubungan antara kesepian dan kematian dini yang memiliki efek kesehatan setara dengan orang yang merokok 15 batang dan pecandu alkohol. Bukan hanya omong kosong, sebab hal itu merupakan hasil sebuah studi yang dilakukan Universitas Brigham Young, Utah, Amerika Serikat.

Faktor-faktor yang membuat seseorang mengalami kesepian biasanya bersifat pribadi. Dan sulit diutarakan dengan alasan, apa yang aku rasakan, belum tentu kamu paham. Karena kondisi kita tidak sama, seperti mengalami perceraian. Merasa tidak diterima dalam suatu komunitas atau kelompok, juga berujung pada kesepian. Seolah berdiri sendiri di pusat perbelanjaan yang sedang diskon besar-besaran. Untuk itu jangan jadi orang yang kesepian Bung, karena banyak cara untuk membunuh sepi.

Berkumpulah dengan Keluarga dan Lihat Bagaimana Mereka Tertawa

Sebelum berbicara tentang bagaimana Bung dapat menghilangkan rasa kesepian. Bung mungkin saja heran bagaimana sebuah penelitian dapat mengukur rasa sepi seseorang, bukan? Survei yang didanai perusahaan asuransi kesehatan Cigna, dengan menggunakan metode pengukuran Loneliness Scale dari UCLA, melaporkan rasa kesepian yang dialami generasi muda, baik yang aktif maupun tidak di media sosial, ada di tingkat yang sama.

Intinya daripada Bung  merasa jaya di internet dengan memiliki sejuta teman, namun di dunia maya, lebih baik mendekaplah dengan keluarga dekat. Ajak mereka makan dengan hasil jerih payah Bung. Interaksi dengan mereka, lihat bagaimana mereka bahagia saat kamu secara tiba-tiba mengajak mereka makan bersama-sama. Pasti sensasinya beda.

“Orang kesepian akan merasa jauh lebih baik jika berinteraksi langsung dengan orang lain,” tutur CEO Cigna David Cordani.

Tidur Akan Menjadi Salah Satu Obatnya

Kenapa tidur? Daripada fokus gawai, ya lebih baik tidur. Apalagi kalau kondisi Bung memang lelah. Secara klasik, tidur termasuk dalam survei yang dilakukan untuk mengatasi kesepian. Meratapi kesepian atau hanya bengong-bengong saja otomatis tidak membuatmu lebih bahagia. Lagi pula, apa yang perlu diratapi dari kesepian? Hidup cuma sekali jangan dibuat jadi drama melankolis dengan membangun diri sebagai penyendiri.

Ambil Cuti dan Lakukan Petualangan

Uang memang penting, tetapi kebahagiaan harus diutamakan. Hubungan antara menghisap rokok 15 batang per hari efek kesehatannya sama dengan orang kesepian. Karena kesepian dapat membuat Bung stres, apabila hal itu terjadi maka bisa menyebabkan penyakit yang lebih buruk lagi.

Traveling dapat mengatasi rasa kesepian, pejamkan mata dengarkan alam, bertemu orang asing yang berada satu tempat denganmu dan lakukan interaksi dapat membuatmu merasa memiliki nafas baru dalam hidup. Tak menutup kemungkinan, kalau ke depannya Bung dan orang tersebut bisa selalu menjalin hubungan baik bersama.

Cari dan Miliki Si Nona yang Menawan di Hati

Si nona pasti menjadi salah satu alasan kenapa Bung bisa semangat sampai sekarang. Si nona adalah tulang rusak keduabelas Bung. Kata orang-orang, memiliki pasangan yang pengertian dan dicintai, otomatis dapat mengurangi rasa kesepian. Tapi tak berarti juga Bung mencari si nona hanya untuk menghilangkan rasa sepi, tetapi dengan hadirnya kekasih, hidup Bung akan lebih berwarna. Karena dia bisa saja menjadi moodbooster pada sisi-sisi gelap kehidupan yang kerap Bung tangisi dan ratapi, yakni kesepian.

Kurangi Bermain dengan Gawai yang Tak Lebih dari Interaksi dan Sosialisasi Semu

Bertukar meme sampai DM dengan teman lama, tidak termasuk interaksi seperti yang dikatakan David. Lebih baik Bung gelorakan nongkrong bersama dengan ajak teman dan bangun obrolan yang seru dan unik. Bukan berkumpul bersama tapi saling fokus gawai masing-masing saja.

