Health

Cara Melatih Otot Triceps

Sangat penting melatih otot tricpes, bagi pria yang ingin memiliki lengan yang kencang. Triceps sendiri adalah otot belakang dari lengan atas kita. Sementara, para pria biasanya hanya serius melatih otot bagian depan lengan saja melalui push up dan mengangkat dumble. Padahal lengan bagian atas itu dua per tiganya dibentuk dari otot triceps.
Meski kurang umum dilatih, tapi sebenarnya ada beberapa gerakan untuk melatih triceps yang bisa dilakukan di rumah. Berikut beberapa langkah untuk melakukannya.
Latihan triceps pertama:

  1. Duduk tegak di sebuah bangku dengan punggung menyender. Biarkan kaki menapak ke bawah dengan rileks.
  2. Pegang dumble dengan tangan kanan. Tekung lengan dan naikan siku kanan hingga menghadap atas. Berat beban akan terasa antara lengan leher dan bahu.
  3. Tarik nafas sambil menjulurkan tangan ke arah atas dengan telapak tangan menghadap ke dalam. Topang siku dengan tangan kiri. Jaga agar lengan kanan tidak bergeser ke kiri dan ke kanan selama melakukan latihan.
  4. Hembuskan nafas dan kembalikan lengan ke posisi menekuk yang semula. Ulangi gerakan ini hingga beberapa set.

Latihan triceps kedua:

  1. Taruh kaki kanan ke atas meja kecil atau bangku panjang dengan lutut hingga telapak sejajar. Letakan juga tangan kanan diatas tempat yang sama
  2. Usahakan punggung tetap lurus selama melakukan latihan ini
  3. Sementara tangan kiri memegang dumble, tarik ke arah punggung hingga sejajar sambil menarik nafas.
  4. Lepaskan menjulur kedepan seolah sedang meninju sambil menghembuskan nafas.

Lakukan beberapa set latihan ini untuk mendapatkan otot triceps yang kencang.

2 Comments

2 Comments

  1. agege saputra

    November 24, 2013 at 3:24 am

    mantaaap! saya semangat banget nih bangun otot triceps.. cuma masih ngga teratur aja nih latihannya.. haduuh

  2. iqhbal

    September 24, 2015 at 9:31 pm

    Memang “BENAR” Ke?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Sebetulnya Kapan Saat yang Tepat Beli Mobil Baru?

Berhubung membeli mobil tak semudah membayar makanan di angkringan, pastinya banyak hal yang jadi pertimbangan. Apalagi membeli mobil membutuhkan komitmen yang tidak sebentar. Tak mungkin juga, bulan ini beli lalu bulan berikutnya sudah harus dijual lagi. Nah jadi sebetulnya, kapan waktu yang tepat untuk membeli mobil baru?

Ketika Kebutuhan Tak Bisa Lagi Diakomodir Si Kuda Besi

Mungkin selama ini Kita begitu menikmati menunggang si kuda besi alias motor. Sedari muda, moda transportasi roda dua ini jadi pilihan dalam situasi apa pun. Namun toh nyatanya hidup mengalami perubahan. Ada beberapa kegiatan yang ada saat ini sudah tak mungkin lagi dilakukan dengan mengendarai motor.

Misalnya, dulu mungkin tak begitu masalah naik motor ketika masih membujang tanpa ada yang menemani. Ketika sudah berpasangan apalagi berstatus keluarga muda dengan anak yang masih kecil-kecil tentu jadi berbeda kasus. Tak mungkin lagi membonceng si kecil di motor dan membawanya dalam perjalanan jauh.
Ini salah satu momen yang pas untuk mulai berpikir mengambil mobil untuk kendaraan cadangan. Bukan berarti meninggalkan tunggangan setia, tapi memang ada kebutuhan yang mau tak mau harus menggunakan roda empat.

