Money & Power

Bagi Bung Pekerjaan Ini Kurang Memikat, Tapi Bagi Orangtua Ini Hakikat

Ada beberapa ranah pekerjaan yang langsung saklek di mata orangtua pasangan. Pekerjaan tersebut biasanya dilihat dari bebet dan bobotnya Bung. Orangtua biasanya punya pandangan tersendiri soal pekerjaan yang bonafid di mata mereka. Dalam imajinasinya, mereka juga membayangkan kalau anak perempuannya akan hidup makmur apabila membangun mahligai rumah tangga dengan calon yang diminatinya (dari segi pekerjaan).

Hasil riset yang dirilis Smart Asset di Amerika, menempatkan ahli statistik sebagai pekerjaan yang paling diminati generasi milenial sebesar 45%,  pengembang web sebesar 38%, analisa riset pasar dan spesialis pemasaran 37%. Hidup sebagai generasi yang digital native alias tidak gagap teknologi membuat pekerjaan dibidang tekonologi menjadi sangat digemari. Tetapi apa yang digemari generasi milenial jelas berbeda Bung dengan generasi X dan Baby Boomers. Kira-Kira apa saja ya Bung pekerjaan yang diminati oleh orangtua si nona?

Menolong Orang Lain Ketika Sakit Adalah Pekerjaan Mulia. Tak Hanya Di Mata Mereka Tapi Juga Di Mata Mertua

Dokter adalah pekerjaan yang masih dipandang tinggi oleh orangtua pasangan. Pekerjaan mulia mengobati orang ini, juga tidak main-main dalam hal pendidikannya yang memang terkenal merogoh kocek dalam-dalam. Maka tak heran, jika jarang ada yang memandang rendah pekerjaan dokter.

Terlebih lagi penghasilan sebagai dokter spesialis saja bisa mencapai 50 juta rupiah. Jelas itu bukan angka yang kecil. Orangtua mana yang tak tergiur melihatnya. Bukan mendiskreditkan orangtua sebagai pihak yang matrealistis ya Bung. Namun rasanya wajar apabila orangtua rela menitipkan anaknya kelak kepada Bung yang berprofesi sebagai dokter.

Fisik Yang Kuat Dan Gagah Dapat Menjadi Daya Tarik. Tapi Semangat Juangnya Buat Negara Mungkin Juga Menarik Ya!

Profesi TNI atau tentara adalah garda terdepan Indonesia dalam menghadapi ancaman dari luar. Siapa saja yang ingin memporak-porandakan kedaulatan, pasti tentara tak tinggal diam. Angkatan bersenjata memiliki kesan gagah dan kuat. Porsi latihan fisik yang dilakukan memang sengaja untuk menumbuhkan jiwa nasionalis Bung. Fisik seorang tentara pun pasti kuat dan terjaga.

Di era orde baru, pekerjaan TNI tak dapat dipandang remeh. Para orangtua pasti mengangkat topi atau hormat pada pekerjaan tentara. Orangtua pun bakal turut bangga apabila Bung memiliki profesi sebagai tentara dan berpangkat panglima. Karena menjaga kedaulatan negara saja bisa, apa lagi kedaulatan rumah tangga. Bukan begitu Bung?

Kerja Di Lapangan Panas-Panasan Tapi Di Rumah Mertua Disanjung-Sanjung. Bung Mau Seperti Itu?

Kerja di lapangan mungkin kurang menyenangkan dibanding kerja di gedung dengan dinginnya AC yang kadang  membuat menggigil. Memiliki kesan panas dan berdebu, sudah identik sekali dengan pekerjaan lapangan, salah satunya pertambangan.

Terbakarnya kulit oleh matahari memang membuat kondisi badan terasa gersang.  Namun kalau berbicara gaji, sepertinya dapat membuat perasaan senang Bung. Pekerjaan ini memang beresiko. Tingkat kesulitan pun juga tinggi. Jadi tak ayal, fresh graduate yang bekerja di bidang ini saja sudah diganjar gaji tinggi. Bisa 2x lipat dari UMR saat ini. Ketika Bung datang ke rumah perempuan kemudian memperkenalkan diri sebagai orang yang bekerja di pertambangan, rasanya jalan lapang untuk meminang pun telah terpampang di depan mata.

