money

Cowok Ganteng Gajinya Pun Ganteng

Menjadi ganteng bagi pria ternyata tak sekedar berfungsi untuk menarik lawan jenis. Lebih jauh dari itu, menarik tidaknya penampilan seorang pria ternyata akan berpengaruh juga pada tebal tidaknya isi kantong.

Sembarang? Ini tidak main-main, pasalnya fakta itu ditemukan dari hasil penelitian yang dilakukan secara resmi oleh Andrew Leigh seorang ekonomon senior dan Profesor bidang ekonomi dari Australian National University.

Penelitiannya menyebutkan bahwa pria yang berpenampilan menarik, berpenghasilan 22 persen lebih tinggi dari pada mereka yang hanya punya penampilan rata-rata. Dan parahnya lagi mereka yang dinilai oleh masyarakat berpenampilan di bawah standar malahan punya gaji yang lebih rendah 26 persen dibanding rata-rata.

Tentunya responden penelitian ini dipilih dari orang-orang yang punya kemampuan dan kapasitas profesional yang kurang lebih sama. Sehingga faktor pembedanya ya cuma soal ganteng tidaknya tadi.

Apesnya lagi bagi kita para pria, penelitian ini menunjukan fakta lain yang tak kalah mengejutkan. Ternyata urusan keren tidaknya penampilan dan hubungannya dengan gaji ini, tidak ditemukan pada wanita. Alias perempuan yang dinilai jelek, gajinya ternyata tak berbeda jauh dengan yang bikin mata laki-laki membelalak karena kecantikannya. Jadi mitos bahwa wanita cantik akan lebih mudah dalam pekerjaannya dan dapat perlakuan spesial justru tak berlaku disini.

Ah itu toh baru satu penelitian, kata mereka yang berpenampilan kurang menarik berdalih! Okay mari kita tengok penelitian lain. Kali ini penelitian Warwick Business School, the University College London and Dartmouth College yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One. Mereka menemukan bahwa, orang yang akan memberikan dan menginvestasikan uangnya, cenderung lebih mendasarkan keputusanya pada penampilan orang yang akan mengelola uangnya itu dibandingkan dengan reputasinya.

Di awal penelitian sejumlah responden diminta untuk memilih siapa diantara “si ganteng” dan “Si biasa saja” yang akan mereka percayai untuk mengelola uangnya. Sesuai dugaan si ganteng memperoleh 15% kepercayaan lebih tinggi dari si biasa saja.

Fakta lebih menariknya justru di kelompok responden berikutnya. Sebelumnya mereka yang masuk kelompok responden kedua ini diberikan bekal mengenai latar belakang si ganteng dan si biasa saja. Dengan sebuah twist bahwa si ganteng itu punya rekam jejak yang sedikit kurang meyakinkan dibandingkan si biasa saja. Toh alih-alih menurun, kepercayaan terhadap si ganteng ini malah meningkat 6% dari yang sebelumnya.

Terus kalau begitu bagaimana nasib mereka yang punya faktor kegantengan di bawah rata-rata? Apa berarti harus mulai mengurut dada pasrah menerima gaji yang lebih rendah 46% dibanding si ganteng tadi?

Tenang dan jangan keburu panik. Di era macam ini, urusan kegantengan itu sesungguhnya tidak melulu melekat secara lahiriah. Menarik tidaknya seorang pria itu lebih dinilai dari caranya berpenampilan dan tidak 100 persen urusan wajah belaka.

Masalahnya sebagian besar pria, khususnya di Indonesia, tidak paham bagaian mana dari penampilannya yang bisa ditingkatkan. Dari kecil kita sudah diajarkan bahwa laki-laki itu pantang bersolek dan berdandan. Wajar jika laki-laki sedikit gagap ketika harus bicara penampilan. Padahal ada hal-hal sederhana yang bisa dilakukan guna meningkatkan daya tarik.

