Money & Power

Bagi Bung Pekerjaan Ini Kurang Memikat, Tapi Bagi Orangtua Ini Hakikat

Ada beberapa ranah pekerjaan yang langsung saklek di mata orangtua pasangan. Pekerjaan tersebut biasanya dilihat dari bebet dan bobotnya Bung. Orangtua biasanya punya pandangan tersendiri soal pekerjaan yang bonafid di mata mereka. Dalam imajinasinya, mereka juga membayangkan kalau anak perempuannya akan hidup makmur apabila membangun mahligai rumah tangga dengan calon yang diminatinya (dari segi pekerjaan).

Hasil riset yang dirilis Smart Asset di Amerika, menempatkan ahli statistik sebagai pekerjaan yang paling diminati generasi milenial sebesar 45%,  pengembang web sebesar 38%, analisa riset pasar dan spesialis pemasaran 37%. Hidup sebagai generasi yang digital native alias tidak gagap teknologi membuat pekerjaan dibidang tekonologi menjadi sangat digemari. Tetapi apa yang digemari generasi milenial jelas berbeda Bung dengan generasi X dan Baby Boomers. Kira-Kira apa saja ya Bung pekerjaan yang diminati oleh orangtua si nona?

Menolong Orang Lain Ketika Sakit Adalah Pekerjaan Mulia. Tak Hanya Di Mata Mereka Tapi Juga Di Mata Mertua

Dokter adalah pekerjaan yang masih dipandang tinggi oleh orangtua pasangan. Pekerjaan mulia mengobati orang ini, juga tidak main-main dalam hal pendidikannya yang memang terkenal merogoh kocek dalam-dalam. Maka tak heran, jika jarang ada yang memandang rendah pekerjaan dokter.

Terlebih lagi penghasilan sebagai dokter spesialis saja bisa mencapai 50 juta rupiah. Jelas itu bukan angka yang kecil. Orangtua mana yang tak tergiur melihatnya. Bukan mendiskreditkan orangtua sebagai pihak yang matrealistis ya Bung. Namun rasanya wajar apabila orangtua rela menitipkan anaknya kelak kepada Bung yang berprofesi sebagai dokter.

Fisik Yang Kuat Dan Gagah Dapat Menjadi Daya Tarik. Tapi Semangat Juangnya Buat Negara Mungkin Juga Menarik Ya!

Profesi TNI atau tentara adalah garda terdepan Indonesia dalam menghadapi ancaman dari luar. Siapa saja yang ingin memporak-porandakan kedaulatan, pasti tentara tak tinggal diam. Angkatan bersenjata memiliki kesan gagah dan kuat. Porsi latihan fisik yang dilakukan memang sengaja untuk menumbuhkan jiwa nasionalis Bung. Fisik seorang tentara pun pasti kuat dan terjaga.

Di era orde baru, pekerjaan TNI tak dapat dipandang remeh. Para orangtua pasti mengangkat topi atau hormat pada pekerjaan tentara. Orangtua pun bakal turut bangga apabila Bung memiliki profesi sebagai tentara dan berpangkat panglima. Karena menjaga kedaulatan negara saja bisa, apa lagi kedaulatan rumah tangga. Bukan begitu Bung?

Kerja Di Lapangan Panas-Panasan Tapi Di Rumah Mertua Disanjung-Sanjung. Bung Mau Seperti Itu?

Kerja di lapangan mungkin kurang menyenangkan dibanding kerja di gedung dengan dinginnya AC yang kadang  membuat menggigil. Memiliki kesan panas dan berdebu, sudah identik sekali dengan pekerjaan lapangan, salah satunya pertambangan.

Terbakarnya kulit oleh matahari memang membuat kondisi badan terasa gersang.  Namun kalau berbicara gaji, sepertinya dapat membuat perasaan senang Bung. Pekerjaan ini memang beresiko. Tingkat kesulitan pun juga tinggi. Jadi tak ayal, fresh graduate yang bekerja di bidang ini saja sudah diganjar gaji tinggi. Bisa 2x lipat dari UMR saat ini. Ketika Bung datang ke rumah perempuan kemudian memperkenalkan diri sebagai orang yang bekerja di pertambangan, rasanya jalan lapang untuk meminang pun telah terpampang di depan mata.

