Inspiring Men

Atenx Katros, Sebenarnya Modifikator Atau Youtuber?

Menyebut nama modifikator motor custom tanah air mungkin sudah banyak. Menyebut nama youtuber di Indonesia juga tak sedikit. Tapi kalau yang berprofesi sebagai modifikator tapi juga dikenal sebagai youtuber? Rasanya masih sedikit.

Dari yang hanya sedikit jumlahnya itu, Atenx Katros bisa dibilang salah satu yang paling mentereng. Bahkan kalau dirunut bisa dibilang Atenx lewat rumah modifikasi Katros Garage merupakan salah satu yang pertama menyatukan sosial media dan urusan bengkel.

Pria bernama asli Andi Akbar ini secara mulus memaparkan urusan teknis di bengkel menjadi sebuah tontonan menarik. Apalagi Atenx selalu mengawali aksi modifikasinya dengan sebuah gambar design. Langkah yang belum banyak ditempuh modifikator lain ini, terbukti ampuh menarik minat penikmat youtube.

Walhasil, channel youtube dengan akun Atenx Katros kini menjadi rujukan para penggila modifikasi khususnya aliran Kustom Kulture. Akun instagram katrosgarage juga sudah menyerap lebih dari 30 ribu pengikut. Tapi sebetulnya apa alasan Atenx memilih merekam aktivitas dirinya dan bengkel serta mengunggahnya ke sosial media? Kami mencari jawabannya dengan berbincang bersama Atenx.

Bisa diceritakan bagaimana Katros Garage bermula?

source: instagram/katrosgarage

Lucu sebenarnya karena dulu Katros itu blog, malah bukan bengkel. Membuat blog karena Gue pada dasarnya memang suka cerita dan juga menulis. Kenapa memilih soal otomotif karena hobi gue memang soal otomotif sedari kecil.

Karena senang menulis malah sempat juga menjadi jurnalis di sebuah media otomotif. Tapi media tempat gue kerja dulu sebagai jurnalis, liputannya tentang motor-motor baru. Jadi motor-motor di bawah tahun 2000-an nggak bisa masuk ke media itu. Sementara gue hobi dengan motor modifikasi jaman dulu yang dikenal dengan istilah Kustom Kulture.

Itu kenapa akhirnya gue bikin blog sendiri dengan nama The Katros, untuk menampung tulisan-tulisan yang tidak dimuat di media itu. Dari situ kemudian orang lihat dan baca, ternyata banyak dari mereka berfikiran kalau The Katros itu bengkel. Mulai meminta modifikasi, membeli aksesoris dan sejenisnya.

Akhirnya sekalian saja dibuat bengkel yang lokasinya di rumah. Dari sinilah muncul nama Katros Garage. Sebetulnya artinya garage ya garasi rumah.

Tapi kenapa memilih nama Katros?

source: instagram/katrosgarage

Nama katros itu dari kata katro (Norak). Itu karena di tahun 2009 itu modifikasi yang paling ramai itu kan low rider dan motorsport. Sementara yang gue hobi dan mau omongin itu soal cafe racer, flattrack, tracker, seperti balik lagi ke jaman dulu.

Istilah kaya gitu kan dibilang sama orang lain “Ah motor lo katro”, “Ah modelnya katro”, karena dulu orang masih sedikit yang kenal aliran itu. Nah dari hal itu gue ambil menjadi nama blog dan bengkel gue. Cuma di kata katro itu gue tambahin huruf ‘s’ jadi Katros, biar gue nggak sendirian.. hahaha. (Dalam bahasa inggris suatu kata ditambah huruf ‘S’ menjadi majemuk-Red).

Kembali ke soal Katros Garage dan idientik dengan garasi, Katros juga sempat punya bengkel terpisah yang tidak di rumah bukan?

source: instagram/katrosgarage

Iya dari tahun 2009 – 2011 gue mencoba untuk memperbesar bengkel gue dengan menyewa ruko. Dari Katros Garage namanya berevolusi jadi Katros Motorcycle sampai di awal 2016 gue mulai nggak nyaman jalanin bengkel malahan jadi lebih banyak tekanan.

Setelah gue fikir-fikir itu karena faktor ekonomi. Dalam arti gue harus bayar kontrakan yang setahun menghabiskan 40 juta, belum lagi bayar karyawanan. Karena perputaran uang bengkel modifikasi itu dari segi bisnis nggak menguntungkan. Kalau memperbanyak orderan berarti harus memperbanyak karyawan. Dan beitu seterusnya. Di Indonesia rumah modifikasi memang belum jadi bisnis yang menguntungkan.

