Entertainment

Karisma Rocker Di Mata Perempuan Tetap Ada, Meski Usia Tak Lagi Muda

Menjadi rocker papan atas pasti selalu bersanding dengan perempuan-perempuan cantik. Lagu yang indah ditambah dengan aksi panggung menawan membuat penonton tergoda, teriakan histeris dari penonton saat mereka di panggung membuat aksi begitu lengkap. Jadi tidak salah, kalau wanita banyak yang jatuh hati dengan mereka. Nama Dave Grohl pasti tidak asing di telinga Bung, mantan personil Nirvana dan vokalis Foo Fighters ini pernah mengencani sejumlah wanita bertalenta dan juga cantik, seperti Winona Ryder, Melissa Auf Der Maur, sampai akhirnya menikahi Jordyn Blum.

Karisma yang terbentuk dari atas panggung memang mampu memancar penuh ke dalam sanubari kaum hawa sehingga perempuan banyak yang kepincut. Selain Dave Grohl, nama Mick Jagger tak bisa absen dalam urusan perempuan, karena vokalis sekaligus pentolan Rolling Stones sudah memiliki 8 anak dari 5 perempuan berbeda. Marsha Hunt, Jerry Hall, Bianca Jagger, Luciana Morad, dan Melanie Hamrick adalah kelima perempuan yang pernah menjalin kasih dengan laki-laki berbibir tebal ini.

Sedangkan di Indonesia, setiap rocker pun tidak jauh kehidupannya dengan urusan perempuan. Eno yang merupakan drummer Netral telah menikahi aktris cantik Nadilla Ernesta, setelah menjalin hubungan dengan beberapa artis cantik lain, salah satunya Cathy Sharon. Baru-baru ini gitaris dari band kawakan /rif, yakni Ovy, baru saja menikahi Marissa Aziz, sosok yang hot juga cantik berhasil menggaet hati Ovy.

Setelah Diva Indonesia Sekarang Model

Ovy memang merupakan definisi dari rocker yang dikelilingi perempuan cantik. Sempat menikah dengan salah satu diva Indonesia, Titi DJ, yang bercerai 7 tahun lalu, Ovy yang memiliki nama lengkap Noviar Rachmansyah baru saja menggaet seorang model Bung. Karisma pria berumur 51 tahun ini masih bersinar seperti rocker-rocker di luar. Tak pelak model bernama Marissa Aziz ini menerima pinangan dari Ovy. Kecantikan Marissa dan Titi DJ tak dapat diragukan meskipun usia tak lagi muda.

Ovy dan Marissa Terpaut 16 Tahun Secara Usia

Ovy memang tidak muda lagi karena sudah memasuki usia kepala lima, jelas saja laki-laki disekitaran umur seperti itu pasti sudah tidak belia, dan rupawan ketika muda. Namun, pelantun nada “Radja” masih tetap bugar dan juga tampan. Mungkin hal itu yang membuat Marissa mau menjalani hubungan bersama Ovy, karena meskipun tak lagi muda namun tak nampak tua.

Selisih usia Ovy dengan Marissa terpaut 16 tahun Bung. Ovy sudah berusia 51 tahun, sedangkan Marissa baru 35 tahun. Meskipun banyak pula, terutama netizen, yang menganggap kalau Marissa tampak seperti perempuan berusia 26 tahun. Apakah Bung juga sependapat?

Menjalani Hubungan Dua Tahun Dan Menikah

Rencana pernikahan Ovy dan Marissa memang tidak disusun dalam jangka waktu yang lama. Lewat manajemennya yang dikutip dari Kumparan.com, diketahui jika hubungan yang dijalin Ovy dan Marissa sudah berjalan dua tahun. Bahkan, pihak manajemen pun sudah tahu kalau memang kedua pasangan ini akan segera menikah. Pernikahan dilangsungkan secara sederhana di Surabaya dengan dihadiri keluarga dan kerabat dekat saja.

Tergabung Dalam Manajemen Model

Usia memang bukan menjadi takaran dan batas dalam mencapai sesuatu, buktinya saja Marissa Aziz meskipun telah memasuki usia 35 tahun tapi tetap menekuni dunia modelling. Dunia yang akrab dengan badan langsing dan wajah rupawan, juga kemolekan tubuh dengan berbagai gaun saat melanggang di atas catwalk atau pun difoto.

Tergabung dalam modelmanagement.com, perempuan yang memiliki tinggi 163 cm, kalau dilihat-lihat memang masih mumpuni untuk menjalani karir sebagai model, karena wajah dan tubuhnya yang seksi.

