Ride

Hati-hati, Salah Ganti Lampu Putih Untuk Kendaraan Bisa Masuk Penjara Bro!

lampu mobil putih

Menurut data yang dikeluarkan Korlantas Polri, kecelakaan lalu lintas secara nasional setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Sejak 2014 hingga terakhir tahun lalu, jumlahnya semakin banyak. Sejak tahun 2014 tercatat 95.906 kasus, tahun selanjutnya 98.970 kasus, dan terakhir 2016 meningkat menjadi 105.374 kasus. Dengan rincian dari total 105.374 kasus, korban meninggal dunia tercatat 25.859 orang, luka berat 22.939 orang, luka ringan 120.913 orang.

Dan tahukah anda jika ternyata salah satu penyebab dari kecelakaan lalu lintas dipicu oleh pengguna kendaraan yang mengganti lampu kendaraannya dengan High Intensity Dishage (HID) dan Light-Emitting Diode (LED) alias lampu putih. Kasus soal lampu putih ini pernah viral saat dikeluhkan oleh Persatuan Sopir Truk Indonesia dalam laman facebook.

Saat itu Bahri Shohibul perwakilan para supir meminta pengertian para pengguna motor dan mobil pribadi yang memakai lampu putih. Mereka mengatakan bahwa sorot lampu tajam itu sangat menyilaukan pandangan mereka. Bahkan Bahri menceritakan kondisi kebanyakan para sopir yang sudah lelah karena membawa barang atau bahan yang dbutuhkan masyarakat. Saat berpapasan dengan mobil yang berlampu silau warna putih, seketika pandangan menjadi gelap.

Nah, karena itu buat Sobat Yomamen yang doyan lampu putih, cobalah untuk tak sembarang mengganti lampu kendaraannya. Berikut adalah berapa hal yang patut anda pertimbang jika ingin mencoba mengganti lampu kendaraan dengan Lampu putih.

UNTUK MENGGANTI LAMPU KENDARAAN TIDAK BISA SEMBARANGAN, ADA UNDANG-UNDANGANYA

Undang-undang terkait pencahayaan berkendara telah diatur di dalam UU pasal 24 PP no. 55 tahun 2012. Disebutkan, bahwa pencahayaan baik lampu dekat dan utama jauh harus memenuhi persyaratan sebagai berikut ini.
– Berjumlah 2 (dua) buah atau kelipatannya
– Dipasang pada bagian depan kendaraan bermotor
– Dipasang pada ketinggian tidak lebih dari 1.500mm dari permukaan jalan dan tidak melebihi 400mm dari sisi bagian terluar kendaraan
– Dapat memancarkan cahaya paling sedikit 40 meter ke arah depan untuk lampu utama dekat dan 100 meter ke arah depan untuk lampu utama jauh.
– Dan apabila sepeda motor dilengkapi lebih dari 1 (satu) lampu utama dekat maka lampu utama dekat harus dipasang berdekatan.

Dan dijelaskan lebih lengkap dijelaskan lagi dalam pasal 70 PP no. 50 tahun 2012 yang menerangkan bahwa daya pancar dan arah sinar lampu utama harus lebih dari atau sama dengan 12.000 candela (satuan untuk menyebutkan intensitas cahaya).

WALAU TERKESAN MEWAH SEBENARNYA INI BERBAHAYA

Pihak perusahaan yang menjadi produsen kendaraan sudah melakukan pertimbangan untuk pemakaian lampu utama yang tidak menyilaukan mata,termaksud untuk pemakaian lampu putih untuk kendaraan. Namun banyak pengendara yang berpikir bahwa semakin terang dan putih suatu lampu kendaraan akan membantu mereka untuk dapat melihat jalanan lebih terang yang sebenarnya cahaya terang yang dipantulkan oleh lampu kendaraan anda tersebut akan menganggu pengendara lain karena sinarnya yan sialu.

Kejadian seperti ini sering sekali berakhir dengan terjadinya kecelakaan dijalan, karena seseorang yang terkena sinar lampu putih dari kendaraan lain sering sekali kehilangan konsentrasi berkendara karena silau. Coba bayangkan jika hal tersebut menimpa anda? Bisa saja akan ada hal buruk menimpa anda karena kesalahan seseorang dalam memilih lampu untuk kendaraannya!

DARI HUKUM PIDANA KURUNGAN HINGGA DENDA

Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 279 menyatakan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000,-

Dari Undang-undang tersebut anda bisa tahu jika dengan mengganti bola lampu kendaraan menjadi lampu putih yang bisa menganggu pengendara lain adalah salah satu tindakan melanggar UU.

