Otomotif

Evolusi Panjang Si Motor Bebek Paling Membahagiakan

Berdasarkan survei “Indeks Kebahagiaan Berkendara” yang digelar OTOMOTIFNET.COM, Suzuki Satria F150 ditempatkan sebagai motor bebek 150cc paling membahagiakan saat dikendarai. Wajar jika motor satu ini meraih penghargaan tersebut. Karena sejak kelahirannya, Satria memang terus melakukan evolusi untuk mengikuti tuntutan konsumen dan perkembangan jaman.

Motor yang masuk kelas hyper underbone ini memang bisa dibilang pionir dalam beberapa bidang. Meski masuk kelas bebek, namun satria boleh bilang jadi salah satu idaman yang dilirik para kaum adam. Yuk kita simak perkembangan Satria dari jaman ke jaman.

Satria 120S 1997 – 1999, Pionir Mesin Tegak

Yup, pada masa itu Suzuki menamai varian sang kuda besi dengan nama Satria 120S. Berbeda dengan motor bebek kebanyakan yang beredar di tahun itu. Satria menjadi satu-satunya motor bebek yang menggunakan mesin berkonfigurasi tegak. Tepatnya tegak 50 derajat berkapasitas 120cc 2 tak.

Mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga hingga 13 DK yang disalurkan melalui transmisi 5 kecepatan. Rangkanya menganut SCAF dengan suspensi sudah mengadopsi tipe monoshock. Dengan model yang sangat berbeda dari motor bebek kebanyakan, Satria bisa langsung mencuri perhatian pecinta otomotif.

Satria 120R 1998, Penyempurnaan Transmisi 6 Percepatan

Hanya berselang setahun setelah satria 120S, Pabrikan motor suzuki kembali meluncurkan satria tipe baru dengan embel-embel 120R. Ini merepukan versi penyempurnaan dari sebelumnya. Transmisinya menjadi bertambah dari 5 ke 6 percepatan. Dengan menggunakan kopling tangan perpindahan giginya juga berkonfigurasi seperti motor sport. Gigi 1 ke depan dan gigi 2 sampai 6 ke belakang.

Suzuki Satria 120 LSCM 2004-2005 Dominasi Tampilan Yang Makin Sporty

Di versi ketiga ini terjadi perubahan besar. Didatangkan langsung dari malaysia, tampilan Satria berubah total. Penampilan bodynya lebih membulat dengan lampu depan yang meruncing dan terlihat agresif. Wajar jika kemudian pecinta otomotif menyebut seri ini dengan nama Staria Hiu sesuai tampilannya.

Suzuki Satria F150 2004 Kembali Merajai Di Era 4 Tak

Di tahun 2000-an motor bermesin 2 tak agak meredup pamornya. Tak maau tinggal diam, Suzuki banting setir ke mesin 4 tak untuk mempertahankan tahta sebagai jawara motor bebek performa tinggi.

Ditunjuklah Suzuki Raider asal Thailand yang diimpor ke Indonesia untuk menyandang nama Satria F150. Menggunakan mesin 150 cc DOHC 4 katup, 6 percepatan. Terobosan lainnya adalah dengan menggunakan pendingin radiator yang belum umum ditemui di motor beebek pada era itu.

Selain nama, beda raider dan satria terletak pada fairing alias penutup mesin di bagian samping. Versi rakitan dalam negeri alias CKD sendiri baru muncul di tahun 2005. Perbedaannya dengan versi CBU, satria baru ini sudah dilengkapi stater electric.

Suzuki satria Fu 150 2008 Makin Gahar Dengan Lampu Model GSX

Selanjutnya adalah satria generasi ke enam yang di produksi PT suzuki indomobil sales . seri suzuki satria fu 150 ini terkena penyegaran yaitu dengan pembaruan desain pada headlamp alias lampu depan yang mirip dengan Suzuki GSX-R Series. Mesinnya sendiri sudah di sematkan dengan fitur Suzuki Drive Mode Switch atau lebih di kenal dengan S-DMS.

