Lebih Tahu

Di Dunia Balap, Andrea Dovizioso Khatam Bagaimana Rasanya Dihantam Pebalap

Nama Andrea Dovizioso tidak hanya piawai menunggani roda dua tapi paham betul bagaimana rasa dihantam pebalap lain. Menyelesaikan balapan tanpa menyentuh gara finish pun, sudah khatam ia rasakan. Entah kutukan atau takdir tuhan, sepanjang karir-nya hingga saat ini, ia telah merasakan lima kali dihantam pebalap lain! bahkan dengan rekan satu tim sekalipun! lantas tak salah kalau kami bilang ia paham betul bagaimana rasa dihantam pebalap lain.

Minggu lalu, ia kembali dihantam pebalap lain saat melakoni MotoGP seri Catalan. Kali ini Jorge Lorenzo menjadi dalang dengan menabraknya hingga menyeret kedua pebalap lain yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Jadi penonton dipertengahan balap lagi-lagi dilakukan. Rossi dan Vinales mungkin shock dengan kejadian ini, namun kami rasa tidak dengan Dovi.

Ditabrak Rekan Satu Tim di MotoGP Argentina

Tepat tiga musim lalu di gelaran MotoGP Argentina meninggalkan salah satu kekecewaan bagi pebalap berusia 33 tahun. Insiden melibatkan dengan rekan satu timnya di Ducati, Andrea Iannone. Padahal perjalanan balap saat itu sangat manis, apalagi sang raja MotoGp Valentino Rossi berhasil mereka salip.

Ketika memperebutkan posisi kedua dan ketiga, Dovi ditabrak oleh Iannone yang terlalu kencang saat memasuki tikungan. Alhasil keduanya malah menonton Rossi yang melenggang hingga akhir balapan.

Diseruduk Dani Pedrosa di Seri MotoGP Amerika

Kesialan Dovi kedua adalah saat diseruduk Dani Pedrosa saat balapan di seri MotoGp Amerika. Saat itu balapan digelar di Circuit of The Americas (COTA). Awal mula kesialan saat Pedrosa gagal mempertahankan kesimbangan ketika menikung, sehingga menabrak Dovi yang lagi-lagi harus menyelesaikan balapan lebih dulu tanpa menyentuh garis finis.

Untuk Kedua Kalinya Tertimpa Tangga di Argentina

MotoGP Argentina jadi tempat yang memberikan memori buruk bagi Dovi. Dua kali di mana ia harus minggir sebelum balapan usai. Tepat sirkuit Termas de Rio Honda, MotoGP Argentina. Setelah pernah ditabrak rekan setim yakni Andrea Iannone kini ia harus merasakan ditabrak oleh Alex Espargaro kemudian tergelincir di tikungan ke-5. Insiden ini terjadi pada lap ke-15.

Ambisi Dani Pedrosa Membawa Murka Bagi Dovizioso

Masih lekat dalam ingatan saat insiden tahun lalu terjadi di MotoGp Spanyol yang dilangsungkan di Jerez. Andra Dovizioso harus menelan pil pahit kembali setelah terkena imbas ambisi matang dari Dani Pedrosa untuk jadi yang utama.

Bermula dari usaha Dani Pedrosa yang hendak mendahului Lorenzo ditikungan yang saat itu membla Ducati. Sedangkan Lorenzo ingin menyalip Dovi yang mana rekan satu timnya. Lantaran terlalu cepat, Dani Pedrosa gagal melambatkan laju motor dan menabrak Lorenzo. Kemudian menghantam Dovizioso.

Mungkin Dovizioso akan bersabar dan iklhas ke depannya apabila insiden ini kembali terjadi. Tapi kalau difikir-fikir kesabarannya sudah teruji, ya? lantaran jadi korban dari ambisi pebalap lain saat menyalip. Lima kali harusnya sudah cukup baginya untuk merasakan. Namun namanya balapan ini adalah risiko yang harus ditanggung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Dua Jagoan Jalanan Anyar dari Benelli Hadir di GIIAS 2019

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 selalu jadi tempat bergengsi bagi para perusahaan roda dua dan empat, sekaligus menarik bagi pecinta otomotif. Setelah gebrakan dikeluarkan oleh beberapa merek otomotif dari Jepang. Italia pun tak mau ketinggalan. Lewat PT Benelli Motor Indonesia (BMI), perusahaan asal negeri Pizza memamerkan model barunya yakni Leoncino 250 dan model 502 C.

