Dating & Relationship

Karena Jadi Ayah Memang Bukan Perkara Mudah

Dalam pidato perpisahaannya, Mantan Presiden Amerika melalui pengeras suara mengucapkan kalimat yang ditujukan kepada kedua orang anaknya. Dengan suara yang tertahan dan mata sedikit berkaca haru ia mengatakan:

“Dari semua hal yang pernah aku lakukan dan kerjakan, menjadi ayah kalian adalah hal yang paling membanggakan”

Obama jelas bukan orang sembarang. Ia pernah menjadi pengacara, senator, ketua senat, dan beberapa pekerjaan lain hingga akhirnya menjadi Presiden Amerika Serikat selama dua periode. Sebuah jabatan yang disebut sebagai The Most Powerfull Man on Earth alias manusia paling berkuasa di bumi. Tapi toh, dipidato akhir kenegaraannya, Obama menyebut bahwa diantara sekian banyak pekerjaannya paling membanggakan adalah menjadi seorang ayah.

Yup, menyandang gelar ayah memang pekerjaan menantang. Hal itu lebih dari sekedar menyumbang sperma kepada istri untuk kemudian memiliki keturunan. Menjadi ayah berarti pula memikul tanggung jawab kehidupan manusia baru. menyingkirkan ego untuk kehidupan anak yang lebih baik.

Tak mudah memang. Banyak laki-laki yang gagal menjalankan peran ini. Tak ada pulak pelajaran sekolah yang secara tegas mengajarkan cara menjadi ayah yang baik.

Namun, kita sebagai laki-laki bisa mempelajarinya. Sebagai permulaan ada 8 waktu dimana kita tak boleh melewatkannya sebagai ayah. Kalau kita sukses menjalaninya, ini mungkin langkah awal untuk mencapai kebahagiaan sebagai ayah terbaik.

Sapaan Kecil Di Pagi Hari Membuat Anakmu Bahagia Sepanjang Hari

Meski kamu sibuk bekerja, setidaknya luangkan waktu 5 menit saja untuk menyapa anak di pagi hari. Kamu bisa membangunkan dia dari tidurnya, kemudian mengajaknya mandi, dan menemaninya sarapan. Jika kamu sedang dinas di luar kota, sempatkanlah menelepon untuk menyapanya sebelum ia berangkat sekolah.

Anak-anak akan senang merasa disayang oleh orang tuanya, terutama sang ayah yang ia tahu sibuk dengan pekerjaannya. Kamu tidak akan pernah tahu manfaat apa yang telah kamu berikan jika kamu sempatkan diri sebentar saja untuk menyapa anakmu di pagi hari. Jika kamu melakukan ini pada anakmu, kamu akan membantu memberi semangat positif pada anak-anakmu di pagi hari. Anak kamu pun akan lebih semangat pergi ke sekolah.

Tak Di rumah Saat Siang? Hubungi Anakmu Walau Sesaat

Nah, waktu siang juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Pastinya buah hati kamu sudah pulang ke rumah pada siang hari. Meski tidak lama, coba luangkan waktu untuk menanyakan keadaannya, dan bertanya tentang harinya di sekolah. Jika mau lebih puas, waktu yang sebentar itu bisa kamu gunakan untuk video call.

Lewat fasilitas ini, kamu bisa lihat ekspresi yang dikeluarkan si kecil. Tak cuma anakmu yang senang mendapat video call  dari kamu, kamu pun akan mendapat efek positif saat melihat wajah lucu si kecil yang bisa membuatmu kembali semangat bekerja. Jadi, jangan anggap menelepon anak di siang hari itu akan membuang waktumu sia-sia.

Malam Hari? Main Sebentar Sama Ayah Yuk Nak

Kamu pasti berpikir menghabiskan waktu di malam hari dengan anak tidak begitu penting. Belum lagi dirimu yang lelah setelah seharian kerja. Alhasil ketika sampai rumah kamu tidak berdaya dan hanya ingin tidur. Tetapi, perhatian pada anak di malam hari juga penting lho. Agar mereka tahu betapa sayangnya kamu terhadap anak-anak.

Jika kamu terlalu lelah, tidak perlu kegiatan yang susah. Sekedar menjadi pendengar yang baik saat mereka bercerita sudah cukup untuk membuat mereka senang. Sebelum tidur, kamu bisa mengecup kening mereka dan bisikan “Ayah sayang kamu!”. Tentunya anak-anak akan merasa sangat dicintai. Kamu adalah ayah yang baik!

