video

Bung Yang Penggemar MotoGP Harus Datang Acara Ini

Kamu penggemar MotoGP? Selama ini mungkin hanya bisa menonton dari layar kaca. Melihat jagoanmu meliuk-liuk di lintasan. Apa rasanya kalau ternyata bisa bertemu langsung?

Tak cuma mimpi karena kamu bisa mewujudkannya di Suzuki Bike Meet – Jambore Nasional yang bertempat di lapangan paddock Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat pada hari Sabtu, 3 Februari 2018 nanti. Karena momen yang digadang-gadang menjadi salah satu acara terbesar untuk klub, komunitas dan bikers Suzuki tersebut juga akan dihadiri oleh bintang tamu yang sangat istimewa dari Team Suzuki Ecstar MotoGP, yaitu Andrea Iannone dan Alex Rins, duo pebalap muda yang sering menjadi topik hangat di pecinta balap motor. Coba kamu tengok video lengkapnya di bawah ini!

Tak cuma sermonial belaka, kehadiran mereka untuk menyambut bikers-bikers Indonesia secara langsung sekaligus berbaur dalam beragam aktifitas seperti riding parade bersama ribuan bikers Suzuki lainnya di dalam sirkuit Sentul. Dan yang paling penting mereka juga akan berbagi tips berkendara di sirkuit bagi bikers yang antusias di dunia balap.

Acara yang dapat dihadiri baik bikers Suzuki maupun umum tersebut tidak dikenakan biaya, jadi siapapun yang ingin hadir bisa menikmati serunya berkumpul dengan sesama bikers dan mengikuti beragam games, bazzar, fun race, berbelanja produk-produk otomotif dan lifestyle, menonton kontes modifikasi, display motor-motor Suzuki dari berbagai generasi dan model, pertunjukan musik, sexy dancer, lady bike wash, freestyle exhibition hingga aksi sosial berupa Corporate Social Responsibility (CSR). Menariknya, SIS telah menyiapkan satu unit Suzuki GSX-R150 dan berbagai barang sebagai hadiah untuk pengunjung yang paling beruntung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

6 Kiat Berkendara dengan Motorsport

Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky. Selain harus menyiapkan fisik dan stamina yang prima—lantaran bobot body motor semacam ini pastinya di atas motor skuter matic, menunggangi kuda besi yang satu ini tak seperti naik motor lainnya. Pasalnya, ada tips khusus yang perlu diketahui agar tubuh tetap nyaman selama berkendara dan motor pun tetap dalam kondisi baik setibanya di tujuan seusai berkendara.

1.Biasakan Melakukan Cek Secara Menyeluruh Sebelum Berkendara

Sebelum memulai perjalanan, biasakan mengecek motor apakah motor dalam kondisi prima, mulai dari ban, rem, kopling, hingga sektor lampu. Jika semua aman, baru cari riding position alias posisi duduk yang menurutmu paling nyaman sehingga saat berkendara pun bisa santai namun tetap hati-hati.

2.Pastikan Sudah Tahu Posisi Badan yang Benar Saat Hendak Berkendara

Jangan karena mengejar gagah-gagahan lantas Bung memposisikan badan jauh dari stang sampai tangan lurus dan kaku. Karena ini bukan motor skuter matic, maka badanmu justru harus sedikit menunduk dengan posisi lenganmu sedikit menekuk.

Kenapa harus begitu? Karena lengan yang menekuk ini akan membantumu meredam rebound alias tendangan balik peredam kejut pada stang saat motor menghantam lubang. Kalau posisi sudah mantap, barulah mulai berkendara.

3.Jangan Asal Naik, Posisi Kaki pun Harus Stabil

Untuk posisi kaki, penempatannya harus pas karena ruangnya tak sebanyak di motor skutik yang menggunakan deck lebar. Motorsport hanya punya sedikit footstep tempat meletakan kaki. Lalu paha harus menempel ke tangki motor dengan posisi menjepit. Kendati begitu bukan berarti diam dengan tegang dan kaku. Kakimu harus tetap dalam kondisi relaks.

