Sport

Duduk Tanpa Etika di GBK

Bukan karena prestasi, tapi megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno memang patut membuat bangga. Bersolek dalam rangka menyambut Asian Game 2018, yang akan di gelar di Jakarta dan Palembang, GBK hadir dengan wajah baru bertaraf Internasional.

Diresmikan bertepatan dengan uji coba laga persahabatan antaran timnas Indonesia dengan timnas Islandia, kemarin Minggu, 14 Januari 2017. Gelora Bung Karno kini mampu menampung 80 ribu penonton dengan fasilitas kursi yang sudah jauh lebih baik.

Namun seusai pertandingan berlangsung, ada hal lain yang justru membuat kita masih bingung. Ya, bingung perihal sikap dari kawan suporter lain yang masih saja kampungan. Bagaimana tidak, selama pertandingan berlangsung beberapa orang yang tertangkap kamera mengangkat kaki dengan santainya.

Ulah Tanpa Etika, Janganlah Bung Bawa Kemana-mana, Apa Lagi Untuk Menonton Bola

Sumber : https://www.instagram.com/dailyfootballindonesia/

Duduk serampangan bukanlah sesuatu yang baru, tapi kalau Bung sedang duduk di warung kopi. Tapi masalahnya, GBK adalah stadion bola, bukan warung kopi langganan yang bisa duduk sembarangan.

Beberapa kawan berujar ini mungkin masih wajar, tak perlu dibesar-besarkan. Tapi Bung perlu menjaga aturan. Wajah baru dari GBK ini haruslah diimbangi dengan manusia yang mengisinya, apa tak malu stadionnya sudah mewah tapi kelakuan penontonya masih saja tak berubah?

Kami rasa Bung paham, dari banyaknya foto-foto yang beredar di sosial media dua hari terakhir. Posisi duduk mereka memang cukup memprihatikan. Mulai dari berdiri menginjak badan kursi, hingga duduk di ujung sandaran. Tak heran jika selepas laga minggu kemarin, ada beberapa kursi yang akhirnya rusak.

Tak Bisa Dibendung, Kalau Bung Masih Saja Ngeyel Siap-siap Dibuat Malu

Benar memang, semakin besar stadion tentu semakin besar pula tanggung jawab pengelolanya. Hal itu pulalah yang mungkin sedang jadi tantangan bagi pihak penanggung jawab GBK. Sebab meski sudah ada larangan di sana-sini yang jadi peringatan, para penonton masih saja tak mengindahkannya.

Dan jika masih saja tak jera, saat ini tim pengelola memiliki trik jitu yang akan sedikit membantu untuk mengatasinya. Bung perlu tahu, sekarang GBK sudah dilengkapi fasilitas yang mumpuni, ada sekitar 250 CCTV yang telah terpasang di setiap sisi penjuru stadion. Dengan kamera yang memiliki resolusi hingga 7K, muka Bung akan dipajang di layar utama sebelum dan saat jeda pertandingan berlangsung jika masih saja bersikap tanpa aturan.

Sebab Sikap Bung Jadi Jati Diri Negara, Tak Bosan Dicap Sebagai Suporter Sampah?

Sumber : https://www.instagram.com/dailyfootballindonesia/

Beberapa tahun lalu, pendukung timnas gencar menyuarakan peningkatan fasilitas stadion. Anehnya ketika fasilitasnya sudah berubah menjadi seperti yang diinginkan, ada suporter yang masih saja bersikap tak semestinya.

Kami tak perlu beberkan satu per satu, kiprah buruk yang menjadi sebab akibat dari rusuhnya penonton sepak bola di negara ini. Lalu mau sampai kapan kita tak berubah? Dan tak hanya berlaku pada wajah dari foto-foto yang kini telah tersebar, pertanyaan ini juga ditujukan untuk setiap Bung yang sedang membaca.

Kami rasa duduk tenang menonton laga tidak susah, kalaupun memang ingin berekspresi cukup berdiri. Tak perlu sampai menginjak kursi.

Karena Pemerintah Sudah Berupaya, Saatnya Kita Menjaga

Sumber : https://www.instagram.com/dailyfootballindonesia/

Pemerintah sudah menunjukkan upaya dan perhatiannya, dengan merubah tampilan GBK jauh lebih baik dari sebelumnya. Jika Bung masih belum tahu, biaya dari total keseluruhan pembangunan ini menghabiskan dana 700 miliar rupiah. Nilai yang cukup seimbang dengan fasilitas yang kini bisa Bung rasakan.