Atau jika kamu masih punya banyak tenaga, bermain permainan fisik, seperti bermain peran atau lempar bola tangan. Membantunya mengerjakan PR juga ide bagus.

Menemani Sekolah Bukan Cuma Urusan Ibu-Ibu

Umumnya, karena alasan sibuk dengan pekerjaan, acara anak-anak di sekolah sering dilewatkan. Padahal, jika kamu datang, anak-anak tak hanya merasa dicintai tetapi kepercayaan diri juga bertambah. Seorang anak biasanya akan malu-malu saat pertama kali tampil di tempat umum yang banyak orang.

Mungkin, kamu pikir tidak datang tidak masalah karena ada istrimu yang menjaga anak-anakmu. Tetapi, kedatangan ayah juga tidak kalah penting. Kehadiran ayah akan membuat anak-anak merasa diakui dan dihargai. Ia akan tambah percaya diri ketika melihat di depannya ada kedua orangtuanya yang dia cintai hadir di acara sekolahnya.

Jangan Ikut Emosi Kalau Anakmu Sedang Emosi

Anak yang sedang tidak bisa mengontrol emosinya biasanya akan mudah marah dan murung. Dalam situasi ini, kehadiranmu adalah sosok yang penting. Anak akan mudah menyalurkan emosinya ketika kamu mau peduli dan mendengarkan apa yang ia rasakan. Kamu akan menjadi sosok ayah sekaligus pahlawan bagi anak-anakmu. Keren!

Anakmu pun Bisa Penat, Kenapa Tidak Pergi Berlibur Bersama

Saat liburan, adalah saat yang tepat untuk mengakrabkan diri bersama anak-anak tercinta. Pergi ke pantai dengan suasana yang menyenangkan dapat membangkitkan kondisi yang membuatmu lebih akrab dengan anak-anak. Kamu dapat mengajarinya berbagai macam hal tentang alam, tanaman, mahluk laut, dan lain-lain. Agar lebih seru, liburan ke pantai juga bisa diisi dengan aktivitas seru seperti bermain pasir!

Jalanan Macet? Ah, Ini Kebersamaan Yang Tiada Duanya

Ketika mengantar anak ke sekolah, baik itu menggunakan kendaraan pribadi atau umum. Jangan diam saja! Sebagai ayah, kamu bisa gunakan kesempatan tersebut untuk bercerita sambil menyelipkan nasihat-nasihat pada anakmu. Otak anak-anak mampu menyerap informasi dengan cepat, dan informasinya akan tersimpan selamanya di bagian dalam otak tertentu.

Gunakan saat-saat tersebut dengan memberinya banyak informasi baru. Rambu lalu lintas, keadaan jalan, dan informasi lainnya bisa kamu berikan selama di dalam kendaraan.

Akhir Pekan? Saatnya Bermain Bersamanya

Kebanyakan pegawai akan libur pada akhir pekan. Jika kamu termasuk salah satu diantaranya, maka gunakanlah waktu kosong ini untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa membuat anak-anak jadi lebih dekat denganmu. Misalnya, mengajaknya memancing, belanja perlengkapan rumah yang kurang, bermain robot, datang ke pameran lukis anak-anak, mengajaknya lomba, mengajaknya olahraga bola atau badminton, dan sebagainya.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 13, 2017 at 10:47 am

    Mantan Presiden USA aja menganggap Peran Seorang Bapak sangat Berat, so butuh persiapan dan mental kuat untuk jadi seorang Bapak Idaman,. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Sebetulnya Kapan Saat yang Tepat Beli Mobil Baru?

Berhubung membeli mobil tak semudah membayar makanan di angkringan, pastinya banyak hal yang jadi pertimbangan. Apalagi membeli mobil membutuhkan komitmen yang tidak sebentar. Tak mungkin juga, bulan ini beli lalu bulan berikutnya sudah harus dijual lagi. Nah jadi sebetulnya, kapan waktu yang tepat untuk membeli mobil baru?

