Otomotif

Bung Pemilik Alphard? Toyota Meminta Bung Menyambangin Bengkel Resmi Mereka!

Toyota sedang melakukan kampanye penarikan kenadaaran bung, terutama bagi pemilik Alphard, Fortuner, Hilux, Corolla Altis, Innova keluaran Mei 2015 – Januari 2016 untuk segera menghubungi bengkel servis resminya. Bukan dapat promo gratis servis ataupun jasa perkara mesin mobil. Tetapi kampanye ini berguna bagi keselamatan bung selama berkendara.

Program yang sedang dijalankan oleh Toyota Indonesia ini, menindaklanjuti informasi global yang dikumandangkan oleh Toyota Motor Corporation (TMC) yang memanggil model-model produk Toyota yang ditengarai bermasalah pada sistem airbag-nya.

Bukan kali pertama bagi Toyota namun ini sudah kedua kalinya kasus yang berkutat pada soal balon keselamatan atau air bags. Pada akhir tahun lalu persoalan airbag takata pun menjadi perhatian bagi Toyota. Untuk sekarang letak masalahnya terjadi pada airbag inflator bung.

Sebenarnya program recall airbag inflator sudah dijalankan sejak tahun 2015 silam dan sampai saat ini program tersebut masih dijalankan guna menyaring para pemilik yang belum menyambangi bengkel resmi. Total sudah ada 117.117 unit yang sudah berhasil ditangani Toyota terkait ketidaknyamanan pelayanan ini. Bahkan data ini lebih banyak dari yang dikumpulkan sebenarnya dengan total 97.980 unit.

Jumlah tersebut terbagi atas Toyota Alphard produksi tahun 2010—2014, NAV1 produksi 2012—2013, Camry produksi 2002—2004, Corolla produksi 2001—2013, Vios produksi 2006—2013, dan Yaris produksi 2006—2013. Sampai pada bulan April lalu sebanyak 14.918 unit sudah memperbaiki inflator airbagnya di bengkel resmi Toyota.

Nah, bagi bung pemilik mobil seperti yang disebut diatas apabila ada indikasi yang tidak biasa pada airbag maupun perangkat lain, Toyota sangat menyarankan agar bung segera menuju bengkel guna ditindaklanjuti. Karena hal ini bagian program resmi ya tentu saja bebas biaya, dengan catatan syarat dan ketentuan tetap berlaku bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

R U Tough Enough Asia : Ajang Mencari yang Terkuat Dari yang Paling Kuat

Pagelaran mencari orang paling tangguh di Asia hadir kembali lewat program bertajuk ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ 2019, yang tahun ini akan menyeleksi finalis-finalis dari tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, Thailand dan HongKong. Bakal dicari 4 pemenang dari Indonesia lewat public audition yang digelar di Main Attrium, Lotte Shopping Avenue pada tanggal 21 Juli 2019.

Proses seleksi dilakukan dengan cara memberikan berbagai tantangan fisik dan mental. Beragam jenis tantangan mampu menguras keringat dan konsentrasi. Mulai dari burpees, alternate ViPR, berlari zigzag, melewati traffic cone, hingga berayun di hanging board. Proses ini tidak mudah seperti kelihatan-nya, tanpa latihan yang rutin para peserta akan kewalahan.

Persiapan latihan fisik yang stabil, tidak terlalu memaksa sesuaikan kemampuan dan rutin dilakukan tiap hari. Memang kita sebelum ada event, sudah selalu latihan tapi latihan sewajarnya saja,” ungkap salah seorang peserta asal Malang, Hendro Utomo.

Hendro utomo merupakan peserta yang sudah siap untuk menanti pertarugan di R U Tough Enough. Segala macam program latihan sudah dijalankan. Bahkan untuk mengatasi rintangan yang disajikan panitia, ia melakukan pelatihan khusus dengan menguatkan cengkraman tangan.

Latihan kekuatangan tangan, dengan mencengkram batu atau kendi yang beratnya bisa 10 sampai 20 kg. Dengan menahan cengkraman selama satu menit kurang. Efeknya saat rintangan terakhir (hanging board) saya melewatinya lebih ringan,” imbuhnya.

Perjuangan untuk menjadi perwakilan orang terkuat itu sendiri membutuhkan fase. Terlebih banyak peserta yang bagus-bagus memiliki determinasi tinggi untuk mewakili Indonesia di ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ Final Showdown. 

Untuk regional akan dipilih 20 peserta terbaik dan diinterview oleh juri. Kemudian diakhir kompetisi akan dipilih 4 finalis untuk melautkan ke kompetisi kancah internasional dengan grand lrize sebesar USD 15.000 dan mendapat gelat Southeast Asia’s Toughest.

