Teknologi

Berita Hoax Terus Menyebar, Jangan Sampai Bung Tertular

Negara kita merupakan salah satu Negeri pengguna internet terbanyak di dunia namun mudah mempercayai berita yang tak semestinya atau hoax. Dilansir dari liputan 6, Dirjen Aptika Kemkoninfo, Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan dari sekitar 132 juta pengguna internet di Indonesia, 65% ternyata masih mudah terhasut berita bohong.

Tentu hal ini sangat miris dan juga mengecewakan. Bahkan apabila dibandingkan dengan negara maju seperti Amerika Serikat, Indonesia masih paling besar. Amerika Serikat 53% warganya masih percaya hoax,  sedangkan Perancis 43% sedangkan Jepang lebih rendah yakni 32%.

Berita hoax sendiri menyerbak bagaikan virus yang menjagkit ke satu per satu orang secara bergiliran. Ada pun sistem berita hoax di Indonesia dipercaya lewat media abal-abal, dan dapat pula lewat pesan berantai seperti dari chat di aplikasi macam Whatssap. Tanpa ada itikad menyaring berita, seseorang pun langsung mempercayainya. Padahal yang rugi bukan hanya dia bung, namun orang lain yang juga termakan berita bohongnya.

Jangan Mudah Percaya Setiap Berita yang Ada, Sebaiknya Coba Menggali Kebenarannya

Setiap berita yang muncul tanpa sumber yang jelas, bisa dikatakan secara pasti kalau berita itu palsu. Bung harus memiliki daya literasi media, yang mana bung memahami dan menganilisi setiap berita yang coba dikonstruksi suatu media (dibaca : media koran kuning).

Kalau bung sudah memahami hal tersebut, otomatis bung tidak mudah terkena oleh gejala semacam termakan berita palsu. Karena berita palsu dan hoax tujuan tidak hanya menipu bung namun memecahbelakahkan keutuhan negara. Ada baiknya, bung memulai dari diri sendiri untuk tidak terjebak dengan berita berbau provokatif yang berlalu-lalang di timeline Facebook bung.

Media Abal-Abal Dengan Mudahnya Merajalela, Jadi Berhati-hatilah

Membuat media sekarang mudah caranya, bahkan bung pun juga bisa lewat wordpress atau sejenisnya. Tetapi yang susah adalah menjaga kredibilitas dan kapabilitasnya. Setiap media yang coba share berita menipu, itu adalah media abal-abal yang coba mengacaukan semuanya.

Seperti saat pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun lalu, yang mana berita hoax terus menggempur lewat sosial media. Sehingga banyak juga kan yang terpecah belah persahabatan karena perbedaan opini dan pasangan calon? terlebih lagi banyak juga yang share berita palsu lewat akun semu, kemudian teman bahkan bung termakan isu palsu.

Meskipun Ada Fotonya, Bung Jangan Mudah Terpercaya. Karena Bisa Jadi Itu Tipu Daya

Mungkin bung masih ingat dengan kasus hangat yang terjadi di awal tahun ini. Di mana ada seseorang yang menunggah foto seorang dokter anti vaksin bernama Dr. Bernard Mahfoudz, padahal dia adalah aktor bintang porno bernama Johnny Sins yang sedang memerankan adegan sebagai dokter dalam suatu adegan porno.

Hal itu sangat telak, lantaran ada seseorang yang sudah gembar-gembor menyebarkan berita tersebut dengan caption yang menohok lewat Facebook-nya. Tapi ending-nya dia malu sendiri. Bung pasti tidak mau terseret seperti orang tersebut kan? sudah seharusnya bung harus menelaah lebih jauh meskipun ada foto dalam tautan berita tersebut. Dan belajar memilah-memilah berita.

Jika Ada Kawan yang Salah Jalan, Cobalah Diingatkan, Jangan Dibiarkan

Tak menutup mata juga terkadang yang menjadi korban berita kebohongan adalah kawan bahkan suadara bung sendiri. Santai bung, jangan dimaki atau pun dimarahi, meskipun bung kesal kenapa bisa seseorang sepertinya yang mengenyam pendidikan yang sama namun bisa terkena berita bohong murahan.

Hal yang perlu bung lakukan adalah menunjukan jalan agar mereka tak lagi salah jalan. Mungkin saja mereka yang menjadi korban sedang tidak fokus atau kurang memahi soal media sehingga bisa kena tipu daya dengan mudahnya.

