Review

Arloji Mahal Untuk Ukuran Gaji Sang Jendral

foto rm011

Pertengahan April kemarin pihak militer Indonesia sempat dibuat repot memberikan klarifikasi. Bukan soal keamanan negara, tapi ini soal arloji alias jam tangan.

Ujung pangkalnya adalah pemberitaan dari sebuah situs gaya hidup Singapura. Mereka mendapati Panglima Tentara Nasional Indonesia Jendral Moeldoko, tengah menggunakan arloji keluaran Richard Mille dengan tipe RM 011 Felipe Massa Chronograph “Black Kite”.

Kenapa penunjuk waktu itu bisa membuat geger? Jawabnya karena harganya yang tak main-main. Di pasaran, arloji ini dilepas dengan harga tembus Rp1,1 miliar. Jelas sebuah angka fantastis jika mengingat gaji Panglima TNI hanya 5 juta rupiah lebih 40 ribu.

rm011 moeldoko

Tapi sebenarnya apa yang membuat RM 011 Felipe Massa Chronograph “Black Kite” itu begitu istimewa hingga bisa dihargai sedemikian mahal? Pertama kita harus tahu bahwa Richard Mille bukanlah pembuat jam tangan kacangan. Produknya selalu dibuat terbatas dan dibentuk dengan cara terbaik dari bahan-bahan kelas satu.

RM 011 Felipe Massa Chronograph “Black Kite” ini misalnya. Secara keseluruhan tipe tersebut hanya dibuat sebanyak 30 unit saja. Itu pun dipasarkan khusus untuk wilayah Amerika Utara dan Selatan. Saudara kembar dan serupa tapi tak sama diedarkan untuk wilayah Asia dengan kode tipe berbeda. Namun itu pun dengan jumlah terbatas hanya 45 unit.

Ke 30 unit terbatas itu dibalut oleh kerangka metal super kuat berbahan titanium. Bahan ini adalah jenis yang biasa digunakan oleh pesawat tempur dan pesawat luar angkasa. Titanium ini dipadukan dengan emas bertipe 5N red Gold.

Tak berhenti sampai kerangkanya, detail kecil seperti skrupnya pun dibuat dari bahan titanium. Tak dibiarkan telajang, skrup ini dibalut oleh karet berkualitas tinggi. Paduan ini membuat arloji tersebut tahan dibawa ke kedalam air 50 meter.

Fungsi Chronograph yang ditanamkan juga tak main-main. RM 011 mampu mengukur waktu hingga sepersekian detik saja. Selain itu tipe ini juga ditanam teknologi Tourbillon. Salah satu pencapaian tertinggi dalam keahlian pembuatan jam tangan.

Dalam rancangan jam tangan manual yang umum beredar dipasaran, setiap komponennya termasuk jarum penunjuk jam, menit dan detik akan sangat terpengaruh oleh gaya gravitasi. Wajar jika kerap kali waktu yang ditunjukannya meleset sekian detik hingga menit.

Inilah yang diatasi oleh teknologi Tourbillon yang juga ditanam di RM011. Rancangan sumbu-sumbu roda gear dengan teknik ini, akan bergerak sama di posisi kemiringan manapun.

richard mille rm 011 felipe

Diluar itu semua, gengsi paling utama ada pada sematan nama Felipe Massa. Pemilik perusahaan dengan nama Richard Mille itu memang berkawan baik dengan pembalap Formula 1 asal brazil Felipe Massa. Karena itu beberapa tipe produksi RM dipersembahkan untuk kawan baiknya tersebut dan dibuat duplikasinya untuk segelintir orang.

Dengan segudang keistimewaan itu wajar jika RM 011 Felipe Massa Chronograph “Black Kite” menyentuh harga istimewa tersebut. Belakangan Jendral Moeldoko mengklarifikasi bahwa arlojinya bukanlah produksi asli Richard Mille. Nah, apakah sobat Yomamen ada yang tertarik membeli produk aslinya tersebut?

2 Comments

2 Comments

  1. BundaBenua

    May 6, 2014 at 3:53 pm

    mau dong…

  2. yanyang

    May 27, 2017 at 1:18 am

    5 jt 40 ribu? data darimane bang? hehehe dicek dulu deh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

2 Comments

2 Comments

  1. BundaBenua

    May 6, 2014 at 3:53 pm

    mau dong…

  2. yanyang

    May 27, 2017 at 1:18 am

    5 jt 40 ribu? data darimane bang? hehehe dicek dulu deh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top