Kami mencari orang-orang tangguh di Asia Tenggara yang nantinya akan kami nobatkan sebagai Southeast Asia’s Toughest dan kami ingin mengajak semua orang yang merasa tangguh untuk berpartisipasi! Ini bukan hanya sebuah kompetisi fisik, tetapi juga mental, dan kami berharap semua peserta tangguh dapat menunjukkan potensi terbaik mereka!,” ujar Betty Tsui, Vice President, Programming of KIX.

KIX, saluran tayangan action entertainment unggulan di Asia, kembali menggelar program ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ 2019 untuk mencari orang paling tangguh di Asia. Program ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ yang juga didukung oleh MNC Vision, pionir TV berlangganan terkemuka di Indonesia.

Program KIX ‘R U Tough Enough’ pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 di Malaysia. Setelah itu, program tersebut diluncurkan di Filipina, Thailand, Singapura dan Indonesia. Di tahun 2018, ‘R U Tough Enough’ menggelar kompetisi regional untuk pertama kalinya di Malaysia dan di tahun 2019 menggelar 4 on-ground events; pertama di Jakarta, Indonesia, kemudian diikuti oleh Bangkok, Thailand pada bulan Agustus, Manila, Filipina pada bulan September dan Final Showdown di Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan November ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Jangan Bingung, Masih Banyak Cara Membuat Wanita Nyaman

Menyenangkan saat perempuan mengatakan ‘Aku nyaman denganmu’. Kehadiran kita selama ini diterima dengan baik dan tidak membuatnya risih. Kenyamanan dihasilkan lewat tindakan dan perbuatan, se-simple bagaimana Bung memperlakukannya. Penjelasan seperti ini mungkin membingungkan. Tapi bung jangan keburu bingung, karena ada cara membuat wanita nyaman.

Seyogyanya, wanita jarang mengatakan secara verbal apabila merasa nyaman. Tapi itu bisa dilihat, apabila selalu mau saat diajak ketemu, tidak pernah menolak ketika diajak makan atau nonton. Bahkan mencari di saat tidak menghubungi. Demi meraih respon seperti itu, coba ikuti beberapa tips bagaimana membuat wanita merasa nyaman.

Mencurahkan Segala Perhatian Demi Membuatnya Senang

Berikan segala bentuk curahan perhatian, itu membantu nona menyadari kalau selama ini bung selalu ada dan menemani. Si nona tidak mungkin meminta untuk diperhatikan. Ini timbul dari inisiatif, tanpa ada rasa inisiatif dan kepekaan, hal yang sulit untuk membuat perempuan nyaman.

Tak perlu ke hal-hal besar, hal-hal mikro seperti bertanya ‘apa sudah di rumah?’ atau ‘Hari ini panas banget, minum yang banyak ya!’ contoh sederhana di mana perempuan akan merasa senang. Bentuk perhatian itu seperti hadiah ditengah kegelapan.

Setia Dengannya, Meskipun Belum Ada Status Antara Kalian Berdua

Menjalani tanpa status itu rumit, kan? namun kalian harus menunjukkan keseriusan. Segala bentuk risiko harus ditanggung, semisal ia tak memilihmu. PDKT atau belum menikah, mungkin masa bebas untuk memilih mana terbaik dari yang terbaik. Hingga kalian melancarkan PDKT lebih dari satu perempuan.

Untuk membuat si nona merasa nyaman harus dibuktikan dengan setia kepada pasangan. Sebagai pembuktian kalau hanya dia yang Bung inginkan adalah tidak mendekati perempuan lain.

Menjadi Pendengar yang Baik, di Segala Situasi

Baik sedih atau pun senang kalian wajib mendengarkan apa yang ia ceritakan. Seputar aktivitas yang dijalani sehari-hari apabila ingin diceritakan harus kalian dengarkan. Jadi pendengar yang baik membuat perempuan tahu akan pergi ke mana ia saat ingin mencurahkan perasaan. Setiap orang ingin didengarkan saat memiliki masalah, meskipun tidak ada solusi.

Intinya tunjukkan rasa tertarik akan segala bentuk topik yang ia ceritakan. Saat curhat tatap matanya, dengarkan isinya dan simak semua aksara yang keluar dari mulutnya.

Pede dan Tidak Minder

Minder saat bercengkeramah dengan si nona akan merusak segala situasi. Ia tak ingin bersanding dengan laki-laki yang pesimis dan tidak percaya diri. Takut imbas tersebut menempel ke dirinya, terbayang betapa lelah-nya terus memberikan nasihat dan motivasi karena kalian suka mengeluh.

