Inspiring Men

Arti Horor Di Mata Jose Poernomo

Sudah menonton film oo Nina Bobo? Ini adalah film horor terbaru garapan sutradara Jose Poernomo yang dibintangi oleh Revalina S Temat dan Firman Ferdiansyah. Dari sejumlah review, film ini disebut-sebut tampil berbeda dengan film-film horor yang selama ini banyak menghiasi teater di Indonesia. Apa yang berbeda? Simak jawaban langsung Jose Poernomo tentang film ini dan genre horor secara keseluruhan

Tidak banyak hantu ditampilkan dalam film ini, kenapa?

Secara pribadi saya memang selalu menggarap film bergenre atmospheric horror. Dalam genre ini yang ditekankan adalah situasi dan kondisi yang menyeramkan. Jadi memang tidak banyak hantu yang muncul secara visual. Ini juga yang dipakai film-film yang belakangan sukses seperti insidious, conjuring dan sejenisnya.

Kenapa tertarik menggarap film horror?

Kalau mau dilirik secara sejarahnya, hampir sebagian besar perusahaan film yang ada didunia saat ini memulai semuanya dari film horor. Beberapa orang menyebut bahasa paling universal adalah cinta. Tapi menurut saya ada bahasa lain yang lebih hakiki dan mendasar di setiap manusia, yaitu kengerian. Karena itu menggarap film jenis ini selalu menarik.

jose purnomo

Saat ini trend film Indonesia lebih banyak yang berasal dari novel, apa yang membuat anda yakin Oo Nina Bobo bisa bersaing?

Sebenarnya di Indonesia film horor itu sudah punya pangsa pasar yang pasti. Ada sejumlah penonton tetap yang siap melahap film horor berjudul apapun yang disodorkan pada mereka. Peluang ini tidak dimiliki genre lain semacam drama, komedi atau action. Karena itu mudah bagi saya untuk meyakinkan produser agar mau menggarap horor.

Ditambah lagi sejujurnya secara budget film horor bisa digarap dengan biaya yang tidak terlalu mahal. Hal ini jelas tidak bisa dilakukan untuk film-film drama, action atau yang lainnya.

Apa kegagalan film-film horor terutama di Indonesia yang mengurangi unsur seramnya?

Pelajaran pertama dalam sekolah film jika ingin menggarap film horor adalah menciptakan containment atau wadah. Jika kita sudah berhasil membuat unsur contaiment itu maka elemen yang lain tinggal ditambahkan.

Contaiment sendiri bisa beruapa lokasi, situasi atau karakter yang membuat tokoh di dalam film itu tidak punya pilihan lain selain berada terus dalam situasi horornya.

Film Oo Nina Bobo misalnya tokohnya harus berada dalam sebuah rumah yang lokasinya jauh dari tetangga dan berada di puncak gunung. Keegoisan Revalina S Temat sebagai seorang psikiater juga membuatnya tidak punya pilihan lain selain berada di rumah itu untuk menyelesaikan penelitiannya. Firman Ferdiansyah dipaksa untuk tetap tinggal di rumahnya dulu itu sebagai bagian dari percobaan tadi.

Bandingkan misalnya jika kita membuat cerita ada hantu di sekolah. Karakter di dalamnya sebenarnya bisa bebas menghindari kondisi horor. Tinggal menolak untuk bolos atau pindah sekolah, maka cerita pun selesai. Atau kalau Oo Nina Bobo, lokasi rumahnya berada di daerah padat penduduk. Tinggal teriak tolong, satu kampung bisa langsung datang membantu dan horor pun selesai saat itu juga.

foto jose poernomo

Penampakan hantu di film ini pun disebut beda, bisa diceritakan?

Setiap membuat film horor, saya selalu mendesain sendiri hantu-hantunya dan tidak mau menggunakan karakter hantu yang sudah ada di cerita-cerita masyarakat sebelumnya. Sebut saja waktu di jailangkung saya dan rizal mantovani merancang sendiri hantu berbentuk anak kecil itu. Bagaimana sikapnya, bagaimana penampilannya.

Begitu juga dengan suster ngesot di film itu adalah hasil kretivitas kami menciptakan hantu yang berjalan dengan jalan diseret. Setelah hantu-hantu itu jadi dan divisualisasikan baru belakangan orang-orang menciptkan atau menghubung-hubungkan dengan hantu yang mereka kenal.

Di film Oo Nina Bobo juga begitu. Saya tidak mau memakai hantu yang sudah ada. Berkebalikan dengan hantu umum di Indonesia yang berwarna putih, disini hantu tampil seperti visualisai malaikat pencabut nyawa dengan warna yang kelam dan hitam. Meciptakannya pun dengan teknologi.

Apa yang dimaksud dengan teknologi?

