Lebih Keren

Hati-hati Dalam Bercanda dan Bersosial Media, Karena UU ITE Siap Menjerat Siapa Saja

Mentang-mentang di dunia maya, banyak orang merasa aman-aman saja apabila bertindak sebagai keyboard warrior, dengan menghina, menyebar kebencian, mengancam sampai menyebarkan informasi bohong.

Selain beberapa hal yang kami sebutkan. Kasus prostitusi online yang belakangan ini marak dibicarakan, konon katanya dapat dijerat dengan UU ITE. Dari mulai si artis ibukota, mucikari sampai penyewa jasa dapat dijerat dengan pasal ini.

Di luar itu semua, penggunaan media sosial memang harusnya berakar kepada nilai sosial yang berlaku. Kalau tidak berhati-hati jangan heran kalau mereka bisa mendekam di penjara suatu saat nanti karena dijerat UU ITE.

UU ITE sendiri disahkan pada era pemerintahan Susilo Bambang Yuhdoyono pada tanggal 21 April 2008. Dan ini beberapa hal yang dapat membuat bung dipenjara karena UU ITE.

Melakukan Pencemaran Nama Baik

Meskipun bung tujuannya bercanda, jangan sampai bercanda dengan orang yang salah, sekaligus jangan membercandakan sesuatu hal yang keterlaluan. Karena bercanda yang berlebihan dengan membongkar aib dengan mengundang gelak tawa adalah hal yang tidak pantas untuk diterima.

Bisa jadi bung akan dijerat oleh UU ITE. Salah satu kasus pencemaran nama baik di media digital adalah tentang kasus #KoinUntukPrita karena dianggap telah mencemarkan nama baik sebuah ruma sakit. Pasal 27 UU ITE ayat (3) yang membahas tentang pencemaran nama baik di media digital, paling banyak digunakan untuk mencerat pelaku pencemaran nama baik via digital.

Melakukan Penyebaran Berita Bohong

Berita hoax juga kerap berseliweran di timeline sosial media. Mulai dari kasus Politisi dan aktivis, Ratna Sarumpaet yang mengaku dianiaya padahal operasi plastik. Sampai menyoal soal pemilu yang mengatakan tujuh kontainer surat suara telah terisi. Atas dasar kasus seperti itu, tentu bisa bung jadikan pelajaran. Untuk selalu kritis akan setiap berita, jangan sampai menjadi rantai penyebar berita hoax bung. Karena jelas saja itu akan menjadi boomerang bagi bung sendiri.

Body Shaming

Body Shaming adalah istilah untuk mengejek atau mencela fisik orang lain.  Kalau kasus baru-baru ini, dua orang aktor senior, Anjasmara dan Ussy Sulistiawaty, baru saja melaporkan haters yang dianggap telah mengolok-olok keluarga mereka dengan perkataan tidak pantas ke arah bentuk fisik di Instagram. Lewat UU ITE para pelaku body shaming dapat terancam penjara empat tahun dan denda tidak tanggung-tanggung yakni Rp 750 juta.

Melakukan Penyebarluasan Video Porno

Salah satu kenakalan dari kaum adam biasanya adalah kerap berbagi video porno. Konten-konten negatif seperti itu dapat membuat bung terjerat UU ITE. Berkaca dari kejadian beberapa tahun lalu, di mana melibatkan beberapa musisi dan artis layar kaca. Dari kasus tersebut banyak menuai pro dan kontra tentang siapa yang menjadi korban dan pelaku. Meskipun begitu, tetap saja sang laki-laki sang musisi tersebut dijadikan tersangka.

Sedang Hangat Dibicarakan yakni Prostitusi Online

Banyak yang mengira kalau prostitusi online aman terkendali dan tidak terdeteksi. Ternyata tidak demikian bung. Melihat kejadian lalu yang melibatkan Vannesa Angel sebagai tersangka. Lewat kasus ini, kembali membuka bahwa UU ITE dapat menjerat siapun yang melakukan prostitusi online.

