Otomotif

Beberapa Aksesoris Mobil yang Sebenarnya Tak Perlu Dipasang Dikendaraan Kepunyaan Bung

Mempercantik mobil memang kegiatan yang sah-sah saja, apalagi aktivitas ini sudah menjadi kegiatan yang umum dan dilakukan banyak pemilik mobil. Guna terlihat beda dan meningkatkan kadar kekerenan dari mobil yang dimilikinya. Sampai-sampai banyak yang rela merogoh kocek dalam guna mempercantik mobil, baik interior maupun eksteriornya. Intinya, asalkan terlihat berbeda dan keren, apa saja rela dilakukan.

Namun, dibalik itu semua, ternyata ada beberapa aksesoris yang tak boleh dipasang di mobil, Bung. Bukan tanpa alasan, dilansir dari situs resmi Nissan, bahwa pemasangan beberapa aksesoris yang bakal disebutkan ini bisa berbahaya dan mengganggu berkendara.

Menggelapkan Bagian Kaca Agar Privasi Terjaga, Diam-diam Bisa Menjadi Bahaya

Kaca film memang diperlukan demi melindungi privasi ,ataupun demi meminimalisir sinar matahari yang masuk sehingga mengganggu saat berkendara. Namun tahukah Bung, dibalik manfaat yang tersedia, kaca film sesungguhnya termasuk dalam aksesori yang berbahaya. Kaca film dapat menjadi aksesori berbahaya apabila terlalu tebal, sebab hal itu akan berdampak ada jarak pandang Bung sebagai pengendara yang akan jadi terbatas. Kurang beruntungnya, mobil di dekat Bung pun jadi tak dapat terlihat hingga bisa saja berujung kecelakaan.

Penggantian Lampu Menjadi Berwarna Putih

Demi mendongkrak penampilan roda empat, lampu ditengarai dapat membuat kendaraan lebh terlihat eksklusif. Salah satunya yakni dengan pemasangan lampu HD. Lampu terang bewarna putih ini ternyata memiliki dampak buruk bagi pengendara lain yang terkena sorotnya, lantaran pancaran sinarnya dapat mengaburkan mata pengendara lain dan sangat mengganggu, sehingga bisa berimbas pada kecelakaan.

Memiliki Banyak Pajangan di Kabin Tak Bisa Dibenarkan, lho!

Demi mempercantik interior terkadang pemasangan pajangan berupa boneka atau sejenisnya di bagian kabin menjadi salah satu pilihan. Memang pemasangan dua hal tersebut di kabin tidak salah, akan tetapi apabila terlalu ramai bakal membuat bahaya. Lagi-lagi jarak pandang yang mana menjadi kunci dalam berkendara, bisa terganggu, lho. Adapun kalau Bung ingin menghiasi kabin, sangat dianjurkan jangan terlalu ramai.

Alih-alih Ingin Menambah Hiburan, yang Ada Malah Menjadi Kerugian

Macet di jalan sungguh tak mengenakkan, dan itu pula menjadi salah satu dari sekian alasan kenapa mobil dilengkapi TV terutama di bagian dashboard. Meskipun harga yang dijangkau terbilang mahal, para pengendara rela untuk merogoh koceknya. Bagi Bung yang berkeinginan atau sudah memasang, alangkah baiknya dihindari ataupun dicopot. Fokus pengendara terhadap jalan dapat terdisktraksi dengan tayangan televisi sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi.

Apakah Perlu Menghias Mobil Agar Tampil Beda?

Itu semua secara klise dapat dibilang tergantung selera. Tidak ada keharusan pemilik mobil untuk menghias kendaraanya agar terlihat lebih keren ataupun menarik. Namun, apabila ada keinginan, lebih baik pikirkan secara matang apakah hiasan di kendaran tersebut bakal merugikan atau mengacaukan fokus sang pengemudi. Kalau misalkan iya, lebih baik jangan.

