Kisah

Cedera Adalah Hantu Bagi Setiap Pesepakbola!

Cedera itu hantu! setiap pesepakbola tahu bahwa konsekuensi dari cedera tidak hanya absen dalam hitungan bulan atau tahun. Melainkan karir yang dibangun sekian lama dapat lenyap begitu saja. Banyak pemain yang merasakan pahitnya pertarungan di lapangan, sampai-sampai tak lagi berseragam, tak lagi mengejar bola dan hilang mimpi sekaligus mata pencaharianya sebagai pesepakbola.

Ya, bung betul, ketika sudah tidak jadi pesepakbola tak berarti hidup sudah berhenti saat itu juga. Tetapi apakah bung bisa bayangkan? mereka yang merasa terselamatkan dari peliknya dunia kerja dengan menjadi pesepakbola, tiba-tiba harus menerima kenyataan bahwa satu-satunya hal yang ia yakini dan ia percaya harus hilang begitu saja.

Mungkin daftar pemain berikut ini yang pensiun karena cedera masih bisa bekerja di bidang lain. Tetapi rasa sedih, pilu dan haru karena meninggalkan lapangan hijau sudah tak bisa lagi ditolelir.

Cedera Tak Pandang Bulu, Legenda Van Basten pun Harus Rela Meninggalkan Lapangan Hijau Lebih Dulu

Sumber : Sporten.com

Di setiap generasi nanti, nama Marco Van Basten pasti akan dikenali. Sebagai sosok legenda yang meraih tiga Ballon d’Or dan menjadi ikon bagi Ajax Amsterdam dan AC Milan, namanya harum di lapangan hijau dan karakter bermainnya merupakan yang modern di eranya. Sayang, pemain asal Belanda ini mengakhiri karirnya di usia 30 tahun.

Pada tahun 1987 saat berada di AC Milan ia mengalami cedera engkel yang sebenarnya sudah tak bisa lagi memaksanya untuk berkarir sepakbola. Tekad yang kuat membuatnya bangkit sampai menemukan performa terbaik.

Namun cedera itu kembali terjadi di tahun 1993, sejak saat itu sampai tahun 1995 ia pun memutuskan pensiun lantaran lebih sering duduk di bangku cadangan dibanding di mainkan. Karena cedera engkelnya kambuhan dan sulit menemukan performa terbaiknya.

Tiga Kali Naik ke Meja Operasi Adalah Sinyal Bahwa Karir Harus Diakhiri

Sumber : ESPN

Bagi bung yang terlahir era sepakbola 2000-an pasti mengenal nama Emanuel Petit. Sepanjang karir ia membela banyak klub termasuk Monaco, Arsenal, Barcelona sampi Chelsea. Gelandang terbaik yang dimiliki Prancis ini juga merupakan skuad yang membawa negri Ayam Jantan tersebut juara Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Karirnya pun sirna semenjak pindah ke Barcelona. Selain jarang bermain, Petit juga sering cedera sampai akhirnya Barcelona melepasnya ke Chelsea pada tahun 2001. Berharap dapat menemukan performa terbaiknya justru ia malah tidak berkembang.

Pada 2003 Petit sudah beberapa kali naik meja operasi, baginya ini tanda kalau kondisi fisik tak lagi mumpuni berlaga di level top Eropa alhasil ia menyatakan pensiun setahun setelahnya.

Menyatakan Selamat Tinggal Sepakbola Lewat Sosial Media

Sumber : talkSPORT

Miguel Perez Cuesta alias Michu, siapa yang kenal pemain underrated pada mulanya. Sampai pada akhirnya ia datang ke Inggris pada 2012 dan memberikan pembelaan untuk lini depan Swansea City. Dibeli dari Rayo Vallecano dengan harga mura yakni £2 juta, Michu justru mempersembahkan titel Piala Liga dan mencetak 22 gol.

