Lifestyle & Fashion

Bung Tadinya Sungkan Untuk Melakukan Hal Ini, Tapi Setelah Menikah Semua Dijalani

Ketika menikah, bisa jadi Bung mulai melakukan hal yang biasanya tidak pernah dilakukan sebelumnya. Meski, sejatinya laki-laki memang diciptakan sebagai mahluk yang jantan, tegas, dan macho. Mana pernah laki-laki mau melakukan hal-hal yang tidak menunjukkan sisi kejantanannya. Apa lagi hal-hal yang biasa dikerjakan oleh lawan jenis. Maklum, image kerap dijaga agar jati diri terus berwibawa.

Namun, setelah menikah semuanya berubah. Bung yang tadinya melajang lama, hidup secara bebas karena sudah dewasa dan sesekali melanggar batasan, mulai melakukan hal yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Mengurus anak misalnya, dapat dipastikan Bung harus turun tangan. Karena dalam pernikahan, tak semua pekerjaan rumah tangga bisa dibebankan pada istri saja kan? Kalau Bung dapat membantu, coba berikan tenaga. Karena mengurus rumah lebih susah daripada bekerja.

Dulu Tak Pernah Terpikirkan Untuk Membawakan Tas Perempuan, Setelah Menikah Jadi Kenyataan

Tak peduli setinggi apa jabatan Bung, sekuat apa fisik Bung, atau seberapa banyak body guard macam Sylvester Stallone yang disewa, nantinya Bung bakal nurut-nurut juga dengan segala permintaan istri. Contoh umum dan nyata adalah membawakan tas istri. Di pusat perbelanjaan banyak sekali suami yang rela menenteng tas istrinya ketika sedang cuci mata.

Padahal, semasa remaja kala menjalin asmara ala-ala, Bung pasti tidak pernah mau untuk membawakannya. Dengan alasan “Kamu harus mandiri!” dan segala macam alibi, pasti Bung kerap menyuntikkan doktrin. Padahal sebenarnya Bung malu kalau dillihat orang lain memberi Bung cap “Budak cinta”. Setelah menikah, rela atau tidak rela Bung pun harus membawakannya, dan rasa malu yang dulu terlintas sekarang sudah tak berserang di kepala.

Ditambah Lagi Jika Anak Bung Perempuan, Bung pun Jadi Membawakan Tas Istri dan Anak

Cobaan pertama mungkin hanya membawakan tas istri saja, kemudian ketika memiliki buah hati perempuan, Bung jadi punya kemungkinan untuk memakai tas ransel dari si anak. Ransel dengan model yang lucu nan imut, dikenakan oleh Bung, yang tentu sangat berlawanan dengan tampilan Bung yang garang. Tapi si anak mengeluh karena lelah menenteng ransel, sehingga ia melimpahkan ke ayahandanya. Memang bukan kewajiban, tapi demi istri dan buah hati, ego pun mulai diturunkan, meskipun banyak orang yang colongan mengambil foto Bung karena tampilan Bung yang jenaka.

Nanti Bung Sedia Untuk Menunggu, Meski Dulu Anti Dengan Menunggu

Bung pasti tahu seperti apa si nona kalau sudah berbelanja dan ke salon. Menunggu adalah hal yang paling membosankan, setiap orang pasti tidak akan suka untuk menunggu. Setelah menikah, pandangan Bung perihal menunggu mulai dihilangkan. Ibarat Jerman kalah perang sehingga ideologi Nazi mulai diratakan. Karena si nona akan kerap membuat Bung menunggu.

Berbelanja dan ke salon, otomatis menjadi agenda bulanan yang selalu dilakukan. Karena dia istri Bung, Bung pun jadi memiliki agenda untuk menemani bila tidak ada kerjaan. Tak ada hitungan menit, tapi sudah hitungan jam. Ketika masa berpacaran Bung bisa jumawa dengan mengucap anti untuk melakukan, setelah menikah jangan harap demikian.