Misalnya, pemasangan speaker yang menggelar di sebuah mobil kerap dilakukan beberapa orang agar senasi dalam mendengarkan lagu lebih poll, namun hal tersebut juga bisa mengganggu pengendara lain akibat kebisingan. Nah Bung, lewat beberapa contoh di atas, harusnya membuat Bung kini lebih bijaksana dalam memilih aksesoris untuk roda empat kesayangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Toyota Fortuner, Kendaraan Mewah di Jakarta Menjelma Menjadi Angkot di Papua

Umumnya, untuk transportasi umum biasanya kita menemukan tipikal mobil-mobil MPV seperti Avanza dan Xenia. Tetapi di Papua, justru mobil berkelas seperti Fortuner, Hilux, sampai Innova yang dijadikan transportasi umum atau yang dikenal dengan nama angkot.

Memang medan jalan umum di Papua tak bisa disamakan dengan kota-kota besar yang ada di Pulau Jawa. Curamnya tanjakan dan tingkat kerusakan jalan, terkadang tak bisa ditolelir sehingga membutuhkan mobil berkekuatan esktra untuk mengatasi kondisi jalan. Mobil Toyota Fortuner lazim ditemui di pedalaman Paniai melalui trans jalan Nabire, Papua. Uniknya mobil berjenis SUV tersebut berplat kuning.

“Kaget dan bersyukur membaca berita ini, Artinya Toyota Fortuner ini bisa menjadi solusi transportasi di Papua yang masih memiliki medan jalanan yang ekstrim dimana tidak setiap jenis mobil bisa melewatinya,” ujar PR Manager PT Toyota-Astra Motor Rouli H Sijabat dikutip dari Detik.

“Dan juga faktor keekonomisan membuat kendaraan ini menjadi pilihan partner bisnis usaha transportasi di Papua,” imbuhnya.

Seorang supir yang menggunakan Toyota Fortuner sebagai kendaraan umum mengungkapkan ia mematok tarif per kepala sebesar Rp 500 ribu. Harga pun bisa naik apabila pemesanan dilakukan secara khusus seperti carter. Supir bernama Mardi tersebut mengaku untuk carter bisa Rp 1 juta per hari untuk dalam kota saja.

Sedangkan dari Nabire ke Paniani bisa mencapai Rp 3 juta per hari. Hal tersebut wajar karena Nabire ke Pegunungan Paniani dapat memakan waktu sekitar 6 jam dengan kondisi jalan rusak dan longsor. Bahkan sejumlah jembatan pun beberapa diantaranya masih dalam tahap pembangunan.

Meskipun memakai Fortuner, pengalaman unik mengantar penduduk pedalaman yang tidak menggunakan alas kaki pernah dialami oleh Mardi.

“Pakai mobil enak. Ini mobil Fortuner keluaran 2018 saya cicil Rp 15 juta per bulan selama 3 tahun harga Rp 500-an juta,” kata seorang sopir, Mardi kepada detikOto.

Tetapi resiko yang didapat pun cukup mengerikan untuk menjadi supir di daerah tersebut. Seperti pemalangan dan rampok pernah dialami oleh Mardi, yang disebutnya sebagai “bala” (musibah). Ditodong pistol di kepala sampai dikalungi parang pun pernah menjadi bagian dari kisah hidupnya menjadi supir.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Rawat Velg Mobil Agar Tetap Kinclong dan Tidak Penyok

Bagi Bung yang memiliki kendaraan beroda empat, salah satu hal yang dirawat diantara komponen mobil adalah velg. Karena velg mobil merupakan suatu tumpuan bagi mobil atau dengan kata lain ialah yang bakalan menumpu badan mobil saat sedang berjalan. Apabila dianologikan sebagai seorang manusia, tentu Bung tak dapat berjalan begitu luwes dan efektif apabila kaki mengalami sakit seperti keseleo. Nah, kira-kira seperti itulah fungsi velg, Bung.