Kebetulan saya baru membeli alat dari amerika serikat. Alat ini membantu mendesign dan memvisualisasikan karakter hantu dalam film ini. Belum seratus persen kemampuan alat itu digunakan tapi saya sudah cukup puas dengan hasilnya.

Kenapa memilih menciptakan sosok baru dibanding menggunakan yang sudah ada?

Saya ingin membuat karakter hantu yang memang bisa dinyatakan milik saya. Tokoh hantu dalam film saya bisa diklaim sebagai buatan saya. Ini berkaitan dengan masalah opportunity. Dengan karakter yang dibuat sendiri kita bisa menjualnya menjadi franchise. Ini yang terjadi pada pulau hantu yang kemudian muncul franchise sequelnya Pulau Hantu 2 hingga ketiga. Begitu juga dengan film-film horor asing yang kini menjadi box office.

Benarkah film ini digarap tanpa skenario?

Sebagian besar film yang saya garap memang hanya dilengkapi oleh garis besar cerita. Karena itu saya butuh aktor-aktor yang sudah matang bermain. Karena dialog baru saya berikan dengan tulisan tangan dan didiskusikan sesaat ketika adegan hendak diambil.

Berarti Revalina S Temat dan Firman Ferdiansyah memenuhi kriteria ini?

Untuk Revalina saya sejak lama ingin mengajaknya ikut bermain dalam film saya. Tapi baru sekarang bisa terwujud. Sementara untuk Firman memang perjalanannya lebih panjang.

Sulit mencari anak usia 12 tahun yang bisa memerankan tokoh dalam film ini. Firman sendiri harus 5 kali bolak-balik casting hingga akhirnya kami nyatakan siap untuk bergabung.

Mengarap horor berkaitan dengan budget yang tidak besar, seandainya punya kesempatan dengan budget unlimited film seperti apa yang ingin dibuat?

Cita-cita saya ingin membuat film yang berkaitan dengan militer. Ini minat secara pribadi. Sudah ada ide yang sejak beberapa tahun lalu sudah disetujui oleh petinggi militer di Indonesia. Ceritanya tentang pasukan khusus Kopasus Indonesia.

Film jenis ini tentunya melibatkan unsur kolosal, banyak alutsista yang terlibat. Apalagi banyak adegan-adegan penghancuran. Tentunya ini tidak bisa digarap dengan dana yang minim. Sampai sekarang cita-cita itu belum terwujud karena terkendala masalah dana tadi.

4 Comments

4 Comments

  1. BundaBenua

    March 27, 2014 at 7:40 am

    Kalo Jalangkung aja saya banyakan nutup kuping sama mata, apalagi yg ini..hiii seremmm…

  2. @epple888

    August 25, 2015 at 8:48 pm

    hi.. sy mau tanya..?

    mengenai masalah wawancara dengan Jose Poernomo mengenai film Oo Nina Bobo?

    apakah ini benar real wawancara langsung dengan Jose Poernomo??
    apakah hanya mengutip dari video-video yang telah diunduh sebelumnya di internet pada saat launching film Oo Nina Bobo tahun 2014?

    -mohon di balas ya gan… hihi…

    soalnya saya sedang meneliti film Oo nina bobo
    dan tidak memiliki kontak dengan Jose Poernomo…

    • gardino

      August 26, 2015 at 10:06 am

      Iya ini hasil peliputan langsung dan tanya jawab dalam sebuah acara review film tersebut

  3. @epple888

    September 2, 2015 at 12:28 pm

    kalau boleh tau?

    apakah ada pernyataan sutradara mengenai lagu Nina Bobo sendiri yang dijadikan lagu pemanggil hantu dalam cerita film???

    t.q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

4 Comments

4 Comments

  1. BundaBenua

    March 27, 2014 at 7:40 am

    Kalo Jalangkung aja saya banyakan nutup kuping sama mata, apalagi yg ini..hiii seremmm…

  2. @epple888

    August 25, 2015 at 8:48 pm

    hi.. sy mau tanya..?

    mengenai masalah wawancara dengan Jose Poernomo mengenai film Oo Nina Bobo?

    apakah ini benar real wawancara langsung dengan Jose Poernomo??
    apakah hanya mengutip dari video-video yang telah diunduh sebelumnya di internet pada saat launching film Oo Nina Bobo tahun 2014?