Dan tak hanya boleh turut berbangga, harusnya sebagai warna negara yang juga jadi suporter, kita juga wajib untuk menjaga. Dan sejumlah kerusakan yang kini marak beredar dimedia sosial, jadi bukti bahwa tak semua penonton di liga kemarin sudah memahami arti kata menjaga yang sesungguhnya.

Laga Pertama Kemarin Timnas Memang Tak Menang, Tapi Cobalah Jadi Penonton yang Tenang

Sumber : https://www.instagram.com/dailyfootballindonesia/

Mewahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno memang bukanlah sebuah jaminan untuk timnas menang. Sebab pada laga pembuka dengan Islandia minggu kemarin, timnas kita kalah telak dengan skor 1-4. Tiga gol yang dicetak Albert Gudmundsson dan satu gol dari Arnor Smarason, berhasil membawa Islandia memenangkan pertandingan.

Tak boleh patah arang, sebagai suporter yang baik teruslah mendukung dan menonton dengan tenang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas

Suzuki Menggandeng Komunitas Agar Acara Berkualitas

Acara memang tak akan meriah bila tidak diisi dengan kelompok yang sumringah. Salah satunya komunitas motor yang hadir di acara Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di international Circuit Sentul. Sebanyak 63 klub turut berkontribusi dan bekerjasama dengan Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Dengan tema “Born To Ride, Live To Rock’, SIS mengajak seluruh bikers Suzuki untuk tetap kompak sekaligus bersemangat. Terbukti komunitas yang hadir menstimulus acara menjadi berkualitas dengan keriuhan sekaligus aksi mereka dengan ekspresi bersama tunggangannya.

Tidak hanya klub motor atau komunitas Suzuki saja yang turut serta dalam acara ini sebanrnya tapi secara pengunjung umum. Diperkirakan ada 3.000 bikers yang datang dan memadati sentul tidak hanya untuk berkasi dan berkspresi. Tetapi acara ini juga menjadi ajang silaturahmi.

Dari berbagai kota tetap menyempatkan untuk datang pada acara jambore ini. Berbagai model motor keluaran satria melebur menjadi satu menjadi satuan yang murni tanpa dicampur.

Seperti Pak Tugimin, yang datang bersama komunitas GSX Tanggerang Kota. Ia mengaku jalan pagi-pagi buta untuk menghadiri acara Jambore lantaran menjadi ajang pertemuan yang jarang dilakukan komunitas yang tidak terjangkau jaraknya.

Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department mengatakan bahwa semangat para bikers tentu menjadi pelecut bagi PT Suzuki Indomobil Sale seperti yang dikatakan Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department.

“Awal tahun ini kita tunjukan kekompakan dan kekuatan bersama lewat kolaborasi Suzuki dengan puluhan komnunitas motor Suzuki. Seluruh konten yang diadakan di Suzuki Bike Meet 2018 merupakan ide dan kreatifitas yang bersumber dari mereka,” ujar Yohan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kisah

Tak Lagi Bertaji Di Lapangan Sepak Bola, Mantan Pemain Liverpool Menggeluti Video Dewasa

Sepak bola memang tak pernah menjamin semua pemainnya bakal hidup sejahtera. Sepak bola juga tidak pernah memberikan “asuransi” bagi pemainnya selepas pensiun nanti. Tak pelak mungkin ini pula yang membuat Jermaine Pennant, mantan pemain Liverpool, bintangi video dewasa bersama dengan istrinya yang seksi, Alice Goodwin. Pasangan ini mengunggah video ke dua situs dewasa yakni Babestasions.com dan Adultwork.

Dalam video tersebut memang tidak terlihat wajah Pennant karena direkam lewat webcam jadi hanya menampilkan satu sisi video yang hanya memperlihatkan sang istri, Goodwin. Namun, publik mengetahui kalau dia ada di dalam video tersebut karena tato di tangannya, pecinta sepak bola dan pendukung Liverpool pasti bisa menebaknya.

Pennant Masuk Ke Dalam Video Esek-esek Lantaran Karir Terpuruk Sehingga Publik Mencapnya Buruk

Sumber : Youtube.com

Banyak orang yang percaya kalau orang yang berada dalam video tersebut adalah Jermaine Pennant. Tak pelak surat kabar di Inggris pun menuliskan berita tersebut di halaman depannnya dengan alasan tato yang bertuliskan LOVE yang berada di tangannya menjadi bukti kuat kalau itu dirinya.