Profesi Ini Mungkin Kurang Memikat, Tapi Kalau Orangtua Si Nona Tahu Bisa Jadi Seperti Sahabat Dekat

PNS (Pegawai Negeri Sipil) untuk generasi milenial mungkin kurang terlalu memikat, tapi lingkungan kerja dan besarnya pendapatan menjadikan profesi ini jadi incaran. Data jumlah pendaftar CPNS tahun ini saja tembus sampai angka 1 juta orang. Semua saling bersaing untuk masuk di beberapa kementerian dan lembaga. Kalau dari kacamata orangtua, pekerjaan ini tentu jadi idaman.

Karena dapat menjamin kehidupan dengan adanya tunjangan dan uang pensiunan. Di mata masyarakat, PNS memiliki prestis yang tinggi. Toh orangtua pasangan pasti turut senang apabila sang anak dinikahi oleh PNS, selain bisa menjamin kehidupan, juga dapat meningkatkan kehormatan.

Kalau Berbicara Nasib Memang Sulit Ditebak, Terkadang Profesi Bisa Kalah Dengan Nama Besar Perusahaan

Selain prestisnya profesi sebagai PNS, menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga tak kalah mentereng. Terlebih lagi BUMN membawahi semua perusahaan besar di Indonesia seperti Pertamina, PLN, Pelindo dan perusahaan maskapai, Garuda Indonesia. Usut punya usut, profesi pegawai di BUMN bakal makmur sejahtera nasibnya.

Orangtua biasanya tidak hanya terkesan oleh besar kisaran gaji yang didapat Bung. Tapi terkesima juga dengan perusahaan tempat bekerja. Apa pun perusahaannya, kalau Bung bekerja di perusahaan BUMN pasti tak terlalu rumit untuk menggapai si nona.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Menjajal Si Merah: Jinak Di Bawah, Galak Di Atas

Akhirnya kami punya kesempatan untuk menjajal langsung motor GSX-R150 dari Suzuki. Kebetulan yang kami jajal berwarna merah, yang nampak begitu menggoda. Secara umum motor satu ini kami bawa untuk penggunaan harian di aera jabodetabek. Di beberapa kesempatan kami juga membawa motor ini di jalan yang lebih luang untuk menjajal performanya.

Tampilan Fungsional Tanpa Banyak Ornamen Basa-Basi

Kami memilih kata sexy, untuk menggambarkan Suzuki GSX-R150 ini. Nama GSX yang disandangnya sesungguh tak sekedar tempelan belaka. Karena kita bisa melihat tarikan garis serupa dari tipe-tipe GSX yang menggendong mesin lebih besar. Coba kita bandingkan tampilan GSX-R1000 ini dengan GSX-R150 ini. Tarikan garisnya tampak serupa.

Desain bodynya tak di rancang main-main karena dibangun menggunakan perhitungan hasil pengujian wind tunnel di jepang. Hasilnya, GSX-R15o ini menganut model yang terlihat mengalir dan aerodinamis. Pastinya tidak banyak ornamen atau bentuk-bentuk tak bermanfaat yang jamak kita lihat di merk lain. Tapi bukan berarti tampilannya jadi tak menarik.

Karena kami sempat beberapa kali mendapati pengendara lain melirik motor yang kami tunggangi. Terutama bagi sesama pengguna kelas 150cc, motor cukup menyita perhatian di jalan raya. Waspada khusus kami berikan pada sektor spion. Bentuknya yang mendatar dan sangat lebar, menempatkan perangkat satu ini sejajar dengan spion mobil kebanyakan. Walhasil, untuk lancar mengarungi kemacetan, ketika menggunakan motor ini harus sesekali melipat spionnya ke dalam.

Posisi Riding Agresif Dengan Handle Bar Under Yoke

Untuk kelas motor sport 150cc bisa dibilang posisi berkendara GSX-R150 ini paling agresif kalau dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Stang jepitnya sendiri bertipe under the yoke alias berada di bawah segitiga depan.

Dalam kondisi berkendara normal, badan menjadi membungkuk dan mendukung tampilan balap dari motor ini. Ketika dalam kecepatan tinggi dengan mudah badan pengendara mendekat dan memeluk tangki. Hal ini didukung dengan jok belakang yang tinggi sehingga menambah kesan agresif.

Hal menarik lainnya, bobot GSX-R150 yang hanya 126 kg lebih ringan dibanding motor 150cc lain yang lebih dari 130 kg. Ditambah lagi tinggi joknya juga paling rendah di kelasnya. Sehingga untuk mereka yang bertinggi badan kurang dari 170 cm pun masih nyaman mengendarai motor ini. Untuk diajak rebah ketika menikung juga tak ragu karena bobotnya yang ringan tadi.