Cuci Baju Dan Menyapu Menjadi Aktivitas Yang Baru

Semasa merdeka (dibaca: bujang), tak pernah terlintas untuk melakukan kegiatan mencuci dan menyapu. Bung urung melakukan dengan alasan pekerjaan itu identik dengan perempuan. Sehingga Bung tak mau menyentuh ranahnya. Walaupun, Bung tahu cara kerjanya.

Namun lagi-lagi ketika menikah, Bung bisa saja berkontribusi untuk mengerjakannya, tak perlu ada alasan istri hamil atau sedang sakit. Meskipun Bung pemimpin rumah tangga, tapi tetap saja segala kegiatan dalam ruang lingkupnya diselesaikan secara bersama-sama. Karena mahligai rumah tangga dibina atas kerja sama suami istri.

Dulu Menggadaikan Tidur Dengan Begadang, Sekarang Istri Bisa Ngajak Perang Kalau Bung Begadang

Sumber : Huffpost.com

Begadang biasanya menjadi agenda mingguan yang biasa Bung lakukan dengan teman-teman. Begadang suntuk sampai malam, mulai dari kopi hingga alkohol pinggiran menjadi “teman”. Tapi masa begadang Bung sudah tak lagi sebebas dulu, selama ada kegiatan penting di rumah atau tidak ada pun, Bung harus berada di sisi istri. Sekedar untuk menemani atau menjaga buah hati.

Tanpa perlu melihat dari sudut pandang pria, secara umum hal-hal di atas memang baik apabila dilakukan. Sesungguhnya laki-laki yang gentle adalah yang dapat membantu istri dikala rutinitas kerja kian ketat. Secara nilai, Bung yang mau dan meluangkan waktu untuk mengerjakan ini pasti bakal disayang sama istri.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Ketika Golongan Putih Memiliki Esensi Tak Memilih, Bukan Apolitis yang Tak Berpartisipasi

Dalam pesta demokrasi geliat partai atau calon presiden mengobral janji demi mendapatkan simpati. Namun, kadar skeptis yang tinggi membuat para calon pemilih malas untuk menaruh harapan. Politik memang berbicara harapan. Seperti halnya harapan yang selalu berujung tidak kepastian. Alhasil muncullah golongan putih atau golput yang dianggap sebagai jalan atau aksi yang menjadi bentuk protes akan pesta demokrasi. Istilah golput muncul menjelang pemilu pada tahun 1971.

Pemilih merupakan elemen penting dalam sebuah pesta demokrasi. Namun adanya golput, membuat para pemilih seperti memiliki nafas baru. Lantaran di era-era orde baru banyak tekanan yang mengharuskan semua orang harus memilih kepada satu partai atau koersif. Tetapi mengacu kepada era sekarang, banyak pergeseran makna yang terjadi perihal golput.

Pada saat muncul pertama kali, Dilansir dari majalah Ekspres edisi 14 Juni 1971 Golput adalah semacam movement untuk datang ke kotak suara dan menusuk kertas putih di sekitar tanda gambar, bukan gambarnya. Apabila itu dilakukan suara menjadi tidak sah. Dan para pemilih tetap berangkat ke bilik suara.

Lantas bagaimana golput dapat bertumbuh kembang di Indonesia?

Golput Lahir Sebagai Partai Generasi Muda

Membahas kapan golongan putih itu muncul, harus berbicara pemilu pertama di orde baru tahun 1971. Di mana terdapat 10 partai yang dinilai tidak memiliki harapan oleh pemuda saat itu.  Ketua Ikatan Mahasiswa Kebayoran, Imam Walujo Sumali muncul memberikan gagasan dalam artikel di harian KAMI yang bertajuk “Partai Kesebelas untuk Generasi Muda”.

Partai tersebut dinamakan partai putih dengan gembar putih polos. Apakah Partai Putih ada di kertas suara? tentu tidak, tetapi di tulisan tersebut Imam memberikan ajuran untuk yang memilih Partai Putih agar menusuk bagian putih yang ada di sela-sela atau antara kesepuluh tanda gambar Parpol dan Golkar. Di sini lah menjadi tercetus namanya Golput, yang kita kenal sampai sekarang.