Ketika Mobil Sudah Punya, Tapi Usianya Sudah Lanjut

 

Tak salah memang terhanyut dalam romansa dan memori dengan mobil yang selama ini telah menemani. Tapi kita juga harus realistis, bahwa mobil juga punya usia sebaik apapun kita merawatnya. Mungkin bukan berarti kita menjual yang lama tapi tidak lagi menggunakannya untuk kendaraan sehari-hari adalah langkah yang bijak.

Kondisi paling ideal mobil itu berada pada usia tiga tahun pertama. Lima tahun berikutnya masih bisa dijadikan andalan namun sudah akan mulai ditemui beberapa masalah. Sementara durasi pemakaian mobil untuk harian, yakni sekitar 8 hingga 10 tahun atau jika sudah menempuh jarak lebih dari 200 ribu kilometer.

Sama halnya dengan manusia yang telah lanjut usia, mobil juga sama. Walau suku cadang tersedia, ketika batas pemakaian tersebut sudah dilewati, maka kondisi mesin dan sasis sudah masuk pada level tak layak pakai.

Tak hanya kekhawatiran untuk mogok dan tiba-tiba rusak dijalan saja, menunggangi mobil-mobil yang sudah tak lagi diproduksi juga jadi sebuah resiko yang tinggi. Ketika kita masih berusaha merawat dan mencintainya, bisa jadi perusahaan yang ada disana sudah tak lagi memproduksi spare part yang mobil tersebut miliki. Sementara mobil sudah melulu minta ‘jajan’ karena suku cadang yang rusak. Walhasil selain biaya perawatan tinggi, bisa jadi mobil hanya teronggok tak bisa digunakan karena menunggu suku cadang tersedia.

Ketika Fitur dan Fungsi yang Ditawarkan Mobil Baru Begitu Menggoda Dan Sesuai Kebutuhan Saat Ini

Dulu mungkin kita merasa sah-sah saja dengan fasilitas yang ada di kendaraan roda empat yang kita miliki. Namun teknologi tak hanya diam di tempat. Kalau masih terus berkutat di mobil lama, kita tak akan paham sudah ada inovasi yang akan memudahkan kita dalam berkendara.

Coba tengok misalnya Renault KWID. Di bagian interiornya yang paling mencolok adalah hadirnya head unit layar sentuh berukuran 7 inci yang mengatur sistem hiburan di dalam kabin mobil yang juga telah terintegrasi dengan navigasi satelit menggunakan tampilan 2D/3D.

Sementara untuk fitur sisi keamanan Renault KWID dibekali dengan keyless entry dengan remote dan central lock. Nah untuk kenyamanan Renault KWID juga memiliki fitur heater atau penghangat kabin jika udara di luar terlalu dingin.

Fitur macam ini belum dimiliki mobil terdahulumu bukan?

Ketika Model Baru Yang Ditawarkan Unik Dan Modern

Secara teknis mungkin kendaraan lama belum bermasalah. Tapi bisa jadi kitanya yang sudah dilanda jenuh dengan kendaraan yang itu-itu saja. Jangan anggap remeh karena efek bosan ini bisa melanda kemana-mana. Bayangkan mood yang tak bagus karena waktu di jalan tak dapat sensasi asiknya mengendarai mobil.

Kala itu terjadi maka saatnya untuk melirik kendaraan yang baru. Supaya tak dilanda bosan, cobalah sesuatu yang benar-benar unik. Contoh, misalnya kamu ingin punya mobil yang ramah jalanan perkotaan tapi masih gagah dari sisi penampilan.

Paduan macam itu tentu tak akan bikin kita lekas bosan. Seperti Renault KWID yang jika menilik dari dimensinya mobil yang mengusung mesin 1.000 cc tiga silinder ini memang masuk di kategori City Car.

Namun KWID punya desain unik yang membuatnya bertipe crossover dengan tampilan SUV. Ciri paling kentalnya adalah ground clearance alias jarak bodi terendah ke tanah yang mencapai 180 mm. Didukung pula dengan fender yang cukup besar khas mobil crossover. Sementara bagian grille depan Renault KWID juga tampil tegas dan kokoh. Lampu depan terdapat “C” shape signature sebagai ciri khas Renault terbaru.