Malahan ada beberapa pria yang memilih bersembunyi dibalik kalimat “saya seperti ini apa adanya”. Tapi apa iya sesederhana itu? Jawabnya tidak! Karena ternyata memilih berpenampilan rapi atau tidak, itu berhubungan dengan keadaan piskologi seorang pria. Mereka yang memilih tampil asal-asalan sejatinya sedang memendam rasa minder karena ia merasa kurang pantas tampil baik.

Kalau begitu sekarang saatnya untuk tampil habis-habisan! Eits, jangan pula terburu nafsu. Karena keinginan tampil menarik ini juga ibarat pisau bermata dua. Ada batasan-batasan tertentu yang harus dipelajari tentang kategori perilaku mana yang tampil rapi dan mana yang sudah kelewat genit. Coba simak bagaimana deretan wanita berikut ini memberi tips kepada para pria.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Membangun Karir dan Menjaga Keluarga Tak Mustahil Dilakukan Seirama, Orang-orang Ini Jadi Bukti Nyatanya

Menyembangkan antara karir dan keluarga bukan perkara mudah. Kendala terkadang menghadang keinginan kita yang mulia untuk menyelaraskan keluarga yang bahagia sekaligus hidup dalam kondisi finansial yang cukup. Waktu menjadi momok yang menakutkan, sebab waktu kita bisa habis buat mengejar karir, hingga pada akhirnya mengabaikan keluarga. Sehingga semua yang dilakukan pun rasanya serba salah.

Beberapa rekan atau teman Bung mungkin ada yang berhasil menjalankan. Meskipun kebanyakan dari mereka pasti hanya berhasil di salah satunya saja. Apalagi, karir di era cepat seperti sekarang membuat Bung harus siap dengan segala kondisi yang membuat keluarga ditinggalkan begitu saja. Namun, jangan menyerah karena semua orang bisa menjalankan keduanya dengan selaras dan seirama tanpa terabaikan salah satunya. Bung masih juga belum percaya? Sepak terjang orang-orang ini akan menjadi bukti nyatanya…

Menikah di Usia Belia, Mampu Menggabungkan Pendidikan dan Keluarga dengan Mapan

Untuk memberikan contoh yang semakin nyata untuk Bung contoh. Mungkin bisa menoleh pada jurnalis kawakan seperti Najwa Shihab. Bung pasti setuju kalau Najwa merupakan salah satu jurnalis yang cerdas dan kritis di Indonesia. Apalagi cara ia mengupas narasumber dalam acara talkshow-nya hampir selalu mengundang decak kagum banyak orang. Najwa, menjadi salah satu contoh orang yang mampu menyelaraskan antara karir dan keluarga.

Di usia 20 tahun, Najwa memutuskan untuk menikah, saat itu dirinya sedang mengenyam pendidikan di bangku kuliah. Namun, hal itu tidak serta-merta membuat keluarganya berantakan. Najwa mampu menyeimbangkan antara keluarga dan kuliah. Bahkan ia pun kemudian membuktikan dirinya tetap mampu bekerja sembari mengurus keluarga.

Keluarga Tak Loyo Meskipun Pekerjaan Bergelar CEO

Seorang CEO perusahaan pastilah dihadapkan dengan jadwal yang padat, sebisa mungkin dapat menjalankan keluarga sehandal saat menjadi CEO. Christian Sugiono, merupakan orang yang berhasil di dua hal tersebut. Menjadi CEO perusahaan teknologi di Indonesia dan juga langgeng menjalankan hubungan pernikahan dengan Titi Kamal sampai dikaruniai orang anak, Bung. Laki-laki yang mengawali karir dari model hingga aktor ini, terkadang masih menerima pekerjaan di industri hiburan.

Demi Kesehatan Keluarga, pada Umur 15 Tahun Ia Sudah Harus Bekerja

Kesehatan itu mahal adalah salah satu kalimat yang pasti tak dibantah oleh Yasa Singgih, Di usia belia yakni 15 tahun di mana kita sedang asyik bermain video game. Yasa sudah harus melupakan hal itu semua untuk bekerja, lantaran kedua orangtuanya sakit sampai membutuhkan biaya yang mahal. Menjadi pembawa acara dan bermain musik merupakan dua pekerjaan yang ia lakoni.

