money

Cowok Ganteng Gajinya Pun Ganteng

Menjadi ganteng bagi pria ternyata tak sekedar berfungsi untuk menarik lawan jenis. Lebih jauh dari itu, menarik tidaknya penampilan seorang pria ternyata akan berpengaruh juga pada tebal tidaknya isi kantong.

Sembarang? Ini tidak main-main, pasalnya fakta itu ditemukan dari hasil penelitian yang dilakukan secara resmi oleh Andrew Leigh seorang ekonomon senior dan Profesor bidang ekonomi dari Australian National University.

Penelitiannya menyebutkan bahwa pria yang berpenampilan menarik, berpenghasilan 22 persen lebih tinggi dari pada mereka yang hanya punya penampilan rata-rata. Dan parahnya lagi mereka yang dinilai oleh masyarakat berpenampilan di bawah standar malahan punya gaji yang lebih rendah 26 persen dibanding rata-rata.

Tentunya responden penelitian ini dipilih dari orang-orang yang punya kemampuan dan kapasitas profesional yang kurang lebih sama. Sehingga faktor pembedanya ya cuma soal ganteng tidaknya tadi.

Apesnya lagi bagi kita para pria, penelitian ini menunjukan fakta lain yang tak kalah mengejutkan. Ternyata urusan keren tidaknya penampilan dan hubungannya dengan gaji ini, tidak ditemukan pada wanita. Alias perempuan yang dinilai jelek, gajinya ternyata tak berbeda jauh dengan yang bikin mata laki-laki membelalak karena kecantikannya. Jadi mitos bahwa wanita cantik akan lebih mudah dalam pekerjaannya dan dapat perlakuan spesial justru tak berlaku disini.

Ah itu toh baru satu penelitian, kata mereka yang berpenampilan kurang menarik berdalih! Okay mari kita tengok penelitian lain. Kali ini penelitian Warwick Business School, the University College London and Dartmouth College yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One. Mereka menemukan bahwa, orang yang akan memberikan dan menginvestasikan uangnya, cenderung lebih mendasarkan keputusanya pada penampilan orang yang akan mengelola uangnya itu dibandingkan dengan reputasinya.

Di awal penelitian sejumlah responden diminta untuk memilih siapa diantara “si ganteng” dan “Si biasa saja” yang akan mereka percayai untuk mengelola uangnya. Sesuai dugaan si ganteng memperoleh 15% kepercayaan lebih tinggi dari si biasa saja.

Fakta lebih menariknya justru di kelompok responden berikutnya. Sebelumnya mereka yang masuk kelompok responden kedua ini diberikan bekal mengenai latar belakang si ganteng dan si biasa saja. Dengan sebuah twist bahwa si ganteng itu punya rekam jejak yang sedikit kurang meyakinkan dibandingkan si biasa saja. Toh alih-alih menurun, kepercayaan terhadap si ganteng ini malah meningkat 6% dari yang sebelumnya.

Terus kalau begitu bagaimana nasib mereka yang punya faktor kegantengan di bawah rata-rata? Apa berarti harus mulai mengurut dada pasrah menerima gaji yang lebih rendah 46% dibanding si ganteng tadi?

Tenang dan jangan keburu panik. Di era macam ini, urusan kegantengan itu sesungguhnya tidak melulu melekat secara lahiriah. Menarik tidaknya seorang pria itu lebih dinilai dari caranya berpenampilan dan tidak 100 persen urusan wajah belaka.

Masalahnya sebagian besar pria, khususnya di Indonesia, tidak paham bagaian mana dari penampilannya yang bisa ditingkatkan. Dari kecil kita sudah diajarkan bahwa laki-laki itu pantang bersolek dan berdandan. Wajar jika laki-laki sedikit gagap ketika harus bicara penampilan. Padahal ada hal-hal sederhana yang bisa dilakukan guna meningkatkan daya tarik.

Malahan ada beberapa pria yang memilih bersembunyi dibalik kalimat “saya seperti ini apa adanya”. Tapi apa iya sesederhana itu? Jawabnya tidak! Karena ternyata memilih berpenampilan rapi atau tidak, itu berhubungan dengan keadaan piskologi seorang pria. Mereka yang memilih tampil asal-asalan sejatinya sedang memendam rasa minder karena ia merasa kurang pantas tampil baik.