Dengan desain apik tersebut, tak heran jika di tahun pertama kehadirannya di Indonesia, Renault KWID langsung meraih penghargaan bergengsi di ajang OTOMOTIF Award 2017. Dalam kategori The Best Small City Hatchback.

Ketika Garansi Dan Asuransi Mobil Baru Memudahkan Untuk Beraktivitas

Sama halnya dengan usia yang telah tua, batas garansi pada perawatan mobil jadi pertimbangan pelik lain. Mobil baru seperti contohnya Renault KWID tadi dilengkapi dengan garansi minimal 3 tahun untuk mesin atau telah menempuh jarak 100 ribu Km. Dengan kata lain, memiliki mobil baru akan memangkas biaya perawatan mobil yang mungkin akan kita keluarkan jika terus bertahan dengan mobil yang sudah uzur.

Tak percaya? Coba tengok layanan purna jual “Renault Peace of Mind”. Ada Silver Package for Renault Kwid & Renault Koleos, tambahan 2 tahun jaminan garansi kendaraan Anda sehingga menjadi total 5 tahun jaminan garansi atau 100.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu).

Kemudian ada Gold Package for Renault Kwid, Renault Duster 4×2, Renault Duster 4×4 & Renault Koleos, jaminan bebas biaya sparepart dan jasa service berkala dimulai dari service 1.000 km dan kelipatan 10.000 km sampai dengan 60.000 km dengan masa jaminan garansi kendaraan 3 tahun atau 100.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu).

Terakhir ada Platinum Package for Renault Kwid & Renault Koleos, jaminan bebas biaya sparepart dan jasa service berkala dimulai dari service 1.000 km dan kelipatan 10.000 km sampai dengan 100.000 km dengan tambahan 2 tahun jaminan garansi kendaraanmu sehingga menjadi total 5 tahun jaminan garansi atau 100.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu).

Tapi memboyong mobil baru bergaransi saja tidak cukup. Karena untuk apa dilengkapi garansi kalau bengkel ternyata sulit ditemui. Kalau kita melirik Renault misalnya, hati tentu akan lebih tentram. Karena pabrikan asal Perancis tersebut sudah bekerja sama dengan group Nissan.

Jadi layanan bengkel dan purna jualnya selain dari renault juga bisa dikerjakan di bengkel Nissan. Hal ini dimungkinkan karena berbekal kekuatan aliansi Renault – Nissan dimana untuk distribusi, pemasaran dan layanan purna jual merek Renault pun ditangani oleh Indomobil Group yang juga menangani Nissan.

Di samping garansi, masalah perlindungan asuransi kehilangan dan kerusakan juga harus jadi pertimbangan. Mobil dengan usia muda akan lebih mudah disetujui oleh pihak asuransi. Sementara mobil yang sudah tua akan sulit mendapatkan perusahaan asuransi yang mau melindungi. Kalaupun disetujui, biasanya akan membutuhkan uang premi yang tidak sedikit.

Jadi ingat, terikat romansa dengan kendaraan lama boleh saja, tapi terus menutup mata dengan kehadiran yang baru tentunya bukan langkah yang bijak.

2 Comments

2 Comments

  1. agege saputra

    November 24, 2013 at 3:24 am

    mantaaap! saya semangat banget nih bangun otot triceps.. cuma masih ngga teratur aja nih latihannya.. haduuh

  2. iqhbal

    September 24, 2015 at 9:31 pm

    Memang “BENAR” Ke?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Siapa Bilang Punya Badan Atletis Itu Perlu Modal Banyak? Street Workout Bisa Jadi Solusi Ampuh Buatmu, Bro!

Menjaga kesehatan tubuh jelas penting ya Bro! Makanya nggak jarang pria yang akhirnya memutuskan ikut gym sekadar untuk menjaga stamina, menurunkan berat badan, sampai membentuk badan ideal bak seleb Hollywood. Tentu saat memutuskan untuk ikut gym ada sejumlah nominal uang yang harus kamu bayarkan sebagai konsekuensinya.