Rezim Orde Baru Mengecap Golput Lahir Dari Aksi-Aksi Gagal Para Pemuda

Gerakan para pemuda  sejak sebelum jaman kemerdakaan memang sudah menghiasi negeri ini. Banyak aksi yang kerap berbicara akan perubahan dan revolusi. Saat golput muncul ke permukaan, rezim mulai melihat geliat-geliat pergerakan yang coba menyebar dari jalan ke jalan, rezim orde baru tak membiarkan.

Menteri Penerangan di era orde baru tahun 1971 saat itu, Budiarjo mengatakan kalau golput muncul setelah beberapa aksi yang coba dimunculkan gagal. Seperti Mahasiswa Menggugat (MM), Komite Anti Korupsi (KAK), Wartawan Generasi Muda, dan Komite Penegak Kedaulatan Rakyat (KPKR)

Lha itu, kan, orang-orangnya sama. Yang itu-itu juga. Itu, lho, seniman Balai Budaya, tempat yang selama ini digunakan untuk menentang pemerintah. Mereka adalah eks KAK atau MM,” kata Menteri Penerangan Budiardjo.

Bahkan Golput di Zaman Itu Memiliki Simbol yang Mencoba Melambangkan Apa Makna yang Diperjuangkan

Sumber : Foto Musiron/Republika

Tidak seperti sekarang, di mana golput cenderung tak memiliki lambang atau simbol. Golput di era sekarang lebih mengacu kepada “sikap” yang diambil para pemilih tanpa perlu berkoar-koar di depan banyak orang. Mungkin karena bersifat rahasia, jadi setiap orang berhak merahasiakan apa sikapnya.

Tetapi apabila napak tilas pada tahun 1971, di mana mahasiswa protes dengan penyelenggaraan pemilu, Golput dideklarasikan menjadi sebuah gerakan yang memiliki simbol. Kelompok pemuda tersebut membuat simbol bikin seniman Balai Budaya, yang dikatakan Budiarjo sebagai tempat menantang pemerintah.

Simbolnya pun mirip dengan simbol AURI, IPKI dan Golkar dengan di tengahnya mirip sebuah lukisan abstrak tanpa coretan, yakni cuma warna putih polos.

Diyakini Bakal Mati, Justru Golput Tumbuh Subur Tanpa Disirami

Semula pemerintah tidak menganggap golput sebagai ancaman, tapi tak berarti mereka tak melakukan tindakan. Rezim orba pernah mencokok rombongan golput yang sedang berjalan kaki dari degung Balai Budaya mennuju Bapilu Golkar.

Guna memberikan peringatan. Bahkan, Badan Koordinasi Intelijen (Bakin) saat itu menyatakan gerakan golput sebagai masalah kecil. Anggapan yang menganggap golput tak perlu diurus juga muncul dari Budiarjo sang Menteri Penerangan, ia pun dengan jumawa berujar kalau tanpa dilarang pun Golput akan habis dengan sendirinya.

Nyatanya? gerakan ini kiian meningkat dari Pemilu ke Pemilu.  Dilansir dari Tirto, Jumlah golput pada tahun 1977 sebagai 8,40 persen, kemudian di paska orde baru di tahun 1999 dan 2009 golput naik menjadi 10,4 persen. Di tahun 2009 sendiri untuk golput legislatif 29,01 persen dan pilpres 27,77 persen. Tentu fakta ini mematahkan asumsi Budiarjo saat itu, ternyata gerakan ini menjamur dan tumbuh subur.

Golput Kini, Menjadikan Tindakan Apolitis yang Tak Berpartisipasi

Golput yang dulu seperti diperjuangkan para pemuda, memang berbeda kalau berbicara apa yang terjadi hari ini. Setiap hari pemilu digelar, hari itu pula aktivitas kantor, sekolah sampai kuliah diliburkan. Barang tentu dengan alasan memberikan kesempatan setiap warga negara untuk memilih dan berpartisipasi di pesta demkorasi.

Tetapi, hal yang terjadi kini malah dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan lain. Seperti pergi ke bandara atau ke statiun kereta untuk berlibur jauh lebih penting dibanding pergi ke tempat pencoblosan, sikap apolitis diyakini sangat merugikan.