Kalau begitu sekarang saatnya untuk tampil habis-habisan! Eits, jangan pula terburu nafsu. Karena keinginan tampil menarik ini juga ibarat pisau bermata dua. Ada batasan-batasan tertentu yang harus dipelajari tentang kategori perilaku mana yang tampil rapi dan mana yang sudah kelewat genit. Coba simak bagaimana deretan wanita berikut ini memberi tips kepada para pria.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bagaimana Raline Shah Membuat Matamu Betah Memandang Fotonya

Iya Raline Shah memang cantik dari sananya. Tak perlu kita berdebat lagi. Kalau masih tak percaya coba saja tengok koleksi foto pribadi yang sering diunggahnya di instagram. Tapi, punya paras cantik itu satu hal, selalu terlihat menarik dan tak membosankan di mata laki-laki, itu soal lain.

Nah, soal selalu terlihat menarik wanita kelahiran Jakarta 4 Maret 1985 ini ternyata menyimpan sejumlah trik menarik. Hal yang mungkin malah tak kita sangka sebagai laki-laki. Apa itu?

Kunci Terlihat Cantik Adalah Dengan Tak Terlalu Memusingkan Agar Terlihat Cantik

Kenapa ketika menengok instagram Raline, kamu tak pernah bosan? Karena Aktris yang pernah meraih nominasi pemeran pendukung wanita terbaik di FFI piala citra ini mengatakan, dirinya justru tidak mau tampil dengan gaya yang super cantik dan sempurna ketika ia melakukan selfie. Karena menurutnya untuk penampilan macam itu sudah ada porsi di tempat yang lain.

“Pose-pose yang aku suka itu, pose-pose lucu aja. Soalnya pose-pose cantik sudah ada di iklan, di tv, dan media-media yang lain” tutur Raline.

 

Jadi kita tak melulu melihat pose yang macam di majalah atau televisi kalau melihat instagramnya. Bisa jadi ada fotonya yang dengan raut “jelek” atau sedang melakukan hal seru lainnya.

Sendiri Saja Raline Cantik, Apalagi Ketika Foto Bersama Orang Lain

Tentu saja Raline cantik ketika berselfie, namun yang membuatnya tak terlihat membosankan karena ia juga gemar mengambil Wefie, alias foto beramai-ramai. Artis cantik lulusan National University of Singapore di bidang politik ini nyatanya tak hanya suka dengan selfie berbagai ekspresi. Jika kita lihat instagramnya, foto wefie bersama teman-teman ataupun saudaranya tidak kalah banyak meramaikan akun instagramnya ini. Karena menurutnya ada keseruan tersendiri pada saat wefie.

“Aku lebih suka wefie sama temen-temen. Karena Wefie itu bukan hanya karena kita ingin hasil fotonya, tapi prosesnya juga seru” kata Putri Terfavorit dalam ajang Pemilihan Putri Indonesia 2008 ini sambil tersenyum.

Pada saat melakukan wefie kamu harus mengumpulkan teman dan mengatur posisi yang pas agar semua terlihat dengan jelas. Raline mengungkapkan kalau kini ia punya mainan baru yang membuatnya makin bersemangat melakukan Wefie, yaitu Oppo F3 Plus.

“Aku suka dual selfie cameranya karena lebih dari 3 orang, otomatis masuk ke kamera yang satunya lagi yang bisa mengambil wide angle” tuturnya.

Oppo F3 Plus seperti yang dimiliki Raline ini memang dilengkapi dengan dual camera. Kamera pertama dengan 16 MP yang tentunya digunakannya untuk berselfie. Sementara kamera kedua 8 MP dengan 120 derajat wide angle, digunakan untuk mengambil foto ketika bersama kawan-kawannya.

Karena Foto Itu Soal Momen, Raline Pandai Mengabadikan Ini

Background yang bagus memang jadi godaan tersendiri untuk selfie. Tapi menurut Raline, kita tak harus fokus pada hal itu saja. Soal proses apa yang sedang kita alami dan ingin kita bagikan kepada orang lain juga menjadi penting.

Nah, ini juga kunci utama Raline tak tampak membosankan. Karena ketika melirik instagramnya, kita bisa melihat kegiatan sehari-harinya dan tak hanya berfokus di tema yang itu-itu saja. Apalagi Raline juga gemar traveling, jadilah banyak fotonya yang bertemakan perjalanannya.