Namun pemain yang pernah membela Liverpool dari tahun 2006 sampai 2009 membantah mentah-mentah semua tuduhan yang mengarah ke padanya. “Menyebutku bintang porno di halaman depan surat kabar mereka benar-benar lelucon. Masalahnya adalah sejumlah orang akan benar-benar percaya diriku terlibat di industri porno,” katanya kepada Mirror.

Adegan Dibayar Per Menit Menjadi Jawaban Kalau Pennant Adalah Bintang Porno Yang Rumit

Sumber : Youtube.com

Sebagai mantan bintang sepak bola Inggris dan digadang-gadang menjadi masa depan tim nasional, tentu sangat mengagetkan kala Pennant ternyata menjadi pemeran adegan seks. Dan bukan skandal seperti yang dilakukan Dele Alli, melainkan ia tak sungkan mempraktikan adegan seks dengan istrinya secara online.

Dilansir dari Mirror, ternyata adegan yang dilakukan Pennant bersama Goodwin mendapat bayaran layaknya bintang porno lainnya. Mereka dibayar 6 pounsterling per menit atau sekitar 118 ribu rupiah. Tak heran, jika ada seorang fans Liverpool yang kesal ketika mengetahui hal tersebut. “Dia berusaha menutupi wajahnya. Namun, jika Anda mengikuti sepak bola, tato di jarinya tidak terbantahkan lagi,” ungkapnya seperti dikutip dari Mirror.

Apa Yang Dilakukan Pennant Menjadi Aib Bagi Publik Bangau Merah

Sumber : DailyMail.con

Mencuatnya kabar pemain Liverpool yang bermain adegan seks dengan istrinya yang diunggah ke dua situs porno memancing kekecewaan dan kemarahan fans Liverpool. Mereka menganggap pemain yang pernah menjadi bagian Liverpool ini telah menjadi aib dan menciderai nilai-nilai sepak bola, khususnya bagi Liverpool.

Terlebih lagi Pennant pernah berjuang bersama Steven Gerrard dan kawan-kawan di final Liga Champions 2007, walaupun kalah dari AC Milan. “Orang ini bermain di Liga Inggris, bahkan final Liga Champions. Namun dia bukan seorang pria yang Anda harapkan bisa dilihat dalam acara seks berbayar per menit,” ujar fans yang tak disebutkan namanya.

Bahkan Berurusan Dengan Polisi Menjadi Aktivitas Rutin Di Setiap Sesi

Sumber : Goal.com

Pennant bukan sekali ini bermasalah karena sikap dan perbuatannya. Namun ia juga pernah berulah dengan memukul seorang wanita bernama Jenna Timmis di sebuah klub malam. Menurut saksi mata yang melihat kejadian tersebut, Pennant dicerca oleh Jenna sebagai laki-laki yang tidak bertanggung jawab.

Setelah kejadian tersebut Pennant yang dalam kondisi mabuk menabrakkan BMW dalam perjalanan pulang ke kediamannya. Pennant memang memiliki masalah dengan alkohol, seperti pada tahun 2007 ia ambruk dalam perjalanan dari Malaga ke London setelah 24 jam party non-stop.

Semua Jawaban Ada Di Buku Barunya Yang Berjudul MENTAL

Sumber : TheStraitstimes.com

Pennant akan merilis sebuah buku berjudul MENTAL, di dalam buku tersebut ia akan menjabarkan perjalanan hidupnya. “Hidupku tidaklah sempurna dan bukuku yang akan segera rilis, MENTAL, akan bisa mengetahuinya sendiri tapi aku bukanlah dan takkan pernah jadi bintang porno. Ini patut ditertawakan. Aku pria yang sudah menikah dan tinggal bersama istri dan putri tiriku. Kerisauan utamaku dengan Alice adalah bagaimana pengaruh ini semua kepada keluarga dan teman-teman kami,” katanya.