Tak lagi fakta yang ditutup-tutupi kalau surat suara yang tak terisi bisa jadi dimanfaatkan. Menurut Tirto, golput sekarang cenderus plastis dan lentur. Sehingga ini jelas berbeda dengan golput yang hadir di era 70-an lalu. Tetapi apakah salah bersikap macam itu? ya relatif dari sudut pandang bung sendiri.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Intan Hardja Membeberkan Kisah Hubungan Intim di Youtube Rey Utami & Benua

Memebeberkan kisah hubungan intim secara tersirat, dilakukan oleh presenter fenomenal Intan Hardja saat diwawancara di akun Youtube Rey Utami & Benua. Presenter acara gosip ini sempat membuat heboh publik lewat gayanya yang mengikuti Miley Cyrus saat itu. Kali ini ia menceritakan tentang kisah hubungan intim, yang ia lakukan di mobil bersama “Brondong Terkenal” yang menurutnya menjadi hubungan intim yang tak terlupakan.

Meskipun terbuka dalam menceritakan hidupnya dari video tersebut. Soal “Brondong Terkenal” tersebut Intan membiarkan orang menebak-nebak siapa dia. Dalam wawancara tersebut, Intan mengatakan bahwa ia salah satu sosok yang membuatnya tak bisa melupakan hubungan intim yang dilakukan di mobil saat itu bung.

Sebelum proses berhubungan itu terjadi, Intan mengakui kalau memang mendengar sekilas kabar kalau orang tersebut memiliki kemampuan hubungan intim yang sempurna, yang jelas membuatnya penasaran. Sampai suatu ketika mereka dipertemukan dalam acara bertajuk ulang tahun, di mana Intan dan sosok brondong tersebut hadir.

“Udah tuh lama (nggak ketemu). Lama pisan, hingga terjadilah suatu hal, kita kaya nongkrong bareng gitu kan. Terus setelah nongkrong bareng, waktu itu kita lagi doing some one night, kita kaya ngumpul bareng temen-temen, wine, karena memang lagi ada acara ulang tahun temen juga. Karena disitu ada dia, kita ngobrol segala macem, dan saling flirting juga,” ujar Intan Hardja dilansir dari Wartakota.

Setelah acara tersebut Intan mengaku pulang ke apartemennya pada pukul 03.00 dini hari, dan tak disangka-sangka setelah ia berbaring guna melepas lelah. Mendadak laki-laki tersebut menelpon dan mengatakan sudah ada di lobby apartemen. Intan yang kaget pun sontak merespon.

“Terus dia bilang aku ada di apartemen kamu, aku nggak mau pulang sebelum ketemu kamu. I was drunk, and he was drunk too. Jadi gw udah pulang sampe apart, gue juga ga tau gimana dia tahu rumah gua. Pokoknya dia tahu aja. 10 menit gua sampe, gua baru ganti baju, baru rebahan, terus dia telepon, dia bilang ada dibawah,” kata Intan Hardja.

Intan yang sudah mengenakan baju tidur dilapisi jaket kemudian menghampirinya. Meskipun masih muda di bawahnya, Intan mengaku kalau ia tipikal orang yang hormat dan respect. Selain terlihat sebagai sosok yang lugu dan pemalu.

Jadi waktu itu gue take kontrol banget gitu kan, terus dia kaya yang manja-manja gitu. Itu gua masuk dalam mobilnya dia. terus kita cari tempat parkir daripada ngobrol di depan lobi,” kata Intan Hardja.

Saat itulah hubungan intim yang tak terlupakan terjadi. Video yang diposting pada 5 November 2018 lalu memang memiliki judul yang ambigu, ‘Pakai Tangan atau Pakai Mulut, saat main dalam Mobil (PART 2). Sampai pada akhir wawancara tersebut Intan tak mebeberkan siapa orangnya, ia hanya memberikan petunjuk tentang brodong terkenal tersebut memiliki paras tampan dan bentuk tubuh yang bagus.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health

Jangan Kaget, Ini yang Akan Terjadi Pada Tubuh Ketika Bung Berhubungan Intim

Mungkin bung benar, saat sedang berhubungan badan nampaknya tidak peduli apa yang terjadi di badan. Lantaran kenikmatan setiap detik membutakan segala hal yang ada. Di situasi secara umum, beberapa hal sering diungkapkan lewat beberapa istilah yang mungkin saja bung tidak peduli akan itu apa, tetapi tak berarti bung tidak penasaran apa yang dimaksud dari itu semua. lucunya lagi, penulis kami pernah bertemu dengan salah seorang laki-laki berusia dewasa, yang sudah mau kepala 30 tetapi tidak mengerti apa itu intercourse dan foreplay.