Bagi bung yang berkelakuan nakal dan kerap jajan alangkah baiknya hilangkan kebiasaan ini. Karena ini akan membawa bung ke jurang kehancuran rumah tangga dan juga bahaya penyakit, selain dapat terjerat UU ITE.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

iPhone dan Huawei Bersorak Karena Jadi Ponsel yang Paling Jarang Rusak

Kalau bung pemakai iPhone dan Huawei dan merasa awet, itu bukan perasaan bung saja. Karena sebuah riset yang dilakukan oleh Harris Interactive mengatakan dua merek ponsel tersebut jarang rusak dan membutuhkan perbaikan selama dua tahun masa garansi.

Harris Interactive sendiri melakukan Riset dengan cara meneliti terhadap seluruh merek yang membutuhkan perbaikan dan klaim garansi selama dua tahun pertamanya. Sesungguhnya ada tiga besar merek namun yang satu lagi adalah Honor yang notabene dibuat oleh Huawei.

Kesimpulan dari penelitian ini mengatakan kalau iPhone dan Huawei merupakan merk ponsel yang jarang rusak saat masa garansinya belum habis, yang normalnya berlangsung selama dua tahun sejak pertama dibeli. Di sisi lain dalam riset  juga ditemukan fakta kalau di era sekarang rata-rata kepemilikan ponsel mencapai tiga tahun. Hal ini adalah ketakutan yang dilakukan industri ponsel karena para pengguna bakal jarang membeli ponsel teranyar.

Lantas apa alasan para pengguna memakai ponsel yang sama selama tiga tahun? usut punya usut hal ini dikaitkan dengan meningkatnya masa penggunaan dan kepemilikan ponsel yang disebabkan oleh kebanyakan kontrak dari operator selulur untuk membeli ponsel yang baru, yang masa durasi mencapai dua tahun. Tidak sampai di situ, ponsel masa kini juga masih layak digunakan dibanding ponsel sebelumnya.

Alhasil para pengguna bakal dua kali berfikir untuk membeli ponsel teranyar karena ponsel yang lama masih layak untuk digunakan.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

WhatsApp Bakal Bermandikan Fitur Baru yang Membuat Chatting Makin Seru

WhatsApp bakal melakukan gebrakan untuk mengembangkan fitur baru seperti mode gelap dan kehadiran iklan dalam bagian status. Dilansir dari IndianExpress.com ada sejumlah fitur yang terkonfirmasi dan ada juga fitur yang dalam fase uji coba. Yang jelas fitur-fitur ini bakal mermaikan aplikasi chatting kalian nanti. Penasaran?

Agar Dapat Keuntungan WhatsApp Dipasangi Iklan

Lewat saudara tuanya, Facebook, mengkonfirmasi bahwa iklan akan masuk pada WhatsApp di tahun 2020. Tepatnya di bagian WhatsApp stories sebagaimana iklan bermunculan pada Instagram stories. Keberadaan iklan terindikasi akan menjadi penghasil uang terbesar layanan pesan instan.

Dark Mode

Mode gelap sudah digarap oleh WhatsApp untuk memberikan tampilan yang berbeda. Mode gelap ini seperti dilaporkan dari WABetainfo, akan diluncurkan dan segera disebar pada pengguna Android. Nantinya mode ini juga akan menyusul dapat dipakai di iOs.

Mengkoneksi dari WhatsApp ke Facebook Story

Perihal apdet menggunakan gawai sudah menjadi suatu kebiasaan para pengguna. Untuk itu WhatsaApp coba memudahkan bagi para pengguna untuk dapat mengkoneksi status whatsapp ke facebook story. Nantinya  akan ada tombol baru yakni “Add to Facebook Story” dalam WhatsApp. Sayang perihal hal ini masih berbentuk beta dalam android.

Share Kontak via Kode QR

Fitur yang satu ini masih dalam tahap beta sama seperti Dark Mode. Yakni fitur ‘Share contact via QR Code’. Nantinya dengan fitur ini para pengguna WhatsApp dapat menghasilkan kode QR yang berisikan rincian kontak. Yang tentu saja dapat dibagikan, proses pembagiannya pun dalam bentuk terenkripsi mirip fitur serupa di Instagram.

Lewat WhatsApp Pengguna Juga Dapat Membuka Link

WhatsApp nantinya bakal memudahkan seseorang dalam membuka sebuah link yang ada di dalam chat tersebut. Dilansir dari WABetainfo nantiya aplikasi chatting ini seolah memiliki aplikasi browsing seperti default browser pada smartphone.