Profesi Ini Mungkin Kurang Memikat, Tapi Kalau Orangtua Si Nona Tahu Bisa Jadi Seperti Sahabat Dekat

PNS (Pegawai Negeri Sipil) untuk generasi milenial mungkin kurang terlalu memikat, tapi lingkungan kerja dan besarnya pendapatan menjadikan profesi ini jadi incaran. Data jumlah pendaftar CPNS tahun ini saja tembus sampai angka 1 juta orang. Semua saling bersaing untuk masuk di beberapa kementerian dan lembaga. Kalau dari kacamata orangtua, pekerjaan ini tentu jadi idaman.

Karena dapat menjamin kehidupan dengan adanya tunjangan dan uang pensiunan. Di mata masyarakat, PNS memiliki prestis yang tinggi. Toh orangtua pasangan pasti turut senang apabila sang anak dinikahi oleh PNS, selain bisa menjamin kehidupan, juga dapat meningkatkan kehormatan.

Kalau Berbicara Nasib Memang Sulit Ditebak, Terkadang Profesi Bisa Kalah Dengan Nama Besar Perusahaan

Selain prestisnya profesi sebagai PNS, menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga tak kalah mentereng. Terlebih lagi BUMN membawahi semua perusahaan besar di Indonesia seperti Pertamina, PLN, Pelindo dan perusahaan maskapai, Garuda Indonesia. Usut punya usut, profesi pegawai di BUMN bakal makmur sejahtera nasibnya.

Orangtua biasanya tidak hanya terkesan oleh besar kisaran gaji yang didapat Bung. Tapi terkesima juga dengan perusahaan tempat bekerja. Apa pun perusahaannya, kalau Bung bekerja di perusahaan BUMN pasti tak terlalu rumit untuk menggapai si nona.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas

Suzuki Menggandeng Komunitas Agar Acara Berkualitas

Acara memang tak akan meriah bila tidak diisi dengan kelompok yang sumringah. Salah satunya komunitas motor yang hadir di acara Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di international Circuit Sentul. Sebanyak 63 klub turut berkontribusi dan bekerjasama dengan Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Dengan tema “Born To Ride, Live To Rock’, SIS mengajak seluruh bikers Suzuki untuk tetap kompak sekaligus bersemangat. Terbukti komunitas yang hadir menstimulus acara menjadi berkualitas dengan keriuhan sekaligus aksi mereka dengan ekspresi bersama tunggangannya.

Tidak hanya klub motor atau komunitas Suzuki saja yang turut serta dalam acara ini sebanrnya tapi secara pengunjung umum. Diperkirakan ada 3.000 bikers yang datang dan memadati sentul tidak hanya untuk berkasi dan berkspresi. Tetapi acara ini juga menjadi ajang silaturahmi.

Dari berbagai kota tetap menyempatkan untuk datang pada acara jambore ini. Berbagai model motor keluaran satria melebur menjadi satu menjadi satuan yang murni tanpa dicampur.

Seperti Pak Tugimin, yang datang bersama komunitas GSX Tanggerang Kota. Ia mengaku jalan pagi-pagi buta untuk menghadiri acara Jambore lantaran menjadi ajang pertemuan yang jarang dilakukan komunitas yang tidak terjangkau jaraknya.

Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department mengatakan bahwa semangat para bikers tentu menjadi pelecut bagi PT Suzuki Indomobil Sale seperti yang dikatakan Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department.

“Awal tahun ini kita tunjukan kekompakan dan kekuatan bersama lewat kolaborasi Suzuki dengan puluhan komnunitas motor Suzuki. Seluruh konten yang diadakan di Suzuki Bike Meet 2018 merupakan ide dan kreatifitas yang bersumber dari mereka,” ujar Yohan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Bukti Sayang Tak Melulu Berujung Pengorbanan Kok, Melakukan 5 Hal Simpel Ini Akan Membuat Si Nona Merasa Berarti

Ketika menjalin hubungan di umur yang seperti sekarang, tentu bermain-main tak lagi menjadi suatu pilihan. Mungkin Bung juga membenarkan kalimat itu. Sebab merasa sudah tidak ada waktu lagi untuk mencari sesuai keinginan batin, cukup bertemu dengan lawan jenis yang pas, Bung sudah merasa lega. Karena mencari wanita bukan perkara mudah bukan? Bahkan banyak dari mereka yang mengunduh aplikasi dating hanya untuk mencari belahan jiwa.

Kalau Bung sudah benar-benar sayang dengan pasangan, memang banyak hal yang bakal dilakukan. Pengorbanan misalnya. Pengorbanan yang dilakukan atas dasar rasa cinta dengan pasangan, terkadang akan membuat Bung bimbang untuk memilih diantara dua hal yang memiliki prioritas sama. Tetapi rasa sayang tidak hanya soal pengorbanan. Ada 5 hal yang bisa menjadi bukti kalau Bung memang sungguh-sungguh sayang, dengan catatan Bung melakukannya dengan kerelaan.

