Health & Personality

Bekerja Keraslah Bung, Karena Nona Lebih Suka Bukti Dari Pada Janji

Sosok laki-laki yang diidam-idamkan perempuan pasti banyak tipe. Salah satu tipe yang dapat mencatut hati perempuan adalah tipikal pria pekerja keras. Pria-pria tipe pekerja keras di mata perempuan memiliki nilai lebih, bahkan bisa menggeser pria-pria puitis yang selalu datang dengan sepucuk surat atau seuntai puisi manis. Banyaknya sajak berima yang disusun secara taktis tak mudah untuk membuat perempuan tertarik, sebab perempuan lebih menginginkan sebuah bukti daripada secarik puisi.

Kerja keras laki-laki bukan dilihat dari seberapa lama bekerja. Tapi bagaimana Bung tak henti berjuang untuk menghidupi atau menikahi si nona. Lewat janji berbuah bukti, perempuan pasti senang walaupun atensi kepadanya berkurang. Maklum, bekerja keras demi segera menghalalkan si nona membuat waktu lengang tak lagi senggang.

Karena Harga Emas Kawin Dibayar Dengan Kerja Keras, Bukan Dengan Cinta Yang Selaras

Topik pernikahan memang hangat dibicarakan pada umur 25-an. Adanya desakan keluarga dan lingkungan dapat menjadi acuan, bukan malah dijadikan beban. Bung yang bekerja keras pasti paham bagaimana mahalnya harga emas. Tapi desakan kebutuhan maupun keinginan yang menggoda membuat Bung menampikkan perkara harga emas sebagai barang yang bernilai luar biasa.

Kerja keras harus Bung lakukan, walau makan siang kadang hingga lupa bukan? Paham bahwa cinta tak bisa membayar emas kawin yang beragam harga, menyisihkan sisa uang gaji untuk melunasi mas kawin pernikahan harus mulai dilakukan. Si nona yang terkesan datar pun diam-diam terkesima pada Bung, karena Bung melakukan misi mulia untuk menghalalkannya. Bagaimana Bung? Kini tak ada waktu bermalas-malasan lagi kan?

Bung Harus Terbiasa Menolak Malam Minggu Karena Lembur Di Hari Sabtu. Tapi Itu Semua Terbalaskan Ketika Sudah Menjadi Keluarga Yang Satu

Padatnya kerja di setiap Minggu disebabkan teknologi dan ekonomi global yang berkembang cepat, membuat lima hari tak cukup untuk menguras otak. Bekerja selalu menjadi halangan untuk kencan di akhir pekan, padahal sepatu dan kemeja sudah rapi disemir dan disetrika. Malam minggu tak lagi menjadi syahdu ketika atasan menelepon untuk tetap masuk dan bekerja di hari Sabtu.

Si nona yang cemberut akan tahu dan memahami bahwa Bung sedang lembur meneteskan keringat sebesar biji jagung ditengah kepungan deadline kok. Biasakan untuk bekerja diakhir pekan Bung, karena uang lembur pasti akan mengisi kocekmu. Bilang pada si nona untuk bersabar, karena malam Minggu yang tertunda akan kalah ketika Bung membentuk keluarga dengannya.

Beli Sesuatu Dari Hasil Cucuran Peluh Lebih Meninggalkan Bekas Di Hati Si Nona

Ketika kebutuhan menjadi hal yang harus dipenuhi  tiap awal gajian, menghitung pengeluaran adalah hal yang harus dilakukan Bung. Jangan sampai ada pengeluran tak penting yang hanya akan menghambur-hamburkan gaji Bung. Meski hasrat keinginan pasti berseliweran di pikiran, rasanya ingin sekali membeli barang yang sudah didamba-dambakan.

Alhasil Bung harus pandai menyisihkan antara keinginan, kebutuhan dan kewajiban. Bung juga bisa mencari tambahan untuk memenuhi ketiga hal barusan. Tentu si nona tak akan mengomel ataupun murung ketika Bung membeli sesuatu dengan hasil keringat sendiri. Karena pembelian barang lewat hasil keringat sendiri lebih berbekas di mata nona dari pada minta ke orangtua. Dengan catatan jangan sampai boros dalam belanja ya Bung!

Meskipun Sibuk, Jangan Lupa Beri Perhatian Yang Menggugah Arti Untuk Si Nona

Kesibukan Bung dalam bekerja ditambah lembur mungkin bakal dimengerti si nona. Tapi jangan sampai karena asyik bekerja membuat perhatian luput diberikan. Si nona pasti mengerti ketika Bung sibuk dengan pekerjaan sehingga susah untuk sekedar menyapa. “lagi apa?”.  Walau begitu, ada baiknya manfaatkan waktu sedikit saja untuk memberikan kabar kepadanya dan memberikan sedikit perhatian.

Menjadi romantis seperti di drama Korea bisa jadi hal yang diinginkan beberapa wanita, tapi sulit dilakukan kalau tanpa teks dan setting-an drama. Meski Bung sibuk bekerja, memberikan senyum dan membuatnya tertawa tentu akan membuat si nona bahagia. Kalau Bung tidak percaya silakan dicoba!

Pada Akhirnya Bekerja Keras Akan Diingat Dari Pada Yang Mengumbar Janji Secara Lepas

Mengutarakan janji dari A sampai Z dapat dilakukan semua orang, tak berniat untuk membohongi memang, hanya untuk meyakinkan. Tapi janji hanyalah janji, kalau tanpa bukti semuanya bakal terasa basi Bung. Daripada sibuk merangkai janji masa depan, lebih baik Bung melakukan aksi untuk memancing si nona berekspresi. Bagaimana bila Bung bekerja keras, apakah s nona bakal bereskpresi senang atau bahagia? Hanya dua itu yang menjadi kemungkinan, tak ada hal lain yang patut dipertanyakan. Karena pria pekerja keras sudah pasti bisa memenuhi ekspetasi dari pada yang cuma handal berjanji, ya kan Bung?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top