Sesekali bolehlah fokus gawai, seperti bermain gim bareng dimana kalian pasti bakal saling bersautan. Namun, ingat! Mengobrol lebih penting, intinya perbanyak interaksi kurangi fokus dengan smartphone-mu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Sukses Tak Mesti di Usia Muda, Karena Setiap Orang Memiliki Jalan Hidup yang Berbeda

Percayalah, tak selamanya usia bisa menjadi patokan untuk menuju kesuksesan. Bahagialah mereka yang sukses di usia belia, tetapi jangan menyerah bagi mereka yang sudah menyentuh kepala tiga sampai seterusnya, namun merasa “kok hidup gini-gini aja ya”.  Ada yang usia 18 tahun sudah membanggakan seperti Kylian Mbappe yang membawa Prancis juara Piala Dunia atau macam Mark Zuckerberg yang sudah membikin sosial media yang laris manis di dunia maya, Facebook.

Orang sukses yang bung kenal pun, tak selamanya mereka mendulang emas saat usia muda. Tak percaya? J.K Rowling di usia 31 tahun saja masih sulit mencari  penerbit untuk maha karyanya tentang dunia sihir, Harry Potter. Amancio Ortega juga sama di usianya masih 30 tahun, pendiri toko pakaian ternama yakni Zara, masih menjadi karyawan di toko baju. Lantas apakah bung masih berekspetasi kalau orang sukses itu di bawah usia 30-an?

Ingat, Sukses Tak Memandang Usia Namun Usaha

Usaha yang gigih pasti akan menghasilkan sesuatu yang indah, bukan perih. Oleh karena itu, bagi bung yang usianya sudah terbilang tua tetaplah berusaha, jangan pernah menganggap kalau saat ini bung telat telat atau bung salah start. Asalkan usaha yang bung lakukan benar maka hasil yang bung bayangkan pasti bisa direalisasikan kok.

Selain berusaha, perbanyak lah sharing dengan teman atau orang-orang yang berkompeten, mungkin bakal menambah inovasi terutama dalam mengembangkan usaha bung atau karir. Jadi jangan pernah underistimate akan keadaan, tetapi cobalah membalik keadaan yang mana secara umum orang bakal remehkan.

Rangkai Goals dengan Berjangka Agar Semua Bisa Terlaksana

Goals jadi acuan bagi bung yang sedang berusaha, coba rangkai beberapa tujuan yang bung inginkan dengan membagi ke dua periode, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Urutkan beberapa tujuan tersebut untuk mengarah ke tujuan yang lebih besar, sehingga bung sudah memiliki jadwal yang teratur.

Adapun alasan merangkai tujuan jangka kecil ke jangka panjang agar bung tidak kehilangan semangat di tengah jalan. Sehingga tak lagi merasakan  bingung saat satu tujuan  sudah diselesaikan. Selain itu, beragam tujuan diyakini menghilangkan rasa bosan dari ketidaktauan akan melakukan apalagi ketika satu tujuan rampung diselesaikan.

Bangun Koneksi Lebih Besar, Ceritakan Tentang Masalah dan Kendala yang Bung Terima

Demi tercipta iklim usaha yang baik dan karir yang makin meningkat. Coba bangun koneksi dengan beberapa pihak penting. Bung bisa menggali atau mencontoh hal-hal apa saja yang sudah diterapkan olehnya. Karena koneksi sangat membantu ke depannya, terutama saat bung terkendala akan suatu masalah.

Jadi beramah-ramahlah di tempat kerja, jangan mencari musuh ataupun pesaing, meskipun persaingan memang ada tetapi bersainglah secara sehat. Karena sering kali terjadi ‘musasi’ atau musti saling sikut, ehmm.

Membarakan Semangat Hingga ke Puncaknya!

Semangat harus diberi pupuk, agar terus subur di dalam diri! kalau bung merasa kehilangan semangat lantaran mengusahakan sesuatu namun hasilnya nihil, cobalah berkaca dari semangat Colonel Sanders, yang memulai bisnis KFC di usianya yang sudah seharusnya pensiun, dan menikmati masa tua, 62 tahun! Lalu coba bayangkan kalau bung sekarang sudah malas-malasan, memangnya tidak malu dengan Opa Sanders?

Segala Sesuatu Sudah Disiapkan Dengan Tepat di Waktu yang Tepat?

Sebagai manusia yang memeluk kepercayaan, tentu kontribusi Tuhan dalam kehidupan sudah diwariskan dalam garis takdir. Nah, bung pasti percaya kan bahwa rezeki sampai jodohnya sudah diatur oleh-Nya. Maka dari itu tetap berusaha dan bersabar bung, jangan karena melihat teman sudah merasakan jerih payahnya, bung jadi terpancing dan buru-buru ingin menyicip moment emas tersebut.