Bung Tak Usah Malu Untuk Mengucap Rindu Dengan Merdu Pada Si Nona

Sudah jarang bertemu karena terhalang waktu. Mengatur tempat berkencan pun tak pernah bertemu di kata setuju. Kalau Bung sudah rindu, lebih baik ungkapkan dengan merdu. Tidak banyak laki-laki yang dengan mudahnya berkata rindu. Meskipun ke pasangan sendiri, entah karena dasar rasa gengsi atau ingin terlihat misterius. Tapi mengungkapkan rindu dapat membuat si nona tersipu malu Bung!

Si nona akan merasakan bahwa dirinya memiliki peran penting dalam hubungan. Bukan hanya sekedar teman kencan di setiap akhir pekan. Karena sebuah kata rindu menandakan bahwa Bung selalu menantikan kehadirannya. Si nona akan merasa senang dan pasti akan berkata hal yang sama dengan Bung, karena dia juga rindu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Tak Usah Minder Bung, Kecilnya Penghasilan Merupakan Proses Sebelum Hidup Mapan

Mungkin Bung lelah dengan rutinitas pekerjaan yang semakin pelik, dan kenyataan isi dompet yang juga paceklik, karena gaji yang Bung terima terasa kecil. Apa lagi membayangkan menjadi kepala keluarga yang berperan sebagai tumpuan sumber nafkah. Itu semua jangan terlalu diratapi Bung, karena gaji kecil itu adalah sebuah proses sebelum Bung mendapatkan yang lebih.

Kalau Bung overthinking soal gaji, itu juga tak akan membuat Bung mendapatkan gaji besar. Terlebih lagi setiap manusia memiliki sifat yang tak pernah puas dengan apa yang didapat. Jadi jalani saja pekerjaan Bung sekarang, dengan terus meningkatkan kinerja semaksimal mungkin. Karena hal itu dapat memotivasi Bung untuk menjadi orang yang produktif. Sembari tengok kanan dan kiri mencari celah, siapa tahu ada sumber pendapatan lebih yang dapat mengisi kantong agar tak bolong.

Mendapatkan Gaji Besar Bukan Hanya Diangan-angan, Tetapi Diwujudkan Sembari Mensyukuri Karena Bukan Pengangguran

Kalau Bung selalu berandai-andai mempunyai gaji besar, dapat membeli barang-barang impian, lebih baik pikiran itu Bung buang jauh-jauh. Karena cara memotivasi diri bukan dengan terus berandai-andai dan bermimpi Bung. Tetapi lakukan apa yang orang lain belum lakukan. Sebab kalau Bung hanya berandai-andai sambil tidur-tiduran dan berharap kesempatan itu datang, jelas tidak mungkin.

Lebih baik Bung terus memotivasi diri dan bersyukur karena sekarang mempunyai penghasilan sendiri. Tidak menjadi seorang pengangguran. Orang terdekat Bung pasti bangga dengan jerih payah dan kerja keras Bung hingga bisa menghidupi diri sendiri dan orang lain. Terlebih lagi orangtua merasakan dampaknya, yang terbantu dengan adanya Bung, sehingga mereka tak perlu lagi mendonorkan uangnya untuk Bung yang telah beranjak dewasa. Syukuri saja apa yang telah didapat, karena berandai-andai hanyalah memupuk keresahan.

Hasrat Memiliki Uang Lebih Boleh-boleh saja, Tapi Apa Iya Dapat Membuat Bung Bahagia?

Kalau Bung memiliki hasrat untuk mempunyai uang lebih, memang boleh-boleh saja. Bahkan Bung harus memiliki hasrat seperti itu untuk memacu diri sendiri agar tetap maju. Tapi apa iya hal itu dapat membuat Bung menjadi happy? Bahkan jargon “Money cant buy happiness” sering kali dibaca dan masuk ke dalam telinga. Gaji kecil yang Bung miliki sekarang, jangan menjadi bahan ratapan nasib tetapi dijadikan sebuah acuan untuk mendapat yang lebih.