Ketika Kebutuhan Tak Bisa Lagi Diakomodir Si Kuda Besi

Mungkin selama ini Kita begitu menikmati menunggang si kuda besi alias motor. Sedari muda, moda transportasi roda dua ini jadi pilihan dalam situasi apa pun. Namun toh nyatanya hidup mengalami perubahan. Ada beberapa kegiatan yang ada saat ini sudah tak mungkin lagi dilakukan dengan mengendarai motor.

Misalnya, dulu mungkin tak begitu masalah naik motor ketika masih membujang tanpa ada yang menemani. Ketika sudah berpasangan apalagi berstatus keluarga muda dengan anak yang masih kecil-kecil tentu jadi berbeda kasus. Tak mungkin lagi membonceng si kecil di motor dan membawanya dalam perjalanan jauh.
Ini salah satu momen yang pas untuk mulai berpikir mengambil mobil untuk kendaraan cadangan. Bukan berarti meninggalkan tunggangan setia, tapi memang ada kebutuhan yang mau tak mau harus menggunakan roda empat.

Ketika Mobil Sudah Punya, Tapi Usianya Sudah Lanjut

 

Tak salah memang terhanyut dalam romansa dan memori dengan mobil yang selama ini telah menemani. Tapi kita juga harus realistis, bahwa mobil juga punya usia sebaik apapun kita merawatnya. Mungkin bukan berarti kita menjual yang lama tapi tidak lagi menggunakannya untuk kendaraan sehari-hari adalah langkah yang bijak.

Kondisi paling ideal mobil itu berada pada usia tiga tahun pertama. Lima tahun berikutnya masih bisa dijadikan andalan namun sudah akan mulai ditemui beberapa masalah. Sementara durasi pemakaian mobil untuk harian, yakni sekitar 8 hingga 10 tahun atau jika sudah menempuh jarak lebih dari 200 ribu kilometer.

Sama halnya dengan manusia yang telah lanjut usia, mobil juga sama. Walau suku cadang tersedia, ketika batas pemakaian tersebut sudah dilewati, maka kondisi mesin dan sasis sudah masuk pada level tak layak pakai.

Tak hanya kekhawatiran untuk mogok dan tiba-tiba rusak dijalan saja, menunggangi mobil-mobil yang sudah tak lagi diproduksi juga jadi sebuah resiko yang tinggi. Ketika kita masih berusaha merawat dan mencintainya, bisa jadi perusahaan yang ada disana sudah tak lagi memproduksi spare part yang mobil tersebut miliki. Sementara mobil sudah melulu minta ‘jajan’ karena suku cadang yang rusak. Walhasil selain biaya perawatan tinggi, bisa jadi mobil hanya teronggok tak bisa digunakan karena menunggu suku cadang tersedia.

Ketika Fitur dan Fungsi yang Ditawarkan Mobil Baru Begitu Menggoda Dan Sesuai Kebutuhan Saat Ini

Dulu mungkin kita merasa sah-sah saja dengan fasilitas yang ada di kendaraan roda empat yang kita miliki. Namun teknologi tak hanya diam di tempat. Kalau masih terus berkutat di mobil lama, kita tak akan paham sudah ada inovasi yang akan memudahkan kita dalam berkendara.

Coba tengok misalnya Renault KWID. Di bagian interiornya yang paling mencolok adalah hadirnya head unit layar sentuh berukuran 7 inci yang mengatur sistem hiburan di dalam kabin mobil yang juga telah terintegrasi dengan navigasi satelit menggunakan tampilan 2D/3D.

Sementara untuk fitur sisi keamanan Renault KWID dibekali dengan keyless entry dengan remote dan central lock. Nah untuk kenyamanan Renault KWID juga memiliki fitur heater atau penghangat kabin jika udara di luar terlalu dingin.

Fitur macam ini belum dimiliki mobil terdahulumu bukan?

Ketika Model Baru Yang Ditawarkan Unik Dan Modern

Secara teknis mungkin kendaraan lama belum bermasalah. Tapi bisa jadi kitanya yang sudah dilanda jenuh dengan kendaraan yang itu-itu saja. Jangan anggap remeh karena efek bosan ini bisa melanda kemana-mana. Bayangkan mood yang tak bagus karena waktu di jalan tak dapat sensasi asiknya mengendarai mobil.

Kala itu terjadi maka saatnya untuk melirik kendaraan yang baru. Supaya tak dilanda bosan, cobalah sesuatu yang benar-benar unik. Contoh, misalnya kamu ingin punya mobil yang ramah jalanan perkotaan tapi masih gagah dari sisi penampilan.