Posisi ini akan mempermudah untuk melakukan antisipasi bila Bung akan melakukan manuver ekstrem seperti hendak menghindari tabrakan. Dengan paha yang menempel ke tangki, Bung bisa mempertahankan posisi duduk agar tidak tergeser ke kanan kiri dan dapat mengeliminir risiko terpental dari motor.

4.Carilah Posisi yang Senyaman Mungkin untuk Tangan saat Menggenggam Stang

Untuk posisi tangan, perhatikan posisi tangan ketika menekan tuas kopling dan rem depan. Usahakan ketika mengoperasikan tuas rem depan atau kopling yaitu dengan cara menekan ujung tuas supaya ringan. Menekan tuas kopling bisa menggunakan dua jari yang sekiranya dianggap paling nyaman bagi pengendara.

5.Kenali Bentuk Motor Yang Bung Kendarai

Banyak orang meremehkan hal ini dan langsung saja betot gas ketika menunggangi kuda besinya. Padahal bentuk motor yang berbeda akan membuat pengendalian yang berbeda pula. Ambil contoh misalnya GSX-R150 dan GSX-S150. Dua motor Suzuki ini punya DNA yang sama, namun bentuknya berbeda sehingga handlingnya pun akan berbeda.

GSX-R150 dengan fairing tentunya punya body depan yang lebih lebar jika dibanding saudaranya tipe S yang bertipe naked bike. Tentunya butuh ruang lebih lebar jika merambah kemacetan.

Hal lainnya misalnya spion GSX-R150 yang ditanam di body depan sementara GSX-S150 berada di tangki. Ini akan membuat perbedaan karena GSX-S150 spionnya akan bisa ikut menyelip jika stang dimainkan ketika beraksi diantara kendaraan lain, sementara tipe R butuh perhitungan sebelumnya karena spionnya tang tak bergerak.

6.Kenali Juga Karakter Motormu Agar Tepat Mengambil Kesimpulan Di Jalan

Bung harus mengenali karakter motormu dengan tepat. Mulai dari karakter mesin hingga karakter berkendaranya. Coba kita ambil contoh GSX-S150. Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Karakternya jinak diputaran bawah sehingga membuatmu tak repot kalau mengendalikannya di RPM rendah.Tapi jangan lantas anggap remeh tenaganya. Kenali dulu, karena ketika diputaran menengah dan atas kalau tak siap, Bung akan dibuat terkejut dengan ledakan tenaganya.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang bisa terlihat jelas. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup besar untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Ukuran kekar ini berlanjut hingga kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90. Tentunya cukup lebar untuk membuatmu tetap stabil di jalan lurus, namun cukup lincah untuk melakukan manuver.

Nah dengan kiat-kiat macam itu tentunya Bung akan lebih aman dan nyaman mengendari motorsport milikmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiring Men

Mario Iroth: Dari Tuduhan Gila Hingga Bermotor 19000 Km

“Gila Kamu!”

Begitu reaksi yang diterima Mario Iroth ketika ia pertama kali mengutarakan idenya pada seorang kawan. Ia berencana untuk mencari sponsor untuk membiayai perjalanan travelingnya. Dimana letak kegilaanya?

Tak ada yang kenal Mario Iroth kala itu. Ia bukan artis atau figur publik yang punya daya tarik untuk orang mau membayarinya jalan-jalan. Ia juga tidak di bawahi perusahaan apapun. Ia murni seorang individu yang senang melancong.

Pemuda berusia 28 tahun ini sadar akan hal tersebut. Karena itu ia menyusun sejumlah rencana guna mewujudkan ide gilanya tersebut. Pertama yang dilakukannya adalah menyusun portofolio. Sebagai penggila traveling ia punya segudang aktivitas yang didokumentasikannya dalam bentuk foto.

“foto-foto itu jadi bukti kalau saya memang pernah jalan-jalan, jadi saya tidak mengada-ada” ujarnya.

Mario Lombok

Ia juga punya misi yang tidak melulu urusan pribadinya. Pengalamannya menikmati budaya dan kehidupan orang setempat yang dilaluinya ingin dibagikannya kepada orang lain. Dan hal utama lainnya adalah ia selalu punya misi sosial dalam rencana melancongnya.

