power

Cari si supel

Mereka yang supel ini biasanya punya koleksi teman yang luas dan dari berbagai kalangan. Berkawan dengan mereka akan sangat membantu kita memperluas networking. Berbagai peluang juga bisa kita peroleh dari orang tipe ini.

Secara umum orang tipe ini terdapat di semua profesi. Kendati demikian, ada beberapa profesi yang punya tipe orang macam ini lebih banyak. Misalnya mereka yang bekerja dibidang jurnalis, kehumasan atau head hunter.

Berikutnya cari partner

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Cari si ahli | Yomamen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menggodanya Warna Merah Yang Membuat Perempuan Tertarik Sekaligus Tampil Lebih Menarik




Sebentar lagi peringatan HUT RI ke-73, pasti kamu sudah turut melihat dan merasakan euforia jelang peringatan Hari Kemerdekaan di sekitarmu. Paling terasa pasti urusan warna yang di bulan Agustus ini di dominasi warna bendera merah dan putih. Tapi sebentar, kamu sendiri masih ingat makna kedua warna tersebut? Yup! Merah identik dengan keberanian, sementara putih melambangkan kesucian.

Bicara soal warna merah dan kaitannya dengan keberanian, sebenarnya warna yang satu ini juga punya makna dan asosiasi lainnya lho. Beberapa makna warna merah ini bahkan didukung penjelasan ilmiah dan sejumlah penelitian di belakangnya.

Merah Selalu Punya Makna Filosofis Tersendiri di Berbagai Budaya Negara di Dunia

Bung sudah tahu, kalau di Indonesia, merah itu berani. Tapi bagi orang Tiongkok, warna merah dimaknai berbeda. Merah diasosiasikan sebagai warna yang membawa keberuntungan di negara tirai bambu ini. Bahkan pengantin perempuan di negara tersebut pun diharapkan agar selalu memakai busana berwarna merah dengan harapan kehidupan rumah tangganya kelak selalu dipenuhi oleh keberuntungan.

Sementara di Spanyol urusannya jadi lain. Warna merah diartikan sebagai unsur yang punya stimulus kuat. Tak heran kalau kamu sering melihat aksi matador yang ‘bermain’ dengan banteng, pasti tak asing dengan kain warna merah yang dipakai matador untuk menarik perhatian banteng.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa warna merah? Sebagian menjelaskan warna ini dipilih untuk menyamarkan jika terjadi sesuatu dengan si matador yang mengakibatkan terluka.

Namun di samping itu menurut sains, sejatinya hewan ternak seperti banteng memang hanya bisa mengenali warna-warna terang seperti merah, hijau, dan biru. Dari ketiga warna tersebut, warna merah yang paling kuat. Dalam penelitian lainnya menyebut, kendati banteng bisa saja ‘marah’ saat diberi stimulus dengan warna yang lain, tapi daya serangnya akan lebih kuat kalau dipancing memakai benda yang berwarna merah. Hal ini bahkan sudah dibuktikan oleh peneliti asal Spanyol, José M. R. Delgado, dari Yale University.

Laki-laki pun Akan Terlihat Lebih Menarik Kalau Pakai Warna Merah

Okay, Bung, ada cara mudah untuk terlihat lebih menarik tanpa usaha lebih. Gunakan saja warna merah! Sebab berdasarkan penelitian terbaru dari Journal of Experimental Psychology, badan sixpack dan tatapan tajam memang membuat perempuan jatuh hati, tapi laki-laki yang berani tampil dalam busana berwarna merah pun ternyata dinilai atraktif bahkan bisa membangkitkan gairah seksual perempuan lho!

Menariknya, para peneliti mengungkapkan, dalam benak perempuan saat melihat laki-laki tampil dalam busana berwarna merah menandakan kalau laki-laki tersebut mapan, kariernya bagus, dan gajinya besar. Hal ini didasari karena sebenarnya warna merah pun diasosiasikan pada tubuh yang sehat dan jiwa yang tentram, bahkan juga serta simbol kejayaan. Lihat saja, kalau ada acara bergengsi pasti para tamu undangan VIP akan berpose di atas red carpet, bukan?

Nah Untuk Para Nona, Kami Para Lelaki pun Sejujurnya Tertarik Dengan Perempuan Beratribut Merah

Sebagian Nona masih ragu menggunakan warna merah? Mari kita bisikan satu rahasia: “perempuan yang menggunakan warna merah terlihat lebih menarik loh di mata laki-laki”. Ini bukan omong kosong. Kembali lagi soal stimulus, penelitian Adam Pazda, seorang psikolog sosial asal University of Rochester di New York mengklaim bahwa perempuan yang mengenakan busana warna merah dianggap punya daya tarik tersendiri dan terlihat lebih seksi.