Dari situ gue merasa ini bukan lagi Katros yang dulu mau gue bangun, akhirnya ada jalannya juga ketika gue dapat tanah di daerah Bintaro ini dan ada space di samping rumah. Akhirnya gue kembalikan lagi kaya dulu menjadi Katros garage. Dengan bengkel di samping rumah.

Kalau tadi dibilang bikin bengkel modifikasi tidak mengungtungkan tapi kenapa modifikator malah menjamur?

source: instagram/katrosgarage

Mungkin karena mereka pikir enak kali ya hahaha. Gue sendiri perjalanan gue dari awal buka bengkel seperti lari dari kenyataan. Pada masa bujangan gue mikir keren, builder, punya bengkel. Makin ke sini gue makin mikir “bengkel mah begini-gini aja emang gue mau selamanya jadi tukang”, karena dulu gue ngelas dan ngecat motor sendiri.

Nah dari situ gue mikir sampai gue coba hire karyawan lebih banyak. Tapi nggak bisa juga. Karena perputaran uangnya menjadi builder di Indonesia ini memang hitungannya nggak menguntungkan.

Kalau berkaca dari luar negeri banyak modifikator yang berhasil secara bisnis, kenapa di Indonesia disebut tidak menguntungkan?

source: instagram/katrosgarage

Karena kultur modifikasi di Indonesia pengen cepet, murah, bagus dan nggak punya karakter hanya pengen ikut-ikutan. Misalnya gini, builder itu kalau di luar negri, antara builder A sama builder B pasti nggak akan pernah berantem karena sudah punya style masing-masing.

Misalnya yang builder A suka bikin tangki kotak-kotak kalau builder yang B suka bikin tangki yang bulet-bulet. Kalau gue pengen bikin tangki yang bulet-bulet gue datengnya ke B dong, kalau mahal? ya nabung. Tapi kalau orang Indonesia enggak begitu. Builder itu dipukul rata ibaratnya “Tukang bikin motor” jadi nggak punya ciri khas.

Misalnya di Indonesia gue punya duit 15 juta mau custom motor. Dateng ke bengkel A, duit gue nggak cukup, pindah ke bengkel B, duit gue nggak cukup lagi, gue pindah lagi ke bengkel C, duit gue cukup. Nanti di bengkel C karena harganya murah, gue kecewa misalnya karena ada yang kurang. Terus gue ngomong soal bengkel C nanti yang di bengkel A pasti nyautin “Oh emang di situ mah jelek”.

Hal seperti ini yang bikin scene modifikator motor tidak sehat. Apalagi dari segi bisnis karena hanya dilihat dari persaingan harga saja. Sementara Katros? Ya itu balik lagi ke background gue sih, gue buka katros itu karena hobi dan gue balikin lagi kaya dulu menjadi Katros garage. Memang gue jalanin karena gue senang bangun motor dan gue batasi sebulan hanya mengerjakan 3 motor (orderan yang masuk ke katros). Selebihnya gue nyari duit dari mana? Ya dari nama baik, juga jualan apparel.

Yang dimaksud nama baik itu apakah termasuk urusan soal sosial media?

source: instagram/katrosgarage

Gue waktu 2009 buka bengkel Katros, itu nggak ada namanya vlogger. Dan dulu mana ada orang yang kepikiran bisa kaya hanya bermodalkan sosial media instagram.

Kalau gue tahu di jaman itu instagram bisa bikin orang kaya, ya gue nggak bakal buka bengkel. gue mendingan posting motor-motor kustom aja di Instagram, follower gue bisa banyak. Cuma pada zaman itu gue nggak tau kan, ya pada akhirnya gue buka bengkel.

Lagi pula jaman sekarang sosial media impactnya udah luas kan, sedangkan jaman dulu misalnya gue mau tahu bengkel A, ya gue tahu dari hanya dari mukut ke mulut. Nah kalau sekarang apabila orang bilang bengkel A bagus bisa dicari tahu dari sosial medianya. Terbuka nggak si bengkel A ini di sosmed dan bisa kelihatan “Dapurnya” seperti apa. Karena gue terbuka di sosial media mungkin orang berasa deket dan bisa dipercaya untuk kustom motor di gue.