Dengan bermodal nama Wheel Story ia merancang perjalanan pertamanya. Perjalanan ke tujuh negara ASEAN sejauh 17.000 Km ditempuhnya dengan menggunakan sepeda motor. Misinya membantu anak-anak miskin di Kamboja dengan membawa charity dari sahabat di Indonesia.

Kenapa Kamboja? Sebelumnya Mario Iroth tergabung dalam NGO New Hope Cambodia. Ia menjadi guru sukarelawan yang mengajar anak-anak kurang mampu di negara tersebut. Pengalamannya inilah yang ingin dibagikannya kepada orang lain melalui perjalanan Wheel Story yang digagasnya.

Mudah? Tidak demikian. Berulang kali ia harus keluar masuk perusahaan menawarkan proposal perjalanan tersebut. Sekian kali itu juga ia ditolak. Tapi toh ia tak kenal lelah. Bermodalkan buku kuning telefon ia mendatangi perusahaan-perusahaan berikutnya.

“Betul-betul tidak kenal siapa-siapa dan tidak punya koneksi kemana-mana, modalnya cuma berani mencoba saja” sambung Mario.

Perlahan beberapa pihak mulai meliriknya. Konsep pengendara motor yang berkelana sendirian dianggap menarik. Apalagi Mario Iroth akan menyajikannya dalam bentuk kekinian. Dengan memanfaatkan media weblog dan sosial media yang dimilikinya.

Perjalanannya pun akhirnya dimulai dari Seminyak Kuta Bali. Total 87 hari dilewatinya diatas motor dengan jarak tempuh perjalanan 17.542 Km. Tujuan sosialnya pun tercapai. Ia berhasil menyampaikan donasi yang dibawanya dari Indonesia untuk anak-anak di Kamboja.

Ia sempat terharu ketika tiba di desa Mendul Propinsi Siam Reap Kamboja ini. Anak-anak yang dulu diajarnya secara sukarela sudah membuat barisan dengan membawa poster bertuliskan ‘We thank you from the bottom of our hearts’.

“Di luar dugaan saya, mereka masih ingat sama saya. Mereka menyambut dengan sangat hangat” sambungnya dengan haru.

mario iroth kamboja

Semua berhasil dilakukannya sendirian. Bahkan untuk mendokumentasikan perjalanannya, Mario Iroth mengaku bahwa dirinya berulang kali menggunakan timer untuk menangkap fotonya ketika beraksi. Tidurnya tak jarang menggunakan tenda atau menginap bersama orang-orang lokal.

Keberuntungan besar menghampirinya di hari ke 47 ketika ia mencapai Phukket Thailand. Sewaktu ia baru memarkir motornya tiba-tiba seseorang menghampirinya dan mengajaknya berkenalan sambil membawa kamera.

mario iroth

Rupanya orang tersebut adalah Charley Boorman bintang utama acara Long Way Down. Sebuah acara reality show yang menggambarkan perjalanan pengendara motor ke berbagai negara. Dan Mario Iroth adalah penggemar berat Charley.

“motor saya paling kotor dan paling banyak barang, karena itu dia tahu saya datang dari jauh dan menghampiri sambil bertukar cerita peta perjalanan kami” tutur Mario.

mario dan charley-boorman

Pertemuan mereka yang tak dirancang sebelumnya ini ternyata ikut ditayangkan dalam salah satu episode Long Way Down. Mario Iroth pun mencapai level internasional tanpa sengaja.

Tak mengherankan ketika ia kemudian merancang perjalanan sejauh 19.000 Km dalam Wheel story ke dua dan Wheel Story ke tiga menuju Indonesia Timur ia tak lagi kesulitan mendapatkan sponsor. Mulai dari sabun pembersih tangan sampai produsen motor asal Italia ikut serta dalam perjalanannya. Hingga motor pun kini tak lagi menggunakan miliknya pribadi.