Untuk urusan happy atau enggaknya, memang tak bisa diukur dari uang kan Bung? Bayangkan saja kalau Bung mendapat gaji besar, dengan tanggung jawab yang juga semakin besar. Waktu bersantai tidak tersedia, bahkan ketika kawan ataupun si nona mengajak kencan, Bung hanya terdiam sambil berucap, “Lain waktu saja, sekarang lagi kerja,”. Coba manfaatkan waktu yang ada ketika Bung masih memiliki penghasilan yang tak terlampau besar. Ketika masih ada banyak waktu untuk bersua dengan kawan. Menikmati hangatnya kopi sambil menyelipkan tembakau di antara tangan, dan obrolan ringan sarat gelak tawa.

Tempat Bekerja yang Sekarang Gajinya Pas-Pasan Akan Menjadi Saksi Ketika Bung Mapan

Tempat di mana Bung mengadu nasib untuk kehidupan, akan menjadi saksi ketika Bung sudah mapan. Ketika dulu berpikir susahnya menjadi kepala rumah tangga dengan gaji pas-pasan sekarang Bung bisa tersenyum menikmati kesuksesan.

Bung hanya perlu menikmati proses ini. Rintangan tajam saat berkarir dapat dilalui dengan mawas diri. Anggap saja tempat Bung bekerja sekarang, menjadi tempat belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik di ranah pekerjaan. Urusan gaji kecil yang didapat, jadikan bahan pelajaran juga Bung. Untuk mengatur keuangan agar tidak membengkak ketika pembukuan, untuk itu Bung harus bisa menahan hasrat untuk berbelanja dan belajar hidup hemat.

Banyak yang Tidak Beruntung Seperti Bung, Jadi Jangan Mengeluh Karena Penghasilan

Kalau Bung masih terobsesi mengejar gaji, coba untuk dengan melihat ke bawah. Banyak orang yang tidak beruntung seperti Bung, yang harus bekerja di bawah sengatan matahari demi mencari sesuap nasi. Penghasilan Bung pasti lebih tinggi dari orang-orang tersebut. Padahal dari segi beban pekerjaan, orang-orang yang tak beruntung itu harus lebih banyak menghabiskan waktu dan tenaga. Meskipun begitu, alih-alih sibuk berandai untuk mendapatkan gaji yang besar, mereka justru tak pernah lupa bersyukur.

Jadikanlah mereka contoh untuk membuat Bung lebih bersyukur. Karena kalau hanya berkutat pada nafsu dapat membuat Bung gelisah dan tak puas. Alhasil tidak akan membangkitkan Bung untuk bekerja lebih baik dari biasanya.

Gaji Kecil Adalah Proses Meniti Karir yang Harus Bung Lewati

Bung, tidak ada proses yang mengkhianati hasil. Proses yang Bung jalani sekarang pasti akan berbuah manis. Perjuangan Bung tentu akan memberikan hasil yang sepadan. Anggap saja gaji kecil ini proses untuk menjajaki karir lebih baik lagi. Tetaplah mengembangkan karir, jangan pernah minder karena memiliki gaji yang lebih kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health

Rutinitas Menggila Disambut Akhir Pekan Membosankan, Bung Memang Butuh Hal Baru Untuk Menghilangkan Penat

Mungkin Bung bosan dengan rutinitas yang Bung jalani sebagai karyawan. Setelah 5 hari didera tumpukan pekerjaan, di akhir pekan pun hanya kencan dan bertemu kawan. Tentu terasa monoton. Sebenarnya Bung pun selalu ingin mencari hal-hal baru. Namun bingung karena tidak ada rekomendasi bagus. Ujung-ujungnya Bung pun hanya mengulang aktivitas yang sama.

Bung hal seperti itu tidak dapat Bung fikirkan saja. Untuk mencoba sesuatu hal yang baru, ya Bung harus mencoba, Tidak bisa menerka-nerka dari sebuah cerita. Seru atau tidaknya, hanya Bung yang paham. Karena seru menurut orang lain, belum tentu seru ketika Bung jalani. Begitu pula sebaliknya. Alangkah baiknya bila Bung mau mencobanya. Hidup itu diibaratkan seperti sebuah pilihan, ada banyak opsi yang bertebaran, tinggal Bung saja yang ingin menjalankan ke arah yang mana. Jadi jalani saja.

Cobalah Ke Museum Siapa Tahu Banyak Hal Anyar Yang Bung Baru Tahu

Kapan terakhir kali Bung berkunjung ke museum? Bisa jadi pada saat sekolah dasar atau sekolah menengah pertama. Kata siapa museum bukan tempat yang asyik untuk dikunjungi? Bung dapat bermain di museum dan belajar sejarah yang sarat suri tauladan. Berkunjung di museum bukan soal update di sosial media agar kelihatan keren dan prestisius. Namun sebagai pengingat sejarah yang mungkin Bung lupakan.