Sebelumnya itu orang modifikasi di gue itu karena budget. Karena waktu itu gue nggak matok harga yang terlalu tinggi, ya sekitar 12 jutaan sudah bisa bikin motor. Nah makin ke sini, harganya sudah makin naik mungkin karena nama baik yang dibangun di sosial media juga. Mungkin kalau sekarang orang nggak lihat harga lagi yang mau modifikasi motor ke gue tapi karena gue bisa dipercaya. Yang bengkel bukan sekedar bengkel. Jadi harga sudah gak harus bersaing lagi dengan bengkel lain.

Ada Bentuk Manfaat Lain Dari Sosial Media Ke Urusan Bengkel?

source: instagram/katrosgarage

Contohnya modifikasi Kawasaki W175. Jadi dengan Kawasaki selain kerja sama dibuatkan motor custom W175, bentuk bisnisnya juga termasuk dinaikan ke Vlog di youtube Katros. Mulai dari pembuatan hingga ketika dilaunching di acara Kawasaki.

Contoh lainnya kerja sama dengan TVS untuk max 125. Katros membuatkan series sebanyak 4 episode termasuk soal ide dan desainnya secara digital. Jadi bukan cuma bisnis modifikasinya tapi sosial media katros juga termasuk dari deal bisnisnya.

Tadi sudah disebut soal desain secara digital, sepertinya ini jadi kelebihan Atenx Katros apa benar begitu?

Kalau dulu era 2009 itu sedikit banget builder yang gambar dulu sebelum bangun motor. Kalau sekarang sudah 50%, cuma kebanyakan mereka nggak kasih tau kalau ini di design, karena mungkin mereka fikir nggak menarik.

Tapi gue justru kalau design itu di vlog gue tunjukin sebagai kelebihan gue pribadi bukan kelebihan bengke. Bahwa gue juga bisa digital imaging. Hal tersebut menambah nilai gue pribadi dan bengkel juga.

Jadi kalau kembali ke soal bengkel modifikasi, apa yang harus diubah untuk membuat pelaku bisnis ini lebih sejahtera?

source: instagram/katrosgarage

Sebenarnya budaya modifikasi ini memang masif banget. Kalau mau diubah ya dari Buildernya dulu. Builder harus memiliki karakter, bukan seperti tukang yang kita bahas barusan. Builder harus memiliki idealis, mau hasilnya jelek atau bagus karena gue basicnya design, gue percaya sesuatu hal nggak ada yang jelek dan nggak ada yang bagus. Sekarang celana jeans robek-robek bagusnya di mana? tapi pas levis jual harganya bisa berjuta-juta, sudut pandang jeleknya berubah jadi bagus.

Yang harus diutamakan punya ciri khas dan idealis. Dari situ lo bisa membatasi konsumen yang masuk, apabila budgetnya nggak masuk ya tolak aja, nggak usah diambil. Seperti bengkel-bengkel baru yang mulanya kustom motor chopper, kemudian ada tawaran modifikasi motor bebek disikat juga.

Jadi kalau mau diperbaikin yang pertama dari buildernya dulu untuk punya idealis. Terus kalau mau berbicara menghasilkan builder-builder baru, ya yang senior-senior harus sering ngumpul untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada builder-builder yang baru bermunculan. Dengan begitu mudah-mudahan jadi lebih baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Modifikasi

Bung Bisa Terancam Di Bui Dua Bulan Apabila Lampu Kendaraan Terlalu Terang

Memiliki kendaraan yang terlihat standar mungkin agak terlihat garing. Tanpa ambil pusing, banyak pemilik akhirnya melakukan modifikasi. Sah-sah aja sebenarnya dalam melakukan modifikasi asalkan masih mematuhi peraturan lalu lintas. Seperti soal lampu motor dan mobil. Pasalnya menggunakan lampu yang terlalu silau pastinya akan mengganggu pengendara lain bukan? makanya hal itu dilarang.

Akun instagram @polisi_indonesia menyatakan kalau kendaraan yang memasang lampu terlalu terang dapat terkena denda Rp 500 ribu atau kurungan dua bulan. Selain lampu berwarna putih silau, warna lampu rem belakang dari warna merah menjadi putih, transparan atau LED juga membuat efek silau pengendara lain. Apabila masih ada pengendara yang bandel, maka kepolisian akan menindak tegas dengan memberikan surat tilang dengan denda maksimal.

Peringatan bagi para pengendara mobil dan sepeda motor yang mengganti lampu depan kendaraan yang mengeluarkan sinar berwarna putih terang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas,” tulis akun @polisi_indonesia.

