Opinion

Para Nona Manis Bilang: “Cukup Kumis Tipis Saja!”

Nunik Rahmawati

Sebuah penelitian yang digagas di New Shouth Wales terhadap 351 perempuan menemukan fakta bahwa laki-laki yang memiliki kumis (dan juga jenggot) dianggap lebih menarik dari pada yang tidak. Mereka yang punya bulu-bulu wajah ini dinilai lebih jantan dan jauh lebih pantas menjadi ayah dari anak-anak mereka. Maklum karena keberadaan kumis juga dihubungkan dengan tingkat libido seseorang.

(Baca juga: Kumis, Sebuah Trend Yang Tak pernah Habis?)

Itu di Australia, bagaimana di Indonesia? Kami memang tak menggagas penelitian sebesar itu. Yomamen cukup menyambangi beberapa sobat perempuan untuk dimintai keterangan. Berikut hasilnya!

Lusia Dessy

Perempuan yang satu ini tak langsung mengiyakan ketika ditanya suka atau tidak dengan laki-laki berkumis. Menurutnya rasa ketertarikannya sangat bergantung dari ketebalan kumis tersebut. Ia mengaku tak senang dengan kumis yang terlalu tebal.

Dan selain itu ia mensyaratkan kehadiran berewok dan janggut ketika seorang pria ingin menumbuhkan kumis. Dalam perkiraannya model kumis ala David Beckham masih bisa ditoleransi. Lebih dari itu dalam bayangnya langsung melintas sosok Andi Malarangeng.

Perempuan yang penggelut hobi bercocok tanam ini tak begitu setuju jika kumis dikaitkan dengan libido seseorang. Menurutnya masih banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi.

“mungkin ya terlihat lebih laki-laki saja dan bisa jadi terlihat oke ketika di ranjang” pungkasnya cepat.

lusia dessy

Dwina

Agak lebih tegas, Dwina langsung menyebut tidak suka dengan laki-laki berkumis. Menurut perempuan yang aktif sebagai blogger ini, kumis membuat tampilan pria jadi kurang rapi dan tak ramah.

Ia tak sembarangan memberikan alasan. Pasalnya ia berpengalaman punya seorang ayah yang berkumis. Kala itu tak satu pun kawannya berani mendatangi rumahnya karena kesan killer yang ditebar sang ayah lewat kumisnya. Karena itu ia mengaku tak pernah punya pengalaman menjalin hubungan dengan pria berkumis.

“Aku gak suka cowok kumisan. Setiap disebut kumis, yang terbayang dikepala justru papaku” ucapnya.

dwina

Hesti Soeriatanuwijaya

Perempuan satu ini lebih memlih pria tak berkumis. Menurutnya porsi kumis yang salah akan langsung membuat “turn off”. Kendati demikian ada sejumlah orang yang disebutnya memang pantas untuk memiliki kumis. Zac Efron dan Adam Levine disebut perempuan yang berprofesi sebagai penulis ini sebagai contoh laki-laki yang pantas berkumis.

“Dari pengalaman gue sangat jarang sekali laki-laki yang pantas menggunakan kumis” ungkapnya menambahkan

Parahnya ketika kami menyebut kata kumis, tokoh utama yang melintas dikepalanya adalah hitler. Pantaslah jika ia mengaku tak pernah punya pengalaman berhubungan dengan pria berkumis.

(Baca juga: Cara Menumbuhkan Kumis Yang Benar)

Kaitannya dengan libido? Hesti mengaku tak mengandalkan kehadiran kumis untuk mengukurnya. Baginya kesehatan dan gaya hidup justru berperan utama dalam mengukur tingkat libido seorang pria.

Hesti Soeriatanuwijaya

Nunik Rahmawati

Tidak setegas dua perempuan sebelumnya, Nunik mengaku masih bisa menerima kehadiran kumis pada kaum adam. Menurutnya kumis tipis nan menggemaskan bisa membuat pria tampil seksi. Kendati demikian ia punya syarat lainnya, tampilan rambut agak berantakanlah yang membuat kumis tadi bisa diterima.

(Baca juga: Movember: Saatnya Pria Berkumis Perduli)

Namun sejatinya perempuan yang bekerja pada perusahaan teknologi data analis ini memilih pria yang punya tampilan bersih. Karenanya ia mengaku belum pernah menjalin hubungan dengan laki-laki berkumis. Pria yang ia kenal berkumis biasanya tak tahan berlama-lama memilihara rambut di atas bibir itu. Sebagian dari mereka justru mencukur dengan sendirinya tanpa diminta.

Lantas bagaimana sebaiknya kita para laki-laki bersikap? Nunik punya wejangan tersendiri.

“Gimana seharusnya laki2 jika berkumis? jadilah dirimu sendiri. ketika kamu merasa kamu lebih oke kalau punya kumis ya jangan dipotong. kecuali kamu diancam untuk diceraikan hanya gara-gara punya kumis, itu artinya kamu harus berpikir ulang apakah perempuanmu itu pantas untuk dipertahankan apa tidak” tuturnya menutup pembicaraan.