Sumber : Liputan6.com

Varian Leoncino sudah dijual resmi. Bagi bung yang cukup mengenali Benelli pasti tahu dengan model Leoncino 500, kan? Leoncino 250 adalah versi mungil-nya. Basis mesin 250 cc, output power dapat memuntahkan 20 kW pada 10.500 rpm namun didukung dengan satu silinder DOHC. Maklum bagi para pecinta roda dua sangat menginginkan motor dua silinder, apalagi untuk 250 cc.

Desain motor ditampilkan seperti Scramber dengan sentuhan lebih modern. Aplikasi lampu full LED didukung panel layar digital. Pelek nya pun tak kalah modern, menggunakan jenis palang (cast wheel). Ban depan berukuran 110/70 sedangkan belakang 150/60 dengan ukuran 17 inci. Motor ini dibanderol Rp 49,5 untuk kawasan Jakarta.

Sementara model 502 C belum dijual resmi di GIIAS 2019. Kabar-nya motor ini baru bisa dimiliki di tahun 2020. Motor yang didesain ala motor cruiser ini, mengusung konfigurasi dua silinder segaris, DOHC, mampu mengeluarkan tenaga sebesar 35 KW pada 8.500 rpm dan torsinya 45 N, pada 5.000 rpm.

Motor ini keliahtan garang karena memakai ban super besar. Di bagian depan ada ban ukuran 120/70, dan di belakang ada ban berukuran 160/60. Kedua ban tersebut menemani pelek palang dengan diameter 17 inci.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

R U Tough Enough Asia : Ajang Mencari yang Terkuat Dari yang Paling Kuat

Pagelaran mencari orang paling tangguh di Asia hadir kembali lewat program bertajuk ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ 2019, yang tahun ini akan menyeleksi finalis-finalis dari tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, Thailand dan HongKong. Bakal dicari 4 pemenang dari Indonesia lewat public audition yang digelar di Main Attrium, Lotte Shopping Avenue pada tanggal 21 Juli 2019.

Proses seleksi dilakukan dengan cara memberikan berbagai tantangan fisik dan mental. Beragam jenis tantangan mampu menguras keringat dan konsentrasi. Mulai dari burpees, alternate ViPR, berlari zigzag, melewati traffic cone, hingga berayun di hanging board. Proses ini tidak mudah seperti kelihatan-nya, tanpa latihan yang rutin para peserta akan kewalahan.

Persiapan latihan fisik yang stabil, tidak terlalu memaksa sesuaikan kemampuan dan rutin dilakukan tiap hari. Memang kita sebelum ada event, sudah selalu latihan tapi latihan sewajarnya saja,” ungkap salah seorang peserta asal Malang, Hendro Utomo.

Hendro utomo merupakan peserta yang sudah siap untuk menanti pertarugan di R U Tough Enough. Segala macam program latihan sudah dijalankan. Bahkan untuk mengatasi rintangan yang disajikan panitia, ia melakukan pelatihan khusus dengan menguatkan cengkraman tangan.

Latihan kekuatangan tangan, dengan mencengkram batu atau kendi yang beratnya bisa 10 sampai 20 kg. Dengan menahan cengkraman selama satu menit kurang. Efeknya saat rintangan terakhir (hanging board) saya melewatinya lebih ringan,” imbuhnya.

Perjuangan untuk menjadi perwakilan orang terkuat itu sendiri membutuhkan fase. Terlebih banyak peserta yang bagus-bagus memiliki determinasi tinggi untuk mewakili Indonesia di ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ Final Showdown. 