Bagi anda yang saat ini telah memakai lampu putih pada kendaraan atau sedang berniat mengganti bola lampu kendaraan mungkin bisa mempertimbangkan hal-hal diatas, karena pada kenyataannya selain dapat merugikan oranglain  kegiatan tersebut juga dapat merugikan diri anda sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Buat Yang Doyan Touring Motor, Nih Ada Motor Edisi Spesial Yang Layak Dilirik

Setelah menuai respon positif dari para pecinta roda dua pada GSX seri miliknya, Suzuki Indomobil Sales sepertinya tidak mau ketinggalan mementum. Banyaknya bukti perjalanan jarak jauh yang telah berhasil ditempuh Suzuki GSX-S150 di beberapa penjuru tanah air. Mengundang minat serta rasa penasaran dari para pecinta roda dua yang ingin menjelajah lebih jauh lagi.

Dan bak gayung bersambut sepertinya Suzuki sangat mengerti apa yang menjadi kebutuhan para bikers akan motor touring. Mereka kembali melahirkan satu gebrakan baru untuk menambah seri motor jelajah miliknya, yaitu Suzuki GSX-S150 Touring Edition. Hadir dengan masih mengusung basis seri sebelumnya yaitu Suzuki GSX-S150, namun telah dilengkapi dengan beragam aksesoris yang sudah termaksud dalam komponen penjualannya.

Bagi sobat Yomamen yang memang mencintai dunia motor dan touring, Seri ini akan menjadi teman yang melengkapi kecintaan kalian. Penambahan tiga komponen aksesoris berupa Windshield smoke + bracket black, Hand guard color dan Bracket & Side bag soft yang siap memacu perjalanan untuk menyusuri beberapa tempat indah di Indonesia. Tampilan desain dan performa yang mengangumkan membuat Suzuki GSX-S150 Touring Edition, Menjadi motor yang semakin terlihat gagah dengan tetap mengutamakan fungsionalitas.

Dan hal yang mungkin akan membuat para pecinta touring semakin gregetan adalah seri ini hanya akan dilepas sebanyak 150 unit/ bulan. Tergolong sebagai produk yang eksklusif dari perusahaan berlogo S ini, Suzuki GSX-S150 Touring Edition hanya akan tersedia dengan dua pilihan warna saja, yaitu Stronger Red/Titan Black dan Matt Black.

Dengan tebusan harga hanya 25 juta rupiah on the road DKI Jakarta hingga akhir bulan ini. Ini jadi harga yang sangat terjangkau untuk ukuran sebuah motor touring teman perjalanan para bikers.

Untuk sobat Yomamen yang mungkin sudah memiliki Suzuki GSX-S150 dan pecinta modifikasi, Jangan khawatir dulu, karena tak cuma meluncurkan seri terbarunya SIS juga memikirkan keinginan para konsumen terdahulunya. Untuk itu pihak SIS juga menjual beberapa aksesoris yang akan memberikan tampilan lebih macho pada GSX-S150 kalian. Dijual terpisah pastikan bahwa sobat yomamen membelinya di dealer-dealer resmi Suzuki. Untuk tampilan dan kualitas yang tentunya sudah terjamin.

Buat para pecinta touring dan modifikasi, terobosan terbaru dari Suzuki ini tentu jadi jawaban yang akan mendukung perjalanan tangguh selanjutnya. Berita baik berikutnya, melihat besarnya antusias calon pemilik yang sudah menantikan kehadiran Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 ini. Pihak SIS akan memperpanjang promosi hingga akhir bulan ini dengan harga perkenalan Suzuki GSX-R150 (Rp 27.900.000,- OTR DKI Jakarta) dan GSX-S150 (Rp 23.900.000,- OTR DKI Jakarta). Impian untuk bisa memiliki motor touring tangguh dengan harga terjangkau, tak lagi hanya mimpi dengan Suzuki GSX-S150 Touring Edition.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Serunya Meihat Motor Sport Terbaru Suzuki Ini Dipelonco 5 Hari Sejauh 1.500 Km

Meluncurkan sebuah produk baru ke pasaran adalah sebuah perkara mudah bagi brand terkemuka. Namun sejauh mana produk baru tersebut memang berkualitas dan andal? Ini yang perlu pembuktian.

Nah, untuk menjawab keraguan terhadap sebuah produk baru tersebut, brand otomotif roda dua Suzuki yang sebelumnya melegenda dengan motor Satria FU, kali ini menguji keandalan produk motor sport terbarunya, Suzuki GSX S 150.

Bagaimana caranya? Yaitu dengan menggelar event “Touring Suzuki GSX S 150 Taklukan Batas Jelajah Jawa”.

Dan ini bukan event basa-basi, sekedar perkenalan motor semata. Karena tak tanggung-tanggung berawal di Jakarta dan berakhir di Surabaya, motor ini “dipelonco” selama 5 hari dengan jarak 1.500 kilometer.

Sebanyak 25 Motor Suzuki GSX S 150 ditunggangi secara bergantian oleh 75 test riders yang berprofesi wartawan dan blogger ternama. Motor digeber dalam perjalanan melintasi 7 kota utama dalam event yang berlangsung di 17 hingga 21 April 2017 lalu.