Saat karirnya sedang menemui titik terang, justru kondisi fisiknya secara terang-terangan memberi tanda kalau tak siap lagi untuk  berperang. Cedera engkel menjadi cedera kambuhan sehingga ia jarang dimainkan. Michu pun dipinjamkan ke Napoli musim 2014/15 tetapi performanya tak kunjung membaik membuatnya tidak dipertahankan Napoli dan dilepas oleh Swansea di tahun 2015. Sempat membela klub kecil macam Langreo dan Oviedo, tetapi keputusan Michu bulat untuk pensiun di usia 31 tahun karena cedera yang tak kunjung sembuh.

“Menurut laporan medis, situasi terkini engkel kanan saya mencapai poin di momen yang memaksa saya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada karir pesepakbola profesional,” ucap Michu dalam akun Twitter pribadinya dikutip dari FourFourTwo.

Cidera Tak Sembuh Sama Dengan Gantung Sepatu

Sumber : Mancity.com

Lebih parah lagi kalau menyimak perjuangan Owen Hargreaves untuk berjuan melawan cedera selama 6 tahun. Penurunan karir terjadi saat pemain kelahiran tahun 1981 membela Inggris di Piala Dunia 2006 saat mengalami patah kaki. Hampir semusim ia lewatkan Bersama Munchen, sampai datang tawaran dari Machester United.

Dari tahun 2007 sampai 2011 ia masih berusaha mencapai performa terbaik, musim 2007/08 Setan Merah meraih double winners Premiere League dan Liga Champions. Selama membela pun, Hargreaves masih dilanda cedera lutut.

Kemudian ia berkelana ke Manchester City, sampai di sini ia menyadari bahwa perfoma yang turun karena cedera mengharuskan dirinya gantung sepatu atau pensiun. Lantaran ia hanya menjalani empat penampilan saja.

Cidera Menerpa, Kuliah pun Dilanjutkan Demi Kehidupan yang Terus Berjalan

Sumber : Indosport.com

Tidak hanya terjadi di tanah Eropa, di Indonesia pun banyak yang mengalami pensiun karena cedera. Firmansyah, talenta yang dibesarkan Rahmad Darmawan di Persikota Tangerang pada medio 2000-2004 mengalami pahitnya dari cedera berkepanjangan. Di level timnas namanya menjadi andalan pelatih asal Inggris Peter Withe yang kala itu menangani Indonesia. Sumbangsihnya membawa Indonesia bersinar di Piala Tiger 2004 sebelum dikalahkan oleh Singapura di partai final.

Kursi kepelatihan Indonesia yang berganti ke Ivan Kolev, tak membuatnya tersingkir dari timnas. Tetapi semua berakhir ketika persendian firman mengalami robek pada 2007. Selama setahun menjalani pemulihan ternyata gagal, trauma cedera membuatnya kerap takut berjibaku di lapangan hijau. Pada 2008 di usia ke-28 Firmansyah memutuskan pensiun dan meneruskan kuliah.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Ketika Golongan Putih Memiliki Esensi Tak Memilih, Bukan Apolitis yang Tak Berpartisipasi

Dalam pesta demokrasi geliat partai atau calon presiden mengobral janji demi mendapatkan simpati. Namun, kadar skeptis yang tinggi membuat para calon pemilih malas untuk menaruh harapan. Politik memang berbicara harapan. Seperti halnya harapan yang selalu berujung tidak kepastian. Alhasil muncullah golongan putih atau golput yang dianggap sebagai jalan atau aksi yang menjadi bentuk protes akan pesta demokrasi. Istilah golput muncul menjelang pemilu pada tahun 1971.

Pemilih merupakan elemen penting dalam sebuah pesta demokrasi. Namun adanya golput, membuat para pemilih seperti memiliki nafas baru. Lantaran di era-era orde baru banyak tekanan yang mengharuskan semua orang harus memilih kepada satu partai atau koersif. Tetapi mengacu kepada era sekarang, banyak pergeseran makna yang terjadi perihal golput.