Satu tahun berselang, ia memulai bisnis di bidang fashion. Asam garam dunia bisnis sudah dirasakan, salah satunya adalah pengalaman diremehkan. Namun niat baik yang diemban untuk menafkahi keluar menjadi berkah bahagia, brand yang ia bangun dengan nama Mens Republic pun berkembang hingga berpenghasilan.

Mengenali Diri Sendiri Dengan Mengurung Diri

Kania Anissa merupakan seseorang yang berhasil mendirikan usaha Chic & Darling. Hal itu berawal saat dirinya mengalami depreasi pasca melahirkan yang dialaminya. Depresinya pun hilang saat dia memutuskan untuk tidak berada di luar rumah dan menyibukkan diri dengan usahanya tersebut. Kania pun berhasil menjalankan tujuannya untuk merawat keluarga sekaligus menjalankan usaha dengan baik.

Memulai Usaha dengan Minim Pengalaman, Membawa Berkah Dalam Kehidupan

Bermula dari momen makan siang di kantor yang mengetuk dirinya untuk membuat bisnis katering secara online, perempuan yang akrab dipanggil Cynthia Tenggara ini memulai bisnis dengan pengalaman minim. Bahkan dia pun bukan seseorang yang pandai dalam urusan di dapur.

Dibalik kesuksesan sebuah usaha, selalu ada keluarga di belakanganya, hal ini terbukti dimana sang suami kerap mendukung Cynthia. Hingga pada tahun 2012 usahanya pun membuah kanhasil, ia berhasil menyediakan beragam jenis makanan yang dapat dipesan secara online. Meskipun sudah sukses, Cynthia tak pernah melupakan keluarganya.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


money

Kerja Keras Bung Bisa Berakhir Sia-sia Lantaran Beberapa Hal Ini Diabaikan Begitu Saja

Masa depan memang harus ditata dengan baik lewat sebuah usaha yang kerap menarik syaraf dan otot karena terlalu lelah, sampai bekerja hingga tak kenal waktu. Wajar saja sampai ngotot, kalau janji soal bonus di depan mata apabila pekerjaan selesai tanpa melewati batas waktu yang ditentukan. Alhasil Bung pun bakal bekerja mati-matian sampai lupa ada hal lain yang seharusnya tak bisa Bung tinggalkan, kesehatan misalnya. Lantaran Bung bekerja tak mengenal waktu makan dan istirahat sehingga kondisi badan terabaikan begitu saja.

Memang perjuangan mereka yang bekerja dengan giat sampai lupa waktu beristirahat terbayarkan dengan pencapaian karir, bonus tinggi, sampai menjadi anak kesayangan perusahaan. Sehingga mimpi pun dapat dikejar dengan kerja kerasnya. Tapi, apakah lantas bahagia? Kalau itu belum tentu. Karena proses menikmati hasil itu yang seharusnya tak terlewatkan saat Bung sedang bekerja mati-matian untuk mendapatkannya. Tetapi kalau menikmatinya saja tidak bisa. Mau dikata apa?

Kesehatan Diabaikan Lantaran Pekerjaan Dianggap Hal yang Teramat Penting untuk Dilakukan

Terlalu lama bekerja dan selalu menguras tenaga membuat Bung lupa akan hal yang seharusnya. Sejatinya manusia itu bukanlah robot, butuh istirahat, makan yang teratur, dan santai sejenak. Membiarkan tubuh bekerja terlalu lama tanpa ada asupan makanan yang masuk ke tubuh Bung, bisa membuat Bung mudah lelah dengan segala aktivitas yang telah direncanakan.

Lagi pula memaksakan tubuh bekerja tanpa ada tenaga, hanya akan membuat pekerjaan akan berantakan. Oleh karena itu, alangkah baiknya Bung menyisihkan waktu untuk makan dan kembali bekerja setelah tubuh diisi tenaga.

