Lebih Tahu

Alat Fogging Dipakai Saat Penyerahan Juara Demi Efek Asap Layaknya Turnamen Sepakbola Dunia

Menaiki podium jadi mimpi setiap tim dalam sebuah turnamen. Podium layaknya tempat terindah yang diperjuangkan, apalagi kalau jadi nomor satu. Proses penyerahan tropi jadi momen bangga dan haru. Dalam setiap turnamen besar sepakbola di dunia, biasanya ada efek asap saat penyerahan tropi diiringi confetti. Justru hal unik terjadi di Indonesia lewat unggahan video akun Twitter @adesaktiawan.

Video yang diunggah tersebut memperlihatkan momen unik ketika sebuah turnamen dan proses penyerahan tropi, memberikan efek asap menggunakan alat fogging pembasi nyamuk. Lantas hal ini menjadi bahan pembicaraan. Dalam video tersebut penyerahan tropi diberikan penyelenggara.

Ketika tim dokumentasi mengabadikan momen kemenangan, pantia berikan aba-aba kepada seseorang yang memegang alat fogging untuk memberikan efek asap yang keluar dari belakang panggung. Kejadian unik ini dinyatakan terjadi di daerah Tarakan, Kalimantan Utara.

“Perayaan juara Liga Anti DBD,” tulis @adesaktiawan dalam akunnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

R U Tough Enough Asia : Ajang Mencari yang Terkuat Dari yang Paling Kuat

Pagelaran mencari orang paling tangguh di Asia hadir kembali lewat program bertajuk ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ 2019, yang tahun ini akan menyeleksi finalis-finalis dari tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, Thailand dan HongKong. Bakal dicari 4 pemenang dari Indonesia lewat public audition yang digelar di Main Attrium, Lotte Shopping Avenue pada tanggal 21 Juli 2019.

Proses seleksi dilakukan dengan cara memberikan berbagai tantangan fisik dan mental. Beragam jenis tantangan mampu menguras keringat dan konsentrasi. Mulai dari burpees, alternate ViPR, berlari zigzag, melewati traffic cone, hingga berayun di hanging board. Proses ini tidak mudah seperti kelihatan-nya, tanpa latihan yang rutin para peserta akan kewalahan.

Persiapan latihan fisik yang stabil, tidak terlalu memaksa sesuaikan kemampuan dan rutin dilakukan tiap hari. Memang kita sebelum ada event, sudah selalu latihan tapi latihan sewajarnya saja,” ungkap salah seorang peserta asal Malang, Hendro Utomo.

Hendro utomo merupakan peserta yang sudah siap untuk menanti pertarugan di R U Tough Enough. Segala macam program latihan sudah dijalankan. Bahkan untuk mengatasi rintangan yang disajikan panitia, ia melakukan pelatihan khusus dengan menguatkan cengkraman tangan.

Latihan kekuatangan tangan, dengan mencengkram batu atau kendi yang beratnya bisa 10 sampai 20 kg. Dengan menahan cengkraman selama satu menit kurang. Efeknya saat rintangan terakhir (hanging board) saya melewatinya lebih ringan,” imbuhnya.

Perjuangan untuk menjadi perwakilan orang terkuat itu sendiri membutuhkan fase. Terlebih banyak peserta yang bagus-bagus memiliki determinasi tinggi untuk mewakili Indonesia di ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ Final Showdown. 

Untuk regional akan dipilih 20 peserta terbaik dan diinterview oleh juri. Kemudian diakhir kompetisi akan dipilih 4 finalis untuk melautkan ke kompetisi kancah internasional dengan grand lrize sebesar USD 15.000 dan mendapat gelat Southeast Asia’s Toughest.

Kami mencari orang-orang tangguh di Asia Tenggara yang nantinya akan kami nobatkan sebagai Southeast Asia’s Toughest dan kami ingin mengajak semua orang yang merasa tangguh untuk berpartisipasi! Ini bukan hanya sebuah kompetisi fisik, tetapi juga mental, dan kami berharap semua peserta tangguh dapat menunjukkan potensi terbaik mereka!,” ujar Betty Tsui, Vice President, Programming of KIX.

KIX, saluran tayangan action entertainment unggulan di Asia, kembali menggelar program ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ 2019 untuk mencari orang paling tangguh di Asia. Program ‘R U Tough Enough Southeast Asia’ yang juga didukung oleh MNC Vision, pionir TV berlangganan terkemuka di Indonesia.