Mesin Over Bore, Galak Di Putaran Menengah Atas

Lagi-lagi Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya bung menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Teknologi Keyless, Nyalakan Motor Bisa Pakai ID

Kecangihan tak berhenti sampai situ, untuk mengoperasikan motor, Bung cukup mendekatkan remote ke motornya. Motor baru bisa dioperasikan dengan memutar knob yang ada di tangki apabila remote berada dalam radius 1 meter. Sementara sebaliknya keyless ignition system otomatis akan mengunci jika jarak remote lebih dari 1 meter.

Demi keamanan, knob ini pun tidak bisa diputar paksa. Apabila main switch knob diputar paksa dengan tujuan akan dicuri, maka sesuai konstruksinya main switch knob akan berputar kosong.

Setiap keyless remote memiliki nomor ID. Nomor tersebut memungkinkan pemilik motor untuk tetap bisa mengakses main switch knob dalam keadaan remote rusak atau gangguan teknis lainnya. Kita tinggal memasukan 4 digit pin dengan acara menekan knob. Karena itu Pemilik motor disarankan untuk mencatat dan rahasiakan Remote ID serta simpan di tempat yang aman.

Namun Terlepas dari kecanggihannya tersebut, SIS selaku produsen Suzuki juga mendengar dan memenuhi permintaan dari konsumen lain yang memiliki karakter berbeda, dengan menyediakan Suzuki GSX-R150 menggunakan Shuttered Key System.

Sambil menemani keberadaan penjualan Suzuki GSX-R150 varian Keyless Ignition System saat ini, SIS memproduksi varian Shuttered Key System dengan komposisi secara khusus sebanyak 15% dari total produksi GSX-R150 setiap bulan. Dengan demikian, calon konsumen bisa memiliki pilihan lebih banyak sebelum memutuskan pilihannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Terdapat Beberapa Kategori Laki-laki yang Membuat Si Nona Makan Hati, Semoga Bung Tak Termasuk

Sikap laki-laki ternyata ada yang membuat si nona yang notabene kekasih bakal makan hati dan berpikir ulang untuk melanjutkan hubungan. Padahal kalau berbicara usia sudah tidak lagi muda, tapi mau gimana? Namanya laki-laki, doyannya main kesana kemari. Hingga si nona merasa lelah karena mencari Bung yang tak kunjung memberikan kabar.

Setelah diuji berkali-kali dengan hal semacam itu, si nona bakal dongkol dan malas untuk melanjutkan hubungan. Apalagi kalau Bung telah melakukan kesalahan, kemudian kerap mengulanginya. Jangan harap hubungan dapat berjalan lama. Apalagi berharap si nona bersabar, tentu sudah cukup baginya untuk diuji lewat sikap Bung sudah kelewatan. Selain kerap mengulangi kesalahan yang sama, apalagi ya sikap Bung yang membuat si nona makan hati?

Bung Suka Kalap Dalam Bermain Sehingga Kabar Kepada Si Nona Tidak Terjalin

Selain itu, sikap yang membuat si nona bakal makan hati adalah tidak adanya kabar dari Bung saat jauh dengannya. Laki-laki tipe ini biasanya senang sekali untuk menghilang, membuat si nona selalu mencari. Meskipun kita juga tahu, Bung bukan tipe seseorang yang ingin dicari, lantaran terlalu kalut terbawa susana bermain dengan teman bahkan game sekalipun. Namun kalau Bung suka lupa memberikan kabar selalu, tentu si nona bakal keki dengan aksi-aksi Bung yang seperti itu.

Menjadi Pencemburu yang Tidak Beralasan, Membuat Si Nona  Terheran-heran

Saat si nona sedang mengobrol dengan teman laki-lakinya, Bung selalu menaruh rasa curiga. Apalagi kalau mereka berdua begitu serunya mengobrol sampai lupa kalau ada Bung di sebelahnya. Padahal si nona dengan teman laki-lakinya memang sudah tidak lama bertemu, nostalgia masa lalu menjadi satu hal seru. Karena sudah kepalang cemburu, Bung tidak berpikir jernih dengan menjadi pribadi pencemburu. Si nona yang jengkel dengan sikap aneh ini, tentu makan hati karena dituduh hal yang tidak masuk akal.