    -mohon di balas ya gan… hihi…

    soalnya saya sedang meneliti film Oo nina bobo
    dan tidak memiliki kontak dengan Jose Poernomo…

    • gardino

      August 26, 2015 at 10:06 am

      Iya ini hasil peliputan langsung dan tanya jawab dalam sebuah acara review film tersebut

  3. @epple888

    September 2, 2015 at 12:28 pm

    kalau boleh tau?

    apakah ada pernyataan sutradara mengenai lagu Nina Bobo sendiri yang dijadikan lagu pemanggil hantu dalam cerita film???

    t.q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

4 Comments

4 Comments

  1. BundaBenua

    March 27, 2014 at 7:40 am

    Kalo Jalangkung aja saya banyakan nutup kuping sama mata, apalagi yg ini..hiii seremmm…

  2. @epple888

    August 25, 2015 at 8:48 pm

    hi.. sy mau tanya..?

    mengenai masalah wawancara dengan Jose Poernomo mengenai film Oo Nina Bobo?

    apakah ini benar real wawancara langsung dengan Jose Poernomo??
    apakah hanya mengutip dari video-video yang telah diunduh sebelumnya di internet pada saat launching film Oo Nina Bobo tahun 2014?

    -mohon di balas ya gan… hihi…

    soalnya saya sedang meneliti film Oo nina bobo
    dan tidak memiliki kontak dengan Jose Poernomo…

    • gardino

      August 26, 2015 at 10:06 am

      Iya ini hasil peliputan langsung dan tanya jawab dalam sebuah acara review film tersebut

  3. @epple888

    September 2, 2015 at 12:28 pm

    kalau boleh tau?

    apakah ada pernyataan sutradara mengenai lagu Nina Bobo sendiri yang dijadikan lagu pemanggil hantu dalam cerita film???

    t.q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Modifikasi

Modifikasi 3 Motor W175 Untuk Disumbangkan Ke Panti Asuhan

Atenx dari KAtros Garage sempat bingung ketika kliennya datang membawa 3 motor yang sama persis. Motor bergenre klasik bertajuk Kawasaki W175 ini diboyong dalam versi serupa. Standart baru keluar showroom, warnanya pun seragam putih.

Semula Atenx mengira si pemilik galau memilih aliran modifikasi dan meminta 3 jenis ubahan sekaligus. Namun ternyata alasan dibaliknya lebih unik. Motor ini diniatkan untuk disumbangkan ke panti asuhan di daerah Jawa.

Direncanakanlah tiga tipe ubahan Cafe Racer, Tracker dan Chopper. Namun modifikasi terakhir ini jelas membutuhkan banyak ubahan di rangka. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya ide Chopper pun diubah menjadi bobber. Sebagai informasi bobber umumnya idientik dengan rangka yang cenderung standar.

Nah menariknya 3 aliran modifikasi ini tetap mempertahankan unsur-unsur asli dari Kawasaki W175. Menurut Atenx hal ini dilakukan karena terkesan mubazir menggunakan basis W175 yang harganya juga tak murah, kalau harus banyak mengorbankan part aslinya.

Tapi bukan berarti tampilan Kawasaki W175 ini jadi biasa saja. Malah cenderung sangat berbeda dari kondisi standarnya. Karena itu menarik disimak modifikasi dari Katros Garage ini khususnya bagi pemilik Kawasaki W175 yang berniat mengubah motornya.

4 Comments

4 Comments

  1. BundaBenua

    March 27, 2014 at 7:40 am

    Kalo Jalangkung aja saya banyakan nutup kuping sama mata, apalagi yg ini..hiii seremmm…

  2. @epple888

    August 25, 2015 at 8:48 pm

    hi.. sy mau tanya..?

    mengenai masalah wawancara dengan Jose Poernomo mengenai film Oo Nina Bobo?

    apakah ini benar real wawancara langsung dengan Jose Poernomo??
    apakah hanya mengutip dari video-video yang telah diunduh sebelumnya di internet pada saat launching film Oo Nina Bobo tahun 2014?

    -mohon di balas ya gan… hihi…

    soalnya saya sedang meneliti film Oo nina bobo
    dan tidak memiliki kontak dengan Jose Poernomo…

    • gardino

      August 26, 2015 at 10:06 am

      Iya ini hasil peliputan langsung dan tanya jawab dalam sebuah acara review film tersebut

  3. @epple888

    September 2, 2015 at 12:28 pm

    kalau boleh tau?

    apakah ada pernyataan sutradara mengenai lagu Nina Bobo sendiri yang dijadikan lagu pemanggil hantu dalam cerita film???

    t.q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


video

Memang Kawasaki Z900RS Seksi Apalagi Kalau Dipakai Di Bali

Sejak Kawasaki mengumumkan produk terbarunya Z900RS ini sudah banyak yang penasaran. Karena tampilan yang diusung sangat klasik namun dapur pacu dan fiturnya ekstra modern. Buat penggila tipe-tipe modifikasi scrambler, caferacer atau Brat style motor satu ini seolah jadi bahan yang bikin tangan gatal untuk memodifikasi.

