Komunitas

Kamu Jualan Online? Nih, Simak Tips Dari Ahlinya!

ngopi detikinet

Memulai usaha khususnya online memang tak sulit saat ini. Namun sobat Yomamen pasti paham untuk bisa sukses di bisnis online jelas perkara yang lain. Karena semakin mudahnya orang memulai usaha dan bisnis online, berarti pula makin banyak pesaing. Lantas bagaimana cara memenangkan persaingan ini?

Kiat-kiat tersebut dikupas dalam acara Ngopi DetikInet bersama Samsung yang bertempat di Tartine FX Senayan Jakarta 4 Februari 2016 lalu. Tiga Narasumber didatangkan untuk mengupas tuntas perihal sukses berbisnis Online ini.

ngopi detikinet

Alice Norin

Perempuan yang sebelumnya dikenal sebagai artis ini kini terjun dalam bisnis online. Perjalanannya tak mudah cenderung terjal. Di awal bisnisnya, Alice menderita kerugian yang tidak sedikit akibat miss management. Seluruh uang modalnya dibawa lari oleh sang partner. Namun ia tak menyerah, dan kemudian mendirikan 8wood yang berkonsentrasi pada fashion wanita khususnya baju dan sepatu.

Alice menyebut, sosial media sebagai kunci dari keberhasilan bisnis dan toko online. Di awal peluncurannya, ia menangani sendiri pemasaran lewat akun-akun pribadinya. Namun seiring perjalanan waktu, ia mengaku bosan dan membutuhkan pertumbuhan jumlah pelanggan dari sumber lain.

Untuk itu ia banyak menggunakan jasa buzzer dan blogger. Menurutnya urusan budget bisa disesuaikan karena banyak blogger yang memasang tarif sesuai kebutuhan.

“Kita memang membutuhkan teman-teman buzzer dan blogger. Harganya juga tidak terlalu mahal kalau dibandingkan keuntungan yang akan didapat” tutur perempuan 28 tahun itu.

Setelah membangun basis konsumen, menurut Alice yang tak kalah pentingnya adalah mempertahankannya. Yaitu dengan membangun relasi yang kuat.

“Di 8wood kita biasa maintain dengan quiz atau event yang menarik” pungkasnya.

Lucky Sebastian

Penggiat gadget satu ini menggaris bawahi pentingnya tampilan foto ketika kita menjual barang secara online. Menurutnya orang terkendala tidak bisa menyentuh langsung barang ketika ingin membeli. Hal inilah yang harus disiati dengan memberikan foto yang baik.

Ia mewanti untuk tidak menggunakan foto milik orang lain. Hal ini untuk membuktikan dan menunjukan bahwa kita benar-benar memiliki barang tersebut dengan mengambil gambarnya sendiri. Disinilah Lucky menggaris bawahi pentingnya berinvestasi di Smartphone.

“Kalau budget kita terbatas dan ingin memiliki 3 gadget, Laptop, Smartphone dan Kamera, kita hanya akan memiliki laptop yang standar, smartphone standar dan kamera standar. Saya menyarankan lebih ketiga dana tersebut lebih baik diinvestasikan pada satu smartphone yang premium” ujarnya.

Lewat Smartphone inilah foto yang bagus bisa didapat. Melalui fitur-fitur yang sudah tersemat di dalamnya dan juga lensa yang bagus. Dengan sedikit latihan Sobat Yomamen bisa mendapatkan hasil foto yang baik.

Ia juga menegaskan tidak perlu khawatir jika fotonya nanti terlihat “terlalu” bagus hingga dicurigai fotonya diambil dari situs lain. Karena seiring berjalannya waktu kita akan bisa menemukan style foto kita sendiri.

Achmad Zaky

Bos BukaLapak ini menyoroti pentingnya beradaptasi dengan dunia mobile. Ia menyebut bahwa data terakhir menunjukan 80 persen pengguna aktif internet mengakses lewat mobile. Karena itu, kita harus memastikan bahwa toko online atau lapak online kita sudah bisa diakses lewat mobile.

“Kami sendiri di BukaLapak masih sering menomor satukan perbaikan-perbaikan situs yang diakses via desktop. Ini perilaku yang keliru karena seharusnya pembenahan sisi mobile harus didahulukan” ujarnya.

Bagaimana dengan urusan kompetisi? Menurut Zacky, cara termudahnya adalah dengan terus berkreasi. Perang harga memang sesuatu yang tidak bisa dihindari, namun bukan berarti yang murah selalu yang menang. Kreativitas baik dalam produk maupun pelayanan bisa jadi kunci sukses memenangkan persaingan.

Ia mencontohkan user BukaLapak yang selalu berusaha melayani dalam maksimal satu hari. Atau user lainnya yang selalu menyelipkan ucapan-ucapan terima kasih kreatif dalam bungkus barang yang dikirimkannya. Hal seperti ini yang menurutnya bisa mendorong pembeli jadi pelanggan loyal.

“Internet ini membuka peluang bagi semua orang khususnya UKM. Jangan hanya berpikir kita yang ada di kota-kota seperti ini, akses mobile memungkin pedagang yang di desa dan gunung di pelosok sana bisa dengan mudah bersentuhan dengan pelanggan. Kuncinya terus kreatif!” tutupnya.

1 Comment

1 Comment

  1. adetruna

    February 6, 2016 at 12:18 am

    memang kuncinya ada di kreatifitas ya om… baik Zaky, Alice, dan Lucky berhasil karena terus menggali kreatifitas. Kalo kata CEO BUKALAPAK kemaren ‘Kretifitas Gila’

    Nice Article 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

1 Comment

1 Comment

  1. adetruna

    February 6, 2016 at 12:18 am

    memang kuncinya ada di kreatifitas ya om… baik Zaky, Alice, dan Lucky berhasil karena terus menggali kreatifitas. Kalo kata CEO BUKALAPAK kemaren ‘Kretifitas Gila’

    Nice Article 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top