Otomotif

Honda Super Cub 125, Si Kecil Klasik dengan Harga Berisik

Membawa aroma nostalgia ke era 70-an, tampaknya dilakukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dengan memboyong Super Cub. Tak dapat dipungkiri, pecinta Super Cub di Indonesia memang cukup banyak, yang bisa dilihat dari berseliwerannya para pencari motor jenis ini di internet. Reinkarnasi ini dihadirkan lewat Super Cub C125 yang dirilis di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 lalu.

Namun, kisaran harga tampaknya membuat banyak pemburu Honda klasik ini berpikir kembali, Bung. Rp 55 juta jadi harga yang disematkan oleh AHM. Harga tinggi ini membuat bebek premium ini pun langsung menyandang gelar sebagai bebek termahal di Indonesia. Meski begitu, dibalik harga mahal yang ditaksir, ternyata Super Cub memiliki banyak keunggulan dibanding pendahulunya yang dikenal dengan sapaan “Si Pitung” yang merupakan plesetan dari “pitung puluh”, yang diambil dari bahasa Jawa yang artinya tujuh puluh. Lantaran dulu terkenal dengan nama Honda C70.

Nostalgia Menjadi Efek Bahagia bagi Para Penikmat Roda Dua, seperti Halnya Kemunculan Super Cub di Indonesia

Mahalnya harga yang dibanderol untuk Honda Super Cub C125 mungkin dapat dilihat dari sisi nostalgianya. Honda mulanya menghidupkan kembali bebek seri C ini di Jepang dalam jumlah yang tak banyak. Konsumen di Indonesia pun ‘ngiler’ untuk memiliki roda dua ini, terutama bagi mereka yang fanatik dengan Si Pitung. Untuk harga yang hampir mendekati Rp 60 juta, fitur yang disematkan sangat modern dilengkapi dengan canggihnya teknologi. Membuat Super Cub ini masuk ke jajaran line-up premium Honda.

Tenaga Lebih Tinggi Dibanding Pendahulunya

Dapat dikatakan motor ini merupakan hasil ubahan dari pendahulunya. Tapi tak berarti dari sektor mesin masih mengadopsi motor yang lama. Super Cub C125 telah dijejali dengan teknologi SOHC yang berkubikasi 124,89 cc. Mesin ini diklaim bisa menghasilkan tenaga 9,7 Ps di putaran 7.5000 rpm dengan torsi 9,79 Nm pada 5.000 rpm. Dari sini saja sudah jelas terlihat kalau motor yang dibanderol tinggi ini lebih bertenaga dari generasi perdananya.

Tampilan Boleh Retro, tapi Fitur Tidak Kuno

Ragam fitur yang terpasang di Super Cub sudah disesuaikan dengan kondisi yang modern di jaman sekarang. Meski tampilannya retro, tidak berarti fitur yang terpasang bakal kuno. Karena kesan retro yang tersemat hanyalah kemasan, sistem pencahayaan pun sudah full LED, baik pada lampu depan dan belakang, sampai lampu sein. Panel instrumen pun dirancang klasik, yang mengombinasikan tampilan digital dan analog sebagai pusat informasi kondisi kendaraan.

Anak Kunci Sudah Useless, Sekarang Jamannya Keyless

Fitur yang berkembang di jaman sekarang adalah tanpa kunci atau keyless.  Jelas saja, ini pun sudah dilakukan oleh motor yang dikategorikan sebagai bebek premium. Tak ada lagi rasa repot memasukan anak kunci ke rumahnya untuk membuat Super Cub menyala, cukup dengan mengantongi remote lalu putar knob dan tekan tombol starter. Tangan-tangan jail atau usil pun tak bisa merusuh motor yang memakai keyless ini. Selain itu, kalau Bung lupa posisi parkir, motor ini pun menyediakan Answer Back System yang memudahkan pencarian posisinya.