Tujuannya masih sama. Mengenalkan kehidupan masyarakat lokal kepada dunia. Di perjalanan ketiganya, ia menjadi orang Indonesia pertama yang melalui seluruh distrik Timor Leste sejak berpisah dari Indonesia.

mario motor

“Saya tak pernah menggunakan tenda di Timor Leste, masyarakatnya selalu mengajak saya tidur di rumahnya. Ini bentuk persaudaraan murni yang mereka tawarkan” katanya lagi.

Mario Iroth belum akan berhenti. Ia menyebut sudah punya sejumlah program perjalanan hingga 2020. Rencana sederhananya kini sudah menjadi sebuah brand tersendiri. Ia pun dengan kepala tegak bisa kembali ke kawannya yang pertama dikenalkan dengan konsep perjalanannya.

Tanggapannya bisa jadi sama, “gila kamu”. Tapi dipastikan kali ini dengan nada yang berbeda!

Foto dok. WheelStory

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Inspiring Men

Arti Horor Di Mata Jose Poernomo

Sudah menonton film oo Nina Bobo? Ini adalah film horor terbaru garapan sutradara Jose Poernomo yang dibintangi oleh Revalina S Temat dan Firman Ferdiansyah. Dari sejumlah review, film ini disebut-sebut tampil berbeda dengan film-film horor yang selama ini banyak menghiasi teater di Indonesia. Apa yang berbeda? Simak jawaban langsung Jose Poernomo tentang film ini dan genre horor secara keseluruhan

Tidak banyak hantu ditampilkan dalam film ini, kenapa?

Secara pribadi saya memang selalu menggarap film bergenre atmospheric horror. Dalam genre ini yang ditekankan adalah situasi dan kondisi yang menyeramkan. Jadi memang tidak banyak hantu yang muncul secara visual. Ini juga yang dipakai film-film yang belakangan sukses seperti insidious, conjuring dan sejenisnya.

Kenapa tertarik menggarap film horror?

Kalau mau dilirik secara sejarahnya, hampir sebagian besar perusahaan film yang ada didunia saat ini memulai semuanya dari film horor. Beberapa orang menyebut bahasa paling universal adalah cinta. Tapi menurut saya ada bahasa lain yang lebih hakiki dan mendasar di setiap manusia, yaitu kengerian. Karena itu menggarap film jenis ini selalu menarik.

jose purnomo

Saat ini trend film Indonesia lebih banyak yang berasal dari novel, apa yang membuat anda yakin Oo Nina Bobo bisa bersaing?

Sebenarnya di Indonesia film horor itu sudah punya pangsa pasar yang pasti. Ada sejumlah penonton tetap yang siap melahap film horor berjudul apapun yang disodorkan pada mereka. Peluang ini tidak dimiliki genre lain semacam drama, komedi atau action. Karena itu mudah bagi saya untuk meyakinkan produser agar mau menggarap horor.

Ditambah lagi sejujurnya secara budget film horor bisa digarap dengan biaya yang tidak terlalu mahal. Hal ini jelas tidak bisa dilakukan untuk film-film drama, action atau yang lainnya.

Apa kegagalan film-film horor terutama di Indonesia yang mengurangi unsur seramnya?

Pelajaran pertama dalam sekolah film jika ingin menggarap film horor adalah menciptakan containment atau wadah. Jika kita sudah berhasil membuat unsur contaiment itu maka elemen yang lain tinggal ditambahkan.

Contaiment sendiri bisa beruapa lokasi, situasi atau karakter yang membuat tokoh di dalam film itu tidak punya pilihan lain selain berada terus dalam situasi horornya.

Film Oo Nina Bobo misalnya tokohnya harus berada dalam sebuah rumah yang lokasinya jauh dari tetangga dan berada di puncak gunung. Keegoisan Revalina S Temat sebagai seorang psikiater juga membuatnya tidak punya pilihan lain selain berada di rumah itu untuk menyelesaikan penelitiannya. Firman Ferdiansyah dipaksa untuk tetap tinggal di rumahnya dulu itu sebagai bagian dari percobaan tadi.

