Teknologi

Hati-hati Penipuan Lewat Missed Call Misterius

Beberapa hari belakangan, sejumlah pengguna telepon genggam mendapat missed call dari luar negeri yang diduga sebagai scam atau penipuan. Penipuan ini bakal menyedot pulsa Bung, apabila Bung penasaran untuk melakukan panggilan balik. Sudah barang tentu, Bung bisa saja menjadi salah satu korbannya. Karena hal ini bisa menyerang siapa pun.

Missed call memang terkadang menjadi hal yang kurang mengenakkan untuk nomor yang tidak dikenal. Atau Bung bisa saja mengalami teror dari orang yang tidak dikenal yang hanya berniat untuk bercanda, yang jelas saja bakal tidak lucu tentunya. Adapun penipuan lewat telepon ataupun teror yang dialami seseorang bisa saja terjadi karena ulah Bung sendiri yang kurang waspada terhadap penggunaan gawai pintar.

Jangan Menyebarkan Nomor Telepon Ke Sembarang Orang, Apa Lagi Membagikannya di Sosial Media atau Internet

Saat Bung mendapatkan telepon misterius, otomatis Bung bakal bertanya-tanya siapakah si penelepon tersebut. Andai selanjutnya Bung mengalami penipuan, otomatis Bung langsung mengutuk perbuatan orang tersebut. Namun, sebelum Bung mengeluarkan sumpah serapah bernada hinaan tersebut, cobalah ingat-ingat lagi apakah Bung sempat membagikan nomor telepon genggam ke sembarang orang atau tidak? Kalau Bung memang melakukan hal demikian, ya berarti itu menjadi kesalahan Bung. Terutama bagi Bung yang suka membagikan nomor telepon genggam di media sosial atau internet, dan hati-hati Bung karena dengan demikian, nomor Bung bisa jadi salah satu sumber target penipuan mereka.

Cara Paling Jitu Adalah Blokir Nomor Telepon

Bagi Bung yang tidak tahu cara untuk memblokir nomor telepon, alangkah baiknya Bung mengikuti beberapa langkah ini. Pertama-tama, buka log panggilan, kedua klik panah atau info, ketiga klik titik tiga di kanan atas kemudian pilih opsi Add to block list (Tambah ke daftar blokir), dan yang terakhir pilih opsi Ok. Kalau gawai Bung tidak terdapat fitur ini, Bung bisa mendownload aplikasi Call Blacklist atau Call Blocker yang terdapat di Google Play atau Apple Store.

Kalau Ada Nomor yang Tidak Dikenal, Lebih Baik SMS Terlebih Dahulu Sebelum Mengangkat Atau Menelepon Balik

Memang rasa penasaran bakal muncul di kepala ketika ada nomor tak dikenal coba menelepon. Apa lagi jika menelepon lebih dari 2 kali, pasti bakal membuat Bung penasaran kan? Adanya teknik scam dari nomor yang tidak dikenal bisa jadi membuat Bung penasaran. Nah, ada baiknya daripada Bung mengangkat atau menelepon balik, lebih baik kirim SMS terlebih dahulu. Agar orang tersebut memberikan identitasnya lewat SMS. Karena bisa saja yang menelepon adalah orang yang mengenal Bung. Dengan demikian mengecek identitas penelepon lewat SMS menjadi salah satu cara baik yang bisa Bung lakukan.

Apalagi Telepon Dari Luar Negeri yang Memiliki Potensi Menipu Lebih Tinggi

Kasus yang sedang terjadi belakangan ini adalah maraknya penipuan dari telepon yang berasal dari luar negeri, seperti dari negara Kongo. Adapun nama teknik ini adalah Call-Back Scam. Di mana si penipu bakal terus-terusan menghubungi korban sehingga Bung penasaran. Adapun beberapa warganet tanah air telah banyak yang melakukan pengaduan ke beberapa operator lewat akun resmi provider di Twitter. Bahkan hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja, tapi sampai menjangkit ke Australia.

Ini Merupakan Trik Lama yang Coba Dilakukan Kembali Lho Bung!

Walaupun kasus ini sedang hangat-hangatnya sekarang, ternyata trik Call-Back Scam bukan hal baru dalam kejahatan teknologi. Trik penipuan ini dikenal pada mulanya dengan nama “Wangiri” yang dalam bahasa Jepang memiliki arti “panggilan tak terjawab”, yang sudah ada sejak tahun 2000-an. Nampaknya trik ini kembali digunakan oleh beberapa pihak untuk meraup keuntungan lewat pulsa yang terdapat di HP korban. Bahkan tagihannya pun bisa jadi berkali-kali lipat Bung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menggodanya Warna Merah Yang Membuat Perempuan Tertarik Sekaligus Tampil Lebih Menarik




Sebentar lagi peringatan HUT RI ke-73, pasti kamu sudah turut melihat dan merasakan euforia jelang peringatan Hari Kemerdekaan di sekitarmu. Paling terasa pasti urusan warna yang di bulan Agustus ini di dominasi warna bendera merah dan putih. Tapi sebentar, kamu sendiri masih ingat makna kedua warna tersebut? Yup! Merah identik dengan keberanian, sementara putih melambangkan kesucian.

Bicara soal warna merah dan kaitannya dengan keberanian, sebenarnya warna yang satu ini juga punya makna dan asosiasi lainnya lho. Beberapa makna warna merah ini bahkan didukung penjelasan ilmiah dan sejumlah penelitian di belakangnya.