Tapi sayangnya tak semua pria punya cukup “anggaran” untuk jadi anggota gym. Terutama dengan gaji yang belum kunjung naik atau mungkin kamu tipe yang lebih suka menabung dibanding harus mengeluarkan uang untuk ikut gym, hal semacam inilah yang jadi penghambatmu untuk berolahraga. Jika kamu termasuk pria yang demikian, bukan berarti tak ada solusi untukmu yang ingin olahraga. Pernah dengan street workout? Nah, jenis olahraga ini bisa kamu manfaatkan tanpa perlu keluar banyak uang.

Gerakannya yang Sederhana dan Berirama Membuat Street Workout Tak Sulit Untuk Dilakukan, Bahkan Kamu Bisa Melakukannya Di Mana Pun

Secara teknis, sejatinya jenis latihan ini tak berbeda jauh dengan aktivitas olahraga di tempat gym. Street Workout juga mengajarkanmu melatih kekuatan otot. Kamu perlu tahu, dasar dari olahraga ini adalah calisthenics, yaitu metode latihan yang terdiri dari berbagai gerakan sederhana nan berirama. Berbeda dengan latihan di gym yang bergantung pada alat tertentu seperti barbel atau drumbel, justru dengan street workout kamu tak perlu menggunakan alat tertentu. Lebih praktis kan?

Karena Minim Alat, Kamu Bisa Melakukan Street Workout Di Area Outdoor Manapun yang Menurutmu Nyaman

Inilah mengapa street workout begitu populer. Tak hanya minim alat dan ekonomis, tapi olahraga ini mengajarkanmu agar dinamis dan fleksibel dengan situasi yang ada di sekitarmu. Intinya, keterbatasan peralatan bukan berarti tak bisa berolahraga. Kamu tetap bisa memanfaatkan ruang publik untuk berolahraga bersama teman-teman atau komunitas. Menariknya, semua bisa dilakukan secara bebas dan minim pengeluaran.

Kamu Perlu Tahu, Street Workout Ternyata Dipopulerkan Oleh Kalangan Kulit Hitam di Amerika Serikat

Ya, olahraga ini pertama kali diterapkan oleh masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat sebagai bentuk resistensi terhadap mereka yang punya kehidupan lebih sejahtera dan mampu membayar fasilitas gym untuk olahraga. Para warga kulit hitam ini berprinsip, olahraga adalah hak semua orang, termasuk mereka yang tak punya banyak uang, kalau bisa melakukannya secara dinamis dan memanfaatkan ruang yang ada, mengapa harus mengeluarkan uang?

Di Indonesia, Terutama Di Jakarta, Kamu Boleh Menilik Aktivitas Street Workout oleh  Beberapa Komunitas yang Mulai Dikenal Masyarakat Luas

Bagi pegiat street workout, komunitas seperti Indobarian, Barilla, hingga Workout Embassy sudah mulai dikenal. Mereka biasa latihan di pelataran Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Indobarian misalnya, mereka diketahui melakukan latihan dengan mengadopsi beberapa jenis olahraga tak hanya chalisthenics, tapi juga freelethics, yoga, capoeira, parkour, balance, conditioning training, hingga meditasi.

Di lain sisi, kombinasi latihan Indobarian memang dibedakan berdasarkan tingkat kemahiran dan kebugaran tiap peserta. Ada tingkat pemula, menengah, hingga mahir. Kamu yang memiliki waktu luang antara pukul 19.00 hingga 21.00 pun bisa ikut bergabung karena komunitas ini sifatnya terbuka untuk siapapun yang ingin memperbaiki kebugaran fisik.

Nah Bro, untukmu yang benar-benar pemula, ada tantangan yang dinamai The Noob yang terdiri dari 50 squats, 50 push ups, 20 diamond push ups, 10 pull ups, 10 chin ups, 10 leg raise, dan 10 straight dips/dips! Satu putaran latihan tersebut ditargetkan dapat selesai di bawah 20 menit. Kamu merasa tertantang?