Pada saat muncul pertama kali, Dilansir dari majalah Ekspres edisi 14 Juni 1971 Golput adalah semacam movement untuk datang ke kotak suara dan menusuk kertas putih di sekitar tanda gambar, bukan gambarnya. Apabila itu dilakukan suara menjadi tidak sah. Dan para pemilih tetap berangkat ke bilik suara.

Lantas bagaimana golput dapat bertumbuh kembang di Indonesia?

Golput Lahir Sebagai Partai Generasi Muda

Membahas kapan golongan putih itu muncul, harus berbicara pemilu pertama di orde baru tahun 1971. Di mana terdapat 10 partai yang dinilai tidak memiliki harapan oleh pemuda saat itu.  Ketua Ikatan Mahasiswa Kebayoran, Imam Walujo Sumali muncul memberikan gagasan dalam artikel di harian KAMI yang bertajuk “Partai Kesebelas untuk Generasi Muda”.

Partai tersebut dinamakan partai putih dengan gembar putih polos. Apakah Partai Putih ada di kertas suara? tentu tidak, tetapi di tulisan tersebut Imam memberikan ajuran untuk yang memilih Partai Putih agar menusuk bagian putih yang ada di sela-sela atau antara kesepuluh tanda gambar Parpol dan Golkar. Di sini lah menjadi tercetus namanya Golput, yang kita kenal sampai sekarang.

Rezim Orde Baru Mengecap Golput Lahir Dari Aksi-Aksi Gagal Para Pemuda

Gerakan para pemuda  sejak sebelum jaman kemerdakaan memang sudah menghiasi negeri ini. Banyak aksi yang kerap berbicara akan perubahan dan revolusi. Saat golput muncul ke permukaan, rezim mulai melihat geliat-geliat pergerakan yang coba menyebar dari jalan ke jalan, rezim orde baru tak membiarkan.

Menteri Penerangan di era orde baru tahun 1971 saat itu, Budiarjo mengatakan kalau golput muncul setelah beberapa aksi yang coba dimunculkan gagal. Seperti Mahasiswa Menggugat (MM), Komite Anti Korupsi (KAK), Wartawan Generasi Muda, dan Komite Penegak Kedaulatan Rakyat (KPKR)

Lha itu, kan, orang-orangnya sama. Yang itu-itu juga. Itu, lho, seniman Balai Budaya, tempat yang selama ini digunakan untuk menentang pemerintah. Mereka adalah eks KAK atau MM,” kata Menteri Penerangan Budiardjo.

Bahkan Golput di Zaman Itu Memiliki Simbol yang Mencoba Melambangkan Apa Makna yang Diperjuangkan

Sumber : Foto Musiron/Republika

Tidak seperti sekarang, di mana golput cenderung tak memiliki lambang atau simbol. Golput di era sekarang lebih mengacu kepada “sikap” yang diambil para pemilih tanpa perlu berkoar-koar di depan banyak orang. Mungkin karena bersifat rahasia, jadi setiap orang berhak merahasiakan apa sikapnya.

Tetapi apabila napak tilas pada tahun 1971, di mana mahasiswa protes dengan penyelenggaraan pemilu, Golput dideklarasikan menjadi sebuah gerakan yang memiliki simbol. Kelompok pemuda tersebut membuat simbol bikin seniman Balai Budaya, yang dikatakan Budiarjo sebagai tempat menantang pemerintah.

Simbolnya pun mirip dengan simbol AURI, IPKI dan Golkar dengan di tengahnya mirip sebuah lukisan abstrak tanpa coretan, yakni cuma warna putih polos.

Diyakini Bakal Mati, Justru Golput Tumbuh Subur Tanpa Disirami

Semula pemerintah tidak menganggap golput sebagai ancaman, tapi tak berarti mereka tak melakukan tindakan. Rezim orba pernah mencokok rombongan golput yang sedang berjalan kaki dari degung Balai Budaya mennuju Bapilu Golkar.