Bahkan jauh sebelum penelitian ini dibuat, sebuah lagu berjudul The Lady in Red milik Chris de Burgh bisa sedikit menjelaskan kenapa laki-laki suka melihat perempuan berpakaian merah. Menurut Pazda ditemukan kalau warna yang dipilih perempuan ternyata memang menentukan penilaian lawan jenis terhadap dirinya. Saat perempuan memakai warna merah, biasanya pihak laki-laki akan tertarik secara seksual.

Atribut Warna Merah Tak Cuma Soal Pakaian

Ketika bicara soal atribut, ini tak dimaksudkan hanya soal pilihan busana ya. Karena istimewakan dirimu melalui warna merah bisa dilakukan lewat beragam hal. Ambil contoh misalnya kendaraan yang digunakan sehari-hari. Kita bisa melirik warna baru dari Yamaha New Fino 125 Blue Core varian Grande yaitu warna Luxury Red.
Merahnya tak sekedar merah. Karena pilihan warna merahnya sangat unik. Berbekal matte colour, merah yang disematkan pada motor ini menjadi nuansa eksklusif. Nampaknya merah macam warna Luxury Red ini yang dibicarakan dalam penelitian di atas tadi. Apalagi warna matte tersebut berpadu apik dengan jok bertipe double seat yang berdesain berkelas. Sementara dari depan, cover berwarna merahnya tampak stylish dengan lampu LED yang juga elegan.

Tak cuma urusan tampilan yang bikin penasaran. Mesin Blue Core yang disematkan pada motor ini diklaim 50% lebih irit. Apalagi motor ini juga sudah punya fitur indikator irit bahan bakar untuk berkendara lebih ekonomis dan aman.Tentunya makin lengkap dengan fitur stop & start system yang membuat mesin mati saat berhenti 5 detik dan otomatis menyala kembali jika gas diputar.

Asiknya lagi motor ini sangat praktis. Ban tubelessnya yang lebar membuatnya lebih nyaman dikendarai karena tidak mudah oleng. Dan ketika menghadapi turunan atau tanjakan, Smart Lock System akan membantu mengunci rem agar tak dirundung was-was motor akan meluncur. Sementara, ketika mencari motor di tempat parkir, cukup tekan sekali Advance Key System-nya untuk menemukan Fino-mu dan tekan lebih lama untuk membuka penutup kuncinya.
Dengan kombinasi warna dan fitur macam itu, para perempuan yang menggunakan motor merah satu ini dijamin akan bikin mata kami para lelaki melirik. Penasaran sama motor satu ini? Yuk simak detail lengkap Yamaha New Fino 125 Blue Core di sini!

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Cari si ahli | Yomamen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Membangun Karir dan Menjaga Keluarga Tak Mustahil Dilakukan Seirama, Orang-orang Ini Jadi Bukti Nyatanya

Menyembangkan antara karir dan keluarga bukan perkara mudah. Kendala terkadang menghadang keinginan kita yang mulia untuk menyelaraskan keluarga yang bahagia sekaligus hidup dalam kondisi finansial yang cukup. Waktu menjadi momok yang menakutkan, sebab waktu kita bisa habis buat mengejar karir, hingga pada akhirnya mengabaikan keluarga. Sehingga semua yang dilakukan pun rasanya serba salah.

Beberapa rekan atau teman Bung mungkin ada yang berhasil menjalankan. Meskipun kebanyakan dari mereka pasti hanya berhasil di salah satunya saja. Apalagi, karir di era cepat seperti sekarang membuat Bung harus siap dengan segala kondisi yang membuat keluarga ditinggalkan begitu saja. Namun, jangan menyerah karena semua orang bisa menjalankan keduanya dengan selaras dan seirama tanpa terabaikan salah satunya. Bung masih juga belum percaya? Sepak terjang orang-orang ini akan menjadi bukti nyatanya…

Menikah di Usia Belia, Mampu Menggabungkan Pendidikan dan Keluarga dengan Mapan

Untuk memberikan contoh yang semakin nyata untuk Bung contoh. Mungkin bisa menoleh pada jurnalis kawakan seperti Najwa Shihab. Bung pasti setuju kalau Najwa merupakan salah satu jurnalis yang cerdas dan kritis di Indonesia. Apalagi cara ia mengupas narasumber dalam acara talkshow-nya hampir selalu mengundang decak kagum banyak orang. Najwa, menjadi salah satu contoh orang yang mampu menyelaraskan antara karir dan keluarga.