Pede saja dengan apa yang kalian miliki, si nona akan merasa nyaman karena diperjuangkan oleh orang yang berpikiran positif. Tapi jangan terlalu pede juga sampai mengarah ke sombong! semua hal yang kalian miliki tak perlu diperlihatkan untuk membuat nona terkesan. Justru bisa jadi bumerang.

Ubah Diri Jadi Gentlemen, Bukan Lelaki Cemen!

Gentlemen itu seperti apa sih? Gentlemen itu tidak dinilai dari pakaian ala-ala eksekutif muda. Tapi melakukan berbagai macam hal sederhana yang menarik perhatiannya. Seperti menarik bangku saat ia ingin duduk, mengantarkan pulang saat kencan, membukakan pintu mobil, atau membiarkan si nona jalan terlebih dahulu.

Dengan mengemban bentuk sikap semacam itu, dijamin kaum hawa tak tahan menahan rasa suka dan merasa nyaman. Lantaran diperlakukan sebagai putri raja. Sikap gentlemen wajib dimiliki laki-laki agar menambah citra dan pesona dalam diri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Bertengkar Soal Uang dengan Pasangan, Masih Bisa Diselesaikan dan Dibicarakan

Finansial memang masalah vital. Perceraian atau pertikaian rumah tangga terjadi bukan karena ego, orang ketiga atau ketidakcocokan. Tapi karena uang! banyak yang memberi saran untuk segera membicarakan soal finansial atau uang dengan pasangan. Agar tidak terjadi rahasia. Saling terbuka soal uang tak kalah penting, untuk mengorek apakah ada hutang dengan orang lain atau memang selama ini memiliki masalah finansial.

Perkara finansial harus diutarakan baik mereka yang ber-pacaran, sedang ditahap jenjang pernikahan atau sudah menikah. Bung harus mulai membicarakan tentang uang. Sekaligus memahami dan percaya tentang uang dan dari mana asalnya. Dilansir dari Yourtango, inilah 5 langkah memahami masalah keuangan yang berkaitan dengan masalah pasangan.

Memiliki Sikap Empatik

Apabila ada kendala keuangan dalam hubungan, mulailah terbuka, agar pasangan merasa aman. Dalam arti bung harus mendengarkan keluh kesah-nya dan bersikap empati. Demi memahami tentang hubungan tersebut. Bisa saja memang bung bersikap defensif, saat berbicara tentang informasi sensitif  seperti keuangan. Justru yang terjadi adalah pasangan enggan membuka diri. Bukan hanya soal uang bahkan yang lainnya.

Mencoba Sikap Terbuka Untuk Menerima Pengaruh Pasangan

Dari pada bung menghakimi bagaimana cara si nona mengurus keuangan. Lebih baik bung timbulkan satu percakapan yang sangat membantu, dengan cara mengajukan pertanyaan pada pasangan tentang sistem mereka tentang mengelola uang.

Bagaimana caranya? dengan bertanya bagaimana si nona menghabiskan uang? apakah mereka menyimpan uang atau menyembunyikan? apakah mereka memandang uang sebagai kekuatan? dengan cara ini akan membuat hati pasangan lebih terbuka.

Mencoba Terbuka Untuk Kompromi

Saling kompromi itu penting dalam hubungan. Jika salah satu ada yang merasa ingin menang sendiri, itu adalah salah. Perlu untuk merasa setara dalam suatu hubungan. Seperti membuat keputusan bersama dalam hubungan. Konflik tentang keuangan akan terus muncul dalam kehidupan, jadi salah, kalau kalian berdebat akan hal itu. Atau bisa jadi tidak merasa setara dalam hubungan tersebut.

Berhenti Menghakimi atau Menyalahkan Pasangan

Kalau pasangan merasa pusing akan keuangan, coba berkecimpung ke dalam masalahnya. Perlu disadari butuh dua orang untuk membuat masalah ini ada, dan perlu butuh dua orang juga untuk menyelesaikan masalah ini. Berhentilah untuk menghakimi atau memfitnah pasangan saat bertemu masalah. Justru ini akan memperburuk keadaan. Jika ini terus jadi maka satu sama lain akan mulai berpaling dan perlahan-lahan memotong sebuah hubungan.

Masalah Tidak Harus Diselesaikan Saat Itu Juga

Kala membicarakan masalah memang tidak bisa selesai pada saat itu juga. Banyak argumen terjadi hingga konflik tak menemukan solusi. Setuju bertemu nanti dan membahas masalah tersebut adalah hal wajar. Waktu di mana bung berdua memiliki kesempatan untuk menenangkan diri.

Yang penting saat bertemu nanti terjalin obrolan seriusan untuk mengupas masalah. Meskipun ada debat, tenanglah jangan terpancing emosi, dari pada sesuatu yang berharga tersebut akan pergi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top