Menarik bukan? Tidak hanya membuatmu jadi lebih bugar,  kamu pun tak perlu keluar banyak biaya untuk mulai berolahraga.  Tak perlu ragu lagi, street workout bisa jadi pilihanmu, Bro!

 

2 Comments

2 Comments

  1. agege saputra

    November 24, 2013 at 3:24 am

    mantaaap! saya semangat banget nih bangun otot triceps.. cuma masih ngga teratur aja nih latihannya.. haduuh

  2. iqhbal

    September 24, 2015 at 9:31 pm

    Memang “BENAR” Ke?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas sport

Ini Alasan Tak Perlu ke Gym Buat Olahraga, Di Rumah Aja Cukup!

Pergi ke gym sekarang ini bukan lagi soal urusan kesehatan, tapi juga untuk kebutuhan gengsi. Olahraga di gym dipandang sebagai sesuatu yang keren, apalagi di mata wanita. Cowok yang nge-gym dianggap cowok yang cool karena punya lengan yang berotot dan badan yang six pack!

Tapi, apakah benar kita harus nge-gym biar tetap sehat? Padahal jaminan sehat belum tentu didapatkan dari nge-gym, bisa jadi nge-gym cuma buang-buang waktu, tenaga, dan uang kita. Ini beberapa alasan yang masuk akal, kenapa kamu sebagai cowok nggak harus pergi ke gym, olahraga di rumah juga bisa kok!

Bikin Kantong Cepat Tipis, Belum Tentu Hasil Yang Didapat Sepadan

Saat memutuskan menjadi anggota sebuah gym kamu harus mengeluarkan uang ratusan ribu setiap bulannya. Bahkan ada beberapa gym yang mengharuskan untuk langsung membayar keanggotaan langsung satu tahun. Tentu dalam nominal yang tak sedikit. Padahal kamu belum tentu selalu bisa nge-gym sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Entah itu karena malas, harus lembur kerja atau sederet alasan lainnya. Sayang kan kalau sudah bayar mahal, tapi hasil yang kamu dapatkan malah tak sesuai harapan.

Persediaan Alat Yang Tidak Banyak, Jadi Harus Gantian Kalau Mau Pakai Alat

Kamu akan lebih sering datang ke tempat gym selepas jam pulang kuliah atau kantor, sayangnya hampir sebagian besar orang juga datang pada waktu itu. Memang sih, kamu udah bayar keanggotaan mahal. Namun tak lantas kamu bisa menggunakan semua alat-alat yang ada di tempat gym sesuka hati. Tetap harus ngantri Bro!

Ditungguin Dan Dilihatin Orang Banyak

Oke, setelah mengantri agak lama kamu bisa menggunakan alat fitnes tersebut. Kamu bisa mulai work out. Tapi tunggu dulu, ada orang yang melihatmu dengan pandangan tak sabar. Kalau sudah begitu, bagimana kamu bisa nyaman berlama-lama menggunakannya. Nggak enak kan rasanya kalau ditungguin banyak orang?

Aroma Keringat Dari Banyak Orang Yang Bercampur Bikin Nggak Nyaman

Saat kamu berada di tempat gym, itu artinya kamu akan mencium aroma keringat dari banyak orang. Belum lagi aroma aneka parfum yang bercampur dengan keringat. Kamu yang memang memiliki penciuman sensitif harus bersiap-siap untuk mengantisipasi hal itu.

Intimidasi Dari Anggota Gym Lainnya, Apalagi Kalau Kamu Pemula

Karena masih baru menjadi anggota, tak heran bila kamu terlihat canggung saat menggunakan alat fitnes. Kamu akan merasakan pandangan merendahkan saat salah menggunakan alat-alat yang ada di tempat gym. Belum lagi saat anggota yang lebih senior memamerkan ototnya yang udah jadi di ruang ganti. Sabar ya Bro!