Dikirim dari Thailand Adalah Salah Satu Alasan Kenapa Honda Super Cub Mahal

Biaya pengiriman dari Thailand jadi alasan kenapa Honda Super Cub 125 mahal. Karena produk ini dikirim langsung dari sana,  dibanding produksi dalam negeri harganya pun bisa lebih mahal lagi Bung. Tertarik? Kalau Bung tertarik ada beberapa tiga pilihan warna yang ditawarkan yakni pearl shining black, pearl niltava blue, dan pearl nebula red.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Gol Bunuh Diri, Berbuah Kematian Dini

Ungkapan klise ‘manusia tidak ada yang sempurna’ tidak hanya merujuk kepada kehidupan di dunia saja, melainkan itu juga terjadi di lapangan hijau. Andres Escobar mungkin salah satu mendiang yang pas disematkan dengan ungkapan tersebut. Pemain bertahan Kolombia ini adalah sosok yang sempurna di lini belakang. Terbukti saat membawa negara tercinta ke kancah Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Namun gol bunuh diri yang dilakukan dalam turnamen akbar empat tahunan tersebut, adalah buah kesalahan kecil dalam karirnya yang tak sebanding dengan menghilangkan nyawanya. Yap, Escobar mesti meninggal lebih dulu dari takdir yang dituliskan, setelah ditembak oleh seseorang saat hendak pulang dari klub malam bersama temannya. Pemicu terbesar kematiannya, adalah gol bunuh diri saat melawan tuan rumah.

Padahal sepak terjang Escobar membawa Kolombia ke jalur Piala Dunia cukup solid, bung tak percaya? coba simak saja ceritanya

Pemimpin Elegan dan Gentleman Jadi Julukan Escobar Secara Permanen

Solidnya tim Kolombia tak akan berjalan sempurna tanpa kehadiran Escobar. Sosok pemimpin bertalenta yang piawai menghalau serangan. Gaya permainan yang elegan, selalu tenang meskipun digempur serangan dan mengambil takel bersih di lapangan membuat pemain ini mendapat julukan Caballero del Futbol atau Gentleman of Football. Pemain kelahiran 13 Maret 1968 ini memiliki karir cemerlang tak hanya di tim nasional, karena ia sempat berkarier di klub BSC Young Boys di Swiss meskipun untuk periode yang tidak begitu lama.

Datang Sebagai Penantang, yang Digadang Memberikan Perlawanan Garang

Salah satu kandidat negara yang bakal disebut bakal berbicara banyak di Piala Dunia 94 kala itu adalah Kolombia. Bukan sesumbar atau prediksi asal, Kolombia tak terkalahkan di fase kualifikasi Piala Dunia Grup A Amerika Selatan bung. Tim yang dimotori oleh Faustino Asprilla, Carlos Valderrama, Freddy Rincon, menjadi negara yang tak terkalahkan. Total dari enam laga, mereka berhasil membubukan empat kemenangan dan dua kali imbang.

Ditambah lagi, jawara sepakbola Amerika Selatan macam Argentina, dibantai habis dengan skor telak 5-0 di laga terakhir! membuat skuad tim tango harus menjalani partai play-off demi memastikan tampil di Piala Dunia. Ketangguhan Kolombia pun dapat dilihat secara statistik menjelang pagelaran akbar tersebut, dari total 26 pertandingan menuju Piala Dunia, Kolombia hanya sekali bertekuk lutut alias kalah. Kepiawaian tim ini tentu saja berkat Escobar yang saat itu menjabat sebagai kapten tim.

Dari Prediksi Pele Sampai Harapan, Hingga Menenangkan Ketegangan di Kolombia

Ekspetasi, sebuah kata yang menghantui skuad Kolombia di masa itu. Calon kuda hitam terkuat pun diberikan oleh para pengamat sepak bola. Legenda Brasil yang menjuarai Piala Dunia tiga kali, Pele, memberikan prediksi kalau Kolombia bakal menembus babak semifinal.

Rakyat Kolombia pun berharap atas kiprah negaranya, terlebih situasi saat itu tengah memanas setelah tewasnya sang dedengkot narkoba, Pablo Escobar. Pasalnya, pasca meninggal Pablo Escobar memicu perang antar geng untuk memuncaki kekuasaan tertinggi di jalur perdagangan barang haram tersebut. Alhasil Kolombia di Piala Dunia diharapkan memberi secercah kebahagiaan, dengan menjadi pemersatu perang antar geng. Lantas apakah bisa Kolombia menjawab harapan itu semua?