Paduan macam itu tentu tak akan bikin kita lekas bosan. Seperti Renault KWID yang jika menilik dari dimensinya mobil yang mengusung mesin 1.000 cc tiga silinder ini memang masuk di kategori City Car.

Namun KWID punya desain unik yang membuatnya bertipe crossover dengan tampilan SUV. Ciri paling kentalnya adalah ground clearance alias jarak bodi terendah ke tanah yang mencapai 180 mm. Didukung pula dengan fender yang cukup besar khas mobil crossover. Sementara bagian grille depan Renault KWID juga tampil tegas dan kokoh. Lampu depan terdapat “C” shape signature sebagai ciri khas Renault terbaru.

Dengan desain apik tersebut, tak heran jika di tahun pertama kehadirannya di Indonesia, Renault KWID langsung meraih penghargaan bergengsi di ajang OTOMOTIF Award 2017. Dalam kategori The Best Small City Hatchback.

Ketika Garansi Dan Asuransi Mobil Baru Memudahkan Untuk Beraktivitas

Sama halnya dengan usia yang telah tua, batas garansi pada perawatan mobil jadi pertimbangan pelik lain. Mobil baru seperti contohnya Renault KWID tadi dilengkapi dengan garansi minimal 3 tahun untuk mesin atau telah menempuh jarak 100 ribu Km. Dengan kata lain, memiliki mobil baru akan memangkas biaya perawatan mobil yang mungkin akan kita keluarkan jika terus bertahan dengan mobil yang sudah uzur.

Tak percaya? Coba tengok layanan purna jual “Renault Peace of Mind”. Ada Silver Package for Renault Kwid & Renault Koleos, tambahan 2 tahun jaminan garansi kendaraan Anda sehingga menjadi total 5 tahun jaminan garansi atau 100.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu).

Kemudian ada Gold Package for Renault Kwid, Renault Duster 4×2, Renault Duster 4×4 & Renault Koleos, jaminan bebas biaya sparepart dan jasa service berkala dimulai dari service 1.000 km dan kelipatan 10.000 km sampai dengan 60.000 km dengan masa jaminan garansi kendaraan 3 tahun atau 100.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu).

Terakhir ada Platinum Package for Renault Kwid & Renault Koleos, jaminan bebas biaya sparepart dan jasa service berkala dimulai dari service 1.000 km dan kelipatan 10.000 km sampai dengan 100.000 km dengan tambahan 2 tahun jaminan garansi kendaraanmu sehingga menjadi total 5 tahun jaminan garansi atau 100.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu).

Tapi memboyong mobil baru bergaransi saja tidak cukup. Karena untuk apa dilengkapi garansi kalau bengkel ternyata sulit ditemui. Kalau kita melirik Renault misalnya, hati tentu akan lebih tentram. Karena pabrikan asal Perancis tersebut sudah bekerja sama dengan group Nissan.

Jadi layanan bengkel dan purna jualnya selain dari renault juga bisa dikerjakan di bengkel Nissan. Hal ini dimungkinkan karena berbekal kekuatan aliansi Renault – Nissan dimana untuk distribusi, pemasaran dan layanan purna jual merek Renault pun ditangani oleh Indomobil Group yang juga menangani Nissan.

Di samping garansi, masalah perlindungan asuransi kehilangan dan kerusakan juga harus jadi pertimbangan. Mobil dengan usia muda akan lebih mudah disetujui oleh pihak asuransi. Sementara mobil yang sudah tua akan sulit mendapatkan perusahaan asuransi yang mau melindungi. Kalaupun disetujui, biasanya akan membutuhkan uang premi yang tidak sedikit.

Jadi ingat, terikat romansa dengan kendaraan lama boleh saja, tapi terus menutup mata dengan kehadiran yang baru tentunya bukan langkah yang bijak.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 13, 2017 at 10:47 am

    Mantan Presiden USA aja menganggap Peran Seorang Bapak sangat Berat, so butuh persiapan dan mental kuat untuk jadi seorang Bapak Idaman,. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Narasi

Gowok, Tradisi Jawa Ajari Pria Lebih Pandai Menyenangkan Perempuan dari Batin Hingga Ranjang

Ada sebuah tradisi bernama Tradisi Gowok bermula dari Tiongkok kemudian mendarat hingga ke Tanah Jawa. Belum banyak yang tahu mengenai tradisi ini, bisa dibilang tradisi ini merupakan sebuah tradisi untuk mengajari para remaja lelaki menjadi lelaki dewasa. Lantas apa yang menarik dari tradisi ini dan apa seluk beluk adanya tradisi ini?