Menelusuri Gambar Dengan Otentik

Fitur yang satu ini dapat menelusuri gambar dengan otentik dalam browser di aplikasi WhatsApp. Seperti meng-upload ke Google dengan fitur search by image. Lewat hasil ini akan terbuka dan memperlihatkan hasil pencarian gambar yang sedang bung kulik.

Mengatur Privasi Grup

Pengguna WhatsApp tidak lagi bisa sembarangan mengundang seseorang untuk masuk grup, karena ada pengaturan lebih jauh terkait undangan masuk grup. Pilihan ‘nobody’ akan membuat pengguna akan menemrima link undangan lebih dulu dari siapapun yang mau memasukkannya ke grup.

Peredaran Hoax Dapat Diatur

Hoax biasanya menyebar karena menjadi pesan berantai, WhatsApp akan mulai melabeli mengenai pesan terusan atau forward chat yang menjadi salah satu cata aplikasi chatting ini membendung peredaran hoax pada platformnya. Dengan cara sebuah chat yang sering di-forward akan mendapatkan label “frequently forwarded message”.

Admin Sebuah Grup Dapat Membatasi Chat yang Sering Di-Forward

Seperti namanya, fitur ini akan membuat admin sebuah grup dapat membatasi chat yang sudah keseringan di forward. Guna mengatur sirkulasi hoax akan tidak kian melebar dan membuat kisruh suasana.

Tersedianya Katalog WhatsApp Business

Lewat konfrensi Facebook F8, bakal diumumkan kalau WhatsApp bakal mempunyai fitur katalog bisnis yang diakses lewat WhatsApp business. Dalam sebuah acara Facebook Marketing Summit baru-baru ini, diumumkan kalau pula bahwa katalog produk WhatsApp akan diintegrrasikan dengan katalog Facebook Business Manager yang ada saat ini.

Pengguna Bakal Dibatasi Untuk Melakukan Screenshot

Saat ini otentikasi sidik jari sudah disebar WhatsApp ke iOS dan sedang diuji fiturnya pada android. Nah, di lain hal WhatsApp juga menguji fitur lain yang memblok pengguna untuk melakukan screenshoot saat otentikasi sidik jari aktif.

Doodle UI dan Emoji Terbaru

Doodle UI akan diperkenalkan oleh WhatsApp untuk membagikan media. Stiker akan dikelompokkan menjadi dua favorit dan kategori sehingga pengguna dapat mencari stiker yang diinginkan dengan mudah. Fitur pencarian stiker, antarmuka ini membuat pengguna bisa menaruh stiker di atas foto, video dan GIF seperti di Instagram Stories. Kemungkinan Emoji yang lama akan tergantikan.

Preview Stiker di Notifikasi

Nantinya para pengguna tak mesti lagi membuka layar chat untuk melihat kiriman sticker karena ada fitur “Sticker Notification Preview”. Stiker juga akan bisa diintip lewat notfikasi sebagaimana halnya pesan teks maupun emoji. Saat ini layar notifikasi akan memperlihatkan tulisan stiker di notifikasi saat mendapat kiriman stiker di chat maupun grup.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Nasib Merana Bung yang Pengguna HP Huawei

Para pengguna gawai merk Huawei pasti sedang merana. Pasalnya beberapa pihak telah menyatakan memblokir produk asal Cina tersebut seperti yang dilakukan Google dan Android, menyusul kebijakan terbaru dari pemerintah Amerika Serikat. Dampaknya Huawei tidak bisa lagi menggunakan beragam layanan yang diberikan Google, sepeti Android, Playstore sampai Youtube. Lantas apa yang dilakukan oleh Huawei?

Huawei sendiri, nampaknya telah siap siaga apabila hal ini terjadi. Bulan Maret 2019 lalu Huawei mengumumkan kalau mereka sedang mengembangkan sistem operasi sendiri guna menggantikan Google Android dan Microsoft Windows.

Kita telah bersiap-siap untuk memiliki sistem operasi sendiri. Jika suatu saat tidak menggunakan sistem ini (Android dan Windows), kita sudah siap,” ujar Richard Yu, selaku CEO Huawei.