Jawabannya tidak. Sinyal buruk sudah menerpa Los Cafeteros, ketika takluk di tangan Romania di laga perdana oleh Maradona dari Carpathia alias Gheorghe Hagi. Skor ditutup dengan hasil telak 1-3. Dampak kekalahan memicu kerusuhan, penjudi yang berasal dari geng narkoba yang kalah, jadi penyebab utama. Mereka yang kalah judi memberi ancaman pembunuhan yang dilayangkan kepada para pemain termasuk sang manajer, Maturana.

Menjamu Tuan Rumah di Laga Kedua, Gol Bunuh Diri Jadi Awal Mula Dihabisi Nyawanya

Setelah kekalahan telak 1-3 dari Rumania, membuat Kolombia harus tertekan di laga kedua. Menjamu Amerika Serikat, selaku tuan rumah, dukungan publik Paman Sam pun menambah tekanan semakin mendalam. Dan di laga ini lah terjadi momen yang mana sosok Escobar melakukan gol bunuh diri.

Turun sebagai starter, Escobar coba bermain rapih dengan menghalau serangan lawan. Selaku tuan rumah permainan menekan sesekali ditunjukan. Tepat di menit ke-35, umpan silang  dilepaskan oleh John Harkes  ke mulut gawang Kolombia. Bola tersebut coba dipotong oleh Escobar dengan menggunakan kakinya, bola tersebut memang terhalau namun naas malah masuk ke gawang sendiri. Lantaran Escobar merentangkan kakinya dalam posisi menghadap gawang sendiri.

Penjaga gawang Kolombia mati langkah. Alhasil skor pun berubah 0-1 untuk Amerika Serikat. Diakhir laga Kolombia harus takluk 1-2. Kans buat lolos pun semakin suram dengan dua laga dijalani dengan kekalahan. Dan terbukti, meskipun di laga terakhir Kolombia menang lawan Swiss, di pertandingan lain Rumania mengalahkan AS. Prediksi pele pun berhenti, dengan kenyataan Kolmbia tersingkir sebagai juru kunci.

Simpang Siur Cerita, Antara Ditembak Karena Dianggap Biang Kesalahan Atau Pelampiasan Kalah Perjudian

Usai tak bisa berbicara lebih banyak di Piala Dunia 94, Escobar kembali ke tempat kelahirannya, Medellin, Kolombia. Yang mana juga jadi tempat di mana ia menutup mata. Sebenarnya, Escobar sudah diperingatkan untuk tidak pulang, karena kondisi kota yang tidak kondusif. Tapi hasrat memanggilanya untuk pulang.

Mungkin untuk melupakan kesalahan atau meringankan beban yang dihantui, Escobar berkumpul bersama temannya di satu bar daerah Medllin. Setelah itu, mereka pun berpindah ke klub malam lainnya masih di daerah yang sama bernama El Indio. Escobar berpamitan dengan temannya lebih dulu untuk segera pulang, saat di parkiran ia terlibat perseteruan dengan beberapa orang yang menyebutkan kegagalan Kolombia di Piala Dunia adalah kesalahannya.

Setelah bersitegang, tiba-tiba salah seorang mengeluarkan pistol dan menembakkan ke arah Escobar sebanyak enam kali. Tiap tembakan, sang penembak berteriak “Gool!”. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, ia tetap tidak selamat. Dan harus meninggal lebih cepat. Selang beberapa hari dari kasus tersebut muncul sebuah nama, Humberto Castro Munoz yang diduga sebagai penembak.

Setelah dikulik lebih dalam ternyata ia adalah seorang supir dan bodyguard dari gembong narkoba bersaudara Kolombia, Peter David Gallon dan Juan Santiago Gallon.  Munoz pun diringkus dan ditetapkan sebagai tersangka. Meskipun beredar beberapa versi tentang kematian Escobar, namun hingga sekarang alasan terkuat ia dibunuh adalah perjudian. Antara sang majikan yang kalah judi, atau Munoz sendiri.