Sebuah tradisi yang dibawa oleh wanita bernama Goo Wook Niang

Siapa Goo Wook Niang yang disebut sebagai pembawa tradisi Gowok ke Tanah Jawa? Dia adalah sosok perempuan asal Tiongkok. Nama Gowok diambil dari nama Goo Wook Niang karena orang Jawa pada zaman dulu sulit mengucap kata Goo Wook jadi disingkat Gowok saja.

Gowok sendiri adalah seorang wanita yang ditugaskan untuk mengajarkan remaja yang akan menikah atau yang sudah disunat segala hal tentang urusan rumah tangga termasuk urusan ‘menafkahi’ batin istrinya nanti. Kenapa demikian? Tradisi ini dimaksudkan agar seorang pria bisa bertugas dengan baik selama menjadi suami dan mampu membahagiakan istrinya termasuk dalam hubungan seksualitas.

Orang yang bertugas menjadi Gowok sendiri adalah wanita yang berusia 23-30 tahunan yang dipilih berdasarkan kesepakatan antar orangtua calon mempelai pria maupun wanita.

Dari urusan rumah tangga hingga urusan ranjang

Sebelum menikah, seorang remaja laki-laki akan berada dibawah asuhan Gowok selama beberapa hari dan paling lama satu minggu. Seorang Gowok akan mengajarkan pada remaja laki-laki yang akan menikah tentang bagaimana cara memperlakukan istri dengan baik di masa depan kelak.

Gowok pun akan mengajari sang remaja tentang pendidikan seksual saat ada di atas ranjang, agar saat malam pengantin nanti tidak merasa malu karena tidak bisa memuaskan istrinya kelak.

Selama masa “belajar”, seorang remaja lelaki hanya tinggal berdua bersama Gowok di dalam sebuah rumah

Menurut Ahmad Tohari dalam bukunya yang berjudul “Ronggeng Dukuh Paruk”, seorang Gowok juga mengajarkan perihal bagaimana mengajak seorang istri ke pesta undangan agar tidak memalukan nantinya. Selama menjadi Gowok, dia akan terus tinggal dengan seorang remaja lelaki selama beberapa hari untuk mengajarkan ilmu yang diketahuinya hingga sang remaja lelaki benar-benar bisa mempraktikannya dalam kehidupan pernikahannya kelak.

Pendidikan seks masih tabu di mata masyarakat Indonesia

Terlepas dari tradisi Gowok yang konon sudah tidak dilakukan lagi oleh masyarakat Jawa. Dari keterangan yang sudah ada tentang tradisi Gowok, pelajaran yang bisa diambil adalah pentingnya pendidikan seks bagi pria. Pendidikan seks diperlukan agar sebagai manusia tidak salah memahami arti dari hubungan seksual yang dibutuhkan oleh manusia.

Tidak seperti di luar negeri yang telah terang-terangan mengajarkan pendidikan seks mulai dari usia anak-anak, hingga saat ini masih banyak masyarakat di Indonesia yang menganggap tabu tentang pendidikan seks. Hal ini karena sebagian masyarakat menilai, pendidikan seks merupakan hal yang bertentangan dengan norma dan agama.

Pendidikan seks sejak dini dapat berguna ketika sudah menjalani kehidupan rumah tangga. Tidak hanya soal hubungan intim saja, tapi juga untuk bisa diajarkan pada generasi penerusnya di masa depan.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 13, 2017 at 10:47 am

    Mantan Presiden USA aja menganggap Peran Seorang Bapak sangat Berat, so butuh persiapan dan mental kuat untuk jadi seorang Bapak Idaman,. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Soal Menikah Kenapa Harus Buru-buru? Bukan Menghindar, Laki-laki Pun Punya Alasannya

Setelah menjalin hubungan selama satu tahun, biasanya wanita mulai membicarakan mengenai pernikahan. Termasuk harapan mereka untuk segera dilamar laki-laki pujaannya. Namun terkadang pemikiran yang serupa tak terjadi pada pria. Bukannya ingin menghindar atau memang tidak serius, namun kami juga memiliki alasan kuat untuk melakukan  hal itu.