Karena fungsi velg sangat berguna dan penting bagi kinerja kendaraan. Tentu yang namanya merawat velg tak dapat diabaikan. Apabila ada salah satu velg yang mengalami bengkok dan penyok, tentu perjalanan Bung dalam berkendara terganggu. Jangan membiasakan merawat setelah terjadi kerusakan, tetapi rawatlah selagi velg masih kondisinya masih prima. Supaya velg dapat dipakai dalam waktu lama. Berikut ada beberapa tips yang dapat Bung lakukan agar velg mobil bertahan lama dan dapat dipakai dengan nyaman.

Hindari Lubang dan Waspada Saat Berjalan

Jalanan berlubang adalah salah satu penyebab kenapa velg dapat rusak hingga bengkok. Kalau Bung memaksakan terus berjalan di jalan yang rusak, dapat dipastikan umur velg Bung tidak bakal lama. Dan harga velg pun tidak murah sehingga Bung harus rela merogoh kocek dalam untuk keempatnya. Salah satu solusi apabila Bung harus melintasi jalan yang rusak adalah pelankan kendaraan agar suspensi dapat meredam benturan, dengan begitu velg bakal lebih aman.

Sebaiknya Bung Tak Menggunakan Sembarang Cairan Pembersih untuk Merawat Velg

Secara tekstur tentu saja body mobil dengan velg adalah dua komponen yang berbeda. Dan hal yang harus Bung lakukan agar velg tetap terawat adalah dengan mencucinya, jangan juga menggunakan sembarang sabun atau detergen. Gunakan cairan khusus velg untuk menghindari warna velg menjadi kusam. Jika terdapat kotoran membandel rutinlah untuk membersihkan. Hindari penggunaan minyak tanah atau bensin lantaran dapat membuat cat menjadi kusam dan luntur.

Periksa Velg Secara Rutin, Terlebih Setelah Membentur Lubang

Sediakan waktu seminggu sekali, seperti diakhir pekan untuk Bung mengecek velg. Apakah presisinya sudah tepat atau belum. Apabila terjadi perubahan pada desain velg segeralah bawa ke bengkel agar diperbaiki, lantaran velg yang bengkok bakal menimbulkan kecelakaan apabila Bung memacu mobil dalam kecepatan yang tinggi.

Tekanan Ban Jangan Diabaikan, Bung!

Meremehkan tekanan ban dapat mempengaruhi kinerja velg. Pastikan tekanan angin pada ban selalu pas dan jangan sampai berkurang. Berikan tekanan tambahan angin agar performa kendaraan kesayangan Bung tetap prima dan terjaga agar velg juga awet.

Kalau Ada Kerusakan Jangan Menyepelekan, Segera Bawa ke Bengkel

Jangan pula Bung merasa bisa membenarkan velg dengan tenaga sendiri. Lantaran memperbaiki velg bengkok membutuhkan skill dan tenaga. Apalagi jika Bung yang masih awam untuk urusan roda empat, daripada Bung berspekulasi tinggi lebih baik serahkan urusan seperti ini kepada bengkel apabila indikasi kerusakan terjadi pada velg. Dengan menggunakan mesin pres, bengkel akan memperbaiki velg dengan hasil yang maksimal bahkan Bung bisa mendapatkan garansi apabila keluhan kerap terjadi di waktu mendatang.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health

Selain Berbahaya, Merokok Dalam Mobil Bisa Mengurangi Nilai Jualnya Lho, Bung

Apakah Bung merupakan perokok aktif dan sering merokok di dalam mobil? Selain soal kesehatan, nilai jual mobil pun dapat turun apabila Bung kerap kali aktif merokok di dalam mobil, lho. Pasalnya bau, noda, dan bekas luka bakar biasanya ditemukan di jok, karpet, atau bagian mobil lainnya yang apabila ditemukan dapat membuat harga mobil Bung bisa turun sekitar  Rp 36 juta. Tentu Bung tak mau ‘kan, lantaran kondisi mulut yang tak bisa berkompromi hingga mengorbankan mobil yang mana terbukti sebagai salah satu aset yang masih layak untuk diperjualbelikan.