Generasi Terbaru Huawei Tidak Memiliki Akses Android

Mengenai nasib dari pengguna Huawei terhadap Android, ternyata memiliki dampak pada generasi Huawei berikutnya. Hal ini sudah ditanyakan langsung lewat akun twitter resmi @Android. Cuitannya pun berbunyi Google mengatakan bahwa Google Play dan pengamanan lewat Google Play Protect akan tetap berjalan pada perangkai Huawei yang sudah ada. Sedangkan generasi atau versi selanjutnya, layanan umum milik Google seperti Google Play Store, Gmail dan Youtube sudah tidak dapat dinikmati.

Google Samakan Suara Untuk Tidak Kerjasama Dengan Huawei

Berhenti kerjsama dengan Google adalah sesuatu yang sulit dibayangkan bagi sebuah perusahaan teknologi. Huawei sekarang sedang merasakan dampaknnya. Penghentian kerjasama yang dilakukan Google sampai kepada suplai hardware dan software. Meskipun begitu Huawei yang sudah dirilis dengan Google Aps, alhasil masih dapat menggunakan layanan Google termasuk Play, Store, Fitur keamanan sampai Google Play Protect.

Kedepannya Huawei akan menggunakan versi publik dari Android yang tersedia lewat lisensi open source, dengan adanya AOSP atau Android Open Source Project tanpa ada tambahan dari Google. Diyakini penjualan Huawei akan menurun besar, apalagi dengan tidak adanya layanan Google yang memang sudah menjadi kebutuhan setiap pengguna smartphone.

Ambisi China Menjadi Pemain Global Bidang Teknologi

Sebagai salah satu negara yang memiliki kekuatan berpengaruh, China menyatakan ini menjadikan pemain global di bidang teknologi lewat sebuah program yang diberi nama “Made In China 2025”. Lewat program ini semangat para pengusaha lokal pun terdorong untuk meningkatkan inovasi khususnya dalam industri teknologi.

Dalam laporan yang dikutip dari Reuters, Huawei sudah meningkatkan dana untuk penelitian dan pengembangan yang mencapai angka $20 juta. Nilai tersebut hampir menyaingi Amazon $22,6 juta. Dan sekitar 80 ribuan karyawan atau 45% dari total pekerja ditempatkan pada bagian R&D beragam segmen, seperti sistem operasi, chipset sampai database AL.

Memang  Sedari Awal Kedua Negara Ini Sedang Perang Dingin

Ketegangan kedua negara ini memang terbilang sudah terjadi sekian lama, bahkan pemblokiran Huawei sudah menjadi wacana sejak tahun lalu oleh Amerika. Di China sendiri produk buatan Amerika terbilang masih kurang populer atau bahkan diblokir dibanding buatan dalam negeri. Sebut saja Weibo, sebagai pengganti Facebook, Baidu pengganti Google Search dan beragam layanan digital lainnya.

Selain itu China merupakan negara dengan kepadatan penduduk nomor satu di dunia, alhasil tidak mungkin kalau sistem operasi baru buatan Huawei bakal jadi pesaing baru Android. Bahkan saat ini, Huawei menempati posisi kedua dalam penjualan smartphone di dunia.

Kecurigaan Para Petinggi Terhadap Produk Smartphone Asal China

Kami memiliki kekhawatiran mendalam perihal risiko membiarkan perusahaan atau badan apa pun milik pemerintahan asing yang tidak berbagi nilai-nilai kita yang miliki untuk mengambil posisi berkuasa pada jaringan telekomunikasi kita,” ucap Direktur FBI Christopher Wray dilansir CNBC.

Tidak hanya petinggi FBI, CIA, dan NSA Kompak dalam menyuarakan ketidakpercayaan mereke terhadap dua produk asal Tiongkok tersebut. Hal ini disampaikan langsung di hadapan Senate Intelligence Committee (Komite Intelijen Senat).

Dan memberikan rekomendasi pada rakyat AS tidak memakai produk-produk dicurigai. Hal itu ditenggarai adanya kecurigaan potensi memodifikasi atau mencuri informasi untuk kepentingan jahat, serta dalam melaksanakan spionase.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top