Memenjarakan Si Nona Atas Dasar Cinta

Si nona merasa terkekang ketika Bung bersikap kelewat protektif padanya. Mau main saja harus melapor, selain itu Bung harus selalu bersamanya. Tujuan baiknya guna mencegah ada “main dibelakang” antara si nona dengan laki-laki lain. Lucunya lagi, akun sosial media si nona pun dalam pantauan Bung sehingga si nona merasa terbatas ruang ekspresi dan privasinya. Kalau Bung ingin menjaga tak perlu bersikap protektif, selama masih terikat komitmen dan sudah dewasa, lihat saja sejauh mana si nona menjaga komitmennya.

Mengumbar Janji yang Tak Bisa Ditepati

Mengumbar janji memang mudah, tinggal berkoar saja semua selesai. Tetapi untuk menepatinya? Ada atau tidaknya halangan entah kenapa sulit untuk menepati. Mungkin ini yang Bung alami, si nona sering kesal karena tidak ada satu pun janji yang menjadi nyata. Hanya sekedar kata “maaf” dan kemudian Bung berjanji lagi. Kalau terus seperti itu siapa yang akan tahan?

Jiwa Bung Masih Begitu Berhasrat Untuk Tebar Pesona Ke Semua Perempuan Di Luar Sana

Hati tetap satu, tapi urusan mata masih jelalatan. Kata tersebut menjadi tameng saat Bung kerap melirik perempuan lain apabila kepergok oleh nona. Tetapi si nona tentu tidak bisa menerima alasan tersebut, semakin banyak Bung melirik dan tebar pesona tentu membuat si nona makin berkarat hatinya. Lagi pula, siapa yang kuat diperlakukan begitu, apabila hal ini berbalik apakah Bung mampu menahan perasaanmu untuk tidak cemburu?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Daripada Masa Pacaran, Momen Pendekatan Sebenarnya Jauh Lebih Berat Untuk Dijalankan

Masa pendekatan seperti sebuah ujian sebelum jadian, ada rintangan yang menghalangi hingga membuat hubungan tidak dapat berjalan yang diinginkan. Karena itu, masa pendekatan masa sulit yang harus dilewati. Seperti ajang pecarian bakat tapi masih dalam kategori kualifikasi. Bung harus usaha keras agar jalan berat bisa ringan diselesaikan.

Pendekatan biasanya dijalani penuh semangat meskipun rasa cinta belum tentu terbalas. Bagaimana bung mau tahu kalau hal itu dapat terbalas kalau belum mencoba untuk menyelesaikan. Lantaran berat di jalani, banyak yang tidak usaha extra ketika di titik ini. Banyak yang cuek dan coba cari sana cari sini yang pas di hati. Tapi malah tetap sendiri karena terlalu selektif memilih calon istri.

Memulai Chatting Awal Bisa Berbuah Basi Karena Respon Nona Datar Tanpa Ekspresi

Mencari bahan obrolan bersama gebetan tentu sulit bung. Apalagi respon gebetan tidak terlalu menyenangkan saat menyapa di waktu sengang. Ingin pendekatan berjalan mulus, bung berlaku bak wartawan dengan menanyakan berbagai pertanyaan untuk menggali kehidupan nona lebih dalam. Garing memang, tapi bung tetap melakukan.

Belum lagi, nona bisa membalas pesan bung dengan jeda 2 sampai 3 jam. Hingga timbul pertanyaan apakah bung bukan prioritas di ranah perasaan nona? sehingga hadir dan tidak, tidak berpengaruh buatnya. Bung yang terlahir sebagai laki-laki kuat, harus bisa mensiasiti dan menaklukan nona. Karena tantangan seperti itu saja tidak bisa, bagaimana ke langkah selanjutnya?

Uang Menjadi Pertaruhan Untuk Kemenangan Masa Pendekatan

Kalau chatting sudah berjalan aman, bisa jadi pertemuan akan segera dilakukan. Karena pesan yang berjalan antara bung dan nona, sudah menggali rasa penasaran. Meet up, istilah gaulnya. Merujuk ke tempat makan yang tak mewah namun menawan. Agar nona bisa menilai, kalau bung cukup memiliki selera dan nilai untuk memilih tempat pada sebuah pertemuan.