Sebagai informasi, dalam undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 279, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam pasal 58 dipidana dengan kurungan paling lama dua bulan atau denda Rp 500 ribu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Touring Perkenalan di Bali Ala Suzuki GSX150 Bandit

Setelah menjajal kelok-kelok jalanan Manado, kali ini rangkaian perjalanan touring dari PT. Suzuki Indomobil Sales, kembali memperkenalan Suzuki GSX150 Bandit kepada publik di Pulau Bali. Mengusung tema “GSX150 Bandit Touring Teman Satu Tujuan”, perjalan touring kali ini dimulai dari kawasan perkotaan hingga wisata alam yang menjadi tempat unggulan di Pulau Dewata, Bali.

Diikuti oleh 10 orang rider, yang terdiri dari 8 orang Media & Blogger, serta Bung Hamish Daud, selaku brand ambassador dari Suzuki GSX150 series. Para peserta touring, menjelajahi kawasan pantai, perbukitan, sawah, hingga pada kepadatan kawasan wisata moderen yang selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Untuk lebih menunjukkan gambaran rider Suzuki GSX150 Bandit yang memang suka berpetualang. Rangkaian acara ini juga diisi dengan mengunjungi tempat-tempat menarik di Bali, berburu kuliner khas Bali dan di malam harinya berkunjung pada acara klub/komunitas sepeda motor Suzuki yang juga sedang diadakan di Bali.

Rasa nyaman, dari kuda besi yang jadi teman tepat untuk berpetualangan ini, bisa dirasakan oleh para rider yang ikut touring. Fitur desain jok yang tebal dan empuk membuat para rider betah berkendara walau menempuh jarak yang cukup jauh. Selain itu, performa dari Suzuki GSX150 Bandit juga patut diacungin jempol, sebab mampu menjawab tantangan pada lintasan jalan perbukitan dan berkelok yang menuntut konsentrasi tinggi dan tenaga yang mumpuni.

Aceng Ulumudin selaku Section Head of 2W Area Sales Jawa Timur, Bali, Sulawesi & Indonesia Timur PT. SIS yang juga turut serta dalam acara memberikan kesan-kesannya, “Dengan kegiatan touring seperti ini, Saya rasa semua orang harus mencoba atau merasakan pengalaman yang sama, terlebih jika menggunakan Suzuki GSX150 Bandit. Kami telah hadirkan sepeda motor yang menyenangkan untuk digunakan harian maupun touring seperti ini”.

Metode memperkenalkan Suzuki GSX150 Bandit melalui aktivitas touring ini dinilai sangat cocok dengan karakter produk, selain itu sangat efektif karena ajang pembuktian kualitas produk dapat langsung dilihat oleh publik secara nyata.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Motor Anti Hujan Bakal Meluncur di Malaysia Bernama Adiva

Kendala untuk naik motor bukan hanya panas, tapi kala diterpa hujan yang terkadang memberikan halangan dalam berkendara. Memakai jas hujan pun tak menjamin bung aman dari guyuran air hujan. Untuk menjawab hal ini nampaknya motor bernama Adiva dapat hadir sebagai solusi.

Adiva AD3-400 tahun 2019 baru saja meluncur di Malaysia dengan dua pilihan versi, AD3-499 standard dan versi pelek alloy. Dilansir dari Paultan, model sepeda motor dengan atas ini memang bukan hal baru. Tapi AD3-400 menawarkan motor convertible yang sesungguhnya bung! Atap pada bagian sepeda motor ini saja dapat dilipat dan disimpan. Tak kalah selayaknya mobil convertible mewah.

Mesin AD3-400 adalah bagian dari swing arm, yang menggunakan peredam kejut yang dapat disesuaikan. Wishbone arm depan memungkinkan sepeda motor untuk menikung seperti motor lainya, yang menggunakan peredam kejut tunggal yang terletak di antara sambungan lengan.

Tenaga sebesar 36,7 Tk dan torsi 38,1 Nm bersumber dari mesin 1-silinder berpendingin cairan OHC berkapasitas 399cc. Mesin ini menggunakan transmisi CVT dan memiliki tangki bahan bakar berkapasitas 11 liter.

Sistem pengereman Adiva AD3-400 didukung oleh rem berukuran 220 milimeter di kedua roda depan berukuran 13-inci, dan 230 milimeter di roda belakang berukuran 14-9inci. Ada lima pilihan warna untuk AD3-400, yakni Hitam, Biru, Graphite, Merah, dan Putih.

Kedua varian itu masing-masing dihargai RM 38.800 atau Rp 134,1 jutaan dan RM 40.450 atau Rp 139,8 jutaan (Kurs RM 1 = Rp 3.457)

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top