Di pemakamannya, lebih dari 120 ribu orang datang dan mengantar kepergiannya. Kematiannya mencoreng nama Kolombia di publik internasional, dan beberapa pemain timnas memutuskan pensiun dini untuk menghindari hal serupa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bukan Sekedar Gaya, Hobi Berkendara Memberikan Banyak Kenyamanan untuk Kita

Berkendara itu bukan sebatas pergi dari rumah ke kantor kemudian pulang lagi ke rumah. Lebih dari itu, berkendara adalah sebuah hobi yang sebenarnya juga harus berasal dari hati. Untuk itu, meski kata orang kita hanya hendak gaya-gayaan. Biarlah mereka dengan pendapatnya bung, tapi setidaknya kita meski paham. Hal baik apa saja yang bisa kita dapatkan dari hobi ini.

Yap, Sebagaimana dilansir dari Elite Daily, mungkin ini yang bisa jadi alasan mengapa berkendara itu memberi dampak positif dan membuat hidup kita lebih produktif.

Kita Bisa Menghabiskan Waktu untuk Menyenangkan Diri Sendiri Seperti Saat Bersama Kawan

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh Profesor Rebecca Ratner dari Universitas Maryland dan Rebecca Hamilton dari Universitas Georgetown, berkendara adalah salah satu cara menyenangkan diri sendiri Bung. Rasanya saat bertemu suasana baru, lelah yang didapat selama perjalanan, bisa hilang serupa saat kita menghabiskan waktu bersama kawan.

Karenanya, kalau Bung memang ada tekad untuk berkendara sendiri, setidaknya dari sekarang tanamkanlah kalau anda hanya perlu santai nantinya saat membawa kendaraan. Jangan lupa hibur diri dengan bernyanyi lepas demi melepaskan energi negatif dan menambah semangat dalam menjalani hari.

Bahkan Bung Juga Bisa Menemukan Ide-ide Terbaik Saat Sedang Berkendara

Sebuah perjalanan panjang seorang diri nyatanya memang jadi waktu terbaik dan paling tepat untuk mengolah kreativitas. Bahkan sebuah penelitian oleh Keith Sawyer, Psikolog dari Universitas Washington di St. Louis menyatakan bahwa memikirkan ide dengan cara kita sendiri justru akan lebih baik. Sawyer menambahkan, berkendara sendiri itu bisa jadi momentum terbaik mengolah ide kreatif sekaligus sarana hiburan untuk diri sendiri Bung.

Berkendara Bisa Jadi Sarana untuk Membersihkan Pikiran

Saat memutuskan untuk berkendara dan berkelana sendirian atau bersama dengan kawan. Bung perlu tahu kalau sebenarnya momen semacam ini bisa dijadikan momen tepat untuk membersihkan pikiran dan batin dari segala hal negatif. Cobalah berkendara ke tempat yang dekat-dekat dulu. Nikmati golden hour sembari ditemani musik dan menghirup udara segar.

Di Lain Sisi, Kita Bahkan Bisa Memperbaiki Hubungan dengan Sesama

Bung perlu tahu, berkendara ternyata bisa memberikan waktu untuk mencari jalan keluar atas setiap masalah yang mungkin sedang kita alami dengan orang terdekat. Bahkan selepas berkendara, kontemplasi yang akan kita rasakan akan melahirkan keinginan untuk memperbaiki hubungan dengan sekitar.

Seperti diungkapkan dalam Psychology Today, kita bisa menghabiskan waktu dengan diri sendiri dan mendapatkan pemahaman akan siapa dan apa yang Bung inginkan dalam hidup. Untuk itu, kalau ada masalah, sebaiknya jangan lari dari masalah, tapi cobalah perbaiki masalah tersebut.

Selain itu, aktivitas tersebut membentuk Anda untuk bisa menentukan apa yang terbaik bagi diri sendiri. Melakukan perjalanan seorang diri juga akan mengajarkan kita untuk menghargai waktu dan hubungan dengan sesama.

Bahkan Berkendara dan Berkelana Seorang Diri Pun Bisa Jadi Obat Pereda Bosan

Sadar tak sadar, kebosanan merupakan penyebab utama menurunnya kreativitas dan kebahagiaan sehingga lambat laun ide-ide segar dalam kepala seakan sukar muncul. Di lain sisi, sebagai pribadi yang punya produktivitas, Bung harus tetap menjaga fokus. Maka jika selama ini ogah berkendara, sekali cobalah.