Rute yang ditempuh setelah melakukan start dari Dealer Suzuki SMG Sunter, Jakarta Utara, rombongan peserta touring singgah di Garut, Baturaden, Jogjakarta, Madiun, Bromo dan berakhir di Surabaya. Perjalanan 7 kota tersebut dibagi dalam tiga etape berbeda.

Etape 1, dimulai di Jakarta dan berakhir di Batu Raden Purwokerto, Jawa Tengah. Para test rider diberikan fasilitas istirahat sejenak di Purwokerto. Dalam kegiatan ini, selain melakukan pembuktian ketangguhan Suzuki GSX-S150, para peserta juga diajak melakukan aksi sosial. Yakni, kegiatan berbagi kepada calon penerus bangsa dikemas dalam Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan di tiga tempat yaitu Ciamis, Yogyakarta dan Malang. Perjalanan antar kota yang tak main-main bukan?

Suzuki mendonasikan unit sepeda motor dan mesin untuk 4 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Motor pemberian Suzuki ini akan dimanfaatkan untuk keperluan belajar mengajar yang lebih komprehensif di masing-masing sekolah. Sehingga bisa memperkaya pengetahuan para murid SMK yang kelak akan menjadi profesional di bidang otomotif.

Sementara Etape 2, dimulai dari Java Heritage Hotel Purwokerto. Rombongan dikawal Denwal Korlantas Polri melakukan City Riding alias keliling kota, lalu dilanjutkan menuju Kota Purbalingga. Hari pertama etape 2 menyelesaikan perjalanan dari Purwokerto menuju Solo.

Secara umum, Suzuki GSX S 150 ini masih terasa aura sport meski bergenre naked. Melibas jalan rusak, handling motor ini cukup terkendali dan mampu melewati hambatan jalanan licin dan berbatu dengan mudah.

Hal yang mencengangkan adalah ketika seorang test rider mengaku kaget dan terkagum-kagum dengan keiritan motor yang ditungganginya itu. Bayangkan motor sport ini ada yang bisa mencapai keiritan 50 km per 1 liter BBM.

Memang keiritan BBM juga bergantung dengan berat badan rider, dan style rider mengendarai motornya. Namun secara umum bila dilihat saat berangkat dari Purwokerto hingga Yogyakarta dan mengisi BBM di SPBU Giwangan Ringroad Selatan, Yogyakarta, tingkat konsumsi BBM motor yang ditunggangi test riders bervariasi antara 41, 45, 47, hingga 50,8 Km per liter.

Hal ini dimungkinkan karena manajemen mesin GSX-S 150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Lanjut ke Etape 3, atau etape terakhir berangkat dari Kota Madiun pada 20 April 2017 menuju Surabaya via Gunung Bromo. Rute yang dilalui mulai dari Madiun – Mojokerto – Pasuruan – Probolinggo – Gunung Bromo. Touring berlangsung sukses dengan finish di Surabaya, 21 April 2017.
Jika dilihat dari jalur yang dilalui, jelas ini adalah paket touring yang komplit. Variasi perjalanan yang dilalui jelas penuh dengan tantangan. Mulai dari trek lurus, tikungan tajam di kawasan Gunung Bromo hingga macetnya di Kota Surabaya.

Ketika melahap jalanan mendaki saat menuju Bromo, motor ini memiliki kestabilan yang baik karena sudah menggunakan ban tubeless dengan lebar depan 90/80-17 dan belakang 130/70-17.

Belum lagi bagian suspensi yang dirasa empuk. Hal tersebut karena penggunaan suspensi telescopic fork di bagian depan dan monoshock bagian belakang. Sementara performa remnya sudah menggunakan cakram depan maupun belakang. Pastinya akan membuat pengendara lebih percaya diri saat menghadapi jalanan menurun seperti trek di Bromo.

Saat dihadapkan pada kemacetan Kota Surabaya, GSX-S150 ini memiliki posisi riding yang nyaman. Hal itu karena bagian kemudi ini dibuat lebih tinggi dari tangki dan tempat duduk, sehingga tidak perlu terlalu menunduk. Untuk dimensi,garapan Suzuki ini ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup bongsor untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Sementara sebagai motor sport, mesin Suzuki GSX-S150 DOHC ini memiliki tenaga yang tak pernah habis. Dan Jelas ini sangat membantu si rider dalam melibas berbagai rintangan dalam perjalanan baik tanjakan, tanjakan berkelok dan lainnya. Apalagi dari segi bobot, motor ini juga paling ringan di kelasnya, yakni hanya 130 kg.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Situasi Kian Rawan, Amankan Motormu dari Pencurian dengan Cara Ini

Nah, belakangan ini aksi pencurian kendaraan motor (curanmor) memang semakin marak. Tak hanya rawan di jalan raya kena begal tapi motor yang lagi diparkir di dalam rumah pun bisa raib digondol pencuri. Bermacam modus dipakai para pelaku curanmor, mulai dari menggunakan kunci T, menggunakan cairan kimia untuk merusak kunci, hingga memepet kendaraan korban dan meminta paksa.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang tahun 2015 lalu, telah terjadilebih dari 38.000 kali aksi curanmor di seluruh wilayah Indonesia. Angka ini cenderung menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2014, yang bisa mencapai lebih dari 40.000 kasus.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kejadian curanmor terbanyak di Indonesia, yaitu 5.000 kasus pencurian, lalu di urutan kedua, Sumatera Utara dengan 4.900 kasus, dan urutan ketiga DKI Jakarta dengan 3.200 kasus.