Karir Jermaine Pennant memang meredup, dan lebih terkenal sebagai pemain pinjaman semenjak bermain di Arsenal. Terakhir kali Pennant bermain sepak bola pada tahun 2017 lalu untuk Billericay Town, yang tampil di kompetisi non-league Inggris.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Bukti Sayang Tak Melulu Berujung Pengorbanan Kok, Melakukan 5 Hal Simpel Ini Akan Membuat Si Nona Merasa Berarti

Ketika menjalin hubungan di umur yang seperti sekarang, tentu bermain-main tak lagi menjadi suatu pilihan. Mungkin Bung juga membenarkan kalimat itu. Sebab merasa sudah tidak ada waktu lagi untuk mencari sesuai keinginan batin, cukup bertemu dengan lawan jenis yang pas, Bung sudah merasa lega. Karena mencari wanita bukan perkara mudah bukan? Bahkan banyak dari mereka yang mengunduh aplikasi dating hanya untuk mencari belahan jiwa.

Kalau Bung sudah benar-benar sayang dengan pasangan, memang banyak hal yang bakal dilakukan. Pengorbanan misalnya. Pengorbanan yang dilakukan atas dasar rasa cinta dengan pasangan, terkadang akan membuat Bung bimbang untuk memilih diantara dua hal yang memiliki prioritas sama. Tetapi rasa sayang tidak hanya soal pengorbanan. Ada 5 hal yang bisa menjadi bukti kalau Bung memang sungguh-sungguh sayang, dengan catatan Bung melakukannya dengan kerelaan.

Bung Tak Usah Malu Untuk Mengucap Rindu Dengan Merdu Pada Si Nona

Sudah jarang bertemu karena terhalang waktu. Mengatur tempat berkencan pun tak pernah bertemu di kata setuju. Kalau Bung sudah rindu, lebih baik ungkapkan dengan merdu. Tidak banyak laki-laki yang dengan mudahnya berkata rindu. Meskipun ke pasangan sendiri, entah karena dasar rasa gengsi atau ingin terlihat misterius. Tapi mengungkapkan rindu dapat membuat si nona tersipu malu Bung!

Si nona akan merasakan bahwa dirinya memiliki peran penting dalam hubungan. Bukan hanya sekedar teman kencan di setiap akhir pekan. Karena sebuah kata rindu menandakan bahwa Bung selalu menantikan kehadirannya. Si nona akan merasa senang dan pasti akan berkata hal yang sama dengan Bung, karena dia juga rindu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

12 Detik Yang Membungkam Sang Gelandang Belia Tim Nasional Inggris

Entah mimpi apa yang menimpa gelandang masa depan tim nasional Inggris, Dele Alli. Lantaran video pornonya tersebar di dunia maya yang membuat namanya eksis dalam pemberitaan beberapa hari belakangan. Sial memang bagi Dele Alli, hal itu justru terjadi kala karirnya sedang menggapai masa puncak seperti sekarang. Di musim ini saja, gelandang tengah berusia 21 tahun ini sudah melesatkan 9 gol, 11 assist dari 33 penampilan bersama Tottenham Hotspur di segala ajang.

Sempat menurun performanya pada bulan Desember lalu ditambah tersebar video seks-nya di dunia maya membuat Alli harus bekerja keras untuk memperbaiki kedua hal tersebut. Baik performa, maupun nama baiknya, adanya kasus ini bisa saja mengancam karir Alli, terutama kiprahnya bersama timnas Inggris. Ada pun video tersebut masih simpang siur kebenarannya, ada yang bilang itu Alli namun tak sedikit juga yang berpendapat hanya mirip saja.

Durasi 12 Detik Mengancam Mobilitas Alli Di Tim Nasional Inggris

Sumber : Sumberbola.com

12 detik durasi yang tersemat dalam video porno yang diduga dilakukan oleh Dele Alli. Video porno tersebut tersebar di dunia maya dan menjadi buah bibir netizen. Video yang memperlihatkan adegan oral seks tersebut diduga dilakukan bersama kekasihnya, Ruby Mae. Meskipun banyak pula yang membantah  karena perbedaan warna kulit antara Ruby Mae dan perempuan di video tersebut.

Kasus ini diduga bakal membuat karir Alli timnas Inggris bakal terancam. Ada pun video ini diambil oleh pihak ketiga yang menurut 9 Sport Pro dilakukan oleh Hector Bellerin yang merupakan punggawa Arsenal.

Ada Dugaan Kalau Suporter Bangau Merah Menjadi Dalang Penyebaran Video Dele Alli

Sumber : Theindependent.com

Setelah beberapa jam usai laga Liverpool melawan Tottenham yang berkesudahan 2-2 di Anfield Stadium. Video porno Dele Alli gencar tersebar di dunia maya dan menjadi konsumsi publik. Supporter Liverpool disangkutpautkan sebagai pelaku penyebaran dengan alasan mereka kesal dengan aksi diving yang dilakukannya hingga membuahkan tendangan penalti.