Model ini terus bertahan hingga pada tahun 2013 kembali mengalami perubahan besar. Terutama pada batok lampu yang lebih lebar. Sementara bodynya sendiri menjadi lebih ramping.

New Suzuki Satria F150 2015 Eranya EURO 3

Pada tahun 2015 silam pemerintah mengeluarkan regulasi baru dimana semua pabrikan otomotif harus membuat motor dengan standar lolos uji emisi EURO 3. Berkaca dari peraturan ini Suzuki merilis satria Fu 150 dengan mesin yang lebih ramah lingkungan tapi tetap bertenanga

Tampilannya sendiri mengalami facelift dengan sedikit perubahan yakni pada headlamp yang lebih meruncing dan terlihat padet tak melebar seperti sebelumnya. Striping baru dengan tulisan “Satria” lebih besar.Pewarnaan velg ngejreng pada versi SE ada dua warna yaitu Merah dan Gold. perubahan berikutnya Terjadi pada knalpot yang lebih runcing nan mungil. Ouh iya, pengapian juga di update sobs, terbukti dengan hadirnya CDI baru.

All New Suzuki Satria F150 Injeksi (Fi)

Tipe ini lah yang kemarin kembali berhasil terpilih sebagai motor bebek paling membahagiakan hasil survey Indeks kebahagiaan Tabloid otomotif. Salah satu sumber kebahagian ini karena pengendara Satria F150 dapat mengoptimalkan performa setiap fiturnya dengan mudah saat mengendarai Satria F150 yang diklaim sebagai motor bebek tercepat di kelasnya. Hal ini dimungkinkan karena semburan tenaga motor ini bisa mencapai 13,6 KW pada 10 ribu RPM. Sementara torsinya mencapai 13,8 KW pada 8500 RPM. Sistem bahan bakarnya menganut injeksi dengan pengapian standar euro 3.

Tentunya kebahagian ini bisa bertambah karena di varian All new Satria punya 3 warna baru untuk memenuhi gaya hidup anak muda masa kini mulai dari Brillian White, Stronger Red dan Titan Black.

Ditambah lagi 2 warna spesial berikutnya ini juga tak kalah hebatnya. Bagaimana tidak, Titan Black Red dan Metallic Triton Blue, identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar di MotoGP 2017. Sehingga membantumu menunjukkan sisi kejantanan penggunanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas

Suzuki Menggandeng Komunitas Agar Acara Berkualitas

Acara memang tak akan meriah bila tidak diisi dengan kelompok yang sumringah. Salah satunya komunitas motor yang hadir di acara Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di international Circuit Sentul. Sebanyak 63 klub turut berkontribusi dan bekerjasama dengan Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Dengan tema “Born To Ride, Live To Rock’, SIS mengajak seluruh bikers Suzuki untuk tetap kompak sekaligus bersemangat. Terbukti komunitas yang hadir menstimulus acara menjadi berkualitas dengan keriuhan sekaligus aksi mereka dengan ekspresi bersama tunggangannya.

Tidak hanya klub motor atau komunitas Suzuki saja yang turut serta dalam acara ini sebanrnya tapi secara pengunjung umum. Diperkirakan ada 3.000 bikers yang datang dan memadati sentul tidak hanya untuk berkasi dan berkspresi. Tetapi acara ini juga menjadi ajang silaturahmi.

Dari berbagai kota tetap menyempatkan untuk datang pada acara jambore ini. Berbagai model motor keluaran satria melebur menjadi satu menjadi satuan yang murni tanpa dicampur.

Seperti Pak Tugimin, yang datang bersama komunitas GSX Tanggerang Kota. Ia mengaku jalan pagi-pagi buta untuk menghadiri acara Jambore lantaran menjadi ajang pertemuan yang jarang dilakukan komunitas yang tidak terjangkau jaraknya.

Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department mengatakan bahwa semangat para bikers tentu menjadi pelecut bagi PT Suzuki Indomobil Sale seperti yang dikatakan Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department.