Kerja Keras Bagai Kuda, Hingga Lupa Mana Siang dan Malam

Fatal apabila tidak memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk beristirahat. Mungkin Bung memiliki semangat dan motivasi yang tinggi untuk bekerja sehingga waktu tidur selalu terabaikan begitu saja. Namun, hal itu tak serta-merta membuat tubuh juga bersemangat dan dapat mengabaikan waktu istirahatnya.

Justru agar terus tetap bekerja dengan fit dan baik, tubuh Bung harus beristirahat secukupnya. Apabila tidak, dapat dipastikan tubuh bakal terhempas dan jatuh sakit bukan lagi hal yang tak mungkin terjadi.

Keluarga Menjadi Motivasi, Tetapi Berjumpa Dengan Istri Tak Pernah Terjadi

Keluarga tak bisa dipungkiri menjadi suatu pangkal motivasi kepala keluarga hingga bisa bekerja begitu kerasnya. Sampai waktu senggangnya hanya terpakai buat tidur saja. Tetapi kalau keluarga menjadi motivasi tanpa pernah menatapnya barang sekali, apakah itu yang dinamakan motivasi, Bung?

Tak ada makan malam bersama keluarga, sarapan bahkan sampai akhir pekan karena setiap harinya aktivitas Bung hanyalah bekerja. Alhasil, keluarga pun seperti tak mengenal sosok ayahnya. Bahkan sekedar untuk bepergian di malam hari bersama istri dan anak saja sudah tak lagi bisa terlaksana karena Bung terlalu lelah sehingga ingin beristirahat saja.

Berbagi dan Menabung Bisa Membuat Kerja Keras Bung Semakin Beresensi

Bersyukur adalah suatu bentuk sikap yang sudah sepatutnya Bung lakukan saat menerima berbagai rezeki. Memang, kalau Bung tak giat berusaha, tidak akan bisa Bung mendapatkan semua hal begitu saja. Tetapi semua ini sudah diatur Tuhan dengan sedemikian rupa. Tanpa mendiskreditkan orang lain, Bung bisa berbagi hasil jerih payah terhadap orang yang kurang beruntung.

Tentu masih banyak orang yang tak bisa mendapatkan hal yang Bung nikmati selama ini karena nasib dan alur kehidupan yang dijalani setiap orang berbeda, dan mereka adalah contoh bagian pahitnya. Jangan lupa bersiap-siap untuk menatap masa depan dengan menyisihkan sebagian uang untuk ditabung dan berinvestasi. Karena tidak ada yang abadi di dunia, lebih baik bersiaplah sebaik mungkin.

Akan Jauh Lebih Baik Jika Bung Menjadi Manusia yang Gemar Bersosialisasi

Gemar bersosialisasi dapat menjadi guru, penyemangat, hingga proses bersyukur atas apa yang Bung dapati selama ini. Dari bersosialisasi Bung dapat belajar bahwa banyak orang di luar sana yang belum beruntung hidupnya. Untuk makan saja, mereka harus rela bekerja begitu kerasnya. Jadikan setiap cerita yang terungkap dari obrolan Bung dan teman sebagai bentuk penyemangat serta syukur akan apa yang Bung dapat.

Oleh karena itu, jangan sampai kesibukan bekerja membuat Bung enggan bersosialisasi dengan teman dan rekan. Karena mereka lah yang ada di saat Bung tertawa, menangis, atau melakukan hal konyol yang mungkin sulit terulang namun akan selalu dikenang di setiap pertemuan.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Selisih Dengan Rekan Kerja, Buat Bung Tak Enak Hati Tapi Selalu Bisa Diatasi

Dalam bekerja pasti ada saja moment di mana bung berselisih dengan rekan kerja, hal ini memang tak dapat dihindarkan lantaran bekerja itu artiknya kita harus berinteraksi. Biasanya selisih dengan rekan kerja terjadi, karena adanya salah paham antara satu sama lain.