Usaha laki-laki kepada perempuan memang ada saja. Entah kodrat atau memang dicontohkan adam dan hawa, sistem traktir atau bayarin seperti menjadi tanggung jawab laki-laki. Demi merebut hati, apa boleh buat kan bung? dengan mempersiapkan suntikan dana untuk dapat traktir nona. Meskipun bulan depan hidup berkecukupan.

Tak Selalu Mulus, Kadang Dada yang Harus Banyak Dielus 

Setiap rencana pasti tidak pernah mulus. Tahayul apabila ada orang yang selalu mulus dengan rencana yang dibuat tanpa pernah gagal atau ada batu sandungan. Pendekatan sesungguhnya adalah rencana dari setiap orang yang ingin berpasangan, dengan menunjuk satu individu untuk mencoba menjalin hubungan.

Ketika rintangan datang, seperti Nona tiba-tiba menghindar dari peredaran atau ditolak setelah mengajak lebih dari teman. Ya sabar saja bung, itu semua biasa terjadi. Jangan ditangisi karena tidak perlu menangisi yang pergi secara terminologi, terkecuali ia tak lagi hidup di bumi.

Rasa Tidak Yakin Dapat Membuat Rasa Sang Nona Menjadi Terombang-Ambing

Ada lagi rasa kurang yakin hingga membuat gebetan pergi. Lantaran bung terlalu lama mengambil sikap untuk mengakhiri pendekatan dan melangkah maju ke arah jadian. Lagi-lagi, rasa yakin kerap mengantui hingga bung kerap menunda untuk mengikat nona. Padahal nona sudah terbawa suasana, namun dibuat sakit dengan perasaan yang diombang-ambing di segala situasi.

Dilema yang dialami nona, memutuskan untuk pergi, dari pada dibuat pilu karena langkah yang serius seperti hantu. Mampu memperlihatkan dan mengancam tapi tak kunjung bisa digapai. Kalau bung mengalami keraguan coba lah mencari jawaban. Jangan membawa perasaan seseorang ke arah ketidakpastian.

Pribadi Oportunis Selalu Ada, Rajin Melihat Celah Demi Memetik Kesempatan yang Ada

Oportunis mungkin sebutan bagi kawan yang memanfaatkan rasa lengang hubungan, kemudian masuk dan mendapatkan sesuai tujuan. Kalau bung sedang bersama gebetan dan dalam masa pendekatan, jagalah dia. Meskipun belum ada ikatan diantara kalian, namun bisa saja kerenggangan kalian dimanfaatkan oleh seseorang yakni kawan.

Istilah ini sering disebut nikung, tidak hanya merebut gebetan, merebut pacar pun juga demikian. Tapi kalau bung gentle ya biarkan nona yang memilih. Jangan terbesit rasa dendam dan amarah kepada seseorang oportunis tersebut. Kalau bung memang prioritas dan berkesan, pasti nona tak segan buat memilih bukan?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Tim yang Dicap Kerdil Oleh Sir Alex 9 Tahun Lalu, Kini Kembali Juara Liga Inggris Ke-5 Kalinya

Manchester City berhasil mengunci gelar sebagai kampiun Liga Inggris musim ini. Setelah saudara sekota yang mana menjadi rival sekaligus membuntuti di posisi kedua kembali tampil inkonsisten setelah kalah 0-1 dari West Bromwich Albion. Alhasil, perolehan poin City tak bakal mampu dikejar oleh pesaing-pesaingnya seperti Manchester City, Liverpool, dan Tottenham.

Selamat bagi City memang harus diucapkan, meskipun Bung bukan pendukung atau pecinta Liga Inggris. Tampil ganas sejak awal dan kerap dilabeli sebagai tim “gaib” membuat City harus menyudahi perburuan gelar lebih cepat dari jadwal yang sudah ditentukan. Dengan mengoleksi 87 poin dari 28 kemenangan, 3 seri, dan 2 kali kalah sudah cukup membuat City untuk menjadi yang terbaik dengan mengoleksi 5 gelar sepanjang berlaga di sepak bola Inggris.

Tetangga yang Berisik Kini Kembali Berulah Dan Membuat Rival Terusik

Sumber : ESPN.com

Manchester City dicap sebagai tetangga berisik oleh pendukung Setan Merah. Lebih tepatnya bermula dari mulut sang Ayah yang telah pensiun, Sir Alex Fergusson. Pada Derby musim 2009/2010, Sir Alex berkata “Terkadang Anda punya tetangga yang berisik. Anda tak bisa melakukan apa pun soal itu. Mereka akan selalu berisik,” begitu bunyinya. Semenjak itu cap sebagai tetangga berisik selalu mengarah kepada City yang sejak musim itu sudah kedatangan sugar daddy, Syeikh Mansour dari Timur Tengah.