Nunik Rahmawati

3 Comments

3 Comments

  1. Ani Berta

    October 9, 2014 at 11:30 am

    Aku gak suka laki2 berkumis kalau jenggot tipis2 masih ok 😀

  2. keke naima

    September 25, 2015 at 5:35 pm

    saya juga gak suka lihat cowok yang berkumis. Kalau mau cukup tipis aja, lah. Tapi memang ada beberapa laki-laki yang terlihat pantas berkumis. Kalau enggak, malah lucu lihatnya 😀

  3. Sofy Rb

    October 15, 2015 at 11:18 am

    Cowo kumis tipis itu maskulin cowo bangeeeeeed wkwkk bikin ngiler gituuu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Oppo F3 Special Edition Reza Rahadian

Awal Ramadhan dimanfaatkan satu brand gadget ternama, Oppo, untuk memasarkan produk andalannya, Oppo F3 Limited Edition. Kali ini Oppo mengusung Brand Ambassador aktor Reza Rahadian.

Reza adalah aktor yang sukses memerankan tokoh berkarakter Presiden Ketiga RI BJ Habibie lewat film Habibe & Ainun (2006). Reza juga sukses memerankan sosok bos yang menyebalkan dalam film My Stupid Boss (2012).

Produk terbaru Oppo ini diberi nama Oppo F3 Special Edition Reza Rahadian. Oppo  sengaja meluncurkan produk gadget limited edition dengan icon Reza Rahadian karena gadget ini dinilai pas menggambarkan sosok Reza Rahadian yakni, macho. Lihat saja Body Oppo F3 Special Edition Reza Rahadian, dibalut warna black matte. Produk ini diproduksi terbatas, hanya 600 unit.

Keren, begitu kata pas untuk menggambarkan Sleek Metal Body Oppo F3 ini. Desain 5,5 inch dengan bodi compact dengan bezel sangat tipis dan finishing halus dengan sudut membulat, membuat Oppo F3 sangat pas di genggaman dan nyaman digunakan.

Lewat produk terbaru ini, Oppo menghadirkan pengalaman selfie terbaru bagi penggunanya. Untuk pertama kalinya, Oppo F3 menggunakan dua kamera depan, One for Selfie, One for Group Selfie.

Tengok saja keunggulan Oppo F3 yang mengusung kamera pertama 16 MP Beautify Selfie Camera, untuk portrait selfie yang jernih. Juga Double View Group Selfie Camera untuk Group Selfie dengan banyak orang sekaligus dan tentu saja menangkap pemandangan yang lebih luas.

Oppo merancang khusus Double View Group Selfie Camera, yang mampu memotret dua kali lipat lebih luas. Group Selfie menjadi lebih mudah tanpa bantuan selfie stick. Kamera depan ini menggunakan 6 lapisan lensa. Lapisan ini membuat pengaturan cahaya lebih tepat, sehingga tidak terjadi distorsi atau penyimpangan pada gambar, misalnya wajah yang menjadi cembung.

Uniknya, di Oppo F3 ini saat mendeteksi tiga orang atau lebih, maka akan muncul notifikasi yang menyarankan pengguna beralih ke kamera Group Selfie. Meski Double View Dual Selfie Camera ini bekerja secara terpisah, tetapi memberikan experience yang mudah dalam satu interface.

Kehadiran Oppo F3 yang mendapat sambutan baik dari konsumen, membuat Oppo ingin terus memberikan kejutan kepada konsumennya. Termasuk dengan kehadiran Oppo Reza Special Edition, yang akan dijual secara terbatas tersebut. Tak berhenti sampai di sana, setiap para pembeli Reza Special Edition ini juga akan mendapatkan exclusive gift.

Rincian keunggulan produk Oppo F3 Reza Special Edition ini kamera depan 8 MP wide angle, mampu menangkap gambar dua kali lipat lebih luas. Sehingga ber-group selfie menjadi lebih mudah dan praktis. Serta latar pemandangan sekitar pun tetap tertangkap.

Canggihnya, Oppo F3 memasang Flash Touch Access 0,2s. Sensor finger print yang sangat sensitive dan akurat, memudahkan user mengakses Oppo F3 ini hanya dalam 0,2s. Bahkan pengguna dapat menyimpan 5 sidik jadi untuk mengaktifkan langsung 5 aplikasi berbeda.

Untuk jeroan dalannya, Oppo 3 ini mengusung RAM 4GB + ROM 64GB. Sehingga saat melakukan  multitasking, gaming maupun pengalihan antar aplikasi lebih cepat dan smooth. ROM internal luas (yang dapat di-upgrade) untuk menyimpan foto Group Selfie maupun berbagai aplikasi sosial media dan lainnya.