“Awal tahun ini kita tunjukan kekompakan dan kekuatan bersama lewat kolaborasi Suzuki dengan puluhan komnunitas motor Suzuki. Seluruh konten yang diadakan di Suzuki Bike Meet 2018 merupakan ide dan kreatifitas yang bersumber dari mereka,” ujar Yohan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Baby NMAX Resmi Dikeluarkan Yamaha Guna Menyaingi Pasar Honda

Yamaha nampaknya sedang berniat menggeser pasar Honda di pasaran. Memang tak bisa dipungkiri motor keluaran Honda selalu berada di jajaran atas penjulan di Indonesia. Yamaha sebagai kompetitor tak tinggal diam, setelah mengeluarkan NMAX untuk menjadi pesaing PC, sekarang Yamaha mengeluarkan Lexi untuk menyaingi Vario 125.

Memang keunggulan Vario dikelas matic seperti tidak ada pesaingnya, namun dengan keluarnya Yamaha Lexi nampaknya akan membuat situasi berubah. Yamaha Lexi  atau yang kerap disebut Baby NMAX karena body-nya yang sama namun lebih ramping (sedikit) ini, bakal dibandrol dengan harga 20 jutaan. Lebih lanjut Yamaha Lexi disebutkan sebagai prodak trendi yang menawarkan kepraktisan sekaligus fitur canggih guna menarik pelanggan.

Sederet Fitur Canggih Membuat Pengendara Nyaman Bersama Lexi

Sumber : Antara.com

Bersama Yamaha Lexi, pengendara pasti akan nyaman ketika berkendara. Lantaran beberapa fitur canggihnya memanjakan pengendaranya selama perjalanan. Seperti electric power socket yang membuat pengendara dapat men-charger gawai pintarnya agar tetap terhubung tanpa kehabisan baterai.

Selain itu adanya Smart Key System menjadikan motor ini terkesan mewah dan elegan, ditambah adanya Immobilizer dan Answer Back System yang memudahkan Bung untuk mencari kendaraan di parkiran. Namun untuk fitur ini hanya tersedia di tipe Yamaha Lexi S.

Body-nya Pun Terasa Lebih Ramping Dari Induknya, NMAX

Sumber : Antaranews.com

Guna melengkapi beberapa seri sebelumnya seperti NMAX, XMAX, TMAX dan AEROX 155, Lexi pun diperkenalkan di tahun 2018. Kalau melihat secara mata telanjang dari segi body memang mirip NMAX, namun lebih ramping dan keliatan seksi. Selain itu bobot dari Lexi pun lebih ringan dari pada pendahulunya. Sehingga nyaman untuk digunakan beraktivitas harian terutama bagi Bung yang kerjanya mobile.

Baby NMAX Siap Terjun Ke Aspal Dengan Torsi Merata Di Setiap Putaran Mesin

Sumber : Merdeka.com

Siap meluncur di pasaran tentu Yamaha tidak melepaskan dagangannya begitu saja tanpa kualitas yang mumpuni. Setelah dimanjakan lewat fitur-fitur canggih yang tersedia, untuk urusan mesin juga sama baiknya. Karena motor Yamaha Lexi mengusung mesin Blue Core 125cc LC4v, yang juga dimiliki pesaingnya Vario 125.

Lewat mesin Blue Core 125cc LC4V, dilengkapi dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang membuat torsi merata disetiap putaran mesin sehingga tenaga yang dipacu pun akan maksimal. Itu pun masih dilengkapi dengan Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Memacu Kecepatan Dengan Matang, Tapi Bensin Tetap Irit Untuk Perjalanan Panjang

Sumber : Tribunnews.com

Memadukan mesin berteknologi canggih, VVA, yang mampu membuat kinerja torsi secara maksimal tentu akan berimbas kepada kecepatan dari tunggangan. Jika Bung bergumam dalam hati, “Wah, bensin pasti boros nih!”, santai Bung, karena Lexi memiliki fitur terbaru yang dapat membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih irit.