Kenapa Nikahnya Dipercepat?

Adapun rencana pernikahan yang dijalankan Ovy dan Marissa dipercepat karena satu alasan, yakni kondisi ayah dari Marissa yang sedang mengalami sakit, dan ingin anaknya segera menikah. Alhasil, pernikahan pun dilakukan dengan persiapan waktu yang singkat. Dan setelah pernikahan dilakukan, tak lama kemudian ayahanda dari Marissa meninggal.

Hubungan Ovy dan Marissa sudah resmi sebagai suami istri, namun karir yang dijalani dari dunia berbeda. Sehingga Ovy yang sekarang masih aktif sebagai gitaris /rif harus menetap di Jakarta, sedangkan Marissa yang menjalani karirnya di Bali bermukim di sana.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Lewat Aroma Kopi, Bung Bisa Mengecek Bau Badan Sendiri

Saat berada di tempat umum, hal yang paling menjengkelkan adalah ketika kita berada dekat dengan orang yang memiliki bau badan mengganggu. Di saat itu juga, kita ingin menghindar atau berharap ia pergi. Namun ada baiknya kita berkaca sebelum menjustifikasi, dengan mengecek diri sendiri. Apakah kita memiliki bau badan yang mengganggu seperti orang tersebut atau tidak.

Masalahnya bukan hal mudah untuk mengetahui aroma tubuh sendiri, kan bung? sebab sistem penciuman kita tidak sensitif pada aroma spesifik seperti tubuh sendiri. Pamela Dalton Ph.D., M.P.H., dari Monell Chemical Senses Center juga mengatakan hal demikian, walau begitu ia membeberkan beberapa cara untuk mengetahui apakah bau badan kita mengganggu atau tidak.

Salah satunya dengan mencium aroma kopi selama beberapa menit, setelah itu bung cium aroma ketiak atau area tubuh lainnya yang sangat berpotensi bau. Hal ini bekerja karena saat mencium aroma kopi indra penciuman sedang dinetralkan, supaya mudah untuk mendeteksi bau badan. Kalau bung ingin lebih pasti lagi, coba membaui area tubuh yang dipenuhi kelenjar apokrin seperti ketiak dan selangkangan, karena area tersebut memproduksi keringat berbau yang bercampur dengan bakteri pada kulit.

Di sisi lain laki-laki juga tak handal dalam mengidentifikasi bau dibanding perempuan. Karena perempuan akrab dengan aktivitas yang beraroma seperti memasak dan berbelanja. Hal ini membuat kaum hawa sangat peka dalam mencium aroma sekitar dibanding laki-laki.

Ketika mencium aroma, mereka (laki-laki) tidak secara aktif mencari tahu siapa yang memancarkan aroma di lingkungan tersebut,” kata Dalton.

Nah, apakah bung sendiri siap mendeteksi aroma tubuh sendiri?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Pernikahan Berujung Pisah Karena Masalah Finansial yang Bikin Resah

Finansial dalam pernikahan adalah topik sensitif dan modal cinta saja, tak bisa membuat hubungan bung awet begitu saja dengan si nona. Banyak pernikahan yang digelar, ujung-ujungnya bubar karena masalah finansial. Kondisi keuangan keluarga yang tak mencukupi, membuat salah satu pihak emosi, sehingga cek-cok tak terhindarkan sampai akhirnya perceraian. Menikah memang banyak ujian dan cobaan, yang konon katanya itu bisa menguatkan apabila berhasil dijalankan.

Meskipun kita sudah dikasih tahu “bocoran” tentang “ini semua ujian”, tetap saja yang namanya manusia memiliki emosi. Apalagi masalah finansial itu sendiri, adalah tonggak berjalan kehidupan sehari-hari dalam rumah tangga. Data yang dilansir Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (MA) di tahun 2014 pun menyebutkan dari 285.184 perkara perceraian, masalah yang paling banyak adalah soal ekonomi yakni 67.891 kasus.

Lantas, bagaimana cara mengatasi finansial pernikahan agar tak berujung perceraian?

Tak Ada Batasan, Selama Satu Keluarga Anggaplah Uang Kalian Milik Bersama

Jangan sampai membedakan antara mana uang bung dan mana uang si nona saat menikah. Meskipun kalian berdua sama-sama bekerja, jangan ada pemisahan di antara itu semua, karena itu akan menimbulkan masalah. Baik bung maupun nona harus terintregrasi. Kalau bung dan nona sama-sama merasa bisa cari uang sendiri, kemudian sama-sama mandiri, jangan sampai buta dengan urusan keluarga.