Namun buat kita yang di Indonesia, motor ini terhitung jarang berada di jalanan. Hanya sedikit kalangan yang punya varian satu ini. Kebetulan Febby Sagita merekam reviewnya menggunakan motor ini di jalanan Bali.

4 Comments

4 Comments

  1. BundaBenua

    March 27, 2014 at 7:40 am

    Kalo Jalangkung aja saya banyakan nutup kuping sama mata, apalagi yg ini..hiii seremmm…

  2. @epple888

    August 25, 2015 at 8:48 pm

    hi.. sy mau tanya..?

    mengenai masalah wawancara dengan Jose Poernomo mengenai film Oo Nina Bobo?

    apakah ini benar real wawancara langsung dengan Jose Poernomo??
    apakah hanya mengutip dari video-video yang telah diunduh sebelumnya di internet pada saat launching film Oo Nina Bobo tahun 2014?

    -mohon di balas ya gan… hihi…

    soalnya saya sedang meneliti film Oo nina bobo
    dan tidak memiliki kontak dengan Jose Poernomo…

    • gardino

      August 26, 2015 at 10:06 am

      Iya ini hasil peliputan langsung dan tanya jawab dalam sebuah acara review film tersebut

  3. @epple888

    September 2, 2015 at 12:28 pm

    kalau boleh tau?

    apakah ada pernyataan sutradara mengenai lagu Nina Bobo sendiri yang dijadikan lagu pemanggil hantu dalam cerita film???

    t.q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


video

Bung Yang Penggemar MotoGP Harus Datang Acara Ini

Kamu penggemar MotoGP? Selama ini mungkin hanya bisa menonton dari layar kaca. Melihat jagoanmu meliuk-liuk di lintasan. Apa rasanya kalau ternyata bisa bertemu langsung?

Tak cuma mimpi karena kamu bisa mewujudkannya di Suzuki Bike Meet – Jambore Nasional yang bertempat di lapangan paddock Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat pada hari Sabtu, 3 Februari 2018 nanti. Karena momen yang digadang-gadang menjadi salah satu acara terbesar untuk klub, komunitas dan bikers Suzuki tersebut juga akan dihadiri oleh bintang tamu yang sangat istimewa dari Team Suzuki Ecstar MotoGP, yaitu Andrea Iannone dan Alex Rins, duo pebalap muda yang sering menjadi topik hangat di pecinta balap motor. Coba kamu tengok video lengkapnya di bawah ini!

Tak cuma sermonial belaka, kehadiran mereka untuk menyambut bikers-bikers Indonesia secara langsung sekaligus berbaur dalam beragam aktifitas seperti riding parade bersama ribuan bikers Suzuki lainnya di dalam sirkuit Sentul. Dan yang paling penting mereka juga akan berbagi tips berkendara di sirkuit bagi bikers yang antusias di dunia balap.

Acara yang dapat dihadiri baik bikers Suzuki maupun umum tersebut tidak dikenakan biaya, jadi siapapun yang ingin hadir bisa menikmati serunya berkumpul dengan sesama bikers dan mengikuti beragam games, bazzar, fun race, berbelanja produk-produk otomotif dan lifestyle, menonton kontes modifikasi, display motor-motor Suzuki dari berbagai generasi dan model, pertunjukan musik, sexy dancer, lady bike wash, freestyle exhibition hingga aksi sosial berupa Corporate Social Responsibility (CSR). Menariknya, SIS telah menyiapkan satu unit Suzuki GSX-R150 dan berbagai barang sebagai hadiah untuk pengunjung yang paling beruntung.

4 Comments

4 Comments

  1. BundaBenua

    March 27, 2014 at 7:40 am

    Kalo Jalangkung aja saya banyakan nutup kuping sama mata, apalagi yg ini..hiii seremmm…

  2. @epple888

    August 25, 2015 at 8:48 pm

    hi.. sy mau tanya..?

    mengenai masalah wawancara dengan Jose Poernomo mengenai film Oo Nina Bobo?

    apakah ini benar real wawancara langsung dengan Jose Poernomo??
    apakah hanya mengutip dari video-video yang telah diunduh sebelumnya di internet pada saat launching film Oo Nina Bobo tahun 2014?

    -mohon di balas ya gan… hihi…

    soalnya saya sedang meneliti film Oo nina bobo
    dan tidak memiliki kontak dengan Jose Poernomo…

    • gardino

      August 26, 2015 at 10:06 am

      Iya ini hasil peliputan langsung dan tanya jawab dalam sebuah acara review film tersebut

  3. @epple888

    September 2, 2015 at 12:28 pm

    kalau boleh tau?

    apakah ada pernyataan sutradara mengenai lagu Nina Bobo sendiri yang dijadikan lagu pemanggil hantu dalam cerita film???

    t.q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top