Pemerintah Tahu Ini Bahaya, Sehingga Kemkominfo Telah Membuat Penyuluhannya

Pemerintah tentu tak tinggal diam soal maraknya berita hoax yang sulit untuk dibendung keberadaanya. Sehingga lewat Kemkoninfo pemerintah membuat Program Internet Sehat dan Aman (INSAN). Program yang memberikan tujuan untuk mencerdekan penggunaan ketika berjejaring di dunia maya demi mengharapkan agar bangsa

Indonesia terhindar dari konten negatif bisa merusak masa depan. Tetapi program tersebut nampaknya kurang maksimal bung, yang harus dibenahi adalah pendidikannya guna mencerdaskan bangsa sehingga dapat terhindar yang tidak perlu. Adapun program ini harus dilakukan secara berkesinambungan guna menanamkan secara penuh kepada setiap warga negara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menjadi Generasi Langgas

Update dengan gaya masa kini, bagi bung apakah suatu keharusan atau kewajiban? dilihat dari berbagai aspek, sepertinya bergaya masa kini adalah suatu yang tidak diharuskan tetapi perlu diketahui agar tidak ketinggalan zaman, kan? bagi sebagian orang, menjadi generasi sekarang berarti harus akrab dengan sosial media atau dunia digital yang mana kerap dibilang sebagai digital native.

Oleh karena itu hal yang beken di zaman sekarang direpresentasikan dengan hal yang gemar dilakukan oleh generasi millenials alias generasi langgas (yang lahir diantara tahun 1980-an sampai 2000-an). Millenials di era sekarang dijadikan kiblat atau patokan dibanding generasi X. Yang mungkin generasi X sudah tak lagi mendominasi. Lantas apa saja yang dilakukan generasi millenials di zaman sekarang?

Teknologi yang berkembang pesat, menuntut generasi millenials untuk “berlari” dalam mempelajari hal ini. Pun dalam soal sosial, generasi ini dapat dibilang aktif sekaligus kreatif. Mempunyai pola pikir yang unik maupun gaya hidup yang nyentrik. Secara jelas, gaya hidup di era sekarang sangat tidak jauh dengan teknologi. Kira-kira seperti gaya hidup yang millenials atau beken saat ini?

Dimulai Dengan Aktif Menggunakan Sosial Media

Siapa yang mengawali sosial media dari era Friendster? berarti kalian termasuk dalam kategori orang yang sangat mengikuti perkembangan sosial media dari masa ke masa. Disambung dengan Facebook, Twitter, Instagram, Path sampai dengan Youtube.

Generasi millenials setidaknya memiliki akun dari semua platform meskipun tak aktif dalam menggunakan dan mengoptimalkan. Meskipun secara nyata, generasi millenials sangat aktif menggunakan sosial media bahkan di waktu senggang sampai di meja makan, yang namanya pantengin sosial media tidak dapat dilepas sebagai habit atau kebiasaan.

Sulit Meninggalkan Gawai Dari Gapaian Tangan

Nah ini, salah satu penyakit yang sulit ditangani bagi generasi millenials. Sekaligus menjadi salah satu ciri gaya hidup dari generasi tersebut. Bergeser jauh ke Korea Selatan, di mana terlahirnya Oppa Gangnam Style, sebanyak 1.000 pelajar Korea Selatan 25% diantaranya kencanduan ponsel. Nomofobia menjadi phboia yang muncul, yakni ketakutan tidak memiliki akses telepon seluler pun sangat merebak di kawasan Asia.

Phobia ini hadir setelah banyak bermunculan korban kecanduan gawai. Tak menutup mata, ketergantungan seseorang dengan gawai juga berdampak positif. Seperti penyebaran informasi dapat diakses dengan cepat atau situs-situs pengumpulan dana untuk musibah lebih cepat diketahui dan dengan lekas ditangani.

Lebih Suka Membayar Tanpa Uang di Tangan

Tentu kamu paham kan? generasi millenials sangat memanfaatkan teknologi. Bagi mereka, lebih baik ketinggalan dompet dari pada ketinggalan ponsel. Karena dengan ponsel mereka masih dapat bertransaksi dengan munculnya teknologi fintech yang dimunculkan beberapa pengembang. Beralih ke transaksi non-tunai atau cashless sudah menjadi bagian gaya hidup millenials. Karena tidak repot, tidak ribet.

Percaya Review Seorangan Dari Pada Iklan

Sebelum membeli barang, terutama elektronik, ketika sebuah iklan gencar memasarkan sehingga terpatri di otak mereka. Belum tentu barang tersebut akan dibelinya. Satu hal yang dilakukan adalah menunggu orang yang memiliki kredibelitas di bidangnya masing-masing untuk melakukan review sebelum ia membeli.