Nah, demi melatih kreativitas dan fokus pikiran dengan berkendara. Kami punya saran untuk kendaraan yang bisa Bung jadikan pilihan. Coba lirik Suzuki Nex II. Selain memberi kenyamanan, fitur-fiturnya pun patut dibanggakan.  Misalnya, fitur elektrik starter yang dimiliki Suzuki Nex II menjadi fitur terbarukan guna membantu motor gampang dihidupkan. Untuk itu, Bung tak perlu lagi mengalami kesulitan dalam menghidupkan roda dua, apalagi starter yang terdapat di Suzuki Nex II sangat mengandalkan baterai yang tidak perlu dikhawatirkan apabila habis.

Sehingga kamu tidak perlu lagi menyela motor atau mengalami macetnya starter hingga membuat pengguna keringetan demi mengusahakan hidupnya roda dua, yang tentu saja bakal mengurangi daya kekerenan.

Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm. Sedangkan generasi pertama, Nex memiliki panjang  1.850 mm, lebar 665 mm, dan tinggi 1.035 mm. Desain yang dirancang dengan cita rasa kekinian diyakini dapat membuat pengguna nyaman guna berpergian ke mana saja.

Apalagi varian yang ditawarkan banyak dan beragam seperti kesan sporty dan energik yang terdapat di Sporty Runner, kemudian ada Fancy Dynamic yang menonjolkan kedinamisan dan kreativitas generasi muda zaman sekarang yang makin stylish. Untuk pengguna yang memiliki karakter berkelas terdapat Elegant Premium. Selain itu ada pula varian Elegant dan Standard yang masing-masing menonjolkan sisi ekonomis tapi berkelas.

Dengan begini, hobi berkendara yang memang Bung gemari  bisa jadi kegiatan positif yang bisa memberikan banyak kenyamanan. Dan Suzuki Nex II punya semua hal yang bisa membuat Bung nyaman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Demi Masa Depan yang Bung Dambakan, Siapkan Diri untuk Segala Perubahan

Menyalahkan orang lain hanya akan melukai diri sendiri. Itulah mengapa, setiap saat kita harus selalu siap untuk menerima segala hal yang akan terjadi. Semua hal terus berjalan, tak bisa mengikuti perubahan kita jelas akan tertinggal. Untuk itulah bung, mempersiapkan diri adalah sesuatu yang perlu kita lakukan. Lalu bagaimana kita bisa memulai perubahan?

Hidup Terus Berjalan ke Depan, Siapkan Diri Untuk Segala Perubahan

Kilas balik pada beberapa tahun ke belakang, perusahaan ritel yang menjajakan berbagai macam merek pakaian di pusat-pusat perberlanjaan. Boleh melenggang senang atas pendapatan yang mereka hasilkan. Hingga akhirnya lahirkan E-commerce dan berbagai macam marketplace dari ranah digital, yang pelan-pelan memotong pertumbuhan dari offline store yang tadi telah disebutkan.

Dari contoh kasus ini Bung boleh belajar, bahwa semua hal bisa berubah dalam kurun waktu yang sebentar. Bergerak untuk berubah, hingga membunuh mereka yang tak bisa mengikuti arusnya. Dengan kata lain, diri kita sendiri akan selalu jadi pihak yang menentukan. Akan berada di pihak mana kita dalam segala perubahan. Di sebelah yang terus bergerak dan mengikuti perubahan atau meringkuk pasrah digilas teknologi dan pergerakan zaman.

Belum Pernah Bukan Berarti Tak Bisa, Kita Hanya Perlu Berani untuk Mencoba

Jangankan untuk mengoperasikan sebuah smartphone canggih dan menggantungkan hidup pada aplikasi. Beberapa driver ojek online sekarang, mungkin tak pernah berpikir bahwa ia akan mendapat penghidupan dari sistem hasil besutan teknologi.

Pointnya, mereka boleh saja memutuskan untuk tetap menjadi supir ojek pangkalan, sebab jangankan untuk memakai telepon genggam canggih. Selama ini, ponsel yang mereka punya hanya sebatas untuk telepon dan berkirim pesan saja.