Tanggung jawab seorang laki-laki dalam keluarga bisa dibilang tidak ringan. Posisi laki-laki sebagai kepala keluarga mengharuskan kami memikul tanggung jawab berat. Tidak heran bila butuh waktu untuk kami hingga mereka merasa cukup yakin untuk melangkah menuju gerbang pernikahan. Beberapa hal di bawah ini menjadi pertimbangan kami untuk menunda pernikahannya.

Sungguh kami tak sampai hati mengekang hasrat belanja istri kelak karena kondisi finansial yang tak mendukung. Sabar ya Sayang!

Cinta tanpa didukung kondisi finansial hanya akan membawa perut lapar. Kalau sudah begini alih-alih bisa menjadi keluarga bahagia, perut lapar hanya akan menciptakan pertengkaran yang menyesakkan. Toh, kami sedang berjuang demi ekonomi yang lebih bagus. Salah satu kebanggan laki-laki adalah saat bisa mencukupkan keinginan istri dan anak-anaknya kelak.

Kamu memang menarik sih! Tapi bukan berarti  kami sudah menetapkan hati menjadikanmu pasangan selamanya

Menghabiskan waktu bersama dengan seorang wanita bukan berarti kami lantas ingin menghabiskan sisa umur kami bersamanya. Ada beberapa kualitas yang memang harus terpenuhi oleh calon ibu dari anak-anak kami kelak. Jadi maafkan kamu yang hanya menjadikan dia rekan untuk bersenang-senang saja, sebab tak ada sedikit pun  niat kamu untuk menjalin hubungan yang serius dengannya.

Setelah Menikah Kami Ingin Serius, Karena Itu Sekarang Kami Menghabiskan Waktu Bebas Dulu

Pernikahan akan membawa kami pada kehidupan baru. Akan ada istri dan anak-anak yang butuh diperhatikan. Kalau sudah begini berarti me time kami tak akan seleluasa dulu. Padahal masih banyak hal yang ingin kami lakukan. Kami masih ingin leluasa menghabiskan waktu bersama sahabat-sahabat kental tanpa ada omelan istri diujung telepon yang menyuruh untuk segera pulang. Nanti dulu!

Saat kami benar-benar mencintai seseorang wanita, kami akan mati-matian memperjuangkan kebahagiaannya

Bukan hanya alasan negatif melulu. Sering kali kami menunda pernikahan karena merasa belum mampu memberikan kebahagiaan untuk wanita yang kami cintai sepenuh hati. Kami ingin memastikan diri bisa membahagiannya sebelum mengucapkan janji sakral pernikahan. Tak sampai hati rasanya bila malah membuatnya menderita setelah menjadikan dia istri.

Sejujurnya, Kami Masih Sedikit Takut Menghadapi Orang Tuamu (Ayahmu)

Alih-alih untuk meminta putrinya menjadi pasangan kamu, untuk berkunjung ke rumahnya saja kami merasa segan. Sejak awal hubungan orangtuanya terlihat tak begitu meyetujui hubungan ini. Sayang sih sama anaknya, tapi untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius, mungkin nanti dulu aja deh. Mau menabung keberanian untuk bertemu orangtuanya dulu.

Kami pernah merasakan sulitnya hidup dalam keterbatasan. Kami tak ingin anak-anak kami merasakan yang sama

Pernah merasakan susahnya hidup dalam kekurangan, membuat kamu ingin berjuang terlebih dahulu demi memberikan yang terbaik demi anak-anak kami kelak. Kami ingin memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk keluarga kecil kamu. Sabar ya Sayang! Ini juga demi kebaikan kamu dan anak-anak kita kelak kok!

Intinya Kami cemas pernikahan akan membawa perubahan yang bisa membuat hidup jadi tak senyaman sekarang!

Pernikahan pada dasarnya adalah penyatuan dua individu dengan watak, kebiasaan dan sifat yang berbeda. Tak mudah memang menyatukan dua kepala berbeda. Belum lagi kebiasaan ajaib pasangan yang bisa saja membuat kepala berdenyut pening. Kami masih begitu menikmati fase kehidupan kami yang sekarang. Perubahan bisa saja menghapus kenyamanan ini. Apalagi pernikahan tak hanya berisi kisah manis. Pasti ada banyak hal-hal yang harus dikompromikan. Ahh, nanti dulu deh nikahnya!