Percuma bung, kalau kata Tuhan belum waktunya, bung tidak bisa mewujudkannya. Akan tetapi lain cerita kalau Tuhan mau merubahnya. Jadi setiap kesuksesan orang sudah ada jalannya masing-masing bung, tidak bisa diubah kalau memang takdirnya. Intinya tetap berusaha dan percayalah bahwa setiap usaha yang bung lakukan pasti ada hasil dan hikmahnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health

Tidak Hamilnya Pasangan, Bisa Jadi Karena Bung Tidak Subur Sebagai Pejantan

Tidak memiliki keturunan konon jadi mimpi buruk bagi setiap pasangan, infertilitas atau kemandulan secara umum selalu menunjuk perempuan sebagai akar masalah. Bahkan ketika karunia dunia (dibaca : anak) tak kunjung hadir, pemeriksaan hanya dilakukan kepada perempuan saja.  Padahal bung, laki-laki pun memiliki resiko infertilitas setara dengan kaum perempuan loh. Seharusnya membuat laki-laki pun harus diperiksa juga, bukan hanya perempuan saja.

Prevalensi kemandulan ditaksir dari WHO mencapai 60-80 juta pasangan, setara dengan 8-12 persen di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, jumlah pasangan dengan masalah kesuburan cukup tinggai yakni mencapai 10 persen.

Dilansir dari Tirto, sebanyak 40-50 persen infetilitas itu berasal dari laki-laki! sementara penderitanya pun diduga mencapai 7 persen dari total pria. Nah beberapa faktor yang mempengaruhi adalah konsentrasi sperma rendah, motilitas sperma yang buruk dan morfologi sperma yang abnormal.

Sejauh ini secara dominan permasalahannya jatuh ke sperma abnormal dan jumlah sperma. Lantas apa saja yang menyebabkan laki-laki tidak subur ?

Terlalu Sering Berendam Air Hangat, Menurunkan Produksi Sperma Secara Tepat

Lelah dan lesu sepulang dari kantor, memang enak melakukan relaksasi seperti berendam air hangat. Tak cuma relaks, rasa pegal-pegal pun juga hilang. Meskipun sangat berguna bagi relaksasi disarankan jangan terlalu sering untuk berendam air hangat. Apabila bung ingin melakukannya kalau bisa jangan lebih dari 15 menit lho. Lantaran suhu yang panas dapat menurunkan produksi sperma sehingga memicu kemandulan.

Hindari Memakai Celana Dalam yang Terlalu Ketat

Hindari memakai celana dalam yang ketat tidak bisa dijawab dengan tidak menggunakan celana dalam juga bung. Karena tidak menggunakan celana dalam dapat memicu penyakit seperti hernia. Sedangkan kalau menggunakan celana dalam terlalu ketat mampu mempengaruhi kesehatan organ reproduksi pada pria.

Dan efek terburuknya bung bisa mandul! boxer bisa menjadi jawaban dari pada bung menggunakan celana dalam yang ketat, karena boxer menjaga sirkulasi udara tetap terjaga.

Kalau Berhubungan, Memperpanjang Waktu Foreplay Tak Boleh Ketinggalan

Foreplay tidak hanya membangkitkan gairah demi hasrat seksual belaka yang diawali dengan rabaan sampai berciuman. Tetapi foreplay memiliki fungsi khusus dalam hubungan intim, yang tidak diketahui oleh beberapa orang mungkin termasuk bung.

Bahwasanya memperpanjang durasi waktu foreplay dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan, sperma yang berkualitas tentu akan sejalan dengan pembuahan sampai mendapatkan keturunan.

Hindari Beberapa Hal atau Kegiatan yang Merusak Sperma, Dari Pada Menyesal Nantinya

Beberapa hal yang merusak sperma sebenarnya sangat menyerempet gaya hidup, seperti merokok dan minum alkohol adalah tatanan gaya hidup yang mulai menelusuri kehidupan laki-laki. Risiko dari bung yang akrab dengan gaya hidup seperti ini adalah dapat merusak kualitas sperma.

Selain itu beberapa kebiasaan buruk juga termasuk, seperti halnya laptop yang dipangku saat sedang beroperasi, radiasi barang elektronik juga dapat mengakibatkan efek buruk.

Ambil Cuti, Dan Berliburlah

Bung mungkin ‘kurang piknik’ makanya tingkat stres dalam dirimu dapat bertambah, dan stres yang dialami sangat berpengaruh terhadap kualitas sperma. Lazimnya di usia dewasa seperti ini, penyebab kadar stresnya adalah pekerjaan.