Kecenderungan ini dinamakan User Generated Contect (UGC) yakni informasi yang didapat perorangan. Apalagi mewabahnya ecommerce membuat budaya belanja semakin menemukan surganya. Generasi millenials merupakan generasi yang doyan dengan belanja tanpa sadar.

Memiliki Kendaraan yang Sangat Mencerminkan Anak Zaman Sekarang

Kendaran tak dapat dilupakan dari benak millenials. Kecenderungan mereka berpergian ke tempat yang instagramable sekaligus hits harus ditempuh dengan kendaraan. Roda dua tetap menjadi pilihan, guna dapat selap-selip dengan lincah sekaligus cepat. Kalau itu merupakan hal yang kamu cari, All New Satria F150 sangat cocok denganmu berarti!

Kiprahnya sebagai kendaraan roda dua sangat cocok untuk generasi muda. Pemilihan warna pun sudah disesuaikan dengan tren masa kini. Sangat jelas kalau dahaga generasi muda yang mementingkan sisi lifestyle dalam kendaraan sudah terpenuhi lewat All New Satria F150.

Dibekali mesin berteknologi fuel injection dan DOHC (Double Over Head Camshaft) yang memberikan akselerasi spontan dan padat saat kapanpun diinginkan pengendaranya. Penggunaan radiator berukuran besar sebagai sistem pendingin suhu mesin, memastikan kondisi terbaik untuk konsistensi performa dan keawetan komponen mesin.

Varian warna yang dihadirkan pun juga banyak guna memberikan pilihan bagi generasi millenials dalam mementingkan pilihan tunggangan. Yaitu standard, yaitu Brilliant White, Stronger Red dan Titan Black. Selain itu, masih ada 2 pilihan warna spesial untuk varian High Grade, yaitu Titan Black/Red Casting Wheel dan Metallic Triton Blue yang identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar MotoGP 2017.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menghemat Bahan Bakar Dapat Dimulai Dengan Berbagai Cara Agar Finansial Aman Terjaga

Menghemat bahan bakar untuk penggunaan roda dua dapat dimulai dengan berbagai cara. Apalagi bung, memiliki mobilitas tinggi dalam bekerja. Otomatis roda dua sangat dimaksimalkan penggunaan dalam menempuh perjalanan dan memangkas jarak. Harga BBM makin lama terus mengalami kenaikan. Di era 2000-an, kita pernah merasakan harga satu liter premium berada di sekitaran angka Rp 4.500, yang tidak begitu memberatkan seperti sekarang.

Keuntungan dari menghemat bahan bakar tentu banyak keuntungan. Terutama dari sisi finansial. Menyicil rumah atau buat tabungan masa tua bukan suatu mustahil untuk dilakukan apabila ada penghematan. Dibalik penggunaan kendaraan sudah menjadi faktor keharusan dan pembelian BBM sudah setingkat barang pokok. Ternyata terdapat berbagai cara untuk menghemat bahan bakar agar neraca keuangan aman dan tenteram.

Lakukan Pemasangan Power Booster

Hal pertama yang dapat bung lakukan untuk menghemat bensin dengan memperbesar pengapian motor. Cara ini berlaku bagi mesin bung yang bermesin 2 tak atau 4 tak. Letupan besi akan semakin sempurna dengan cara melakukan pembesaran pengapian atau tegangan. Secara logika kalau pengapian besar yang sempurna, bung tidak perlu membuka gas motor terlalu besar. Karena sudah mendapatkan tenaga yang besar dalam menjalankan motor. Power Booster sendiri mudah didapatkan di bengkel onderdil.

Penyetelan Ulang Pelampung Pada Karburator

Penghematan bahan bakar dapat dilakukan dengan menyetel pelampung karburator agar lebih irit. Penyetelan terhadap karburator tidak mempengaruhi pada si roda dua bung. Caranya dengan turunkan ketinggian pelampung karburator dengan jarak kurang lebih sekitar 1-2 mm. Sebelum bensin masuk ke ruang pembakaran pada motor biasanya lebih dulu ditampung oleh karburator.

Membuat Manifold Berkisi-kisi

Salah satu dari sekian cara lain adalah dengan membuat manifold berkisi-kisi. Manifold atau akrab disebut leher angsa memiliki fungsi sebagai saluran masuk udara dari karbu ke ruang bakar. Bentuk manifold pun dapat membuat pusaran udara sehingga campuran bensin dan udara yang dihasilkan semakin homogen dan membuat pembakaran menjadi lebih sempurna.