Lagi-lagi tetangga yang berisik kembali berulah dengan mengunci gelar ke-5 kalinya. MU pun mesti terdiam, bahkan bisa juga berisik, dengan membuat cuitan tentang memberi cap City sebagai tim baru “kaya”. Mungkin Citizen tidak memperdulikan. Karena apa pun yang terjadi juara tetaplah juara. Jadi ingat, kalau Sir Alex juga pernah berkata pada awal musim 2009/2010 bahwa, “Mereka (Manchester City) adalah kesebelasan kecil dengan mentalitas yang kerdil.” Berarti si kerdil sekarang telah bangkit menjadi tim besar ya Bung?

Menyamai Rekor Manchester United dan Everton, Jadi Bukti Level Permainan City Sudah Sekuat Beton

Rekor disamakan tim lain mungkin rasanya biasa saja. Tetapi ketika disamakan oleh tim rival seperti Manchester City, adalah proses kiamat dunia kedua. Manchester City tak bisa dipungkiri memang tampil fantastis musim ini. Dengan gaya permainan yang coba diberi pelatih sekelas Pep Guardiola berhasil diterapkan dengan baik.

Terlebih lagi memastikan gelar dengan menyisahkan lima laga, membuat The Citizen sejajar dengan Manchester United dari segi rekor yang pernah dibuat Setan Merah. Bahkan United pernah menorehkannya di dua musim yakni 1907/1908 dan 2001/2002. Selain itu Everton pun pernah membuat rekor yang sama di musim 1984/1985.

Sekali Dipucuk Tetaplah Dipucuk

Pep pun tak bisa berada di posisi ini apabila pemain yang dibesutnya tidak tampil baik seusai arahannya. Ketika apa yang djalankannya sukses, ia pun tak lupa memberikan sepatah dua patah pujian kepada para punggawanya lewat situs resmi Manchester City.

“Para pemain sangat fantastis, menakjubkan, mereka luar biasa. Klub ini sungguh luar biasa di semua aspek,” begitu kata pelatih bergaya casual ini. Kebanggaan pun wajar dilontarkannya Bung. Bagaimana tidak, tim asuhannya tidak tersentuh selama 240 hari di puncak klasemen Liga Inggris. Torehan yang luar biasa bukan?

Pep Guardiola Menjadi Pelatih yang Bahagia Sekaligus Sukses Selama Membesut Tim Di Tiga Liga Berbeda

Sosok yang satu ini memang banjir tawaran melatih di mana-mana, lantaran gaya permainan yang diterapkan mengesankan hingga peringkat terburuknya selama melatih sepak bola hanyalah berada di peringkat 3, itu pun terjadi di musim lalu kala menangani Citizen.

Kalau dirunut lewat catatan per musim selama melatih Barcelona empat musim Pep berhasil mengantarkan tim tersebut 3 kali meraih gelar juara dengan sekali menjadi runner-up, kemudian vakum satu tahun sebelum mengantarkan Bayern merebut gelar Bundesliga 3 kali berturut-turut. Setelah itu, pelatih berkepala pelontos ini berlabuh ke Inggris dengan menjadi pelatih Manchester City. Maka wajar kalau Pep Guardiola didaulat sebagai pelatih tim terbaik di dekade ini.

Akankah di Musim Depan Pep Guardiola Bakal Mengulanginya?

Sumber : ESPN.com

Melatih di tiga klub besar dengan iklim kompetisi berbeda tentu tidak mudah. Apalagi tensi dan permintaan supporter sekaligus pemilik klub tentu saja menginginkan prestasi yang tinggi. Mungkin, iklim Liga Inggris lah yang paling berbeda.

Liga yang sering disebut sebagai liga terbaik ini, dihuni oleh para pelatih kawakan dan berkelas seperti Jose Mourinho, Antonio Conte, Arsene Wenger, dan Jurgen Klopp. Tentu saja secara kompetitif di ranah pelatih, hal ini menjadi pertandingan taktik dan ujian yang bakal diuji setiap musim. Setelah Pep berhasil mengembangkan tiki-taka, yang kemudian dianggap usang oleh sebagian orang. Akankah Pep kembali mengembangkan strategi jitu lainnya?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top