Tidak hanya yang menyebarkan, namun kelompok supporter yang menjadikan lagu You Never Walk Alone sebagai lagu kebangsaan ini diduga meretas akun iCloud dari Alli sehingga video berdurasi 12 detik itu pun dilihat oleh banyak orang. Dilansir dari Daily Star ia (Dele Alli -Red) akan membawa kasus skandal ini ke ranah hukum sebagai pencemaran nama baik.

Sejumlah Media Inggris Seketika Menghapus Pemberitaan Itu. Kenapa Ya?

Sumber : Asenglish.com

Dilansir dari Daily Star, salah satu direktur Sport PR Company menyatakan bahwa tidak ada bukti otentik yang dapat menyatakan kalau kliennya (Dele Alli -Red) merupakan orang yang berada di video tersebut. Sport PR Company perusahaan yang direkrut oleh Alli untuk menangani kasus ini. Lantaran kasus skandalnya tiba-tiba menjadi santapan renyah.

Setelah kasus ini di bawah ke ranah hukum oleh Alli dan kolega, beberapa media di Inggris mulai menghapus artikelnya. Sport PR Company juga akui sudah melakukan investigasi kasus ini hingga dengan percaya diri mereka menyangkal bahwa sosok dalam video tersebut bukanlah Alli. Adapun tidak begitu jelas apakah Alli berada di dalam video berdurasi 12 detik tersebut atau tidak.

Terlahir Dari Ibu Pecandu Alkohol, Alli Dipisahkan Dengan Keluarganya Demi Karir Sepak Bola Profesional

Sumber : Ghanasoccer.net

Latar belakang Dele Alli ternyata tidak seindah karirnya sebagai pesepak bola. Alli terlahir dari rahim ibu pecandu alkohol yang kerap menikmati vodka dan bir sejak Alli masih kecil. Dalam wawancara bersama The Sun, Denise Alli, sang ibunda, mengatakan bahwa banyak tetangga yang mengeluhkan caranya membesarkan anak sehingga pelayanan sosial menyambangi dirinya. Tapi pihak pelayanan sosial tidak pernah mengambil hak asuh anak dari Denise.

“Itu adalah keputusan saya untuk membiarkan Dele hidup dengan keluarga lain. Saya tahu bahwa itulah satu-satunya cara dia bisa mewujudkan impiannya menjadi pemain sepak bola profesional,” ungkap Denise kepada The Sun.

Karir Alli bermula saat bergabung dengan tim remaja Milton Keynes Dons ketika usianya 11 tahun. Dengan penampilan yang impresif ia tercatat membuat 88 penampilan dan mencetak 24 gol dalam dua tahun setengah penampilannya bersama tim remaja Milton. Momentum emas pun mengetuk karirnya, saat datang tawaran bergabung dengan Tottenham Hotspur pada tahun 2015 dengan nilai 5 juta juta pounsterling.

Jangan Sedih Alli, Tidak Hanya Dirimu Yang Mengalami Skandal Tersebarnya Dokumen Pribadi Seperti Itu

Sumber : Goal.com

Tidak hanya Dele Alli saja yang mengalami skandal seperti ini. Ada pula beberapa nama yang sejak beberapa tahun lalu sudah terjerembab kasus video porno. Seperti Rio Ferdinand, Dwight Yorke dan Mathieu Valbuena. Adapun kasus yang paling gempar, dilakukan oleh tiga punggawa Leicester City di tahun 2015 ketika mengadakan tur pra musim ke Thailand. James Pearson, Tom Hopper dan Adam Smith melakukan pesta seks. Ketiganya sempat pula mengucapkan kata-kata bernada rasis dalam rekaman tersebut. Leicester City yang merasa tertampar dengan kasus tersebut langsung memecat mereka bertiga.

Untungnya hal ini tidak terjadi kepada Dele Alli, meskipun tidak ada bukti sahih kalau video tersebut adalah dirinya. Namun, tidak adanya pernyataan satu patah kata pun menimbulkan dua dugaan. Antara Alli ingin bungkam dan membiarkan pengacara dan Sport PR Company yang mengurusnya, atau memang dia pelakunya serta diinstruksikan oleh pengacara untuk tidak membuka statement kepada media.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top