Makin Sering Nge-gym, Nafsu Makan Justru Makin Bertambah

Kian banyak kamu berolahraga, energi yang diperlukan tubuh semakin banyak. Itu artinya nafsu makanmu juga akan meningkat. Kalau tujuanmu nge-gym untuk menguruskan badan, kamu harus mengimbanginya dengan pola makan yang sesuai. Kalau setelah nge-gym, kamu justru jadi makan tak terkendali, lebih baik kamu evaluasi lagi deh program penurunan berat badanmu itu.

Menghabiskan Waktu Yang Nggak Sedikit Untuk Menuju Tempat Gym

Coba hitung berapa jarak dari rumah atau kantor ke tempat gym-mu? Kamu harus memperhitungkan waktu yang akan kamu habiskan untuk menuju tempat gym juga. Pertimbangkan juga berapa lama kamu akan terjebak macet. Kalau kamu justru menghabiskan banyak waktu untuk perjalanan ke tempat gym, rasanya nge-gym di rumah masih jauh lebih baik.

Ingat, Cowok Berotot Akan Kalah Dengan Cowok Buncit Yang Bisa Ngasih Kebahagiaan

Kalau kamu berpikit bahwa dengan memiliki lengan berotot dan perut kotak-kotak akan langsung membuat wanita meleleh, sebaiknya kamu berpikir ulang deh. Toh wanita tak selalu melihat laki-laki hanya dari tampilan fisiknya saja. Laki-laki yang berperut buncit yang peluk-able pun akan dicintai oleh perempuan saat dia bisa ngasih kebahagiaan.

Tak Perlu Ke Gym, Olahraga Di Rumah Juga Bisa Kok!

Kalau kamu bisa melakukan olahraga di rumah dengan hasil yang tak jauh beda, kenapa harus ke gym? Bukan hanya membuat dompetmu tetap terjaga, kamu pun bisa lebih nyaman dan leluasa menyesuaikan waktu. Kamu juga tak perlu membuang waktu untuk berjibaku dengan jarak dan kemacetan untuk menuju tempat gym. Kalau berolahraga di rumah saja bisa, kenapa harus ke gym?

 

2 Comments

2 Comments

  1. agege saputra

    November 24, 2013 at 3:24 am

    mantaaap! saya semangat banget nih bangun otot triceps.. cuma masih ngga teratur aja nih latihannya.. haduuh

  2. iqhbal

    September 24, 2015 at 9:31 pm

    Memang “BENAR” Ke?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health

Rajin Nge-Gym Tapi Masih Sering Lakukan Ini? Percuma Bro!

Melakukan kegiatan olahraga di tempat gym sepertinya sudah menjadi gaya hidup sebagian besar orang pada saat ini, terlebih untuk laki-laki. Entah itu untuk mendapatkan beran badan ideal atau ingin membentuk otot demi terlihat menarik. Untuk memiliki badan impian memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan kerja keras dan ketekunan, bahkan kamu kadang harus merelakan waktu santaimu untuk nge-gym agar tujuanmu lekas terwujud.

Tenaga, waktu dan biaya adalah hal yang jelas harus kamu korbankan demi bisa mencapai tujuanmu. Hal ini jelas tidak akan menjadi masalah berarti, apalagi kamu nge-gym juga untuk kesehatan dan penampilanmu. Siapa yang tak akan bangga saat banyak cewek yang melirikmu dengan pandangan takjub karena bentuk dan postur tubuhmu ? Wah, jadi makin bersemangat untuk nge-gym nih! Tapi ingat usahamu itu akan menjadi sia-sia bila kamu masih saja melakukan 5 hal ini!

Kamu masih belum juga mengatur pola makanmu!

Berolahraga memang penting, namun kamu juga perlu memerhatikan asupan nutrisi yang didapatkan oleh tubuh. Jika pola makan yang kamu pakai belum sesuai itu artinya nutrisi yang akan diterima oleh tubuhmu juga belum optimal. Tapi bukan berarti juga kamu harus memakan banyak makanan dengan porsi banyak untuk mendapatkan nutrisi, hal ini juga bukan tindakan tepat. Demi hasil yang maksimal, porsi olahraga juga harus diseimbangkan dengan pola makan yang tepat pula. Sebab jika salah satunya tidak seimbang, jangan harap program latihan yang kamu lakukan di tempat gym itu akan berhasil.