Di usia 20 tahun, Najwa memutuskan untuk menikah, saat itu dirinya sedang mengenyam pendidikan di bangku kuliah. Namun, hal itu tidak serta-merta membuat keluarganya berantakan. Najwa mampu menyeimbangkan antara keluarga dan kuliah. Bahkan ia pun kemudian membuktikan dirinya tetap mampu bekerja sembari mengurus keluarga.

Keluarga Tak Loyo Meskipun Pekerjaan Bergelar CEO

Seorang CEO perusahaan pastilah dihadapkan dengan jadwal yang padat, sebisa mungkin dapat menjalankan keluarga sehandal saat menjadi CEO. Christian Sugiono, merupakan orang yang berhasil di dua hal tersebut. Menjadi CEO perusahaan teknologi di Indonesia dan juga langgeng menjalankan hubungan pernikahan dengan Titi Kamal sampai dikaruniai orang anak, Bung. Laki-laki yang mengawali karir dari model hingga aktor ini, terkadang masih menerima pekerjaan di industri hiburan.

Demi Kesehatan Keluarga, pada Umur 15 Tahun Ia Sudah Harus Bekerja

Kesehatan itu mahal adalah salah satu kalimat yang pasti tak dibantah oleh Yasa Singgih, Di usia belia yakni 15 tahun di mana kita sedang asyik bermain video game. Yasa sudah harus melupakan hal itu semua untuk bekerja, lantaran kedua orangtuanya sakit sampai membutuhkan biaya yang mahal. Menjadi pembawa acara dan bermain musik merupakan dua pekerjaan yang ia lakoni.

Satu tahun berselang, ia memulai bisnis di bidang fashion. Asam garam dunia bisnis sudah dirasakan, salah satunya adalah pengalaman diremehkan. Namun niat baik yang diemban untuk menafkahi keluar menjadi berkah bahagia, brand yang ia bangun dengan nama Mens Republic pun berkembang hingga berpenghasilan.

Mengenali Diri Sendiri Dengan Mengurung Diri

Kania Anissa merupakan seseorang yang berhasil mendirikan usaha Chic & Darling. Hal itu berawal saat dirinya mengalami depreasi pasca melahirkan yang dialaminya. Depresinya pun hilang saat dia memutuskan untuk tidak berada di luar rumah dan menyibukkan diri dengan usahanya tersebut. Kania pun berhasil menjalankan tujuannya untuk merawat keluarga sekaligus menjalankan usaha dengan baik.

Memulai Usaha dengan Minim Pengalaman, Membawa Berkah Dalam Kehidupan

Bermula dari momen makan siang di kantor yang mengetuk dirinya untuk membuat bisnis katering secara online, perempuan yang akrab dipanggil Cynthia Tenggara ini memulai bisnis dengan pengalaman minim. Bahkan dia pun bukan seseorang yang pandai dalam urusan di dapur.

Dibalik kesuksesan sebuah usaha, selalu ada keluarga di belakanganya, hal ini terbukti dimana sang suami kerap mendukung Cynthia. Hingga pada tahun 2012 usahanya pun membuah kanhasil, ia berhasil menyediakan beragam jenis makanan yang dapat dipesan secara online. Meskipun sudah sukses, Cynthia tak pernah melupakan keluarganya.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Cari si ahli | Yomamen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


money

Kerja Keras Bung Bisa Berakhir Sia-sia Lantaran Beberapa Hal Ini Diabaikan Begitu Saja

Masa depan memang harus ditata dengan baik lewat sebuah usaha yang kerap menarik syaraf dan otot karena terlalu lelah, sampai bekerja hingga tak kenal waktu. Wajar saja sampai ngotot, kalau janji soal bonus di depan mata apabila pekerjaan selesai tanpa melewati batas waktu yang ditentukan. Alhasil Bung pun bakal bekerja mati-matian sampai lupa ada hal lain yang seharusnya tak bisa Bung tinggalkan, kesehatan misalnya. Lantaran Bung bekerja tak mengenal waktu makan dan istirahat sehingga kondisi badan terabaikan begitu saja.