Untuk regional akan dipilih 20 peserta terbaik dan diinterview oleh juri. Kemudian diakhir kompetisi akan dipilih 4 finalis untuk melautkan ke kompetisi kancah internasional dengan grand lrize sebesar USD 15.000 dan mendapat gelat Southeast Asia’s Toughest.

Kami mencari orang-orang tangguh di Asia Tenggara yang nantinya akan kami nobatkan sebagai Southeast Asia’s Toughest dan kami ingin mengajak semua orang yang merasa tangguh untuk berpartisipasi! Ini bukan hanya sebuah kompetisi fisik, tetapi juga mental, dan kami berharap semua peserta tangguh dapat menunjukkan potensi terbaik mereka!,” ujar Betty Tsui, Vice President, Programming of KIX.

KIX, saluran tayangan action entertainment unggulan di Asia, kembali menggelar program ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ 2019 untuk mencari orang paling tangguh di Asia. Program ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ yang juga didukung oleh MNC Vision, pionir TV berlangganan terkemuka di Indonesia.

Program KIX ‘R U Tough Enough’ pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 di Malaysia. Setelah itu, program tersebut diluncurkan di Filipina, Thailand, Singapura dan Indonesia. Di tahun 2018, ‘R U Tough Enough’ menggelar kompetisi regional untuk pertama kalinya di Malaysia dan di tahun 2019 menggelar 4 on-ground events; pertama di Jakarta, Indonesia, kemudian diikuti oleh Bangkok, Thailand pada bulan Agustus, Manila, Filipina pada bulan September dan Final Showdown di Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan November ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Usia Rossi di Yamaha Tak Lama Lagi

Nama Valentino Rossi di dunia balap sudah tidak diragukan. Pebalap kelahiran Italia ini dikenal sangat mahir ketika berada di tikungan. Tak heran, kalau orang sepertinya pernah jadi juara dunia balap motor sebanyak empat kali! Seiring usia berlanjut,  Rossi tak dianggap lagi sebagai senjata Yamaha dalam meraih kemenangan di MotoGP. Menurut kabar, ia tidak akan lama lagi berada di sana.

Performa Rossi tidak konsisten, jadi salah satu faktor kenapa ia akan dikeluarkan dari Yamaha. Belum lagi melihat penampilannya menjelang libur paruh musim kemarin. Semua orang bisa menyaksikan secara jelas kalau Rossi telihat kedodoran. Di seri terakhir MotoGP kemarin tepatnya di seri MotoGP Jerman, tak ada kemajuan yang diperlihatkan.

Lin Jarvis, Direktur Motor Sport Yamaha mengungkapkan keberedaan Rossi. Seolah apa yang diutarakannya  adalah sinyal atau kode bahwa sang legenda tak lama lagi berpisah dengan Yamaha. Meskipun terjalinnya hubungan antara Rossi dengan Yamaha berlangsung sejak 2004.

Pengganti Valentino Rossi sudah ada. Kami tidak akan mempertahankan Valentino Rossi untuk selanjutnya,” kata Lin Jarvis yang dikutip dari Marca.com.

Rossi pernah satu kali berlabuh ke tim lain, Ducati di musim MotoGP 2011-2012. Performa Rossi saat berseragam Ducati sangat buruk, bahkan tidak bersinar. Akhirnya di tahun 2013 memutuskan kembali bersama Yamaha. Kini persaingan berjalan ketat banyak nama muda ingin melampaui sang legenda. Kembali ke Yamaha tak membuat energi gahar-nya kembali sedia kala.

Persaingan dengan pembalap muda. Tapi, bukan berarti Rossi sudah tidak penting untuk kami. Rossi sudah memberikan banyak juara. Bisa saja Rossi akan jadi brand ambasador,” jelas Lin.

Maverick Vinales dan Fabio Quartararo adalah dua pebalap muda andalan Yamaha. Maverick lelbih baik dibanding Rossi di dua seri terakhir. Sedangkan Quartararo tampil mengejutkan di beberapa seri sebelum dan menyikat pole position di babak kualifikasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top