Selanjutnya, Sumatera Barat berada di urutan keempat dengan 3.000 kasus pencurian motor, Sulawesi Selatan di urutan kelima dengan 2.500 kasus, Jawa Tengah di urutan keenam dengan 2.500 kasus, Sumatera Selatan di urutan ketujuh dengan 1.700 kasus, Aceh di urutan kedelapan dengan 1.600 kasus, Papua di urutan kesembilan dengan 1.500 kasus, dan urutan kesepuluh adalah Kalimantan Timur dengan 1.400 kasus pencurian motor.

Aih, ngeri ya kalau lihat deretan angka tersebut. Tapi kita tak bisa terus larut dalam ketakutan bukan? Coba kita lihat bagaimana cara mengamankan tunggangan kesayangan kita.

Gunakan Kunci Pengaman Tambahan

Ada baiknya, sobat Yomamen menggunakan pengaman tambahan untuk mengamankan sepeda motor kesayangan. Bentuknya bisa macam-macam. Inovasi baru juga bermunculan soal kunci tambahan ini. Misalnya kunci tambahan yang disematkan pada tuas rem. Ada juga berupa kunci yang dikaitkan ke velg motor.

Paling sederhana adalah menggunakan gembok biasa alias gembok pagar rumah yang cara penggunaannya bisa diselipkan ke lubang cakram sepeda motor. Tentunya pilihlah kunci gembok yang bagus, kokoh dan berkualitas. Jangan pelit membelanjakan uang untuk pengaman tambahan satu ini.

Masukan Motor ke Dalam Rumah

Seringkali kita memarkirkan motor secara sembarangan. Bahkan bila berada di rumah, motor hanya diparkirkan di pinggir jalan depan rumah dengan alasan kepraktisan agar mudah dan tidak ribet saat akan digunakan.
Padahal kebiasaan semacam ini justru dapat memancing pencuri motor untuk beraksi. Inget pepatah, “kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku tapi juga karena ada kesempatan”.

Nah untuk itulah sebaiknya kiya selalu memasukkan motor ke dalam rumah apabila selesai digunakan. Mencegah lebih baik dari pada kehilangan motor kesayangan. Bisa dipastikan, pencoleng akan berpikir dua tiga kali untuk mengambil motor yang tersimpan rapi di dalam rumah.

Parkirkan Motor di Tempat Parkir Resmi

Saat berkunjung ke satu tempat, apakah pusat perbelanjaan, pasar, atau perkantoran, sebaiknya memarkirkan sepeda motor di tempat parkir resmi dibandingkan parkir di tempat parkir liar. Sebab bila parkir di tempat parkir resmi yang saat akan masuk kita harus mengambil struk parkir dan harus memperlihatkan STNK saat akan keluar area parkir. Setidaknya hal ini membuat motor lebih aman.

Memang sih agak sedikit ribet dan bayar parkirnya progresif sesuai lamanya waktu parkir, namun ini lebih baik dari pada kita berisiko kehilangan sepeda motor. Apalagi sebagian parkiran resmi ini sudah menyertakan biaya asuransi kehilangan untuk setiap harga tiket yang kita bayarkan. Jadi kita bisa lebih aman meninggalkannya bukan?

Gunakan Motor dengan Magnetic Key Shutter

Pilihlah sepeda motor yang dilengkapi magnetic key shutter. Yakni, pengaman tambahan berupa cover atau penutup rumah kunci kontak. Cover ini hanya bisa dibuka oleh bagian kepala anak kunci yang berbentuk lingkaran dan terbuat dari plastik. Jadi bagian lingkaran anak kunci ini harus dimasukan ke cylinder shutter untuk membuka cover kunci kontak.

Saat ini sudah banyak beredar sepeda motor yang dilengkapi kunci pengaman semacam ini. Teranyar adalah sepeda motor Suzuki yakni, GSX S 150 yang sudah menggunakan kunci tipe ini. Pasalnya beberapa maling sepeda motor sering menggunakan kunci T untuk memaksa membuka kunci.

Dengan model magnetic ini cara tersebut akan terhambat. Apalagi kunci magnetic key shutter milik GSX S 150 ini misalnya sudah menggunakan bahan yaang kuat. Dan otomatis menutup jika kamu mengangkat anak kunci. Jadi tak perlu khawatir kelupaan menutupnya ketika terburu-buru meninggalkan motor.