Tak menuruti ketakutannya, dari para pemilik tubuh tangguh yang sebagian telah renta itu, kita justru belajar bagaimana melawan semua keterbatasan dengan berani melakukan satu perubahan. Walau sebelumnya belum pernah dilakukan.

Jangan batasi diri bung, hanya karena merasa tak bisa menganggupi sesuatu yang belum pernah kita lakoni. Banyak hal baru yang memang akan dihadapkan kehidupan kepada kita, tapi bukan berarti kita tak bisa menghadapinya. Kita, hanya perlu mencoba dan berusaha.

Tidak Hanya Modal Niat, Kadang Kala Nekat Juga Perlu Ditambahkan untuk Hasil yang Terlihat

Daripada kemampuan, niat memang selalu digadang-gadang jadi sesuatu yang wajib kita miliki untuk semua hal yang kita ingini. Bayangkang, sebenarnya Bung mampu melakukan hal-hal besar seperti yang orang-orang sukses lain lakukan. Namun hanya karena sudah lebih dulu merasa tak mampu, kita lantas memilih diam dan tak berani mencobanya.

Padahal, percaya atau tidak, niat dari dalam diri memang selalu mempengaruhi apapun yang kita lakoni. Coba lihat beberapa orang ternama yang mahir di bidangnya, seringkali mereka datang dari latar belakang yang berbeda. Akan tetapi, niat dan tekad mendorong mereka untuk terus berupa. Belajar mencari cara-cara baru untuk sesuatu yang ia mau. Hasilnya? Seringkali dekat dengan kata sempurna.

Buang Semua Ragu, Biar Hasilnya Jadi Sebuah Kejutan

Ketakutan acap kali jadi musuh yang paling besar Bung. Dan yang lebih sialnya lagi, perasaan ini biasannya datang dari diri sendiri. Takut jika kemampuan yang kita miliki tak akan mumpuni, takut jika hasilnya berbeda dari ekspektasi, hingga pada ketakutan lain yang bisa saja menganggu kepercayaan dan pikiran.

Padahal, yang kita butuhkan hanyalah bekal kemampuan untuk percaya diri kita bisa, bahkan kalaupun memang tak bisa, kita akan mencobanya hingga akhirnya bisa. Tak ada yang tak mungkin Bung, semua hal bisa saja terjadi jika ada upaya dan tekad yang kuat dalam menjalaninya. Jika sudah begini, hasil akhirnya biarlah jadi sesuatu yang membanggakan hati dan diri.

Cara-cara yang Dulu Mungkin Sudah Tak Lagi Berlaku, Maka Cobalah Cari Jalan yang Baru

Saatnya beranjak, lepaskan semua hal yang sudah membuat Bung terlalu nyaman. Karena sekuat apapun kita bertahan untuk sesuatu yang sedari dulu kita lakoni setiap hari, akan selalu ada masa yang mengharuskan kita untuk menanggalkan semuanya.

Dan dari sekian banyak hal yang perlu dilakukan, mengganti kendaran yang juga jadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan. Membantu Bung agar tak bingung memilih, kami pikir roda dua Suzuki Nex II jadi #Kerencarabaru yang layak jadi pilihan. Bukan tanpa alasan, kami paham semua perubahan yang kamu butuhkan haruslah ditemani dengan sesuatu yang sejalan.

Suzuki Nex II ini hadir dengan penampilan yang lebih modern dan futuristik. Tajamnya design headlamp yang berada di dalam fairing depan, serta lampu samping yang memiliki lubang udara kecil demi menunjang aerodimikanya. Floorboarding alias pijakan kakinya pun luas, sehinngga kaki milikmu bisa leluasa sepanjang perjalan dalam aktivitas harian.

Datang dengan kemampuan mesin 115cc dan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance). Mesin dari roda dua ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 6,7 KW pada 8000 RPM. Itulah sebabnya, kuda besi ini sangat layak jadi teman dari semua perubahan yang akan kita lakukan. Khususnya dalam hal bepergian dan berkendara harian.

Perubahan datang untuk menawarkan berbagai hal yang jauh lebih keren untuk dilakukan, dan hasil yang besar tak akan lahir dari hal yang sama. Untuk itulah, kami rasa Bung butuh #Kerencarabaru untuk mewujudkannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top