Seperti servis mobil, bayar PRT (Pembantu Rumah Tangga) dan biaya anak sekolah, harus diurus bersama tanpa membeda-bedakan (yang mana tanggung jawab bung, yang mana tanggung jawab nona). Kami yakin, apabila hal ini tidak dirembuk bersama, maka akan ada saling lempar tanggung jawab yang menjadikan perkara baru. Bahkan, sampai berujung perceraian pun bisa terjadi. Kenapa? karena masalah finansial itu lebih sensitif dari masalah hati.

Minta Si Nona Untuk Transpransi Soal Uang, Dari Pada Ada Kecurigaan yang Berulang-ulang

Sumber : Moneycrashers.com

Selain tidak membeda-bedakan soal uang, permasalahan transpransi juga tidak bisa disingkirkan. Yap, karena ini akan berlaku ketika bung merasa masih ada sisa uang yang dikasih kepada nona tiap bulan, sedangkan si nona malah mengeluh karena kekurangan. Biasanya, hal ini terjadi ketika suami mempercayakan uang kepada istri, untuk disimpan dan mengelola kebutuhan rumah tangga.

Saat suami merasa telah memberikan 70% gaji ke istri bahkan lebih, seharusnya ada dana yang dinvestasikan atau setidaknya memiliki dana darurat apabila terjadi hal-hal diluar dugaan. Namun di sisi istri, malah mengeluh karena kekurangan atas uang yang diberikan suami.

Nah hal semacam ini akan pelik karena ada kecurigaan. Maka sebaiknya bung minta si nona dari awal untuk transparan soal uang, kalau perlu bikin buku keuangan. Dan jangan lupa kasih alasan, jangan sampai si nona merasa tersudut atau tidak dipercaya.

Satu Keluarga, Satu Tujuan, Jangan Sampai Ada Perbedaan

Nah, ini salah satu prinsip yang harus dipegang apabila bung mau menikah atau tengah menjalani rumah tangga. Perbedaan tujuan bisa membuahkan pertengkaran, sesederhana masalah uang yang disimpan mau dipakai liburan atau membeli rumah. Simpel, kan bung? namun ini bisa jadi perpecahan apabila tidak dibicarakan lho.

Nah, makanya bung sebelum merencanakan kedua hal itu, lebih baik lihat dulu mana kebutuhan yang paling penting? apabila membeli rumah lebih penting, otomatis tahan dulu rencana liburan. Untuk itu soal tujuan harus dibicarakan dengan pasangan, biar tidak ada salah paham.

Ingin Investasi Sedari Dini, Namun Begitu Menyiksa Diri

Mungkin tujuannya bagus, untuk memberikan kebahagiaan diakhir meskipun kehidupan di awal begitu getir. Tapi apakah ini bisa dilalui oleh bung atau si nona? jangan sampai bung merasa kuat, sedangkan si nona yang tersiksa. Menyederhanakan diri alias membiasakan hidup sederhana, juga bagus untuk pelajaran di dalam hidup. Tetapi kalau memang masih mampu tentu jangan terlalu memaksa, karena kondisi seseorang bisa stres dan tertekan.

Seperti bung yang ingin investasi dengan menyimpan uang sebesar 60% dan coba hidup dengan sisanya. Memang kebutuhan sehari-sehari terpenuhi, dengan ganjaran menu makanan yang tidak bervariasi. Tentu ada cenderung rasa bosan, kan? oleh karena itu jangan terlalu memaksa. Toh kalau mau investasi bisa diukur dari berapa biaya yang dihabiskan untuk kebutuhan sebulan, dan sisanya bisa dijadikan ladang investasi.

Kalau Kondisi Keuangan Selalu Jadi Pertengkaran, Cobalah Sewa Jasa Perencana Keuangan

Tenang, menyewa jasa perencana keuangan bukan berarti bung atau si nona tidak dewasa dalam mengelola uang. Lagi pula, kalau memang itu permasalahannya, ya terima saja. Dari pada bung membesarkan ego yang ujung-ujungnya malah berantakan untuk mengurus uang.

Ingin mandiri malah berujung bunuh diri. Nah, alangkah baiknya coba sewa jasa perencana keuangan. Untuk mengetahui bagaimana strategi mengelola uang rumah tangga sesuai dengan pendapatan. Hal ini bisa bung lakukan, dari pada ujung-ujungnya pertengkaran karena soal uang.