Gunakan Motor Dengan Keyless Ignition System

Suzuki GSX R 150 malah sudah menerapkan teknologi yang lebih canggih yang diberi nama Keyless Ignition System. Alias tidak lagi menggunakan anak kunci konvensional. Layaknya seperti mengoperasikan sebuah mobil mewah Jadi untuk mengoperasikan motor Suzuki GSX hanya bisa dilakukan dengan menggunakan remote yang sudah disetting ID numbernya. Disarankan nomor identitas itu lebih baik dicatat dan rahasiakan lalu disimpan di tempat aman.

Fitur ini diklaim Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai yang pertama di kelas sepeda motor sport 150 cc. Sistem keyless membantu pengoperasian motor menjadi lebih mudah. Sistem keyless terdiri dari dua komponen utama, yaitu kunci remote dan anak kunci.

Biasanya pada mobil dengan sistem keyless, anak kunci kontak tersimpan menyatu dengan kunci remote. Namun GSX R 150, anak kunci terpasang pada rumah kunci (main switch) yang letaknya di dekat tangki bahan bakar.

Bentuk anak kunci itu seperti knob, jadi pengoperasian ke posisi on, off, atau mengunci setang tinggal diputar. Anak kunci itu juga bisa dicopot jika biker ingin membuka penutup tangki bahan bakar dan jok boncenger.

Cara menggunakan sistem keyless mendeteksi kunci remote dalam radius 1 meter. Jika terdeteksi maka biker bisa menyalakan mesin. Bila kunci remote berada di luar radius, maka secara otomatis mesin motor akan langsung mengunci.

Ketika anak kunci diputar ke posisi off dan sistem gagal melakukan identifikasi karena remote rusak atau hilang maka lampu indikator LED berwarna biru akan mulai berkedip maksimum 30 detik. Selama itu anak kunci masih bisa diputar ke posisi on.

Bukankah buat maling mudah saja, tinggal potong kabel dari rumah kunci, sambungkan langsung dan menyalakan motor? Nah, Suzuki juga mengklaim sistemnya ini tak bisa di potong dengan menggunakan teknik jumper seperti yang lazim dilakukan para pencuri mobil di film. Mereka telah melakukan uji coba dengan teknik itu dan hasilnya nihil. Semua klistrikan memang terlihat menyala jika jalurnya dipotong, tapi niscaya motor tetap tidak akan mau hidup.

GSX R 150 juga memiliki fitur tambahan keamanan yaitu Answer Back. Fitur yang dioperasikan dari kunci remote ini bisa membuat motor mengeluarkan sinyal lampu dan suara jadi memudahkan pencarian di parkiran. Canggih kan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Ride

Kembalinya Si Elang Ke Tanah Garuda

Tahun 2016 lalu bisa jadi salah satu memori tak menyenangkan produsen motor besar Harley-Davidson di Indonesia. Pasalnya, Mabua yang menjadi pemegang merek motor ini di tanah air, menutup total operasinya pada Februari 2016. Kala itu meroketnya pajak kendaraan mewah dituding sebagai penyebab melempemnya penjualan Harley yang berujung pada mundurnya Mabua sebagai ATPM.

Namun ternyata penggemar dan pemilik motor gede yang sering dilekatkan dengan logo elang ini tak perlu menunggu lama hiatusnya Harley-Davidson. Karena memasuki 2017, pabrikan motor asal Milwaukee Amerika Serikat ini kembali ke Indonesia. Apa yang berbeda? Dan Strategi apa yang kini digunakan untuk masuk pasar Indonesia?

Untuk Pertama Kali Harley-Davidson Hadir Di GIIAS

Kalau sebelumnya Harley-Davidson lebih bergerak di bawah radar dalam pemasarannya. melalui komunitas penggemar setianya. Kali ini HD mengambil langkah berbeda. Mereka ingin hadir mendekatkan diri ke banyak kalangan.

Seolah ingin memperkuat strategi ini, motor yang akrab dengan skema mesin V kembar tersebut pun hadir di GIIAS 2017. Hal ini tercatat sebagai keikutsertaan pertama kalinya Harley selama GIIAS dihelat di Indonesia.

Peter Mackenzie Managing Director Harley-Davidson China & Asia Emerging Markets, mengungkapkan, Pagelaran otomotif terbesar di Indonesia itu, dijadikan HD sebagai ajang untuk menunjukan eksistensinya.

“Kehadiran kami di GIIAS merupakan komitmen kepada masyarakat Indonesia agar lebih mudah di akses dan dekat dengan mereka,” kata Peter, di ajang GIIAS, ICE BSD, Tangerang, Kamis 10 Agustus 2017.