Adanya selisih pun tidak dapat bung diamkan begitu saja, karena dapat mengganggu performa kita saat bekerja. Mau tidak mau permasalahan ini pun harus diselesaikan. Kalau bung diamkan saja, yang ada konflik timbul makin berkepanjangan. Selain itu, selisih rekan kerja memang normal terjadi meskipun bung pindah tempat kerja sekalipun.

Lantas bisakah perselihan tersebut diselesaikan? sudah pasti bisa bung!

Ketenangan Harus Dijaga Meskipun Perselisihan Melanda

Ingin berkata kasar rasanya, apalagi posisinya bung benar dan rekan bung yang salah. Namun, kalau bung menuruti emosi dengan berkata kasar yang ada permasalahan kian memanas hingga bisa terbawa sampai keluar ranah pekerjaan. Guna menghindari hal seperti itu bung harus mengedepankan sikap tenang.

Ketenangan yang bung hadirkan harus dijunjung tinggi agar permasalahan tidak berdampak lebih besar, juga jadi salah satu cara untuk  menghargai diri sendiri. Jadilah pribadi yang baik dan bisa menahan emosi. Dengan sikap tersebut, masalah pun dijamin tidak bakal berkepanjangan apalagi mengakar sampai baku hantam.

Jangan Membicarakan Keburukannya dengan Rekan Lainnya

Terkadang unek-unek yang dirasakan ingin sekali dibagi kepada orang lain, guna sebagai bahan sharing untuk melihat kondisi di mata orang lain, antara siapa yang salah atau yang benar. Tetapi sharing yang dilakukan pasti malah berbuah kepada ghibah dengan menyebarkan keburukan-keburukan rekan kerja bung yang sedang berselisih.

Meskipun bung berusaha seobjektif mungkin, tetap saja rasa sakit hati membuang bung membuka keburukan tersebut sedikit demi sedikit, belum lagi orang lain yang menyimak menceritakannya ke rekan lain dengan dimbumbui hal dramatis. Sehingga permasalahn pun semakin keruh bukan?

Coba Berkompromi Dengannya Agar Tahu, Dimana Letak Salahnya

Kompromi dapat bung lakukan saat masalah antara bung dengan rekan kerja sudah mereda. Temui dirinya, dan cobalah berdiskusi dengan pikiran terbuka guna mendengar apa alasannya yang membuatnya bisa berselisih dengan Anda bung. Mungkin perbedaan pendapat bakal terjadi namun bukan berarti titik temu tidak bertemu antara bung dengannya, pasti bakal ada solusi atau hal pahitnya bung bisa saling mengerti satu sama lain.

Selanjutnya, Bung Bisa Juga Meminta Saran Kepada Bagian HRD

Sebelum bung menemui HRD pastikan terlebih dahulu permasalahan yang bung hadapi sudah mencapai titik klimkas, dalam artian sudah gawat sehingga mengganggu perfoma bung dan juga berkembangnya perusahaan. Siapa tau, HRD memiliki langkah bijak untuk mengatasi konflik yang terjadi dalam skalan horizontal. Jika yang bung bicarakan masalah pribadi, nampaknya tidak perlu harus memanggil HRD.

Jika Selesainya Masalah Menjadi Hal Fana, Lupakanlah

Life must go on, ketika upaya berdamai dan rekonsiliasi antara bung dengannya tidak terjadi. Lebih baik bung lupakan seolah-olah tidak ada yang terjadi. Bung fokuskan diri kepada karir bung saja, karena itu jauh lebih baik. Dari pada bung terus meributkan dan kerap membahas, yang ada masalah kian memanas dan berjalan seperti itu saja. Lagi pula buat apa bung capek-capek memikirkan orang yang tidak mau berdamai? seperti tidak ada hal lain yang lebih baik saja bukan?

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Ini Patokan Bahwa Penampilan Belumlah Mentok | Yomamen

  2. Apoteker Huda

    September 23, 2016 at 4:25 pm

    Pakai obat ganteng (pomade),
    Rambut sangat berpengaruh terhadap penampilan pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top