Masalah finansial memang rumit, apalagi dalam ruang lingkup rumah tangga. Oleh karena itu bung harus memperbaiki diri sekaligus mengarahkan istri, agar bisa menjaga kestabilan keuangan. Percayalah, keuangan stabil membuat rumah tangga berjalan anteng dan tidak labil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Apakah Ini Saat yang Tepat Untuk Bung Jadi Musisi?

Jadi musisi mungkin masuk dalam salah satu bagian dari cita-cita bung yang tak tersampaikan. Maklum saja, karena jadi musisi harus disiapkan secara matang, kan? modal talenta saja tidak cukup kalau tidak didukung oleh fasilitas sekaligus jalur yang tepat.

Toh salah satu dari bung, pasti memiliki kawan yang pandai memetik gitar atau membuat lagu tapi tak jadi musisi kan? memang ia bisa beralasan tidak mau atau sekedar jalankan hobi. Seandainya ia berada di jalur yang tepat alias memiliki koneksi. Kami berani bertaruh ia tidak menolak apabila ada tawaran jadi musisi.

Mungkin bung bertanya, jalur yang tepat itu seperti apa? sebenarnya jalur yang tepat itu adalah di mana ia beranikan diri untuk mempromosikan diri. Sosial media misalnya. Di era sekarang Youtube dan Soundcloud secara jelas bisa membantu seseorang mencapai mimpinya. Salah satunya jadi musisi. Karena dua platform tersebut memang banyak menelurkan seseorang menjadi bintang.

Lantas, apakah ini saat yang tepat untuk bung jadi musisi?

Jangan Sia-siakan Kesempatan, Apalagi Lagu yang Sudah Diciptakan Sayang Kalau Tidak Disiarkan

Berbicara kesempatan setiap orang tentu punya. Bahkan jadi musisi sekali pun, bukan sesuatu yang tidak mungkin. Untuk itu apabila bung memiliki stok lagu yang direkam secara iseng di kamar, jangan disia-siakan untuk disiarkan. Aji mumpung kalau lagu bung ternyata diminati oleh banyak pendengar. Itu jadi satu tanda kalau bung sudah memiliki peminat dari materi atau karya yang bung ciptakan. Secara optimis itu langkah bagus unuk memulai karir jadi musisi.

Platform Digital Membantu Raih Mimpi dan Pundi dengan Potensi yang Cukup Besar

Era digital memang membuat semua hal serba efisien. Munculnya Youtube, Soundcloud, Instagram sampai Spotify mampu mengakomodir kepentingan kalian yang ingin jadi musisi. Dari proses penyiaran karya, promosikan diri ke khalayak luas sampai karya yang tertera pun bisa dimonetisasi guna menghadirkan uang. Belum lagi para pendengar banyak yang meninggalkan konvensional untuk melangkah ke digital. Semakin menambah kesempatan untuk memperluas pasar.

Tapi Meski Sudah Digital, Album Fisik Jadi Tanda Mati Seorang Musisi

Ingat bung, bukti seseorang jadi musisi adalah album fisik. Meskipun digital sekarang sudah merajalela, album fisik masih memiliki nilai lebih bagi para pendengar. Dari bisa dilegalisir alias ditanda tangan sekaligus bisa dipegang! nah, ini menjadi arti tersendiri bagi para pendengar. Pasti bung juga begitu kan, lebih suka memiliki album fisik berupa CD, kaset atau Vinyl dari pada yang tertera di digital. Konon bagi pendengar, album di digital hanyalah semu.

Indie Label atau Major Label, Dua Hal Beda Dengan Tujuan Sama

Saat bung memilih label indie atau major label, sebenarnya itu bung dihadapkan dua pilihan yang tak jauh berbeda. Intinya apakah bung ingin dibebaskan secara ekspresi atau dimanjakan fasilitas. Label ini nantinya akan menjadi jalan pembuka bagi para musisi untuk dipromosikan ke media dan semacamnya. Tentu karena ini pilihan, bung bebas memilihnya.

Namun Bung Perlu Ingat, Tampang Bukanlah Satu-satunya Modal untuk Jadi Musisi yang Dikenal

Nah, banyak yang berbicara bahwa jadi musisi itu harus menarik, harus ganteng. Sebenarnya tidak juga bung, yang paling penting bagi musisi untuk mengetahui musik yang ia mainkan. Dalam artian musikalitas seorang musisi harus diperluas dan mampu memproklamirkan menjadi yang berbeda dari yang lainnya. Karena yang berbicara itu adalah karya, bukan wajah atau tampang semata.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top