Harley-Davidson Street Rod Dark Custom Di Boyong Untuk Menyasar Pengguna Harian

 

Karena fokus untuk merambah pasar yang lebih luas. Pada GIIAS kali ini Harley memboyong varian Street Rod Dark Custom. Tipe ini dipilih karena cocok untuk penggunaan harian dan perjalanan di dalam kota. Bentuknya yang lebih kompak tentunya akan cocok dengan postur orang Indonesia dan lebih bersahabat dengan jalanan perkotaan.

Harley-Davidson Street Rod Dark Custom sendiri menggunakan mesin High Output Revolution X 750 V-win terbaru dari pabrikannya. Kapasitasnya ‘hanya’ berkubikasi 749cc, lebih kecil dibanding motor Harley yang umum dikenal di Indonesia sebelumnya.

Kendati lebih kecil, Mesin ini sendiri menghasilkan torsi yang cukup besar yaitu 65 Nm. Tampilannya pun masih gagah dengan dibekali kaki kaki yang gambot, ban depan motor ini memiliki profil 120/70 R17 sedangkan sisi belakangnya berprofil 160/60 R17.

Buat Penggemar Setia, Harley-Davidson Road King Special Bisa Jadi Pilihan

Menyasar pasar baru, bukan berarti melupakan penggemar Harley-Davidson yang sebelumnya. Untuk Itu dikenalkan pula tipe Harley-Davidson Road King Special. Motor yang lebih cocok untuk perjalanan jarak jauh dan luar kota.

Motor ini membawa mesin Milwaukee-Eight 107 yang memiliki kapasitas besar khas HD yaitu 1.745cc. Bobotnya sendiri mencapai 355 kg dengan torsi mesin mencapai
150 Nm.

Untuk kaki-kaki, jelas Harley-Davidson Road King Special lebih besar dari sang adik, Street Rod. Motor ini menggunakan profil 130/60 R19 di depan dan 180/55 R18 di sisi belakangnya. Keistimewaan lainnya, stangnya sudah mengadopsi model semi ape hanger alias posisi berkendara dengan tangan menggantung.

Tak Lagi Mengadopsi Sistem ATPM, Harley-Davidson Masuk Indonesia Menggandeng Sejumlah Dealer

Berbeda dengan sebelumnya yang menganut sistem Agen Tunggal Pemegang Merek yang dipegang oleh Mabua. Kali ini Harley-Davidson hadir di Indonesia dengan cara menggandeng beberapa dealer. Tak tanggung-tanggung, empat dealer langsung digandeng untuk memasarkan dan menjamin kualitas custom serta layanan after sales Harley-Davidson di Indonesia. Yaitu, Nusantara Harley-Davidson Jakarta, Anak Elang Harley-Davidson Jakarta, Sumatera Motor Harley-Davidson Medan, dan Sarana Harley-Davidson Bali.

“Kehadiran empat dealer ini untuk mempertegas keinginan kita mendekatkan diri dengan masyrakat Indonesia. Mereka (para dealer) lebih memahami karakteristik unik pelanggan mereka masing-masing. Sehingga Harley-Davidson bisa lebih dekat dengan masyarakat Indonesia. Kami juga menyediakan hingga 10 ribu part custom yang bisa disesuaikan dengan masing-masing pribadi pengguna Harley-Davidson” Tegas Peter.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Buat Yang Doyan Touring Motor, Nih Ada Motor Edisi Spesial Yang Layak Dilirik

Setelah menuai respon positif dari para pecinta roda dua pada GSX seri miliknya, Suzuki Indomobil Sales sepertinya tidak mau ketinggalan mementum. Banyaknya bukti perjalanan jarak jauh yang telah berhasil ditempuh Suzuki GSX-S150 di beberapa penjuru tanah air. Mengundang minat serta rasa penasaran dari para pecinta roda dua yang ingin menjelajah lebih jauh lagi.

Dan bak gayung bersambut sepertinya Suzuki sangat mengerti apa yang menjadi kebutuhan para bikers akan motor touring. Mereka kembali melahirkan satu gebrakan baru untuk menambah seri motor jelajah miliknya, yaitu Suzuki GSX-S150 Touring Edition. Hadir dengan masih mengusung basis seri sebelumnya yaitu Suzuki GSX-S150, namun telah dilengkapi dengan beragam aksesoris yang sudah termaksud dalam komponen penjualannya.

Bagi sobat Yomamen yang memang mencintai dunia motor dan touring, Seri ini akan menjadi teman yang melengkapi kecintaan kalian. Penambahan tiga komponen aksesoris berupa Windshield smoke + bracket black, Hand guard color dan Bracket & Side bag soft yang siap memacu perjalanan untuk menyusuri beberapa tempat indah di Indonesia. Tampilan desain dan performa yang mengangumkan membuat Suzuki GSX-S150 Touring Edition, Menjadi motor yang semakin terlihat gagah dengan tetap mengutamakan fungsionalitas.