3 Comments

3 Comments

  1. Ani Berta

    October 9, 2014 at 11:30 am

    Aku gak suka laki2 berkumis kalau jenggot tipis2 masih ok 😀

  2. keke naima

    September 25, 2015 at 5:35 pm

    saya juga gak suka lihat cowok yang berkumis. Kalau mau cukup tipis aja, lah. Tapi memang ada beberapa laki-laki yang terlihat pantas berkumis. Kalau enggak, malah lucu lihatnya 😀

  3. Sofy Rb

    October 15, 2015 at 11:18 am

    Cowo kumis tipis itu maskulin cowo bangeeeeeed wkwkk bikin ngiler gituuu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ketika Bingung Memilih Mobil Yang Pas

Terus terang memilih mobil memang bukan perkara mudah. Karena ini berhubungan dengan citra diri yang ingin kita tampilkan. Belum lagi, umumnya budget yang kita keluarkan untuk membeli mobil mengharuskan kita untuk melakukan komitmen jangka panjang.

Lantas bagaimana cara menentukan mobil yang pas untuk kita? Sebetulnya hanya diperlukan sedikit riset dan perencanaan sederhana. Jangan terburu nafsu menentukan pilihan mobil idaman. Yang perlu dilakukan adalah meraba kebutuhan kita dan citra diri kita tak hanya saat ini. Namun juga setidaknya untuk 3 sampai 5 tahun ke depan.

Mobilmu untuk pribadi atau bisnis?

Kita harus menentukan apakah mobil yang kita cari ini untuk kita gunakan pribadi atau untuk bisnis. Kenapa? Karena ego kita tentunya harus sedikit dikalahkan jika memang digunakan untuk bisnis. Tentunya kebutuhannya akan sangat berbeda. Namun kita akan sedikit lebih bebas mengikuti selera jika itu untuk keperluan pribadi.

Menentukan Budget Itu Penting

 

Berikutnya coba kamu pikirkan mengenai budget yang akan dikeluarkaan untuk membeli kendaraan tersebut. Kalau dana bukan menjadi masalah utama, kamu tentunya bisa lebih bebas memilih mobilmu.

Namun jika dana yang akan dikeluarkan sedikit terbatas, tentunya pertimbangan harga mobil jadi penentu. Apalagi seandainya kita tidak membeli mobil tersebut secara tunai, tentunya kita harus memikirkan bagaimana skema pembiayaannya nanti. Berapa cicilan yng harus kita sisihkan tiap bulan. Berhubung kredit tidak hanya hitungan bulan, kamu harus mempertimbangkan pengeluaran sampai 3-5 tahun ke depan.

Pahami Tipe Kendaraan Yang Kamu Butuhkan

Hal penting lainnya adalah memahami jenis kendaraan. Sebab kebutuhanmu tentunya memerlukan tipe kendaraan yang spesifik pula. Misalnya kalau kamu banyak menghabiskan waktu di daerah padat perkotaan, tentunya sangat rasional memilih sedan yang kompak atau tipe hatchback. Sementara jika kamu hobi untuk sedikit bertualang di akhir pekan, mobil SUV terasa jadi pilihan yang tepat.

Kapasitas Penumpang Patut Dipertimbangkan

Kita tak boleh egois hanya melirik kemauan sendiri. Sebab bisa jadi kita bertanggung jawab juga untuk orang sekitar kita atau untuk keluarga. Tentunya pengantin baru yang masih terlibat romansa masih cocok menggunakan kendaraan dengan dua tempat duduk. Tapi seiring hadirnya si kecil, kita membutuhkan kapasitas tambahan ketika mengajaknya naik mobil. Apalagi jika sudah punya momongan lebih dari satu, besar kemungkinan kita membutuhkan mobil berkapasitas 5 orang atau bahkan 7 orang.

Mau Pakai Aplikasi Untuk Mencari Mobil Yang Cocok Untukmu?

Pastinya rumit kalau harus menyambangi dealer satu per satu untuk melihat pilihan mobil yang diinginkan. Karena itu coba sobat Yomamen menjajal fitur Find Me a Car dari auto 2000.

Kita tidak akan dihadapkan langsung dengan jenis-jenis dan fitur mobil. Tapi kita akan dipersilahkan menjawab pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan. Misalnya, salah satu pertanyaan adalah apakah anda perduli terhadap harga atau mengutamakan prestise.

Dengan beberapa kali klik kita akan disuguhkan pilihan mobil yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan kita. Jadi siap menjajal fitur Find Me a Car ini dan menemukan mobil idamanmu?

3 Comments

3 Comments

  1. Ani Berta

    October 9, 2014 at 11:30 am

    Aku gak suka laki2 berkumis kalau jenggot tipis2 masih ok 😀

  2. keke naima

    September 25, 2015 at 5:35 pm

    saya juga gak suka lihat cowok yang berkumis. Kalau mau cukup tipis aja, lah. Tapi memang ada beberapa laki-laki yang terlihat pantas berkumis. Kalau enggak, malah lucu lihatnya 😀

  3. Sofy Rb

    October 15, 2015 at 11:18 am

    Cowo kumis tipis itu maskulin cowo bangeeeeeed wkwkk bikin ngiler gituuu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top