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 13, 2017 at 10:47 am

    Mantan Presiden USA aja menganggap Peran Seorang Bapak sangat Berat, so butuh persiapan dan mental kuat untuk jadi seorang Bapak Idaman,. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Entertainment

Menyelami Romansa Cinta Tak Berujung Pada Secangkir Kopi

Buat kamu yang pernah mengatakan tak suka kopi, coba luangkan sedikit ruang di hatimu untuk mengenal kopi, maka setelah itu kamu akan jatuh cinta kepadanya. Kopi memang tak menawarkan rasa manis dominan yang akan memanjakan lidah, bahkan rasanya cenderung pahit. Namun, jangan salah kopi juga memilki jajaran penggemar fanatik.

Tak kenal maka tak sayang. Berkenalanlah dengan secangkir kopi, kemudian kamu tak tak akan bisa jauh darinya. Tak percaya? Lakukan empat hal ini dan buktikan sendiri!

Cari tahu asal usulnya, mungkin kamu bisa jadi lebih bersimpati padanya

Kopi yang nikmat tidak bisa muncul begitu saja. Dibutuhkan proses dan perjuangan untuk menghasilkan secangkir kopi yang nikmat dan harum. Kopi tidak bisa tumbuh di sembarang tempat, dibutuhkan perawatan khusus untuk menghasilkan biji kopi yang berkualitas. Berbeda tempat asal penanaman, maka beda pula rasanya.

Kemudian tangan-tangan berbakat akan meracik kopi menjadi minuman yang memanjakan lidah. Pahami sejarah dan asal usul minuman kopi, setelah itu baru kamu bisa mengakrabinya.

Pahami betul faedah kopi , maka kamu akan kian akrab dengannya

Kopi nyatanya memiliki faedah baik untuk tubuh. Kandungan baik yang terdapat dalam kopi akan bermanfaat bagi tubuhmu. Bahkan kopi adalah minuman paling sehat di dunia, selagi dikomsumsi dalam porsi yang tepat. Hal ini tidak mengherankan, sebab kopi diam-diam mengandung antioksidan dalam jumlah besar.

Bukan hanya itu saja, nyatanya mengkonsumsi kopi masih mendatangkan banyak kebaikan lainnya. Kita akan merasa lebih rileks ketika mencicip secangkir kopi misalnya. Nah, sebab kebaikan memang layak untuk diakrabi, tak ada salahnya mulai sekarang kamu rutin menikmati secangkir kopi.

Nikmati rasanya, diam-diam kamu akan mulai jatuh cinta padanya

Sedapnya kopi akan menyapa lidahmu sejak tegukan pertama. Bila kamu belum terbiasa dengan rasa kopi tanpa gula yang dominan pahit, kamu dapat memilih jenis kopi dengan rasa kopi yang ringan. Kamu bisa mencampurkannya dengan susu, jangan malu juga untuk menumbuhkan gula. Tak perlu memaksakan diri untuk segera menikmati kopi  tanpa gula. Bukankah cinta yang mengalir apa adanya itu lebih terasa nikmat?

Berbincang dengan pecinta kopi dan mendengarkan kisah cintanya, akan membuatmu kian tak bisa berpaling dari sedapnya secangkir kopi

Memiliki sahabat dekat yang seorang pecinta kopi bukan tak mungkin akan menularkan kecintaanya padamu. Ekspresi nikmat yang terpantul di wajahnya ketika  menikmati secangkir kopi akan membuatmu kian yakin untuk jatuh cinta pada kopi. Belum lagi ketika  matanya berbinar-binar saat bercerita tentang begitu dalam perasaanya pada secangkir kopi. Kalau sudah begini, tak butuh waktu lama bagi dia untuk membuatmu menjadi pecinta loyal kopi.

1 Comment

1 Comment

  1. Nusantara Adhiyaksa

    February 13, 2017 at 10:47 am

    Mantan Presiden USA aja menganggap Peran Seorang Bapak sangat Berat, so butuh persiapan dan mental kuat untuk jadi seorang Bapak Idaman,. wkwkwkkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top