Survei yang dilakukan oleh cap-hpi.com dan carbuyer.co.uk memperlihatkan bahwa 87% dari 6.000 responden menyatakan tidak mau membeli mobil yang pemiliknya sering merokok di dalam kabin. Mungkin Bung bisa beralasan, kalau selama ini selalu membuka jendela untuk menghilangkan aromanya. Tetapi hal itu juga tidak efektif  Bung, karena sisa asap meresap ke dalam pelapis mobil atau headliner. Selain itu, ada pula beberapa bahaya yang disebabkan apabila Bung kerap merokok di dalam kabin mobil.

Dapat Menciptakan Polusi di Luar Batas “Aman”

Sebuah berita mengejutkan terjadi pada 26 Maret 2015, ketika dua pemuda bernama Elijah dan Shannon ditemukan tewas di dalam mobil karena merokok, seperti dilansir dari Lohud. Merokok di ruangan terbuka saja sudah membahayakan, ‘kan Bung? Apalagi dilakukan di dalam kendaraan.

Menurut penelitian merokok di dalam mobil akan menciptakan polusi di luar batas aman. Bahkan faktanya merokok di dalam mobil dapat memecahkan batas yang ditentukan oleh WHO. Penelitian dan laporan ini juga diamini oleh jurnal Tobacco Control.

Menyebabkan Ledakan Temperatur

Ini hal yang paling membahayakan, merokok dalam mobil dapat menyebabkan ledakan, Bung. Karena temperatur dalam mobil yang cukup panas dan dipicu asap rokok dapat memungkinkan timbulnya ledakan yang dapat terjadi kapan saja. Dan hal ini memanglah mengerikan, Bung.

Merugikan Penumpang Lain yang Non Perokok

Sama halnya seperti perokok pasif yang berada di ruangan terbuka. Penumpang yang satu mobil dengan perokok pun bakal bernasib sama, bahkan lebih parah. Menurut Profesor Neal Benowitz dalam penelitiannya yang menganalisis 14 orang non perokok yang duduk di kursi belakang, ia melakukan tes urine sebelum dan sesudah responden duduk di bangku penumpang. Hasilnya pun ditemukan sebanyak 9 senyawa kimia berbahaya yang berhubungan dengan kanker, penyakit jantung, dan pernapasan.

“Ketika non perokok hanya duduk di mobil dengan perokok, mereka tetap menghirup senyawa berbahaya yang berhubungan dengan kanker, jantung, dan penyakit paru-paru,” kata Profesor Neal Benowitz dalam penelitiannya.

Bisa Memicu Timbulnya Kebakaran

Akibat selanjutnya yang dapat terjadi apabila Bung kerap menyalakan api pada mobil untuk merokok adalah jika timbul percikan api pada bensin, lho. Tentunya hal ini sangat berbahaya apabila terjadi, Bung. Oleh karena itu, lebih baik hindari merokok di dalam mobil.

Alih-alih Menahan Kantuk, yang Ada justru Malah Memecah Konsentrasi

Banyak dari pengemudi yang merokok dengan alasan untuk menahan kantuk. Hal ini pun diakui oleh pakar kesehatan tidur dari RS Medistra Jakarta, Dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT, yang mengakui bahwa nikotin yang terkandung dalam rokok memang dapat mengusir kantuk yang kerap mendatangi mereka yang berkendara jauh. Lantaran nikotin merupakan stimulan jadi memang bisa mengurangi kantuk, meskipun diam-diam juga menyimpan bahaya bagi kesehatan. Walau begitu, kadar konsentrasi Bung pun dapat terpecah, antara aktivitas merokok dan fokus berkendara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top