Pergi berlibur tentunya dapat mengurangi kadar stres. Pergilah bersama pasangan karena ini menjadi solusi kadar stres dalam diri yang sudah meradang berkepanjangan.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Membaca Buku Sampai Duduk di Bagian Depan, Adalah Kiat-Kiat Mengatasi Takut Naik Pesawat Terbang

Demi memangkas jarak dan mungkin satu-satunya alat transportasi paling menghemat waktu, Pesawat terbang dipilih untuk berpergian bagi sebagian orang. Meskipun paling efisien, perjalanan lewat jalur udara dapat dibilang termasuk berisiko cukup tinggi bagi keselamatan. Jadi wajar saja bung, kalau anda memiliki ketakutan saat naik pesawat terbang. Tetapi meskipun diliputi rasa takut bung harus tetap terbang bukan?

Nah, ada beberapa cara untuk mengatasi ketakutan tersebut seperti dikutip dari travelandleisure.com, upaya ini dapat bung lakukan saat naik pesawat terbang. Mulai dari membawa buku, memilih tempat duduk dikatakan dapat mendistraksi semua ketakutan yang bung alami.

Demi Mengurangi Guncangan Duduklah di Bagian Depan

“Jika Ada pernah duduk di bagian belakang bis dan merasakan guncangan yang lebih keras, kenyataan ini juga berlaku untuk pesawat terbang, “ tutur Kevin Kelly, ungkap seorang pilot senior salah satu maskapai penerbangan Amerika Serikat. Tentu bung tak menyangka kalau posis di mana anda duduk, ternyata dapat berpangruh terhadap guncangan yang terjadi saat berada di dalam pesawat.

Untuk itu pilihlah tempat duduk yang mana bisa membuat bung nyaman, seperti di window seat, middle seat, atau aisle seat. Solusi lainnya bung dapat membeli krusi di beberapa maskapai dengan cara early check in, dalam artian bung bisa memilih mau duduk di mana ketika di dalam pesawat terbang.

Edukasi Diri Dengan Mengetahui Prosedur Keamanan Dalam Penerbangan

Banyak calon penumpang yang mengabaikan bagaimana prosedur keamanan penerbangan berjalan. Padahal prosedur tersebut penting dan dapat menjadi bekal utama bagi calon penumpang agar merasakan sedikit ketenangan saat terbang.

Seperti menegakkan sandaran tempat duduk, sampai menaikan penutup jendela. Kemudian jangan pula ragu atau takut untuk menegur penumpang yang melanggar prosedur, selain itu berbahaya bagi semua penumpang. Itu juga bisa membuat bung lebih tenang.

Demi Membuang Rasa Cemas Berlebihan, Bisa Juga Mengikuti Simulasi Penerbangan

Simulator penerbangan dapat berguna bagi calon penumpang, dengan harapan seolah bung dapat mengendalikan sedikit banyak mengurangi rasa cemas saat di pesawat terbang. Dengan terbiasanya bung berada di format ruangan pesawat terbang, diyakini dapat membuang rasa takut sama cemas berkepanjangan.

Nikmati Ragam Fasilitas Dengan Upgrade Kelas, Lekas Menghilangkan Rasa Takut dan Cemas

Ragam fasilitas bisa dapat dinikmati untuk melakoni penerbangan panjang, salah satu hal yang bisa bung kerjakan untuk membuang rasa bosan adalah dengan istirahat dan menikmati ragam fasilitas. Hal ini bisa jadi salah satu cara untuk mengatasi ketakutan selama di pesawat terbang.

Dengan cara ambil business class, bahkan perlu first class agar merasa nyaman di penerbangan. Fasilitas yang ditawarkan mulai dari makanan, hiburanm bahkan bisa sampai mandi di pesawat terbang, hingga membuat anda lupa rasa akan tersebut.

Mendapatkan Treatment dari Psikiater

Hal ini bisa bung lakukan apabila memang sangat diperlukan, seperti halnya ketakutan bung yang jauh lebih parah dari biasanya. Sampai-sampai bung pun tak mau bepergian dengan pesawat.

Bung bisa menjadwalkan untuk bertemu psikiater agar mendapatkan treatment agar tak takut lagi naik pesawat terbang. “Jika Anda mengubah pikiran Anda, maka Anda juga bisa mengubah respons dan kebiasaan Anda,” tutur Lisa Jackson, editor Eat Drink Travel, yang juga pernah takut melakoni perjalanan udara.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top