Jam tidurmu tetap saja berantakan, padahal tidur itu penting bro!

Selain nutrisi yang baik tubuh juga memerlukan istirahat yang teratur, hal ini akan maksimal kamu dapatkan saat tidur. Tidak tidur sedikitnya 6-8 jam sehari akan membuat tubuhmu kelelehan dan tak kuat untuk melakukan aktifitas, alih-alih berolahraga. Buatlah tabel yang akan membantu kamu untuk mengontrol pola tidurmu setiap harinya. Ini akan membantu  kamu untuk mencapai tujuanmu nge-gym. Jika kamu masih sering begadang dan tidur larut malam, hasil nge-gym-mu pun tak akan optimal. Perhatikan pula jeda waktu ketika kamu selesai olahraga dan tidur. Selisih waktu yang baik kurang lebih 4 jam, setelah tenggat waktu itu terlewati biasanya kamu akan susah tidur.

Kamu mungkin memiliki olahraga favorit, namun terlalu fokus pada satu jenis olahraga juga tak baik!

Coba ingat kembali tujuanmu nge-gym, jika niatnya untuk membentuk otot tubuh atau mengecilkan perut yang membuncit seharusnya hindari untuk fokus pada satu jenis olahraga saja. Hal ini biasanya tidak akan menunjukkan perubahan apapun pada tubuhmu, mulailah mencoba untuk mengkombinasikan beberapa jenis olahraga yang melibatkan banyak bagian tubuh tubuh untuk melatih otot perut, tangan, kaki dan bagian tubuh lainnya secara merata untuk hasil yang maksimal.

Cardio memang baik tapi akan berdampak buruk jika dilakukan secara berlebihan

Faktanya cardio merupakan bagian penting dari latihan olahraga rutin yang bila dilakukan dengan benar mampu  meningkatkan metabolisme dan menyehatkan jantung. Akan tetapi bisa menghasilkan efek berbeda jika dilakukan secara berlebihan. Cardio yang dilakukan berlebihan dapat membakar massa otot secara perlahan tanpa kamu sadari. Ketika kehilangan banyak massa otot tubuh akan membakar kalori yang lebih sedikit yang malah membuat berat badanmu menjadi naik, padahal salah satu tujuan awal kamu adalah untuk menurunkan berat badan.

Terlalu bersemangat membuatmu terus nge-gym hampir setiap hari. Jangan begitu Bro, hal itu malah bisa membuat tubuhmu jadi kurus!

Kamu yang baru memulai ng-gym pasti masih begitu bersemangat. Dalam situasi seperti itu tak masalah bagimu mesti kamu  harus ngegym nyaris setiap hari, bahkan kamu melakukannya dengan senang hati. Namun tahukan kamu jika hal ini bukan tindakan yang tepat. Bukannya berhasil mendapatkan badan ideal, hal ini malah akan membuat tubuhmu semakin kurus. Kamu juga perlu mengetahui jika latihan yang terlalu keras tanpa jeda tidak hanya akan membuat tubuhmu kurus tapi juga bisa menyakiti ototmu. Ingat, istirahat itu penting!

Kamu merasa sudah berlatih dengan giat tapi hasilnya masih tidak terlihat, coba lihat siapa tahu hal-hal di atas masih sering kamu lakukan. Penting juga untuk menetapkan tujuan awal yang memang menjadi alasanmu untuk nge-gym dan faktor pendukung lainnya seperti istirahat yang cukup serta pola makan yang teratur.

2 Comments

2 Comments

  1. agege saputra

    November 24, 2013 at 3:24 am

    mantaaap! saya semangat banget nih bangun otot triceps.. cuma masih ngga teratur aja nih latihannya.. haduuh

  2. iqhbal

    September 24, 2015 at 9:31 pm

    Memang “BENAR” Ke?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top