Program KIX ‘R U Tough Enough’ pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 di Malaysia. Setelah itu, program tersebut diluncurkan di Filipina, Thailand, Singapura dan Indonesia. Di tahun 2018, ‘R U Tough Enough’ menggelar kompetisi regional untuk pertama kalinya di Malaysia dan di tahun 2019 menggelar 4 on-ground events; pertama di Jakarta, Indonesia, kemudian diikuti oleh Bangkok, Thailand pada bulan Agustus, Manila, Filipina pada bulan September dan Final Showdown di Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan November ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Transfer de Ligt ke Juventus Dikabarkan Karena Uang

Matthijs de Ligt belakangan ini jadi sosok dibicarakan dalam bursa transfer. Remaja berusia 19 tahun berkewarganegaraan Belanda, dikabarkan pindah karena uang. Kabar tersebut langsung ditampik oleh dirinya sendiri. Sebagai pemain berposisi bertahan ia bilang, Italia jadi iklim yang bagus untuk karirnya.

Nama de Ligt masuk dalam radar klub-klub besar Eropa setelah sukses bersama Ajax Amsterdam. Semi-final Liga Champions serta juara Eredivisie Belanda jadi pencapaian. Terlebih di Liga Champions, klub-klub Belanda sudah jarang yang bisa bertahan sampai semi-final. Sampai akhirnya Ajax memberi kejutan setelah menumpaskan Real Madrid dan Juventus.

Tercatat Liverpool, PSG dan Barcelona yang terbuka mengakui tertarik ingin memakai jasa de Ligt. Bahkan klub Catalunya mengklaim sudah mencapai kesepakatan personal namun kecewa setelah ia menunda keputusan tersebut. Sedangkan PSG tak bisa memboyong karena tak bisa memenuhi permintaan gaji. Namun ia meredam kabar negatif tersebut.

Uang tidak pernah berperan dalam keputusan memilih klub baru. Semua yang mengenal saya pasti tahu itu. Uang bukan penentu. Semua orang berhak untuk beropini dan saya menghargainya tetapi beberapa orang terlalu mudah berkomentar.” ujarnya saat diwawancara VI.

Konyol-nya dari sekian kabar beredar adalah tentang dirinya ditolak dari Setan Merah, lantaran memilik ayah terlalu gemuk. Juventus jadi klub mendapatkan de Light dengan mahar €75 juta dan sang pemain diikat kontrak hingga musim panas 2024.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Luka, Memar dan Nyeri Pada Penis Disebabkan Masturbasi

Sering berfantasi  hubungan seksual dan mengonsumsi film porno  rutin, membawa hasrat untuk masturbasi. Seyogya-nya tak ada jumlah ideal berapa kali seseorang masturbasi dalam sehari atau seminggu. Orang tersebut yang dapat menentukan kapan dan berapa kali, sesuaikan frekuensi masturbasi dengan gaya hidup. Jangan sampai aktivitas seks ini mengganggu jalinan hubungan dengan pasangan.

Di sisi lain kecanduan masturbasi sangat membahayakan dan menyebabkan masalah pada penis. Dirujuk dari Hindustian Times, pakar sekes Vinod Raina mengatakan rasa nyeri, luka sampai memar merupakan dampak kecanduan masturbasi lazim terjadi.

Itu terjadi jika seseorang melakukan masturbasi terlalu kasar atau terlalu keras. Bisa juga karena benda yang digunakan dapat menyebabkan kerusakan jaringan kelamin,” tuturnya.

Luka dan peradangan pada jaringan penis menimbulkan nyeri dan memar. Lebih para lagi, kecanduan penis bisa menyebabkan bengkak.

“Kondisi ini disebut edema, yang disebabkan adanya cairan di jaringan penis. Pembengkakan pada penis baru hilang 1-2 hari,” jelasnya.

Selain penyakit yang berkaitan dengan penis. Masturbasi ternyaya dapat menimbulkan darah tinggi. Tekanan darah meningkat setelah ejakulasi. Ejakulasi sangat sering berimbas tekanan darah tinggi.

Jika seseorang terbiasa melakukan masturbasi, dia akan selalu merasa lelah. Hal ini terkait dengan ejakulasi dini, impotensi, gangguan hormonal seks, dan gangguan genital, dan penyakit menular seksual,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top