Dan hal yang mungkin akan membuat para pecinta touring semakin gregetan adalah seri ini hanya akan dilepas sebanyak 150 unit/ bulan. Tergolong sebagai produk yang eksklusif dari perusahaan berlogo S ini, Suzuki GSX-S150 Touring Edition hanya akan tersedia dengan dua pilihan warna saja, yaitu Stronger Red/Titan Black dan Matt Black.

Dengan tebusan harga hanya 25 juta rupiah on the road DKI Jakarta hingga akhir bulan ini. Ini jadi harga yang sangat terjangkau untuk ukuran sebuah motor touring teman perjalanan para bikers.

Untuk sobat Yomamen yang mungkin sudah memiliki Suzuki GSX-S150 dan pecinta modifikasi, Jangan khawatir dulu, karena tak cuma meluncurkan seri terbarunya SIS juga memikirkan keinginan para konsumen terdahulunya. Untuk itu pihak SIS juga menjual beberapa aksesoris yang akan memberikan tampilan lebih macho pada GSX-S150 kalian. Dijual terpisah pastikan bahwa sobat yomamen membelinya di dealer-dealer resmi Suzuki. Untuk tampilan dan kualitas yang tentunya sudah terjamin.

Buat para pecinta touring dan modifikasi, terobosan terbaru dari Suzuki ini tentu jadi jawaban yang akan mendukung perjalanan tangguh selanjutnya. Berita baik berikutnya, melihat besarnya antusias calon pemilik yang sudah menantikan kehadiran Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 ini. Pihak SIS akan memperpanjang promosi hingga akhir bulan ini dengan harga perkenalan Suzuki GSX-R150 (Rp 27.900.000,- OTR DKI Jakarta) dan GSX-S150 (Rp 23.900.000,- OTR DKI Jakarta). Impian untuk bisa memiliki motor touring tangguh dengan harga terjangkau, tak lagi hanya mimpi dengan Suzuki GSX-S150 Touring Edition.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Situasi Kian Rawan, Amankan Motormu dari Pencurian dengan Cara Ini

Nah, belakangan ini aksi pencurian kendaraan motor (curanmor) memang semakin marak. Tak hanya rawan di jalan raya kena begal tapi motor yang lagi diparkir di dalam rumah pun bisa raib digondol pencuri. Bermacam modus dipakai para pelaku curanmor, mulai dari menggunakan kunci T, menggunakan cairan kimia untuk merusak kunci, hingga memepet kendaraan korban dan meminta paksa.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang tahun 2015 lalu, telah terjadilebih dari 38.000 kali aksi curanmor di seluruh wilayah Indonesia. Angka ini cenderung menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2014, yang bisa mencapai lebih dari 40.000 kasus.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kejadian curanmor terbanyak di Indonesia, yaitu 5.000 kasus pencurian, lalu di urutan kedua, Sumatera Utara dengan 4.900 kasus, dan urutan ketiga DKI Jakarta dengan 3.200 kasus.

Selanjutnya, Sumatera Barat berada di urutan keempat dengan 3.000 kasus pencurian motor, Sulawesi Selatan di urutan kelima dengan 2.500 kasus, Jawa Tengah di urutan keenam dengan 2.500 kasus, Sumatera Selatan di urutan ketujuh dengan 1.700 kasus, Aceh di urutan kedelapan dengan 1.600 kasus, Papua di urutan kesembilan dengan 1.500 kasus, dan urutan kesepuluh adalah Kalimantan Timur dengan 1.400 kasus pencurian motor.

Aih, ngeri ya kalau lihat deretan angka tersebut. Tapi kita tak bisa terus larut dalam ketakutan bukan? Coba kita lihat bagaimana cara mengamankan tunggangan kesayangan kita.

Gunakan Kunci Pengaman Tambahan

Ada baiknya, sobat Yomamen menggunakan pengaman tambahan untuk mengamankan sepeda motor kesayangan. Bentuknya bisa macam-macam. Inovasi baru juga bermunculan soal kunci tambahan ini. Misalnya kunci tambahan yang disematkan pada tuas rem. Ada juga berupa kunci yang dikaitkan ke velg motor.

Paling sederhana adalah menggunakan gembok biasa alias gembok pagar rumah yang cara penggunaannya bisa diselipkan ke lubang cakram sepeda motor. Tentunya pilihlah kunci gembok yang bagus, kokoh dan berkualitas. Jangan pelit membelanjakan uang untuk pengaman tambahan satu ini.

Masukan Motor ke Dalam Rumah

Seringkali kita memarkirkan motor secara sembarangan. Bahkan bila berada di rumah, motor hanya diparkirkan di pinggir jalan depan rumah dengan alasan kepraktisan agar mudah dan tidak ribet saat akan digunakan.
Padahal kebiasaan semacam ini justru dapat memancing pencuri motor untuk beraksi. Inget pepatah, “kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku tapi juga karena ada kesempatan”.