Guna memberikan peringatan. Bahkan, Badan Koordinasi Intelijen (Bakin) saat itu menyatakan gerakan golput sebagai masalah kecil. Anggapan yang menganggap golput tak perlu diurus juga muncul dari Budiarjo sang Menteri Penerangan, ia pun dengan jumawa berujar kalau tanpa dilarang pun Golput akan habis dengan sendirinya.

Nyatanya? gerakan ini kiian meningkat dari Pemilu ke Pemilu.  Dilansir dari Tirto, Jumlah golput pada tahun 1977 sebagai 8,40 persen, kemudian di paska orde baru di tahun 1999 dan 2009 golput naik menjadi 10,4 persen. Di tahun 2009 sendiri untuk golput legislatif 29,01 persen dan pilpres 27,77 persen. Tentu fakta ini mematahkan asumsi Budiarjo saat itu, ternyata gerakan ini menjamur dan tumbuh subur.

Golput Kini, Menjadikan Tindakan Apolitis yang Tak Berpartisipasi

Golput yang dulu seperti diperjuangkan para pemuda, memang berbeda kalau berbicara apa yang terjadi hari ini. Setiap hari pemilu digelar, hari itu pula aktivitas kantor, sekolah sampai kuliah diliburkan. Barang tentu dengan alasan memberikan kesempatan setiap warga negara untuk memilih dan berpartisipasi di pesta demkorasi.

Tetapi, hal yang terjadi kini malah dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan lain. Seperti pergi ke bandara atau ke statiun kereta untuk berlibur jauh lebih penting dibanding pergi ke tempat pencoblosan, sikap apolitis diyakini sangat merugikan.

Tak lagi fakta yang ditutup-tutupi kalau surat suara yang tak terisi bisa jadi dimanfaatkan. Menurut Tirto, golput sekarang cenderus plastis dan lentur. Sehingga ini jelas berbeda dengan golput yang hadir di era 70-an lalu. Tetapi apakah salah bersikap macam itu? ya relatif dari sudut pandang bung sendiri.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Intan Hardja Membeberkan Kisah Hubungan Intim di Youtube Rey Utami & Benua

Memebeberkan kisah hubungan intim secara tersirat, dilakukan oleh presenter fenomenal Intan Hardja saat diwawancara di akun Youtube Rey Utami & Benua. Presenter acara gosip ini sempat membuat heboh publik lewat gayanya yang mengikuti Miley Cyrus saat itu. Kali ini ia menceritakan tentang kisah hubungan intim, yang ia lakukan di mobil bersama “Brondong Terkenal” yang menurutnya menjadi hubungan intim yang tak terlupakan.

Meskipun terbuka dalam menceritakan hidupnya dari video tersebut. Soal “Brondong Terkenal” tersebut Intan membiarkan orang menebak-nebak siapa dia. Dalam wawancara tersebut, Intan mengatakan bahwa ia salah satu sosok yang membuatnya tak bisa melupakan hubungan intim yang dilakukan di mobil saat itu bung.

Sebelum proses berhubungan itu terjadi, Intan mengakui kalau memang mendengar sekilas kabar kalau orang tersebut memiliki kemampuan hubungan intim yang sempurna, yang jelas membuatnya penasaran. Sampai suatu ketika mereka dipertemukan dalam acara bertajuk ulang tahun, di mana Intan dan sosok brondong tersebut hadir.

“Udah tuh lama (nggak ketemu). Lama pisan, hingga terjadilah suatu hal, kita kaya nongkrong bareng gitu kan. Terus setelah nongkrong bareng, waktu itu kita lagi doing some one night, kita kaya ngumpul bareng temen-temen, wine, karena memang lagi ada acara ulang tahun temen juga. Karena disitu ada dia, kita ngobrol segala macem, dan saling flirting juga,” ujar Intan Hardja dilansir dari Wartakota.