Tingkatkan Kompresi Ruang Bakar atau Mesin

Secara dasar roda dua, semakin tinggi kompres membuat bahan bakar yang masuk ke dalam silinder motor akan terkompresi atau pembakaran menjadi lebih sempurna. Selain itu, jika dalam pembakaran kompresi tidak terlalu tinggi dapat mengalami bocor maka bahan bakar akan terbuang sia-sia dan hanya menjadi kerak di dalam saluran pembuangan. Tentu sangat merugi, kan? hal ini menyebabkan motor menjadi tidak ada tarikan dasyhat dan juga boros. Peningkatan kompresi menjadi salah satu cara yang dapat menghemat BBM.

Cara Terakhir, Memilih Roda Dua yang Si Gesit Irit

Dari sekian tips yang dibeberkan dapat bung aplikasikan ke setiap kendaraan. Namun, bung pun bisa langsung memiliki kendaraan yang langsung teruji kualitas iritnya sejak lama. Motor ini dahulu terkenal dengan nama si gesit irit, apakah bung tahu motor apa itu? Yap, Suzuki Smash, setelah sekian lama vakum di dunia roda dua. Suzuki kembali melahirkan dengan nama Suzuki New Smash FI.

Suzuki New Smash FI hadir dengan keunggulan performa, ketangguhan serta konsumsi bahan bakar yang sangat irit! namanya juga motor dengan Tarikan Dahsyat! bung pasti penasaran akan sensasi dari roda dua bebek yang sangat legendaris ini.

Mesin berteknologi Fuel Injection ini mampu mengeluarkan torsi puncak mencapai 9.1 Nm pada putaran mesin 6.000 rpm. Berbekal tenaga dan torsi sebesar itu, Suzuki Smash FI mampu menghasilkan tarikan dahsyat yang otomatis membuat kemampuan akselerasinya semakin optimal.

Tampilan motor secara keseluruhan tetap dibuat ramping. Dimensi motor ini memiliki ukuran panjang 1.910 mm, lebar 690 mm, dan tinggi 1.085 mm. Ukurannya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, sehingga tergolong ideal untuk sebuah motor bebek.

Lalu untuk bobotnya cuma 93 kg dan memiliki jarak pijak ke tanah mencapai 145 mm. Bobot yang ringan membuat kemampuan handling motor bebek Suzuki ini semakin nyaman. Alhasil kita bisa mengandalkannya untuk bermanuver melewati kepadatan ibu kota. Jarak antara sumbu roda depan sampai belakang mencapai 1.220 mm.

Bagaimana dari sisi desain? Tampilannya sudah mengadopsi tren terkini. Tampilan fairing depannya lancip demi menunjang aerodinamika. Beralih ke tengah, meski masuk kelas bebek, Smash FI ini punya bagasi yang cukup luas. Pilihan warnanya sendiri terdapat Cdy Summer Red, Titan Black, Mett Medium Blue-Brilliant White.

Hal paling utama yang tak dilupakan adalah faktor ekonomis. Harga Suzuki New Smash FI dibenderol sangat terjangkau, yakni hanya Rp13,25 juta dan Rp 14,05 untuk tipe Smash FI SR.

Lantas Smash cocok untuk siapa? Nah, dengan kombinasi ini Smash cocok digunakan untuk pengendara dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan kendaraan lebih tangguh dari kelas skutik.

Kalau bahan bakar sudah irit, dan tarikan dapat dicekek secara dahsyat, kenikmatan berkendara mana lagi yang bung dustakan lewat Suzuki New Smash FI?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bosan dengan Motor yang Itu? Coba yang Ini dan Berkomunitaslah

“Jangan kebanyakan nongkrong, buang-buang waktu aja.” Wejangan seperti itu kerap meluncur dari mulut orangtua yang ingin anaknya menjadi good boy. Padahal nggak selamanya kongkow bareng teman itu banyak mudarotnya. Sebaliknya banyak juga sisi positif yang bisa diperoleh, misalnya gara-gara nongkrong bareng Bung justru bisa menjalani bisnis atau melancarkan side job.

Lagian, sudah menjadi kodratnya kalau manusia itu adalah makhluk sosial yang hidupnya harus berkelompok. Begitu pun para lelaki. Makanya jangan heran kalau banyak kaum adam yang doyan berkelompok. Tak asal ngumpul, tapi mereka juga rajin menunjukkan eksistensi komunitasnya itu.