Nah untuk itulah sebaiknya kiya selalu memasukkan motor ke dalam rumah apabila selesai digunakan. Mencegah lebih baik dari pada kehilangan motor kesayangan. Bisa dipastikan, pencoleng akan berpikir dua tiga kali untuk mengambil motor yang tersimpan rapi di dalam rumah.

Parkirkan Motor di Tempat Parkir Resmi

Saat berkunjung ke satu tempat, apakah pusat perbelanjaan, pasar, atau perkantoran, sebaiknya memarkirkan sepeda motor di tempat parkir resmi dibandingkan parkir di tempat parkir liar. Sebab bila parkir di tempat parkir resmi yang saat akan masuk kita harus mengambil struk parkir dan harus memperlihatkan STNK saat akan keluar area parkir. Setidaknya hal ini membuat motor lebih aman.

Memang sih agak sedikit ribet dan bayar parkirnya progresif sesuai lamanya waktu parkir, namun ini lebih baik dari pada kita berisiko kehilangan sepeda motor. Apalagi sebagian parkiran resmi ini sudah menyertakan biaya asuransi kehilangan untuk setiap harga tiket yang kita bayarkan. Jadi kita bisa lebih aman meninggalkannya bukan?

Gunakan Motor dengan Magnetic Key Shutter

Pilihlah sepeda motor yang dilengkapi magnetic key shutter. Yakni, pengaman tambahan berupa cover atau penutup rumah kunci kontak. Cover ini hanya bisa dibuka oleh bagian kepala anak kunci yang berbentuk lingkaran dan terbuat dari plastik. Jadi bagian lingkaran anak kunci ini harus dimasukan ke cylinder shutter untuk membuka cover kunci kontak.

Saat ini sudah banyak beredar sepeda motor yang dilengkapi kunci pengaman semacam ini. Teranyar adalah sepeda motor Suzuki yakni, GSX S 150 yang sudah menggunakan kunci tipe ini. Pasalnya beberapa maling sepeda motor sering menggunakan kunci T untuk memaksa membuka kunci.

Dengan model magnetic ini cara tersebut akan terhambat. Apalagi kunci magnetic key shutter milik GSX S 150 ini misalnya sudah menggunakan bahan yaang kuat. Dan otomatis menutup jika kamu mengangkat anak kunci. Jadi tak perlu khawatir kelupaan menutupnya ketika terburu-buru meninggalkan motor.

Gunakan Motor Dengan Keyless Ignition System

Suzuki GSX R 150 malah sudah menerapkan teknologi yang lebih canggih yang diberi nama Keyless Ignition System. Alias tidak lagi menggunakan anak kunci konvensional. Layaknya seperti mengoperasikan sebuah mobil mewah Jadi untuk mengoperasikan motor Suzuki GSX hanya bisa dilakukan dengan menggunakan remote yang sudah disetting ID numbernya. Disarankan nomor identitas itu lebih baik dicatat dan rahasiakan lalu disimpan di tempat aman.

Fitur ini diklaim Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai yang pertama di kelas sepeda motor sport 150 cc. Sistem keyless membantu pengoperasian motor menjadi lebih mudah. Sistem keyless terdiri dari dua komponen utama, yaitu kunci remote dan anak kunci.

Biasanya pada mobil dengan sistem keyless, anak kunci kontak tersimpan menyatu dengan kunci remote. Namun GSX R 150, anak kunci terpasang pada rumah kunci (main switch) yang letaknya di dekat tangki bahan bakar.

Bentuk anak kunci itu seperti knob, jadi pengoperasian ke posisi on, off, atau mengunci setang tinggal diputar. Anak kunci itu juga bisa dicopot jika biker ingin membuka penutup tangki bahan bakar dan jok boncenger.

Cara menggunakan sistem keyless mendeteksi kunci remote dalam radius 1 meter. Jika terdeteksi maka biker bisa menyalakan mesin. Bila kunci remote berada di luar radius, maka secara otomatis mesin motor akan langsung mengunci.

Ketika anak kunci diputar ke posisi off dan sistem gagal melakukan identifikasi karena remote rusak atau hilang maka lampu indikator LED berwarna biru akan mulai berkedip maksimum 30 detik. Selama itu anak kunci masih bisa diputar ke posisi on.

Bukankah buat maling mudah saja, tinggal potong kabel dari rumah kunci, sambungkan langsung dan menyalakan motor? Nah, Suzuki juga mengklaim sistemnya ini tak bisa di potong dengan menggunakan teknik jumper seperti yang lazim dilakukan para pencuri mobil di film. Mereka telah melakukan uji coba dengan teknik itu dan hasilnya nihil. Semua klistrikan memang terlihat menyala jika jalurnya dipotong, tapi niscaya motor tetap tidak akan mau hidup.

GSX R 150 juga memiliki fitur tambahan keamanan yaitu Answer Back. Fitur yang dioperasikan dari kunci remote ini bisa membuat motor mengeluarkan sinyal lampu dan suara jadi memudahkan pencarian di parkiran. Canggih kan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top