Memang perjuangan mereka yang bekerja dengan giat sampai lupa waktu beristirahat terbayarkan dengan pencapaian karir, bonus tinggi, sampai menjadi anak kesayangan perusahaan. Sehingga mimpi pun dapat dikejar dengan kerja kerasnya. Tapi, apakah lantas bahagia? Kalau itu belum tentu. Karena proses menikmati hasil itu yang seharusnya tak terlewatkan saat Bung sedang bekerja mati-matian untuk mendapatkannya. Tetapi kalau menikmatinya saja tidak bisa. Mau dikata apa?

Kesehatan Diabaikan Lantaran Pekerjaan Dianggap Hal yang Teramat Penting untuk Dilakukan

Terlalu lama bekerja dan selalu menguras tenaga membuat Bung lupa akan hal yang seharusnya. Sejatinya manusia itu bukanlah robot, butuh istirahat, makan yang teratur, dan santai sejenak. Membiarkan tubuh bekerja terlalu lama tanpa ada asupan makanan yang masuk ke tubuh Bung, bisa membuat Bung mudah lelah dengan segala aktivitas yang telah direncanakan.

Lagi pula memaksakan tubuh bekerja tanpa ada tenaga, hanya akan membuat pekerjaan akan berantakan. Oleh karena itu, alangkah baiknya Bung menyisihkan waktu untuk makan dan kembali bekerja setelah tubuh diisi tenaga.

Kerja Keras Bagai Kuda, Hingga Lupa Mana Siang dan Malam

Fatal apabila tidak memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk beristirahat. Mungkin Bung memiliki semangat dan motivasi yang tinggi untuk bekerja sehingga waktu tidur selalu terabaikan begitu saja. Namun, hal itu tak serta-merta membuat tubuh juga bersemangat dan dapat mengabaikan waktu istirahatnya.

Justru agar terus tetap bekerja dengan fit dan baik, tubuh Bung harus beristirahat secukupnya. Apabila tidak, dapat dipastikan tubuh bakal terhempas dan jatuh sakit bukan lagi hal yang tak mungkin terjadi.

Keluarga Menjadi Motivasi, Tetapi Berjumpa Dengan Istri Tak Pernah Terjadi

Keluarga tak bisa dipungkiri menjadi suatu pangkal motivasi kepala keluarga hingga bisa bekerja begitu kerasnya. Sampai waktu senggangnya hanya terpakai buat tidur saja. Tetapi kalau keluarga menjadi motivasi tanpa pernah menatapnya barang sekali, apakah itu yang dinamakan motivasi, Bung?

Tak ada makan malam bersama keluarga, sarapan bahkan sampai akhir pekan karena setiap harinya aktivitas Bung hanyalah bekerja. Alhasil, keluarga pun seperti tak mengenal sosok ayahnya. Bahkan sekedar untuk bepergian di malam hari bersama istri dan anak saja sudah tak lagi bisa terlaksana karena Bung terlalu lelah sehingga ingin beristirahat saja.

Berbagi dan Menabung Bisa Membuat Kerja Keras Bung Semakin Beresensi

Bersyukur adalah suatu bentuk sikap yang sudah sepatutnya Bung lakukan saat menerima berbagai rezeki. Memang, kalau Bung tak giat berusaha, tidak akan bisa Bung mendapatkan semua hal begitu saja. Tetapi semua ini sudah diatur Tuhan dengan sedemikian rupa. Tanpa mendiskreditkan orang lain, Bung bisa berbagi hasil jerih payah terhadap orang yang kurang beruntung.

Tentu masih banyak orang yang tak bisa mendapatkan hal yang Bung nikmati selama ini karena nasib dan alur kehidupan yang dijalani setiap orang berbeda, dan mereka adalah contoh bagian pahitnya. Jangan lupa bersiap-siap untuk menatap masa depan dengan menyisihkan sebagian uang untuk ditabung dan berinvestasi. Karena tidak ada yang abadi di dunia, lebih baik bersiaplah sebaik mungkin.

Akan Jauh Lebih Baik Jika Bung Menjadi Manusia yang Gemar Bersosialisasi

Gemar bersosialisasi dapat menjadi guru, penyemangat, hingga proses bersyukur atas apa yang Bung dapati selama ini. Dari bersosialisasi Bung dapat belajar bahwa banyak orang di luar sana yang belum beruntung hidupnya. Untuk makan saja, mereka harus rela bekerja begitu kerasnya. Jadikan setiap cerita yang terungkap dari obrolan Bung dan teman sebagai bentuk penyemangat serta syukur akan apa yang Bung dapat.