 

Kabarnya, di Indonesia Ada Banyak Komunitas yang Telah Terbentuk.

Kebanyakan kelompok-kelompok itu muncul dari adanya kesamaan hobi, profesi, dan suatu tujuan yang sama. Dan dari sekian banyak kelompok,  mungkin komunitas kendaaraan roda dua yang mampu menjaring banyak anggota. Hampir setiap merek dan tipe motor memiliki komunitas. Wajar, karena data menunjukkan pada awal 2018  jumlah motor di Indonesia mencapai 91 juta unit. Angka yang luar biasa bukan?

Lantas mengapa komunitas roda dua banyak bermunculan? Alasannya sederhana saja. Selain ingin menambah teman dan bisa touring bareng, para biker juga ingin memperoleh segala informasi seputar motor kesayangannya itu. Asyiknya jika berkelompok, selain alasan di atas, Bung juga bisa berharap dapat onderdil dengan harga lebih murah dari biasanya. Namun tak jarang ada anggota komunitas yang justru melebarkan sayap bisnisnya dari aksi nongkrong bareng sesama biker.

Saking banyaknya komunitas motor dan Bung mulai bosan dengan pilihan motor yang itu-itu saja, mungkin kini saatnya mencoba motor anyar dengan sensasi baru, yaitu Suzuki GSX-S150 atau GSX-R150. Mengapa Suzuki GSX? Karena tunggangan yang satu ini dianggap mampu menjawab kebutuhan konsumen akan motor sport yang wow saat diajak kongkow dan cadas saat diajak melintas.

Apalagi kalau mau membuat komunitas tentunya akan lebih seru jika punya anggota yang banyak dan beragam bukan? Tentunya ini bisa diperoleh jika penjualan motor itu juga laris manis macam Suzuki GSX Series.

Kehadiran GSX-R150 memang jadi primadona di tengah pasar motor sport, terbukti penjualan GSX-R150 memberikan kontribusi tertinggi tehadap penjualan Suzuki sebanyak 40% dengan jumlah 28.982 unit.

“Tahun 2017, merupakan tahun kebangkitan bagi kami. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan konsumen setia Suzuki atas produk baru Suzuki. Di tahun 2018, kami akan menjawab ekspektasi konsumen dengan menghadirkan beberapa pilihan produk baru, program penjualan, pelayanan aftersales, serta event-event menarik lainnya,” ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS.

Lantas apa yang membuat penjualan Motor Suzuki jadi meningkat pesat? Jawabnya ada pada Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150. Sebetulnya apa yang membuat motor ini diminati? Sesungguhnya ketika era 90-an Suzuki bisa dibilang pemain yang diperhitungkan di segmen motor laki alias motor kelas sport. Lewat model RGR, pabrikan berlogo huruf S ini menguasi pasar motor bertudung dengan teknologi berkelas di depan kompetitornya yang lain. Karena itu GSX series langsung mengingatkan kembali kehebatan Suzuki ini.

Melalui dua model tadi Suzuki terlihat tak main-main menggarap segmen kelas motor sport. GSX bisa diminati karena punya keunikan dibanding motor sport lain yang ada di pasar. Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya bung menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Tak Cuma urusan dapur pacu yang digarap serius. Tampilan juga menjadi perhatian serius Suzuki. Mengikuti perkembangan tren warna yang disukai oleh publik Indonesia, Suzuki GSX-R150 hadir dalam 5 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Titan Black, Solid Black/Gloss, Brilliant White dan Stronger Red. Sedangkan GSX-S15 hadir dalam 4 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Metalic Ice Silver, Solid Black/Gloss dan Stronger Red/Titan Black dan yang paling baru Daytona Yellow.

Aura modern juga langsung terasa begitu kita duduk di motor ini. Karena kita akan disambut oleh LCD speedometer full digital. Khusus kelas tertingginya GSX Series ini telah dilengkapi fitur canggih seperti Key-less Ignition System. Jadi pengendara tak perlu lagi memutar anak kunci, cukup mengantungi sensor dan menekan tombol starter untuk menghidupkan mesin. Sebagai perbandingan, fitur ini menjadi yang pertama di kelasnya.

Dengan kombinasi macam itu wajar jika kemudian motor ini disukai oleh banyak pecinta otomotif dan mendongkrak penjualan Suzuki. Nah, bagaimana Bung, masih mau nongkrong dengan komunitas motor laki yang itu-itu aja? Atau Bung mau mulai dengan motor baru dan siap menderu?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top