Bisa jadi sampai dengan saat itu iya belum berhubungan badan dengan salah. Bisa juga ia sudah pernah melakukan tapi tak tahu akan istilah tersebut. Cukup fair bukan? menurut kami sebagai laki-laki itu penting untuk mengetahui beberapa istilah tersebut.

Selain itu ada hal yang perlu kamu ketahui juga sekedar untuk menambah pengetahuan. Seperti halnya, apakah bung tahu zat apa ang masuk ke dalam otak sampai bung mengalami orgasme? Nah, untuk itu kami rasa menarik itu mengetahui beberapa hal dan istilah dalam berhubungan badan.

Sekujur Tubuh Memerah Semacam Aliran Darah yang Mengalir Di mana-mana

Sex flush sebuah istilah yang menggambarkan kondisi tubuh bung bewarna merah. Karena sedang terpoma darah saat sedang berhubungan seks. Ditengarai hal ini terjadi lantaran ada empat fase dalam hubungan seks loh. Dimulai dari fase bergairah, fase memuncak, fase orgasme dan fase resolusi.

Sebuah studi pun menunjukan kalau sex flush terjadi paling besar pada si nona yakni 50-75 persen, sedangkan pada laki-laki 25 persen. Meskipun itu tidak konsisten.

Antara Ereksi dan Lubrikasi? Apakah Bung Paham Kedua Hal Ini?

Istilah ini memang umum, seharusnya sih, tanpa kami jelaskan bung sudah tahu. Ereksi mengacu kepada momen ketika penis pria tegang. Dikarenakan adanya darah yang menyebar ke bagi penis melalui tiga area spons. Tentu beda dengan si nona.

Perempuan mendapatkan lubrikasi di mana alat kelamin memproduksi  cairan yang berlebih. Labia luar dan dalam si nona akan mengembang, memberikan tekanan kepada bartholins gland dan skene’s gland yang memproduksi cairan lubrikasi.

Sampai Kepada Bentuk Kelamin Memiliki Struktur yang Serupa

Yap, secara bentuk tentu bung mengetahui berbeda. Namun, sejujurnya antara klitoris dan penis memiliki bagian yang sama loh. Seperti terdapat glans, foreskin, erectile tissue dan shaft. Tetapi tidak seperti penis, lantaran fungsi dari klitoris yang dimiliki si nona dapat memberikan kenikmatan seks kepada para perempuan.

Perempuan Lebih Sulit Mencapai Titik Orgasme Dibanding Laki-laki

Sebuah survey mengatakan kalau dari 1.400 perempuan, hanya 21 sampai 30 persen saja yang dapat mengalami titik orgasme. Perlu diketahui juga nih, kalau orgasme di sini tidak dibantu oleh bantuan rangasan tangan sampai oral seks. Karena perempuan sangat membutuhkan rangsangan lebih dari sekedar penetrasi penis untuk menapai orgasme.

Fase Memuncak dari Setiap Hubungan Adalah Orgasme!

Orgasme adalah fase yang memuncak dalam berhubungan badan. Dalam orgasme, terdapat zat dopamine yang mensisntesi neuron yang teradapat di otak saat terjadi ejakulasi, yang mana memberikan kepuasan yang luar biasa kepada laki-laki seakan mendapat doping atau subtansi dari obat psikotropika.

Perempuan pun juga terdapat zat dopamine yang dirilis ke dalam otak, tetapi lebih sulit seperti yang sudah dijelaskan barusan.

Kira-kira dari semua hal dan istilah yang dibahas apakah bung sudah khatam?

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top