Oleh karena itu, jangan sampai kesibukan bekerja membuat Bung enggan bersosialisasi dengan teman dan rekan. Karena mereka lah yang ada di saat Bung tertawa, menangis, atau melakukan hal konyol yang mungkin sulit terulang namun akan selalu dikenang di setiap pertemuan.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Cari si ahli | Yomamen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Selisih Dengan Rekan Kerja, Buat Bung Tak Enak Hati Tapi Selalu Bisa Diatasi

Dalam bekerja pasti ada saja moment di mana bung berselisih dengan rekan kerja, hal ini memang tak dapat dihindarkan lantaran bekerja itu artiknya kita harus berinteraksi. Biasanya selisih dengan rekan kerja terjadi, karena adanya salah paham antara satu sama lain.

Adanya selisih pun tidak dapat bung diamkan begitu saja, karena dapat mengganggu performa kita saat bekerja. Mau tidak mau permasalahan ini pun harus diselesaikan. Kalau bung diamkan saja, yang ada konflik timbul makin berkepanjangan. Selain itu, selisih rekan kerja memang normal terjadi meskipun bung pindah tempat kerja sekalipun.

Lantas bisakah perselihan tersebut diselesaikan? sudah pasti bisa bung!

Ketenangan Harus Dijaga Meskipun Perselisihan Melanda

Ingin berkata kasar rasanya, apalagi posisinya bung benar dan rekan bung yang salah. Namun, kalau bung menuruti emosi dengan berkata kasar yang ada permasalahan kian memanas hingga bisa terbawa sampai keluar ranah pekerjaan. Guna menghindari hal seperti itu bung harus mengedepankan sikap tenang.

Ketenangan yang bung hadirkan harus dijunjung tinggi agar permasalahan tidak berdampak lebih besar, juga jadi salah satu cara untuk  menghargai diri sendiri. Jadilah pribadi yang baik dan bisa menahan emosi. Dengan sikap tersebut, masalah pun dijamin tidak bakal berkepanjangan apalagi mengakar sampai baku hantam.

Jangan Membicarakan Keburukannya dengan Rekan Lainnya

Terkadang unek-unek yang dirasakan ingin sekali dibagi kepada orang lain, guna sebagai bahan sharing untuk melihat kondisi di mata orang lain, antara siapa yang salah atau yang benar. Tetapi sharing yang dilakukan pasti malah berbuah kepada ghibah dengan menyebarkan keburukan-keburukan rekan kerja bung yang sedang berselisih.

Meskipun bung berusaha seobjektif mungkin, tetap saja rasa sakit hati membuang bung membuka keburukan tersebut sedikit demi sedikit, belum lagi orang lain yang menyimak menceritakannya ke rekan lain dengan dimbumbui hal dramatis. Sehingga permasalahn pun semakin keruh bukan?

Coba Berkompromi Dengannya Agar Tahu, Dimana Letak Salahnya

Kompromi dapat bung lakukan saat masalah antara bung dengan rekan kerja sudah mereda. Temui dirinya, dan cobalah berdiskusi dengan pikiran terbuka guna mendengar apa alasannya yang membuatnya bisa berselisih dengan Anda bung. Mungkin perbedaan pendapat bakal terjadi namun bukan berarti titik temu tidak bertemu antara bung dengannya, pasti bakal ada solusi atau hal pahitnya bung bisa saling mengerti satu sama lain.

Selanjutnya, Bung Bisa Juga Meminta Saran Kepada Bagian HRD

Sebelum bung menemui HRD pastikan terlebih dahulu permasalahan yang bung hadapi sudah mencapai titik klimkas, dalam artian sudah gawat sehingga mengganggu perfoma bung dan juga berkembangnya perusahaan. Siapa tau, HRD memiliki langkah bijak untuk mengatasi konflik yang terjadi dalam skalan horizontal. Jika yang bung bicarakan masalah pribadi, nampaknya tidak perlu harus memanggil HRD.

Jika Selesainya Masalah Menjadi Hal Fana, Lupakanlah

Life must go on, ketika upaya berdamai dan rekonsiliasi antara bung dengannya tidak terjadi. Lebih baik bung lupakan seolah-olah tidak ada yang terjadi. Bung fokuskan diri kepada karir bung saja, karena itu jauh lebih baik. Dari pada bung terus meributkan dan kerap membahas, yang ada masalah kian memanas dan berjalan seperti itu saja. Lagi pula buat apa bung capek-capek memikirkan orang yang tidak mau berdamai? seperti tidak ada hal lain yang lebih baik saja bukan?

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Cari si ahli | Yomamen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top