Itu juga kenapa selain fitur selfie dan wefie yang diberikan oleh Oppo F3 Plus miliknya, hal lain yang sangat disukai oleh Raline adalah Kemampuan fast Charging yang bisa membantu ia dalam kegiatannya. Meski hanya diisi 30 menit tapi sudah megisi 75% isi baterai.

Bagi Raline ia sering kewalahan jika harus membawa powerbank yang besar jika hendak beraktifitas diluar atau pergi berlibur.

“Aku juga suka fitur fast charging-nya, sangat berguna. Kan sekarang smartphone kita cenderung low batt, kalau kita sering di sosial media apalagi spotify dengerin musik, waze untuk ajalan, google map. Semua on, tapi batere low. Aku males bawa baterry pack yang gede-gede. Sementara untuk Oppo F3 Plus ini dicharge 5 menit untuk ngobrol dua jam dan setengah jam sudah 75 persen full. Hape-hape aku yang dulu gak pernah bisa seperti itu” tutur Raline Shah.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Money & Power

Mencari Yang Lebih Baik Tak Ada Salahnya, Tapi Pindah Kerja Juga Ada Etikanya Bro

Mengundurkan diri atau Resign dari tempat anda bekerja adalah merupakan hal yang biasa. Jumlah penghasilan yang lebih besar, fasilitas lebih baik, pengalaman baru serta promosi jabatan mungkin menjadi faktor-faktor yang menjadi hal pendukung untuk seorang karyawan mengundurkan diri.

Namun sebelum terburu-buru pindah ke kantor yang baru, ada beberapa Etika yang harus anda Perhatikan sebelum akhirnya pindah kerja. Sebab kita tentunya tak mau merusak hubungan yang selama ini sudah baik bukan? Apalagi ketika dunia sudah saling terhubung macam saat ini, tentunya tak elok jika kita meninggalkan kesan yang tak baik. Karena bisa jadi, kabar burung dari tempat kerja sebelumnya singgah di kantor yang baru.

Atasan Adalah Orang Yang Paling Berhak Mengetahui Pertama Kali

Sebelum anda memutuskan untuk Mengundurkan diri dari pekerjaan hal yang paling utama yang perlu diperhatikan adalah memberitahu atasan anda. Biasanya seseorang yang masuk dengan baik-baik juga akan pergi dengan baik-baik pula.

Untuk itu anda harus memberitahu atasan beberapa bulan sebelum anda benar-benar berhenti bekerja untuk menghindari kesan-kesan yang tidak menyenangkan. Setidaknya beri kesempatan baginya untuk mempersiapkan pengganti anda.

Ucapkan Terimakasih dan Sampai Jumpa Kepada Rekan Kerja

Ucapkan salam perpisahan kepada rekan-rekan kerja anda, yang bisa dilakukan secara langsung saat masih di kantor ataupun di luar kantor. Sebagai bentuk pernghargaan kepada mereka yang selama ini telah menjadi rekan kerja yang telah membantu anda. Tentunya hubungan sosial dan pertemanan masih harus terus berlanjut bukan, walaupun sudah tak lagi ada hubungan pekerjaan

Bersihkan Meja Kerja, Sebagaimana Kita Merawatnya Ketika Masih Menggunakan

Meskipun akan ada Office boy yang akan membereskan dan membersihkan meja kerja anda, tapi sebelum pergi sebaiknya anda melakukan itu sendiri. Membersikan meja kerja dan mengemas semua barang-barang pribadi anda, kecuali barang-barang yang dibeli dengan anggaran kantor anda tidak boleh mengemasnya.

Tinggalkan Kesan Terakhir Yang Baik

Untuk hari-hari terakhir di kantor yang sudah di depan mata, berikan kesan terakhir yang baik dan tunjukkan sikap profesional anda dengan menghargai Rekan Kerja dan Perusahaan tempat anda bekerja selama ini.