Merah Selalu Punya Makna Filosofis Tersendiri di Berbagai Budaya Negara di Dunia

Bung sudah tahu, kalau di Indonesia, merah itu berani. Tapi bagi orang Tiongkok, warna merah dimaknai berbeda. Merah diasosiasikan sebagai warna yang membawa keberuntungan di negara tirai bambu ini. Bahkan pengantin perempuan di negara tersebut pun diharapkan agar selalu memakai busana berwarna merah dengan harapan kehidupan rumah tangganya kelak selalu dipenuhi oleh keberuntungan.

Sementara di Spanyol urusannya jadi lain. Warna merah diartikan sebagai unsur yang punya stimulus kuat. Tak heran kalau kamu sering melihat aksi matador yang ‘bermain’ dengan banteng, pasti tak asing dengan kain warna merah yang dipakai matador untuk menarik perhatian banteng.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa warna merah? Sebagian menjelaskan warna ini dipilih untuk menyamarkan jika terjadi sesuatu dengan si matador yang mengakibatkan terluka.

Namun di samping itu menurut sains, sejatinya hewan ternak seperti banteng memang hanya bisa mengenali warna-warna terang seperti merah, hijau, dan biru. Dari ketiga warna tersebut, warna merah yang paling kuat. Dalam penelitian lainnya menyebut, kendati banteng bisa saja ‘marah’ saat diberi stimulus dengan warna yang lain, tapi daya serangnya akan lebih kuat kalau dipancing memakai benda yang berwarna merah. Hal ini bahkan sudah dibuktikan oleh peneliti asal Spanyol, José M. R. Delgado, dari Yale University.

Laki-laki pun Akan Terlihat Lebih Menarik Kalau Pakai Warna Merah

Okay, Bung, ada cara mudah untuk terlihat lebih menarik tanpa usaha lebih. Gunakan saja warna merah! Sebab berdasarkan penelitian terbaru dari Journal of Experimental Psychology, badan sixpack dan tatapan tajam memang membuat perempuan jatuh hati, tapi laki-laki yang berani tampil dalam busana berwarna merah pun ternyata dinilai atraktif bahkan bisa membangkitkan gairah seksual perempuan lho!

Menariknya, para peneliti mengungkapkan, dalam benak perempuan saat melihat laki-laki tampil dalam busana berwarna merah menandakan kalau laki-laki tersebut mapan, kariernya bagus, dan gajinya besar. Hal ini didasari karena sebenarnya warna merah pun diasosiasikan pada tubuh yang sehat dan jiwa yang tentram, bahkan juga serta simbol kejayaan. Lihat saja, kalau ada acara bergengsi pasti para tamu undangan VIP akan berpose di atas red carpet, bukan?

Nah Untuk Para Nona, Kami Para Lelaki pun Sejujurnya Tertarik Dengan Perempuan Beratribut Merah

Sebagian Nona masih ragu menggunakan warna merah? Mari kita bisikan satu rahasia: “perempuan yang menggunakan warna merah terlihat lebih menarik loh di mata laki-laki”. Ini bukan omong kosong. Kembali lagi soal stimulus, penelitian Adam Pazda, seorang psikolog sosial asal University of Rochester di New York mengklaim bahwa perempuan yang mengenakan busana warna merah dianggap punya daya tarik tersendiri dan terlihat lebih seksi.

Bahkan jauh sebelum penelitian ini dibuat, sebuah lagu berjudul The Lady in Red milik Chris de Burgh bisa sedikit menjelaskan kenapa laki-laki suka melihat perempuan berpakaian merah. Menurut Pazda ditemukan kalau warna yang dipilih perempuan ternyata memang menentukan penilaian lawan jenis terhadap dirinya. Saat perempuan memakai warna merah, biasanya pihak laki-laki akan tertarik secara seksual.

Atribut Warna Merah Tak Cuma Soal Pakaian

Ketika bicara soal atribut, ini tak dimaksudkan hanya soal pilihan busana ya. Karena istimewakan dirimu melalui warna merah bisa dilakukan lewat beragam hal. Ambil contoh misalnya kendaraan yang digunakan sehari-hari. Kita bisa melirik warna baru dari Yamaha New Fino 125 Blue Core varian Grande yaitu warna Luxury Red.
Merahnya tak sekedar merah. Karena pilihan warna merahnya sangat unik. Berbekal matte colour, merah yang disematkan pada motor ini menjadi nuansa eksklusif. Nampaknya merah macam warna Luxury Red ini yang dibicarakan dalam penelitian di atas tadi. Apalagi warna matte tersebut berpadu apik dengan jok bertipe double seat yang berdesain berkelas. Sementara dari depan, cover berwarna merahnya tampak stylish dengan lampu LED yang juga elegan.

Tak cuma urusan tampilan yang bikin penasaran. Mesin Blue Core yang disematkan pada motor ini diklaim 50% lebih irit. Apalagi motor ini juga sudah punya fitur indikator irit bahan bakar untuk berkendara lebih ekonomis dan aman.Tentunya makin lengkap dengan fitur stop & start system yang membuat mesin mati saat berhenti 5 detik dan otomatis menyala kembali jika gas diputar.

Asiknya lagi motor ini sangat praktis. Ban tubelessnya yang lebar membuatnya lebih nyaman dikendarai karena tidak mudah oleng. Dan ketika menghadapi turunan atau tanjakan, Smart Lock System akan membantu mengunci rem agar tak dirundung was-was motor akan meluncur. Sementara, ketika mencari motor di tempat parkir, cukup tekan sekali Advance Key System-nya untuk menemukan Fino-mu dan tekan lebih lama untuk membuka penutup kuncinya.
Dengan kombinasi warna dan fitur macam itu, para perempuan yang menggunakan motor merah satu ini dijamin akan bikin mata kami para lelaki melirik. Penasaran sama motor satu ini? Yuk simak detail lengkap Yamaha New Fino 125 Blue Core di sini!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top