Setelah acara tersebut Intan mengaku pulang ke apartemennya pada pukul 03.00 dini hari, dan tak disangka-sangka setelah ia berbaring guna melepas lelah. Mendadak laki-laki tersebut menelpon dan mengatakan sudah ada di lobby apartemen. Intan yang kaget pun sontak merespon.

“Terus dia bilang aku ada di apartemen kamu, aku nggak mau pulang sebelum ketemu kamu. I was drunk, and he was drunk too. Jadi gw udah pulang sampe apart, gue juga ga tau gimana dia tahu rumah gua. Pokoknya dia tahu aja. 10 menit gua sampe, gua baru ganti baju, baru rebahan, terus dia telepon, dia bilang ada dibawah,” kata Intan Hardja.

Intan yang sudah mengenakan baju tidur dilapisi jaket kemudian menghampirinya. Meskipun masih muda di bawahnya, Intan mengaku kalau ia tipikal orang yang hormat dan respect. Selain terlihat sebagai sosok yang lugu dan pemalu.

Jadi waktu itu gue take kontrol banget gitu kan, terus dia kaya yang manja-manja gitu. Itu gua masuk dalam mobilnya dia. terus kita cari tempat parkir daripada ngobrol di depan lobi,” kata Intan Hardja.

Saat itulah hubungan intim yang tak terlupakan terjadi. Video yang diposting pada 5 November 2018 lalu memang memiliki judul yang ambigu, ‘Pakai Tangan atau Pakai Mulut, saat main dalam Mobil (PART 2). Sampai pada akhir wawancara tersebut Intan tak mebeberkan siapa orangnya, ia hanya memberikan petunjuk tentang brodong terkenal tersebut memiliki paras tampan dan bentuk tubuh yang bagus.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Edy Rahmayadi : Saya Tak Mau Mundur Dari PSSI

Kekecewaan para pecinta sepakbola akhir memaksa mereka meneriakkan Edy out beberapa waktu lalu. Hal ini semakin santer terdengar sentara buruknya penampilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Timnas gagal lolos ke babak semifinal dan itu membuat pendukung kecewa. Menanggapi hal tersebut Edy justru menyatakan bertahan sampai 2020. .

Saya tak mikirin itu, yang penting Anda tak menyuruh saya mundur ajalah. Kalau kalian pun nyuruh mundur, saya tak mau mundur. Tolong kalian buat “Edy bertahan sampai 2020”. Sampai pada kongres berikutnya,” kata Edy Rahmayadi dikutip dari CNNIndonesia.

Edy mengaku cinta dengan PSSI, jadi desakkan publik yang menyuruhnya mundur tidak akan mempengaruhinya. Saat menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, Edy menyatakan telah membuat rencana jangka panjang agar PSSI berjalan lebih baik. Kemudian kongres juga telah dilakukan.

Saya tak mau mundur dari PSSI. Karena saya cinta dengan PSSI. Kita punya manajemen. Ada waktu kegiatan kongres tahunan, ada kegiatan evaluasi, setiap periode ada jadwalnya. Jadi di mana pun Ketua PSSI berada itu tak masalah. Tapi ini harus berjalan semuanya. Di PSSI ini lengkap ada pengkaji disiplin, kepala staf, sekjen. Semua ini tak bisa memutuskan satu persoalan karena ada statuta yang mengaturnya,” tutur Edy.

Sebelumnya Edy sempat berpikiran untuk mundur dari ketua umum yang mengurus persepakbolaan Indonesia. Tetapi rencana tersebut kemudian tidak direalisasi. Alasan kenapa Edy ingin mundur karena ia tidak ingin menjadi sasaran bully dari berbagai pihak.

Memang ada di benak saya akan mundur, iya, tapi bukan karena saya tak bisa menangani ini, bukan itu persoalannya. Tapi karena kepentingan pribadi saya. Saya kepengin santai, tak ingin di bully-bully,” ucap Edy memberikan penjelasan.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top