Akan ada banyak alasan untuk kita mungkin meninggalkan suatu Perusahaan, mencoba hal-hal baru yang mungkin lebih kita sukai dan inginkan. Tapi kita juga harus ingat bahwa ada etika yang harus kita ikuti untuk pergi dan meninggalkan suatu pekerjaan dengan baik.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fashion

Cuma Karena Salah Pilih Pakaian, Bikin Tak Dapat Pekerjaan

Sayangnya konsep “jangan menilai buku dari sampulnya” seringnya tak berlaku ketika kita diwawancarai untuk sebuah pekerjaan. Satu kesalahan kecil, bisa menjadi pembeda antara diterima atau ditolak oleh perusahaan yang kita inginkan. Sesederhana menggunakan pakaian yang salah bisa membuat prestasi yang ada di Curriculum Vitae tak dilirik oleh pewawancara.

Sebelum anda menghadapi sesi wawancara berikutnya, ini  adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan.

Sesuaikan Pakaian Yang akan Anda kenakan dengan Jenis Perusahaan

Sebelum menentukan pilihan pakaian yang akan anda kenakan saat wawancara kerja anda perlu melakukan sedikit riset untuk mengetahui tentang perusahaan yang akan anda lamar. Selain membantu anda untuk menjawab pertanyaan pewawancara jika sekira ada pertanyaan “Apakah Anda tahu perusahaan ini bergerak di bidang apa?” hal ini juga akan membantu anda untuk dapat menyesuaikan pakaian yang ingin anda gunakan.

Sebagi contoh jika anda ingin melamar pekerjaan pada perusahaan yang bergerak dibidang Start-up atau Teknologi biasanya lebih casual jika dibandingkan dengan perusahaan di bidang Finance atau Bisnis lainya. Atau kemungkinan lain yang harus anda perhatikan adalah mengikuti aturan dari perusahaan karena ada beberapa Perusahaan yang mengharuskan pelamarnya menggunakan Dress code yang telah ditentukan oleh perusahaan itu sendiri, Misalnya berpakaian Hitam-Putih.

Tampil Rapih Itu Penting, Tapi Nyaman Dengan Penampilan Jauh Lebih Penting

Bagaimanapun jenis pakaian yang akan anda kenakan tidak akan tampak menarik apabila anda tidak merasa nyaman dengan pakaian yang anda kenakan. Misalnya anda sesak bernafas karena kerah kemeja yang anda pakai terlalu mencekik, atau terlalu sering menarik celana yang anda kenakan karena terlalu longgar dipinggang. Hal tersebut akan membuat anda sangat tidak nyaman saat proses wawancara kerja berlangsung yang jelas-jelas akan memberikan kesan yang tidak baik bagi pewawancara. Karena hal tersebut mampu mempengaruhi keyakinan pewawancara pada kemampuan yang anda miliki.

Hindari Pemilihan Warna Mencolok

Selain memerhatikan kedua hal diatas anda juga tidak diperbolehkan untuk menggunakan warna-warna mencolok saat wawancara kerja, seperti jingga dan kuning atau warna-warna mencolok lainnya.Warna-warna seperti ini dianggap terlalu terang dan kurang memberikan kesan positif yang sangat tidak disarankan kalau anda pakai ketika melakukan wawancara kerja.

Jadi, buat anda yang sedang sibuk mencari kerja, sebelum mendapat berita panggilan kerja untuk wawancara sebaiknya anda memerhatikan beberapa point ini untuk membantu anda dalam proses wawancara. Karen penampilan yang anda tunjukkan adalah kesan pertama yang akan dilihat oleh pewawancara. Hal lain yang perlu diingat juga, meskipun kesan pertama memang penting, pastikan anda juga sudah mempersiapkan kapasitas diri dan persiapan kemampuan untuk tes lainnya saat ingin melamar disebuah perusahaan yang anda inginkan.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


power

Jaring Pertemanan Bikin Karir Aman

Bukan masalah buat kita menjalin pertemanan dengan orang yang sudah kita kenal. Masalahnya dalam berbisnis atau meniti karir di kantor, tidak selamanya kita bertemu kondisi ideal semacam ini. Kerap kali kita dihadapkan pada situasi harus menjalin pertemanan atau networking dengan orang yang baru kita kenal.

Network yang kuat dan luas dari kolega akan sangat membantu kita dalam memahami konteks pekerjaan yang sedang kita lakukan. Bagaimana pun istilah “two head are better than one” masih berlaku hingga saat ini.

Tapi tidak mudah menemukan pola relasi yang tepat untuk membangun jejaring pertemanan. Berikut pola yang dapat membawa anda ke tingkat kesuksesan lebih lanjut.

Berikutnya cari sang idola

membangun networking

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top