Sebab, Lexi telah dibekali fitur Stop & Start System yang membuat mesin mati saat berhenti lebih dari 5 detik, seperti saat sedang macet di jalan atau bertemu lampu merah. Tak perlu stater untuk menyalakan kembali. Saat tuas gas diputar, motor sudah dapat kembali beraksi. Fitur ini mengurangi risiko bahan bakar terbuang percuma saat motor sedang berhenti.

Berkendara dengan Lexi jelas lebih irit karena memiliki fitur STOP & START SYSTEM yang membuat mesin STOP/Mati saat berhenti lebih dari 5 detik dan START/Menyala kembali saat tuas gas diputar. Fitur ini mengurangi risiko bahan bakar terbuang percuma saat motor sedang berhenti.

Warna Menarik Tersemat Pada Produk Anyar Yamaha Lexi

Sumber : Tribunnews.com

Desain Lexi yang mewah dan elegan diselaraskan dengan tampilan warna yang atraktif guna menguatkan kesan elegan. Warna matte menjadi pilihan dasar warna di Baby NMAX, seperti Matte Red, Matte Grey dan White. Sedangkan Yamaha Lexi-S memiliki varian Matte Blue, Matte Grey dan Bronze.

Selain itu dengan lampu depan Grand LED membuat Lexi menjadi terlihat berkelas sebagai motor matic, ditambah Digital Speedometer yang modern dan informatif akan memudahkan pengendaranya. Keberadaan lampu Hazzard pun akan meningkatkan keamanan apabila pengendara mengalami mogok atau ban bocor yang berguna sebagai tanda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiring Men

Elders Garage: Pembuat Motor Jokowi Yang Awalnya Tukang Tambal Ban

Penggila modifikasi khususnya Chopper sepertinya masih terkesima ketika Presiden Jokowi memamerkan sepeda motor berwarna emasnya. Dengan menggunakan mesin Royal Enfield 350cc, motor itu dibuat oleh tangan-tangan terampil khas anak negeri.

“Saya baru saja membeli motor hasil modifikasi Chopperland dari bengkel ‘Elders Garage’,” demikian tulisan Presiden Jokowi di akun twitternya ketika itu.

Sontak banyak mata langsung tertuju pada Elders Garage. Siapa mereka dan semewah apa bengkelnya hingga mendapat kehormatan membangun motor milik seorang presiden?

Dulunya Hanya Bengkel Tambal Ban

Adalah Andrianka salah satu yang mengawali kelahiran Elders Garage. Tapi jangan segera berpikir ia mengawalinya dengan bengkel mentereng dan kocek tebal. Angka begitu ia biasa disapa, mengawali membuka bengkel bersama kawan-kawannya.

source:instagram/elders_garage/

Sebuah bengkel bertajuk Krisda motor dibuka di daerah Kebon Jeruk. Sebuah bengkel sederhana shanya seluas 4×4 meter yang menerima service ringan dan terutama tambal ban. Yup, Angka dulu hanya berkutat seputar tambal ban.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Film

Mari Bung Mengenali Motor Yang Ditunggangi Dilan Di Dalam Filmnya

Belakangan ini film Dilan 1990 menjadi perbincangan berbagai kalangan. Terutama anak muda yang kepincut alur cerita cinta antara Dilan dan Milea, buah karya dari novelis Pidi Baiq. Setelah di angkat ke layar lebar, film ini berhasil tembus hingga lebih dari 3 juta penonton. Menariknya, Dilan yang diceritakan sebagai panglima tempur geng motor menaiki sebuah motor lawas. Motor itu adalah Honda CB 100 atau yang dikenal dengan Honda Gelatik.

Sutradara Dilan 1990, Fajar Bustomi mengatakan kalau motor CB 100 yang dipakai shooting ada dua. Satu motor punya dia, dan satunya lagi milik PH Falcon Pictures. Tidak banyak modifikasi dari Honda CB 100 yang digunakan ini, ubahannya pun hanya sebatas sepatbor, knalpot dan nomor plat yang dicopot demi menyamakan dengan karakter Dilan yang badung di era 90-an.