Bandingkan misalnya jika kita membuat cerita ada hantu di sekolah. Karakter di dalamnya sebenarnya bisa bebas menghindari kondisi horor. Tinggal menolak untuk bolos atau pindah sekolah, maka cerita pun selesai. Atau kalau Oo Nina Bobo, lokasi rumahnya berada di daerah padat penduduk. Tinggal teriak tolong, satu kampung bisa langsung datang membantu dan horor pun selesai saat itu juga.

foto jose poernomo

Penampakan hantu di film ini pun disebut beda, bisa diceritakan?

Setiap membuat film horor, saya selalu mendesain sendiri hantu-hantunya dan tidak mau menggunakan karakter hantu yang sudah ada di cerita-cerita masyarakat sebelumnya. Sebut saja waktu di jailangkung saya dan rizal mantovani merancang sendiri hantu berbentuk anak kecil itu. Bagaimana sikapnya, bagaimana penampilannya.

Begitu juga dengan suster ngesot di film itu adalah hasil kretivitas kami menciptakan hantu yang berjalan dengan jalan diseret. Setelah hantu-hantu itu jadi dan divisualisasikan baru belakangan orang-orang menciptkan atau menghubung-hubungkan dengan hantu yang mereka kenal.

Di film Oo Nina Bobo juga begitu. Saya tidak mau memakai hantu yang sudah ada. Berkebalikan dengan hantu umum di Indonesia yang berwarna putih, disini hantu tampil seperti visualisai malaikat pencabut nyawa dengan warna yang kelam dan hitam. Meciptakannya pun dengan teknologi.

Apa yang dimaksud dengan teknologi?

Kebetulan saya baru membeli alat dari amerika serikat. Alat ini membantu mendesign dan memvisualisasikan karakter hantu dalam film ini. Belum seratus persen kemampuan alat itu digunakan tapi saya sudah cukup puas dengan hasilnya.

Kenapa memilih menciptakan sosok baru dibanding menggunakan yang sudah ada?

Saya ingin membuat karakter hantu yang memang bisa dinyatakan milik saya. Tokoh hantu dalam film saya bisa diklaim sebagai buatan saya. Ini berkaitan dengan masalah opportunity. Dengan karakter yang dibuat sendiri kita bisa menjualnya menjadi franchise. Ini yang terjadi pada pulau hantu yang kemudian muncul franchise sequelnya Pulau Hantu 2 hingga ketiga. Begitu juga dengan film-film horor asing yang kini menjadi box office.

Benarkah film ini digarap tanpa skenario?

Sebagian besar film yang saya garap memang hanya dilengkapi oleh garis besar cerita. Karena itu saya butuh aktor-aktor yang sudah matang bermain. Karena dialog baru saya berikan dengan tulisan tangan dan didiskusikan sesaat ketika adegan hendak diambil.

Berarti Revalina S Temat dan Firman Ferdiansyah memenuhi kriteria ini?

Untuk Revalina saya sejak lama ingin mengajaknya ikut bermain dalam film saya. Tapi baru sekarang bisa terwujud. Sementara untuk Firman memang perjalanannya lebih panjang.

Sulit mencari anak usia 12 tahun yang bisa memerankan tokoh dalam film ini. Firman sendiri harus 5 kali bolak-balik casting hingga akhirnya kami nyatakan siap untuk bergabung.

Mengarap horor berkaitan dengan budget yang tidak besar, seandainya punya kesempatan dengan budget unlimited film seperti apa yang ingin dibuat?

Cita-cita saya ingin membuat film yang berkaitan dengan militer. Ini minat secara pribadi. Sudah ada ide yang sejak beberapa tahun lalu sudah disetujui oleh petinggi militer di Indonesia. Ceritanya tentang pasukan khusus Kopasus Indonesia.

Film jenis ini tentunya melibatkan unsur kolosal, banyak alutsista yang terlibat. Apalagi banyak adegan-adegan penghancuran. Tentunya ini tidak bisa digarap dengan dana yang minim. Sampai sekarang cita-cita itu belum terwujud karena terkendala masalah dana tadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health

Video cara melatih otot six pack

membentuk six pack

Salah satu otot yang sulit untuk dilatih adalah perut. Berikut video yang menunjukan latihan untuk perut yang bisa dilakukan di rumah

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top