Selain mengingat soal sejarah, berkunjung ke museum, entah itu museum seni, atau museum sejarah, atau museum yang lainnya. Dapat membuat Bung membuka mata kalau ternyata dunia itu luas. Masih banyak hal yang menjadi misteri. Selain itu bung, bermain ke museum layaknya menyelami masa lampau. Sama seperti menjadi time traveller. Bung pun seolah sedang berjalan dari masa ke masa.

Menyambangi Festival Musik Agar Terlihat Lebih Asyik

Musik tidak hanya untuk didengarkan tetapi juga dilihat. Menyambangi festival musik dapat memberikan Bung pengalaman baru dalam mendengarkan musik. Seolah-olah musik memberikan suasana yang berbeda. Karena ada beberapa hal yang tidak didapatkan dari musik, bila hanya bermodal mendengarkan saja. Seperti aura para performer, energi para penonton yang antusias, dan megahnya tata suara panggung.

Dengan mendatangi festival musik, Bung dapat memiliki teman baru yang kebeutulan memiliki kesamaan atau pun perbedaan kehidupan. Bisa saling tukar pikiran menjadi hal yang menarik, apa lagi ketika Bung tengah merasa penat karena rutinitas.

Jendela Dunia Ada Di Perpustakaan Bung!

Walaupun budaya membaca masyarakat kita masih rendah, tak berarti buku-buku yang ada di Indonesia tidak menarik Bung, banyak novel dan beberapa literatur yang cocok dijadikan sebagai bahan acuan. Bung dapat menyambanginya di perpustakaan. Meluangkan waktu ke perpustakaan bisa membuat Bung menjadi lebih pintar, terutama dalam menyikapi dunia, karena banyak buku yang membuat perspektif Bung berbeda dalam memandang kehidupan.

Perpustakaan seperti gudang ilmu yang bertebaran dan sayang kalau tidak dimanfaatkan. Menyelami buku dari berbagai genre dapat dijadikan pilihan meluangkan waktu yang berbeda dan berkesan. Membaca bukanlah suatu aktivitas kutu buku yang sering dianggap cupu ketika masa sekolah. Tapi membaca adalah proses belajar mengetahui kalau ternyata pengetahuan itu luas dan tak terbatas.

Adrenalin Menjadi Pemacu Kehidupan Bung Agar Terus Terjalin

Kalau Bung memang senang memacu adrenalin cobalah beberapa olahraga ekstrim, seperti bungee jumping, paralayang, dan bermain motor cross. Mungkin dengan memacu adrenalin, Bung bisa lebih menyalurkan kejenuhan. Dengan memacu rasa ketakutan menjadi keberanian. Mengingat resiko olahraga ekstrim yang besar, jelas dibutuhkan pengalaman untuk melakukannya.

Namun Bung juga jangan takut, karena ada trainer yang dapat melatih atau menjaga keamanan agar Bung dapat melancarkan hasratnya tanpa merasa takut. Meski begitu, olahraga ekstrim memang tidak bisa dilakukan di sembarang tempat. Ada tempat-tempat khusus yang biasa dipakai dan sudah masuk kategori aman. Apabila Bung sudah handal mungkin Bung dapat melakukan di tempat yang tidak biasa.

Terjunlah Ke Alam Untuk Menikmati Ciptaan Tuhan

Ini merupakan kesukaan hampir setiap orang, traveling atau jalan-jalan. Bung mungkin jarang mendapatkan waktu untuk traveling karena tidak bisa cuti. Untuk memanfaatkan akhir pekan buat jalan-jalan, Bung merasa tak cukup waktu untuk memanfaatkannya. Selain singkat, ada juga rasa lelah. Namun, traveling itu tidak harus keluar kota yang jauh seperti ke Bali, Sumbawa, Yogjakarta dan tempat wisata lainnya. Bung bisa melakukannya ke daerah Jawa Barat seperti Bogor dan Sukabumi.

Daerah Bogor dan Sukabumi memang cocok untuk traveling di akhir pekan. Anggap saja hal ini perfect gateway yakni liburan singkat nan bermanfaat. Bung bisa ke pantai, ke gunung, dengan kawasan yang asri. Tanpa perlu merogoh kocek lebih dalam, Bung dapat menikmati akhir pekan di alam. Ya mungkin saja, rutinitas yang membosankan dapat diobati menjadi sahabat alam. Karena Bung butuh udara segar bukan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top