Meski Motor Tua Tapi Akselerasi Masih Muda

Sumber : Fncounter.com

Motor keluaran tahun 70-an ini sudah tak lagi dapat dibilang muda, bahkan beberapa sparepart originalnya bisa dikatakan mulai langka. Meskipun tua tapi untuk soal akselerasi motor ini masih mumpuni lho Bung. Lantaran mesin yang dimiliki sangat bagus walaupun hanya 100 cc, tetapi untuk akselerasi motor ini masih oke kok Bung. Apa lagi kalau Bung mempunyai kocek lebih, motor ini bisa dioprek untuk mendapatkan tenaga yang gahar hingga dapat bersaing dengan motor baru saat ini.

Perawatannya Pun Relatif Mudah Dan Terjangkau Bung

Sumber : Sayonaracycles,com

Meskipun sparepart orisinilnya sukar ditemukan, bukan berarti membuat motor ini sulit dirawat. Malah kebalikannya, dibanding motor klasik atau lawas lain motor ini termasuk dalam kategori mudah dirawat. Jadi Bung yang berniat mencari motor ini agar terlihat badung tapi keren seperti Dilan, tak perlu mengkhawatirkan soal perawatannya. Lebih baik kerahkan tenaga Bung untuk mencari aksesoris bagi motor tua ini saja.

Dibalik Modelnya Yang Klasik Dan Elegan, Honda CB 100 Sangat Mudah Dimodifikasi

Sumber : Kissfmmedan.com

Pasti banyak diantara Bung yang berburu Honda CB 100 lantaran sangat mudah dimodifikasi. Kalau berbicara modifikasi Honda CB 100, banyak jenis yang dapat diaplikasikan pada motor ini. Seperti gaya cafe racer, bobber, jap style hingga beberapa gaya modifikasi lainnya. Semua gaya yang diaplikasikan dapat disesuaikan dengan selera pribadi dari sang penunggang besi tentunya.

Harga Jual CB 100 Pun Tetap Dapat Bertahan Bung, Meski Eranya Sudah Dimakan Zaman

Ketika seseorang membeli sebuah kendaraan, pertimbangannya tidak hanya dari model namun juga dari harga jual. Lantaran harga jual menjadi pertimbangan apabila sang pemilik jenuh dengan tunggangannya. Namun, Honda CB 100 termasuk motor lawas yang harga jualnya tidak turun, beda dengan motor jaman sekarang yang harganya dapat anjlok di pasaran. Apa lagi kalau Bung memiliki motor CB 100 dengan sparepart yang masih orisinil. Otomatis harga jual bisa mahal. Untuk harga CB 100 tahun 1970  saja dihargai 5 juta, sedangkan keluaran tahun 71 dan 72  berada di harga 4,5 juta dan 4 juta. Untuk motor CB 100 yang sudah dimodifikasi bisa mencapai 10 juta Bung.

Lantas Kenapa Dinamakan Honda Gelatik?

Honda CB 100 merupakan motor yang langka di zaman sekarang. Lantaran sudah tidak lagi diproduksi oleh produsennya, Honda. Untungnya mesin yang dimiliki Honda CB 100 sangat kuat hingga dapat bertahan hingga sekarang. Oleh karena itu Honda CB 100 pun dinamakan Honda Gelatik karena keberadaannya yang kini langka.

Gelatik lebih dikenal sebagai jenis burung di areal sawah dan ladang yang suka menyantap biji-bijian, buah dan serangga. Karena perburuan liar dan menyusutnya habitat hidup membuat burung ini sulit ditemukan. Selain itu bentuk dari Honda CB 100 pun diasosiasikan seperti burung gelatik dengan spot warna putih sekaligus kepala (headlamp) berwarna hitam yang merupakan ciri kisah burung tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top